Anda di halaman 1dari 26

Diktat Perkuliahan

PENGANTAR ILMU
LINGKUNGAN
Biogeochemical Cycles

UNIVERSITAS ISLAM DJAKARTA


Prof. Dr. Ir. Raihan R., M.Si.
Nur Fadli Hazhar Fachrial, S.T., M.Pd.
Bambang Sukamto, S.H., M.H.
BIOGEOCHEMICAL
CYCLES
OUT LINE
SIKLUS-SIKLUS BIOGEOKIMIA
• Pendahuluan.
• Siklus Karbon.  (C)
• Siklus Nitrogen.  (N2)
• Siklus Fosfor.  (P)
• Siklus Sulfur.  (S)
• Siklus Oksigen. (O2)
• Siklus Air. (H2O)
PENDAHULUAN
Siklus Biogeokimia
• Definisi1.
Apakah yang dimaksud dengan Siklus
Biogeokimia dalam sebuah
ekosistem?
• Siklus Biogeokimia adalah sebuah
proses perpindahan unsur atau pun
senyawa Abiotik (O2, N2, C, P, H2O, S)
ke dalam organisme hidup (Biotik).
• Unsur maupun senyawa tersebut dapat
berbentuk padat atau pun gas, masuk
ke dalam organisme disebabkan
adanya proses kimiawi.
1.Thomas M. Smith and Robert Leo Smith., Elements Of Ecology, 7th
Edition, San Fransisco : Pearson Education, 2009., P.468.
PENDAHULUAN
Siklus Biogeokimia
• Tipe Siklus-siklus Utama
Biogeokimia2.
Siklus Biogeokimia memiliki 2 (dua)
tipe utama, Apa sajakah itu?
• Siklus Biogeokimia memiliki 2 (dua) tipe
utama yaitu Siklus Biogeokimia
berbentuk padat (sendimentasi) dan
Siklus Biogeokimia berbentuk gas.
Pengklasifikasian ini di dasarkan atas
sumber unsur yang masuk ke dalam
ekosistem.
2.Thomas M. Smith and Robert Leo Smith., Elements Of Ecology, 7th
Edition, San Fransisco : Pearson Education, 2009., P.468.
PENDAHULUAN
Siklus Biogeokimia Tipe Gas
• Berbentuk gas
• Siklus Biogeokimia berbentuk gas,
sumber utama unsurnya berasal dari
Atmosfer dan Lautan.
• Unsur-unsur yang terdapat di atmosfer
antara lain : Nitrogen (N2), Oksigen (O2),
dan Karbon (C). Unsur karbon (C) mudah
dijumpai berupa senyawa karbondioksida
(CO2).
• Ke-3 unsur gas tersebut merupakan unsur
utama (dominan) dalam Atmosfer.
Jumlahnya secara berurutan yaitu 78
percent, 21 persen dan 0,03 persen.
PENDAHULUAN
Siklus Biogeokimia Tipe Padat
• Berbentuk padat
• Siklus Biogeokimia berbentuk padat,
sumber utama unsurnya berasal dari
Batuan, Tanah dan Mineral.
• Unsur mineral sangat dibutuhkan oleh
organisme dan biasanya didapat dari
sumber Inorganik. Contohnya garam yang
larut dalam air tawar danau, air bawah
tanah dan air laut.
• Siklus Mineral umumnya terjadi melalui 2
(dua) fase yaitu fase batuan lalu fase
menjadi garam mineral. Sumber utama
garam mineral ini berasal dari dalam bumi
yang kemudian terjadi proses pelapukan.
PENDAHULUAN
Siklus Biogeokimia Tipe Padat
• Berbentuk padat.
• Garam-garam mineral ini masuk dan larut
dalam siklus air, baik air permukaan
seperti air danau, sungai maupun air
dalam tanah dan lautan.
• Kombinasi Tipe padat dan Gas.
• Siklus Sulfur dan Posfor memiliki
perbedaan dengan unsur lain dalam hal
sumber asalnya. Sulfur dan Posfor
memiliki siklus kombinasi antara bentuk
padat dan gas. Ke-2 unsur tersebut dapat
bersumber dari lapisan kerak bumi
maupun dari Atmosfer.
PENDAHULUAN
Siklus Biogeokimia serta Kaitan
Aliran Energi dan Siklus Materi
• Aliran Energi dan Siklus Materi.
Siklus Biogeokimia memiliki keterkaitan
dengan Aliran Energi dan Siklus Materi,
Jelaskan Apa maksudnya?
• Aliran energi dan Siklus Materi dalam sebuah
ekosistem merupakan proses yang sangat
berpengaruh terhadap eksistensi kehidupan di
bumi. Kedua proses tersebut mempengaruhi
kelimpahan organisme, tingkat metabolisme dan
kompleksitas ekosistem.
• Siklus materi yang dibutuhkan tersebut tersedia
dalam bentuk mineral dan melalui proses
kimiawi. Organisme hidup memerlukan 30
sampai dengan 40 unsur-unsur untuk tumbuh,
berkembang dan bereproduksi.
PENDAHULUAN
Siklus Biogeokimia serta Kaitan
Aliran Energi dan Siklus Materi
• Dalam Siklus materi atau siklus Nutrien,
peranan penting dipegang oleh tanaman
hijau yang mengolah Nutrien menjadi
senyawa organik yang bermanfaat.
• Organisme dekomposer berperan
mengembalikan bahan-bahan tersebut ke
unsur-unsur yang lebih sederhana,
kemudian diangkut dengan media udara
dan air untuk diserap kembali oleh
organisme lain dalam ekosistem.
• Perpektif Siklus Biogeokimia terdiri dari 3
(tiga) struktur utama yaitu : Input, Output
dan siklus Internal.
PENDAHULUAN
Komponen INPUT – OUT PUT dan
Input dari Atmosfer
SIKLUS INTERNAL
EKOSISTEM

Siklus Internal
PRODUSEN UTAMA

Tanaman
Tumbuh
Dedaunan
berguguran

Nutrisi Bagi
Tanaman
Organisme
Mati
Nutrisi Bagi Dekomposisi/Mineralisasi
Tanah

Input dari Pelapukan Out Put


PENDAHULUAN
Komponen INPUT Siklus
Biogeokimia
• Komponen Input Ekosistem
Apakah yang dimaksud dengan
Komponen Input Ekosistem dalam
Siklus Biogeokimia?
• Komponen Input Ekosistem dalam Siklus
Biogeokimia adalah unsur-unsur yang
termasuk dalam garam mineral (Nutrien)
diserap oleh organisme.
• Input tersebut dapat berasal dari atmosfer
atau pun dari pelapukan batuan. Unsur
Input dari Atmosfer berupa gas seperti
Nitrogen dan Karbon. Sedangkan dari
pelapukan batuan berwujud padat seperti
Kalsium dan Posfor.
PENDAHULUAN
Komponen INPUT Siklus
Biogeokimia
• Nutrien Basahan dan Nutrien Kering
• Nutrien dari atmosfer dapat terbawa oleh
jatuhnya air hujan, angin, hewan dan salju
disebut Nutrien basahan.
• Nutrien dari atmosfer yang berbentuk
partikel, debu, kabut yang berterbangan
disebut Nutrien kering.
• Nutrien basahan dan kering yang
menempel didedaunan pohon, jatuh ke
permukaan tanah ketika hujan datang.
Karena itu pada hutan tropis, permukaan
tanahnya kaya akan unsur Kalsium,
Sodium, Potasium.
PENDAHULUAN
Komponen OUTPUT Siklus
Biogeokimia
• Komponen Output Ekosistem.
Apakah yang dimaksud dengan
Komponen Output Ekosistem dalam
Siklus Biogeokimia?
• Nutrien yang keluar dari ekosistem dapat
diartikan sebagai kehilangan (loss). Nilai
bersih (nett) antara Input – Output tidak
terlalu nampak namun, akan lebih mudah
dipahami dan sederhana apabila dilakukan
perhitungan terpisah.
• Nutrien keluar dapat melalui berbagai cara,
tergantung dari jenis unsurnya. Unsur
karbon sebagai contoh, keluar dari
ekosistem sebagai Karbondioksida (CO2) di
Atmosfer.
PENDAHULUAN
Komponen OUTPUT Siklus
Biogeokimia
• Nutrien keluar sebagai Materi Organik.
• Nutrien yang keluar dari ekosistem dapat
dibawa atau terbawa oleh organisme dalam
bentuk Materi Organik.
• Materi organik yang telah berubah
bentuknya karena diproses dalam tubuh
organisme (tumbuhan dan hewan) terbawa
oleh air, angin dan organisme itu sendiri.
• Contoh sederhanya ialah ketika Nutrien
diserap oleh rerumputan lalu dimakan dan
dicerna oleh hewan herbivora yang
kemudian Nutrien tersebut sebagian besar
diserap ,sebagian lainnya dibuang sebagai
feces.
PENDAHULUAN
Proses OUTPUT - INPUT Siklus
Biogeokimia
• Nutrien Sebagai Keluaran dan Masukan
Jelaskan proses perpindahan (siklus)
nutrien antar dua ekosistem yang berbeda.
Kaitkan dengan Proses Output – Input
Siklus Biogeokimia.
• Nutrien sebagai keluaran (output) dari sebuah
ekosistem dapat menjadi (input) bagi
ekosistem yang lain.
• Nutrien keluaran pada ekosistem daratan atau
terestrial dapat menjadi Nutrien masukan bagi
ekosistem air atau akuatik (Danau, sungai,
rawa dan laut).
• Proses tersebut dimungkinkan karena
adanya media transportasi seperti Air, Udara,
Hewan dan Tumbuhan.
SIKLUS KARBON (C)
ATMOSPHERIC
CO2

Respirasi Respirasi

EKOSISTEM AKUATIK

Transport Fotosintesis
Respirasi
PEMBAKARAN

Mati

Mati
Dekomposisi
Bahan Bakar Fosil
Fotosintesis EKOSISTEM TERESTRIAL

Mati Dekomposisi Mati


SIKLUS KARBON
Harian dan Musiman
• Karbondioksida diudara terserap Bervariasi
Jelaskan mengapa dalam siklus karbon terdapat
perbedaan serapan konsentrasi karbondioksida
di atmosfer ketika pagi hari, siang dan malam
hari?.
• Pada pagi hari ketika cahaya matahari terbit,
konsentrasi karbondioksida diudara akan menurun
secara drastis karena tumbuhan hijau melakukan
fotosintesis.
• Pada siang hari ketika suhu tinggi, kelembapan
menurun, tumbuhan hijau mengurangi kegiatan
fotosintesis sehingga konsentrasi karbondioksida
diudara kembali meninggi.
• Pada malam hari kegiatan fotosintesis sama sekali
tidak terjadi, tumbuhan melakukan respirasi,
sehingga konsentrasi karbondioksida diudara
sangat tinggi.
SIKLUS KARBON
CADANGAN UTAMA KARBON
• Sumber Utama Karbon (C)
• Sumber terbesar karbon di bumi antara lain :

Batuan dan lapisan


sedimen kerak bumi • = 77 x 106 gram

Lautan dalam • = 38.000 gram

Tanah • = 1.500 gram

Permukaan Laut • = 1.000 gram

Atmosfer • = 750 gram


SIKLUS KARBON
KARBON DAN ALIRAN ENERGI
• Karbon dan Aliran energi.
• Karbon sangat penting dalam perhitungan
produktivitas yang umumnya diekspresikan
dalam ukuran gram karbon yang diserap per
meter persegi (gram/m2) selam 1 (satu) tahun.
• Sumber Karbon.
• Sumber dan semua karbon terfiksasi baik pada
organisme hidup maupun terpendam dalam
deposit seperti atmosfer berupa gas
karbondioksida (CO2).
• Karbon dapat juga tersimpan atau terdapat pada
bangkai-bangkai tanaman atau hewan dalam
protolasma yang terlepas akibat aktivitas
dekomposer.
SIKLUS KARBON
PELEPASAN KARBON
• Kecepatan Pelepasan Karbon.
• Kecepatan pelepasan karbon tergantung pada
kondisi lingkungan seperti kelembapan tanah,
temperatur dan presipirasi.
• Pada ekosistem hutan tropis, Karbon sangat cepat
mengalami daur ulang, sehingga karbon sangat
sedikit terakumulasi pada tanah. Sedangkan pada
daerah kering seperti padang rumput sebagian
besar karbon tersimpan sebagai humus.
• Siklus Karbon di Perairan dan Daratan
• Siklus karbon yang terjadi pada lingkungan lautan
dan air tawar hampir sama. Fitoplankton
memanfaatkan Karbondioksida dari lapisan atas
permukaan atau dalam bentuk karbonat akan
diubah menjadi karbohidrat.
SIKLUS KARBON
PELEPASAN KARBON
• Siklus karbon sebagai karbondioksida
melibatkan proses asimilasi dan
respirasi oleh tanaman, konsumsinya
dalam bentuk jaringan tanaman.
• Karbondioksida terlepas melalui proses
respirasi, mineralisasi, repirasi tanah,
akumulasi tanah, penumpukan jangka
panjang (humus dan deposit fosil)
SIKLUS KARBON
Harian dan Musiman
• Karbondioksida diudara terserap Bervariasi
Jelaskan mengapa dalam siklus karbon terdapat
perbedaan serapan konsentrasi karbondioksida
di atmosfer ketika pagi hari, siang dan malam
hari?.
• Pada pagi hari ketika cahaya matahari terbit,
konsentrasi karbondioksida diudara akan menurun
secara drastis karena tumbuhan hijau melakukan
fotosintesis.
• Pada siang hari ketika suhu tinggi, kelembapan
menurun, tumbuhan hijau mengurangi kegiatan
fotosintesis sehingga konsentrasi karbondioksida
diudara kembali meninggi.
• Pada malam hari kegiatan fotosintesis sama sekali
tidak terjadi, tumbuhan melakukan respirasi,
sehingga konsentrasi karbondioksida diudara
sangat tinggi.
SIKLUS KARBON
330 310
Harian
320 320 310
320

24
21
18
15
12

320
9
6

340
3

350
0

0 3 6 9 12 15 18 21 24
SIKLUS KARBON
Musiman
359

358

357

356

354

353

352

351

350

Jan Feb Mar Apr Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec
Nur Fadli Hazhar Fachrial