Anda di halaman 1dari 3

NASKAH RONDE KEPERAWATAN

Pembukaan

Karu : “Assalamualaikum, permisi bu disini saya akan memperkenalkan tim ronde / tim
petugas kesehatan kami pada pagi hari ini!”

Pasien :” Walaikumsallam bu suster, !”

Karu :”baiklah bu, disini , ada beberapa perawat yang akan membantu memenuhi kebutuhan
ibu yaitu ada perawat pelaksana Aswar Kurniansa, asti darillah dan farid zainuddin,
sedangkan perawat ahli yaitu Faisal, perawat konselor yaitu erlin! Adapun tujuan dalam
ronde keperawatan kali ini untuk melatih perawat dalam meningkatkan kemampuan validasi
data klien, meningkatkan kemampuan dalam menentukan diagonsa keperawatan. Apakah ibu
bersedia untuk ronde keperawatan yang akan kami lakukan pada ibu?”

Pasien :”iya suster, saya bersedia “

Karu “baik jika ibu bersedia bisa ibu dan keluarga ibu menandatangani lembar persetujuan
ini.” (sambil menyodorkan lembar persetujuan)

Penyajian Masalah

PA :” baiklah nama Ny.M umur 68 tahun masuk ke ruang Asoka pada tanggal 3 Desember
2018 kemudian diagnose medic awal di curigai pasien mengalami arthritis gout + low back
pain namun pada saat pengkajian didapatkan diagnose medic pasien yaitu Artritis Rematoid
dengan hasil lab yang telah diperoleh HDL: 8 >55 gr : > 65 mg/dl, LDL:146 atau <130 mg/dl.
Alasan masuk rumah sakit pasien mengatakan pasien telah merasakan nyeri di bagian tulang
belakang pasien yang telah dirasakan selama 3 hari, nyeri yang dirasakan seperti tertusuk
dengan sensasi hilang timbul, nyeri ini muncul ketika pasien bangun pagi atau dalam keadaan
dingin serta nyeri akan hilang jika pasien berbaring dengan skala nyeri yang dirasakan pasien
6 (sedang). Untuk pengkajian TTV yang telah dilakukan tadi pagi jam 6 untuk TD: 130/ 90
mmHg, N :80x/I, S: 36°C, P: 20x/I dan telah dilakukan penanganan masalah keperawatan
dalam mengatasi nyeri telah dilakukannya pengkajian nyeri serta pemberian matras / kasur
keras sesuai kebutuhan sementara yang belum dilakukan ialah mengatasi nyesi serta
membantu pasien kembali beraktifitas.
Karu :”bagaimana dengan pemberian obat anti nyeri pasien”

PA :”Pasien telah diberikan obat Neurosonbe pada jam 06: 00 pagi yang dilakukan oleh
perawat shif malam dan untuk perencanaan sebentar pada jam 10:00 pagi pasien akan
diberikan Ranitidin dan cetorolac serta pada jam 14:00 siang pasien akan diberikan natrium
diflovenak dan mendorong untuk sering mengubah posisi, sokong sendi yang sakit diatas dan
dibawah”

Karu :”baiklah, perawat asti coba tensi kembali pasien berapa vital sign pasien sekarang
secara keseluruhan serta skala nyeri pasien sekarang!”

PP (Asti) :(mengukur ttv serta skala pasien)

Karu :” untuk perawat aswar setelah perawat asti selesai mengukur tolong atur posisi
nyaman pasien dan perawat Farid tolong hasilnya tulis nah”

PP (Aswar & farid) :” baik Ns.”

PP (Asti) :”vital sign pasien TD : 120/80 mmHg, S: 36°C, P: 20x/I, N: 80x/I dan skala nyeri
pasien 5

PP(Aswar) :(mengajarkan pasien dan keluarga pasien untuk posisi nyaman pasien dan untuk
relaksasi nafas dalam untuk mengurangi nyeri pada pada pasien )

Keluarga Pasien (Ardi) :” suster kenapa harus dilakukannya posisi miring kanan dan kiri ini
biar apa?”

PK( erlin) :” baiklah bapak pemberian posisi nyaman pada pasien ini berguna untuk
mengistirahatkan sendi-sendi yang sakit”

Keluarga pasien (aulia):” tapi ndak apa-apaji itu belakngnya sus kalau di kasih begituki?”

PK(erlin ) :”ndak ji bu, malah jika pasien tetap pada posisi telentang seperti ini malah akan
memperparah belakang pasien “

Pasien :”bagaimana ji pale sus dengan nyerinya?”

PK (Erlin ) :”nah untuk itu kita lakukan dengan teknik nafas dalam seperti yang telah diajar
oleh teman saya barusan jadi tidak haruski menunggu obat untuk menurunkan nyerinya”
Pasien :”oh iyah sus!”

Karu :”jadi bagaimana kesimpulannya pada pagi hari ini”

PA(Faisal ) :”(melaporkan pengkajian yang telah dilakukan)

Karu :”jadi kita tetap monitoring skala nyerinya yah?”

PA(faisal) :” iya Ns. Karna pasien masih merasakan nyeri “

Karu :” Baiklah untuk intervensi selanjutnya kita tetap memperhatikan skala nyeri serta
posisi yang nyaman untuk pasien “

PA(faisal) :”iya Ns. “

Karu :”baik terima kasih untuk keluarganya Ny. M dan Ny. M dengan waktu yang telah
diberikan kepada kami. Kami akan tetap memantau perkembangan ibu selama masa
perawatan jadi kami ingin melanjutkan monitoring ke pasien selanjutnya, semoga lekas
sembuh bu. Assalamualaikum :

Keluarga pasien :”iya suster terima kasih “