Anda di halaman 1dari 31

ANALISIS

KONDISI
ORGANISASI
1. Peserta mampu mengidentifikasi penentuan dan pemahaman stakeholder map
2. Peserta mampu mengidentifikasi proses perumusan analisis kondisi organisasi
3. Peserta mampu menghubungkan variabel-variabel yang berpengaruh terhadap organisasi
untuk menyusun strategi
Kegiatan untuk mengetahui
kondisi riil sebuah organisasi dari
aspek eksternal dan aspek
internal serta memberikan acuan
dalam pengembangan masa
depan organisasi
ANALISIS

KONDISI

ORGANISASI
Internal Eksternal
Orang yang selalu
memperhatikan
Mempunyai INTEREST atribut
wewenang untuk
merubah atribut
POWER RENDAH TINGGI

RENDAH

TINGGI


Sumbu Internal (X)
Selisih antara kekuatan dan kelemahan (S – W)
X=S–W
X = 2.8905-2.6765
X = 0.214

Sumbu Eksternal (Y)


Selisih antara peluang dan ancaman (O – T)
Y=O–T
Y = 2.972-2.6695
Y = 0.3025
SWOT ANALYSIS MATRIX
OPPORTUNITY

(-,+) (+,+)
UBAH STRATEGI PROGRESIF

WEAKNESS STRENGTH

(-,-) ( +, - )
STRATEGI BERTAHAN DIVERSIFIKASI
Pearce II, John A & Richard B Robinson
Strategic Management : Formulation,
Implementation & Control
New York: McGraw-Hill 2007
THREAT
PROGRESIF
Posisi pada kuadran I ( +, + ) menandakan
keadaan organisasi yang kuat dan berpeluang
DIVERSIFIKASI
Posisi pada kuadran II (+,-), menandakan
organisasi yang kuat namun menghadapi
tantangan besar
UBAH STRATEGI
Posisi pada kuadran III ( -,+ ), yang
menandakan organisasi sangat lemah
namun sangat berpeluang
STRATEGI
BERTAHAN
Posisi pada kuadran IV ( -,- ),
menandakan organisasi
dalam keadaan lemah dan
menghadapi tantangan besar
MATCHING STAGE

MATRIKS SWOT
TOWS
TOWS MATRIX
Sebuah alat yang dapat digunakan untuk menciptakan
faktor strategis organisasi, bagaimana peluang dan
ancaman dihadapi oleh perusahaan dapat disesuaikan
dengan kekuatan dan kelembahan yang dimiliki oleh
organisasi tersebut. TOWS matrix akan memberikan empat
set dari strategi alternative bagi perusahaan
(David, Fred R., 2006)
Strengths (Kekuatan) Weakness (Kelemahan)
(S) (W)
INTERNAL 1. S1 1. W1
2. S2 2. W2
3. Daftar kekuatan 3. Daftar kelemahan
4. dst. 4. dst.
5. 5.

Matrix EKSTERNAL

Opportunity (Peluang)
(O)
6.

Strategi SO (Maxi-
6.

Strategi WO ( Mini –
Maxi) Maxi )

tows 1. O1
2. O2
3. Daftar peluang
4. dst.
5.
1. Gunakan S untuk
memanfaatkan adanya
O
2. dst.
1. Atasi W untuk
mengambil manfaat
adanya O.
2. dst.
6. 3. 3.

Treats (Ancaman) Strategi ST ( Maxi – Strategi WT ( Mini –


(T) Mini ) Mini )
1. T1 1. Gunakan S 1. Minimalkan W dan
2. T2 untuk menghindari hindari T.
3. Daftar ancaman T. 2. dst.
4. dst.
5.
2. dst. 3.
6. 3. 4.
Kekuatan – Peluang (SO)
• Perpaduan kekuatan dengan peluang (kotak SO), organisasi
seharusnya memanfaatkan kekuatan internal.
• Umumnya organisasi akan mengejar agar mendapat situasi
dimana organisasi dapat melaksanakan strategi-strategi
pada kotak SO.
Kelemahan – Peluang (WO)
• Perpaduan kelemahan dengan peluang (kotak WO), organisasi
sebaiknya mengurangi kelemahan internalnya dan mengambil
manfaat peluang-peluang eksternal.
• Terkadang terdapat peluang eksternal, namun organisasi
menghadapi juga kelemahan internal sehingga menghambatnya
untuk mengesploitasi peluang-peluang tersebut.
Kekuatan – Ancaman (ST)
• Perpaduan kekuatan dengan acaman (kotak ST), oraganisasi pada
posisi ini seharusnya menggunakan kekuatannya untuk menghindari
atau mengurangi dampak dari ancaman lingkungan ekstrenal.
• Diharapkan organisasi dapat mengembangkan diri untuk
kepentingan bersama.
Kelemahan – Ancaman (WT)
• Perpaduan kelemahan dengan ancaman (kotak WT), organisasi pada
posisi ini sebaiknya melakukan strategi bertahan yang secara
langsung diarahkan untuk mengurangi kelemahan internal dan
menghindari ancaman lingkungan eksternal.
Strengths Weakness
INTERNAL (Kekuatan) (Kelemahan)
(S) (W)

EKSTERNAL
*Jumlah Strategi
dan Prioritas
Opportunity Strategi SO (Maxi- Strategi WO ( Mini –
(Peluang) Maxi) Maxi )
Matrix (O) =S+O
=2.8905 + 2.972
= 5.8625
= W+O
=2.6765+2.972
=5.6482

tows Treats (Ancaman) Strategi ST ( Maxi – Strategi WT ( Mini –


(T) Mini ) Mini )
=S+T =W+T
= 2.8905 + 2.6695 =2.6765 + 2.6695
= 5.56 =5.346
Strengths (Kekuatan) Weakness (Kelemahan)
(S) (W)
INTERNAL 1. Anggota memahami 1. W1
kondisi dan 2. W2
tantangan himpunan 3. Daftar kelemahan
2. S2 4. dst.
*Tulis Identitas Strategi 3. S3 5. AD/ART Himpunan
Dan Asal Strategi
EKSTERNAL 4. dst. Belum di amandemen
6.
Opportunity (Peluang)
(O) Strategi SO (Maxi- Strategi WO ( Mini –

Matrix 1.
2.
3.
Restrukturisasi Ormawa
O2
Daftar peluang
Maxi)
Merancang strategi
kepengurusan
Maxi )

4. dst.
tows 5.
selanjutnya sesuai
kondisi

Treats (Ancaman)
(T) Strategi ST ( Maxi – Strategi WT ( Mini –
1. T1 Mini ) Mini )
2. T2
3. Daftar ancaman Menggunakan S dengan Meminimalkan W dan
4. dst. meminimalisir T menghindari T
5.
DECISION STAGE

PRIORITY SCALE
IMPORTANT

“Dibiarkan” “Kerjakan sekarang”

NOT URGENT URGENT

“Hapus” “Tinggalkan untuk


beberapa hari”

NOT IMPORTANT
Paradigma Strategi Baru :
(Hamel & Prahalad, 1994)

TIDAK SAJA MELAINKAN JUGA


• Rekayasa-ulang proses • Regenerasi strategi
• Transisi organisasi • Transformasi organisasi

*STRATEGI tidak boleh hanya manis diatas kertas,tetapi juga realistis untuk
diimplementasikan!
SIMULASI
intip.in/simtotAKO
Sumbu Internal (X)
Selisih antara kekuatan dan kelemahan (S – W)
X=S–W
X = 2.8905-2.6765
X = 0.214

Sumbu Eksternal (Y)


Selisih antara peluang dan ancaman (O – T)
Y=O–T
Y = 2.972-2.6695
Y = 0.3025
SWOT ANALYSIS MATRIX
OPPORTUNITY

(-,+) (+,+)
UBAH STRATEGI PROGRESIF

WEAKNESS STRENGTH

(-,-) ( +, - )
STRATEGI BERTAHAN DIVERSIFIKASI
Pearce II, John A & Richard B Robinson
Strategic Management : Formulation,
Implementation & Control
New York: McGraw-Hill 2007
THREAT