Anda di halaman 1dari 22

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH JEMBER

FAKULTAS ILMU
KESEHATAN
PROGRAM STUDI NERS
Jl. Karimata No. 49 Telp.(0331) 336728 Fax. 337957 Kotak Pos 104 Jember 68121
Website : http://www.unmuhjember.ac.id, E-mail : Kantorpusat@unmuhjember.ac.id

FORMAT PENGKAJIAN KEPERAWATAN KELUARGA


I. IDENTITAS UMUM KELUARGA
a. Identitas Kepala Keluarga
Nama : Tn. S Pendidikan : SD
Umur : 55 Thn Pekerjaan : wiraswasta
Agama : Islam Alamat : Sumber Pinang
Suku : Madura Nomor Telp :-

b. Komposisi Keluarga
No Nama L/P Umur (Th) Hub. Klg Pekerjaan Pendidikan
1. Tn. S L 55 KK Wiraswasta SD
2. Ny. M P 50 Istri IRT SD
3.
4
5.

c. Genogram

Ket:
= perempuan = laki-laki
= meninggal = klien
= hubungan darah = serumah

d. Tipe keluarga
1) Jenis tipe keluarga : Usila
2) Masalah yang terjadi dengan tipe tersebut : tidak ada masalah, antar anggota
keluarga dapat berkomunikasi dengan baik.

e. Suku bangsa
1) Asal suku bangsa : Madura
2) Budaya yang berhubungan dengan kesehatan : Tn. S mengatakan tidak mengikuti
budaya tentang kesehatan yang ada karena Tn. S dan keluarga berpikir bahwa
sehat dan sakit adalah alami dari Allah SWT dan terkadang langsung di bawa
berobat.

f. Agama dan kepercayaan yang berhubungan dengan kesehatan : Tn. S mengatakan


kesehatan merupakan pemberian Allah.

g. Status sosial ekonomi keluarga :


1) Anggota keluarga yang mencari nafkah yaitu Tn. S
2) Penghasilan : tidak pasti + Rp 1.000.000/bulan
3) Upaya lain : Ny M menjadi wiraswasta
4) Harta benda yang dimiliki (perabot, transportasi, dll) : meja, kursi, lemari, radio,
TV, motor, dan televisi.
5) Kebutuhan yang dikeluarkan setiap bulan : ± Rp. 1.000.000

h. Aktifitas Rekreasi Keluarga : Keluarga biasanya melakukan kegiatan seperti


berkumpul untuk menonton televisi atau mengobrol.

II. RIWAYAT DAN PERKEMBANGAN KELUARGA


a. Tahap perkembangan keluarga saat ini (ditentukan dengan kepala keluarga) :
Keluarga usia pertengahan, yaitu dimulai ketika anak tertua sudah menikah, tetapi
masih dalam sebelah rumah. Adapaun tugas perkembangan, yaitu mempertahankan
suasana yang menyenangkan, bertanggung jawab pada semua tugas rumah tangga,
membina keakraban dengan pasangan, mempertahankan kontak dengan anak dan
berpartisipasi dalam aktivitas sosial.
b. Tahap perkembangan keluarga yang belum terpenuhi dan kendalanya : Keluarga Usia
Lanjut
c. Riwayat kesehatan keluarga ini :
1) Riwayat kesehatan keluarga saat ini : Ny. M mengatakan sendinya sering pusing
2) Riwayat kesehatan keturunan : Tidak ada penyakit keturunan
3) Riwayat kesehatan masing-masing anggota keluarga
Imunisasi
Tindakan
Keadaan (BCG/polio/ Masalah
No Nama Umur BB yang telah
Umum DPT/HB/ kesehatan
dilakukan
Campak
1. Tn. S 65 th 58 kg Baik - - Tidak ada -
2. Ny. M 50 th 61 kg Baik - - - Hipertensi -

4) Sumber pelayanan kesehatan yang dimanfaatkan : puskesmas


d. Riwayat kesehatan keluarga sebelumnya : Ny. M mengatakan bahwa mempunyai
hipertensi sudah lama, dan tidak mengetahui orang tuanya mengalami hipertensi juga
atau tidak.

III. PENGKAJIAN LINGKUNGAN


a. Karakteristik Rumah
1) Luas rumah : 15 x 10 m2
2) Tipe rumah : permanen
3) Kepemilikan : milik sendiri
4) Jumlah dan ratio kamar/ruangan : jumlah ruangan 2. Terdiri dari 2 kamar
dengan luas kamar 3x3 m2.
5) Ventilasi/jendela : tidak semua ruangan terdapat fentilasi
6) Pemanfaatan ruangan : terdapat ruangan yang masing-masing telah
dipergunakan.
7) Septic tank : Tidak terdapat septic tank.
8) Sumber air minum : sumber air dari air sumur.
9) Kamar madi/WC : kamar mandi digunakan untuk mandi dan BAB di sungai.
10) Sampah : Klien mengumpulkan sampah dan membakarnya.
11) Kebersihan Lingkungan : rumah kurang bersih, tampak berdebu dimana-
mana, belum ada tempat penampungan sampah.

b. Karakteristik Tetangga dan Komunitas RW


1) Kebiasaan : Tn. S jarang bersosialisai dengan tetangganya.
2) Aturan dan kesepakatan : tidak ada aturan dan kebiasaan yang mengikat warga
tentang kesehatan.
3) Budaya : Apabila ada tetangga yang hajatan maka keluarga Tn. S dan tetangga
berbondong-bondong membantu acara.

c. Mobilitas Geografis Keluarga


Tn. S merupakan penduduk asli Kecamatan Mayang. Anak pertama telah menikah
dan tidak tinggal bersama dalam satu rumah, begitu pula anak ke duanya telah
menikah dan tidak tinggal serumah juga.
d. Perkumpulan Keluarga dan Interaksi dengan Masyarakat
Tn. S mengatakan keluarganya dapat berinteraksi baik dengan tetangganya.

IV. STRUKTUR KELUARGA


a. Pola/cara komunikasi keluarga : terkesan akrab dan bersahabat, bahasa yang
digunakan sehari-hari yaitu bahasa madura
b. Struktur kekuatan keluarga : ada pada kepala keluarga (Tn. S) tapi sebelumnya
dalam mengambil keputusan Tn. S selalu mengajak musyawarah atau memberi
tahu anggota keluarganya.
c. Struktur peran (peran masing-masing keluarga) : Tn. S bertanggung jawab mencari
nafkah. Ny. M menjadi IRT dan membuka toko dirumah.
d. Nilai dan norma keluarga : beragama islam dan berusaha menjalankan kegiatan
ibadahnya.

V. FUNGSI KELUARGA
a. Fungsi efektif : keluarga mau mendengarkan saran/masukan tentang masalah
kesehatan dari petugas, sikap yang ditunjukkan baik dan mau melakukan tanya
jawab tentang topik yang dibahas. Tetapi Tn. S dan Ny M belum bisa menjalankan
aturan-aturan yang ditujukan untuk mempertahankan kesehatannya.

b. Fungsi sosialisasi
1) Kerukunan hidup dalam keluarga : satu sama lain rukun, tidak ada konflik
2) Interaksi dan hubungan dalam keluarga : harmonis
3) Anggota keluarga yang dominan dalam mengambil keputusan : kepala keluarga
(Tn. S)
4) Kegiatan keluarga waktu senggang : nonton televisi, mengobrol dengan
keluarga.
5) Partisipasi dalam kegiatan sosial : aktif, Tn. S tidak terlalu mengikuti acara
yang diadakan warga sekitar, tetapi kadang diwakilkan oleh anaknhya
c. Fungsi keperawatan kesehatan
1) Pengetahuan dan persepsi keluarga tentang penyakit/masalah kesehatan:
keluarga merasa ada masalah kesehatan tetapi mereka berpikir masih biasa saja
dan merasa belum mengerti betul dengan masalah penyakit, jadi tidak
perhatian kepada Ny M yang sedang menderita Hipertensi.
2) Kemampuan keluarga mengambil keputusan tindakan kesehatan yang tepat :
keluarga jarang mengingatkan akan kesehatan.
3) Kemampuan keluarga merawat anggota keluarga yang sakit : segala sesuatu
telah dilakukan oleh Tn. S dan keluarga, saat ini keluarga pasrah terhadap
penyakitnya.
4) Kemampuan keluarga memelihara lingkungan rumah yang sehat : keluarga Tn.
S bersama-sama menjaga lingkungan rumah.
5) Kemampuan keluarga menggunakan fasilitas di masyarakat: baik, keluarga
sering menggunakan fasiloitas kesehatan

d. Fungsi reproduksi
1) Perencanaan jumlah anak : tidak ada target jumlah anak.
2) Akseptor : Ya..... yang digunakan ......................lamanya...................
3) Akseptor : Belum................... alasanya ..............................................
4) Keterangan lain : -

e. Fungsi ekonomi
1) Usaha pemenuhan sandang pangan : keluarga mempunyai toko dan usaha lain
2) Pemanfaatan sumber di masyarakat : sumber dana ekonomi di wilayah tersebut
terutama dari ternak dan tani.

VI. STRESS DAN KOPING KELURGA


a. Stressor jangka pendek : berusaha langsung diselesaikan.
b. Stressor jangka panjang : dimusyawarahkan untuk mencari jalan keluarnya, walau
tidak berhasil akan tetap berusaha dan mohon petunjuk kepada Allah SWT.
c. Respon keluarga terhadap stressor : positif, segala sesuatu yang tidak
menyenangkan pasti terjadi karena diri sendiri dan kehendak Allah.
d. Strategi Koping : Banyak berdoa bila ada masalah dan selalu di musyawarahkan.
e. Strategi adaptasi disfungsional : dipikir dahulu baik buruknya, bila baik diikuti, bila
buruk dijauhi.

VII. KEADAAN GIZI KELUARGA


Pemenuhan gizi : Tn. S selalu memakan segala makanan yang dimasak oleh istrinya,
begitu juga istrinya yang selalu makan masakan anak2nya padahal Ny M harus
melakukan diit makanan yang sesuai dengan kesehatannya, yaitu rendah garam, tetapi
Ny M tidak pernah melakukan diit rendah garam.

VIII. PEMERIKSAAN FISIK


a. Identitas
Nama : Ny M
Umur : 50 tahun
L/P : Perempuan
Pendidikan : SD
Pekerjaan : IRT
b. Keluhan/riwayat penyakit saat ini : Ny M mengatakan sakit kepala hilang timbul
c. Riwayat penyakit sebelumnya : Ny M sudah lama menderita penyakit ini
d. Tanda-tanda vital : Tekanan darah Ny M 190/120 mmHg. Nadi = 80 kali permenit,
RR = 19 kali permenit
e. Sistem kardiovaskuler :
I : Ictus cordis tidak tampak
P : Ictus cordis teraba di ICS 5 sinistra
P : Redup
A : S1&S2 Suara tunggal,
f. System Respirasi :
I : Nafas spontan, tidak ada pernafasan cuping hidung.
P : Pergerakan dada simetris.
P : Sonor.
A : Tidak ada suara tambahan ronki dan whezing
g. System Gastro Intestinal (GI Tract) :
I : Perut datar.
A : Peristaltik usus positif memanjang ±10 x/menit.
P : tympani
P : Nyeri tekan - , benjolan -
h. System Persyarafan : Refleks babinsky normal
i. System Muskuloskeletal : Tonus otot kuat, turgor kulit baik , tidak ada oedema,
CRT < 2 detik.
j. Kekuatan otot : 5555 5555
5555 5555
i. System Genitalia : tidak dikaji

IX. HARAPAN KELUARGA


a. Terhadap masalah kesehatannya : keluarga berharap agar seluruh keluarganya sehat.
b. Terhadap petugas kesehatan yang ada : Petugas Kesehatan lebih meningkatkan
kualitas pelayanannya.
FORMAT PEMERIKSAAN FISIK ANGGOTA KELUARGA

No Pemeriksaan Tn. A Ny. U


1 Kepala Kepala normal, tidak ada Kepala normal, tidak
lesi ataupun bengkak, ada lesi ataupun
rambut berwarna hitam bengkak, rambut
dengan uban sedikit berwarna hitam dengan
uban sedikit
2 TTV TD : 130/100 mmHg, N : TD : 190/120 mmHg,
82 kpm, RR 21 kpm N : 80 kpm, RR 19
kpm,
3 BB, TB, PB - -
4 Mata Mata simetris, terdapat Mata simetris, sclera
kotoran mata, sclera mata mata berwarna putih
berwarna putih kemerahan
pengelihatan sedikit kabur
5 Hidung Hidung bersih tidak ada lesi Hidung bersih tidak ada
lesi
6 Mulut Mukosa bibir lembab Mukosa bibir lembab
7 Leher Tidak ada pembesaran Tidak ada pembesaran
kelenjar tyroid kelenjar tyroid
8 Dada Paru : Paru :
I : bentuk dada normal I : bentuk dada normal
P : retraksi dada teraba di P : retraksi dada teraba
seluruh dada di seluruh dada
P : redup P : redup
A : suara nafas regular tidak A : suara nafas regular
ada suara nafas tambahan tidak ada suara nafas
Jantung : tambahan
I : ictus cordis tidak terlihat Jantung :
P : ictus cordis teraba di I : ictus cordis tidak
ICS 4-5 terlihat
P : sonor P : uctus cordis teraba di
A : suara jantung S1 S2 ICS 4-5
tunggal P : sonor
A : suara jantung S1 S2
tunggal
9 Perut I : perut datar I : perut datar
A : BU 11 kpm A : BU 9 kpm
P : tidak ada nyeri tekan P : tidak ada nyeri tekan
P : tympani P : tympani
10 Tangan Bentuk tangan normal Bentuk tangan normal,
tidak ada lesi atau
bengkak
11 Kaki Bentuk kaki normal Bentuk kaki normal
FORMAT ANALISA DATA
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

Nama Mahasiswa : Yudha Arya Kusuma


Tanggal Analisa : 05 Mei 2018
No Tanggal Data Diagnosa Keperawatan
1. 05 Mei 2018 Ds: Ketidakefektifan
10.30 - Ny M mengatakan masih sering pemeliharaan kesehatan
mengkonsumsi garam. berhubungan dengan
- Ny M mengatakan bahwa dirinya tidak kurang pengetahuan
merasakan keluhan sehingga tidak mau tentang pengobatan
diet.

Do:
1. KU baik
2. TD :190/120 mmhg
3. Klien mengatakan tidak punya pedoma diet

2. 05 Mei 2018 Ds: Gangguan rasa nyaman


10.30 Ny M mengatakan merasa sakit kepala (nyeri) (nyeri) berhubungan
dan terkadang sakit dirasakan hilang timbul. dengan ketidak
mampuan keluarga
Do: merawat anggota
Keluarga Ny M tidak tahu resiko dari penyakit keluarga dengan
Hipertensi hipertensi
Keluarga mengatakan kalau kurang paham
tentang penyakit Ny M
TD : 190/120 mmHg
Klien tidak punya pedoman diet.

3. 05Mei 2018 Ds: Ketidakmampuan


10.30 - Ny M dan keluarga mengatakan jarang keluarga dalam
bersih-bersih rumah. memodifikasi
- Sampah sering di bakar di dekat rumah lingkungan rumah yang
sehat
Do:
- Tidak ada penampungan sampah
- Kondisi rumah kurang bersih
- Tampak debu dimana-mana

SCORING/PRIORITAS
DIAGNOSA KEPERAWATAN KELUARGA
Diagnosa Keperawatan 1 : Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan berhubungan dengan
kurang pengetahuan tentang pengobatan

No Kriteria Nilai Bobot Scoring Pembenaran


1 Sifat Masalah : 3 1 3/3x1=1 Keluarga Ny M mengatakan bahwa Ny
Aktual M tidak mau melakukan diit makanan
sesuai anjuran petugas kesehatan.
2 Kemungkinan 1 2 1/2x2=1 Pola hidup dari Ny M yang tidak benar.
Masalah dapat
dirubah :
Sedang
3 Potensial untuk 3 1 3/3x1= 1 Ny M tidak mau mengindahkan motivasi
dicegah : dari petugas kesehatan untuk merubah
Mudah pola hidupnya menjadi lebih baik
4 Menonjolnya 1 1 1/2x1=1/2 Ny M beranggapan bahwa selama dia
masalah : baik-baik saja dia dalam keadaan sehat.
masalah Padahal pemeriksaan tekanan darahnya
dirasakan tidak 190/120 mmhg.
perlu di tangani
segera
Total Skor 3½

Diagnosa Keperawatan 2 : Gangguan rasa nyaman (nyeri) berhubungan dengan ketidak


mampuan keluarga merawat anggota keluarga dengan hipertensi.
No Kriteria Nilai Bobot Scoring Pembenaran
1 Sifat Masalah : 2 1 2/3x1=2/3 Nyeri kepala yang dirasakan Ny M
Resiko tinggi karena peningkatan tekanan vaskuler
cerebral
2 Kemungkinan 1 2 1/2x2= 1 Dengan kontrol yang teratur dapat
Masalah dapat menurunkan tekanan darah
dirubah :
Sedang
3 Potensial untuk 2 1 2/3x1=2/3 Rasa nyeri pada Ny M dapat diobati dan
dicegah : dikurangi dengan cara berobat dan cek
Cukup secara teratur
4 Menonjolnya 1 1 1/2x1=1/2 Keluarga tidak menyadari Ny M
masalah : mempunyai masalah dampak dari
masalah hipertensi.
dirasakan tidak
perlu ditangani
Total Skor 2 3/2
TINDAKAN KEPERAWATAN DAN EVALUASI
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

Nama Mahasiswa : Yudha Arya Kusuma


Tindakan keperawatan : 05 Mei 2018
Diagnosa Tujuan Evaluasi
Intervensi
Keperawatan TUM TUK Kriteria Standart
Ketidakefektifan Pemeliharaa Keluarga mampu: Verbal Kognitif: 1. Lakukan koordinasi kepada tenaga
n kesehatan 1. Menjelaskan Setelah melakukan diskusi kesehatan penanggung jawab
pemeliharaan
keluarga tentang penyakit keluarga mampu wilayah
kesehatan dapat yang diderita menjelaskan: 2. Gali pengetahuan keluarga tentang
optimal (Hipertensi) 1. Pengertian Hipertensi. koping keluarga tentang Hipertensi
berhubungan
2. Menjelaskan 2. Upaya pencegahan dan 3. Diskusi bersama keluarga tentang
dengan kurang tentang penanganan Hipertensi Hipertensi
pencegahan dan 3. Diet makanan 4. Berikan pendidikan kesehatan
pengetahuan
penanganan Hipertensi. kepada keluarga tentang Hipertensi
tentang 5. Diskusikan alternatif untuk
Afektif: mengatasi masalah:
pengobatan
Memiliki persepsi yang a. Diet makanan Hipertensi
benar tentang: b. Olahraga teratur
1. Hipertensi
2. Diet makanan Hipertensi
3. Pencegahan dan
penanganan Hipertensi

Psikomotor:
Dapat mendemostrasikan
perilaku:
1. Menerapkan pengobatan
dan diet Hipertensi
2. Menerapkan olah raga
teratur
Perubahan perilaku:

Gangguan rasa Manajemen Keluarga mampu Verbal Kognitif: 1. Lakukan koordinasi:


nyaman (nyeri) kesehatan menjelaskan: Keluarga mampu: a. Tenaga kesehatan penanggung
berhubungan keluarga 1. Penti 1. Menjelaskan penyakit jawab wilayah.
dengan ketidak dapat ngnya kesehatan yang diderita lansia. 2. Lakukan pendidikan kesehatan tentang
mampuan optimal lansia 2. Merawat lansia Hipertensi.
keluarga merawat 2. Cara 3. Lakukan revitalisasi posyandu lansia
anggota keluarga merawat lansia Afektif: 4. Lakukan arahan untuk melakukan
dengan hipertensi. 3. Memi 3. Memiliki persepsi program secara continue terhadap
liki sikap positif positif tentang program posyandu lansia
tentang kesehatan pentingnya kesehatan
lannsia bagi lansia

Psikomotor:
Lansia berkunjung ke
posyandu

Perubahan perilaku:
Lansia berkunjung ke
posyandu
Ketidakmampuan Manajement Keluarga mampu Verbal Kognitif : 1.Lakukan koordinasi
keluarga dalam kesehatan menjelaskan: Keluarga mampu: a.Dengan perangkat dusun
memodifikasi lingkungan 1. Lingkungan sehat 1. Menjelaskan b.Dengan tenaga kesehatan
lingkungan rumah dapat dan bersih lingkungan sehat 2.Lakukan pendidikan kesehatan
yang sehat. tercapai 2. Mampu 2. Merawat lingkungan tentang lingkungan sehat
menyebutkan 3. Lakukan modifikasi perubahan
kriteria Afektif : lingkungan dengan tetangga atau
lingkungan bersih 3. Memiliki Persepsi petugas kesehatan
tentang lingkungan
sehat
Psikomotor:
Keluarga mampu untuk
memodifikasi rumah

Perubahan Perilaku:
Keluarga mampu menjaga
kondisi rumah yang bersih.
Diagnosa Keperawatan 3 : Ketidakmampuan keluarga dalam memodifikasi lingkungan rumah
yang sehat.

No Kriteria Nilai Bobot Scoring Pembenaran


1 Sifat Masalah : 2 1 2/3x1=2/3 Ketidakbersihan rumah karena kurang
Resiko tinggi kesadaran dari pihak Ny M dan keluarga
2 Kemungkinan 1 2 1/2x2= 1 Dengan arahan yang benar dapat
Masalah dapat meningkatkan kesadaran akan
dirubah : kebersihan
Sedang
3 Potensial untuk 2 1 2/3x1=2/3 Kebersihan dapat dicapai jika ada
dicegah : kesadaran dan sering di lakukan setiap
Cukup hari
4 Menonjolnya 1 1 1/2x1=1/2 Keluarga tidak menyadari bahwa
masalah : kebersihan lingkungan penting untuk
masalah kesehatan
dirasakan tidak
perlu ditangani
Total Skor 2 3/2

Diagnosa keperawatan sesuai prioritas :


Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan berhubungan dengan kurang pengetahuan tentang
pengobatan.
CATATAN TINDAKAN KEPERAWATAN DAN EVALUASI
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

Diagnosa
NO Implementasi Evaluasi
Keperawatan
1 Ketidakefektifan Pendidikan untuk pasien Kognitif : pasien mengetahui
1. Memberikan penjelasan tentang penyakitnya
pemeliharaan
tentang penyakit yang Afektif : pasien mengabaikan
kesehatan diderita penyakit yang dirasakan
2. Mengajarkan kepada pasien Psikomotor : pasien telah
berhubungan dengan
cara melakukan pencegahan melakukan pengobatan.
kurang pengetahuan dan penanganan penyakit pasien melakukan diet untuk
Hipertensi dengan cara penyakit hipertensi
tentang pengobatan
melakukan diet makanan.

2 Gangguan rasa
Memberikan penyuluhan Kognitif : keluarga mengerti
nyaman (nyeri)
kepada keluarga ttg penyakit tentang penyakit yang diderita
berhubungan dengan Hipertensi oleh Ny M
ketidak mampuan1. Apa itu Hiperensi Afektif : keluarga selalu
keluarga 2. Apa penyebab Hipertensi
merawat memotivasi Ny M untuk
anggota 3. Bagaimana pencegahan dan melakukan diet sehat.
keluarga
dengan hipertensi. penanganan Hipertensi Psikomotor : keluarga sudah
memberikan dukungan dan
motivasi kepada Ny M untuk
melakukan penanganan yang
benar tentang penyakitnya.
3 Ketidakmampuan 1. Lakukan pendidikan Kognitif : Keluarga mengerti
keluarga dalam kesehatan tentang tentang lingkungan sehat.
memodifikasi lingkungan sehat Afektif : Keluarga selalu
lingkungan rumah 2. Lakukan modifikasi mengingatkan antara keluarga
yang sehat. perubahan lingkungan untuk melakukan kebersihan
dengan tetangga atau petugas lingkungan.
kesehatan
CATATAN TINDAKAN KEPERAWATAN DAN EVALUASI
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

No Diagnosa Implementasi Evaluasi


Keperawatan
1. Ketidakefektifan 1.Melakukan koordinasi S:
kepada tenaga Kognitif:
pemeliharaan Ny M mampu untuk menjelaskan:
kesehatan penanggung
kesehatan jawab wilayah - Pengertian Hipertensi.
2.Menggali pengetahuan- - Upaya pencegahan dan penanganan
berhubungan Hipertensi
keluarga tentang koping
dengan kurang keluarga tentang- - Diet makanan Hipertensi.
Hipertensi -
pengetahuan Afektif:
3.Berdiskusi bersama
tentang keluarga tentang Memiliki persepsi yang benar tentang:
Hipertensi Hipertensi
pengobatan Diet makanan Hipertensi
4.Memberikan
pendidikan kesehatan Pencegahan dan penanganan
kepada keluarga Hipertensi
tentang Hipertensi
5.Mendiskusikan O:
alternatif untuk Psikomotor:
mengatasi masalah: Dapat mendemostrasikan perilaku:
A. Diet makanan 1. Menerapkan pengobatan dan diet
Hipertensi Hipertensi
B. Olahraga teratur 2. Menerapkan olah raga teratur

Perubahan perilaku:
Ny M mampu melakukan diet makanan
dan pola hidup akan dirubah.

A : Tujuan tercapai
P : Lanjutkan Intervensi di rumah.
- Anjurkan Ny M untuk mengurangi
konsumsi garam dan kopi berlebih
- - Anjurkan Ny M untuk lebih sering
beristirahat
CATATAN TINDAKAN KEPERAWATAN DAN EVALUASI
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

No. Diagnosa Implementasi Evaluasi


Keperawatan
2. Gangguan rasa 1. Melakukan koordinasi: S:
a. Tenaga kesehatan Kognitif:
nyaman (nyeri) Keluarga mampu:
penanggung jawab
berhubungan wilayah. 1. - Menjelaskan penyakit yang diderita
2. Melakukan pendidikan lansia.
dengan ketidak 2. - Merawat lansia
kesehatan tentang
mampuan Hipertensi.
3. Melakukan revitalisasi Afektif:
keluarga 3. Memiliki persepsi positif tentang
posyandu lansia
merawat anggota 4. Melakukan arahan pentingnya kesehatan bagi lansia
keluarga dengan untuk melakukan
hipertensi. program secara O :
Psikomotor:
continue terhadap Lansia berkunjung ke posyandu
program posyandu
Perubahan perilaku:
lansia Lansia berkunjung ke posyandu

A: Masalah teratasi.
P: Lanjutkan intervensi di rumah.
- Anjurkan keluarga untuk memantau Ny M
dalam hal mengkonsumsi garam dan pola
istrirahat
- - Anjurkan keluarga sering mengontrol
kesehatan Ny M khususnya tekanan darah
tinggi nya ke PKM/ Posbindu
CATATAN TINDAKAN KEPERAWATAN DAN EVALUASI
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

No. Diagnosa Keperawatan Implementasi Evaluasi


3. Ketidakmampuan 1. Melakukan koordinasi S:
keluarga dalam a. Dengan perangkat Kognitif :
memodifikasi dusun Keluarga mampu:
lingkungan rumah b. Dengan tenaga 1. 1.Menjelaskan lingkungan sehat
yang sehat. kesehatan 2. 2.Belum sepenuhnya merawat
2. Melakukan pendidikan lingkungan
kesehatan tentang
lingkungan sehat Afektif :
3. Melakukan modifikasi Memiliki Persepsi tentang
perubahan lingkungan lingkungan sehat
dengan tetangga atau
petugas kesehatan O:
Psikomotor:
Keluarga belum mampu untuk
memodifikasi rumah

Perubahan Perilaku:
Keluarga mampu menjaga
kondisi rumah yang bersih.
A: Masalah teratasi sebagian
P: Lanjutkan intervensi
- - Anjurkan keluarag memodifikasi
lingkungan sekitar
- Anjurkan keluarga untuk sering
membersihkan halaman
EVALUASI SUMATIF
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

Nama Mahasiswa : Yudha Arya Kusuma


Tanggal :
Diagnosa Keperawatan : Ketidakefektifan pemeliharaan kesehatan berhubungan dengan
kurang pengetahuan tentang pengobatan

No. Pertanyaan Ya Tidak Keterangan


1. 1. 1. Apakah Ny M mengerti √
tentang Hipertensi?

2. 2. Apakah Ny M tau upaya
pencegahan dan penanganan
Hipertensi?

3. 3. Apakah Ny M mengerti
tentang diet makanan
Hipertensi.
1. 4.Apakah Ny M dapat √
menerapkan diet Hipertensi?
2. 5. Apakah Ny M dapat √ Yang Ny M bisa lakukan
menerapkan olah raga hanya kegiatan harian
teratur? drumah.
EVALUASI SUMATIF
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

Nama Mahasiswa : Yudha Arya Kusuma


Tanggal : 14.05.2018
Diagnosa Keperawatan : Gangguan rasa nyaman (nyeri) berhubungan dengan ketidak
mampuan keluarga merawat anggota keluarga dengan
hipertensi.

No. Pertanyaan Ya Tidak Keterangan


2 1.Menjelaskan penyakit yang √
diderita lansia.

2.Merawat lansia
1. 3.Memiliki persepsi positif √
tentang pentingnya kesehatan
bagi lansia.
4.Lansia berkunjung ke √ Karena belum ada
posyandu ketertarikan untuk ikut
EVALUASI SUMATIF
ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

Nama Mahasiswa :
Tanggal :
Diagnosa Keperawatan : Ketidakmampuan keluarga dalam memodifikasi lingkungan
rumah yang sehat.

No. Pertanyaan Ya Tidak Keterangan


3. 1. 1.Menjelaskan lingkungan √
sehat

2. 2.Merawat lingkungan
3. 3.Memiliki Persepsi tentang √
lingkungan sehat
4. 4.Keluarga mampu untuk
memodifikasi rumah √ Karena belum adanya waktu
5.Keluarga mampu menjaga

kondisi rumah yang bersih.