Anda di halaman 1dari 6

SATUAN ACARA PENYULUHAN

“Batu Saluran Kemih (BSK)”


(Di Ruang 17 RSUD dr. Saiful Anwar Malang)

DISUSUN OLEH :
1. POLTEKKES MALANG
2. STIKES UNMU JEMBER
3. STIKES MAHARANI
4. STIKES KENDEDES

PROGRAM STUDI KEPERAWATAN


MALANG
2018
SATUAN ACARA PENYULUHAN

Pokok Bahasan : Batu Saluran Kemih (BSK)


Sasaran : Keluarga Pasien Ruang 17
Tempat : Ruang tunggu rawat inap ruang 17, RS dr. Saiful Anwar
Waktu : 1 x 15 Menit
Hari / Tanggal : Jumat, 21 September 2018

A. Latar Belakang
Batu saluran kemih adalah penyakit dimana didapatkan batu di dalam saluran kemih.
Batu tersebut dibentuk dalam pelvik ginjal, menetap dan menjadi lebih besar atau
bergerak turun sepanjang ureter ke dalam kandung kemih atau dapat terbentuk di dalam
kandung kemih itu sendiri. Selain itu, batu dapat juga dibentuk dalam uretra. Urolitiasis
adalah adanya batu atau kalkulus dalam system urinarius. Batu tersebut dibentuk oleh
kristalisasi larutan urine (kalsium oksalat, asam urat, kalsium fosfat, struvit dan sistin
(Nettina, 2002).

B. Tujuan
1. Tujuan Umum
Setelah dilakukan tindakan pendidikan kesehatan selama 1 x 15 menit diharapkan
klien dan/atau keluarga dapat memahami mengenai batu saluran kemih (BSK).
2. Tujuan Khusus
Setelah dilakukan tindakan pendidikan kesehatan diharapkan klien dan/atau
keluarga :
1. Mengetahui pengertian batu saluran kemih
2. Mengetahu penyebab batu saluran kemih
3. Mengetahui jenis-jenis batu saluran kemih
4. Mengetahui tanda dan gejala batu saluran kemih
5. Mengetahui penanganan batu saluran kemih
6. mengetahui makanan yang harus di kurangi
7. Mengetahui pencegahan kekambuhan batu saluran kencing
C. Materi : (terlampir)
D. Metoda : Ceramah dan tanya jawab
E. Media : - Persentation Media (Leaflet)
- LCD
- Laptop
F. Strategi Pelaksanaan

NO WAKTU KEGIATAN PENYULUH KLIEN

1. 2 Menit Pembukaan 1. Mengucapkan salam Menjawab salam


2. Memperkenalkan diri Menerima dengan baik
3. Menjelaskan tujuan Menyimak dengan baik

2. 8 Menit Kegiatan Inti 1. Menjelaskan materi Menyimak dengan baik


tentang Batu Saluran
Kemih (BSK). Mengajukan beberapa
2. Memberikan kesempatan pertanyaan
untuk bertanya
3. Menjawab pertanyaan Menyimak dengan baik
yang diajukan

3. 5 Menit Penutup 1. Mengulang kembali Mampu menjawab


materi yang disampaikan pertanyaan yang
dengan mengajukan diajukan
pertanyaan
2. Mengucapkan salam Menjawab salam

G. Evaluasi: Lisan dengan mengajukan beberapa pertanyaan


1. Sebutkan kembali pengertian batu saluran kemih ?
2. Sebutkan kembali penyebab batu saluran kemih ?
3. Sebutkan kembali jenis-jenis batu saluran kemih ?
4. Sebutkan kembali tanda dan gejala batu saluran kemih ?
5. Sebutkan kembali penanganan batu saluran kemih ?
6. Sebutkan kembali makanan yang harus di kurang ?
7. Sebutkan kembali pencegahan kekambuhan batu saluran kencing ?

Lampiran Materi Penyuluhan

MATERI PENYULUHAN
1. PENGERTIAN
Batu Saluran Kemih (BSK) adalah terbentuknya batu di saluran kencing, yaitu di
ginjal, ureter (saluran penghubung ginjal dengan kandung kemih), atau dikandung
kemih. (Sjamsuhidrajat, 2004).

2. FAKTOR PENYEBAB

1. Konsumsi makanan atau minuman yang dapat menyebabkan pengendapan di


saluran kencing.
2. Kurang minum, terutama air putih.
3. Kurangnya zat dalam tubuh yang berfungsi untuk mencegah pembentukan
batu.
(Sjamsuhidrajat, 2004).

3. JENIS-JENIS BATU SALURAN KEMIH


1. Batu kalsium / zat kapur.
2. Batu yang disebabkan oleh adanya penyakit di saluran pencernaan.
3. Batu asam urat.
(Sjamsuhidrajat, 2004).

4. TANDA DAN GEJALA BATU SALURAN KEMIH


1. Nyeri/sakit pada perut bagian bawah.
2. Air seni mengandung darah (berwarna merah)
3. Mual dan muntah
4. Diare dan rasa tidak enak di perut.
5. Merasa ingin kencing tetapi hanya sedikit air seni yang keluar atau bahkan
tidak keluar sama sekali.
6. Ada batu yang keluar bersama air seni.
7. Terjadi infeksi saluran kencing (diandai dengan panas tinggi dan rasa sakit di
perut bagian bawah).
(Smeltzer, 2001)
5. PENANGANAN BATU SALURAN KEMIH

1. Pemberian obat pengurang nyeri.

2. Operasi pemecahan dan pengeluaran batu.

3. Menghindari makanan dan minuman yang bisa menyebabkan terbentuknya


batu.

(Sjamsuhidrajat, 2004).

6. MAKANAN/MINUMAN YANG PERLU DIKURANGI

1. Makanan/minuman yang mengandung susu


2. Jeroan.
3. Beberapa jenis sayuran: lobak, bayam, buncis kering, kedelai, dan seledri.
4. Beberapa jenis buah: stroberi, kismis, dan anggur.
5. Makanan yang terbuat dari gandum dan beras merah.
6. Beberapa jenis minuman: teh, coklat, minuman bersoda, bir.
7. Kacang tanah.
(Sjamsuhidrajat, 2004).

7. AGAR BATU TIDAK KAMBUH LAGI

1. Patuhi pantangan makanan.


2. Minum air putih 3-4 liter (12-16 gelas) per hari.
3. Cukup minum pada sore hari.
4. Kurangi kegiatan yang menyebabkan keringat keluar terlalu banyak.
5. Hindari perubahan suhu yang mendadak.
6. Segera cari bantuan tenaga kesehatan jika ada tanda infeksi.
(Sjamsuhidrajat, 2004).
DAFTAR PUSTAKA

Smeltzer, S. 2001. Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Brunner Suddarth. Volume 2
Edisi 8. EGC : Jakarta.

Nettina, 2002. Pedoman Praktek Keperawatan. EGC : Jakarta

Sjamsuhidrajat R, IW. 2004. Buku Ajar Ilmu Bedah. Edisi Ke-2. EGC : Jakarta.