Anda di halaman 1dari 1

II.1.

2 Faktor yang mempengaruhi Tekanan panas


Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi tekanan panas pada tempat kerja
adalah panas dari iklim lingkungan kerja berupa suhu udara, kelembaban, dan beban
kerja
1. Suhu Udara
Suhu udara merupakan kombinasi dari suhu kering, suhu basah alami, dan suhu
bola (radiasi). Suhu kering adalah hasil pengukuran suhu udara secara
langsung. Suhu basah alami adalah suhu uap air pada suhu yang sama, diukur
dengan termometer basah alami, dan suhu basah alami lebih rendah daripada
suhu kering (BSN, 2004). Suhu udara panas ditempat kerja biasanya berkaitan
dengan proses produksi, tempat kerja yang langsung terkena sinar matahari dan
tempat kerja dengan ventilasi yang kurang memadai (Susanto, 2015).
2. Kelembaban Relatif
Kelembaban udara merupakan jumlah uap air dalam udara. Kelembaban
menjadi faktor penting karena keringat tidak dapat menguap dengan baik pada
kelembaban udara yang tinggi, sedangkan penguapan keringat dari kulit
merupakan salah satu cara tubuh membuang panas dari dalam tubuh (OSHA,
2014).
3. Beban Kerja
Beban kerja merupakan beban yang dialami pekerja akibat dari aktivitas fisik
pekerjaan yang dilakukan saat bekerja (BSN, 2009). Beban kerja
mempengaruhi energi yang dikeluarkan untuk melakukan aktivitas kerja,
sehingga mempengaruhi panas yang dihasilkan oleh tubuh.