Anda di halaman 1dari 26

PERAN POKMASWAS DALAM MENDUKUNG

PENGAWASAN SUMBER DAYA KELAUTAN DAN


PERIKANAN

Oleh :
Ir. Tyas Budiman, MM
DIREKTUR PENGAWASAN PENGELOLAAN SUMBER DAYA PERIKANAN

DISAMPAIKAN PADA KEGIATAN PEMBINAAN POKMASWAS


DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA, 8 Maret 2016
Amanat Pemanfaatan Sumber Daya Alam
(Pasal 33 (3) UUD RI 1945)

Sumberdaya alam yang terkandung dalam bumi dan air agar


dimanfaatkan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat

2
DASAR HUKUM
• Pasal 67 UU nomor 31/2004 tentang Perikanan "Masyarakat
dapat diikutsertakan dalam pengawasan perikanan"
• Keputusan Menteri KP nomor KEP.58/MEN/2001 tentang Tata
cara Pelaksanaan Siswasmas dalam Pengelolaan dan
Pemanfaatan SDKP
• Keputusan Direktur Jenderal PSDKP Nomor: 25A/
KEP.DJPSDKP/2015 tentang Petunjuk Teknis Penilaian dan
Pemberian Penghargaan Kepada Pengawas Perikanan
Teladan, Polisi Khusus Teladan, Kapal Pengawas Berprestasi,
PPNS Teladan dan Kelompok Masyarakat Pengawas
Teladan di Lingkungan Ditjen PSDKP
Pentingnya Pengawasan Sumberdaya
Kelautan dan Perikanan

•• Indonesia
Indonesia memiliki
memiliki potensi
potensi laut
laut yang
yang kaya;
kaya;
•• Pemanfaatan
Pemanfaatan sumber
sumber daya daya kelautan
kelautan dan
dan perikanan
perikanan disatu
disatu sisi
sisi
mendatangkan
mendatangkan keuntungan
keuntungan ekonomi,ekonomi, tapi
tapi disisi
disisi lain
lain
menimbulkan
menimbulkan kerusakan
kerusakan lingkungan;
lingkungan;
•• Pengawasan
Pengawasan dilakukan
dilakukan sebagai
sebagai upaya
upaya dan
dan langkah
langkah untuk
untuk
mencegah
mencegah tindakan
tindakan illegal
illegal dan
dan perusakan,
perusakan, sehingga
sehingga sumber
sumber
daya
daya kelautan
kelautan dapat
dapat lestari
lestari
•• Kelestarian
Kelestarian sumber
sumber daya daya kelautan
kelautan berarti
berarti juga
juga lestarinya
lestarinya
potensi
potensi sumber
sumber daya daya perikanan
perikanan sehingga
sehingga SDI SDI dapat
dapat
dimanfaatkan
dimanfaatkan secara
secara berkelanjutan
berkelanjutan untuk
untuk masa
masa sekarang
sekarang dan
dan
akan
akan datang.
datang.
ANCAMAN DAN TANTANGAN
PENGELOLAAN SUMBER DAYA KELAUTAN
DAN PERIKANAN

• ILLEGAL FISHING
• KEGIATAN YANG MERUSAK
SUMBER DAYA KELAUTAN DAN
PERIKANAN (DESTRUCTIVE
FISHING)
KEBIJAKAN
KEBIJAKAN PENGAWASAN
PENGAWASAN
SUMBER
SUMBER DAYA
DAYA KELAUTAN
KELAUTAN DAN
DAN PERIKANAN
PERIKANAN
1 Operasi
Meningkatkan kualitas Pengawasan
pengawasan secara
sistematis dan • Kapal Pengawas
terintegrasi agar • VMS
pengelolaan SDKP • UPT / Satker PSDKP
berlangsung secara tertib.
VISI
Pengelolaan SDKP tertib
dan bertanggung jawab 2 Penegakan Hukum

Meningkatkan apresiasi
dan partisipasi
SISWASMAS/
masyarakat dalam POKMASWAS
pengawasan SDKP.
PENGAWASAN SUMBER DAYA KELAUTAN DAN PERIKANAN BERBASIS MASYARAKAT

SISTEM PENGAWASAN DENGAN PENDEKATAN MASYARAKAT LEBIH COCOK DITERAPKAN


DI INDONESIA

MASYARAKAT LEBIH MENGETAHUI KONDISI LAPANGAN


DAPAT MELAKUKAN PENGAWASAN SECARA TERUS-MENERUS

INTI SISWASMAS
PENGAWASAN DENGAN MELIBATKAN
PERAN SERTA AKTIF MASYARAKAT

SISTEM MCS
(MONITORING, CONTROL, SURVEILLANCE)
TUGAS PENGAWAS PERIKANAN

Mengawasi tertib pelaksanaan KETENTUAN


peraturan perundang-undangan di bidang
perikanan.
(Pasal 66 Ayat (2) UU 45 tahun 2009)
OBYEK PENGAWASAN

Pasal 66 ayat (3) UU No. 45 th 2009

a. kegiatan penangkapan ikan;


b. pembudidayaan ikan, pembenihan;
c. pengolahan, distribusi keluar masuk ikan;
d. mutu hasil perikanan;
e. distribusi keluar masuk obat ikan;
f. konservasi;
g. pencemaran akibat perbuatan manusia;
h. plasma nutfah;
i. penelitian dan pengembangan perikanan; dan
j. ikan hasil rekayasa genetika
TUJUAN PENGAWASAN

Terciptanya tertib pelaksanaan ketentuan


peraturan perundang-undangan dibidang
perikanan.
Wujud tertib pelaksanaan ketentuan peraturan
perundang- undangan merupakan sasaran
strategis pengawasan yaitu meningkatnya usaha
perikanan yang sesuai ketentuan atau
meningkatnya ketaatan pelaku usaha perikanan
terhadap peraturan perundang – undangan
dibidang perikanan
Peran Serta Masyarakat
Perorangan Kelompok

11
Kegiatan Pokmaswas dalam membantu
pengawasan

1. Mengamati/
Memantau

2. Mendengar

12
Lanjutan - 3. MELAPORKAN

13
Subtansi Laporan Pelanggaran
• Lokasi pelanggaran (koordinat, tempat)
• Waktu kejadian
• Bentuk pelanggaran
• Identitas yang melakukan pelanggaran
• Saksi yang melihat pelanggaran
• Kronologis pelanggaran
KEWENANGAN POKMASWAS

• MENANGKAP PELAKU TINDAK PIDANA PERIKANAN YG


TERTANGKAP TANGAN SELANJUTNYA MENYERAHKAN
KEPADA PENGAWAS PERIKANAN ATAU APARAT
PENEGAK HUKUM SETEMPAT

• MENGUSULKAN KEPADA PEMBERI IZIN UNTUK


MENGENAKAN SANKSI KEPADA PELAKU
PELANGGARAN TINDAK PIDANA PERIKANAN

• MENGADAKAN KOORDINASI KEPADA PENGAWAS


PERIKANAN, APARAT PENEGAK HUKUM ATAU KEPADA
INSTANSI YANG BERTANGGUNG JAWAB DIBIDANG
PERIKANAN
 BAGIAN DARI SISTEM PENGAWASAN SECARA KESELURUHAN

 KEPANJANGAN TANGAN & MITRA PENGAWAS PERIKANAN

 PEMANTAU PELAKSANAAN PERATURAN PERUNDANGAN DI


BIDANG PERIKANAN DI LAPANGAN

 SUMBER INFORMASI DINI TERJADINYA PELANGGARAN/TINDAK


PIDANA PERIKANAN
 SEBAGAI CONTOH & PELOPOR PELAKSANAAN TERTIB USAHA
BAGI MASYARAKAT SEKITARNYA

 BUKAN SEBAGAI HAKIM BAGI PELAKU TINDAK PELANGGARAN/


PIDANA DGN MENETAPKAN HUKUMAN

 BUKAN SEBAGAI AGEN PEMERINTAH


 SEBAGAI IBADAH KEPADA SESAMA UMAT DAN MENJALANKAN
AMANAT
POKMASWAS TIDAK BOLEH

 MENGHAKIMI PELAKU TINDAK PELANGGARAN/PIDANA

 BERTINDAK SEBAGAI APARAT PENEGAK HUKUM

 MENERAPKAN ATURAN YANG TIDAK ADA DASAR HUKUMNYA


 MEMANFAATKAN PERAN SEBAGAI POKMASWAS UNTUK
KEPENTINGAN PRIBADI ATAU KELOMPOKNYA

 MEMBIARKAN TERJADINYA TINDAK PIDANA TERJADI DI


SEKITARNYA
Pemberdayaan Pokmaswas

1. Membantu pengawas perikanan untuk


menyadarkan masyarakat tentang pentingnya
pelestarian sumber daya perikanan dan
mematuhi peraturan dibidang perikanan
2. Penyelenggaraan bimbingan teknis pengawasan
dan sosialisasi
3. Melengkapi sarana pengawasan (HT, HP SMS
gateway, kamera, teropong, kartu pokmaswas,
dll)
4. Menyelenggarakan evaluasi pokmaswas
• Mengembangkan alternatif mata pencarian pada
18
desa pokmaswas
1. Menyadarkan masyarakat pentingnya pelestarian
sumberdaya ikan serta mematuhi aturan di bidang
perikanan

dapat menyebabkan pecahnya gendang


telinga, kerusakan pada saluran sinusitis,
decompression sickness (disebut penduduk
lokal dengan kram) dan dapat pula berujung
kematian

19
2. Bimbingan Teknis Pengawasan Dan Sosialisasi

20
3. Melengkapi Sarana Pengawasan

21
4. EVALUASI POKMASWAS

22
5. Mengembangkan Alternatif Mata Pencaharian
pada Desa POKMASWAS
• Transplatasi Karang : adanya transplatasi
karang dapat menjadi kawasan wisata baru
Lanjutan …
• Rumpon
Lanjutan …..

• Budidaya Rumput Laut


TERIMA KASIH