Anda di halaman 1dari 2

KOMPONEN ANALISIS BISNIS

Analisis Lingkungan Bisnis Dan Strategi


Analisis lingkungan bisnis dan strategi terdiri atas bagian analisis industri dan analisis
strategi. Analisis industri biasanya merupakan langkah pertama, mengingat prospek dan
struktur industri sangat menentukan profitabilitas perusahaan.
Analisis industri (industry analysis) sering kali dikerjakan dengan menggunakan
kerangka yang diajukan oleh Porter (1980, 1985) atau analisis rantai nilai (value chain
analysis).
Analisis strategi (strategy analysis) merupakan evaluasi atas keputusan bisnis perusahaan
dan keberhasilan perusahaan membangun keunggulan kompetitifnya.
Analisis lingkungan bisnis dan strategi memerlukan pengetahuan tentang kekuatan
ekonomi dan industry. Analisis ini juga memerlukan pengetahuan tentang manajemen
strategi, kebijakan bisnis, produksi, manajemen logistic, pemasaran, dan ekonomi
manajerial

Analisis Akuntansi
Analisis akuntansi (accounting analysis) merupakan proses evaluasi sejauh mana
akuntansi perusahaan mencerminkan realitas ekonomi. Keterbatasan akuntansi ini
mempengaruhi kegunaan laporan keuangan dan menimbulkan setidaknya dua masalah
dalam analisis.
• Pertama, ketidakseragaman akuntansi menyebabkan masalah perbandingan
(comparability problem). Masalah ini muncul jika perusahaan yang berbeda menerapkan
akuntansi yang berbeda untuk transaksi atau peristiwa yang sama. Masalah ini juga
muncul jika perusahaan mengubah akuntansinya, yang berakibat pada timbulnya
kesulitan perbanding sementara.
• Kedua, pilihan dan ketidaktepatan dalam akuntansi dapat mendistrosi informasi laporan
keuangan. Distorsi akuntansi (accounting distortion) merupakan penyimpangan informasi
akuntansi dari ekonomi yang mendasarinya.
Distorsi ini muncul dalam setidaknya tiga bentuk.
1. Estimasi manajemen dapat salah satu tidak lengkap. Kesalahan estimasi ini merupakan
sebab utama distorsi akuntansi.
2. Manajer dapat menggunakan pilihan dalam akuntansi untuk manipulasi atau
mempercantik laporan keuangan (window-dressing). Manajemen laba ini dapat
menyebabkan distorsi akuntansi.
3. Standar akuntansi dapat menyebabkan distorsi akuntansi karena gagal menangkap
realitas ekonomi.
Tiga jenis distorsi akuntansi ini menciptakan risiko akuntansi laporan keuangan. Risiko
akuntansi (accounting risk) merupakan ketidakpastian dalam analisis laporan keuangan
karena distorsi akuntansi.
Sasaran utama analisis akuntansi adalah mengevaluasi dan mengurangi resiko akuntansi
serta meningkatkan muatan ekonomis laporan keuangan.
Analisis akuntansi meliputi evaluasi kualitas laba perusahaan atau secara lebih luas,
kualitas akuntansinya. Analisis akuntansi juga mencakup evaluasi atas daya tahan laba
(earning persistence), yang kadang kala disebut sustainable earning power.
Analisis Keuangan
Analasis keuangan merupakan penggunaan laporan keuanganan untuk menganalisis
posisis dan kinerja keuangan perusahaan dan untuk menilai kinerja keuangan di masa
depan.
Analisis keuangan terdiri dari 3 bagian besar,yaitu:
1. Analisis Profitabilitas
merupakan evaluasi atastingkat pengemvalian investasi perusahaan. Analisis ini berfokus
pada sumber daya perusahaan dan tingkat profitabilitasnya. Dan melibatkan identifikasi
dan pengukuran dampak berbagai pemicu profitabilitas.
2. Analisis Resiko
merupakan evaluasi kemampuan perusahaan untuk memenuhi komitmennya dengan
variasi laba. Analisis resiko penting untuk analisis ekuitas, baik untuk mengevaluasi
keandalan dabn daya tahan kinerja perusahaan untuk mengestimasi biaya modal
perusahaan.
3. Analisis Sumber dan Pengunaan Dana
merupakan evaluasi bagaimana perusahaan memperoleh dan menggunakan dananya.
Analisis ini memberikan pandangan tentang implikasi pendanaan perusahaan dimasa
depan.

Analisis Prospektif
Merupakan peramalana hasil dimasa depan-biasanyan laba,arus kas, atau keduanya.
Output analisis prospektif adalah hasil yang diharapkan dimasa depan yanngn digunakan
untuk mengestimasi nilai peru