Anda di halaman 1dari 10

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Nama Sekolah : SMK Bhakti Praja Margasari


Mata Pelajaran : Dasar Desain Grafis
Kelas/Semester :X/I
Materi Pokok :
Tahun Pelajaran : 2017/2018
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit ( 2 jampel )
Pertemuan ke :
Komp. Keahlian : Multimedia

A. Kompetensi Inti
KI.1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
KI.2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
(gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsive dan proaktif dan
menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan social dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
KI.3. Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi tentang pengetahuan
faktual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang dan
lingkup kerja Dasar Desain Grafis pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks,
berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam
konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia
kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional.
KI.4. Melaksanakan tugas spesifik, dengan menggunakan alat, informasi, dan prosedur
kerja yang lazim dilakukan serta menyelesaikan masalah sederhana sesuai dengan
bidang dan lingkup kerja Dasar Desain Grafis.

B. Kompetensi Dasar
3.1 Mendiskusikan unsur-unsur tata letak berupa garis, ilustrasi, tipografi, warna, gelap-
terang, tekstur, dan ruang
4.1 Menempatkan unsur-unsur tata letak berupa garis, ilustrasi, tipografi, warna, gelap-
terang, tekstur, dan ruang

C. Indikator Pencapaian Kompetensi


3.1.1 Menjelaskan unsur-unsur tata letak garis.
3.1.2 Menguraikan unsur-unsur warna
3.1.3 Mendeskripsikan tekstur dan ruang.
4.1.1 Menetapkan tata letak unsur-unsur garis.
4.1.2 Menetapkan tata letak unsur-unsur warna
4.1.3 Menetapkan tata letak unsur-unsur ruang

D. Tujuan Pembelajaran
1. Peserta didik dapat memahami unsur-unsur tata letak berupa garis, ilustrasi, tipografi,
warna, gelap-terang, tekstur, dan ruang
2. Peserta didik dapat menjelaskan unsur-unsur tata letak berupa garis, ilustrasi, tipografi,
warna, gelap-terang, tekstur, dan ruang
3. Peserta didik dapat membuat tata letak berupa garis, ilustrasi, tipografi, warna, gelap-
terang, tekstur, dan ruang

E. Materi Pembelajaran (materi ditulis, tidak dilampirkan per pertemuan /


ringkasannya)
Unsur-unsur tata letak garis

F. Pendekatan, Model dan Metode Pembelajaran


1. Pendekatan pembelajaran : Saintific
2. Model pembelajaran : discovery learning
3. Metode pembelajaran :
a) Ceramah
b) Diskusi
c) Praktik
d) Penugasan

G. Media Pembelajaran
1. Alat :-
2. Bahan :-

H. Sumber Belajar :
jika bersumber pada buku ditulis sesuai pedoman penulisan daftar pustaka
jika dari internet ditulis alamat urlnya

I. Langkah-langkah Pembelajaran
Pertemuan 1
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
Pendahuluan  Guru mempersiapkan kelas agar lebih kondusif dan 10 menit
(Do’a, Salam, menyenangkan untuk proses belajar-mengajar; kerapian
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
Presensi, dan kebersihan ruang kelas, presensi (kehadiran, agenda
Pengkondisian kegiatan), menyiapkan media dan alat serta buku yang
kelas, diperlukan.
menyampaikan  Guru melakukan apersepsi dengan memberikan
tujuan belajar, beberapa pertanyaan tugas yang sebelumnya
menyampaikan  Guru menyampaikan kompetensi yang akan dicapai dan
teknik manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.
penilaian)  Guru menyampaikan garis besar cakupan materi dan
kegiatan yang akan dilakukan.
 Guru menyampaikan lingkup dan teknik penilaian yang
akan digunakan
Inti Mengamati 110 menit
 Guru menjelaskan tujuan dan proses pembelajaran
 Menjelaskan pada siswa unsur dasar garis dalam
bentuk media gambar/slide.

Menanya
 Guru memotivasi peserta didik untuk menanyakan
berkaitan dengan garis

Mengumpulkan informasi
 Mengidentifikasi masing-masing unsur-unsur dasar
garis berdasarkan kegunaanya menurut pendapat siswa

Mengasosiasi
 Menganalisis data hasil identifikasi tentang unsur dasar
garis
 Membuat kesimpulan

Mengkomunikasikan
 Meminta komentar siswa tentang pengetahuanya dari
gambar unsur-unsur dasar garis
Penutup  Guru meminta siswa untuk mengumpulkan hasil tes 15 menit
(Doa dan tertulis
salam)  Siswa dapat mengumpulkan hasil tes tertulis
Doa : jika jam  Membuat kesimpulan akhir materi pembelajaran
terakhir tentang unsur-unsur dasar garis
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
 Guru menyampaikan rencana pembelajaran pada
pertemuan berikutnya.
 Meminta ketua kelas untuk berdoa selesai pelajaran
 Menutup proses pembelajaran

J. Penilaian Hasil Belajar


1. Teknik Penilaian
Tes : tertulis atau lisan (kisi-kisi, soal, kunci, rubrik penilaian dilampirkan)
Non tes (penugasan)
2. Instrumen Penilaian
Terlampir
3. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan
Pembelajaran remedial dilakukan segera setelah kegiatan penilaian

Margasari, Juli 2018


Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran,

Riyanto, S,Kom Surahman, S.Kom

Lampiran 1 : Materi Pembelajaran


GARIS
Garis merupakan rangkaian yang tersusun dari titik-titik yang mnyambung dengan kerapatan
tertentu. Garis memiiki sifat memanjang dan memiliki arah tertentu. Walaupun memiliki
unsur ketebalan, namun sifat yang paling menonjol adalah dimensi panjangnya, sehingga
sering disebut sebagai unsur satu dimeni. Garis juga bisa dimaknai sebagai batas limit dari
suatu bidang dan warna. Terbentuknya garis merupakan gerakan dari suatu titik yang
membekaskan jejaknya sehingga terbentuk suatu goresan. Untuk menimbulkan bekas, biasa
mempergunakan pensil, pena, kuas bahkan dengan gerakan tangan kosong pun bisa dimaknai
sebagai garis. Dari terbentuknya garis sangat bervariasi, ada garis lurus yang bersifat formal,
garis lengkung untuk kesan santai dan lembut, dan garis patah (zig zag) yang terkesan kaku,
garis tebal dan garis tipis.

Garis bisa membawa karakter yang elastis, kaku dan tegas tergantung pada media, teknik, dan
tempat membuatnya. Siswa dapat membuat berbagai kreasi garis untuk menambah nilai
artistik pada karya desain. Pada penyusunan tata letak garis juga sering digunakan untuk
fungsi-fungsi tertentu, dari pembatas kolom, sebagai margin, untuk variasi atau sekedar
pengisi bidang kosong.

Penggunaan garis dalam susunan tata letak sangat vital, penggunaan garis sering dipakai pada
awal proses pembentukan suatu karya desain, yaitu sketsa. Sehingga pengolahan garis yang
maksimal juga dapat menciptakan dan mendukung nilai artistik dalam menyusun tata letak.

Garis dapat dibagi menjadi dua, yaitu :


1) Garis Alamiah, yaitu garis cakrawala alam yang dapat dilihat sebagai batas antara
permukaan laut dan langit
2) Garis buatan terdiri dari :
a. garis yang sengaja dibuat, contohnya garis hitam pada gambar ilustrasi untuk
menciptakan bentuk dan figur
b. garis yang sengaja tidak dibuat, timbul karena tercipta dari dua bidang dengan warna
yang berbeda

Di dalam teori tata letak garis memiliki fungsi :


1) Sebagai pembatas tepi bidang atau objek untuk memberikan representasi atau citra
struktur, bentuk, dan bidang
2) Menciptakan nilai ekspresi seperti nilai gerak atau dinamika (movement), nilai irama
(rhythm), dan nilai arah (dirrection)
3) Memberikan kesan kepada visual desain, misal : tegas, luwes, dinamis dll.

Sifat/karakter garis dalam hubungannya sebagai elemen tata letak, garis memiliki kemampuan
untuk membangkitkan suasana atau menciptakn suatu kesan tertentu. Sehingga segala rasa
yang muncul dalam proses mendesain dapat dimanifestasikan ke dalam bentukbentuk garis
yang berbeda.
Beberapa jenis garis beserta kesan yang ditimbulkan diantaranya seperti berikut ini :
1) Garis lurus vertikal berkesan stabil/statis, tenang, kekuatan atau kemegahan
2) Garis horizontal dapat mengungkapkan kesan tenang, wawasan luas
3) Garis putus-putus dapat mengungkapkan kesan gerak dan gelisah
4) Garis silang atau diagonal yang dapat mengungkapkan kesan gerak, ringan, dinamis,
tegang, dan ragu
5) Garis lengkung yang dapat mengungkpkan kesan luwes, lamban irama dan santai dalam
kehidupan
6) Garis zig zig berkesan gairah, semangat, dinamika atau cepat gerak
7) Garis spiral memberikan kesan kelahiran atau gelombang kekuatan
Lampiran 2 : Penilaian sikap

Penilaian sikap terhadap peserta didik dapat dilakukan dengan observasi selama proses
pembelajaran berlangsung. (Panduan Observasi Terlampir)

Pengamatan/ observasi

Indikator Instrumen

Menunjukkan Rubrik :
sikap
a. BT (belum tampak) jika sama sekali tidak menunjukkan usaha sungguh-
ketelitian, jujur,
sungguh dalam menyelesaikan tugas
disiplin, b. MT (mulai tampak) jika menunjukkan sudah ada usaha sungguh-sungguh
mandiri, rasa dalam menyelesaikan tugas tetapi masih sedikit dan belum ajeg/ konsisten
ingin tahu , dan c. MB (mulai berkembang) jika menunjukkan ada usaha sungguh-sungguh
tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas yang cukup sering dan mulai ajeg/ konsisten
dalam d. MK (membudaya) jika menunjukkan adanya usaha sungguh-sungguh
melaksanakan dalam menyelesaikan tugas secara terus menerus dan ajeg/ konsisten.
Berikan nilai 1, 2, 3, atau 4 pada kolom – kolom sesuai hasil pengamatan.
tugas

N Nama Sikap Penilaian


o
Keteli Ju Disi Kerja Rasa Tang Rera Predi
tian jur plin sama ingin gung ta kat
tahu Jawab
1

Ket :

1 = kurang, 2 = sedang, 3 = baik, 4 = sangat baik

- Ketelitian : dalam melaksanakan tugas hati-hati tidak ada yang


terlewatkan
- Jujur : obyektif dalam pengumpulan data
- Disiplin : mentaati kesepakatan, kerja sesuai tugasnya dan tepat waktu
- Kerja sama : antusias, koordinasi dengan teman, kesediaan untuk
menolongorang lain dan tidak hanya terpaku pada tugas yang menjadi
tanggung jawabnya
- Rasa ingin tahu : tidak puas dengan hasil tugas yang dikerjakan dan
mencari sumber lain untuk penyempurnaan
- Tanggung jawab : melaksanakan tugas sesuai dengan pembagian kerja

Pedoman penskoran.

Jumlah skor perolehan


𝑥 100
𝑆𝑘𝑜𝑟 𝑚𝑎𝑘𝑠𝑖𝑚𝑎𝑙
Lampiran 3 : Penilaian Pengetahuan

Lampiran Kisi-kisi Soal

Materi Bentuk soal


No Kompetensi Indikator No.
Standar Komptensi Pembel
. Dasar soal PG ESSAY Soal
ajaran

1. Memahami, menerapkan, Mendiskusi Unsur- Menjelas  1


menganalisis, dan kan unsur- unsur kan
mengevaluasi tentang unsur tata tata unsur-
pengetahuan faktual, letak berupa letak unsur
konseptual, operasional garis, garis tata letak
dasar, dan metakognitif ilustrasi, garis  2
sesuai dengan bidang dan tipografi,
lingkup kerja Dasar Desain warna,
Grafis pada tingkat teknis, gelap-
spesifik, detil, dan terang,  3
kompleks, berkenaan tekstur, dan
dengan ilmu pengetahuan, ruang
teknologi, seni, budaya,
dan humaniora dalam  4
konteks pengembangan
potensi diri sebagai bagian
dari keluarga, sekolah,
dunia kerja, warga
masyarakat nasional,
regional, dan internasional

SOAL TERTULIS :
1. Apa yang disebut dengan garis
2. Garis dibagi menjadi berapa? Sebutkan !
3. Sebutkan fungsi garis !
4. Sebutkan jenis garis dan kesan yang ditimbulkan !

KUNCI JAWABAN :
1. Garis merupakan rangkaian yang tersusun dari titik-titik yang menyambung
dengan kerapatan tertentu.
2. Garis ada 2
1) Garis Alamiah, yaitu garis cakrawala alam yang dapat dilihat sebagai batas
antara permukaan laut dan langit
2) Garis buatan terdiri dari :
c. garis yang sengaja dibuat
d. garis yang sengaja tidak dibuat, timbul karena tercipta dari dua bidang
dengan warna yang berbeda
3. Fungsi garis :
1) Sebagai pembatas tepi bidang atau objek untuk memberikan representasi atau
citra struktur, bentuk, dan bidang
2) menciptakan nilai ekspresi seperti nilai gerak atau dinamika, nilai irama, dan
nilai arah
3) memberikan kesan kepada visual desain

4. Jenis garis dan kesan yang ditimbulkan


1) Garis lurus vertikal berkesan stabil/statis, tenang, kekuatan atau kemegahan
2) Garis horizontal dapat mengungkapkan kesan tenang, wawasan luas
3) Garis putus-putus dapat mengungkapkan kesan gerak dan gelisah
4) Garis silang atau diagonal yang dapat mengungkapkan kesan gerak, ringan,
dinamis, tegang, dan ragu
5) Garis lengkung yang dapat mengungkpkan kesan luwes, lamban irama dan
santai dalam kehidupan
6) Garis zig zig berkesan gairah, semangat, dinamika atau cepat gerak
7) Garis spiral memberikan kesan kelahiran atau gelombang kekuatan

RUBRIK PENILAIAN

1. Siswa menulis soal 5


2. Jawaban tidak tepat 10
3. Jawaban kurang tepat 15
4. Jawaban tepat dan kurang lengkap 20
5. Jawaban tepat dan lengkap 25

Nilai akhir : Skor soal 1 + Skor Soal 2 + Skor Soal 3 + Skor soal 4
Nilai minimal : 20
Nilai maksimal : 100