Anda di halaman 1dari 4

Pengaruh Suhu pada Tahanan

 Bila suatu benda dipanaskan akan berubah bentuk dan ukurannya,


demikian juga dengan tahanan.
 Pada umumnya logam akan naik tahanannya bila suhunya dinaikkan.
Penghantar yang demikian dinamakan penghantar dingin.
 Arang yang bila dingin merupakan bahan setengah penghantar, akan
turun tahanannnya bila dipananskan, maka disebut penghantar panas.
 Besar kenaikkan tahanan tiap derajat kenanikkan suhu untuk tiap ohm
disebut koefisien suhu.

 Tabel koefisien suhu beberapa bahan

No. Nama Bahan


Koefisien Suhu (α)

1 Perak
+ 0,0036

2 Platina
+ 0,0024

3 Seng
+ 0,0039

4 Tembaga
+ 0,0039
5 Timbel + 0,0041

6 Wolfram
+ 0,0041

7 Emas
+ 0,0035

8 Aluminium
+ 0,0037

9 Arang -0,0003 ÷ - 0,008


Garis lurus approksimasi

Harga tahanan suatu bahan ternyata ikut berubah setiap temperatur dari
tahanan tersebut berubah.
Perubahan harga tahanan untuk setiap perubahan temperatur 1 derajat isebut
koefisien temperatur dari tahanan tersebut dengan simbol alfa.

Jika alfa positif, maka harga atau nilai tahanan bahan akan bertambah bila
temperaturnya naik (PTC).

Jika alfa negatif maka harga atau nilai tahanan bahan akan bertambah bila
temperaturnya naik (NTC).

Jika alfa nol maka harga nilai tahanan bahan akan tetap walaupun temperaturnya
berubah-ubah.

Diatas merupakan persamaan hambatan penghantar yang dipengaruhi oleh kenaikan


temperatur atau suhu.
Nilai hambatan / tahanan / resistansi dari sebuah konduktor / penghantar pada suhu
(t) dapat digunakan rumus sebagai berikut:

Rt = R (1 + αt + βt2 + ϒt3…)
Dimana:

 α, β, ϒdan lain-lain adalah konstan dan


 R adalah suhu pada 0C.