Anda di halaman 1dari 4

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)

STUDI INVESTIGASI KELAYAKAN TEKNIS BANGUNAN PASAR MUNJUL 2018

1. Pendahuluan

Sebagai salah satu lokasi binaan UMKM di Provinsi DKI Jakarta Pasar Munjul memegang peranan penting sebagai wadah yang menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakatkhususnya para pelaku UMKM di wilayah Cibubur dan sekitarnya. Keberadaan Pasar Munjul menjadi generator berputarnya roda ekonomi masyarakat khususnya masyarakat menengah ke bawah.

Kegiatan Revitalisasi terhadap Pasar Munjul di tahun 2015 yang lalu masih menyisakan permasalahan terkait terhentinya pelaksanaan pembangunan fisiknya yang menyebabkan bangunan Pasar Munjul tersebut tidak dapat berfungsi optimal dan maksimal sebagai lokasi binaan dalam mewadahi aktivitas ekonomi masyarakat yang tergabung dalam pelaku UMKM.

Terhentinya Revitalisasi Bangunan Pasar Munjul pada tahun 2015 lalu menyebabkan bangunan Pasar Munjul baru terbangun lantai dasar dari keseluruhan lantai yang direncanakan. Kondisi tersebut menyebabkan aktivitas ekonomi/jual beli Pasar Munjul terpaksa hanya dapat diwadahi dalam bentuk yang tidak permanen. Hal tersebut kemudian menjadi penyebab ketidaknyamanan pengunjung maupun penjual dalam beraktivitas di dalamnya. Salah satu konsekuensi yang timbul dan menjadi permasalahan yang cukup serius adalah masih terdapatnya pelaku UMKM yang tidak terwadahi dalam bangunan lalu berjualan di luar.

Untuk itu perlu dilakukan langkah-langkah pengembangan dan pembangunan yang dapat menyelesaikan permasalahan permasalahan terkait kondisi Pasar Munjul tersebut. Terutama untuk pengembangan dan pembangunan selanjutnya yang lebih komprehensive dan terencana dengan baik. Untuk itu sebelum menuju kepada suatu proses pembangunan yang dimulai dengan perencanaan ataupun pelaksanaan lanjutan pembangunan konstruksi gedungharus dilakukan terlebih dahulu studi evaluasi dan investigasi kelayakan teknis terhadap kondisi fisik eksisting Gedung Pasar Munjul yang belum selesai pembangunanya.

2. Maksud dan Tujuan

Maksud dari pekerjaan Studi Investigasi ini adalah melakukan evaluasi dan investigasi terhadap kondisi fisik bangunan lokasi binaan Pasar Munjul yang sesuai dengan kaidah-kaidah teknis yang berlaku agar diperoleh gambaran kelayakan dalam aspek arsitekturaspek strukturmaupun aspek mekanikal elektrikal bangunanyang dapat menjadi dasar dan pijakan dalam kelanjutan proses pembangunan dan pengembangan selanjutnya.

Tujuan dari pekerjaan ini adalah

a. Terlaksananya rencana kelayakan pembangunan dan pengembangan lokasi binaan UMKM Pasar Munjul yang memenuhi persyaratan teknis dengan periode pelayanan yang sesuai dengan umur teknis bangunan dan kapasitas pelayanan yang sesuai dengan rencana.

b. Terjaminnya kesinambungan pembangunan, dimana konsep yang diterapkan pada tahap pembangunan sebelumnya dengan rencana pembangunan selanjutnya sudah mempertimbangkan kearifan lokal, kemampuan pembiayaan pembangunan, kemampuan pengelolaan, dan kebutuhan daya tampung para pelaku UMKM yang dapat diwadahi.

c.

Terselesaikannya dengan tuntas pembangunan lokasi binaan Pasar Munjul sehingga dapat memberikan dampak yang baik terhadap lingkungan sekitarnya, baik secara langsung maupun tidak langsung

3. Sasaran

Sasaran pekerjaan Studi Investigasi Kelayakan Teknis Bangunan Pasar Munjul ini adalah tersedianya suatu dokumen rekomendasi teknis yang dapat menjadi dasar dan pertimbangan untuk penentuan dan pengambilan keputusan dalam melanjutkan pembangunan dan pengembangan Pasar Munjul sebagai wadah lokasi binaan UMKM di Provinsi DKI Jakarta.

4. Ruang Lingkup

1. Lingkup Wilayah

Lingkup wilayah kajian adalah hanya mencakup bangunan gedung Pasar Munjul yang berada di Jl.

2. Lingkup Kegiatan

Lingkup substansi dibatasi pada pelaksanaan Studi Investigasi Kelayakan Teknis terhadap kondisi fisik Gedung Pasar Munjul yang belum tuntas dan terhenti pelaksanaan pembangunannya pada tahun 2015dengan minimal lingkup kegiatan sebagai berikut:

1. Mempelajari dan mengidentifikasi lingkup dokumen perencanaan Pasar Munjul tahun

2015.

2. Melakukan survey lapangan untuk meninjau dan mengevaluasi secara visual kondisi fisik eksisting gedung Pasar Munjul saat ini serta mengidentifikasi kesesuaiannya dengan dokumen perencanaan tahun 2015baik dari aspek arsitekturstruktur maupun utilitas bangunan (MEP)

3. Mengambil sampel bahan material yang terkait dengan konstruksi struktur gedung yang telah terpasang dan mengujinya di laboratorium struktur bangunan yang kredibel dan independen.

4. Melakukan analisis terhadap kelengkapan dan kelayakan teknis terkait dengan aspek arsitekturstruktur maupun utilitas bangunan (MEP).

5. Menyusun rekomendasi teknis terkait pengembangan dan pembangunan Pasar Munjul selanjutnya untuk penyelesaian dan penuntasan terwujudnya sarana prasarana bangunan Gedung Pasar Munjul sebagai wadah lokasi binaan UMKM yang representatif.

5. Hasil Keluaran

Hasil keluaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah tersusunnya Dokumen Studi Investigasi Kelayakan Teknis Gedung Pasar Munjul yang memuat substansi minimal :

a) Metodologi dan hasil identifikasi serta evaluasi visual terkait tinjauan awal

b) Hasil Uji Laboratorium Struktur, yang memberikan gambaran kelayakan kekuatan dan kekokohan struktur bangunan gedung yang belum selesai terbangun.

c) Hasil Kajian dan Analisis Aspek Fisik Bangunan Gedung Pasar dan Aspek Non Fisik terkait fungsi dan profil serta kebutuhan ruang yang dapat menunjang aktivitas ekonomi para pelaku UMKM.

d)

Rekomendasi teknis terkait rencana kelanjutan pengembangan dan pembangunan fisik bangunan gedung.

Substansi dari keluaran tersebut dirangkum dalam Buku Laporan yang terdiri dari :

a) Buku Laporan Pendahuluan

b) Buku Laporan Antara

c) Buku Laporan Final

6. Jadwal Pelaksanaan Pekerjaan

Waktu yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan ini selama 30 Hari kalender, sejak dikeluarkan Surat Perintah Mulai Kerja oleh Pejabat Pembuat Komitmen.

7. Kebutuhan Tenaga Ahli

Komposisi tenaga ahli terdiri dari :

1. Ketua Tim / Tenaga Ahli Arsitektur Adalah seorang dengan pendidikan Teknik Arsitektur dengan kualifikasi sekurang - kurangnya S2 yang berpengalaman 10 tahun dalam bidang arsitektur bangunan gedung. Dengan keahlian ini, ketua tim akan mampu melaksanakan perannya dalam mengorganisasikan dan mengkoordinasi pekerjaan secara keseluruhan.

2. Ahli Teknik Sipil Adalah seorang Sarjana Teknik Sipil dengan kualifikasi pendidikan sekurang - kurangnya S1 yang berpengalaman di bidang struktur konstruksi bangunan gedung selama 5 tahun.

3. Ahli Mekanikal dan Elektrikal Adalah seorang Sarjana Teknik Mesin/Teknik Elektro dengan kualifikasi pendidikan sekurang - kurangnya S1 yang berpengalaman 5 tahun dalam bidang utilitas bangunan gedung.

4. Tenaga Pendukung Staf pendukung yang diperlukan dalam pekerjaan ini adalah 1 orang surveyor dengan latar belakang pendidikan minimal S1 Teknik Sipil dengan pengalaman minimal 3 tahun.

Tenaga ahli dan pendukung yang dibutuhkan untuk mendukung pekerjaan ini tersusun sebagai berikut:

No.

Jabatan Ahli

Klasifikasi

Pengalaman

1.

Team Leader/Teknik Arsitektur (1 org)

S2 - Tek. Arsitektur

10 Tahun

2.

Ahli Sipil (1 org)

S1 - Teknik Sipil

5

Tahun

3.

Ahli Mekanikal Elektrikal (1 org)

S1 - Teknik Mesin/Elektro

5

Tahun

4.

Surveyor (1 org)

S1 - Teknik Sipil

3

Tahun

8. Sumber Dana

Pagu anggaran untuk pekerjaan ini adalah Rp. 60.000.000,- (Enam Puluh Juta Rupiah ) yang diambilkan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Tahun Anggaran 2018.

9. Penutup

Hal-hal yang belum jelas dalam pengarahan penugasan ini akan dijelaskan lebih lanjut dalam rapat penjelasan/pengarahan pekerjaan.

Jakarta, 01 November 2018

NIP.