Anda di halaman 1dari 10

MODEL KOMUNIKASI TERAPEUTIK

DALAM PENDAMPINGAN ANAK KORBAN KEKERASAN


DI P2TP2A PROVINSI ACEH

TESIS

Oleh
NAILUL HUSNA
157045035

MAGISTER ILMU KOMUNIKASI


FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2018
MODEL KOMUNIKASI TERAPEUTIK
DALAM PENDAMPINGAN ANAK KORBAN KEKERASAN
DI P2TP2A PROVINSI ACEH

TESIS

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat untuk Memperoleh Gelar Magister


Ilmu Komunikasi dalam Program Magister Ilmu Komunikasi pada Fakultas
Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara

Oleh

NAILUL HUSNA
157045035

MAGISTER ILMU KOMUNIKASI


FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
2017
Judul Tesis : MODEL KOMUNIKASI TERAPEUTIK DALAM
PENDAMPINGAN ANAK KORBAN KEKERASAN
DI P2TP2A PROVINSI ACEH

Nama Mahasiswa : Nailul Husna

Nomor Pokok : 157045035

Program Studi : Ilmu Komunikasi

Menyetujui,

Komisi Pembimbing

Ketua, Anggota,

(Dra. Mazdalifah, M. Si., Ph. D) (Dr. Humaizi, MA)


NIP. 196507031989032001 NIP. 195908091986011002

Ketua Program Studi, Dekan,

(Prof. Dra. Lusiana Andriani Lubis, MA,Ph.D) (Dr. Muryanto Amin, M.Si)
NIP. 196704051990032002 NIP. 197409302005011002

Tanggal Lulus: 01 November 2017

i
Telah diuji pada

Tanggal: 01 November 2017

PANITIA PENGUJI TESIS

Ketua : Prof. Dra. Lusiana Andriani Lubis, MA, Ph.D

Anggota : 1. Drs. Syafruddin Pohan, M.Si, Ph.D

2. Dra. Mazdalifah, M.Si, Ph.D

3. Dr. Humaizi, MA

4. Rahmanita Ginting, MA., Ph. D

ii
PERNYATAAN

MODEL KOMUNIKASI TERAPEUTIK


DALAM PENDAMPINGAN ANAK KORBAN KEKERASAN
DI P2TP2A PROVINSI ACEH

Dengan ini penulis menyatakan bahwa:

1. Tesis ini disusun sebagai syarat untuk memperoleh gelar Magister pada
Program Magister Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Sumatera Utara benar merupakan hasil karya peneliti sendiri.
2. Tesis ini adalah asli dan belum pernah diajukan untuk mendapatkan gelar
akademik (sarjana, magister, dan/atau doktor), baik di Universitas Sumatera
Utara maupun di perguruan tinggi lain.
3. Tesis ini adalah murni gagasan, rumusan, dan penelitian saya sendiri, tanpa
bantuan pihak lain, kecuali arahan Komisi Pembimbing dan masukan Tim
Penguji.
4. Dalam karya tulis ini tidak terdapat karya atau pendapat yang telah ditulis atau
dipublikasikan orang lain, kecuali secara tertulis dengan jelas dicantumkan
sebagai acuan dalam naskah dengan disebutkan nama pengarang dan
dicantumkan dalam daftar pustaka.
5. Pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya. Apabila di kemudian hari
ternyata ditemukan seluruh atau sebagian tesis ini bukan hasil karya penulis
sendiri atau adanya plagiat dalam bagian-bagian tertentu, penulis bersedia
menerima sanksi pencabutan gelar akademik yang penulis sandang dan
sanksi-sanksi lainnya sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

Medan, Januari 2018

Penulis,

(Nailul Husna)

iii
KOMUNIKASI TERAPEUTIK
DALAM PENDAMPINGAN ANAK KORBAN KEKERASAN
DI P2TP2A PROVINSI ACEH

ABSTRAK

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pelaksanaan tahapan


komunikasi terapeutik, faktor pendukung dan penghambat komunikasi terapeutik
dan menemukan model komunikasi terapeutik dalam pendampingan anak korban
kekerasan di P2TP2A Provinsi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini
adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data
dilakukan melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Informan dalam
penelitian ini adalah dua orang konselor, dua orang psikolog, satu orang manajer
kasus dan satu orang paralegal. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa proses
komunikasi terapeutik dalam pendampingan anak korban kekerasan melalui
beberapa tahapan yaitu tahap prainteraksi, tahap perkenalan, tahap kerja dan tahap
terminasi. Faktor pendukung komunikasi terapeutik antara lain sikap psikolog dan
konselor, kompetensi psikolog dan konselor, sikap anak korban kekerasan,
dukungan sosial dan latar belakang sosial budaya sementara faktor
penghambatnya berupa hambatan dari ruangan konseling serta kondisi psikis
psikolog/konselor dan anak korban kekerasan.

Kata kunci: Komunikasi terapeutik, Pendampingan Anak, Anak Korban


Kekerasan, Provinsi Aceh.
THERAPEUTIC COMMUNICATION MODEL OF CHILDREN VICTIMS
OF VIOLENCE ASSISTANCE IN P2TP2A ACEH PROVINCE

ABSTRACT

The purpose of this research is to analyze the steps of therapeutic communication,


the supporting factors, obstacles and to find the therapeutic communication model
of children victims of violence assistance in P2TP2A Aceh province.. The method
used in this research is qualitative with a case study approach. Data gathered
through interviews, observation and documentation study. Informants are two
counselors, two psychologists, one case manager and one paralegal. This
research found that the therapeutic communication process within children
victims of violence assistance is done through some series of stages which is pre-
interaction, introduction, working and termination. Supporting factors are the
psychologist's and counselor's behaviour, competency, children victims of
violence assistance respond, social support and social-cultural background, while
the obstacles are counseling room, psychological and psysical of psychologist,
counselor and children victims of violence.

Keywords: Therapeutic Communication, Children Assistance, Children Victims of


Violence, Aceh Province.

vi
KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan rahmat dan
hidayah-Nya kepada peneliti sehingga penyusunan tesis ini dapat diselesaikan
dengan baik dan tepat pada waktunya.
Tesis ini peneliti persembahkan untuk orangtua tercinta, Drs. Burhanuddin
Berkat, SH, MH ibunda Syamsini, S.Ag serta suami Isnan Munawirsyah, SE, MM
dan seluruh keluarga besar. Terimakasih atas doa dan dukungan yang tak
terhingga.
Selama melakukan penelitian dan penulisan tesis ini, banyak bantuan telah
peneliti terima. Maka pada kesempatan ini, peneliti ingin mengucapkan terima
kasih kepada:
1. Prof. Dr. Runtung Sitepu, S.H, M.Hum selaku Rektor Universitas Sumatera
Utara.
2. Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia yang telah
memberikan beasiswa kepada peneliti.
3. Dr. Muryanto Amin, M.Si selaku Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Sumatera Utara.
4. Prof. Dra. Lusiana Andriani Lubis, MA, Ph.D selaku Ketua Program Studi
Magister Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sumatera Utara sekaligus
Penguji Tesis
5. Drs. Syafruddin Pohan, M.Si, Ph,.D selaku Sekretaris Program Studi Magister
Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Sumatera Utara dan Penguji Tesis.
6. Dra Mazdalifah, M.Si., Ph.D. selaku Ketua Komisi Pembimbing Dra. Inon
Beydha, M. Si., Ph. D. selaku anggota komisi pembimbing atas arahan,
bimbingan dan penjelasan yang diberikan kepada peneliti selama
menyelesaikan tesis ini.
7. Almh. Inon Beydha, M.Si., Ph.D. atas bimbingan dan motivasinya kepada
peneliti selama menyelesaikan tesis ini.
8. Rahmanita Ginting, M.A., Ph. D selaku komisi pembanding atas saran dan
kritik yang diberikan.

vi
9. Pemerintah Kota Subulusssalam yang telah memberikan kesempatan untuk
melanjutkan pendidikan Strata-2 kepada peneliti.
10. Informan penelitian dan seluruh pengurus P2TP2A Provinsi Aceh yang telah
menyediakan waktu dan tempat untuk membantu terlaksananya penelitian.
11. Staf Administrasi Magister Ilmu Komunikasi FISIP USU, Sri Handayani,
S.Sos dan Zikra Khasiyah, S.Sos. yang telah banyak memberikan bantuan baik
langsung maupun tak langsung kepada peneliti selama menyelesaikan
pendidikan di Program Magister Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan
Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara.
12. Seluruh teman-teman Magister Ilmu Komunikasi USU. Semoga ilmu yang
diperoleh dapat bermanfaat dan ikatan silaturahmi tetap terjaga.
13. Semua pihak yang telah membantu, memberikan bimbingan dan arahan
sehingga penulisan tesis ini dapat terselesaikan.

Peneliti menyadari masih banyak kekurangan pada tesis ini, namun harapan
peneliti semoga tesis ini bermanfaat bagi dunia pendidikan tinggi dalam bidang
ilmu komunikasi di Indonesia.

Medan, Agustus 2018


Peneliti,

Nailul Husna

vi
vi