Anda di halaman 1dari 1

RSIA.

‘AISYIYAH ASESMEN PRA SEDASI

No. Dokumen : Revisi : Halaman


0 1/1

Tanggal Terbit : Ditetapkan oleh :


Jl. P Hidayatullah 64
Direktur
SAMARINDA

STANDAR PROSEDUR Dr. Nurul Karti Handayani, Sp. OG


OPERASIONAL

Prosedur untuk pemberian informasi, pemeriksaan ulang fisik dan laboratorium dan
Pengertian kesiapan pasien sebelum dilakukan tindakan pembiusan.

Sebagai acuan untuk pemeriksaan ulang kesiapan pasien.


Tujuan

Asesmen pra sedasi/pra anestasi untuk pasien elektif dilakukan ole dr. Sp.An di
Kebijakan ruang rawat inap 1 hari sebelum operasi dilakukan. Asesmen pra sedasi/pra
anestasi untuk pasien emergency/cito dilakukan sesaat oleh dr. Sp.An di IGD atau
di ruang premedikasi kamar operasi sebelum operasi dilakukan.

1. Beri salam pada pasien ’’Selamat pagi/siang/malam ….’’


Prosedur 2. Perkenalkan identitas diri ‘’Saya, ……. Dokter Sp.An, dan saya, …..
Perawat anestesi.’’
3. Konfirmasi identitas ‘’tolong sebutkan nama dan tanggal lahir…..’’
4. Lakukan anamnesa kepada pasien/keluarga tentang : riwayat alergi,
riwayat anestesi dan komplikasi, obat – obatan yang sedang dikonsumsi
5. Lakukan pemeriksaan tanda – tanda vital, BB, TB.
6. Lakukan pemeriksaan fungsi sistem organ meliputi : pernafasan,
kardiovaskler, neuro / muskoloskeletal, hepato / gastrointestinal, dll.
7. Lakukan evaluasi jalan nafas meliputi : jalan nafas bebas / tidak alat bantu
nafas, protusi mandibular, jarak buka mulut, jarak mentohyoid, jarak
hypothyroid, leher pendek / tidak, gerak leher bebas / tidak, malampathy,
obesitas / tidak, massa / tidak, sulit ventilasi / intubasi ya / tidak.
8. Lakukan pemeriksaan laboratorium dan pemeriksaan penunjang.
9. Tulis kesimpulan evaluasi Pra Sedasi.
10. Tulis semua hasil anamnesa di lembar RM.OR.10

Instalasi Kamar Operasi


Unit Terkait Bagian Anestesi
IGD