Anda di halaman 1dari 15

LAPORAN

PRAKTIKUM KONVERSI ENERGI

UNIT KOMPRESOR

DISUSUN OLEH

M. RIYADI BAGUS KURNIAWAN


21050116060058
KELAS B

PROGRAM STUDI DIPLOMA III TEKNIK MESIN


SEKOLAH VOKASI
UNIVERSITAS DIPONEGORO
2018
KATA PENGANTAR

Dengan mengucap puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan
rahmat dan hidayah-Nya, sehingga dapat menyelesaikan laporan Praktek Konversi Energi
unit Kompresor.
Laporan ini disusun untuk memenuhi persyaratan mata kuliah Praktek Konversi
Energi yang harus dilaksanakan oleh setiap mahasiswa Diploma III Teknik Mesin Sekolah
Vokasi Universitas Diponegoro.
Tak lupa penyusun mengucapkan terimakasih kepada pihak yang telah membantu
penyusunan dalam menyelesaikan praktek serta penysunan laporan ini dengan lancar tanpa
suatu halangan yag berarti, yaitu:
1. Bapak Drs. Ireng Sigit Atmanto, M.Kes, selaku Ketua Program Studi Diploma
III Teknik Mesin Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro,
2. Bapak Didik Ariwibowo, ST., MT, selaku Koordinator Laboraturium Konversi
Energi,
3. Bapak Ir. Murni, MT., selaku Dosen Pembimbing Praktek Konversi Energi unit
Kompresor,
4. Seluruh Teknisi yang ada di laboraturium,
5. Teman-teman Program Studi Diploma III Teknik Mesin khususnya angkatan
2016.
Penyusun menyadari masih banyak kesalahan dan kekurangan dalam penyusunan
laporan ini. Oleh karena itu, penyusun sangat mengharapkan kritik dan saran kepada semua
pihak yang bersifat membangun demi kesempurnaan penyusunan laporan ke depannya.
Akhirnya penyusun berharap, semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi penyusun
pada khususnya dan pembaca pada umumnya.

Semarang, 23 November 2018

Penyusun,
PRAKTIKUM KOMPRESOR
Tujuan Umum
1. Mahasiswa mampu melakukan prosedur pengujian kapasitas dan besaran besaran
lain yang terkait dengan kinerja mesin / sistem konversi energi sesuai norma /
standar pengujian.
2. Mahasiswa mampu menyusun laporan hasil percobaan sesuai norma tata tulis
laporan hasil-hasil percobaan / experiment.
3. Mahasiswa mampu melakukan dan menyelesaikan pekerjaan baik dalam bentuk
team work maupun mandiri.

Tujuan Khusus
Mahasiswa mampu menganalisa dan melakukan kajian terhadap hasil percobaan
berdasarkan norma atau kaidah, tentang : Kapasitas kompresor, Kerja kompresi,
Daya kompresor, Efisiensi volumetrik dan Efisiensi total.

Peralatan yang digunakan


Satu unit test-bed yang terdiri dari 1 unit kompresor torak satu tingkat dan
discharge receiver tank dengan kelengkapan instrumen sebagai berikut :
Termometer pada sisi pengisapan
Termometer pada sisi pembuangan
Termometer pada receiver tank
Pengukur tekanan pembuangan
Pengukur tekanan pengisapan
Katup kendali aliran pembuangan
Katup kendali tekanan receiver tank
Katup kendali tekanan pada sisi pengisapan
Meter arus dan tegangan listrik
Meter putaran pompa.
Tachometer
..
Instrumen Pengambilan Data dan pengolahan data
 Data sheet
 Data dan rumus karakteristik udara

Dasar Teori

Prinsip Kerja Kompresor Torak


Gambar di bawah merupakan siklus kerja kompresor pada diagram P-V.
Kompresor mempunyai volume langkah Vp dan volume total Vp + Vc, dimana Vc adalah
volume ruang sisa atau volume mati.
Dimulai dari piston pada posisi TDC, didalam ruang sisa terdapat tekanan residu sebesar
p2. Begitu piston bergerak dengan langkah isap, gas residu akan terekspansi secara
adiabatik sampai tekanan p4 yang lebih rendah dari tekanan udara luar. Langkah isap
berlanjut dan karena beda tekanan isap dan tekanan udara luar katup isap membuka, maka
udara akan masuk ke ruang silinder. Langkah isap berakhir pada posisi piston di BDC., dan
katup isap menutup, kemudian dimulai langkah kompresi.adiabati. Proses kompresi dari
tekanan p1 posisi BDC berakhir pada tekanan p2 yang lebih tinggi dari tekanan tangki
penerima. Beda tekanan itu menyebabkan katup buang terbuka dan gas pada tekanan p 2
mengalir menuju tangki penerima. Dorongan piston berakhir pada TDC pada titik 1.
Kemudian siklus kerja kompresor akan berulang kembali.
Dari siklus dia atas dapat volume udara yang terisap per langkah adalah

Pada persamaan tersebut, c adalah perbandingan antara ruang sisa terhadap volume
langkah, yang harganya antara 0,65 s/d 0.9 tergantung ukuran kompresor.

Suhu udara pada akhir kompresi


Kerja kompresi adiabatis 1 – 2, tekanan naik dari p 1, menjadi p2 dan suhu juga naik dari T1
menjadi T2 dan berlaku hubungan :

Volume udara yang diisap


Jika putaran poros kompresor adalah N rpm maka udara yang diisap ideal tiap menit yaitu
dengan asumsi bahwa efisiensi volumetrik = 100% adalah

Qi = N x Vp m3/menit

Pada persamaan tersebut, Vp adalah volume langkah yang dapat dihitung berdasarkan
dimensi silinder kompresor ( dari data kompresor)
Vp = Π x D2/4 x L x z x n

Dimana
D = Diameter silinder, meter
L = jumlah langkah silinder, meter
Z = 1 untuk silinder dengan aksi tunggal dan
n = Jumlah silinder

Dalam kenyataan, harga Qi tak akan pernah tercapai karena dengan adanya volume ruang
sisa Vc, selalu terdapat udara residu yang mengalami reekspansi. Oleh karena itu
sesunggungya udara yang terisap lebih kecil dari volume langkah.

Qt = N x Vp x Ev

Dari persamaan tersebut dapat diungkapkan bahwa

Ev = Qt / (N x Vp) = Qt / Qi

Kapasitas kompresor dalam m3/min juga dapat ditentukan dengan cara lain yaitu berbasis
pada lamanya waktu pengisian tangki penerima yang bervolume V dari tekanan awal p1
hingga tekanan tangki p2.

V = Volume tangki
T = lama waktu pengisian dari tekanan p1 hingga p2, dalam menit
P0 = tekanan udara atmosfir

Jika suhu udara tekan aktual pada pengeluaran, t2 lebih tinggi dari suhu keliling t1, persamaan
diatas harus dikoreksi oleh faktor (273 + t1) / (273 + t2).

Selanjutnya akan didapat efisiensi volumetric kompresor yang sesungguhnya dengan


persamaan :

Eva = Q / Qi

Kapasitas kompresor tiap langkah sesungguhnya,

q = Q / N m3

Harga q dapat dibandingkan dengan harga V1. untukmengetahui prosentase kebocoran


kompresor melalui celah katup dan piston atau dibandingkan dengan Vp untuk mengetahui
prosen efisiensi volumetrik total akibat volume celah plus kebocoran celah didalam
struktur kompresor.
Daya kompresor teoritik adiabatik

Ini merupakan daya neto yang diperlukan untuk menekan udara dari p1 hingga p2

Jika arus dan tegangan terukur pada motor penggerak kompresor masing-masing adalah I
dan V dengan asumsi power faktor 0,8, maka tebaga listrik yang dikonsumsi adalah

W = 1.3 (0.8 x I x V)/1000 Hp

Dengan demikian efisiensi energi sesungguhnya adalah

Et = Power / W

Presedur percobaan
 Tahap Persiapan
Simulasi kerja test-bed Pra percobaan
Kegiatan ini meliputi :
1. Pemeriksaan kesiapan Test-bed (pemeriksaan terhadap kondisi dan kesiapan
sistem listrik, instrumen, sistem pipa, receiver tank.
2. Jalankan motor penggerak kompresor pada kondisi katup isap dan buang
terbuka penuh, katup tangki tertutup.
3. Amati instrumen pengukuran dan pastikan bahwa fluida sudah mengalir
dengan lancar, dan instrumen dalam keadaan normal
4. Perhatikan kondisi mesin terhadap getaran dan noise
5. Matikan motor
6. Diskusikan interpretasi hasil pra percobaan.

 Tahap Pengambilan Data.


1. Sediakan berkas dan check list (format terlampir),
2. Bagi tugas pengamatan dan pencatatan data
3. Jalankan pengujian pada posisi katup buang terbuka penuh
4. Catat pembacaan instrumen pada menit ke 5, 10 15, 20, 25, 3 0. 35, 40
5. Catat hal-hal khusus atau kejadian yang mungkin timbul selama
pengamatan, misal suara, getaran, loncatan jarum meter, ketidak stabilan
mesin dsb.
6. Meminta persetujuan hasil percobaan kepada pengampu dan kumpulkan
copy data percobaan.

Pengolahan Data dan Pembahasan


Pengolahan data dan pembahasan merupakan tugas individu (bukan pekerjaan kelompok).
Hasil Pengolahan dapat berbentuk data-data atau kurva tergantung dari norma umum
penyajian karakteristik mesin.
Pembahasan merupakan ungkapan apakah hasil percobaan selaras denga dasar teori atau
tidak. Jika tidak, berikan alasan yang bersifat akademis.

Kesimpulan Hasil Percobaan


Nyatakan secara tegas dan singkat tentang hasil akhir dari analisis / pembahasan
Diskripsikan secara ringkas jelas tentang hasil yang dicapai dalam kegiatan praktikum
sudah sesuai dengan tujuan praktikum, berikan jastifikasi kesesuaian atau ketidak sesuaian
tsb.

Diagram Kerja Alat Uji

DT
DP

ST SP
Valve

Valve

Comp.

Receiver

Spesifikasi Unit

a. Kompresor
Dalam praktikum, kompresor berfungsi untuk menaikan tekanan udara atau fluida.

Spesifikasi Kompresor Torak

Merek Shark
Daya ¼ HP
Type LZU-5114
Press 6 kg/cm2
Diameter Torak 5, 085 cm
Diameter Cilinder 5, 103 cm
Panjang Langkah 34 mm
Clearance 0,3 mm
b. Tangki atau Tabung Reservoir
Dalam praktikum ini tabung reservoir berfungsi untuk menampung udara atau
fluida yang telah dikompresi oleh kompesor. Udara yang telah disimpan di dalam
tabung reservoir dapat digunakan untuk keperluan lain.

Data tangki

Besaran satuan Data


Panjang m 1
Diamete
m 0,5
r

c. Motor Listrik
Data pendukung kompresor, kompresor yang terhubung dengan motor listrik
digerakan oleh pulley dan belt. Data tersebut digunakan untuk mendukung
perhitungan pada tabel hasil perhitungan

Data Dukung

Merek SEM Buatan China


Type JYIA-4
Tegangan 110/220 V
Frekuens
50 Hz
i
Putaran 1400 rpm
Arus 8/4 A

Lembar Data Pengamatan

Tabel 1. Data Hasil Pengamatan

No Besaran Satuan Menit Ke -


. 0 5 10 15 20 25 30 35
2
1 Tekanan sisi Kg/cm 1 1.02 1.03 1.03 1.03 1.02 1.02 1.02
isap (P1)

2 Temperatur C 30.3 30.4 30.5 30.7 30.9 31.1 31.3 31.4


sisi isap
(T1)
3 Tekanan sisi Kg/cm2 1 2.5 3.4 4.4 5.1 5.8 5.5 7.1
pembuanga
n (P2)
4 Temperatur C 31 42 56 68 77 86 91 94
sisi
pembuanga
n (T2)

5 Tekanan Kg/cm2 1 1.8 2.6 3.6 4.4 5.2 6 6.5


tangki (P3)

6 Temperatur C 30 31 32 34 34 35 36 36
receiver (Tr)

7 Putaran Rpm 644. 643. 641. 640. 638. 637. 636. 634.
kompresor 5 9 1 3 5 5 4 9
(N)
8 Tegangan Volt 220 220 220 220 220 220 220 220
listrik motor
kompresor
9 Arus listrik Amp 5.3 5.5 5.6 5.7 5.9 5.9 6 6.1
motor
kompresor

Tabel 2. Data Hasil Perhitungan

N Satua Menit Ke -
Besaran
o. n 0 5 10 15 20 25 30 35
Rasio
1 1 2.45 3.30 4.27 4.95 5.68 5.39 6.96
Tekanan
Faktor
2 koreksi C 31 42 56 68 77 86 91 94
suhu
Volume
penerimaa m3/m
3 0 0.030 0.048 0.069 0.083 0.098 0.092 0.125
n tangki nt
(Q)
Kapasitas
tiap
m3/lk 4.73 7.6 11 13 15 15 20
4 langkah 0
h x10-5 x10-5 x10-5 x10-5 x10-5 x10-5 x10-5
sesungguh
nya (q)

Kapasitas m3/m
5 0.0444 0.0444 0.0442 0.0441 0.0440 0.0439 0.0439 0.0438
ideal (Qi) nt

Kapasitas
m3/m 6.95 6.77 6.7 6.7 6.6 6.6 6.6 6.6
6 teoritik
nt x10-5 x10-5 x10-5 x10-5 x10-5 x10-5 x10-5 x10-5
(V1)

Efesiensi
volumetrik
7 % 0 0.686 1.103 1.571 1.903 2.238 2.101 2.859
total, Eva
= (Q/Qi)

kebocoran
8 % 0 0.698 1.133 1.625 1.977 2.336 2.189 3.002
(q/V1)

Daya
3.08 4.3 5.4 6 6.6 6.4 7.6
9 kompresor Hp 0
x10-7 x10-7 x10-7 x10-7 x10-7 x10-7 x10-7
teoritis

Daya
10 Hp 1.21 1.25 1.28 1.30 1.34 1.34 1.37 1.39
listrik
Efesiensi 2.4 3.4 4.1 4.5 4.9 4.6 5.4
11 % 0
energi x10-7 x10-7 x10-7 x10-7 x10-7 x10-7 x10-7

Kurva Karakteristik Kompressor


Efisiensi Energi – Rasio Tekanan
EFISIENSI ENERGI - TEKANAN RASIO
EFISIENSI ENERGI (%) 0
0
0
0
0
0
0
1 2.45 3.3 4.27 4.95 5.69 5.39 6.96

TEKANAN RASIO

Pembahasan :

Kurva Karakteristik Kompressor


Daya Kompressor – Rasio Tekanan
DAYA KOMPRESOR – RASIO TEKANAN
DAYA KOMPRESOR (Hp)
0
0
0
0
0
0
0
0
0
1 2.45 3.3 4.27 4.95 5.69 5.39 6.96

RASIO TEKANAN

Pembahasan :

Kurva Karakteristik Kompressor


Daya Listrik (Hp) – Rasio Tekanan
DAYA LISTRIK – RASIO TEKANAN
DAYA LISTRIK (Hp) 1.45

1.4

1.35

1.3

1.25

1.2

1.15

1.1
1 2.45 3.3 4.27 4.95 5.69 5.39 6.96

RASIO TEKANAN

Pembahasan :

Kesimpulan :
DAFTAR PUSTAKA

PSD III Teknik Mesin. 2018. “Modul Praktikum Konversi Energi”. Semarang. Sekolah
Vokasi UNDIP

Handayani, Sri Utami. 2018. “Bahan ajar Pompa & Kompresor”.Semarang.


PSD III Teknik Mesin Sekolah Vokasi UNDIP

Anonim. 2010. “Tabel Kapasitas Panas Spesifik Udara”.


http://otomotifkipunsri.blogspot.com/2010/11/termodinamika-tabel-kapasitas-panas.html.
Diakses pada 23 September 2018
LAMPIRAN – LAMPIRAN