Anda di halaman 1dari 40

Membuat Sistem Informasi Laboratorium Sederhana Dengan

Microsoft Access

Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih


2014
Praktikum Sistem Informasi Laboratorium

Pendahuluan
Basis data (Database) merupakan sebuah program komputer yang berfungsi untuk menyimpan informasi
dalam bentuk yang mudah untuk digunakan kembali (easily retrievable form). Program ini terutama
digunakan untuk menyimpan teks dan angka (misalnya : data Sampel, yang terdiri dari Nama, Jumlah, Jenis
Kemasan, Jenis Pemeriksaan, dan Kode untuk setiap Sampel). Saat ini program basis data dapat pula
digunakan untuk menyimpan data dalam bentuk lain, seperti tanggal, gambar, suara serta tautan
(hyperlink). Selain dapat dimanfaatkan untuk menyimpan data, program basis data juga dapat digunakan
untuk menampilkan informasi secara cepat dan mudah (misalnya : daftar jenis pemeriksaan yang dilakukan
oleh satu perusahaan tertentu dalam jangka waktu tertentu). Selain itu juga program ini dapat diatur
sedemikian sehingga dapat menghasilkan laporan dari suatu informasi tertentu.

Dalam membuat sebuah basis data, sangat penting untuk merencanakan bagaimana basis data akan dibuat.
Hal ini terutama dilakukan apabila kita akan merancang suatu basis data yang digunakan bersama.
Beberapa hal yang penting untuk diperhatikan pada saat merancang sebuah basis data adalah :

1. Jenis informasi apa yang perlu disimpan.


2. Jenis informasi apa yang akan ingin dihasilkan.
3. Kepada siapa data tersebut ditujukan dan bagaimana pengguna lain dapat memanfaatkannya.
4. Perlukah dibuat batasan akses untuk setiap pengguna.
5. Siapa saja yang diperbolehkan untuk menambah atau merubah data.
6. Jika data yang akan dibuat merupakan data yang mengacu pada seseorang yang nyata, mungkin
perlu dibuat perlindungan terhadap data yang sesuai Undang-undang Perlindungan Data.

Meskipun kita dapat melakukan perubahan terhadap spesifikasi basis data pada saat proses
pengembangan, tetapi akan menghemat banyak pekerjaan apabila basis data direncanakan sedini mungkin.

Terdapat banyak program pengelolaan basis data (Database Management Systems – DBMS) yang beredar
saat ini. Salah satu yang cukup terkenal adalah Microsoft Access (MS Access), yang merupakan sebuah
sistem pengelolaan basis data relasional (Relational Database Management Systems – RDBMS). RDBMS
merupakan suatu sistem khusus yang digunakan untuk mengelola penyusunan, penyimpanan, akses,
keamanan dan integritas data. Sistem ini memungkinkan sistem aplikasi front-end untuk dapat fokus pada
tampilan antarmuka, validasi data dan navigasi layar. Ketika ada kebutuhan untuk menambah, menghapus,
mengubah atau menampilkan data, sistem aplikasi hanya cukup membuat “panggilan” ke RDBMS. Sebuah
RDBMS menyimpan informasi dalam bentuk kumpulan “tabel” yang masing-masing memiliki penanda unik
yang disebut “primary key”. Tabel tersebut kemudian dihubungkan dengan tabel lainnya menggunakan
penanda unik yang disebut “foreign key”. Foreign key adalah primary key yang ada pada tabel yang berbeda.
Pada contoh dibawah ini, kolom “IdPelanggan” adalah primary key pada sebuah tabel dan juga foreign key
pada tabel lainnya. Tanda panah melambangkan hubungan satu-ke-banyak antara kedua tabel. Hubungan
tersebut memperlihatkan bahwa satu pelanggan dapat memiliki satu atau lebih permintaan. Namun satu
permintaan hanya dapat dilakukan oleh satu dan hanya satu pelanggan.

2|Page Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih - 2014


Praktikum Sistem Informasi Laboratorium

Tabel Pelanggan Tabel Permintaan

IdPermintaan (PK)
IdPelanggan (PK) IdPelanggan (FK)
Nama TglPermintaan
Alamat TglSelesai
NoTelepon

Gambar 1 Contoh relasi antar tabel pada RDBMS

Tampilan Microsoft Access


Ketika membuka aplikasi MS Access, akan terlihat halaman Getting Started with Microsoft Office Access. Pada
halaman ini terdapat sekumpulan contoh template yang dapat digunakan untuk membuat database.
Contoh-contoh ini berguna untuk membuat database yang serupa dengan contoh yang diberikan.

Selain contoh-contoh tersebut, anda dapat pula membuat database baru atau membuka database yang
terlah dibuat sebelumnya. Pada praktikum ini anda akan dipandu untuk belajar membuat database yang
baru.

Ketika anda membuat database baru maka anda akan masuk ke dalam halaman utama Microsoft Access.
Halaman utama, dibagai menjadi beberapa bagian yang disebut panel, antara lain panel navigasi, panel
menu/ribbon, dan panel utama. Pada gambar 3 diperlihatkan posisi dari panel-panel tersebut di halaman
utama.

3|Page Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih - 2014


Praktikum Sistem Informasi Laboratorium

Gambar 2. Tampilan awal Microsoft Access 2007

Komponen Utama
Beberapa komponen utama pada Microsoft Access, antara lain :

1. Tabel
Tabel merupakan objek utama dalam database yang digunakan untuk menyimpan kumpulan data
sejenis. Data tersimpan di dalam tabel dalam bentuk baris (record) dan kolom (field).
2. Query
Query merupakan sebuah proses pemilihan atau penyaringan data sehingga hanya data yang
diinginkan (memiliki kriteria tertentu) yang akan ditampilkan atau dicetak. Query dibedakan
menjadi dua, yaitu :
a. DDL (Data Definition Language), digunakan untuk membuat atau mendefinisikan objek-objek
database seperti membuata tabel, relasi antar tabel, dan sebagainya.
b. DML (Data Modification Language), digunakan untuk memanipulasi database, seperti
menambah, mengubah, atau menghapus data serta mengambil informasi yang diperlukan dari
database.
3. Form
Form digunakan untuk proses input data, menampilkan data, memeriksa, dan memperbaharui data.

4. Report
Report merupakan pemaparan data dalam bentuk tertulis atau tercetak. Report dapat berbentuk
laporan atau backup tertulis yang terdapat dalam komputer.

Tipe Data
Field dalam Microsoft Access harus ditentukan tipe datanya, berikut adalah beberapa tipe data yang
terdapat dalam Microsoft Access :

1. Text, digunakan untuk field dengan format alphanumeric, terdiri dari maksimal 255 karakter.
2. Memo, dapat menampung hingga 65535 karakter dalam tiap fieldnya, tetapi tidak dapat di urutkan.
3. Number, digunakan untuk menyimpan data angka yang biasanya digunakan untuk proses
perhitungan matematis.
4. Date/Time, digunakan untuk field yang berisi data tanggal atau waktu.
5. Currency, berisi data bilangan tanpa proses pembulatan.
6. Auto Number, merupakan jenis tipe data yang akan bertambah secara otomatis ketika menambah
record baru.
7. Yes/No, merupakan tipe data Boolean yang berisi nilai benar atau salah.
8. OLE Object, digunakan untuk field yang menampung jenis data eksternal seperti bitmap atau suara.
9. Lookup Wizard, digunakan untuk menampilkan pilihan yang isinya mengacu pada sebuah tabel
atau dari daftar nilai yang ditetapkan.

4|Page Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih - 2014


Praktikum Sistem Informasi Laboratorium

Gambar 3. Tampilan halaman utama Microsoft Access

5|Page Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih - 2014


Praktikum Sistem Informasi Laboratorium

Praktikum ke-1
Tujuan : Memahami cara membuat tabel.

Langkah-langkah :

1. Buka Microsoft Access


2. Pilih “Blank Database”

3. Pilih folder untuk menyimpan database.


4. Beri nama file name dengan nama simlab
5. Klik Create.

6. Inilah tampilan utama lembar kerja Microsoft Access

6|Page Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih - 2014


Praktikum Sistem Informasi Laboratorium

7. Tampilan utama lembar kerja Microsoft Access terdiri dari 3 bagian utama

a. Panel Menu/Ribbon berisi kumpulan fungsi-fungsi yang ada pada Microsoft Access.
b. Panel Utama merupakan panel dimana kegiatan utama pada Microsoft Access
dilaksanakan.
c. Panel Navigasi membantu kita untuk melakukan navigasi ketika membuat database
menggunakan Microsoft Acess.
8. Membuat tabel :
a. Langkah pertama yang harus dilakukan ketika membuat tabel adalah pindah ke Design
View.
b. Untuk pindah ke Design View, pilih Design View pada Menu View.

7|Page Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih - 2014


Praktikum Sistem Informasi Laboratorium

c. Ketika berpindah ke Design View kita akan diminta untuk memberi nama tabel yang akan
kita buat. Beri nama tabel tersebut dengan nama TPengguna.

d. Setelah masuk ke Design View kita akan melihat tampilan utama lembar kerja pembuatan
tabel di Microsoft Access.

8|Page Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih - 2014


Praktikum Sistem Informasi Laboratorium

e. Beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika membuat sebuah tabel, antara lain :
i. Sangat disarankan untuk tidak menggunakan spasi dalam menentukan nama field.
ii. Primary Key adalah penanda untuk field yang menjadi identitas sebuah tabel.
iii. Field Name adalah nama field/kolom pada tabel yang akan kita buat.
iv. Data Type merupakan tipe data untuk field/kolom tersebut. Beberapa tipe data
yang biasa digunakan pada Microsoft Access adalah sebagai berikut.
Tipe Data Keterangan
Text Merupakan tipe data yang dapat menampung huruf, angka, spasi, atau
atau karakter khusus seperti tanda baca. Tipe data ini dapat menampung
Short Text (Access 2013) hingga 255 karakter.
Memo Tipe data ini dapat menampung huruf, angka, spasi dan karakter khusus
atau hingga 65.535 karakter.
Long Text (Access 2013)
Number Tipe data berupa angka bilangan bulat, biasanya digunakan untuk
perhitungan matematis. Tipe data ini dapat menampung hingga 255
karakter.
Date/Time Tipe data berupa waktu atau tanggal.
Currency Tipe data angka yang dapat memiliki decimal, contohnya mata uang.
AutoNumber Tipe data yang terbentuk secara otomatis ketika menambahkan record
baru pada Microsoft Access.
Yes/No Tipe data yang menampung kondisi benar atau salah.

9|Page Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih - 2014


Praktikum Sistem Informasi Laboratorium

OLE Object Tipe data yang digunakan untuk menampung objek yang berasal dari
proses OLE.
LookupWizard Tipe data yang dapat digunakan untuk menyisipkan tabel atau query lain
untuk dimasukkan sebagai sebuah opsi atau pilihan.

v. Description adalah keterangan mengenai field/kolom. Description tidak


berpengaruh pada bentuk Tabel, karenanya bagian ini merupakan opsional, boleh
tidak diisi.
vi. Field Properties merupakan atribut yang terdapat pada Field. Atribut-atribut
tersebut antara lain :
1. Field Size (ukuran kolom) digunakan untuk menentukan ukuran panjang
karakter maksimal yang dapat ditambung oleh sebuah kolom.
2. Format digunakan untuk menentukan format penulisan bagi tipe data
yang kita gunakan. Contohnya ketika kita menggunakan tipe data
Date/Time kita bisa memilih cara penulisan General Date, Long Date,
Short Date dan sebagainya.

LATIHAN 1
Buatlah sebuah tabel dengan bentuk sebagai berikut :

No Field Name Data Type Description


1. IDPelanggan Text(30) Identitas Unik Pelanggan
2. Nama Text(30) Nama Pelanggan
3. Password Text(8) Password Pelanggan
4. Alamat Text(30) Alamat Pelanggan
5. Telepon Text(15) Nomor Telepon Pelanggan

10 | P a g e Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih - 2014


Praktikum Sistem Informasi Laboratorium

Praktikum Ke-2
Tujuan : Memahami konsep Relationship pada Tabel

Tabel Relationship atau relasi antar tabel merupakan beberapa tabel yang saling berhubungan atau
memiliki relasi. Tabel-tabel tersebut berhubungan dengan menggunakan primary key dan foreign key.
Primary key merupakan penanda unik untuk masing-masing tabel, sementara foreign key merupakan
primary key dari tabel anak yang digunakan untuk menandai hubungan dengan tabel induk.

Agar tabel-tabel dapat saling berelasi, diharuskan untuk melakukan normalisasi pada tabel-tabel yang akan
dihubungkan. Normalisasi merupakan upaya untuk memperbaiki struktur tabel sesuai dengan entitasnya.
Entitas adalah kumpulan data yang memiliki atribut yang sejenis.

Terdapat beberapa jenis relasi antar tabel, yaitu :

One to One (satu ke satu) One to Many (satu ke banyak)

Many to One (banyak ke satu) Many to Many (banyak ke banyak)

11 | P a g e Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih - 2014


Praktikum Sistem Informasi Laboratorium

Contoh kasus :

Suatu Universitas memiliki banyak fakultas (Kedokteran, Informatika, Pertanian, MIPA, dll). Dimana satu
fakultas dapat memiliki banyak mahasiswa (One to Many).

Relasi antar Tabel Fakultas dan Tabel Mahasiswa dapat digambarkan sebagai berikut :

Dapat terlihat pada gambar diatas, bahwa NIM merupakan primary key pada tabel Mahasiswa, sedangkan
ID_Fakultas merupakan primary key pada tabel Fakultas sekaligus merupakan foreign key pada tabel
Mahasiswa.

LATIHAN 2
1. Buatlah sebuah tabel dengan bentuk sebagai berikut :

Nama Tabel : Permintaan_Analisis

Nama Field Data Type Description


Kode_Permintaan Number Kode Permintaan
Jenis_Analisis Text(30) Nama Jenis Analisis
Nama_Sampel Text(30) Nama Sampel
Tgl_Permintaan Date/Time Tanggal Permintaan
Pelanggan Text(30) Nama Pelanggan
Alamat_Pelanggan Text(30) Alamat Pelanggan
Telepon_Pelanggan Text(15) Telepon Pelanggan
Petugas Text(30) Nama Petugas
Unit_Kerja Text(30) Unit Kerja Petugas

12 | P a g e Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih - 2014


Praktikum Sistem Informasi Laboratorium

2. Pada tabel Permintaan_Analisis, isikan data sebagai berikut :

Kode_ Jenis_ Nama_ Tgl_ Pelanggan Alamat_ Pelanggan Telepon_ Petugas Unit_ Kerja
Permintaan Analisis Sampel Permintaan Pelanggan
10201400001 Analisis pH Air Tanah 15-09-2014 PT Timah Kompeks Industri 0234-5678901 Rina Administrasi
Blok K55 Wulansari
10201400002 Analisis Air limbah 05-10-2014 PT Maju Jaya Jalan Semilir Hilir 08786543213 Rina Administrasi
Kadar Air pabrik tahu Utara No.103B Wulansari
10201400003 Analisis Ikan Tenggiri 10-10-2014 PT Timah Kompeks Industri 0234-5678901 Bayu Batara Administrasi
Kadar Blok K55
Arsen
10201400004 Analisis Wafer Biskuit 14-10-2014 CV Mekar Area Pertokoan 0321-6785431 Rina Administrasi
Kadar Raya Futami, Area 2 No. Wulansari
Protein 23F
10201400005 Analisis Daging 15-10-2014 CV Cahaya Jalan Aria Pamekasan 081324252928 Bayu Batara Administrasi
Kadar Komodo Merdeka No. 33C
Lemak

13 | P a g e Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih - 2014


Praktikum Sistem Informasi Laboratorium

Perhatikan data pada Tabel Permintaan_Analisis yang telah dibuat pada Latihan 2. Perhatikan kolom
Pelanggan dan Petugas.

Data yang terdapat pada kedua kolom tersebut merupakan data yang dapat muncul di beberapa tabel,
misalkan pada Tabel Tagihan. Pada Tabel Tagihan terdapat kemungkinan akan munculnya data pelanggan
dan petugas, karena pelanggan merupakan entitas yang menjadi tujuan tagihan serta petugas adalah
entitas yang bertanggung jawab terhadap tagihan.

Dikarenakan alasan diatas, maka Tabel Permintaan_Analisis harus diperbaiki dengan melakukan normalisasi.

LATIHAN 3
1. Ubahlah Tabel Pelanggan yang telah dibuat pada Latihan 1 menjadi bentuk seperti dibawah ini.

ID_Pelanggan Nama Alamat Telepon


PT-001 PT Timah Kompeks Industri Blok K55 0234-5678901
PT-002 PT Maju Jaya Jalan Semilir Hilir Utara No.103B 08786543213
CV-001 CV Mekar Raya Area Pertokoan Futami, Area 2 No. 23F 0321-6785431
CV-002 CV Cahaya Merdeka Jalan Aria Pamekasan No. 33C 081324252928

2. Buatlah Tabel Petugas.

ID_Petugas Nama UnitKerja


adm-001 Rina Wulansari Administrasi
adm-002 Bayu Batara Administrasi
mt-001 Bambang Wijanarko Manajer Teknis
mt-002 Yola Febriana Manajer Teknis
an-001 Sinta Permata Analis
an-002 Rahmat Wahyu Aji Analis

3. Pada tabel Permintan_Analisis :


a. Ubahlah nama field Pelanggan menjadi ID_Pelanggan dan perbaiki datanya sesuai
dengan Tabel Pelanggan.
b. Ubahlah nama field Petugas menjadi ID_Petugas dan perbaiki datanya sesuai dengan
Tabel Petugas.

Kode_Permintaan Jenis_Analisis Nama_Sampel Tgl_Permintaan ID_Pelanggan ID_Petugas


10201400001 Analisis pH Air Tanah 15-09-2014 PT-001 adm-001
10201400002 Analisis Kadar Air Air limbah 05-10-2014 PT-002 adm-001
pabrik tahu
10201400003 Analisis Kadar Arsen Ikan Tenggiri 10-10-2014 PT-001 adm-002
10201400004 Analisis Kadar Protein Wafer Biskuit 14-10-2014 CV-001 adm-001
10201400005 Analisis Kadar Lemak Daging 15-10-2014 CV-002 adm-001
Komodo

14 | P a g e Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih - 2014


Praktikum Sistem Informasi Laboratorium

LATIHAN 4
Buatlah relasi antara Tabel Permintaan_Analisis, Tabel Petugas dan Tabel Pelanggan.

Langkah-langkah untuk membuat relasi tabel adalah :

1. Pilih menu ‘Database Tools’ pada Panel Menu/Ribbon.


2. Pilih Relationships pada grup menu Relationships.

3. Selanjutnya, akan muncul Tab Relationships pada object tab.


4. Tekan tombol Show Table dan akan muncul jendela Show Table.
5. Pada jendela Show Table, pilih tab Tables.

15 | P a g e Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih - 2014


Praktikum Sistem Informasi Laboratorium

6. Pilih tabel Pelanggan, tabel Permintaan_Analisis, dan tabel Petugas.


7. Klik tombol Add, kemudian tutup jendela Show Table dengan menekan tombol Close.
8. Pada panel Menu/Ribbon, tekan tombol Edit Relationships, untuk memunculkan jendela Edit
Relationships.
9. Pada jendela Edit Relationship, tekan tombol Create New… untuk menampilkan jendela Create
New.

10. Pada jendela Edit Relationships, Buatlah relasi antara tabel Pelanggan dengan tabel
Permintaan_Analisis dengan cara :
a. Tekan tombol Create New untuk membuat relasi baru.
b. Pada Left Table Name, pilihlah tabel Pelanggan.
c. Pada Left Column Name, pilihlah kolom ID_Pelanggan.

16 | P a g e Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih - 2014


Praktikum Sistem Informasi Laboratorium

d. Pada Right Table Name, pilihlah tabel Permintaan_Analisis.


e. Pada Right Column Name, pilihlah kolom ID_Pelanggan.
f. Beri tanda centang pada pilihan Enforce Referential Integrity.
g. Tekan tombol OK untuk membuat relasi.
h. Tekan tombol Create pada jendela Edit Relationships untuk mengkonfirmasi relasi yang
baru saja dibuat.
11. Ulangi tahapan pada point 10 untuk menambah relasi antara tabel Petugas dengan tabel
Permintaan_Analisis.
a. Pada Left Table Name, pilihlah tabel Petugas.
b. Pada Left Column Name, pilihlah kolom ID_Petugas.
c. Pada Right Table Name, pilihlah tabel Permintaan_Analisis.
d. Pada Right Column Name, pilihlah kolom ID_Petugas.

17 | P a g e Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih - 2014


Praktikum Sistem Informasi Laboratorium

Praktikum Ke-3
Tujuan : Memahami cara membuat isian pilihan pada database (Lookup Wizard).

Langkah-langkah :

1. Buka kembali tabel Permintaan_Analisis yang telah dibuat sebelumnya.


2. Lakukan perubahan pada field ID_Pelanggan dan ID_Petugas.
3. Ganti Nama Field dari ID_Pelanggan menjadi Pelanggan dan dari ID_Petugas menjadi Petugas.
4. Ganti Data Type masing-masing field tersebut menjadi Lookup Wizard.

5. Pilih pilihan pertama, kemudian tekan tombol Next.

6. Untuk field Pelanggan, pilih Tabel Pelanggan dan untuk field Petugas, pilih Tabel Petugas.
7. Tekan tombol Next.

18 | P a g e Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih - 2014


Praktikum Sistem Informasi Laboratorium

8. Pilih field Nama saja, kemudian tekan tombol “>”.

9. Setelah field Nama terpilih, tekan tombol Next.

19 | P a g e Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih - 2014


Praktikum Sistem Informasi Laboratorium

10. Urutkan berdasarkan field Nama, kemudian tekan tombol Next.

11. Pilih “Hide key Column”, tekan tombol Next.

20 | P a g e Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih - 2014


Praktikum Sistem Informasi Laboratorium

12. Tekan tombol Finish.

21 | P a g e Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih - 2014


Praktikum Sistem Informasi Laboratorium

LATIHAN 5
1. Buatlah Tabel dengan nama Transaksi.
2. Berikan status primary key pada field Kode_Transaksi
3. Sesuaikan Field Name dan Data Type dengan data yang terdapat pada tabel di bawah ini.
4. Buatlah relasi dengan tabel lain sesuai dengan data yang terdapat pada tabel di bawah ini.
5. Isi kolom hasil dengan hasil analisis yang sesuai. (Gunakan imajinasi anda)

Kode_
Jenis_Analisis Tgl_Mulai Tgl_Selesai Harga Hasil Nama_Analis
Transaksi
TRX-001 Analisis pH 15-09-2014 25-10-2014 Rp 150.000 Sinta Permata

TRX-002 Analisis Kadar Air 05-10-2014 15-12-2014 Rp 200.000 Sinta Permata

TRX-003 Analisis Kadar Arsen 10-10-2014 20-11-2014 Rp 1.500.000 Rahmat Wahyu Aji

TRX-004 Analisis Kadar Protein 14-10-2014 24-11-2014 Rp 325.000 Rahmat Wahyu Aji

TRX-005 Analisis Kadar Lemak 15-10-2014 25-12-2014 Rp 250.000 Rahmat Wahyu Aji

22 | P a g e Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih - 2014


Praktikum Sistem Informasi Laboratorium

Praktikum Ke-4
Tujuan : Memahami cara membuat Query sederhana

Basis data memiliki fitur untuk menampilkan kumpulan data dengan kondisi tertentu. Contohnya adalah
menampilkan data petugas yang memiliki unit kerja analis atau menampilkan data transaksi pada rentang
waktu tertentu. Pada MS Access, data-data tersebut dapat ditampilkan dengan dua acara, yaitu dengan
menggunakan fasilitas Filter dan Query. Pada modul ini akan dibahas mengenai pemilihan data
menggunakan Query.

Query dapat digunakan untuk memilih data menggunakan parameter pilihan sederhana maupun kompleks.
Bahkan menampilkan data yang terdapat pada sebuah tabel akan menjadi lebih mudah jika menggunakan
query. Berikut ini akan diperlihatkan cara menampilkan data seluruh pelanggan dengan menggunakan
query.

Menampilkan data seluruh pelanggan menggunakan Query.


Langkah-langkah :

1. Pilih Menu Create dari Ribbon, kemudian tekan Query Wizard pada Group Menu Queries.

2. Pilih Simple Query Wizard, pada Jendela New Query.


3. Tekan tombol OK.

23 | P a g e Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih - 2014


Praktikum Sistem Informasi Laboratorium

4. Pada Jendela Simple Query Wizard, pilih TPelanggan pada pilihan Tables/Queries.

24 | P a g e Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih - 2014


Praktikum Sistem Informasi Laboratorium

5. Pilih seluruh field yang ada pada Available Fields dan pindahkan ke kolom Selected Fields.

6. Beri nama query dengan nama GetAllPelanggan.

25 | P a g e Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih - 2014


Praktikum Sistem Informasi Laboratorium

7. Sebelum menekan tombol Finish, pilih pilihan Modify the query design.

8. Pada design view, berikan opsi sorting Ascending pada field Nama, dan hilangkan tanda centang
pada pilihan Show pada Field Alamat dan Telepon untuk menyembunyikan kedua Field tersebut.

26 | P a g e Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih - 2014


Praktikum Sistem Informasi Laboratorium

9. Berikut adalah hasil dari pembuatan query.

Hasil dari query dapat digunakan pula sebagai nilai lookup pada Field IDPelanggan di tabel Permintaan
Analisis.

Menggunakan hasil query sebagai nilai lookup


Langkah-langkah :

1. Pilih menu Relationship dari Panel Menu.


2. Hapus Relationship pada tabel Permintaan_Analisis dengan cara menghapus garis-garis hitam yang
menghubungkan tabel Permintaan_Analisis dengan tabel Pelanggan.

27 | P a g e Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih - 2014


Praktikum Sistem Informasi Laboratorium

3. Buka Design View dari tabel Permintaan_Analisis


4. Pada Field ID_Pelanggan, ubah data type nya menjadi Lookup Wizard.

5. Pada Jendela Lookup Wizard, pilih Queries pada pilihan View yang akan digunakan sebagai koleksi
nilai Lookup.

6. Tekan tombol Next.

28 | P a g e Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih - 2014


Praktikum Sistem Informasi Laboratorium

7. Pada pilihan Fields, pindahkan seluruh field pada Available Fields ke Selected Fields.

8. Tekan tombol Next.


9. Urutkan nilai Lookup berdasarkan Nama secara Ascending (dari nilai terkecil atau dari A -> Z)

10. Tekan tombol Next.


11. Selanjutnya akan terlihat preview dari nilai Lookup yang akan digunakan. Lakukan pengaturan
sesuai dengan kebutuhan, misalnya dengan mengubah lebar field apabila diperlukan.

29 | P a g e Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih - 2014


Praktikum Sistem Informasi Laboratorium

12. Setelah selesai melakukan pengaturan, langsung saja tekan tombol Finish.
13. Hasil pilihan akan terlihat pada Datasheet View dari tabel Permintaan Analisis.

30 | P a g e Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih - 2014


Praktikum Sistem Informasi Laboratorium

LATIHAN 6
1. Buatlah Query :
a. Beri nama GetPetugasAdministrasi
b. Hasil query berupa koleksi data Petugas yang bertugas pada Unit Kerja Administrasi
2. Buatlah Query :
a. Beri nama GetPetugasAnalis
b. Hasil query berupa koleksi data Petugas yang bertugas pada Unit Kerja Analis
3. Gunakan query GetPetugasAdministrasi sebagai nilai Lookup field ID_Petugas di tabel
Permintaan_Analisis.
4. Gunakan query GetPetugasAnalis sebagai nilai Lookup pada field Analis di tabel Transaksi.

31 | P a g e Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih - 2014


Praktikum Sistem Informasi Laboratorium

Praktikum ke-5
Tujuan : Memahami cara membuat form

Membuat Form
Form merupakan salah satu objek yang digunakan untuk memudahkan pengguna untuk melakukan input,
mencari, menampilkan, memperbaiki dan mencetak data. Form dapat dibuat dengan menyertakan seluruh
atau sebagian field yang ada pada sebuah tabel, bahkan dapat pula digunakan untuk menampilkan dan
menyimpan data yang berjenis foto. Untuk dapat membuat sebuah form di MS Access 2007, dapat
digunakan fitur-fitur yang ada pada menu Create >> Forms.

1. Membuat Form dengan Form Wizard


MS Access 2007 memiliki fasilitas Form Wizard untuk memudahkan penggunanya dalam membuat
form. Pengguna tidak perlu lagi merancang form dari awal, cukup mengikuti langkah-langkah yang
telah ditentukan dan memilih diantara pilihan yang telah ditetapkan oleh Form Wizard. Berikut adalah
cara membuat Form menggunakan Form Wizard.

Langkah-langkah :

1. Buka file database simlab.accdb yang sudah dibuat sebelumnya, kemudian klik tab Create pada
Menu. Pada group menu Forms, pilih Form Wizard.

2. Pada pilihan Tables/Queries, pilih dan klik tabel TPetugas.


Note : Pada pilihan Tables/Queries ini dimungkinkan untuk memilih lebih dari satu tabel atau query.
3. Pada kotak daftar Available Fields, tekan tanda >> untuk memindahkan seluruh fields ke dalam
kotak daftar Selected Fields.

32 | P a g e Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih - 2014


Praktikum Sistem Informasi Laboratorium

Note : Fungsi pemilihan field ini adalah untuk menentukan field mana yang akan disertakan ke dalam form.
Tanda > untuk menyertakan satu field dan tanda >> untuk menyertakan seluruh field. Dengan langkah ini,
nama field yang akan disertakan akan dipindahkan ke dalam kotak daftar Selected Fields.

4. Klik tombol Next untuk melanjutkan ke langkah berikutnya.


5. Pada kotak dialog selanjutnya, pilih dan klik salah satu pilihan (radio button) layout form yang
diinginkan (untuk sementara pilihlah layout Columnar). Kemudian tekan tombol Next.

6. Pada kotak dialog selanjutnya, tekan tombol Finish untuk mengakhiri wizard dan melihat hasil
pembuatan form.

33 | P a g e Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih - 2014


Praktikum Sistem Informasi Laboratorium

34 | P a g e Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih - 2014


Praktikum Sistem Informasi Laboratorium

2. Membuat Form dengan Form Design


Selain menggunakan Form Wizard, form juga dapat dibuat menggunakan fitur Form Design. Berikut
adalah cara membuat form menggunakan Form Design.

Langkah-langkah :

1. Buka file database simlab.accdb yang sudah dibuat sebelumnya, kemudian klik tab Create pada
Menu. Pada group menu Forms, pilih Form Design.

2. Selanjutnya akan muncul tampilah design form untuk merancang bentuk firm yang kita inginkan.
Pada perancangan ini, pilih dan klik fitur Add Existing Fields dari group menu Tools pada menu
Design.
3. Pilih TPelanggan, tekan tanda + di sebelah nama TPelanggan untuk memunculkan field-field
TPelanggan.
4. Klik dua kali pada field IDPelanggan. Kemudian lakukan langkah yang sama untuk setiap field
yang ada pada TPelanggan. Selanjutnya atur letak, tinggi serta lebar masing-masing control pada
area Detail.

35 | P a g e Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih - 2014


Praktikum Sistem Informasi Laboratorium

5. Tampilan form, dapat juga diubah dengan memanfaatkan fitur-fitur yang terdapat pada menu
Design, Arrange dan Format.

36 | P a g e Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih - 2014


Praktikum Sistem Informasi Laboratorium

6. Selanjutnya kita dapat melihat hasil dari perancangan Form yang kita lakukan dari group menu
Views dan memilih Form View.
Note : Pada group menu Views terdapat beberapa pilihan antara lain :
 Form View, untuk melihat tampilan form.
 Datasheet View, untuk melihat data TPelanggan dalam bentuk tabel (data sheet).
 PivotTable View, untuk menampilkan form dalam bentuk tabel khusus yang merangkum
informasi dari kolom tertentu dari sebuah sumber data sehingga informasi tersebut akan lebih
mudah dilihat.
 PivotChart View, untuk menampilkan form dalam bentuk grafik/diagram pivot.
 Layout View, untuk menampilkan form dalam bentuk layout. Pada view ini kita dapat mengatur
layout dengan lebih mendetail.
 Design View, untuk menampilkan form dalam bentuk perancangan. Pada view ini kita dapat
mengatur komponen-komponen pada form dengan lebih mendetail.

3. Menutup dan Menyimpan Form


Untuk menutup yang telah dirancang, langkahnya adalah sebagai berikut :

1. Pada jendela form yang sedang aktif, klik kanan pada nama form, lalu pilih Close.
2. Apabila form belum disimpan maka akan muncul dialog box yang menanyakan apakah kita akan
menyimpan form tersebut atau tidak. Jika form akan disimpan maka akan muncul dialog box yang
kedua untuk memberi kesempatan pada kita untuk dapat memberi nama form yang kan kita
simpan. (pada konteks ini simpan hasil perancangan form yang telah kita buat dan beri nama
FormPelanggan).

37 | P a g e Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih - 2014


Praktikum Sistem Informasi Laboratorium

4. Memodifikasi Rancangan Form


Untuk mengubah detail yang dirasakan belum tepat pada sebuah form, dapat dilakukan dengan cara
memodifikasi kembali rancangan sebuah form. Pada langkah berikut akan diperlihatkan bagaimana
mengubah judul dari sebuah form.

Langkah-langkah :

1. Buka file database simlab.accdb yang sudah dibuat sebelumnya, kemudian pilih dan klik form
TPetugas.

2. Klik Views  Design View.

38 | P a g e Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih - 2014


Praktikum Sistem Informasi Laboratorium

3. Pilih dan klik pada Judul Form yang berada pada area Form Header. Ubah teks pada judul menjadi
Form Petugas.
4. Simpan perubahan pada form dengan menekan Ctrl+S. Atau dari menu File, lalu pilih Save.
5. Lihat hasil perubahan, dengan memilih Views  Form View.

39 | P a g e Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih - 2014


Praktikum Sistem Informasi Laboratorium

LATIHAN 7
Kode_JenisAnalisis Nama_Analisis Satuan Nilai_Rujukan
PMed-001 Leukosit Ribu/μL 5-10
PMed-002 Hemoglobin g/dL P 12-15
PMed-003 Trombosit Ribu/μL 150-400
PMed-004 Fibrinogen P Mg/dL 200-400
PMed-005 Fibrinogen K Mg/dL 200-400
PMed-006 Masa tromboplastin P Detik 30,3 – 41,1
PMed-007 Masa tromboplastin K Detik 30,3 – 41,1
PMed-008 Masa pendarahan Menit 1–6
PMed-009 Masa pembekuan Menit 10 – 15
PMed-010 D-dimer Ng/dL < 300

1. Buatlah tabel dengan nama Jenis_Analisis, sesuaikan jumlah karakter serta jenis data pada masing-
masing field.
2. Isikan data kedalam tabel Jenis_Analisis sesuai dengan contoh data diatas.
3. Buat form untuk tabel tersebut :
a. Beri nama FormJenisAnalisis.
b. Beri judul Form Jenis Analisis.

40 | P a g e Sekolah Tinggi Analis Bakti Asih - 2014