Anda di halaman 1dari 3

NAMA : YOSRIL HADI

NIM : J1B016103

Definisi Irama Sirkadian


Individu mengalami irama siklus sebagai bagian dari kehidupan mereka setiap hari. Irama
yang paling di kenal adalah siklus 24 jam. Siang-malam yang di kenal dengan Irama diurnal
atau Sirkadian. (berasal dari bahasa latin ; circa”tentang” dan dies “hari”) Siklus menstruasi
wanita adalah sebuah Irama Infradian. Siklus yang terjadi dalam siklus yang lebih lama dari 24
jam. Siklus biologis berakhir kurang dari 24 jam di sebut Irama Ultradian. Irama sikradian
mempengaruhi pola fungsi biologi utama dan fungsi prilaku. Fluktasi dan prakiraan suhu tubuh,
denyut jantung, tekanan darah, sekresi hormon, kemampuan sensorik dan suasana hati tergantung
pada pemeliharaan siklus sirkadian 24 jam.
Hal tersebut juga disebutkan dalam buku Fundamental Keperawatan, “Manusia mengalami irama
yang berputar sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari mereka. Irama yang paling dikenal
adalah irama 24 jam, irama siang-malam dikenal sebagai diurnal atau irama sirkadian (berasal
dari bahasa latin: circa, “sekitar”, dan dies, “hari”). Irama sirkadian memengaruhi hampir semua
fungsi biologis dari kebiasaan. Perubahan yang dapat diprediksi adalah perubahan suhu tubuh,
denyut jantung, tekanan darah, sekresi hormon, ketajaman pancaindra, dan suasana hati
tergantung dari pemeliharaan siklus sirkadian 24 jam
Faktor yang Memengaruhi Irama Sirkadian

Faktor-faktor seperti cahaya, temperatur, aktivitas sosial, dan rutinitas kerja memengaruhi
irama sirkadian dan siklus tidur-bangun sehari-hari. Semua orang mempunyai jam biologis yang
menyinkronisasikan siklus tidurnya. Hal ini menjelaskan mengapa beberapa orang tertidur pada
pukul 8 malam, sedangkan yang lain tidur pada tengah malam atau ketika hendak subuh. Orang
lainnya juga lebih aktif di waktu yang berbeda pada satu hari.
Mekanisme Irama Sirkadian
Pada manusia yang mengalami siklus normal malam/siang, fungsi vital tubuh berubah dalam
periode 24 jam. Ritme ini dikenal sebagai ritme sirkadian dan dipengaruhi oleh lingkungan.
Mediator yang paling penting pada petunjuk ini adalah melatonin, yaitu suatu hormon yang
disekresi oleh kelenjar pineal. Melatonin adalah neurohormon yang diproduksi dalam otak yang
membantu mengontrol irama sirkadian dan mempromosikan.Melatonin adalah suplemen gizi
yang populer untuk membantu tidur.

Jenis-Jenis Irama Sirkadian


Irama Sirkadian pada Siklus Tidur
Irama biologis dari tubuh untuk tidur secara berkelanjutan akan bersinkronasi dengan fungsi tubuh yang
lain. Contohnya, perubahan pada suhu tubuh akan berhubungan dengan pola tidur. Pada keadaan
normal, suhu tubuh mencapai posisi puncaknya pada sore hari, menurun secara berangsur, dan
kemudian menurun secara tajam setelah seseorang tidur
Irama Sirkadian pada Suhu Tubuh
Suhu tubuh berubah secara normal 0,50 sampai 10 selama periode 24 jam. Bagaimanapun, suhu
merupakan irama paling stabil pada manusia. Suhu tubuh biasanya paling rendah antara pukul
1:00 dan 4:00 dini hari. Sepanjang hari, suhu tubuh naik, sampai sekitar pukul 18:00 dan
kemudian turun seperti pada dini hari
Irama Sirkadian pada Sistem Peredaran Darah
Kekuatan kontraksi jantung biasanya meningkat secara sementara pada peningkatan suhu tubuh
yang moderat. Akan tetapi, bila peningkatan suhu tubuh berlangsung dalam jangka waktu yang
lama, sistem metabolisme jantung akan menjadi aus (exhausted) sehingga kekuatan kontraksi
jantung justru akan melemah

Irama Sirkadian pada Sekresi Hormon


Irama sirkadian pada sekresi hormon, pada makalah ini lebih ditekankan dalam sekresi hormon
yang berperan dalam siklus tidur. Hormon tersebut adalah melatonin yang disekresi oleh kelenjar
pienalis.
Kelenjar pienalis (epifise) ini terdapat didalam ventrikel otak, berbentuk kecil dengan
warna merah seperti sebuah cemara. Kelenjarnya menonjol dari mesensefalon ke atas dan ke
belakang kolikus superior. Fungsinya belum diketahui dengan jelas. Kelenjar ini menghasilkan
sekresi interna dalam membantu pankreas dan kelenjar kelamin berperan penting dalam
mengatur aktivitas seksual dan reproduksi manusia
Gangguan pada Irama Sirkadian
 Gangguan Tidur Irama Sirkadian
1. Gangguan Tidur Irama Sirkadian Primer
a. Tiper Fase tidur tertunda
b. Tipe fase tidur lanjutan
2. Gangguan yang Berhubungan dengan Kebiasaan yang Menyebabkan Kurang Tidur
a. Tipe jet lag
b. Tipe pekerjaan shift
c. Tipe fase tidur tertunda
d. Menggunakan obat atau zat
3. Gangguan Tidur Berkaitan dengan Gerakan
a. Sindrom RLS
b. Gerakan tungkai periodik
c. Tidur yang berhubungan dengan kaki kram
d. Tidur yang berhubungan dengan bruksisme (gigi bergemeretak)
4. Gejala yang Terisolasi, Varian yang Tampak Normal, dan Isu-isu yang Belum
Terpecahkan
a. Tidur panjang
b. Tidur pendek
c. Mendengkur
d. Mengigau
e. Tidur mioklonik jinak pada masa bayi.
Adanya penyakit kronis sering menyebabkan gangguan tidur bagi lansia. Sebagai contoh,
seorang lansia dengan artritis sering mengalami kesulitan tidur karena nyeri sendi. Perubahan
pola tidur sering disebabkan oleh perubahan dalam sistem saraf pusat yang memengaruhi
sensitivitas orang tua terhadap waktu untuk mempertahankan irama sirkadian