Anda di halaman 1dari 2

HEMOROID

RSUD No. Dokumen No. Revisi Halaman


KABUPATEN 445/ /RSUD-KPS/VI/2017 - 1 dari 1
MELAWI
Ditetapkan,
Tanggal terbit Direktur RSUD Kabupaten Melawi
PROSEDUR
TETAP
dr. Sien Setiawan
NIP. 19641215 200502 1 002
- Yaitu : gangguan pada dubur saat buang air besar dengan segala
akibatnya
- Keluar darah segar saat BAB, terutama saat feses akan keluar atau
PENGERTIAN
setelah feses keluar.
- Keluar benjolan lewat anus dapat masuk atau tidak masuk ( Grade
I s.d IV ).

TUJUAN Memberikan tatalaksana hemoroid sesuai standar.


SK Direktur No. …….. Tahun ……..tentang peran SMF dalam

KEBIJAKAN penyusunan standar pelayanan medis dan standar prosedur


operasional.
I. Pelaksana ; Dokter spesialis bedah
II. Tempat : Ruang operasi
III. Waktu pelaksanaan
IV. Langkah – langkah prosedur :
a. Pasien datang ke rumah sakit
b. Menegakkan diagnosa
c. Pemeriksaan penunjang :
- Proktoskopi.
- Colok dubur.
d. Informed concent : perlu
e. Konsultasi : dokter spesialis terkait bila perlu.
f. Terapi :
PROSEDUR - Grade I – II :
Tanpa atau dengan perdarahan rawat jalan diet tinggi
serat suppositoria berisi laxantia, adstringen, local
anastesi dan kortikosteroid antibiotik dan analgetik
perubahan gaya hidup.
- Grade III – IV : dilakukan tindakan operasi dengan metode
wide head dan dengan metode langenbeck.
Khusus grade IV operasi tidak langsung dilakukan, dirawat
lebih dulu agar kembali ke grade III dengan cara : duduk
berendam dalam larutan PK 1 / 10.000 selama 15 menit 2 X
sehari kompress dengan larutan garam hipertonik
pemberian antibiotik dan analgetik.
Tindakan operasi :
Pada spinal / general anasthesi posisi lithotomy desinfeksi
lapangan operasi dengan poviden iodine 10 % tutup dak
steril, kecuali lapangan operasi.

 Metode wide head


Insisi mukosa sampai ke daerah plexus memoroidalis yang
mengalami pelebaran kemudian di ligasi dan di insisi
mukosa kembali dijahit secara primer.

 Metode langenbeck
Daerah plexus memoroidalis yang mengalami pelebaran
langsung di klem bersama mukosa kemudian di potong
dan di ligasi kontrol perdarahan dengan memasukkan
kassa betadine ke dalam rectum.

 Pasca operasi :
Antibiotika dan analgetik diet bubur saring
konstipan imodium selama 3 hari phlebodinamic
agent.

g. Penyulit : perdarahan, anemi, fistel ani.


h. Tenaga standar :
- Dokter spesialis bedah umum.
- Dokter spesialis bedah digestive.
i. Tempat pelayanan : Minimal rumah sakit type C
j. Perawatan rumah sakit : rawat inap
k. Lama perawatan : 5 – 7 hari.
l. Masa pemulihan : 1 – 2 minggu.
m. Patologi : perlu
n. Hasil : sembuh.

Unit Terkait Ruang perawatan , OK, IGD