Anda di halaman 1dari 10

Langsa, 29 Agustus 2018

Hal : Permohonan Untuk Penulisan Skripsi

Yth:
Dekan Fakultas Hukum
Universitas samudra
c.q Koordintor Prodi
di_
Tempat

Assalamu’alaikum Wr. Wb.


dengan hormat, saya yang bertandatangan dibawah ini:

Nama : Hadiyatullah.
NIM : 12.01.00745.
Jurusan : Ilmu Hukum.
Angkatan Tahun : 2012.
sudah/belum lulus
mata kuliah :Belum

Jumlah SKS :141 SKS

Mengajukan judul skripsi/tugas akhir sebagai berikut:


I. JUDUL SKRIPSI YANG DIRENCANAKAN

1. Legalitas Kekuatan Hukum Nikah Sirih Oleh Aparatur Negeri Sipil

Dikaitkan Dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang

Perkawinan (Studi Kasus Kepala BAPPEDA Kota Langsa)

Alasan :
- Untuk mengetahui keabsahan hukum mengenai buku nikah sirih di

lihat dalam hukum islam.


- Untuk mengetahui akibat hukum mengenai buku nikah sirih

terhadap Aparatur Negeri Sipil.

- Untuk mengetahui faktor seorang Aparatur Negeri Sipil


mendapatkan sanksi adat oleh masyarakat dalam kasus Mesum
yang diketahui memiliki buku nikah sirih.

2. Analisis Hukum terhadap Pemutusan Secara Pihak Melalui Perjanjian

Antaran Perusahaan Dengan Konsumen Menurut Undang Nomor 08

Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen

Alasan :

- Untuk mengetahui perlindungan hukum terhadap konsumen

dalam perjanjian jual beli tenaga listrik pra bayar menurut Undang-

Undang Nomor 08 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen.

- Untuk mengetahui bentuk-bentuk wanprestasi dan tanggung jawab

para pihak dalam terjadinya kelalaian.

- Untuk mengetahui faktor PT PLN melakukan pemutusan aliran

listrik berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.

3. Proses Pendaftaran Hak Milik Atas Tanah Melalui Program Prona Di

Gampong Birem Bayeun Kabupaten Aceh Timur

Alasan:

- Untuk mengetahui proses pelaksanaan pendaftaran tanah di

kabupaten aceh timur.

- Untuk mengetahui dasar hukum yang mengatur pendaftaran tanah

melalui program prona.


- Untuk mengetahui Upaya dan Hambatan penanggulangan dalam
pelaksanaan program prona
DAFTAR KEPUSTAKAAN YANG TELAH DI INDENTIFIKASI

A. BukuTeks :

Abdullah, S. R. 2004. Poligami dan eksistensinya. Jakarta: Pustaka


Alriyadl.

Aj-Jahrani, M. 2002.Poligami dari berbagai persepsi. Jakarta: GemaInsani


Press.

AriijbintiAbdur Rahman as-Sanan.2006. AdilTerhadap Para


IsteriEtikaBerpoligami. Jakarta: Darus Sunnah Press.

DepagRI . 1997. BahanPenyuluhanHukum. Jakarta: Ditbinbaga Islam.

EkaKurnia. 2006. PoligamiSiapaTakut (perdebatanseputarpoligami).


Jakarta: Qultum Media. Istibsyaroh. 2004.
Poligamidalamcintadanfakta. Jakarta: Bantika.

Ibrahim Hosen. 1971. FiqhPerbandingandalamMasalahNikah, Thalaq,


Rujuk, danHukumKewarisan, Jilid I, cetakanpertama. Jakarta:
YayasanIhya ‘Ulumuddin Indonesia.

SitiMusdahMulia. 2004. Islam MenggugatPoligami. Jakarta: PT


GramediaPustakaUtama.

Dini Paramitha, Siti Muffatahah, Anita Zulkaida .2008 .”Penerimaan Diri


Pada Istri Pertama Dalam Keluarga Poligami Yang Tinggal Dalam
Satu Rumah”.

Jurnal Fakultas Psikologi, Universitas Gunadarma Tahun 2008. Depok.


Prihati Yuniarlin. 2012.“Perlindungan Hakim Terhadap Hak-Hak Isteri
Dalam Hal Suami Berpoligami Di Kota Yogyakarta”.

Jurnal Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Tahun


2012. Yogyakarta. Racko Basera. 2013. “Izin Poligami Bagi Pegawai
Negri Sipil (PNS) Ditinjau Dari Asas Monogami Berdasarkan Undang-
Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan”.

Jurnal Hukum Universitas Mataram Tahun 2013. Mataram. Saleh Ridwan


M. 2010. “Poligami di Indonesia”. Al-Risalah Vol 10 No. 2, November
2010. Makassar : UIN Alauddin Press
B. Hasil Penelitian Sebelumnya

Di dalam Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik, bagi


pemasangan baru maupun bagi pelanggan yang berpindah dari pasca
bayar ke pra bayar, pada prinsipnya sama, yaitu berisikan klausula-
klausula baku yang ditetapkan oleh PT. PLN (Persero). Perjanjian baku
adalah suatu perjanjian yang dibuat oleh dua pihak dimana salah satu
pihak menstandarkan klausul-klausulnya kepada pihak lain yang tidak
mempunyai kebebasan untuk melakukan tawar-menawar dan tidak
mempunyai pilihan kecuali menerimanya. Dan mengenai
penandatanganannya, meskipun si penandatangan tidak membacanya, ia
dianggap telah menyetujui isinya.
Isi klausula perjanjian jual beli tenaga listrik pra bayar yang
diterbitkan oleh PT. PLN (Persero) hampir secara keseluruhan serta hal-
hal yang berkaitan dengannya berada dalam kebijakan PT. PLN (Persero).
Sehingga PT. PLN (Persero) memiliki keleluasaan untuk menetapkan
ketentuan dan persyaratan dalam perjanjian jual beli tenaga listrik pra
bayar. Oleh sebab itu, persoalan klausula baku diatur dalam Bab V Pasal
18 Undang-Undang Nomor 08 Tentang Perlindungan Konsumen.
Sebagaimana yang disampaikan, Ketua LPK ADIL Yunus Syalham:
"Menurut hukum perlindungan konsumen, surat Perjanjian Jual
Beli Tenaga Listrik (SPJBTL) adalah salah satu bentuk Klausula Baku
yang dilarang, karena ketentuan dan syarat-syaratnya mengikat dan
sudah ditetapkan terlebih dahulu secara sepihak oleh PT. PLN yang wajib
dipenuhi oleh konsumen, atau sebagai bentuk klausul eksonerasi
(exception clause) yaitu: klausula yang mengandung kondisi membatasi
atau bahkan menghapus sama sekali tanggung jawab yang seharusnya
dibebankan kepada PT.PLN.
Pencantuman klausula baku merupakan salah satu wujud
ketidakseimbangan dalam hal kedudukan antara konsumen dan pelaku
usaha berdasarkan prinsip kebebasan berkontrak yang dapat
dimanfaatkan oleh pelaku usaha untuk memperoleh keuntungan dengan
jalan melanggar hukum.

C. Bahan-bahan Lain :
Kitab Undang-undang Hukum Perdata

Undang-undangNomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan


1. RENCANA PENELITIAN

a. Selainpenelitiankepustakaanapakahsaudarajugaakanmelakukanpe
nelitianlapanganuntukpenulisanskripsisaudara?
Jawaban: Ya
b. Jikapertanyaandiatassaudarajawab“ Ya”, sebutkan di lokasi mana
saudaraakanmelakukanpenelitian.
LokasiPenelitiandilakukan di Kota Langsa padainstansiyang terkait
dengan judul yang diterima.
c. Siapakah yang akanmembiayaipenelitianSaudaraitu?
Jawab : BiayaSendiri.

Besar harapan saya salah satu judul diatas dapat disetujui, dan atas
perhatian Bapak/Ibu diucapkan terima kasih
wassalammu’alaikum Wr. Wb.

Pemohon
Mengetahui,
Dosen Wali

Cut Elidar, S.H., M.H Hadiyatullah


NIDN. 0123085901 NIM: 12.01.00745
OUT LINE 1

PENERAPAN KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DI KANTOR


KECAMATAN DI KOTA LANGSA

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
B. Rumusan Masalah
C. Tujuan Penelitian
D. Kegunaan Penelitian
E. TinjuanPustaka
F. KeaslianPenelitian
G. MetodePenelitian
H. Jadwal Penelitian
I. Sistimatika Penulisan.

BAB II PENGATURAN HUKUM TENTANG KETERBUKAAN


INFORMASI PUBLIK

A. PengertianHukum
B. Undang-Undangtentangketerbukaaninformasipublik
C. pengaturanhukumtentangketerbukaaninformasipublik

BAB IIIKETERBUKAAN INFORMASI DALAM MENDUKUNG


PELAYANAN PUBLIK DI KANTOR CAMAT
A. Pengertianinformasidanpelayananpublik
B. Tinjauan umum pelayananpublik
C. KeterbukaanInformasidalamMendukungPelayananPublik di
Kantor Camat.

BAB IV HAMBATAN DAN UPAYA DALAM MENERAPKAN


KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DI KANTOR
KECAMATAN DI KOTA LANGSA
A. KonsepPelayananInformasiPublik
B. PrinsipPelayananPublik
C. hambatandanupayadalammenerapkanketerbukaaninformasi
publik di kantorkecamatan di kotalangsa

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN


A. Kesimpulan
B. Saran

DAFTAR KEPUSTAKAAN
OUT LINE 2

KEDUDUKAN KKR ACEH MENURUT PERATURAN PERUNDANG-


UNDANGAN

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
B. Rumusan Masalah
C. Tujuan Penelitian
D. Kegunaan Penelitian
E. TinjuanPustaka
F. KeaslianPenelitian
G. MetodePenelitian
H. Jadwal Penelitian
I. Sistimatika Penulisan.

BAB II RUMUSAN MASALAH I

A. PengertianHukum
B. Pengertian KKR
C. pengaturanHukumKedudukan KKR Aceh

BAB III RUMUSAN MASALAH II

A. Tinjauan Umum Tentang KKR


B. Pengertian KKR
C. wewenang komisi kebenaran dan rekonsiliasi aceh sebagai
alternatif menurutperaturanperundang-undangan.

BAB IV RUMUSAN MASALAH III

A. tinjauan hukum KKR


B. KKR menurutUndang-Undang
C. kedudukankomisi kebenaran dan rekonsiliasi aceh sebagai
alternatif peyelesaian HAM menurutperaturanperundang-
undangan

BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan
B. Saran

DAFTAR KEPUSTAKAAN
OUT LINE 3

PENGAWASAN PREVENTATIF DALAM PENGELOLAAN


LINGKUNGAN Di ACEH

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
B. Rumusan Masalah
C. Tujuan Penelitian
D. Kegunaan Penelitian
E. TinjuanPustaka
F. KeaslianPenelitian
G. MetodePenelitian
H. Jadwal Penelitian
I. Sistimatika Penulisan.

BAB II rumusan masalah i

A. PengertianHukum
B. PengertianKendaraanBermotor
C. pengaturan hukum pengelolaanlingkungan di Aceh.

BAB III RUMUSAN MASALAH II

A. Pengertian Perlindungan hukum


B. Tinjauan umum hukum notaris
C. Pengawasanpreventatifdalampengelolaanlingkungan di
Aceh.

BAB IV RUMUSAN MASALAH III

A. Pengertian Sanksi Hukum


B. Pengertian Umum Jabatan
C. Faktor dalam pengawasan dalam pengelolaan lingkungan
di Aceh.

BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan
B. Saran

DAFTAR KEPUSTAKAAN