Anda di halaman 1dari 5

KUIS

Nama : Ainun Hadi Bima Rizky


NIM : 160231100146
Jurusan : Ilmu Ekonomi
Prodi : Ekonomi Pembangunan

1. a) Jelaskan fenomena yang membuat perubahan geopolitik tersebut.


Berita mengenai adanya Britania Exit dimana Inggris keluar dari kelompok Uni
Eropa dan kampanye Donald Trump sebelum menjadi Presiden Amerika Serikat yaitu
Nasionalisme-Proteksionisme mengindikasikan bahwa adanya suatu trend untuk
mementingkan diri sendiri dan kepentingan nasional daripada kepentingan bersama
secara terang – terangan. Jika dahulu negara – negara maju dengan senang hati
bergabung dalam suatu kelompok untuk memajukan kepentingan bersama, sekarang
mulai berubah haluan geopolitik. Sebelum adanya Brexit, beberapa negara seperti
Perancis dengan Marine Le Pen, Belanda dengan Geerts Wilders, dan Austria dengan
Norbert Hofer telah memutuskan untuk mementingkan kebutuhan nasionalismenya
sendiri. Hal tersebut menandai adanya 3 isu hangat antara lain 1) Nasionalisme, 2)
Pengumuman Hegemoni antara Corporate Capitalisme dan State Capitalisme, 3)
adanya kekecewaan publik dan rasa tidak puas terhadap sistem mapan atau anti
establisment. Negara – negara dengan paham ini juga memiliki kebijakan right wings
populism dimana mereka sangat menentang imigran dan memperkokoh nasionalisme
bahkan ultranasionalisme yang mengarah kepada fasisme. Negara – negara adidaya
seperti Amerika Serikat memiliki pengaruh kuat terhadap stabilitas keamanan di
tingkat regional yang akan membawa dampak terhadap negara – negara yang berada
pada kawasan tersebut. Adanya konflik ekonomi, sosial, politik di suatu kawasan
tersebut sangat memainkan peran dalam geopolitik dan geostrategi karena negara –
negara tersebut membawa perilaku ekspansionis. Bagaimana pengaruhnya bagi
Indonesia? Suatu negara disebut sebagai negara ekspansionis apabila negara
tersebut telah siap bersaing dan berkompetisi di area regional maupun global dalam
menghadapi negara – negara lainnya yang berperilaku ekspansionis. Tolak ukurnya
adalah negara itu memiliki keunggulan di sektor politik, ekonomi, kultural, dan militer.
Indonesia harus meningkatkan semua tolak ukur tersebut apabila ingin bersaing di
kancah global, selain itu di sektor informasi dan teknologi juga menjadi sektor penting.

b) Jelaskan bagaimana implikasi kebijakan right wings populism ini terhadap


perdagangan bebas.
Right wings populism atau disebut dengan populisme sayap kanan merupakan arah
politik yang muncul akibat dari adanya kerentanan ekonomi, menguatnya isu – isu
nasionalisme, dan pertentangan kultural dan selalu dikaitkan dengan populisme.
Dalam kebijakannya banyak yang menyebutkan seolah – olah kebijakan politik yang
merujuk pada keinginan rakyat banyak, sehingga disebut sebagai populism.
Populisme muncul karena kegagalan lembaga – lembaga sosial dan politik yang ada
untuk mengatur subyek politik menjadi suatu tatanan sosial yang relatif stabil.
Kebijakan ini diindikasikan mulai menjadi trend apalagi ketika terjadinya Brexit dan
terpilihnya Donald Trump menjadi presiden Amerika Serikat. Dampak dari right wings
populism ini terhadap perdagangan bebas adalah tidak bebasnya pekerja atau imigran
asing untuk masuk ke negara yang tidak tergabung dalam kelompok negara pasar
bebas, negara yang tidak masuk dalam pasar bebas tidak terpengaruh oleh harga –
harga yang ditetapkan di wilayah tersebut, adanya ekspansi yang bebas dilakukan
oleh negara non pasar bebas.

c) Jelaskan potensi implikasi tersebut pada kegiatan usaha kegiatan dunia


usaha/bisnis di Indonesia
Bagi Indonesia, tidak begitu menjadi masalah jika negara yang bersangkutan tidak
berada pada regionnya, seperti Inggris. Tentunya Indonesia tetap mengekspor ke
Inggris dan Uni Eropa tanpa masalah. Namun implikasinya justru terasa pada tingkat
regional yang kemudian berdampak pada negara – negara yang berada pada
kawasan tersebut. Konflik dan stabilitas keamanan di kawasan tersebut sangat
dipengaruhi oleh negara – negara yang memainkan peran dalam dimensi geopolitik
dan geostrategi di kawasan tersebut.

2. a) Jelaskan apa yang anda ketahui mengenai situasi sumber pembiayaan UMKM
saat ini!
Perkembangan UMKM di Indonesia mengalami dua hambatan, yaitu kesulitan
modal dan pemasaran. Permasalahan modal menghambat pelaku UMKM untuk
melakukan ekspansi usaha dan naik kelas. Sementara itu, pembiayaan UMKM saat ini
mayoritas bertumpu pada sektor perbankan. Padahal potensi pembiayaan melalui
sektor lain masih terbuka lebar dengan jangkauan akses lebih luas. Pembiayaan
melalui sektor non – perbankan (koperasi, leasing, factory, gadai, pasar modal) dan
jenis pembiayaan non – kredit (hibah dan asuransi) masih belum dimaksimalkan oleh
pemerintah. Dari 16 sub – sektor ekonomi kreatif, terdapat 3 sub – sektor yang paling
mendominasi yaitu kuliner, fashion, dan kriya.
b) Apa saja program kebijakan pemerintah yang telah dikeluarkan untuk
menjawab tantangan ini?
Pemerintah telah mendorong pengembangan UMKM melalui berbagai langkah
kebijakan dan program. Sektor UMKM terbesar di Indonesia adalah pertanian,
mayoritas lokasinya tersebar di wilayah pedesaan. Maka dari itu pemerintah
mendorong pemerataan akses finansial bagi UMKM melalui program inklusi
keuangan. Dimana inklusi keuangan dalam konteks UMKM ini pada dasarnya adalah
menggeser dari sumber pembiayaan informal menjadi formal, baik melalui perbankan
atau non – bank. Saat ini lembaga keuangan perbankan masih mendominasi sistem
keuangan nasional terbukti banyak kredit program untuk UMKM yang diluncurkan
seperti KIK, KMKP, KCK, KUK, KUT, KKPE, KUPS dan KUR. Namun keberhasilannya
masih belum sesuai harapan.

c) Bagaimana hasilnya sejauh yang anda ketahui dan jelaskan penyebabnya!


menurut saya, saat ini perbankan enggan untuk menyalurkn KUR kepada usaha
mikro karena adanya isu asymetric information dan granularity (nilai kecil dan jumlah
banyak). UMKM sering dipersepsikan sebagai bisnis yang punya resiko kegagalan
yang tinggi, sehingga sering kenakan suku bunga yang tinggi oleh pihak perbankan.
Kebijakan pembiayaan UMKM saat ini untuk inovasi/jasa keuangan yang cocok untuk
UMKM dalam sistem keuangan nasional menurut saya masih kurang. Pembiayaan
UMKM terlalu fokus pada bank dan berbentuk kredit dengan berbagai variasi subsidi
seperti subsidi bunga, subsidi penjaminan kredit, rentan terhadap moral hazard.
Instrumen dan peran lembaga non bank (leasing, pasar modal, factoring, asuransi, dll)
dalam menyokong UMKM belum berjalan dengan maksimal dan masih bersifat
sporadis.

3. a) Jelaskan apa yang dimaksud dengan daerah tertinggal dan tingkat


pengangguran terbuka (TPT).
Menurut Saifullah (2006), daerah tertinggal adalah sebagai daerah kabupaten yang
masyarakat serta wilayahnya relatif kurang berkembang dibandingkan dengan daerah
lain dalam skala nasional. Terkait hal itu, menurut pihak Bappenas (2006) suatu
daerah dikategorikan sebagai daerah tertinggal karena (a) secara geografis relatif sulit
dijangkau karena letaknya yang jauh di pedalaman, perbukitan/pegunungan,
kepulauan, pesisir, dan pulau – pulau terpencil atau karena faktor geomorfologis
lainnya sehingga sulit dijangkau oleh jaringan baik transportasi maupun media
komunikasi, (b) dari sisi sumber daya alam tidak memiliki potensi, (c) dari sumber
daya manusia rendah, (d) keterbatasan sarana dan prasarana, (e) sering terjadi
bencana alam dan konflik sosial, (f) kebijakan pemerintah yang dilaksanakan tidak
tepat sasaran dan kesalahan pendekatan.

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) memiliki konsep definisi presentase jumlah


pengangguran terhadap jumlah angkatan kerja.
Rumus untuk menghitung TPT yaitu :
𝐽𝑈𝑀𝐿𝐴𝐻 𝑃𝐸𝑁𝐺𝐴𝑁𝐺𝐺𝑈𝑅𝐴𝑁
𝑇𝑃𝑇 = X 100%
𝐽𝑈𝑀𝐿𝐴𝐻 𝐴𝑁𝐺𝐾𝐴𝑇𝐴𝑁 𝐾𝐸𝑅𝐽𝐴

Kegunaan dari menghitung TPT ini adalah untuk mengindikasikan besarnya


presentase angkatan kerja yang termasuk dalam pengangguran. Dimana variabel
yang digunakan untuk menyusun indikator ini diperoleh dari Sakernas dan Sensus
Penduduk.
Interpretasinya yaitu dimana jika diketahui dari hasil penghitungan TPT
menunjukkan nilai TPT yang tinggi menandakan bahwa terdapat angkatan kerja yang
tidak terserap pada pasar kerja.
Misalnya TPT sebesar 6%, artinya dari 100 penduduk usia 15 tahun keatas yang
tersedia untuk memproduksi barang dan jasa (angkatan kerja) sebanyak 6 orang
merupakan pengangguran.

b) Jelaskan kondisi tersebut di kabupaten saudara/i berasal.


Pada kabupaten Nganjuk, tempat saya tinggal terdapat satu daerah yang tercatat
sebagai desa tertinggal berskala nasional. Desa tersebut adalah Desa Ngepung
Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk. Secara geografis , desa kecil dan
terpencil yang berada di ujung utara Kabupaten Nganjuk atau perbatasan dengan
Kabupaten Bojonegoro tersebut adalah kawasan potensi kekeringan. Untuk memenuhi
kebutuhan air bersih pada musim kemarau seperti ini , masyarakat setempat hanya
menggandalkan bantuan air bersih dari daerah yang didroping dua hari sekali.
Sebagian masyarakat lainnya juga ada yang mencari sumber air bersih di tengah
hutan. Saking sulitnya mendapatkan air, masih kata kades bagi masyarakat setetes air
sangat bernilai dan bermanfaat. Selain kendala air bersih masih disampaikan
kades,bahwa didesanya belum tersentuh pembangunan sarana infrastruktur yang
layak. Menurut dia , jalan daerah yang masuk keperkampungan sejauh kurang lebih 8
kilometer kondisinya sangat memprehatinkan. Sepanjang jalan masuk desa yang
dikelilingi hutan jati masih makadam yang sebagian ditimbun tanah padas. usulan
ditegaskan kades sudah berulangkali namun tidak pernah ada realisasinya. Patut
diketahui sebagai bentuk perhatiannya untuk masyarakat setempat, hadir dari
kelompok relawan sosial dari Kabupaten Nganjuk membuka sekolah rakyat. dari
Kantor Kementrian Agama Kabupaten Nganjuk melaksanakan pendataan awal untuk
membuat formula pemberdayaan masyarakat dengan menjadikan Desa Ngepung
sebagai kampung zakat. Secara konsep menurut Farid Fajedi,S.Ag ,MM selaku
penyelenggara syari’at Islam dari Kemenag Nganjuk mengatakan bahwa untuk
mewujudkan Desa Ngepung menjadi kampung zakat maka dari Kemenag akan
merangkul badan amil zakat di Kabupaten Nganjuk.