Anda di halaman 1dari 3

MAKALAH

TEKNOLOGI PENGECORAN
“Pasir Cetak”

DISUSUN
OLEH :

NAMA : DIOMEN SYAHPUTRA MANIK (5163121009)


MUHAMMAD AGUNG KURNIADI (5162121001)
EKO MAHENDRA (5163121010)
WANRI R. SIMANULLANG (5161121028)

KELAS : REGULER (2016)


PRODI : PENDIDIKAN TEKNIK MESIN

FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2018
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat dan
rahmatnya saya masih dapat diberi izin dan kesempatan di dalam mengerjakan dan
menyelesaikan tugas saya dalam Mata Kuliah “ Teknologi Pengecoran ”
Adapun tugas ini diberikan kepada saya, untuk melengkapi tugas yang ada. Dan tugas
ini diselesaikan untuk menambah kelengkapan nilai mahasiswa. Saya mengerjakan tugas ini
dengan didahului kata pengantar saya, dimana dengan tujuan dan harapan kiranya Bapak/Ibu
dapat memaklumi hasil kerja saya. Dengan melihat tata bahasa dan cara pengerjaan yang saya
berikan dan yang saya kumpulkan kepada Bapak/Ibu.
Semoga makalah yang saya buat ini dapat bermanfaat bagi kita untuk mencapai hidup
yang lebih baik lagi. Dan tak lupa saya juga menerima kritik dan saran terhadap hasil kerja
yang sudah saya buat ini. Akhir kata saya ucapkan, Terima Kasih.

Medan, 31 Oktober 2018

Penulis
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Pengecoran adalah proses pembentukan logam melalui fasa cair dengan menggunakan
cetakan ( mould ). Pengertian lain dari proses pengecoran adalah menuangkan cairan logam
kedalam cetakan berongga yang kemudian dibiarkan dingin dan membeku. Awal penggunaan
logam oleh orang, ialah ketika orang membuat perhiasan dari emas dan perak tempaan, dan
kemudian membuat senjata atau mata bajak dengan menempa tembaga. Kemudian secara
kebetulan orang menemukan tembaga mencair, selanjutnya mengetahui cara untuk menuang
logam cair ke dalam cetakan, dengan demikian untuk pertama kalinya orang dapat membuat
coran yang berbentuk rumit, umpanya perabotan rumah, perhiasan, dan lain- lain. Coran
tersebut dibuat dari perunggu yaitu suatu paduan tembaga, timah, dan timbal yang titik
cairnya lebih rendah dari titik cair tembaga.

Pada proses pengecoran, hal yang harus diperhatikan adalah cetakan pasir yang
digunakan, karena sebagian besar cetakan untuk coran di buat dengan membuat cetakan pasir.
Pasir dapat didefinisikan sebagai suatu material berbentuk butiran halus, baik yang tersedia di
alam maupun yang dibuat oleh manusia dengan cara memecahkan dan menghaluskan
batuan.. Pasir yang biasa digunakan sebagai pasir cetak dalam pengecoran logam diantaranya
pasir silika, pasir sungai, pasir gunung, dan pasir pantai.

B. Tujuan Penulisan
1. Untuk mengetahui syaratn – syarat pasir cetak
2. Untuk mengetahui macam pasir cetak
3. Untuk mengetahui susunan pasir cetak
4. Untuk mengetahui sifat – sifat pasir cetak
5. Untuk mengetahui pengolahan pasir cetak