Anda di halaman 1dari 2

PEMERIKSAAN THORAK

DENGAN RIDHO ALLAH,


KESEHATAN ANDA TUJUAN No. DOKUMEN No. REVISI HALAMAN
KAMI
SPO-RAD-GEN 2 1/2
DITETAPKAN DIREKTUR UTAMA
STANDAR TANGGAL REVISI
PROSEDUR
OPERASIONAL dr. Az Rifki, SpAn, KIC, KMN
NIP

tanggal :
Pengertian Penggunaan alat penghalang/pengikat yang biasa dilakukan
kepada pasien yang mengalami gaduh dan gelisah

Tujuan - Sebagai pelayanan khusus untuk kelompok pasien yang


beresiko atau pelayanan yang beresiko tinggi
- Mengurangi resiko terkait keselamatan pasien

PROSEDUR Persiapan Pasien.


Melepas benda-benda yang mengganggu gambaran.

Posisi PA ( Postero Anterior)


1. Pasien berdiri dengan dada menenpel pada standar kaset.
2. Kedua lengan bertolak pinggang dengan bahu ditarik ke
anterior, lareak dari siku menempel pada standar kaset. sehingga
diharapkan kedua scapula terlempar dan tidak menutupi paru.
3. Arah sinar dari arah belakang pasien dengan sentrasi setinggi
vertebrae thorakal VI-VII.
4. bila pasien tidak memungkinkan posisi PA, dapat dilakukan
dengan posisi AP

Posisi Lateral
1. Bagian samping dada yang akan diperiksa (kanan/kiri)
menempel tegak lurus pada film.
2. Kedua lengan diangkat keatas.

Posisi Lordotik
1. Pasien berdiri membelakangi standar kaset dengan kedua
lengan berada disamping badan dan kedua kaki berjarak 30 cm dari
standar kaset, bahu menempel pada kaset sehingga seolah olah
pasien bersandar pada standar kaset.
2. Kaset diatur sedemikian rupa sehingga bagian atas film berada
1 inchi diatas bahu.
3. Pusat sinar pada manibrum sterni

Posisi Lateral Dekubitus (LLD dan RLD)


1. Untuk memperlihatkan cairan dalam paru (efusi) dibuat
dengan posisi LLD (Left Lateral Decubitus) atau RLD (Right
Lateral Decubitus).
PEMERIKSAAN THORAK

DENGAN RIDHO ALLAH,


KESEHATAN ANDA TUJUAN No. DOKUMEN No. REVISI HALAMAN
KAMI
SPO-RAD-GEN 2 2/2
DITETAPKAN DIREKTUR UTAMA
STANDAR TANGGAL REVISI
PROSEDUR
OPERASIONAL
dr. Az Rifki, SpAn, KIC, KMN
NIP
tanggal :

PROSEDUR 2. Pasien diposisikan tidur miring ke kiri (LLD) atau miring ke


kanan (RLD)
3. Arah sinar horisontal.
4. Film diletakkan di bagian anterior atau posterior dari pasien.
5. Ekspose ditunggu beberapa saat, agar cairan dalam paru
menuju ke posisi yang lebih rendah.
6. Kondisi pemotretan :
kV = 60
mAs = 5
grid =-
FFD = 150 cm

Intalasi Rawat Jalan di RSI. Siti Rahmah Padang


UNIT TERKAIT Instalasi Rawat Inap di RSI Siti Rahmah Padang
1. Lembar permintaan Radiologi.
DOKUMEN TERKAIT 2. Lembar kwitansi.

Kenneth L. Bontrager : TEXTBOOK Of Radiographic Positioning and


DAFTAR RUJUKAN Related Anatomi.
Philip W. Ballinger. Eugene D. Frank : Radiographic Positioning and
Radiologic Procedures.