Anda di halaman 1dari 3

NAMA : RUDOLFO PUTRA

NIM : 161000249

TUGAS II

PIAGAM OTTAWA

ADVOKASI

Pengertian

Secara ringkas advokasi adalah : upaya atau proses untuk memperoleh komitmen, yang
dilakukan secara persuasif dengan menggunakan informasi yang akurat dan tepat.

Definisi Chapela 1994 yang dikutip WISE (2001) secara harfiah:” melakakukan advokasi berarti
mempertahankan, berbicara mendukung seseorang atau sesuatu atau mempertahankan ide.
Sedangkan advokator adalah seseorang yang melakukan kegiatan atau negosiasi yang ditujukan
untuk mencapai sesuatu untuk seseorang,kelompok ,masyarakt tertentu atau secara keseluruhan.

Dalam tulisan Sharma dikutip beberapa penegrtian yang berkait dengan advokasi misalnya :

1. Advokasi adalah bekerja dengan orang dan organisasi untuk membuat sesuatu perubahan
(CEDPA).
2. Advokasi adalah proses dimana orang terlibat dalam proses pembuatan keputusan yang
mempengaruhi kehidupan mereka.
3. Advokasi terdiri berbagai strategis ditujukan untuk mempengaruhi pembuatan keputusan
dalam satu organisasi ditingkat lokal, nasional maupun internasional. Strategis advokasi
termasuk lobi, pemasaran sosial, KIE, pengorganisasian masyarakat maupun berbagai
taktik lainya.

Kenapa advokasi penting dalam promosi kesehatan ?dalam mencapai tujuan kesehatan
masyarakat , ditemukanberbagai hambatan seperti ditemuykan oleh Champon dan Lupton (1994)
dikutip dari Wise 2001:

a. Adanaya ide politik yang mementingkan iuaran ekonomi dengan menyampingkan


kesehatan dan kualitas hidup manusia.
b. Hambatan dari politisi dan birokrasi atau tidak adanya peraturan dan perundangan
yang mendukung promosi kesehatan dan ketiaadaan partisipasi masyarakat dalam
perencanaan program kesehatan.
c. Gencarnya pemasaran produk yang tidak aman dan tidak sehat bagi masyarakt
terutama dengan adanya pengaruh perusahaan multinasional dengan kekuatan
besar.
d. Adanya nilai budaya yang berpengaruh atas nilai, sikap, dan prilaku individual
atau masalaj kesehatan masyarakat.

Advokasi Kesehatan adalah advokasi yang dilakukan untuk memperoleh komitmen atau
dukungan dalam bidang kesehatan, atau yang mendukung pengembangan lingkungan dan
perilaku sehat.

PEMBERDAYAAN

Pengertian

Pemberdayaan masyarakat adalah proses pembangunan di mana masyarakat berinisiatif untuk


memulai proses kegiatan sosial untuk memperbaiki situasi dan kondisi diri sendiri.
Pemberdayaan masyarakat hanya bisa terjadi apabila masyarakat itu sendiri ikut pula
berpartisipasi.

Suatu usaha hanya berhasil dinilai sebagai "pemberdayaan masyarakat" apabila kelompok
komunitas atau masyarakat tersebut menjadi agen pembangunan atau dikenal juga sebagai
subjek. Disini subjek merupakan motor penggerak, dan bukan penerima manfaat atau objek saja.

Contoh Pemberdayaan Masyarakat di Bidang Kesehatan

1. Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu)


2. Pondok Bersalin Desa (Polindes)
3. Pos Obat Desa (POD) atau Warung Obat Desa (WOD)
4. Dana Sehat
5. Lembaga Swadaya Masyarakat
6. Upaya Kesehatan Tradisional/ Tanaman obat keluarga (TOGA)
7. Tanaman obat keluarga (TOGA)
8. Pos Upaya Kesehatan Kerja (pos UKK)
MEDIASI

Pengertian

Mediasi adalah upaya penyelesaian konflik dengan melibatkan pihak ketiga yang netral, yang
tidak memiliki kewenangan mengambil keputusan yang membantu pihak-pihak yang
bersengketa mencapai penyelesaian (solusi) yang diterima oleh kedua belah pihak.

Pengertian mediasi menurut Priatna Abdurrasyid yaitu suatu proses damai di mana para pihak
yang bersengketa menyerahkan penyelesaiannya kepada seorang mediator (seseorang yg
mengatur pertemuan antara 2 pihak atau lebih yg bersengketa) untuk mencapai hasil akhir yang
adil, tanpa biaya besar besar tetapi tetap efektif dan diterima sepenuhnya oleh kedua belah pihak
yang bersengketa. Pihak ketiga (mediator) berperan sebagai pendamping dan penasihat. Sebagai
salah satu mekanisme menyelesaikan sengketa, mediasi digunakan di banyak masyarakat dan
diterapkan kepada berbagai kasus konflik.

Dalam bidang pelayanan kesehatan, konflik dan sengketa dapat terjadi jika kepentingan pasien
dirugikan oleh tindakan dokter atau dokter gigi yang menjalankan praktik kedokteran. Bahwa
pasien sebagai pengguna pelayanan kesehatan dengan dokter atau dokter gigi sebagai penyedia
jasa pelayanan kesehatan masuk dalam kondisi dimana terjadi perselisihan atau persengketaan
dalam praktik kedokteran.

"Mediasi merupakan alat penyelesaian sengketa medis antara dokter dengan pasien. Melalui
perundingan atau musyawarah untuk mencapai mufakat dengan bantuan pihak ketiga yang netral
dan tidak memiliki kewenangan untuk memutus sangat diperlukan", katanya saat
mempertahankan desertasi Mediasi Sebagai Penyelesaian Sengketa Medik Dalam Pelayanan
Kesehatan di Yogyakarta untuk mendapatkan gelar doktor Bidang Ilmu Hukum FH UGM.