Anda di halaman 1dari 168

Ni'S

-\ ,--' -
-

./

f...-; --..:r
I -r. v
|I\ \-r

IAWATIMUR

,1-
u0
EKANIKA-FLIJItrIA
HItrIFIcILIKA

lr. a soedradjat s

Pcncrbh N(OI/A
d/a. kotak po8 14,618 - BANDUNG
--'v
-
?3 $[? $gs
KATA PENGANTAR

Buhu Teori dan Soal-Penyeleuiqt Mehanika Fluifu & Hidrolila ht


adalah humpulan dari soal-soal yang dipahai Penulis sebqaibohan
dalam memberihan soal-soal latihan kepada para mahor,iswa dt
\.f ,\ Uniuercity of Technology Malaysia, Kualalumpur, jurumn $ipll.
Oleh Penulis buku ini disusun sedemihian rupa whingga dalam
homposisi soal-soalnya meliputi semua perwolan yang perlu fum
216 7rr /rP/r/fr
pmhteh.
Buhu ini sudah memahai iltunn-&ttnn yang baru, yaitu Sf Units
(Systeme Intemationale d'Unites), satwrn yang sudah mulai
dipahai diseluruh negam maiu dan iuga di negard-negata
Commonwealth.
Buku ini mempunyai cuhup soal-sr,al untuk latihan sehingga

&f membwt. pam mahubwa trampil dalam memecahhan soal*oal


!
Mehaniha Flutda fun Hidrotiha dalam menghadapi ujian nururyn
perwalan fulamgmhteh.
Terima hariih hepafu Ir. Sunggono KH yatg telah membantu
menywun, merqorchsi dan telah memunghinhan diterbithannya
buhu ini.
HAK PENULIS DILMDI NcI OLEH LTNDANCTLTNDANG

futdung, 1988.
DILABANGAN MEMPERBANYAK SEBAqIAN I

l^r
ATAI.'PI'N SELUBUHNYA i
),
DARI BUKU INI DALAM BENTUK STENSIL,
FOTO COPY, ATAU CARA LAIN
TANPA IJIN PENULIS Pglnt rb"

UI

\
DAFTAR ISI

Halaman

& 1r, Bab I. Pendatruluan 1


Bab II. Tekanan Statis dan Tinggi Tekanan 15
Bab III. Tekana'r Hidrostatik 35
Bab IV. Kestabilan Benda-Benda Terapung 59
Bab V. Cairan Dalam Keadaan Seimbang Relatif ------- 87
Bab VI. Gerak Benda Cair ---------- 95
Bab VII. Pengukuran Aliran 115
Bab VIII. Pengukuran Aliran Melalui Lubang 135
Bab IX. Pengukuran Aliran Dengan Ambang L57
Bab X. Tenaga Jet (pancaran) --------------- L75
$ fr Bab XI. Kehilangan Enersi Pada Pipa 207
Bab XII. Pengaliran Dalam Pipa dan Persoalannya -------- 225
Bab XIII. pernindalpl Daya Melalui Pipa ----------------i----- 25L
Bab XIV. Geeekan Cafuan, Kekentalan dan Minyak
Landasan Poros 267
Bab XV. Aliran Air Pada Tingi Petmukaan Yang
Berbeda 28L
Bab XVI. Aliran Beraturan Pada Saluran Terbuka 303

v
-

ll!

sf
BAB I
PENDAIIULUAN
.
I. 1. PEDOMAN

Hidrolika dan Mekanika Fluida adalah bagian daripada


mekanika terpakai (Applied Mechanics) yang mempel{ari statika
' dan dinamika dad cairan dan gas.
Semua ilmu yang mengenai momentum dan energy dan lain-lain-
nya yang biasa dipakai pada ilmu mekanika berlaku pula di sini,
tetapi mekanika fluida lebih banyak menyelidiki terhadap arus
dari cairan.
..
r| I Hidrolika (Hydraulics dari bahasa Greek/Yunani yang ber-
arti air) adalah ilmu yang mempelajari/menyelidiki tentang peng-
' aliran air, tapi sering pula dipakai untuk jenis cairan lain, misal-
nya dalam "hydraulic control gear" yang biasanya memakai oli

\- J
7 -x

2 8

sebagai cairannya. 2. Berat adalah dayatarik bumi kepada suafu benda" yang
Curunlzat cair tidah mempunyai tahanan yang tetap ter- mana terganfirng dad letaknya benda ifu di muka bumi.
hadap gaya yang bekerja padanya, ini mengakibatkan selalu Menunrt .Helmert:
tprjadi perubahan bentuk dan mengambil bentuk sesuai dengan
tempat peng4lirannya.
g = 9,80632 - 0,02593. Cos 20 -0,000?.Cos2 24
Perubahan bentuk yang terjadi adalah disebabkan karena - 2hglR. m/det2
gaya-gaya geser yang bekerja, karena itu benda/zat air tersebut di mana g tergantung dari lebar geografis dan tinggi rata-rata
mengalir, sebaliknya bila benda cair itu dalam keadaan diam diatas permukaan air laut.
maka berarti tidak terdapat gaya-gaya geser yang bekerja dan R = jari-jari bumi
semua gaya yang ada selalu tegak lurus terhadap bidang tempat (6,356909 m pada kutub).
cairan itu berada. d = lebar geografis.
Fluida (Fluids) dibagi dalam dua bagian, yaitu cairan dan h = tinggi di atas permukaan air laut dalam meter.
Pada garis khatulistiwa; 0 =' C + g = 9,780 m/detz .
gas.
Cairan tak dapat dimampatkan dan bila terdapat di dalam suatu Padakutub-kutub: 0 =9Oo -> g =9,832 mldet?
tempat maka cairan itu akan mengambil tempat yang sesuai maka untuk perhitungan-perhitungan biasa sudatr cukup
dengan bentuk tempatnya dan permukaan akan terbentuk suatu diambil g.= 9,81.
batas dengan udara terbuka.
Gas dapat mudatr dimampatkan dan dapat mengembang mengisi 3. "sattran Absolute" memahai "massa" sebagai sahran pokok,
seluruh ruangan tempat tinggalnya dan tidak membentuk batas demikian pula susunan The systeme intemationale d'unites
(SI units).
tertentu seperti cairan.
Perbedaan antara benda padat dan cairan ialah: 4. "Satuan Teknis" memakai satuan "gaya" sebagai safuan
pokok, maka satuan ini dipenganrhi oleh tempat apabila
1. pada batas elastisitas tertentu, perubahan benda padat sede- bergerak ke luar bumi maha satuan ini menjadi tidak ilapat
mikian rupa sehingga regangan (strain) berbanding lurus dengan dipakai lagi.
tegangan (stress).
2. regangan pada benda padat tidak tergantung dari waktu lama- b. Saluan*ahran:
nya gaya bekerja dan apabila batas elastis dari benda padat
itu tidak dilampaui, maka bila gaya itu tidak bekerja lagi, Susunan satuan' tnetrih
perubatran bentuk pun menghilang dan kembali ke bentuk
semula, sedangkan pada zat cair akan terus berlangsung per- Satu- Susunan teknls (statis) Susunan dinamis (absolut
ubahan bentuknya selama gaya bekerja dan tidak kembali ke ke- an
Statis.besar Statis kecil Dinamis besar Dinamis
adaan bentuk semula bila gaya tersebut tidak bekeria lagi.
MKS cgs (atau giorgl) kecil
I. 2. SUSUNAN SATUAN.SATUAI{ Gaya kg(kg-gaya) g(g-gaya) Newton (N) dyne
a. Definisi-definisi: Massa kg massa gr massa kg massa 8r massa
1. Massa adalah isi dad benda, di mana massa tidak dipengaruhi
(9,81 kg) (981. er)
oleh letaknya benda itu di muka bumi ini. Panjang meter (m) cm meter (m) em
Sahran malrsa : l5g massa.
Wahtu detik detik detik detik
gr massa.

L. l
,7

d. Hubungan dari safulesatuan :


Streunan Satuan Inggrb
1. Metrih
Satuan Susunan teknis Susunan absolut 1 kg gayadikerjakan pada benda dengan 1 \8 massa' mem-
beri fercepatan sebesar 9,81 m/det2.
lb force poundal
Gaya
1 Newton dikerjakan pada benda dengan 1 kg massa,
Mlssa slug lb mass
, Demberi percepatan sebesar 1 m/det2.
Panjang foot foot r r Jadi: 1 kg gaya = g Newton = 9,81 Newton-
Wat$u second second
Susunan absolut ke-susunan teknis :

1lb=lpound
c. I\rnrnan-turunan dari satuan+atuan:
1 Newton =
lk kg saya =
+ kg.

'i
1. Metrih 1 Joule = ks m.
+
Satuan
Sysunan t€knis Susunan dinamis lwatt =+ kgm/det=+ + HP.
(suzunan absolut)
MKS cgs dinamis dinamis
besar kecil Sebaliknya: 1 kg gaya= 9,81 Newton.
sr 1 kg m = 9,81 Joule.
Kecepatan m/det cm/det m/det cm/det 1 kg m/det = 9,81 Watt.
cm/det2 m/det2 cm/det2 1 HP = 75. 9,81 Watt.
Percepatan m/det2
Kerja hgm gr cm N m (Joule) dyne cm 2. Satuan Inggris
fenaga kg m/det gr cm/det N m/det dyne cm/det
1 lb
(lVatt) 1 Ib force dikerjakan pada benda dengan massa mass
akan memberi percepatan sebesar 92,2 ft/sec2.
fenaga kuda ?6 kgm/det ?6x10s 75 g Watt
(HP) gr cm/det 1 Poundatdikerjakan pada benda dengan massa _ 1 lb mass
akan memberi percepatan sebesar 1 ft/sec2 -

Jadi:1 lb forre = 32,2 pomdal.


2. Satuan Inggris
1 slug = 82,21b mass.
Satuan Susunan teknig Eurunan abtolut
Itl:cc
r .* 8. Hubungan gofitan metrih dan wttnn Inggric
Kecepatan ftlsec
, 1 pound weight = 468,6 grart.
Percepatan ftlsec2 ftlrccr 1 pound mass = 458,6 gr massa.
Kerja lb force ft poundal ft 1 foot
poundd ft/roc
= 80,48 cm.
Tenaga lb force ft/eec
I

Contoh sod: Tabel 1.


Bila dalam perkataan sehari-hari disebut benda itu mempunyai
berat 35 gram, apakatr artinya dilihat dari susunan satuan teknis Nama SI Unit dan simbol
dan sahran dinamis ?
Jawaban: Gaya Newton=N=kgm/s2
Kerja Joule=J=Nm=kgm2/s2
Susunan dinamis Susunan teknis Tenaga Watt=1[I=J/s
Luas m2
dinamis dinamis cgs MKS
kecil besar Isi m3
Kerapatan kg/m3
Berat 35 g dyne 0,0359 N 35 Sr 0,035 kg Kecepatan m/s
Massa 35 gr 0,035 kg 35 gr massr 0,035 gr Percepatan m/s2
-3- l- massa Kecepatan sudut rad/s
Tekanan N/m2
Untuk selanjutnya kita memakai: S/ Unib. Kekentalan dinamis Ns/m2
Kekentalan kinematis m2l8
e. Susunan sahran Internasionat (SI Units): Momentum kg m/s
Satuan ini ditetapkan di- Paris pada tahun 1960. Momen momentum kg m2 /s
Pada dasamya ada 6 (enam) satuan pokok, yaitu: Momen inersia kg m'
:
panjang meter (m). Tegangan permukaan N/m
massa : kilogram (kg). Young modulus K N/mm2
waktu : detik (sec atau s).
aliran listrik : ampere (A).
temperatut absolut: kelvin (K).
I.3. DIMENSI
besaran luminasi : candela (cd). a. Sahran-satuan yang dipilih untuk pengukuran, tidaklah
mempengaruhi banyaknya yang diukur, misalnya 1 kg
Satuan-satuan yang lainnya adalah firrarnan dari satuan-satuan
air sama dengan isi dan bnt2,2046lb ah, (1lb = l pound).
pokok di atas.
Kadang-kadang lebih memuaskan tanpa mempergunahan
Satuan-satuan yang biasa ter<iapat dalam :
suahr sistem pengukuran, tetapi melahukan pengukuran
Mekanika Fluida dan Hidrolika.
berdasarkan ma8sa, paniang, walctu, gaya dan temperatur
Dalam SI Units.
dan lain sebagainya.
Di dalam ilmu gaya, semua ukuran dapat dinyatakan dalam
massa(M), panjang(L) dan wahhr(T).
\

I
misalnya: Berat jenis berat/isi ML
iarak Tekanan gaya/luas ut -1t-2
percepatan = iadi dimensi dari :
561t. Gaya geser gaya/luas ul-1r-2
dimensi dari jarak L Modulus elastisitas gaya/regangan ul-1r-2
percepatan =
(dimensi dari waktu)2
=- '72 Impuls gaya x waktu MLT-1
Momentum massa x kecepatan MLT-1
demikian juga; gaya = massa x percepatan Kerja(energy) gaya x jarah tvtt 2t-2
dimensi gaya = dimensi massa x dimensi percepatan Tenaga kerja/waktu ur,2t-3
ML gaya x jarak vt?r-2
=r' Momen
Kekentalan gaya geser/kecepatan gra- nal-1r-1
dient
Dimensi-dimensi dari pengukuran yang biasa dipakai dalam Tegangan permu-
ilmu gaya dapat ditihat di tabel 2. kaan enerry/lua^s MT-2
Tabel 2:
b. Persamaan-p ersornaon dimensi :
Apabila suatu persamaan merupakan pemyataan dari sesuatu
yang betul-betul ada secara pisik, maka persamaan-persamaan
Panjang pengukuran linear L itu haruslah mempunyai dimensi yang sama pada kedua
Luas panjang x panjang lrz belah tanda sama dengan ( = ), kalau tidak demikian maka
Isi luas x panjang trs persamaan itu adalah salah.
Momen luas luas x panjang trr Misalnya:
Momen kelembam- Persamaan v2 = u2 + 2as, di mana v adalah kecepatan
an luas x (panjang)2 L4
akhir yang bergerak pada permulaannya dengan kece-
Sudut busur/jari jari 1
patan u dan kemudian mendapat percepatan sebesar
Regangan(strain) suatu perbandingan 1
Wal*u T untuk jarah s.
a
Kecepatan jarak/waktu LT-1 dimensl untuk kecepatan v=LT-l;u=LT-l
Kecepatan sudut sudut/waktu T-1 PercePatan a = LT-2
Percepatan kecepatan/waktu LT'z jarak s = L
Percepatan eudut kecepatan sudut/waktu T-2
Debit volume/waktu L3T-1 jadi dimensi dari v2 = (Lt-t 1z = a27-2
Kekentalan kine- kekentalan dinamis/ke- L2T-1 u2 = (Lt-t yz = L2T-2
matis rapatan massa
Massa M 2es = (Lt-z '1.L = L2T-2
Gaya massia x percepatan MLT-2 temyata dimensinya sama, jadi berarti persamaan itu
Berat gaya MLT-2 benar.
Keranatalmr*ilf ML-3
fH K
l,",r,,,.,aki, j.n asional
I i';
l',,,1iy,1.i.iq*,8 . l'imur
I
v -]

10 11

Tetapi ada beberapa rumus praktis yang nampaknya tidak 1 slug = 32,21b massa = 32,2 x 453,6 gram massa.
benar secara dimensi, misalnya rumus
1 ft = 30.48 cm.
:

q = L,7}BH3/2 Jadi:
? (cgs absolut) = ?(ft slug sec)
x
rumus pengaliran air melalui ambang persegi panjang di
mana: 32,2x 453,6 1
B= iebar; H = tinggi air di atas ambang. 1 -* gora * 1
Q = 1,?9 BHt/z 1,505x 10-s x32,2 x 453,6
L3T-r = 1,?g LLt/z 30,49
= 1,79 Ls/2
= 7,2 x 10-3 gram/cm sec.
ada pun sebab dari perbedaan ini karena koefisient 1,79
yang bukannya hanya suatu angka murni melainkan suatu !
(b)
harga sebesar O,57 \/ g yang mempunyai dimensi 1,r/4- r ,
bilamana dimasukkan ke dalam persamaan menjadi :
a rsl) _
? (ft slug sec)
[L31-r1 = [l%1-t1 lLsl2l = [L3T-,],dimensinya
[M/LT] dalam ft slug sec uhiLs M L*T*
sama. =-LT MT
[M*/L,N.T*] dalam SI units
c. Penggutman dtmensi untuk menghitung fahtor konuersi dari
safitan-*tuan: Massa (SI) panjang (ft slug sec)
Contoh: koefisien dari kekentalan dinamis arr pada tempe- Massa (ft slug sec) panlang (SI)
ratur 95oF ialah 1,505 x 10- s ft slug sec, berapa- waktu (ft slug sec)
kah nilai itu dalam sattran-satuan:
(a) cgs absolut waktu (SI)
(b) satuan dinamis (SI Units) 1 slug = 32,21b mass = 32,2 x 0,4536 kg massa.
Jawab: (a) (cssjlsotu!) tM/Lr) 1 ft = 0,8048 m.
_ jadi:
4 (ft slug sec) [M*/L*T*] 32,2x 0,4536 11
alsl) = ? (ft stug sec) x
M L*T* 0,3048 1
=-
LT M{. = 7,2 x LO-a kg/m sec.
Massa (cgs absolut) panjang (ft slug sec) waktu (ft slug sec)
Massa (ft slug sec) " p*J*g@illilty* *"r.tn 1"gt "buol"t)
t2 18

I.4. SIFAT.SIFAT BENDA CAIR


rl - (Wp sec)

a. Kerapatan (density):
vn' (kg/m3)

Ada 3 (tiga) macam kerapal,an (density) yang harus diketahui = 1m2/sec).


perbedaannya:
1. p (bahasa Yunani; rho) = kerapatan massa (mass density) Kekentalan (4) berkurang apabila suhu dinaikkan, untuk
gar terjadi sebaliknya bila suhu naik maka kekentalan ptrn
ialah satuan massa per satuan isi; kg/m3 .
menjadi naik.
2.w= berat jenis (specific weight) ialah berat persatuan Menumt Poiseuille:
isi; N/m'. 1
tt = ft o(1;.*;*r)
3. s = kerapatan relatif (relative density atau specific
gravity) ialah perbandingan berat suatu benda q = kekentalan pada to C.
terhadap berat air yang mempunyai suhu 4oC llo = kekentalan pada 0o C.
dengan isi yang sama. a dan b adalah konstantr.
b. Kekentalan (viscosity) : c. Tegangan perurukaan o (sigma, bahasa Yunani):
Benda/zat cair yang dalam keadaan diam tidak menahan
Molekul-molekul zat cair mempunyai daya tarik yang sama
gaya geser, akan tetapi bila benda cair itu mengalir maka ke segala jurusan satu terhadap lainnya, tetapi di permukaan
gaya geser akan bekerja di antara lapisan-lapisan cairan itu 1
yang berbatasan dengan udara daya tarik ke atas dan ke
dan menyebabkan kecepatan yang berbeda-beda dari lapisan- bawah tidak sama/tidak seimbang. Permukaan cairan berada
lapisan cairan. dalam keadaan seolatr-olatr berupa satu permukaan elastis
Kekentalan ialah sifat cairan yang dapat menahpn gaya-gaya yang mendapat tegangan. Tegangan permukaan di sini adalatr
geser. e sama di setiap titik dari permukaan dan bekerja pada bidang
Kekentalan dinamis: q (eta, bahasa Yunani) ialah gaya yang tegah lunrs pada setiap garis di permukaan cairan.
gesek per-satuan luas yang dibutuhkan Tegangan pada permukaan tidah dipengaruhi oleh bentuk
untuk menggeser lapisan zat cair de- lengkungan dari permukaan dan besarnya tetap untuk suhu
ngan satu satuan kecepatan terhadap tertentu dalam suatu permukaan yang memisatrkan antara
lapisan yang berlekatan di dalam zat 2 jenis zat. Bila suhu naik maha tegangan permukaan akan
cair ihr. menurun.
Satuannya ialah i N see/ Frr' atau
\\ \lg/m Tegangan permukaan adalah pnyehab."tetesan cairan ber-
\--, sec.
benttrk bulat dan juga menyebabkan tegangan kapiler, yang
Kehentalan hinematis: u (nu, bahasa Yunani) ialah kekeU riiengakibatkan cairan naik di dalarn pipa kecil, permukaan
talan dinamis dibagi dengan 1ker"p"t"i1 yang berada di sekitar pipa lebih tinggi daripada yang di
massa. tengah untuk cairan yang membasahi dinding pipa, bila cairan
yang tidak membasahi dinding pipanya maka cairan itu akan
membenhrk permuhaan sebaliknya, yaifu pemnukaan eekitor
t4
dinding lebih rendah, dari yang di tengah dan secara kese-
lumhan cairan dalam pipa ahan lebih rendatr dari pada
cairan di luar pipa. Lihat gb. I-1.

gb.I-1.

Bila 0 adalah sudut dari kemiringan perbedaan tinggi per-


mukaan terhadap permukaan horisontal, maka gaya tarik/
tegangan permukaan = or d, cos0 ; di mana d = diameter
pipa.
Bila h = tinggi cairan yang naik.
w = berat jenis cairan.
malra ozr d cos0 = wYe n d2h
4 o eos?
h=
wd
BAB II
d. Kemampuan untuk dimampatkan (compressibility) :
TEKAI{AN STATIS dan TINGGI TEKATIAN
Untuk zai cafu hubungan antara perubatran tekanan dengan II.1.
perubahan isi dinyatakan dengan modulus menyeluruh K
(bulk modulus). Tekanan cairan dinyatakan dengan : N/m2
1 Bar = 10s N/m2
Perubahan tekanan
K_ a. Suanr massa m sebesar 50 kg ditempatkan di atas sebuatr torak
( perubahan volume/volume asli)
yang luasnya A = 100 cm2.
Berapahah besarnya tekanan pada afu yang terletak di bawatr
torak, bila torak berada dalam keadaan seimbang?
Jawab: Gaya yang bekerja pada torak:G = m g
= 50 x 9,81
= 490,5 N.

16
16 t7
sebesar: p = w.h
Luas torak: A= 100 cm2 = *-,
100
= 0,01 m2. = L0000.18
= 180000 N/m2.
Jadi besamya tekanan =g=9
luas A c. Buktikan bahwa besarnya tekanan pada sebuah titik di dalam
490,5 cairan yang dalam keadaan diam sama besarnya untuk semua
_ arah.
0,01
Jawab: Sebuah prisma ABC yang sangat kecil, pada titik yang
= 4,905x1d N/m2. ditinjau.
pr = besarnya tekanan di bidang
AB per satuan luas.
pz = besarnya tekanan di bidang
b. Berapakatr besamya tekanan p pada kedalaman h di bawah BC per satuan luas.
permukaan cairan bila berat jenisnya = w, bila tekanan diper-
P2 pr = besarnya tekanan di bidang
mukaan sama dengan nol. AC yang bersudut 0 de-
ngan bidang AB, per satuan
Jawab: Lihat gb. II-1. luas.
di mana berat cairan seluas A dalam eb.ll-2.
keadaan seimbang menekan pada Gaya pada bidang AB = pl xABxs
bidang B. Karena seimbang maka bi- Gaya pada bidang BC = p2xBCxs
dang B mendapat tekanan ke atas se- Gaya pada bidang AC = p3xACxs
besar gaya yang sama dengan gaya
yang ke bawah. Bila cairan dalam keadaan diam, maka semua gaya berada
p dalam keadaan seimbang dan tegak lurus pada bidang kerja
Gb. rI-1. masing-masing.
Dalam arah tegak, maha:
Gaya-gaya horisontal bekerja pada sisi-sisi tegaknya yang
berasal dari cairan di sekelilingnya. Gaya ini tetap horisontal
prxABxs = pg XACxsxcosO
selama tidak ada gaya gesek, cairan yang ditinjau tetap se' AB = ACxcos0
imbang/diam.
Pr= Ps
Jadi: p.A = w.A.h. Dalam arah mendatar:
p=w.h p2xBCxs = p3 xACxsxsin0
Besarnya tekanan di semua titik pada satu bidang horisontal BC = ACxsin0
adalatr sama besar, bila cairan dalam keadaan diam.
Bi}a seotang penyelam sedang bekerja pada kedalaman air Jadi: pr = pz = pt i karena sudut 0 adalah sebarang, maka
18 m (di bawah muka air laut), sedang berat jenis air laut berarti bahwa besamya tekanan pada
adalatr 10.000 N/m3, maha tekanan yang dia terima adalatr setiap titik pada cairan yang dalam

il4 ILIK
Fer,puorcka*n Nesiond
'Propirlsi +fewr Timur
18 19

keadaan -diam adalah sama untuk semua


arah.

h=0,75m
II.2. TINGGI TEKANAN
Tekanan sebesar p pada suatu titik di dalam cairan dapat
dinyatakan dengah tinggi h daxi cairan tersebut.
Apabila tekanan itu disebabkan oleh alat penekan, maka besamya
tekanan dapat diukur dengan tinggi cairan yang memberi tekanan
yang sama. Gb.II-3
p=w.h Jawab:
di mana w adalatr berat jenis cairan. (a) Gaya P yang bekerja di a menimbulkan tekanan p,
h disebut tinggi tekanan. persatuan luas yang diteruskan ke segala arah melalui
cairan.
a. Carilah tinggi tekanan h dari air yang tekanannya sama dengan
340000 N/m2.
Pr = Pla dan pz = W/A
Berat jenis air = 9,81 . 103 N/m3 pr =Pz
Jawab: p=w.h jadi Pla = W/A
tinggi tekanan air fu = p/w A
w - P-
340000 a
9,81 . 10r = 850N; a = 0,0015cm2
34,7 m. A- 0,015 m2.
jadi; W= 850(0,015/0,0015)
II.3. DONGKRAK HIDROLIS
= 8500 N
a. Gaya'sebesar 850 N, menekan pada silinder a pada dongkrak Massa benda yang dapat diangkat =
hidrolisnya yang mempunyai luas 15 srn?, sedangkan silinder
W lg
yang besar luasnya A = 150 cm2. = 8500/9,81
= g6g kg.
Berapakah berat yang dapat diangkat oleh silinder A
apabila:
(a) Sitinder terletak pada ketinggian yang sama.
(b) Pz = Pr +wh
.P850
(b) Bila silinder A yang lebih besar berada 0,75 m lebih Dr = -=:--4
rendatr dari pada silinder yang kecil. a 15.10- = 56,7.104 N/m2
Lihat gambar II-3 pz = 56,?. 104 + (g,g1.103 ) 0,?6 = b?,44.104 N/m2
W = pzA = 67,44.LO4.150.10-4 = g660 N.
2L
20
Jawab:
Massa benda yang dapat diangkat = W lg (a) Barometer air raksa dalam bentuknya yang paling
= 8650/9,81 sederhana terdiri dari tabung gelas yang panjangnya
1 m dan tertutup pada salah satu ujungnya.
= 882 kg.
Kemudian diisi sampai penuh dengan air raksa, untuk
II.4. PENGUKUR TEKANAN seterusnya tabung itu dibalik dan dimasukkan dalam
mangkok yang berisi air raksa, maka tinggi air raksa
a. Tekanan atmosphir: dalam tabung akan menjadi setinggi h, yaitu sebesar
Bumi kita ini dibungkus oleh atmosphir setinggi beberapa tekanan atmosphir.
kilometer. Lihat gambar II-4.
vakum (tekanan=O)
Tekanan pada permukaan tergantung dari tingginya udara
di atas permukaan bumi, makin tingg permukaan bumi
mahin rendah tekanannya.
gb. II-4
Tekanan atmosphir di ata.s muka air laut adalah 101.325
kN/m2, sama dengan tekanan air setinggi 10,35 m atau
tekanan air raksa setinggi 760 mm.
Vakum:
Bila suatu ruangan sama sekali kosong tidak berisi udara
disebut vakum, tekanannya sama dengan nol.
Iarum
b. Tekanan ukur (gauge pressure):
Tekanan ukur adalah besamya tekanan yang diukur di atas
atau di bawah tckanan atmosphir.
Tekanan absolut:
adalah besarnya tekanan yang diukur di atas tekanan nol,
di mana keadaan vakum sempurna.
Tekanan absolut = tekanan, pembacaan alat ukur + tekanan
atrnosphir.
Barometer aneroid (tihat gambar II-5) terdiri dari kotak
c. Barometer: yang terbuat dari logam bergelombang yang ditahan
oleh per agar jangan turun ke dalam karena rongga
(a) Terangkan dengan membuat sketsa, dua cara mengukur di buat setengah vakum.
tekanan atmosphir. Tekanan yang berubah-ubah menyebabkan naik turun-
(b) Tinggi air raksa di tabung barometer = 760 mm di atas nya tabung yang diimbangi oleh per penahan.
permukaan air raksa di dalam mangkok; berapakah Gerakan-gerakan itu menyebabkan berputamya jarum
besarnya tekanan atmosphir dalam N/m2 ? pada skala yang sudah tercantum.
Kerapatan relatif air raksa = 13,6 dan berat jenis air = (b) Lihat gambar II-4,
9,81 x 103 N/m3.
22
23

(b) Lihat gambar ll-4, apabila A adalah titik di dalam dalam pipa yang diukur maka pipa piezometer harus
tabung yang mempunyai ketinggian sama dengan per- sama tinggi dengan bagian dalam dari dinding pipa
mukaan air raksa dalam mangkok.
agar tidak terganggu oleh kecepatan cairan dalam pipa.
Tekanan di A sama dengan tekanan di permukaan air
raksa dalam mangkok. Titik A berada dalam keseim- (b) w = pg = 640.9,81 N/m3 dan h = 1,2 m.
bangan.
Jadi :
p = 640.9,8L.1,2 = 7,55 kN/m2.
P4xa = wairraksaxuh
Sebuah manometer berbentuk U
P4 = wair \ berisi air raksa dipakai untuk
raksaxh I9=*- mengukur tekanan ditambah te-
= 13,6.9,81.103 N/m3. 0,?6 m ' kanan atmosphir di dalam pipa.
(a) Buatlah sketsa dari manometer
= 101,3 kN/m2. itu.
d. Pengukuran tekanan cairan: (b) Bila air raksa di dalam mano-
L (a) Terangkan cara pemakaian piezometer, untuk meng- meter, pada pipa kiri 30 cm
ukur besarnya tekanan di dalam cairan. di bawah titik A, sedangkan
pada pipa kanan 20 cm di atas
(b)Sebuah piezometer dipakai untuk mengukur tekanan titik A.
minyak yang mengalir dalam pipa (kerapatan massa = Berapakah tekanan ukur di titik
640 kg/m3 ). A?
Apabila minyak pada tabung piezometer naik setinggi Kerapatan relatif air raksa =
L,2 m di atas sumbu pipa, berapakah besamya tekanan 13,6.
dalam satuan N/m2 ? Jawab:
|n !

Jawab: (a) Sketsa dibuat seperti pada gambar II-7


ialah pipa terbuka yang dipasang tekanan di B = tekanan di C
pada pipa yang berisi cairan jadi: pg = tekanan di A + tekanan air h,
yang hendak diukur tekanannya
berat
jenis (lihat gambar II-6). PA + whr'
carran = w Tekanan pada titik A = tinggi PC = tekanan di D + tekanan air raksa h,
air pada piezometer.
jadi: p4 = srhr. tekanan di D = pp = tekanan atmosphir = pada meteran
Gb.II.6 sama dengan pembacaan nol.
Fg = 0 + *-h, = {yh, (s = kerapatan relatif air
Tekanan di titik B = pg = wh, raksa)
karena pB = pg
Karena pipa piezometer terbuka maka tekanan yang
diukur ialatl "Tekanan Ukur". Bila cairan mengalir di P4+ wh, = srrh2
24 26

PA = surh2 - whr i hz=hr+h 4. Sebuah manometer air raksa yang berbentuk U mengukur
tekanan afu di A yang tekanannya di bawah tekanan
P4 = (s 1) wh, + swh. atnoephir.
Apabila berat jenis aL raksa = 18,6 kali berat jenis air
(b) hr = 30crn = 0,3 m ; h = 20cm = 0,2 m dan tekanan atmosphir = 101,3 kN/m, berapakah tekanan
absolut di A bila h, = 16 cm dan h2 = 80 cm?
s= 13,6 dan w= 9,81 kN/m' (Lihat gambar tr-8).
P6= (13,6 - 1)9,81.103. 0,3 + 13,6.9,81x
B dan C terrletak pada satu
101 0,2 N/m2 bidang horisontal, maka tekanan
= 63,8 kN/m2. . h, di B adalah sama dengan tekanan
f 'atmoephir.
+
3. Bila tekanan di titik A pada soal 2. dikurangi dengan
To,
,, = Pc = 101'8 kN/m2
40 kN/m2. r
Berapakah perbedaan dari tinggi air raksa di kedua pipa- = =101,8.10rN/-r.
nya ?
Pg =PA + whr +.-h,
Jawab: Gb. u-8.
Bita air raksa di sebelah kanan turun setinggi X, maka
di pipa sebelah kiri akan naik dengan tinggi yang sama P6 = PB- w(h, +18,6h2)
yaitu X. = 101,8. 103 - 9,81.103 (0,15 + 13,6.0,3)
jadi: h, = (0,3 - X) m dan h2 = (0,5 - 2X) m
= 6g,g 103 N/m2.
P6= 63,8 - 40
= 23,8 kN/m2 = 23,8 103 N/m2 5. Buatlatr sketsa dari aht ukur tekanan BOURDON dan
terangkan cara kerjanya !
w = 9,81. 103 N/m3. (Lihat garnbar II-9).
s = 13,6.
23,8.103 + 9,81. 103 (0,3-x) = 18,6.9,81. 103 (0,5-2X)
267,2X = 40 Jarum

[ = 0,166 m.
pipa terbuat dari perunggu
Jadi perbedaan tinggi meqiadi = 0,6 - 2X yang mengandung phospor
- 0,1EE m. potongan X-X
(:r
26
27

Mekanisme dari alat ukur tekanan Bourdon (gb. II-9) adalah Terlihat dari gambar II-10:
sebagai berikut:
Tekanan cairan akan menggerakkan pipa lengkung. PP =PA +wia
Pipa lengkung akan menggerakkan jamm yang akan
menunjukkan besar tekanan pada skala tekanan yang
Pq = PB+w1(b-h)+wzh
sudah ditera. PP = PQ, jadi:
e. Mengukur perbedaan tekanan: PA + wr" = PB + wl b -wrh + wzh

Perbedaan tekanan pada dua titik dalam cairan dapat di berarti nerbed2tekanan di A dan B :
ui<ur dengan: J*t (b-) + h(wz--rr )
(a) Mengukur tekanan
(secara terpisatr).
di kedua titik itu masing-masing ifA)-
'f -
PB

(b) Menggunakan alat "pengukur selisih tekanan,, (diffe-


rintialpressure gauge) atau memakai manometer yang
langsung dapat mengukur perbedaan tekanan.
=::.::;:'".o'u",1;1:i:l;"'
2. Sebuatr manometer U t€rbalik biasa dipakai untuk meng-
1. Sebuah manometer berbentuk U mengukur perbedaan uknr perbedaan tekanan air pada dua titik yang berbeda
tekanan di A dan B (lihat gambar II-10) pada suatu cairan, pada alinn dalam pipa.
cairan .dengan berat jenis = wr; manometer menggunahan
air raksa yang mempunyai berat jenis = wr.
(a) Buatlatr sketsanya.
Hitunglah perbedaan tekanan di A dan B apabila a = 1,8 m; (b) Bila manometer tersebut berisi udara pada bagian
b = 0,75 mi fu-= 0,5 m dan diketahui pula cairan di titik A atasnya, hifunglah perbedaan tekanan antara titik A
dan B adalah air. dan B; di mana diketatrui berat jenis air = w = 9,81x103
(wr = 9;81 . 103 N/m3 ), sedangkan w2 = 13,6 wr. N/m3, h, = 60 cm, h = 46 cm dan h2 = 180 cm.
Jawab: Jawab:
(a) Lihat gambar II-11 sketsa manometer U terbalik.
Bagian atas dad manonieter
kadang-kadang berisi udara yang
dapat di-asukkan atau dikeluar-
kan melalui kahrp C, untuk
mengontrol tingginya cairan di
dalrm alatukur.
Bagian atas dari manometer ini
dapat juga diisi dengan cafuan
lain yang mempunyai B.D. yang
lebih kecil, sehingga cairan di A
Gb. rI-10
dan B tidak ekan tercampur.
28 29

(b) P6 = PD 4 whr 4. Bila ujung alat ukur U dibesarkan, maka kepekaan alat itu
akan bertambah (lihat gambar II-13), kemudian pipa yang
Pg = PE + w(h+h, ) satu diisi air (kerapatan relatif sw = 1) dan pipa yang satunya
lagi diisi minyak (kerapatan relatif so = 0,95).
Pg -'Pe = PB - Pp + w(h+hz) - wh,

Karena tekanan di E dan D sama dengan tekanan udara


'il Apabila luas A = 50 x luas a,
hitunglah perbedaan tekanan
di tabung atas, (DE), maka pB = pp ,8
-A di mana permukaan batas ke-
jadi: pg-pA = w(h+hz-hr) a dua cairan bergeser 25 mm.
-!-6
8w
= w(h + a).
= g,g1 .L03 (0,4b + 1,2)
= L6,2.103 N/m2.

3. Apabila sebuatr manometer U terbalik bagian atasnya terisi Gb.rr - 13


minyak dengan kerapatan relatif = 0,98 dan selebihnya terisi
air dengan kerapatan relatif = 1,01. Jawab:
tlitunglatr perbedaan tekanan dalam satuan N/m2 antara Karena air lebih berat dari minyak, maka air akan mengisi
titik A dan B , apabila perbedaan tinggr air h = 75 mm. (lihat bagian bawatr dari pipa U.
gambar II-12). Bila p1 = bz, maka tekanan pada bidang X-X sama pada
minyak kedua tabung itu.
PC = Pp, karena terletalc pada satu Karena bagian bawah dari tabung penuh terisi air, jadi
bidang horisontal dalam cairan yang Plq = sowh
_T sama dan dalam keadaan diam. dan tinggi air di tabung sebelah kiri ialah
h jadi: p_. _ _1u6
-t PD = PA - sr rwH - sowh
bila w = 9,81. 103 N/m3, (B.D. air).
Apabila D ) pr , maka permukaan
sww sw

pemisah akan bergerak


PC = PB -- srw(H + h)
H ke bawah sejauh y ke bidang Y - Y.
Pc=PD Volume minyak yang turun dari sebelah kanan = ya.

Gb. II-12
-I PB - PA= w(H+h)-s*wH-sowh
srn

= wh(s* - so)
= 9,81 .105.0,075(1,01- 0,98)
Permukaan A sebelah kiri naik sebesar = y t
Pada tabung kanan ' py p2 + sow(h+y*ya/A)
Pada tabung kiri : Py = Pr +sww(hso/s * +y+ya/A)
= 22 Nlmz .
30 81

jadi: 4. Dua buah torak berbentuk silinder dihubungkan dengan


Pz '- Pr = s*wy(l+a/A) - sorW(1---a/A) eebuah pipa berisi air. Garis tengah torak itu masing-masing
= wv I s*(l+a/A) - so(l 'alA) ] 76 mm dan 600 mm, di mana petmukaan torak yang kecil
berada 6 cm di atas petmuhaan torah yang besar.
= 9,81 .103.0,02b [(1+U50) - 0,9b(1 - Ub0)] Berapakah daya yang dibufuhkan untuk menekan torak yang
= 2,46.102.(1,02 - 0,93) kecil guna mengangkat beban yang di atas torak yang besar
seberat 3500 kg.
= 22 N/m2. (276 N)
ini ekivalen dengan tekanan air setinggi 2,24 mm.
6. Sebuah alat pengangkat hidrolis yang bekerja dengan kekuatan
pompa tangan, di mana tuas pengangkatnya mempunyai
lperbandingan panjang 10 : 1, dihubungkan dengar-r toral<.yang'
Soal-soal bergaris tengatr 19 mm.
Torak alat pengangkat itu mempunyai garis tengah = 300 mm.
1. Hitunglah besamya kenaikan tekanan untuk perubahan ke Hitunglah besarnya tekanan di dalam minyak dan gaya yang
dalaman 1 meter di dalam air, (a) N/m2 harus diadahan untuk menggerakkan tuas pengangkat bila
(b) milibar gaya yang dihasilkan adalah sebesar 21.000 kS (ke gdya).
(9,81.103 N/m2 ; 98,1 mb) (2570.103 N/m2 ; 80,5 N)
2. Sebuatr tangki gas pada ketinggian permukaan air laut, berisi 6. Sebuah alat pengangkat hidrolis mempunyai garis. tengah
gas dengan tekanan sebesar 9 cm tinggi air, kerapatan massa 125 mm dan toraknya yang sebuatr lagi bergaris tengah 12,6
dianggap tetap. mm. Berapahah besamya gaya torak dibutuhkan untuk
Kerapatan massa udara * L,28 kg/m3. mengangkat beban sebesar 1000 kg ?
Kerapatan massa gas = 0,72 kg/m3 Bila torak mempunyai jarak angkat 250 mm, berapa kali
Hitunglah tinggr tekanan pada pipa utama setinggi 260 m di torak harus bergerak untuk mengangkat beban setinggi 1
atas permukaan air laut, dinyatakan dengan tinggi air. meter? Dengan mengabaikan kehilangan gaya dan mengang-
(23,6 cm) gap bahwa beban bergerak secara terus menerus (kontinue),
berapakah tenaga (power) yang dibutuhkan untuk mengge-
3. Sebuah pompa memompakan air setinggi 15 m air. Pompa ini rakkan torak bila beban itu dapat diangkat dalam waktu 12
juga menaikkan air dari sebuah reservoir dengan hisapan menit ?
sebesar 250 mm tingg air raksa.
Hitunglatr tinggi tekanan dan hisapan itu dalam satuan N/m2 98,1 N;400;13,65W)
dan tentukan jumlatr tinggi tekanan dari pompa dalam satuan
7. Berapakatr besarnya tekanan atmosphir dalam N/m2 apabila
N/m2 serta dalam ketinggian tekanan air. pembacaan barometer sama dengan 750 mm air raksa ?
(14? kN/m2 | 38,4 N/m2 ; 180,4 kN/m2 ; 18,4 m). Berapahah tinggr air yang diperlukan untuk menghasilkan
tekanan yang sama ?
(10s N/m2 ; 10,2 m)
32
33
8. Cairan pada tabung piezometer tingginya 1,5 m di atas titik
A pada sebuah pipa. Berapakatr tekanan di A dalam N/m2 12. Sebuah manometer U dengan cairan minyak dan air raksa
bila cairan itu (a) air, (b) minyak dengan kerapatan relatif serta bergaris tengah 5 mm.
0,85 (c) air rahsa dengan kerapatan relatif 13,6, (d) cairan Manometer U ini diletakkan tegak lurus.
dengan kerapatan relatif 1,24. Tabung sebelatr kanan bagran atasnya dilebarkan dengan
garis tengah sebesar 25 mm.
Berapa meter tinggi tekanan untuk masing-masing cairan ? Bagian yang dilebarkan berisi minyak, di mana permukaan
(1-4,7 kNim2 ; L2,5 kN/m2; 200 kN/m2; 18,3 kN/m2 ; yang memisahkan antara minyak dengan air raksa terletak
tinggi tekanan = 1,5 m) di bawah bagian yang dilebarkan itu.
Tabung sebelah kiri berisi air raksa dengan ujung atasnya
9. Pada gambar II-7, berapakah besamya tekanan ukur pada air terbuka.
di A bila h, = 0,6 m dan tinggi air raksa di pipa sebelah kanan Bila tabung sebelah kanan dihubungkan dengan tangki gas,
= 0,9 m di atas permukaan cairan sebelatr kiri ?
maka permukaan batas kedua cairan itu akan turun seba-
(114 kN/m2 ). nyak 2 cm.
Hitung tekanan gas itu dalam N/m2, permukaan dari mi-
10. Cairan A adalah minyah dengan nyak tetap di dalam bagian yang dilebarkan.
kerapatan relatif sebesar 0,8, sedang-
(Kerapatan relatif air raksa = 13,6 ; kerapatan relatif mi-
kan cairan B adalah air garam dengan
nyak = 0,85)
kerapatan relatif 1,25.
Bilaa=2,5mdanh=0,3m. (5,1? 103 N/m2 )
Berapakah: Bila perbedaan tekanan di M
(a) tinggr tekanan di X ? dan N = 35 kN/m2, a = 1 m,
(b) tekanan di X dalam N/m2 ? b=30cm.
(-2,03 m tinggl minyak; Berapa perbedaan tinggi per-
- 16,9 kN/m2 ) mukaan air ?
Kerapatan relatif air raksa =
Pipa berisi gas dengan berat jenis 13,6.
63,6 N/m3, I = 450 mm, h = 150 (30,7 cm)
mm.
Berapakah besamya tekanan di X
dalam N/m2 ?
Berapa besar kesalahan yang dibuat
bila tinggi gas di dalam pipa di-
abaikan ?
(L467 N/mz ; 2,83 N/m2 )
34.

Pada gambar II-17.


CaLan A = air.
CairanS=minyakdengan
kerapatan relatif 0,9.
h=69cm;
z= 23 cm.
Berapakatr perbedaan tekanan
diMdanN?
(- 1,5? kN/m2 )

Gb. II-17 cairan A

15. Bila cairan A dan cairan B adalah air, misalkan berat jenis
air itu dapat diabaikan, berapakah perbedaan tekanan di M
danN?
(4,51 kN/m2 )
16. Sebuatr pengukur tekanan U dengan kedua ujungnya dibe- BAB III
sarkan/dilebarkan.
Pipa yang satu diisi air, sedangkan yang lainnya diisi minyah TEKANAN HIDROSTATIK
dengan kerapatan relatif 0,95.
Batas permukaan kedua jenis cairan terletak di bawatt Apabila zat/benda cair berhubunga-n "dengan permukaan benda
bagian yang dilebarkan/dibesarkan. padat, maka benda cair itu akan melakukan tekanan pada setiap
Berapahah diameter bagan yang dibesarkan (ujung-ujung elemen permukaan batas kedua benda tersebut, luas slgrnsn
pipa) apabila diameter pipa = 5 mm dan batas permukaan adalah a, besarnya tekanan adalah p dikalikan dengan luas a.
kedua jenis cairan itu bergeser 25 mm pada perbedaan Biasanya tekanan p bervariasi/berlainan dari suatu titik ke
tekanan air sebesar 1 mm. titik
yang lainnya.
Jumlah tekanan terhadap permukaan benda padat = pa.
(70 mm)
Karena benda cair berada dalam keadaan diam, mako semua
gaya pada setiap titik dari benda padat itu akan tegah lurus
pada permukaan benda padat, ini disebabkan tidak adanyn gsya-
gaya geser.
Jumlah dari gaya-gaya ini adalah gaya resultante yang bekerja
pada "pusat tekanan".

35
a6 't 1'' ; 37

Bila permukaan benda padat itu rata, maka: = u7; di mana 7 = iarak dari permukaan sampai
Gaya resultante = 'Jumlah tekanan" titik pusat benda A.
Bila perrrukaan benda padat itu lengkung, maka gaya-gaya yang Jumlatr tekanan = wAf = A.ryfl
bekerja pada permukaan itu tidak akan sejajar dan ada gaya = luas pcmukaan x tekanan
yang berlawanan arah, sehingga gaya resultantenya lebih kecil pada titik pusat A.
dari pada kalau permukaan benda padat adalatr rata.
b. Bila silinder diisi
sampai setinggi, 150 cm, maka f =
m.1. 75cm=0,75m. ; D:: !, o,
a. Turunkanlah sebuatr rumus'Jumlatr tekanan" untuk sebuatr Berat jenis air = w = 9,81. fO3 Niml-,
permukaan benda seluas A yang terletak di dalam benda/ . p''
cair dengan berat jenis = w, pada kedalaman = y, di mana
Luas bidang lengkung A = 1t 0,6. !&L2199

y adalah jarak dari permukaan zat cair sampai titik pusat Jadi jumlah tekanan pada bidang lengkung = wAf
,iil t
dari benda A. i:t
"
=.9,81 103 2,83 o,?5
b. Sebuatr tangki berbentuk silinder yang berdiameter 60 cm, 1' = 2o,7 . 103 N.
diisi dengan air setinggi 150 cm.
Berapakatr jumlah tekanan pada permukaannya yang leng- Karena setiap gaya yang menekan pada luas elemen a
kung? pada satu sisi mempunyai pasangan yang berlawanan
Berapakatr besamya "gaya resultante', pada permukaan arah dan sama besamya, maha :

tersebut ? gaya resultante = nol.


Jawab: Bila terdapat gaya resultantc, maka silinder itu tentu
akan bergerak ke suatu arah dan hal ini tidak pematr
terjadi karena tidak demikian halnya
BD benda
.76'air = w
lll.2. Tekanan pada bidang datar
a. Sebuah bidang datar dengan luas A ditenggelamkan di
dalam eairan yang mempunyai trerat jenis w. .,,-i
Gb.III.1 Bila bidang datar tenebut membuat sudut sd6esar @ dengan
a. Ditinjau daeratr seluas a pada ke dalaman y di bawatr bidang horisontal dan titik pusatnya berada pada kedalaman
permukaan benda cair. f di bawatr permukaan air.
Tunrnkanlah rumus persamaannya untuk resultante tekanan
Besarnya tekanan pada kedahman y = x4f. R dan juga unhrk kedalaman D dari "titik pusat tekanan".
Gaya pada pennukaan seluas s = ay4y. --7 i ' 'i

Jumlah tekanan = E awy = w X ay ; y adalatr koistan.


E ay = adalatr momen dari bidang seluas A terhadap
pennukaan.
38
39
Karena permukaannya datar,
maka resultante tckanan = IG adalatr momen inersia terhadap absis yang melalui
jumlah tekanan. titik berat.
R=wAy Perlu diperhatikan bahwa "titik pusat tekanan" dan
Cairarr berada dalam keadaan "titik pusat bidang/titik berat bidang" (centroid) adalatr
diam, maka gaya R akan dua titik yang sama sekali berlainan.
tegak lunrs pada Utik C yang Kedua titik itu tidak akan pernah berhimpit, kecuali
menrpatan titik pusat tehan- kalau tekanan terhadap permukaan di semua titik sama
an. besarnya.
Daftar dari momen inersia dari bidang-bidang disajikan
dalam tabel III-1.
Lihat gambar III-2: 'l
du,+^t\s
".."crrio..
Momen B terhadap 0 = E momen elemen-elemen ter- Tabel III-1.
hadap 0. Momen inersia ter-
Gaya pada bidang elemen a = wya hadap sumbu G--G
Luas
y = L.sin@ A yang meldui titik
berat
Jadi : Gaya = w. sin@.a.L2
Momen dari gaya terhadap titik 0 = w.ein,r.al2 Segiempa

Jumlah dari momen-momen = w.sin@2(LLz). bd bd3


L2
MomenRterhadap0= R.OC
= wAy.(D/sinp)
wAY-(D/sinS) = w.sin6.E (aL2 ) Segitiga

> (aL2 ) = adalatr momen inersia dari bidang A ter- bh bh3


hadap titjk 0 2 36
G
= A.k3
di mana ko adalah jamk titik pusat bidang A ke 0. Lingkaran
wA[ (D/sin$) = w.sinfl.A.k3 tP'2 zrRa
G 4
D = sin26(k3/y ). Dengan menggunalran runus
Io = IG + A(-Y /8in0)2, Eata
Setengah
A.k3=A.kf + A(I/sino)2 lingkaran

D= sin20.1tr(lv)+v
G d 2 0,1102R4
40 47

b. Sebuah tangki berbentuk segi-empat mempunyai lebar 1,8 m jarak dari permukaan ke titik pusat tekanan
dan dalamnya 2 m. _r x2=1-B3m
2
Tangki berisi pen^uh dengan minyak yang mempunyai berat 3
jenisw=9kN/m3. c. Sebuah bidang berbentuk bundar bergaris tengah L25 cm
Gambarkan diagram tekanan pada dinding tegak tangki dibenamkan dalam air seperti terlihat pada gambar III-4.
tersebut dan hitunglatr jarak dari permukaan sampai ,,titik Hitunglah besarnya gaya pada bidang tersebut dan jarak
pusat tekanan". tegak lurus dari permukaan sampai titik pusat tekanan.
Jawab: Luas daxi bidang bundar
A= r/q.n.(1,25)2

= 7,228 m2 .

fn Dalamnya air sampai titik

l_ pusat

V=rh(6o+150)
:

= 105 cm = 1,05 m.

P=wH Berat jenis air =


Gb.III-4 9,91..103 N/m3.
gb. UI-8

p = lvy adalatr persamaan besarnya tekanan yang berhu-


Resultante tekanan R = wAf 9,81 103 L,228. 1,05
12650 N. b e c-a*- al.i,y
bungan dengan dalamnya air; diagram tekanan
berupa segitiga
n'
tt'
i-.i" - ;-
---' Untuk bidang bundar; kfi = r1n z
,= Yr(0,625)2 = 0,0976 m2
' ,,,
Luas diagram tekanan = rA AB.BC = yzwH2 .,. /.' sinf, = '5t go = sollz1.
= resultante tekanan tiap iltuan lebar
Jarak vertikal dari permukaan sampai titik pusat tekanan
Jadi resultante tekanan tiap lebar 1 meter = rrlwF2 =rrS.g.22
kN/m.
D= sin261kC/y) + y
Lebar tangki = 1,5 m, maka resultante tekanan pada dasar = (90/125)2 (O,Ogl6lt 05) + 1,05
tangki = Yz!,5.9.22
= 0,048 + 1,05
= 27 kN.
Resultante R bekerja pada titik pusat p dari diagram tekanan
= 1,098 m.
dan berjarakzll.H dari titik A. -
42 43

d. Sebuah gorong-gorong mengalirkan air dari sebuah resenroir Jadi terbukti batrwa momen tidak tergantung dari y atau
' air.
dalamnya air asal saja pintu seluruhnya terbenam dalam air.
Lubang gorong-gorong ditutup dengan pintu berbentuk
bulat ber-diameter 1,25 meter yang dapat berputar pada Besamya momen = Yr.9,81.103. zr (0,625)4 0,98b
sumbu horisontal.
Pintu itu membuat sudut 80o dengan dasar resenoir. = 1160 Nm.
Buktikan bahwa momen yang bekerja pada pintu air tidak
tergantung dari dalamnya air di reservoir, bila pintu ter- e. Sebuatr resenroir mempunyai pintu AB yang berukuran
benam seluruhnya di dalam air. lebar 120 cm x panjang 90 cm dengan engsel di A.
Berapakah besarnya momen itu ? Pintu AB tertutup karena beratnya sendiri dan beban yang
Jawab: . 1,25 m bekerja di G sebesar W = 1000.k9.
Hitunglah h di mana pada ketinggian tersebut pintu mulai

w
terbuka.
DT lr----'.
l.L
I
Jawab:
(u-uu torir)'t
i -----'--t

Gb.III.6
Resultante tekanan air R menekan pada pintu di titik C di
kedalaman D.
Momen yang bekerja pada pintu = R.CG
= il'toc-ool = *t#- -
D
) ,l - Gb.III-6
= wAfl= w.r.*.!
I

diketahuibatrwa:R ,]
I
rl Pintu akan mulai terbuka bila momen dari resultante tekanan
D = sin20.GA lfl + v 1t

,l
air R terhadap engsel A sama besar dengan momen dad W
terhadap engsel A.
Momen yang bekerja pada pintu^ = :t
(sin2o.kh) AC = 0,9 = 0,78 m
-2 -
I
sin@
w.:r.r-.Y.TfTinT)* I
rA /\.1 , ,

i
f"= h-WO,78= (h{,39)m
kb = '/n' ,
t
i
,l
, ', a Besultantetekanan B = wAf
momen = %wnra.sin@ 'r
= 9,81. 103. (1,20.0,90Xh-{,39)
I = 10,56.103. (h - 0,89) Newton.
I
44
46

Dalamnya air sampai titik pusat tekanan :


(b) Dalam dari titik pusat tekanan =
F = D= sin20(kfr/y)+y (4a + b)

di mana kE = jarijari inersia dari pintu air terhadap ti-


@ilffi*
tik pusatnya E. berat jenis air = w N/m3

untuk benda segi-empat maka kfr = d2 112; +u __-f,


di mana d = 0,90 m. I-a
D = sin2uo" 1l'"{?. + (h
-
(h -0,39)
o,Be)
]+'
_
16(h
0,81

- 0,39)
+ (h
- 0,39) meter. L ED
l*- _J .cF
/ ___J

Momen l.*,\ D-(h-0,28) cb. III-? a

" Sp,J*.
R terhadap engser
w\" Untuk menentukan letak titik pusat dari trapesium, maka

--::-=*#t
10,55 . 103 (h - C,3g) 0.81 dihitung momen bidang terhadap sumbu AB.
sin60o
:-:-:-- 0,39)
'[ 16(h + 0,39 ] N m
- Momen ABCD = momen ABEF - momen ADE - momen
BFC
= (4,77h-72,4) o* *,1-3 I_r* Luas ABCD = %(2a+b)h = A.
Jarak titik pusat dari AB = y
(wr/r" I I

\" Luas ABFE = (a+b)h ; jarak titik pusat ABFE ke AB = %h


r-\-', 11{tr Luas segitiga ADE dan BFC = %bh; jarak titik beratnya
Momen W terhadap A
19,81. i1.000 x,'0,8
v
N - = 2,94 kN m.
ke AB =h213.
Jadi : 4,77h - L,24 =\76,q,
Jadi momen terhadap AB :
h= 0,88 m.
\l(2a+ b)hy = (a+b)h r/,tt-Vrbhh2l3
f. Sebuah bendung berbentuk trapesium dengan lebar dasar
bendung a meter. Y= hgj!)
3(2a + b)
Lebar bendung pada permukaan air = (a + b) meter.
Permukaan dari bendung tegak lurus pada dasar bendung
dan dalamnyq air = h meter. (a) Resultante tekanan R= wAy
Buktikan: (a) bahwa resultante tekanan pada bendung (2a + 5;. (3a + b)
adalah (1/6)wh2 (3a+b) Newton. = .w.-
2 3(2a+ f1

MILIK
Nasionrr
46 47

= 11/6)wh2(Ba+b) Newton.

(b) Dalam air sampai titik


pusat tekanan = kfug/V, karena
permukaannya tegak lums.

Momen inersia trapesium terhadap AB = momen inersia


ABFE terhadap AB - momen inersia segitiga ADE dan
BCF. Rl+
1^^hr
=
3'
=(a+b)hr _ (4a+b)
-r/+bh" = 12
Bila dibagi luas trapesium: Gb.III.8

n3(aa+u)z h2 (4a + b)
Rr dan B2 adalatr resultante tekanan dad air sebelah kiri
k2= dan kanan pintu dock.
AB L2(2a + b) h 6(2a+b) Luas muka air sebelah kiri = A, = gl{
jadi dalamnya air sampai titik pusat tekanan =
Jarak ke titik pusat =
Tr = r,$tl
k2
AB
Br = wAr fr = \LYBH2

v R,1 bekerja pada titik P

r !1tp_ - + b)
3(2a (4a + b)
'I
='(6a + 2b) meter.
R2 = rhwBhz
6 +
(2a b) h(3a + b)
R2 bekerja pada titik Q

g. Sebuah pintu dock dengan lebar 5 meter menatran air pada R adalatr gaya resultant€ dad R1 dan Rz yang bekerja pada
satu sisi yang tingginya 7,5 meter dan 3 meter pada sisi yang ketinggian X di atas dasar.
lainnya
Hitunglatr gaya-gaya horisontal yang bekerja pada pintldock jadi: RX = Rr (U3)H - &z(l/B)h = (U6)wBH3
itu dan di mana letaknya ? - 1t7O;wAn3
Bila air di bagian dangkal naik menjadi ?,5 meter, di manakatr R = R,
letaknya garis kerja gaya ?
-Rz =%wB(H2 -h2)
(U6)wB(H3 - h3) H3
x =r;tsm- =
fit:;2 (1/3) =n66
-h3 H2+Hh+h2
.. 48 49

Jadi resultante.gaya R= %wB(H2 - h2 )


Pr dan P2 adalah resultante tekanan air pada kedua sisi
= %(9,81 . 103.5X7,52 - 32 ) pintu (lihat gambar III-9.b).

= 1160 kN. Pl = YzwBHz = ,6(9,81 . 103 X7,5/{B) * g2 = 1725 kN.

H2 +115a62 7,52+ ?,b.3+92 P1 bekerja pada ketinggian 1/3.H = U3.9 = 3 m dari dasar
A=-= = 2,79 meter kanal.
3(H+h) 3(7,5+3)
P2 = %wBh2 = %(9,81. 103 X?,5/.vre) 32 = 192 kN.
bila H = h, maka garis kerja gaya akan bergeser ke pusat P2 bekerja pada ketinggian 1/3.h = U3.3 = 1 m di atas dasar
tekanan dari pintu, (air di bagran yang dangkal naik menjadi kanal.
7,5 meter).
ResultantegayaP=Pr -Pz = 7725-L92
h. Sebuatr pintu air pada sebuah kanal lebarnya 7,5 meter = 1533 kN-
membuat sudut 1203. satu sama lain.
Setiap pintu diberi 2 engsel pada ketinggian 0,75 meter Ambil momen terhadap dasar kanal :
dan 6,25 meter di atas dasar kanal.
Tinggr air di sisi pintu yang sebelah kiri = 9,00 meter; yang PX = L725.3-192.1
sebelatr kanan = 3,00 meter. 1533X = 4983
Hitunglah gaya yang bekerja pada masing-masing engsel
dan gaya yang bekerja pada pertemuan kedua belatr pintu. X = 3,25 meter.
Bila pada sebuatr pintu itu diberi lubang yang beruturan Jadi P bekerja pada ketinggian 3,25 m di atas dasar kanal.
lebar L meter dan tinggi 0,?E meter, sedang tepi atasnya
sama tinggi dengan permukaan air bagran yang dangkal
Pintu air berada dalam keadaan seimbang, jadi gaya-gaya
(3,00 m), hitunglah besar dan letaknya gaya resultante P, R dan H dianggap berada dalam satu bidang datar dan
yang bekerja pada pintu air itu.
bertemu satu titik keseimbangan, H bekerja tegak lurus
pada bidang sentuh kedua pintu, R adalatr resultante dari

1-
9m
gaya yang bekerja pada kedua engsel pintu air.
Jadi:
= R.cos80o ; H = R
H.cos8Oo
2R.sin30o = P
12Oo 7,5m
80o--* H= B= P = 1533kN.
P
Gaya-gaya tersebut di atas bekerja pada ketinggian 8,28
m
dari dasar kanal.
Dengan mengambil momen terhadap engsel yang bawatr
(b)
maka:
Gb. m.9
60 51

Gaya yang bekerja pada engsel atas


P(9,26--0,76)
- (6,26 - 0,75)

= 698 kN.
Gaya pada engsel bawatr = p - 698 =
.+H. Qo

1633 - 698
= 835 kN.
(a) benda cair di atas
lengkung AB
^iz{*
- -i
(b) lenda""i}.ft u"*"r,f
lengkung AB
Gambar III-9.c adalatr diagram tekanan pada pintu air.
Di bawah garis AD, tekanan akan naik secara terahr pada T
kedua belatr sisi pintu air, sehingga di bawatr pennukaan
air yang dangkal yaitu sebelah kanan tekanan airnya adalah
tetap dan besamya sama dengan AD.
A adalah puncak dari pintu air, jadi resultante tekanan Gb.III.1O
dilukiskan oleh segi-empat ABCD.
Jawab:
Jadi: AD = 9,91 . 103 (g - 3) N/m2 = 69,g6 kN/m2. i. Lihat gambar UI-10.a, bidang ACE adalah bidang vertikal
yang berada dalam keadaan seimbang, akibat gaya H dan
Luas lubang air = 1 . 0,76 = 0,?6 m2. gaya P. Jadi P = H.
Gaya pada penutup lubang pintu = 58,86.0,75 P adalah gaya resultante tekanan air terhadap AC.
AC adalah proyeksi dari bidang AB terhadap bidang vertikal,
= 44 kN. jadi gaya horisontal H = resultante tekanan pada bidang AC
sebagai proyeksi dari bidang AB.
Karena gaya seimbang, maka letak gaya P dan H haruslah
berada pada satu garis kerja yang sama
III.3. Tekanan pada bidang lengkung. Gaya horisontal H bekerja melalui titik pusat tekanan dari
Untuk memecahkan soal-soal ini lebih mudatr apabila gaya bidang AC sebagai proyeksi dari bidang AB.
tekanan pada bidang lengkung diuraikan menjadi komponen Demikian pula untuk gambar III-1O.b, cairan ABF dalam
horisontal dan vertikal. keadaan seimbang. H sama dengan resultante tekanan pada
proyeksi tegak di bidang AB, yaitu bidang BF dan gaya
a. Berapakah besarnya gaya horisontal dan gaya vertikal seba- tersebut bekerja melalui titik pusat tekanan bidang BF.
gai komponen-komponen dari gaya tekanan pada bidang
lengkung yang terdapat di dalam cairan dan tentukan pula ii. Pada gambar III-1O.a, semua berat cairan ABDE membebani
bidang lengkung AB.
tempat gaya-gaya itu bekerja.
Sebagai syarat keseimbangan maka:
Buktikan bahwa gaya-gaya tekanan akan bekerja melalui
titik pusat lengkungan, bila gaya-gaya itu bekerja di permu-
kaan sebagian daripada silinder yang terbenam dalam air.
53
52

gaya vertikal V = berat cairan di atas bidang AB dan Gaya vertikal V berat cairan yang mengisi OAB
gaya V tersebut bekerja melalui titik berat dari cairan G. = w x volume OAB
(9,81.103 )(3.Ye t. 1,5' )
Pada gambar III-10.b, apabila bidang lengkung AB ditiadakan
dan ruang ABDE diisi penuh dengan benda cair maka cairan 52,0.103 N.
ini akan berada dalam keseimbangan, sebab gaya vertikal
V = berat cairan yang berada di atas bidang lengkung AB. Resultante tekanan R =

iii. Semua gaya yang bekerja pada bidang elementer sebagai


bagian dari bidang lengkung akan bekerja tegak lurus karena
=@
itu akan menjadi gaya radial bila bidang Iengkung adalah = 616600 N
bidang silinder dan akan melalui titik pusat 0 seperti terlihat
pada gambar III-1O.c., maka R juga sebagai resultante tekan- Bila sudut 0. adalatr sudut antara R dengan garis horisontal,
an akan bekerja melalui 0. maka:
tan 0 = 52133,L
b. Sebuah pintu air berbentuk seperempat lingkaran mempunyai
diameter 1,5 meter. 0 = 57"28'.
BiIa air mempunyai permukaan sama tinggi dengan engsel 0, Karena AB adalah bagran dari suatu lingkaran, maka R
hitunglah resultante tekanan terhadap pintu air dan besarnya akan bekerja melalui O dan tidak menimbulkan momen
momen yang diperlukan untuk membuka pintu air itu. terhadap O, jaai momen yang ada adalatr momen yang di-
Lebar dari pintu air = 3 meter, mempunyai berat = 6000 kg. sebabkan oleh berat dari pintu air.
Jadi: momen perlu untuk membuka pintu, sebesar:
= W.0,6
= (6000 9,8L) 0,6
= 35300 N-m.

c. Sebuah bendung mempunyai permukaan berbentuk parabola


dengan ukuran-ukuran seperti terlihat pada gambar III-12
Hittrnglatr resultante tekanan air dan letak garis kerja gaya
tersebut serta beraPa jarak OQ.

Jawab: Gb.III.12
Gaya horisontal H = resultante tekanan pada bidang proyeksi
dari bidang lengkung AB yaitu bidang OA.
w x luas OA x tingg sampai titik pusat bidang OA.
(9,81 . 103 ) (3 . 1,5) 0,?5
33,1.103 N.
54 55

Soal - soal
T F- 12'5m rl
1. Hitunglatr resultante tekanan air dan tentukan letak titik
pusat tekanan dari:
(a) Pelat persegi 1,8 mx 1,8 m terletak tegak lums.
(b) Pelat bundar dengan diameter 1,8 m terletak tegak
lums.
fitik pusatnya terletak pada 1,2 m di bawatr muka air.
(38,1kN ; 1,425 m;29,9 kN;1,368 m).

2. Sebuah penahan air mempunyai pintu yang tingginya 2m


dengan lebar 1 m dan dipasang dengan dua engsel yang
terletak 15 cm di bawah puncak pintu dan 15 cm di atas
Gb.III-I.2
dasar, juga diberi kunci pada tengah-tengah sisi yang tidak
Diambil lebar bendung 1 meter untuk perhitungan. berengsel.
Hitunglah gaya-gaya yang bekerja pada engsel-engsel dan pada
Gaya H= gaya proyeksi OT kunci bila permukaan air berada 1 meter di atas bagran
puncak pintu.
= r/zwhz = %(9,81.103) 502 = 12,25.106 N.
(5,52 kN; 14,10 kN; 19,62 kN)
gaya ini bekerja pada titik pusat tekanan bidang
OT setinggi U3.h = U3.50 = 16,67 meter dari 0.
3. Sebuah tangki silinder yang berdiameter 60 cm dan tingginya
Gaya V= berat air antara bidang OT dan permukaarl para 1,8 m berisi air setinggi 1,2 m.
bola bendung Udara dipompakan ke dalam tangki sehingga mencapai
= w x 1 x (luas muka setengah parabola) tekanan 35 kN/m2
Hitunglah tekanan yang bekerja pada dinding tegak tangki
= (9,81..10' , ,; 50. 12,b) = 4,08.106 N. dan jarak garis kerja gaya dari dasar tangki.
(132,3 kN;0,856 m).
gaya ini bekerja pada jarak 4,68 m dad OT Pada dinding waduk diberi lu-
4.
Gaya resultante B =@rIF) = t@flW{@ . to6 wbang berbentuk bundar untuk
menyadap air.
60
Lubang itu diberi pintu dengan
= L2,9.106 N. diameter ?0 cm.
Pintu air mempunyai engsel di H
Sudut 0 = tan-r u/v -r
t?4!y)
= tan '4,09.10o = 7t,84, dan pintu itu diberi berat W
1 untuk keseimbangan yang hanya
OQ=OS+SQ = OS + -h.tan6 cukup untuk menahan supaya
t':1t='tro^, pintu tertutup bila tidak ada
' ?3
= 4,68+
4,0& 106
= b4,G8 meter. air di dalam bendung.
56 57

Berapakah beban yang harus ditanbahkan pada lengen W 8. Sudut antara dua daun pintu air adalah 140o, masing-masing
dengan jarak 90 cm dari H, sehingga pintu air akan tetap tingginya 6 meter dan lebarnya 1,8 meter.
tertutup bila air naik sa:npai tinggl 60 cm dari pusat pintu Daun pintu diberi dua engsel, pada jarak 0,6 meter dan
air. berjarak 0,6 meter pula untuk engsel atasnya dari puncak
(184,5 kg) pintu. Bila tinggi air di satu sisi 5 meter, sedangkan sisi lain-
nya 1,5 meter, berapakah besamya reaksi engsel bawah dan
Sebuah pintu aii berbentuk
persegr panjang (1,60 m lebar x atas ?
1,60 m panjang), di mana bagran atas dari pintu terletak (73 kN; 221kN)
1,20 m di bawah muka air.
Pintu air dibuka dengan cara mendorongnya di atas rel, Sebuah bendung mempunyai
ke samping. bentuk lingkaran pada permukaan
Pintu membuat sudgt 45o dengan bidang vertikal. yang diisi air (gb.III-l5).
Apabila koefisien gesek pintu dengan rel = 0,12, berapakah Hitunglah resultante tekanan dan
gaya yang dibutuhkan untuk mendorong pintu ke samping?
sudut garis kerjanya terhadap
(625 kg). bidang datar.
(860 kN; 35')
6. Permukaan dari sebuah bendung air di bawatr permukaan
air sejarak 7,5 m, kemudian membuat sudut 30o dengan Gb.III.15
garis tegak lums.
Bila dalamnya air 16,5 m, berapakatr besamya tekanan air
terhadap bendung dan di mana letak garis kerjanya ?
(1,4?5 106 N; bersudut 24?36' dari bidang datar dan
memotong dasar sejarak 5,5 m dan 2,93 m dari bidang
vertikal).
Sebuatr pintu air seperti yang
ferlihat pada gambar III-14,
mempunyai ukuran 90 cm x 9m
60 cm.
Pintu ditutup oleh berat sen-
Sebuah bendung berbentuk tembereng mempunyai jad-jari
diri dan beban W.
Berat pintu air = 45 kg,
5,4 m. Pusat dari lingkararr ialah C yang terletak 0,9 m
sedangkan berat dad tuas
di bawah A dan 0,6 m di atas titik 0, di mana 0 adalatr sumbu
putar untuk membuka pintu air tersebut. berat pintu = 3000
pemberat diabaikan.
kg tiap meter panjang dan titik beratnya terletak 3,6 m dari
Berapakah berat W apabila
garis tegak lums yang melalui 0. Bila tinggi air = 2,4 m di
pintu mulai dapat dibuka pada
atas A.
ketinggian afu 30 cm di atas
pintu, diukur dari bagian atas Hitunglah: (a) Besultante gaya yang bekerja di O.
Gb.III-14 pintu air.
(b) Resultante momen yang bekerja di O.
(36,2 kN; 89 kN-m)
(161 ks)
11. Sebuah pintu air berbentuk se-
o
perti pada g. III-17. A adalah
pintu berbentuk datar yang mem
punyai engsel di C dan ditahan
oleh pintu B yang beratnya
0,9 m 500 kg tiap meter lebar. fitik
beratnya adalah G.
Bila tinggi air = 1,65 m di atas
o,3T;
I
-T I

0,76m
dasar, hitunglah gaya yang beker-
ja di engsel D dan jup tentukan
amh kerjanya gaya tersebut,
serta dihifung pula besarnya
momen yang dibutuhkan untuk
memutar sumbu D sehingga
Gb.III.17 pintu menjafli terbuka
(11,2 kN; 28"28'i 2,21 kN-m).
12. Sebuah pelat berbentuk lingkaran di pasang dengan tegak
pada dasar pondaei. Di atas pelat itu dit€ruh li bola berjari-
jari 60 cm yang dibautkan kepada p6tat tingkamn- Bila rA
bola ihr diisi air setinggi 45 cm dan pada nrang udara di BAB IV
dalam \l bola ada tekanan sebesar 35 kN/m2 di atas tekanan KESTABILAT{ BENDA.BENDA TERAPT'NG
atmosphir, hitunglah gaya yang akan mematahkan baut,
bila % bola itu mempunyai berat 110 kg. Titik pusat
daritk bola terletak di atas pelat tenebut. Hampir semua persoalan mengenai benda-benda terapung, baik
(39,48 kN). terbenam selunrhnya dalam air maupun sebagian seperti halnya
13. Permukaan dari sebuah bendung ber- kapal laut adalah persoalqn keseimbangan antara gaya-gaya berat
bentuk lengkung dengan persamaan: dari benda tenpung dan repultantc tekanan dari cairan terhadap
permukaan benda terapurrg tenebut.
Y = (1/2,4).X2
Selain dari soal keseimbangan ada hal lain yang juga penting
Tinggi air = 15,26 m. yaitu soal "kestabilan", jadi sebuah kapal laut tidak cukup hanya
Hitnnglatr tekanan F terhadap muka berada ddam keseimbangan tetapi juga harus berada dalam keada-
bendung dan tentukan letaknya titik an gtabil pada eetiap posisi yang dikehendaki, sehinga bita kapal
B yaifu perpotongan antara gads ifu bergoyang ke depan maupun kebelalang atau ke camping,
dasar bendung mendatar dengen garis maka "momen untut mengembalilan pada pocisi seimbang,'
kerja gaya. aLan tinbul dm tapel atan b€rada dalam keadaln lunu kembali.
(1290 kN/m; 11,84 m)
Gg.III-18
59
60 61

IV. 1. Terapung Jarak dari angker 3 meter;


Resultante tekanan ke atas pada angkes = (tekanan ke atas -
a. 1. Uraikan prinsip-prinsjp hukum Archimedes dan terangkan berat) 3 m pipa.
penggunaannya terhadap benda-benda terapung.
Beratpipa3meter = 3(7900,9,81) Yt r (L,262 - L,2O21
2. Saluran pipa besi mengalirkan gas di dalamnya, mempunyai
garis tengah 120 cm di bagian dalamnya dan garis tengah = 183000..2,45,0,05
bagian luarnya sama dengan 125 cm. = 22600 N
Pipa itu melintasi sungai dan diletakkan di dasar sungai Tekanan ke atas pada pipa sepanjang 3 m = 3.12150
dengan memakai angker besi setiap jarak 3 meter diikatkan
pada pondasi. = 36450 N
Hitunglatr tekanan ke atas dalam Newton per meter panjang Jadi resultante tekanan ke atas pada angker = 36450 - 22500
dan tekanan ke atas pada setiap angker.
= 13950 N
Berat jenis besi ?900 kg/m3 ; berat jenis air = 1000 kg/m3.
Jawab: Prinsip hukum Archmedes me- b. 1. Dengan memperhatikan gaya-gaya yang bekerja pada benda
W,(berat benda)
ngatakan bahwa tekanan ke atas tenggelam dalam cairan, buktikan batrwa resultante gaya
pada benda yang terapung atau bekerja tegak lurus dan sama dengan berat cairan yang
terbenam dalam benda cair sama dipindahkan.
.G
B.I dengan berat benda cair yang 2. Bila sebuah kapal memindahkan air laut sebanyak 115 m3,
I
dipindahkan oleh benda itu. hitunglah:
I

,(tekanan ke atar)
i. Berat kapal itu bila B.D. air laut = 1025 kg/m3.
Gb. ii. Volume air tawar yang akan dipindahkan kapal bila
B.D. air tawar = 1000 kg/m3.
Tekanan ke atas akan bekerja melalui titik berat benda cair ,- /--=
yang dipindahkan yang disebut "titik pusat apung,, (centre Jawab: Pada gambar IV-2, terlihat benda
of buoyancy). - ABCDE tenggelam di dalam cair-
E
rr?
Pada gambar IV-1 terlihat sebuah benda terapung dalam
keadaan seimbang akibat berat benda W yang bekerja pada
^-i \ - l-
sn.
Telah diketatrui dari soal terda-
hulu bahwa:
titik berat G dan gaya R bekerja ke atas melalui "titik pusat --+-
apung" B.
Jadi: berat benda terapung W = tekanan ke atas 8,. F
I
lB
l.
I
--l_ l-
*Gaya horisontal pada bidang
lengkung sama dengan gaya
horisontal pada bidang pro-
= berat benda cair yang dipin- yeksi bidang lengkung itu
dahkan. c
R dan W bekerja pada garis tegak lunrs yang berimpit. terhadap bidang vertikal.
rekanankeatas/meter:ffih;:riff.'.Trjtsfl */meter * Gaya vertikal pda bidang leng
kung snma dengan berat cairan
yang berada di
atas bidang
= 12160 N/m. lengtung itu.

GbJV-2
62 63

Bila kita buat sebarang bidang vertikal memotong benda Jawab:


tersebut di atas, maka proyeksi dari 2 permukaan yang ter- 1. Ada 3 syarat dari keseimbangan benda padat:
belah pada bidaqg vertikal ini akan sama dan gaya-gaya i. Seimbang dan stabil: Sedikit perubahan dari keadaan
horisontal pada kedua permukaan akan sama besar tetapi seimbang ini akan menyebabkan
bedawanan aratr. Karena itu tidak ada gaya horisontal yang "momen pengembalian posisi" be-
bekerja pada benda, jadi resultante gaya haruslah vertikal. kerja dan mengembalikan ke keada-
Pada gambar IV-2, terlihat bidang ADC yang terletak men- an semula.
datar. stabil
Tekanan ke atas * gaya ke atas pada bidang ADEC - gaya ii. Seimbang tapi tidak stabil: Sedikit perubahan dari kedu-
ke bawatr pada bidang ABCD. dukan seimbang ini akan menimbul-
= berat cairan AECDHGF - berat cairan kan momen guling dan tidak akan
ABCDGHT kembali ke kedudukan semula.
= berat cairan ABCDE
= berat cairan yang dipindahkan oleh ul. Seimbang dan netral: Benda akan tetap berada dalam
benda itu. keadaan seperti semula, meskipun
i. Berat kapd = berat air laut yang dipindahkan kedudukannya diubah.
Berat kapal = massa air laut yang dipindahkan
= 1026.115 = 118000 h8.
D?-,
' ii. 2. Gambar IV-4.a adalah sebuah benda terapung dalam keadaan
Massa air tawar yang dipindatrkan = massa kapal seimbang. Beratnya W bekerja melalui titik berat G dan gaya
= 118000 hg tekanan ke atas R bekerja melalui "titik pusat apung" B yang
118000 juga adalatr titik berat dari cairan yang dipindahkan. R dan W
jadi air tawar yang dipindahkan = -mO =118 m'. bekerja pada garis vertikal yang sama.

c. 1. Sebutkan tiga buatr syarat di mana sebuatr benda padat


berada dalaur keadaan seimbang.
2. Apakah yang disebut "metacentte" dan tunjukkan batrwa
kestabilan benda terapung tergantung dari kedudukan meta- ue \
centre dan titik pusat gaya berat. --_ *-- . -- G,ft---
/ I -\
3. Sebuatr kapal memindatrkan air tawar sebanyak 2500000 -/i--
kg. Benda yang mempunyai berat 20000 kg berpindah tem-
pat sejauh 9 meter melintang geladak kapal menyebabkan
sebuatr pendulum yang panjangnya 3 meter bergerak 23
cm ke aratr mendatar.
(a) Gb.IV-4 (b)
Hitunglah pertrbahan tinggi "metacenttre". Benda dalam keadaan seimbang dan stabil
64 65

Apabila benda itu berubah posisinya dari keadaan seimbang ii. Apabila M terletak di bawah G, maka yang timbul ialah
maka berat W tetap akari bekerja di titik G, sedang volume "momen guling", GM dianggap negatif, sedangkan kese-
cairan yang dipindahkan adalatr tetap sebab R =^W, hanya imbangan benda disebut "tidak stabil".
bentuknya berubah dan kedudukan titik berat dan titik iii. Apabila M dan G berhimpitan maka benda disebut dalam
pusat apung akan pindah. keseimbangan netral.
Jadi seperti pada gambar IV-4.a cairan yang dipindahkan
berbentuk segi gmpat, sedangkan pada gambar IV-4.b ber- Karena benda terapung dapat berubah kedudukannya dari
bentuk segi tiga,dan titik pusat apungnya pindah ke 81, keadaan seimbang ke segala jurusan maka kedudukan meta-
akibatnya gaya R dan W tidak lagi bekerja pada satu garis centre dan tinggi metacentric berlainan.
tetapi menimbulkan momen sebesar WX sebagai "momen
pengembalian ke posisi semula" sedangkan pada gambar
IV-5 memperlihatkan timbulnya "momen guling". 3. Terlihat pada gambar IV-4 bila berat benda 20000 kg ber-
gerak 9 meter melintasi geladak maka:
momen guling = (20.000 x, 9,81) 9 Nm.
momen pengembalian/lawan = WX=WGM
keposisi semula
= 2500000.9,81 (0,23/3)cM.
+ Karena kapal berada dalam keadaan seimbang meskipun
-rBi dalam keadaan miring, maka:
momen guling = momen lawan keposisi semula
1[Ir I R=14r
= 2500000 . 9,81 (0,23/3)cM
lG€
Gb. rv-5 x Jadi tinggi metacentric =
(a) R=ltt, (b) GM
Seimbang tapi tidak stabil
= (3.20.9)/(2500.0,23)
Titik "metacentre" M adalatr titik perpotongan antara = 0,94 m. o
garis kerja R untuk benda yang sudah berubah kedudukan-
nya dengan gariS vertikal semula sebelum berubah keduduk-
annya, di mana garis itu melalui titik berat G.
"Tinggi metacentric" ialah jarak antara G dan M.
Bila perubahan sudut 0 sangat kecil maka momen pengem-
balian ke posisi semula = WX = W.GM.O, (sebab bila 0 sangat h-=n>
D 3i
kecil maka dianggap tan? = sin0 = 0radians).
Apabila dibandingkan gambar IV-4 dan IV-5 maka terlihat
i-;
bahwa:
i. Apabila M terletak di atas G maka timbul "momen pe-
ngembalian ke posisi sgmula", GM dianggap positif,
sedangkan keseimbangan benda disebut stabil.
66 a7

d. 1. Buktikan apabila B adalah titik pusat apung, M adalah titik akan bergerak dan isinya dapat dihitung sesuai dengan
metacentre untuk gulingan dari benda terapung bahwa miringnya kapal.
BM = I/V isi a = DD' . a = a X 0 ; (karena 0 dianggap kecil
I = momen inersia dari permukaan benda terapung sekali)
terhadap sumbu memanjang.
V = volume yang terbenam di bawah air. maka berat Ao.d =
2. Karena muatan barang yang mempunyai berat 25000 kg
[#,
dipindahkan sejauh 6 m, pemindahan tegak-lurus terhadap berat coc' = 5=f&.0
bidang vertikal melalui sumbu memanjang, menyebabkan X=O
kapal menjadi miring 5o.
Bila berat air yang dipindahkan 5000 ton dan I = 5840 Karena tidak ada perubatran dari berat cairan yang dipindah.
ma, sedangkan B.D. air laut = 1025 kg/m3 . kan maka:
Hitunglatr i. tinggi metasentrik. X=AO x=CO
ii. jgrak antara titik berat dan titik pusat apung. w02 aX = w0E aX
X=O x=Q
Jawab: \ X=CO
Pada gambar IV-6 terlihat, bila kapal berada dalam keadaan w0XaX =0; w*O,0+O
seimbang maka AC adalah permukaan air sedang B adalah X=AO
titik pusat apung. Apabila kapal itu oleng. dan membuat
sudut 0 mat<a titit pusat apung pindah ke B' sebagai akibat jadi: EaX = 0.
perubahan bentuk dari air yang dipindahkan dan permukaan )aX = momen bidang terhadap 00 yang terletak pada bidang
air menjadi A'C'. permukaan air.
Bila 0 kecil maka BM = BB'.10; (BB' = BM.tano = BM.o).
Titik pusat apung ialah titik berat dari cairan yang dipin- Jadi 00 terletak pada gari's pusat bidang permukaan air.
dahkan. * Mencari pergeseran "titik pusat apung" = BB' :
Bila kapal oleng maka volume dari cairan yang dipindahkan Kopel yang dihasilkan oleh bergeraknya AOA' ke kedu-
berubah dengan berkurangnya bidang AOA' dan bertambah dukan COC' sama dengan kopel yang disebabkan bergerak-
dengan COC'. nya dari B ke B'.
gita teauaukan O diketahui maka jarak BB' dapat dihitung
Momen dari volume yang ditimbulkan oleh bidang a
dan BM dapat diketatrui jaraknYa. terhadap sumbu 00 = w0 a. X. X
* Mencari O: Jumlah momerr karena perpindahan kedudukan =
Bila kapal oleng maka berat eairan yang dipindahkan tidak
berubatr, jadi:
w0 EaX2, bila EaX2 = | ; (I = momen inersia dari bidang
permukaan air terhadap sumbu 00).
Berat AOA' = berat COC'
Jadi jumlah momeri = w0I.
Bila a adalatr luas bidang elementer pada bidang datar
permukaan air sejauh X dan sumbu putar OO, maha a Momen yang timbul karena pindahnya gaya R = R.BB'
69
68
terapung dengan bagisn mncing di bawah.
B.BB'' = wOI 'llentukan berapakah harga k agar kemcut itu tetap dalam
keadaan seimbang dan stabil.
Tapi B = wV di mana V = volume yang diisi cairan.
BB'= gIlV Jawab:
BM=BB,/O=I/V Syarat agar suatu benda dalam keadaan seimbang dan stabil
bila terapung di air ialah:
i. Momen guling = momen pengembalian ke posisi semula
i. berat benda = berat cairan yang dipindahkan.
P.X = W.GM.0 ii" tingi metasentrik harus bemilai positif.
P = berdtnya muatan barang yang dipindahkan.
1 = jarak pemindatran. Lihat gambar IV-? 1 1
W = beratnya kapal.
r =-d dan R=TD
\/g vr,
0 = sudut guling dalam radian.
G = titik berat kenrcut;
jadi: (25000.9,81).6 = (5000.103.9,811.cu.{.2 zr Qo

Tinggi'metasentrik = CtUt
25.6.360
=-*ffi-
360

= 0,344 m.
r' 96 = (B/4)D
B = titik pusat apung;
OB = (3/4)d

ii. Volume air yang dipindahkan = u = jffi# Untuk benda terapung:


Berat kemcut = berat cairan
Gb. rv-? yang dipindahkan,
= 4880 m3

momen inersia dari bidang permukaan air = I (U8) r R2D.kw = (UB) zr i2d.w
= 5840 ma Substitusikan harga r dan R maka:
kzrD3 nd3 .h
BM = r/V = 5840/4880 = 1,195 m -T*=l- ---) d-kr/rD
titik berat sampai titik pusat apung
Jarak dari jadi; OB = (3/4)d = (3/4)kr ED
= BG = BM-GM
= 1,195m- 0,344 m = 0,851 m I Yttra 9 ra
BM= = JZ = :: = Ytd=krB.yeD
v ird' 4d3
e. Apakah syaratnya agar supaya keadaan seimbang dan stabil
itu terlaksana untuk benda yang terapung di atas cairan- BG =OG - OB = s/cD(L- k I /3 )
Sebuatr kerucut dengan sudut puncaknya 60o mempunyai
kerapatan relatif = k terhadap cairan di mana kerucut itu
70 7t

Syarat agar stabil haruslah tinggi metasentrik GM=BM-BG, Dalam pelampung yang terendam = d= Y lmz
berharga positif sehingga BM hams lebih besar dad BG. _ 0,Zb = O,b24 m
r(O,675)2
kraytD ) %D(1- kt6)
Tingginya titik pusat apung dari dasar = rAd.

= O,262 m.
Tingginya titik berat di atas dasar = 0,9 m.
BG = o,g - o,262 = 0,688 m.
juga bila benda tidah tenggelam maka k < 1
_ n.
r/ara t(O,675\a
BM= I _ Yt
= 0,218 m.
jadi harga k= 0,42L sampai 1. v v 0,75
Tinggi metasentrik = GM = BM - BG = -{,a2 rn )
f. Pelampung berbentuk silinder tingginya 1,8 m, bergaris vn s +ob:l
tengah 1,35 m mempunyai massa 770 kg. Tinggi metasentrik yang bemilai negatif berarti pelampung
Buktikan batrwa pelarnpung itu tidak akan terapung tegak tidak stabil.
lums pada air laut dengan BD = 1025 kg/m3 . -...,.:rj'$"ry-6',-

Bila rantai tegak lums dari dasar laut diikatkan kepada (b) Dengan rantai pengikat (lihat gambar IV-8 (b) ).
bagian bawah silinder, hitunglah tarikan rantai yang di- Bila T = tarikan rantai dalam Newton.
perlukan untuk mempertahankan pelampung itu tetap tegak maka tekanan ke atas yang baru = R.= T + W
lunts. fitik berat dari pelarnpung berada 0,9 m dari dasar
pelampung. Volume bam yang dipindahkan =RlO E
,r
1= R/(1025.9,81) m'.r
-t I '

Tinggi terendam yang baru = R

0,9m.
5,V t'
R
='' 14400
1025.9,81.2r. (0,675)2
,- :--*- ---r
-i - ,-

(a) Gb. rv-8 (b) Tinggi titik pusat apung di atas O =


- +
28800
r/en(O,675)a
Jawab:
BM= I/V= 1635/R m = BA4
(a) Tanpa rantai pengikat (lihat gambar IV-8 (a) ). R/(1025.9,81)
Volume air yang dipindatrkan = V = 770,1026 = 0,?6 m3

) .r
ti
t!v
72 13

R 1635 Jawab:
AM= AB+BM =-+
28800 R
m
(a) Dalam keadaan tegak lurus.

R 1635 Berat tangk'l + 2 0'66 0'6)


AG = 0,9 m dan GM = 0,9
28800 R ffi:;;:':' i;;'i'''
Mengambil momen terhadap G, syarat keseimbangan 1410
menjadi: Air yang dipindahkan U = = 0,1435 mr.
nSrrOU
tu-'u 0.1435
o,9T = R(0,9 - _*= - , = 1"rJ_66 = 0,182 m
28800 R Tinggi yang terendam
pz
0,9(R-770.9,81) = 0,9R
- 2gg00 - 1635 Tinggi titik pusat apung di atas dasar = Y2.0,182

0,091 m
R2 = 28800(6800-1635) = 149.106
Tinggi titik berat tangki = r/2.0,6 = 0,3 m.
R = 722OO = 770.9,81 + TNewton
Jarak titik berat di atas titik pusat apung BG
Jadi tegangan pada rantai = T = L2'.200 - 7560
0,209 m.
' = 4640 N. I
BM = -L,2-(o,66)3.LlLz 0,200 m.
g. Sebuah tangki besi berbentuk seperti dalam gambar IV-9,
v 0,1435
terbuat dari pelat besi yang berukuran 120 em x 66 cm dan
tingginya 60 cm.
Tinggi metasentrik GM = BM - BG = 0,200 - 0,210
Bila berat pelat besi = 369 N/m2 dan tangki terapung di air. = - 0,010 m.
Buktikan bahwa tangki berada dalam keadaan seimbang Jadi terbukti bahwa tangki tidak stabil.
tapi 'tidak stabil dan hitunglatr sudut kemiringannya (0)
apabila tangki tetap berada pada posisi yang Stabil.
(b) Apabila sisi tangki membuat sudut 0 dengan garis
vertikal sehingga permukaan air bergerak dari AC ke
) DJ (lihat gambar IV-g), maka titik pusat apung B akan
bergeser ke B' pada ketinggian z dari dasar.
Bagran yang terendam tidak berubah, maka :

T DEFJ = 0,180.0,66 = 0,119 m2


60 cm
l- fgg=:S: luas
ED = 0,182-0,33.tan.0
l- rzoorrr.-,1 FJ = 0,182+0,33.tan0
Gb. rv-g
L- oecm
JH = FJ-ED=0,66.tan0
74 75

'jarak z dapat dihitung dengan momen bidang terhadap Sebuah benda terapung seperti
EF. terlihat pada gambar IV-10.a,
bergoyang dari posisi seimbang.
luas DEFJ . z = momen DEFH + momen DHJ 'Buktikan batrwa:
0,1192 = 0,66 (0,182 - 0,33.tan 0)' .'k + [0,66. (a) periode ayunannya secara
. beraturan.
O,66.tan0.tl(0,182 - 0,33.tan0 +
0,22.tan0)
t= 2rJ(k2 lgm)
7 W lR=I{
(a) (b) m = tinggi metasentris..
z = 0.0898 + tarf 0
L = lari-jari inersia terhadap
B,G = (0,3 - z)sec0 bu. ry-ro titik berat.
1'2'(P43
Harga I baru, karena permukaan - (b) Bila berat air yang dipindatrkan kapal = 5000 ton,
air berubah momen inersia bidang untuk bagran yang rata permuka-
an laut = 12000 ma terhadap sumbu bujur kapal, titik
- to,ollrJ"ol,
10
pusat. apung berada 2 m di bawah titik berat dan jari-
jari inersia = 3,? m.
Hitturglah periode ayunannya dari kapal itu.
= 0,0288.sec3 0
(BD air laut = 1025 kg/m3 ).
Bila M' adalatr metacentre yang baru maka :
Jawab:
0,0288.sec3 0
B,M, =I/V = = O,202.sec3 0 (q) lihat gambar IV-10.a.
0,1485
Momen pengembalian ke posisi semula = T = \[.GM.0
Tangki akan berada dalam keseimbangan bila B'G=B'M' = WmO

(0,3 -''- 2).sec0 = 0,202.*c2 0 m0g


Percepatan sudut karena T = -'- = IS1
T/I
(w/g).k2 k2
0,3 - 0,0898 - tan 2
e= 0,202.*c2 0
= 0,202 + O,2o2.tarf 0 Karena percepatan sebanding dengan 0, maka ayunan
adalah ayunan harmonis sederhana.
Q =
t,zoz.t,lrP

^t , : ::*'
0,009
Periode ay,nan, = ,r.r@
percepstan
=r#*
=zoiW
(b) pada gambar IV-10.b, BG.= 2 m.
76
77

5000.1000 Gb.IV-11 (b) Stabilitas dari tangki hanya


Volume yang dipindatrkan
- =V = ----:;;:- = 4880 mr dapat dibuktikan dengan
12OOO2.45 m. LO25 memberi ayunan sebesar 0,
BM = I/V
' = =
4880 lihat gambar IV-11.
GM = BM - -- - 2 - 0,45 m.
BG = 2,45 Apabila Go adalah titik berat
tangki, P titik putarnya, G
Periode ayunan = ,"ffi= 11,1 detik.
G'j..I.# T adalah titik berat semula dari
cairan di dalam tangki yang
-vt )t-/ kemudian pindah ke G'.
i. (a) Sebuah tangki berisi cairan, berayun terhadap sumbu
memanjangnya sebesar sudut 0. Momen pengembalian -ke posisi semula = W.PG'.0
Buktikan bahwa titik berat G dad cairan di dalam Momen guling = wV.G'N
tangki akan bergeser ke G' sehingga GG' = 0(I/V). W = 68.9,81 = 668 N.
I = momen inersia bidang permukaan cairan ter- PGo = h-0,15; w= 9,81.10' N/*'
hadap sumbu memanjangnya. Volume cairan = V = 0,9.0,6.0,45 = 0,243 m3
V = volume cairan di dalam tangki. Sedang G bedarak 22,5 cm dari dasar tangki.
(b) Bila tangki persegi itu mempunyai ukuran 90cm panjang G'N = GG'- GN = GG'- PG.o
x 60 cm lebar dan diletakkan di atas bantalan sehingga I
dapat berputar terhadap sumbu memanjangnya, berapa- - 0- - 0(h - 0,225)
v
kah jarak dari bantalan sampai dasamya. I t 0.90.(0.60)3
Diketatrui pula massa dari tangki = 68 kg, titik berat I = -#-= 0,01625 m'
terletak 15 cm di atas dasar sedang tangki diisf secara
perlahan-lahan sehingga tangki tetap berada dalam Karena berada pada batas stabil dan tidak stabil maka :
keadaan seimbang dan stabil sampai tinggt air 45 cm,
di dalam tangki keadaan berubah menjadi tidak stabil, momen pengembalian ke posisi semula = momen
guling,
setelah melewati 45 cm.
Jadi :
Jawab:
I *
(a) Pada contoh soal d (pasal IV), sudah dijelaskan bahwa W.PG..O = wV [ 0n - 0(h 0,225) )
untuk perubahan sudut 0, maka titik berat B bergeser
ke B' sehingga diperoleh hubungan BB'= 0(I/V). 668(h - 0,15) = 9,81.103.0,01625 - 9,81.
Pada soal ini cairan berada di dalam tangki bukan
cairan dipindahkan oleh tangki, tapi perhitungan per- 103.0,243. (h --0,225)
pindahan titik berat G sama saja dengan perhitungan
perpindahan titik pusat apung B sehingga di dapat
hubungan:
't 'j' 3048h =
h =
795
0,26m
GG' = e(I/V).
18 79

Garis vertikal yang baru melalui G' memotong garis vertikal


semula di N. Garis vertikal yang bartr melalui B', sedang
titik pusat apung berypindatr dan garisnya memotong garis
vertikal semula di M.
Momen pengembalian ke posisi semula = wV . NM.0
Tinggi metasentrik = NM = hB + BM - (hC+GN)
I GG, W, (Ir +Iz)
BM=-
v
dan GN =-=
0w 'v
-wr -. (Ir +Iz)
NM=hg-hG* tr
cb. rv - 12 v
J. Turunkanlah sebuah rumus untuk tinggi metasentrik dari Akibat dari cairan di dalam tangki-tangki kecil mengurangi
sebuah tangki yang memuat 2 buah tangki kecil yang diletak- tinggl metasentrik dan melemahkan stabilitas, tapi hal ini
kan secara simetris. hanya apabila terdapat permukaan cairan bebas di dalam
Seperti terlihat pada gambar IV-12, yang berisi cairan' tangki-tangki kecil itu, sehingga titik beratnya bisa bergeser.
Apabila: Apabila tangki dibagi-bagi menjadi mangan-ruangan, maka
V = volume yang dipindatrkan tangki' hal ini akan mempertinggi stabilitas dengrin mengurangi
jumlah dari momen inersia bidang dari permukaan cairan.
Vr dan V2 adatah volume cairan yang terdapat di
dalam tangki kecil dengan berat jenis w, .
k. Sebuah ponton lebar 6 m, panjang lb m dan tingginya 2,1 m
I = momen inersia bidang permukaan tangki pada
permukaan air, mempunyai berat = 80 ton apabila dimuati tanpa air pem-
berat (ballast). Dinding tegak lurus membagi ponton menjadi
11 dan 12 adalah momen inersia bidang permukaan dari 2 ruangan dengan ukuran lebar B m dan panjangnya 16
cairan-cairan dalam tangki kecil. meter.
Kemudian air dimasukkan ke dalam masing-masing ruangan
Jawab:
sebanyak 20 ton dengan pemukaan yang hbas.
Bila G adalatr titik berat tangki berikut isinya dan B adalah fitik berat ponton tanpa air pemberat terletah l,E m di atas
titik pusat apungnya maka bilamana tangki bergoyang dasar dan terletak di tengatr-tengatr bidang.
titik berat dari cairan akan bergeser sebesar
sebesar 0,
0(Ir/Vr) dan 0(l2lV2) dan menyebabkan titik berat dari (a) Hitunglatr tinggr metasentrik untuk goyangan terhadap
tangki besar dan isinya bergeser ke G'. sumbu memanjang.
Apabila w adalatr berat jenis air maka : (b) Bila beban sebesar 2 ton bergeser sejauh 3 m di atas
geladak, berapakatr besarnya 0 ?
Berat tangki dengan isinya = berat air yang dipindahkan
= wV. Jawab:
Jadi: wV . GG'= wr Vr . 0(Ir /Vr ) + wzY2 .0(l2lY2) Jumlah berat ponton dengan pemberat = 120 ton =
w ,0(I, + Ir; 12OOOO
GG, = kg.
wV
80

81
Volume air yang dipindahkan V = 120000/1000 = 120 m3
Bagian yang terendam = (120/6).15 = 1,33 m. Momen pengembalian ke posisi semula
= W.NM.O
Tinggi titik pusat apung di atas dasar = hg = 0,667 m. = IZO.L,Z&.O tm.
Bagian yang terendam = (L20/6) . 15 = 1,33 m
Untuk keseimbangan: 2.8 = 120.7,29.0
votume air pemberat = '''9:'gno- = 40 m3.
1000
0= 0,039 radial
Tinggi air pemberat = 0,445 m. z" 14'.
2.3.75

Tinggi titik berat air ballast = 0,222 m di atas dasar.


Tinggi titik berat ponton dan pemberatnya di atas dasq{ =
Soal - soal
80.1.5 + 40.0.222 1. Sebuah ponton persegi
(' =-
ha
720
= 1.074 m. Tt*r:I 1?;, G;;panjang
5,4 m dan panjangnya mempunyai lebar
bagan yang terendam
1'5
(a) -Dari soal j, terdapat :
;ilrl?rff'a m;-air tawar oenuL so J ib:oo k;;',
1 --a' (Ir + Iz ) (a) Massa dari ponton.
Tinggi metasentrik = hg-h6 + w (b) Bagian yang terendam dalam air laut yang BD-nya
v 1028 kg/m3.
(97200kg; t,47 m).
hB = 0,667 m; hG = 1,0'14 tu I wr =w; V=120m3
2. Sebuah trapal vT{^lglabuh di pelabuhan sungai memindah_
Untuk permukaan air I = 15.63 . llL2 = 210 ma . kan air sebesar 1OOOO t."
O""i*juas bidangnya pada per-
mukaan air = 1g40
Untuk tiap-tiap ruangan Ir = Iz = 15.33.U12 qr.. xrnJliu temudan beriabuh di
pelabuhan laut dan- setelah-iluat"Jrr"
dipindahkan menjadi dibongkar, air yang
= 33,8 ma. ;.dlrr*", sisi yang
*279:67
I-U^OO
lums. BD air tawar = 1000 rgi.:i BD;i";;:,r6i*r vertikat
;;;r.
Tinggi metasentris = 0,67 - 7,07 4 '6 Berapahatr perbedaan Ursr*'y*g'ti*,ro*rr".
120
(0,924 m)
= L,28 untuk goyangan terhadap
3.
sumbu memanjang. Lihat gambar IV-18.
Katup akan menutup bila bola
terben am r/4-nyadari volume
(b) Bila beban bergeser sejauh 3 m, maka :
seluruhnya.
Hitunglah tekanan dari sumbunya
dalam kN/m2.
Momen guling = 2.3 tm. I (552 kN/m2)
, 82.
83

8. Ponton berbentuk persegi panjang mempunyai massa sebesar


240 ton dan panjangnya 18 m. Titik beratnya terletak'0,3 m
di atas titik pusat dari penampangannya dan tinggi metasen-
tris = 1,2 m, apabila sudut kemiringannya.0 = 10o.
Bagian kapal yang tidak terendam air tidak boleh kurang
dari 0,6 m bila sisi-sisinya tegak lurus.
Hitunglah lebar dan tingginya dari ponton itu bila terapung
di dalam air tawar.
(6,61 m; 2,62 m)
9. Ponton berbentuk persegi panjang berukuran 10,5 m panjang,
7,2 m lebar dan tingginya 2,4 m mempunyai massa 70000 kg.
Ponton itu bermuatan ketel uap bergaris tengah 4,8 m dan
massanya 50000 kg, berbentuk silinddr.
Gb. rv-13 Titik berat ketel uap dan ponton terletak pada garis tengah
yang sama dan kedua-duanya terl,etak di tengah-tengah
4. Lihat gambar IV-13. masing-masing penampangnya.
Bila a = 300 mm, diameter torak = L2,6 mm dan tekanan di Hitunglah tinggi metasentrisnya bila Bf air laut = 102b
sumber tekanan = 690 kN/m2, hitunglatr berapa bagian bola kg/h3.
yang terbenam di dalam air ? (0,865 m)
Berapakatr besarnya tekanan pada sumber, apabila katup
akan menutup bila U3 dad bola terbenam di air. 10.a. Apakah syarat yang diperlukan untuk stabilitds dari suatu
(0,4 ; 5?0 kN/m2 ) benda terapung?
b. Sebuah pelampung berbentuk silinder,'bagian atasnya mem-
5. Sebuah kapal memindahkan air laut sebesar 2200 ton. punyai garis tengah 2,1 m dan tingginya 1,2 m, nrembawa
Hitunglah volume kapal di bawatr air laut, BD air laut = lampu di atarnya.
1025 kg/m3. Bagian bawah yang berbentuk lengkung memindahkan air
(2L42 m3) Iaut sebanyak 0,396 m3, titik pusat apungnya terletak 1.,28
m di bawatr mercu silinder dan jumlah air yang dipindahkan
seluruhnya = 2,6 ton.
6. Sebuah kapal yang mempunyai ukuran 4,5 m x 9,6 m dengan
sisi-sisi yang tegak lurus beratnya 36000 kg.
Hitunglah tinggi metasentriknya. .

BD air laut = 1025 kg/m3


Berapa tingginya bagian yang terbenam di dalam air.
(2,67 m) (0,316 m)

1. Kapal memindahkan air laut seberat 13000 ton.


11. Silinder yang bagian dalamnya kosong mempunyai berat
Pada waktu mengisi tangki pada sebuah sisinya kapal miring
spesifik = 0,55. Diameter bagian luarnya = 0,6 m dan bagian
sebesar 2oL6', bila tangki berada 9 m dari garis tengah kapal,
dalamnya 0,3 m. Kedua ujung silinder itu terbuka.
hitungtah tinggi metasenhis, tan 2o16' = 0,0396. Silinder itu hanrs terapung dalarn minyak dengan berat
(1,05 m)
84
85

spesifik = 0,84. Hitunglah periode ayunan terhadap sumbu memanjang,


Hitunglah tinggi maksimum dari silinder itu sehingga bila bila terapung di dalam air tawar.,Perigaruh tebalnya diabai
terapung berada dalam keadaan stabil dan berapakah tinggi kan.
nya bagian yang terbenam.
(1,88 detik).
(0,53 m; 0,348 m).
1.7. Buktikan balrwa sebuatr pelampung dengan garis tengah
12. Buktikan bahwa sebuah silinder yang terapung dengan 1,8 m dan tingginya 2,4 m yang. mempunyai rnssa 1800 kg
sumbunya mendatar akan berada dalam keadaan seimbang trdak akan terapung dengan sumbu tegaknya di dalam air
dan itaUil bila panjangnya lebih besar dari lebarnya pada laut (BD = 1025 kg/m').
bidang,yang berada pada permukaan air. Berapakah besarnya gaya yang pedu untqk rnenarik pelarr-
Rumus yangdiketemukan harus berlaku untuk tinggi bagian pung itu pada bagian bawahnya sehingga pelampung itu akan
terendam yang dikehendaki. terapung dengan sumbunya tegak lurus ?
(11,7 kN)
t_3. Sebuah silinder mempunyai diameter 0,3 m dan kerapatan
relatif = 0,8. 18. Sebuah kapal memindahkan air sebanyah t00O0 ton dan luas
Berapakah panjang silinder yang diijinkan agar dapat ter- bidang pada permukaan air laut = 1480 m2. Titik pusat
apung dengan sumbunya tegak lwus. massa terletak 49 m dari buritan, demikian pula titik pusat
(0,266 m) bidang dari bagian yang terapung berada bb m dari buritan.
Tinggi metasentrik untuk gerakan arah buritan-haluan ialah
14. Buktikan bahwa sebuah silinder dengan jari-jari R dan pan- 91,5 m .Kapal dimuati 300 ton muatan ekstra ketika berada
jang L dan kerapatan relatif s akan terapung dan berada di laut.
dalam keedaan seimbang serta stabil dengan sumbunya Hitunglah berapa jarak yang terpendek dari buritan untuk
tegak lurus bila R >V42=EOT
muatan ekstra bila kapal bergerak dari air laut ke air tawar
dengan syarat bagran yang terendam dari buritan tidak boleh
15. Sebuah kubus terbuat dari kayu dengan kerapatan relatif =
turun lebih dari 0,3 m.
Dianggap batrwa tinggi metasentrik dan luas bidang terapung
0,9 teqapung dengan permukaannya sama tinggt dengan per-
.pada permukaan air tidak berubatr dengan perubahan sarat
mukaan air bila sisinya 10 cm.
(bagran terendam) kapal. BD air laut = LOZSiglm3
Tentukan tinggi metasentriknya.
(0,0043 m)
(46,2 m)

16. Turunkanlatr nrmus Zn 1/1TtE.il untuk periode ayun dan


19. Sebuatr rakit dibuat dari 3 buatr drum yang bergaris tengah
L,2 m dan dirakit secara simetris dengq5r sumbunya terletak
tenda terapung. Dianggap benda itu berayun terhadap titik horisontal sehingga lebarnya menjadi I m. Sumbg membu-
beratnya. K adalah jari-jari inersia dan h adalah tinggi meta- jurnya sejajar dengan sumbu-surnbr.r drum.
sentriknya.
Bila dimuati, rakit (dan drum-drum itu) terbenam setengah-
Sebuah ponton berukuran 6m x 2,4m x 1,2m tingg, dinding
nya dan titik beratnya berada \,2 ri di atas titih pusat drum
dindingnya mempunyai tebal 12,5 mm, terbuat dari besi pada keadaan ini hitunglah tinggi metasentrik terhadap
yang beratnya ??50 kg/m3.
sumbu melintangnya.
(6,95 m).
86

20. Sebuah drum berbentuk silinder mempunyai garis tengah 300


mm dan tingginya 450 mm. Massanya 27 kg, sedang drum itu
berlubang pada bagian bawahnya. Drum itu dimasukkan
ke dalam air dengan sumbunya tegak lunts.
Hitunglah berapa dalam drum itu akan tenggelam dan tinggi
air di dalam drum serta tekanan udara di dalam drum akibat
dari tebalnya dinding diabaikan. Tekanan atmosphir L,Oz
bar. Tentukan juga bila dalam keadaan seimbang, apakah
drum berada dalam keadaan stabil pada kondisi tegak lurus.
(0,398 m; 15,85 mm; 3?50 N/m2; tidak stabil).

2L. Ponton empat persegi panjang, lebarnya 9 m, panjang L2 m,


tinggi 4,5 m, dibagi dua yang sama ke arah sumbu meman-
jarrg. 2 ruangan itu diisi air sebagian dan mempunyai permu-
kaan yang bebas.
Bila air yang dipindahkan oleh ponton itu 200 ton, hitunglah
berapa tinggi titik beratnya di atas bila tinggi metasentrik-
nya 0,6 m.
(3,06 m)

22. Sebuah silinder yang tingginya 2,4 m terdiri dari 2 buah


silinder yang sumbunya berimpit, masing-masing bergaris BAB V
tengah 2,4 m dan 3 m dan tebalnya 6 mm. CAIRAN DALAM KEADAAN SEIMBANG BELATIF
Bagian atasnya terbuka sedang bagran bawahnya ditutup
dengan pelat besi setebal 25 mm. Silinder itu terapung de-
ngan sumbunya tegak lurus. Apabila cairan beratla di dalam tempat yang diam atau bergerak
Tentunykan tinggi metasentriknya, di mana kerapatan dari dengan kecepatan linear yang tetap maka cairan itu tidak dipenga-
bahan 7700 kg/m3. ruhi oleh gerakan dari tempatnya, tetapi apabila tempat cairan itu
Tentukan juga tinggi metasentrik yang baru apabila air diberi percepatan yang tenrs menerus maka akan diteruskan
dimasukkan ke dalam dmm yang bergaris tengah2,4 m kepada cairan dan cairan akan berubah bentuknya dan kemudian
dan tinggi 0,6 m. diam (relatif terhadap tempatnya).
(0,752 m;0,298 m) Jadi cairan berada di dalam keadaan seimbang relatif dan tinggal
diam terhadap tempatnya di mana ia berada
Ini tidak terdapat gerakan relatif dari bagian-bagran cairan, karena
itu tidak terdapat gaya-gaya geser. Tekanan cairan di mana-mana
pada tempatnya tetap normal pada permukaannya
88 89

V.1. Sebuah tangki air seperti terlihat pada gambar V-l bergerak tan9 = flg; harganya tetap untuk se-
horisontal dengan percepatan tetap f sbbesar 3 midet2. luruh tempat pada per-
Tangki itu panjangnya 3 m dan dalamnya air L,5 m bila mukaan..
tangki itu diam.
Hitunglah:
Jadi:tan0 = g,gL
*=0,806.
(a) Sudut dari garis permukaan air terhadap bidang hori- 0=L7"
sontal.
(b) Tekanan maksimum tcrhadap dasar tangki. (b) Karena gay^ akibat percepatan arahnya horisontal,
(c) Tekanan minimum terhadap dasar tangki. maka gaya-gaya itu tidak mempengaruhi terhadap gaya
Jawab: R vertikal. Jadi besarnya tekanan hanya tergantung
dari dalamnya saja = wh.
Tekanan maksimum A = wh4 = 9,g1.103 (1,8+1,btan0

w I 0l- = 9,81.103 (1,b+0,46)


= L9,2kN/m2.
1,5 m --C-- 1,5 m
(c) Tekanan minimum B = whg= 9,91.103(1,b-1,btan0)
c
Gb. v-l
(a) Ditinjau sebuah massa elementer 0 dengan massa m
= i;]1,11,l';50'4G)
yang terletak pada permukaan air.
Karena massa elementer itu berada dalam keadaan v.2. sebuah tangki berisi cairan yang mempunyai kerapatan m.ssa
diam relatif terhadap tangki, maka elementer mempu- 930 kg/m3- bergerak tegak lurus tre atas-dengan-percepatan
nyai percepatan yang sama sebesar f. f = 4,8 m/s2.
Jadi:P= mf=(W/g)f Ukuran tangki adalatr lebar = 1,2 m dan panjang = 1.,b m
W = berat massa elementer. serta tingginya cairan di dalam tangki 0,g m.

Gaya resultante P ialah resultante dari berat W dari Hitunglah gaya yang menekan pada dasar tangki bila:
massa elementer yang arahnya tegak lums ke bawah (a) Sedang bergerak ke atas dengan percepatan tersebut di
dan gaya R yang bekerja tegak lums terhadap permuka- atas.
an sebagai akibat cairan di sekitarnya (b) Percepatan berhenti kemudian tangki bergerak ke atas
Syarat seimbang: P = W.tan? dengan kecepatan 6 m/det.
,
W.tan0=p=W{E)
90 91

Luas dasar tangki = 1,2.1,5 = 1,8 m2


Jawab: A
Gaya tekan terhadap dasar tangki
= 122O0.L,8

'l (b)
= 22000 N.
Bila kecepatan beraturan maka f = 0, jadi:
p = wh = 930.9,81.0,9 = 8200 N/m2
Gava te kan r""n
Gb. v-2 "1*J:'r.
r:r**
Karena tangki bergerak vertikal ke atas, maka permukaan air = 14800 N.
alon tetap horisontal.
Ditinjau sebuah prisma dengan ketinggian h (pada gambar
v-2). V.2. Sebuah tangki berbentuk silinder yang tingginya 0,6 m dan
Gayaakibatpercepatan padax = P garis tengahnya 45 cm diisi air sepenuhnya, kemudian tangki
itu diputar dalam kedudukan tegak lurus dengan 800 putaran
= tekanan - berat Prisma air tiap menit.
= pa-wha (a) Buktikan bahwa muka air akan berbentuk parabola.
(b) Hitunglah kecepatan putaran apabila air menyentuh
Hukum Newton kedua: P = massa x percepatan bibir tangki dan pusatnya menyentuh dasar tangki.
= (wha/g)f (c) Berapa tingginya air di dalam tangki apabila putaran
wha dihentikan dan berapa banyak air yang hilang.
Jadi: pa
- wha = g' a

llt'i:': a)
D
Lihat gambar V-3.
Cairan di dalam tangki
p= wh(1 * 1) ................. (I) akan berputar dengan ke-
g cepatan sudut 0) yang
sama dengan kecepatan
(a) Dari persamaan (I), putaran tangki.
f Sebuah benda elementer
p = wh(l+ 6_ ) yang terletak pada per-
- mukaan berada dalam
n
930.9,81.0,9.(1 + 4,8/9,81) keadaan seimbang, gaya
122O0 N/m2 yang berada dalam ke-
seimbangan iahh gaya
cb. v-3 W berat sendiri, percepat-
an centrifugal P yang bekerja horisontal dan reaksi R dari
cairan.
OB
92
Kedalaman air bila tangki berhenti berputar = 0,3 m.
tan0=dy/dx=W/P Air yang terlempar ke luar = 0,04?5 m3.
harga ar tetap, harga P dan X akan berubah-ubah tergantung
dari tempatnya.
Soal-soal
Percepatan sentrifugal = 0)2X
P= 11V7g)c,.r2 X Sebuah tangki yang terisi air setengatrnya bergerak mendatar
dengan percepatan linier, menyebabkan permukaan air miring
tan0=dy/dX=a2Xlg 450.
dy = (a2xlg)dx Berapakah percepatan itu?
(9,81 m/det2 )

y x
=
o
i' 1s2z x/g)dx = 1.^,2x2 1zg1+ c Sebuah pipa berbentuk U, bagran yang mendatar panjangnya
0,6 meter. Apabila pipa U itu diputar terhadap sumbu
Bila y = 0, X = 0, jadi C = 0, diukur dari AB. vertikal yang berjarak 0,45 meter dari sisi yang satu dan 0,15
meter dari sisi yang satunya lagi, menyebabkan perbedaan
y = (azx2 l2g). persamaan parabola.
maka cairan di dalam pipa sebesar 0,25 meter.
Hitunglah kecepatan putarannya.
(b) BiIa permukaan air menyentuh bibir tangki dan dasar
tangki, maka berarti: (49,9 putaran/menit).
3. Sebuah tangki silindris yang mempunyai garis tengah 100
y = 0,6; X=0,225m. mm, tingginya 0,3 m, diisi air setinggi 226 mm.
Bila tangki itu diputar terhadap sumbu tegaknya, hitunglah:
Jg ='m radiar/det' (a)
(b)
Kecepatan putar bila air di dalamnya mulai tumpah.
Kecepatan putar bila dalarnnya air di pusat = 0.
(34,4 rad/det : 48,6 rad/det)
= 15,15 rad/det
L44,6 putaran/det. Sebuah tangki berbentuk silinder bagian atasnya terbuka,
bergaris tengatr 0,6 m dan tingginya 0,9 m.
Volume dari parabola adalatr setengahnya dari tangki Dua pertiganya terisi air bila tangki berada dalam keadaan
apabila permukaan air menyentuh bibir dan dasar tangki diam.
ABCD. Berapakah kecepatan putarnya, bila:
Volume air yang terisi dalam tangki (a) Air tidak melimpatr melalui bibh tangki.
= %.(volume asli) (b) Air melimpah ke luar dan dasar tangki dengan jari-jari
r/zr(O,225\2 .0,6 150 mm terhadap sumbu vertikal, bebas dad air.
(109 putaran/menit; 164 putaran/menit).
= 0,04?5 m3.
g1

6. Sebuah tempat air berbentuk silinder bergaris tengah 30


cm dan tingginya 86 cm berisi air setinggi 80 cm, kemudian
tempat ah ifu diputar terhadap sumbu mendatar sehingg3
dasar dad tangki membuat lingkamn yang bergaris tengatr
2,10 m.
Hitunglah kecepatan putamya bila air tidak tertumpatr
dari tempatnya.
(34,2 putaran/menit)

BAB VI
GERAK BENDA CAIR

Pada benda cair yang diam, tidak terdapat gaya-gaya geser, akan
tetapi apabila cairan itu bergerak maka timbullah gaya-gaya
geser yang disebabkan karena kekentalan dan turbulensi cairan
yang akan'melawan gerak tersebut dan menimbulkan akibat ge-
sekan.
Banyak persoalan-persoalan yang disederhanakan dan dapat di-
selesaikan dengan cara mengabaikan gaya geser. Bilamana perlu
percobaan dilakukan untuk mendapatkan angka koefisien agar
hasil teoritis dan hasil praktis sama, dan mengabaikan akibat
dari geseran dimasukkan ke dalam angka koefisien.
a. "Garisarus" ialah garis bengkok atau lurus di mana di setiap
titik garis singgungnya menunjukkan aratr artrs dan vektor
dari besamya kecepatan arus.

96
97
96 v/
p = kerapatan massa
b. ,'Jalan aru8" adalah garis yang menunjukkan jalannya bagian- d = dimensi salutan, bila sebuah
bagian elementer cairan yang mengalir. pipa d = diametemya.
pala gerah stasioner, garis arus dan jalan anrs berimpit, sedang- ? = kekentalan cairan
t*p"d" gerak tidak stasioner garis-garis itu ti{ahberimpit. Untuk pengaliran dalam pipa, angka Reynolds < 2100 aliran
Gads' anrs pada suatu saat memberi gambaran dari arah dan selalu laminar.
kecepatan dari titit-titif, sedang jatan arus memberi gambaran
dari arah dan kecepatan sahr bagian cairan pada saat yang a, VI.l. Terangkan dengan jelas pada cairan yang mengalir apa
---i-3 (a)
berturut-tuntt.
yang dimaksud dengan:
t- ^ TerUtrat pada gambar VI-1, arus laut. (a) Gerak beraturan (uniform flow).
i'" G"rit anrs pada Putul 10 dan idan (b) Gerak permanen atau stasioner (steady flow).
l/ arus dari bagisn cairan yang sama (c) Gerak tidak stasioner (unsteady flow).
pada pukul 10, 11, 12, 13 dan 14' (d) Kecepatan rata-rata (mean velocity).
,"
(e) Debit (discharge).
(a) ... gErfu alr. Jawab:
(b) - jdan ants
(a) Gerak beraturan: bila luas dan bentuk penampang dan
c. "Pipa aruo" ialah kumpulan eeiumlah guis'gads 1rus dengut kecepatan aliran pada setiap penampang adalah sama:
p*,gt t sebuah garis terhrttrp dan ujunpya garis tcrhrhrp v = f(s,t), kecepatan aliran fungsi dari tempat s
pula. a, dan waktu t.
di sini v = konstan dan dv/ds = 0, dv/dt = 0.
bila v = O maka air berada dalam keadaan seimbang.
contoh: aliran dalam pipa.
Macam-macam alitzn: (b) Gerak permanen atau stasioner: luas penampang dan kece-
1. Aliras turbulen: di mana bagian-bagian elementer dari cainn patan dari aliran berubah-ubah dari satu penampang ke
pgge*k-tldrL.-+"*tu$ -"9"ip*i timpat vans lpQtif tr{$n- penampang yang lainnya, tetapi untuk setiap penampang
iainan pada penampang-penampang yang beraturan' u' waktunya tidak berubah.
contoh: aliran pada pipa yang mengeceil, gambar VI-2,
2. Alfuan larninar: disebut juga aliran cairan kental di mana baSian-

.F
v = f(s,t)
bagian elementer dari cairan bergerak terahrr dan menempati
teripat yang relatif sama pada pen4mpang-penampang be4kuL
nya-
-rdsbo*" Reynolds berpen4eD:d.
-terapaffi -b-atrtya tipe.^alirarl tergqshgtg cb. vr-2
dffiTecepatan, dan kekentalan dari cairan dan ukur-
an dari tempat mengalirnya dan tergantung pula dari angks Gerak permanen adalah v =f(s,t)-*'dv/dt = 0, dv/dsf 0
Beynolds p vdltl,di mana v = tecepatan t = konstan.
:i
',la
98 t\ 99

(c) Gcrak tidak stasioner: luas penampang dan kecepatan


dari aliran dari satu penampang ke penampang lainnya sedang QA = QC * QO
berubah-ubah dengan waktunya. *
aAvA = aC vC
contoh: gelombang yang bergerak sepanjang terusan. "DrD
dv/dt f 0.
(d) Kecepatan rata-rata: v = Q/A Apabila hukum kesenantiasaan ini tidak berlaku berarti
ada cairan yang hilang atau masuk tanpa diketahui sumber-
a = volume cairan yang meliwati suatu penampang nya atau pipa akan meledak atau mengecil, tapi tidaklah
tiap satuan waktu
demikian halnya, jadi:
A =.luas penarnpa4g.
(e) Debit: volume cairan yang melewati suatu penampang tiap debit di 4 = QA= Ye.n.Df,.v6= r/at.(o,45)2.1,8
satuan waktu, biasanya dinyatakan dengan Q.
= 0,287 m3 7det.
VI.2. Apakah yang dimaksud dengan hukum kesenantiasaan debit di C= QC = Vet.D[.vg = r/e-n.(O,15)2.vg
dari aliran dan dalam hal bagaimana keadaan itu terjadi?
mengalir..di.ddT = O,O1?? vg m3 7det.
c ,c Minyak
pipa seperti terlihat pada
A Ds garnbar VI-3. debit di p = QD = Ytn. Di .rO = rh.r.{0,225)2.3,6
uA-----)
vA
Di A diameter pipa 450 = 0,143 m3 /det.
DB hfi, di B diametemya
,B ,vr-, 300 mm, BC berdiameter Untuk kesenantiasaan berlaku:
ol 150 mm sedang BD ber- QA-Qc*Qn
" diameter 225 mm.
Gb. vI-3 Qg = QA - QP = 0,281- 0'143 = 0'144 m37det
Bila kecepatan di A = 1,8 m/det, berapakah debit di C dan
D dan kecepatan aliran di ts dan C, bila kecepatan di D = 3,6 Juga antara A dan B berlaku:
' Qa = QB %.r.Df,.vg=r/e.tr.D$.vg
m/det.
Jawab: vg = v6'(Da/Dg)2 = 1,8'(0,45/0,30)2 = 4,05 m/det'
Hukum kesenantiasaan mengatakan bahwa jumlah cairan
yang masuk haruslah sama dengan jumlah cairan yang Karena Qg = 0,144 m3 /det.
keluar. Hal ini berlaku untuk aliran beraturan dan aliran
stasioner. Jadi v6 = Qg/(Yr.".DA | = O,l44l (/r.n.O,L'z \
Pada pipa AB, debit adalah Q4, Pada B debit adalah Qg. = 8,lm/det.
\
QA = Qg atau aAvA = aBvB ./:,
aA = penampang di A, vA = kecepatan aliran di A
ag = penampang di B, vB = kecepatan aliran di B
100
T,1 101

VI.3. Besarnya perubahan momentum.


VI.4. Enersi cairan yang mengalir.
J

Cairan mengalir pada pipa a. Hitunglah besarnya enersi cairan yang mengalir, dinyatakan
yang mengecil di ujung- dengan p = tekanan, v = kecepatan, z = tinggi letak-cairan.
vtt vct
F-+ H nya. Pada penampang AB
I
b.
li, pada ketinggian 86 m di atas aii laut bergerak dengan
luas penampangnya dt, kecepatan 18 m/det mempunyai tekanan sebesar BbO
kecepatan alirannya V1. i kN/m2.
Pada penampang CD luas , ,* .. Hitunglah enersinya dalam Newton bila air kemudian
penampangnya a2, ke- berada pada permukaan air laut.
DD cepatan' alirannya. v2 .
I Jawab:
Turunkan rumusnya untuk $
besarnya perubahan mo- a. Cairan dapat mempunyai tiga macam enersi.
mentum antara penam' f 1. "Enersi potensial,, karena letaknya di atas permukaan
Gb. VI-4 pang AB dan CD air laut. Bila berat cairan adalatr W sed-ang tingg
Jawab:
letaknya = z, maka:

Pada waktu yang sangat pendek t, cairan ABCD berpindah Enersi potensial = Wz.
ke A'B'c'D Enersi potensial tiap satuan berat = Y = ,.
Karena bagian A'B'C D adalah tetap saja, maka : w
Perubatran momentum cairan dalam waktu t = kenaikan 2. "Enersi tekanan,' cairan yang mengalir dengan tekanan
momentum CC'D'D momentum cairan AA'BB'. dapat melahukan suatu pekerjaan.
- Apabila penaqpangnya a sedang satuan tekanannya p,
Jarak CC' = y2t, karena t sangat kecil ----+ v2 dianggap mnka tekanannya = pa.
Seandainya caitan seberat W melalui penampang a
mala:
*"rrji",l;n cc'D'D = pa2v2t, p = kerapatan massa cairan
Volume yang melalui penampang = Ww
Momentum cairan CC'D'D = pa2v2tv2 = p dzr?*. w = berat jenis air.
,,
Momentum cairan.AA'Btg = parvlt. Jarak yang ditempuh = l{Uwa
Jadi perubahan momentum cairan antara AB dan CD dalam Kerja=g$axjarak=pa. W = WJ
.wawD
waktu t = p'L2v?t - parvlt.,.
Jadi enersi tekanan setiap eatuan Uerat
p/w;
Jadi besarnya penubahan momentum tiap satuan wahtu = =b
,w
p @zvtr-arv?) .... ...... (I) 3. "Enensi kinetis,, bila cairan seberat W bergerak dengan
kecepatan v, maka:
v, = = Q, maka persamaan (I) menjadi '
karena ar a1yz
(vz
:
irr"oi ki"; - 16I.r,
g
= PQ(vz -vr )= f -vr )
,A,
massa cairan yang mengalir tiap detik Energi kinetis tiap satuan h*.= c vz
=E
x perubahan keeepatan.
-
Y
't

102 103

Jadi jumlah enersi cai nt tiap satuan berat ielah H= z* p/w + v2 l2g
g=21: Dv2 *1- (e) (2)
Teori Bemoulli mengatakan
w4 bahwa: Jumlatr enersi dari
b. Bila z = 36 rn, p = 350 kNlm2, v = 18 m/det, , setiap bagran elementer dari
w = 9,81.10, N/mr. ' cairan adalatr tetap, apabila
tidak ada enersi yang hilang
atau masuk.
+
350.103
*
182 (1) Pembagian besarnya enersi
Jumlatr enerEi = 36
9,81-10' 2.9,81. potensial, enersi tekanan dan
Gb. vI-5 enersi kinetis dapat berubah-
-
-,= 36 + 35,7 + 16,6 = 88,2 N.m/N.
Jadi:
ubah, tetapi jumlahnya akan
tetap sama.
H = z t p/w + v2 l2g= konstan.
VI.5. Apakatr yang dimaksud dengan : Pada gambar VI-5 terlihat bahwa vz dz z, adaleh
(a) Tingi potensial. besaran-besaran di penampang (2), sedang v, dr zr
(b) Tinggi tekanan. adalah besaran-besaran di penampang (1),- sedang
(c) Tinggi kecepitan. tekanan pada kedua penampang adalatr. sama yaitu
(d) Jumlatr tinggr enersi dari cairan yang mengalir. tekanan atmosphir (p 6 ).
(e) Sebuatr penyemprot air mempunyai garis tengah 25 Dengan teori Bernoutfi;aai:
mm menyemprotkan air ke atas. Berapakah garis
tengatr dari jet air pada ketinggian 4,5 m di atas mulut
semprotan bila kecepatan air pada mulut semprotan ,,*+ ** =rr-+.*
12 m/det.
v? -vtr =
Jawab: zz -zt
(a) Tinggr potensial ialah kata lain untuk enersi potensial ,

'zg
tiap satuan berat, jadi potensial= z mempunyai satuan '

N.m/N.
Bila v1 = 12 m/deti zz - zr = 4,6 m maka
(b) Tinggi tekanan ialah enersi tekanan tiap satuan berat.
L22-vl=29.4,5
(c) Enersi potensial tiap satuan berat disebut tinggi kece- v2
--2
- L44-88,3 = 55,7
patan, v2l2g.
(d) Jumlatr tingsl enersi = tinggl potensial + tinggl tekanan
y2 = 7,46 m/det.
+ tinggt kecepatan. Untuk kesenantiasaan mak3 berlaku :

Ye. r. d?1 . v1 = t/n.tr. di.vz

dz = dr ffi,= 25\p|1,8 = 31,? mm


104 106

Pada bidang CD: luas penampang = a * da


vr.6.
kecepatan=v*dv
a Tunrnkanlah mmus Bemoulli dengan teori momentum tekanan=P+dP
apabila aliran cairan itu dianggap tidak ada gesekan dan tinggl tempat = z* dz
cairan tidak dapat dimampatkan. {
b. Sebuatr siphon seperti terlihat pada gambar VI-6, meng- { Ada perubahan momentum antara kedua bidang tiap
T
satuan wakttr.
alirkan air dad sebuah reservoir air.

Hitunglah:
.4i
*
.. Hukum Newton kedua mengatakan batrwa besarnya
perubalran momentum sebanding dengan resultan gaya-
I gaya yang bekerja pada cairan itu.
1,8m i. Kecepatan aliran v. f
ii. Debit alinn. 1. Gaya akibat tekanan p ke arah alfuan = pa.
iii. Tekanan absolut di B 2. Gaya akibat tekanan p + dp berlawanan aratr aliran =
bila tekanan atmos- (P+dP)(a+da).
,6m phir = 10 m tinggi 3) Gaya ahibat tekanan f terhadap sisi dari benda elemen-
air, gesekan diabaikan ter yang resultannya searah dengan aliran = fda.
4. Gaya berat yang. mempunyai komponen berlawanan
amh aliran = W.cos0.
Jadi resultan gaya searah dengan gerak atiran ialah :
Jawab:
Pa - (p+dp)(a+da) + fda = W.cosp
{rd Harga tekanan f dapat dinyatakan dengan p menjadi
p + kdp di mana k adalah bilangan pecahan.
P*& W = berat jenis x volume benda elementer = w(a+%da)ds.
A cosO = dz/ds.
I Gaya pada arah gerak cairan:
v-i
p P = -pda- adp - dp da + pda+ kdp da-
w(a + l/zda)a. *
=- adp - wadz, kita abaikan harga-harga yang ter-
Gb. vI-? lalu kecil.

a- AB dan CD adalah 2 penampang pada cairan yang meng- Besarnya perubahan momentum cairan
alir dan dipisahkan satu sama lain oleh jaralr yang kecil -;---
massa
- detik x (nerbedaan kecepatan)
ds.
Pada bidang AB: luas penatnpaqg = a Iryav
heoelntan - v = dv.
g
telJren - p -"
6ngjlteupd- r
106 107

Besarnya perubahan momentum cairan = gaya-gaya yang Jumlah enersi di A = Jumlah enersi di B
bekerja.
wav b + 0 + po/w = (a+b) + v2 lzg+ nglw
g
--.dv=-adp-wadz Diketahui pe/w = 10 m ; v = 8,4 m/det.
dr* ud' + dP = o
gIM
(r) 3,6 + 10 = 5,4 + 8,42 l2g + pB/w

Untuk cairan yang tak dapat dimampatkan, w = konstan. pg/w = 13,6 - 9,0 = 4,6 m air.

Diintegrasi\an persamaan (I) sepanjang arus terdapat : Tekanan absolut di B = 4,6.9,81.105 = 4b,1.103 N/ro2.

f (dz+ vdv*&l
gw = O
vr.7.
a. Terangkan bahwa persamaan Bernoulli dapat dipakai untuk
V + vz l2g + plw = konstan.
.. menghitung kehilangan enersi antara dua titik pada cairan
atau ' yarg mengalir.
zr + vi l2g + pt lw = zz + vl 12g + pz lw
b. Sebuatr pipa yang berbentuk konis diletakkan tegak lurus
dengan bagian yang kecil di atas. Kecepatan aliran ke bawah
b. Lihat gambar VI-6.
pada bagian atas adalah 4,5 m/det sedang pada bagian bawah
Dipergunakan hukum Bernoulli untuk titik A dan C, bila adalah 1,5 m/det.
C dianggap sebagai bidang persamaan, tekanan atmosphir Panjang pipa 1,5 m, tinggi tekanan Dada puncak = B m.
= po dan kecepatan aliran di A = 0, maka: Kehilangan tekanan dalam pipa = 0,8(v1 vz)2 /2g di mana
Jumlah enersi tiap satuan berat di A = Jumtah enersi v, adalah kecepatan di atas, sedangkan v,- adalah kecepatan
tiap satuan berat di C. di bawah pipa.
Berapakah tinggr tekanan pipa di bagian bawah?
b + 0 + Ps/w = 0 + v2 l2g+ polw Jawab:
a. Kehilangan enersi antara dua titik A dan B pada cairan
v2 l2g= b = 3,6 m. dinyatakan dengan kehilangan enersi tiap satuan berat
(misalnya dalam N.m/N), biasa disebut "hehilangan tinggi
Kecepatan aliran v =yf@.W = 8,4 m/det. tekanan, jadi:
Debit = luasx kecepaixan
Pg urA pB vfi
= Ya.t.(O,O'15)z .b,4 = 0,08?1 m3/dst. ,A *. -o, * rB * kehilangan tiogFtekanan
W= ;. ;+
Sekarang lihat titik A dan titik B:
108 109

b. Bila pr, vt, zr adalah besaran-besaran pada pipa ba,gan Tenaga jet = Wv2 l2g.
atas, sedangkan p,, !2, 22 adalah besaran-besaran pada wav3
pipa bawah malca: W= we = wav ------,-+ Tenaga jet =
29
Jumlah enersi di bagian atas pipa = Jumlah enersi di
bagran bawatr pipa + kehilangan enersi. a= r/r.r.d2 = r/e.r(0,075)2 m2; w = 9,8i..10, N/*,
9,81. 103 :Y4.r(0,0? 5 )2 .22,53
Tenaga jet = w
2.9
Y1 Pz *
Pr * rr *ri
-* =; ,r*6*
v1 0,3(vr -v2
29
)2
= 25,2 kW
0,3(v, Tinggi kecepatan pada semprotan = v2 l2g = 22,52 l2g
\-r -" 29 i-
& =pl- +(zt-zz,)+$-- - v" )2

;-w 29 2s = 25,9 m.
Kehilangan enersi pada pipa dan semprotan = AO - 2E,g
&-= 3 m, (zr - zz) = 1,5 m, v1 = 4,5 m/det. = 4,1 m.
w
v2 = 1,5 m/det. Enersi potcnsial tiap satuan berat dari air di reseryoir = H.
Di mana H adalah tinggi air di dalam resenroir terhadap ujung
9, = g+l.b *4'5' 1,52 0,3(4,6 - 1,5)2 semprotan.
w29 2g 29
fenaga yang dihasilkan dad resenroir = W,H.
Jadi tekanan di bagian bawah pipa = pz lw = 5,28 m tinggi Tenagq yang dikeluarkan semprotan =W(v2 l2gl.
cairan.
Efisiensi dari alat penyempro, =
Y
VI.8. Jet air memancar dari sebuah penyemprot yang mempu- ," _ 22,62,
nyai diameter d = 75 mm dengan kecepatan = 22,5 m/det. = zeH 2s.30
Hitunglah tenaga dari jet air tersebut.
Apabila semprotan air itu dialid air dari resenroir yang = 86,3 %
letaknya 30 m di atas semprotan itu, berapakah kehilangan
tenaga di pipa dan alat penyemprot serta berapa efisiensi
dari alat penyemprot itu?
Jawab:
Enersi kinetis tiap satuan berat dari jet air = v2 l2g.
Bila W adalah berat yang disemprotkan tiap detik maka:
110 111

Soal-soal 6. Sebuah helikopter yang beratnya 2 ton mempunyai rotor


yang bergaris tenagah 12 meter" Hitunglah kecepatan udara
1. Di dalam waktu 25 detik dikeluarkan air sebanyak 12 gallon melewati piringan rotor bila helikopter tenebut terbang
(1 gallon = 4 l). Berapakah debitnya dalam m3 7det. dalam headaarn diam.
Bila debit itu dialirkan melalui lubang yang bergaris tengah Apabila tatranan terhadap gerak maju = 1,48.v2 N, hitungtatr
50 mm, berapakatr kecepatan aimYa?
miringnya rotor terhadap gariq datar agar kecepatan gerak
ialah 18 m/det.
(0,00218 m3 Tdet; 1,11 m/det). Kerapatan udara = 1,28 kg/m3.
(11,9 m/det; AalS0'1
2. Sebuah torak yang bergaris tengah 46 mm bergerak dalam
lubang berbentuk silinder yang bergaris tengah 5O mm,
selinder itu diisi penuh dengan air dan piston bergerak di Air mengalir dari sebuah waduk ke dalam tangki tertutup
yang tekanannya ?0 kN/m2 di bawah tekanan atmosphir.
dalam silinder dengan kecepatan 75 mm/det.
Air mengalir di antara torak dengan bagran dalam silinder. Apabila tinggi permukaan aii di dalam waduk 6 meter lebih
Berapahah kecepatan air mengalir itu ? tinggl dari permukaan air di dalam tangki, hitunglatr kecepat-
air memasuki tangki, bila aliubat gesekan diabaikan"
(0,49 m/det)
{16,05 m/det).
3. Caimn yang tak dapat dimampatkan mengalir melalui pipa
yang ujungnya mengecil, diameter pangkalnya 0,46 m, sedang Pipa panjangnya 300 m, mengpcil ke sebelah ujung, garis
diameter ujungnya = 0,15 mr paniangnya pipa = 3 m. tengah pangkalnya 1,2 m dan garis tengah ujungnya 0,6 m,
Bila aliran itu aliran pennanen sedang debitnya = 3 m3 /det, sedangkan pipa itu miring 1 : 10Q ke bawah aratr ujungnya.
tentukan besarnya percepatan dari cairan pada pertengahan Tekanan pada pangkal pipa = 69,kNlm2, hitunglah tekanan
pipa sejauh 1,5 m dari pangkal. air pada ujungnya apabila besarnya aliran di dalam pipa =
Tentukan juga iumlah percepatan air apabila debit aliran 5,5 m3 /menit.
ditambatr sebanyak 0,3? ms /det. (98,5 kN/m2 ).
(11,32 m/det2; 16,38 m/det2 )
9. Dua buah penampang pipa masing-masing luasnya 0,184 m2
4. Air mengalir di dalam pipa dengan kecepatan 7,2 mldet, dan 0,138 m2. Luas penampang yang lebih besar titik pusat-
nyatakan dalam tinggi air. nya berada pada jarak 3,6 m di atas penampang yang kecil.
Blrapahah tekanan yang bersangkutan dalam kNTpz - Tinggi tekanan di kedua penampang adalah 4,5 m, air meng-
(2,64 m;25,85 kN/*l). alir dari penampang yang atas ke bawah sebesar 0,51 m3 /
det.
5. Pipa sedot sebuatr pompa letaknya miring (vertikal : horison- Hitunglah kehilangan enersi tiap kilogram aliran.
tal = 5 : 1), air mengalir dengan kecepatan 1,8 m/det. (42,25 Joule/kg).
Apabila gelembung udara mulai keluar dari air, tekanan
mencapai ?0 kN/m2 di bawatr tekanan atmosphir. Hitunglatt 10. Sebuah pipa tegak lurus mengecil ke bawah. Bagran atasnya
berapa panjang pipa yang sebaiknya? bergaris tengah 50 mm, sedangtrarirl bagran bawatrnya 25
Gesekan diabaikan, sedangkan air di resenroir berada dalam mm, jarak keduanya 1,8 m.
keadaan diam.
(34,9 m).
Ltz 113

Alat pengukur tekanan dipasang di bagian atas dan bagtan t4. Air disemprotkan tegak lurus ke atas dari A yang bergaris
bawah tersebut di atas dan menunjukkan perbedaan tekanan
tengah ?,5 mm dengan kecepatan I m/det. Berapakah garis
31 kN/m2 bila Q = 0,194 m3 /menit. ' - tengah pada titik di ketinggian 3 meter dari A.
Tentukari banyaknya air mengalir dari atas ke bawah apabila
Dianggap air tetap bulat penampangnya dan gesekan di-
pada alat-alat ukur tekanan tidah terdapat perbedaan tekan-
abaikan.
an, kehilangan enersi akibat gesekan dianggap sama dengan
kwadrat dari kecepatannya. (102,6 mm)
(111,5 dm3 /menit). 15. Cairan yang mempunyai kerapatan relatif 0,83 mengalir
11. Tekanan pada atat hidrolis = 1250 kN/m2. Bila air dipompa-
di dalam pipa tegak lurus ke ata.s yang mernpunyai garis
tengah 105 mm pada pangkalnya di bawah dan garis tengah
kan sebanyak 226 dm3 dalam waktu 5 menit, berapakatr
besarnya kerja yang dlperlukan dan tenaga yang dipahai.
35 mm.
Sebelatr atasnya pada jarak 0,45 m, pipa U dihubungkan pada
(281000 Joule ; 936 Watt). pipa itu dengan jarak kedua pipa itu 0,6 meter.
Pipa U penuh terisi air yang mengalir dan mempunyai per-
L2. Sebuatr pompa menyedot aL dari sebuatr reservoir air yang bedaan tinggr 0,43 m.
pemukaannya dianggap sebagai bidang persamaan. Hitunglah besarnya aliran air dalam dm3 /menit.
Pipa sedot bergaris tengatr 150 mm sedangkan pipa keluarnya Kehilangan enersi diabaikan.
dari pompa bergaris tengatr 100 mm dan mengalirkan air (76,4 dm3 /menit)
ke sebuah reeeroir lain yang tingg permukaannya 72 m
di atas bidang perEamaan. Pompa ini di letahkan 6 m di 16. Sebuah siphon mengalirkan air dari sebuah tangki bergaris
bawah bidang persamaan. tengah 25 mm. Tingg air di tangki 1,5 m. Ujung pipa A
Kehilangan enersi di pipa yang bergaris tengah 150 mm = 3 berada 0,3 m di atas dasar tangki, sedangkan pipa AB tegak
kali tinggi kecepatannya Pada pipa yang bergaristengah 100 lurus ke atas dan B letaknya 8,7 m di atas A. Panjang BC
mm, kehilangan enersinya = 20 kali tinggt kecepatannya adalah 17,4 m dan titik C berada 3 m di bawah dasar tangki.
Hitunglatr tenaga pompa itu dan tinggi tekanan pada luba4g Pipa mengalirkan air dari C.
maruli dan lubang keluar bila besamya aliran: (a) 0,91 m3 i Bila.tekanan barometer 10,2 m tinggi air, dan kehilangan
menit, (b) 2,?3 m3 /menit. enersi akibat gesekan 40.v2 l2g di mana v adalah kecepatan
( (a) 11,28 kW; 5,85 m; 81,61 m; (b) 47'4 kW; 4,66 m; aliran dalam pipa
110,6 m). Hitunglah besarnya debit aliran dan tekanan absolut di B.
(0,?2 dm3 )det; 1,13 m air).
13. Sebuah pipa yang terletak mendatar dialiri air dalam keadaan
penuh pada sahr penampang A. Kecepatan airnya 90 m/
menit dengan tekanan 138 kN/m2. Bila pipa mengecil mulai
di A, garis tengatrnya 150 mm. di B $ris tengahnya 100 mm.
Tentukan tekanan afu di B, dianggap tidak ada kehilangan
-cnerci.
Berapakah garis tengatr di B, bila tekanannya 2?,6 kNlm3?
(1SS kN/n2; 4?,6 mm)
BAB VII
PENGUKURAi{ ALIRAN
Alat ukur Venturi dan pipa Pitot

Alat ukur Venturi dan pipa Pitot menggunakan Hukum Bemoulli


secara praktis dalam pengaturan aliran.
Pada praktek hidrolika, kehilangan enersi selalu terjadi, tetapi
lebih mudah bila kehilangan ini diabaikan dahulu, kemudian
dari percobaan di dapat koefisien sebagai akibat dari kehilangan
enersi itu yang menyempurnakan rumus-rumus tersebut.

Alat Ukur Venturi:


V[.1. a. Gambarkan alat ukur Venturi dan terangkan cara
hekerjanya.

115
116
1L7
b. Turunkan mmus teoritis dari alat Venturi yang di b. Persamaan Bernoulli untuk penampang 1 dan 2 :
letakkan mendatar dan jelaskan bagaimana cara meru-
bahnya untuk mendapat debit aliran yang sebenunya z, + vll2g+ ptlw = zz +v|12g+pzlw
;,' (bukan hasil teoritis).
t kehilangan enersi diabaikan.
i c. Sebuah alat ukur Venturi mengecil dari garis tengah Untuk alat ukur yang horisontal maka z, = z.2.
|\-----"/300 mm pada mulanya dan menjadi 100 mm pada Jadi :
tenggorokan. Koefisien pengaliran adalatr 0,98.
Sebuah alat ukur U menghubungkan mulut dan teng- l utr_-".1,
,r\
-pr-pz.
,

gorokan alat Venturi yang dipakai sebagai alat peng- ""'tU


,-^r. ,2( -
":-- lil
1.
ukur pengaliran, pipa U itu diisi air raksa, sedangkan
perbedaan permukaannya 55 mm. /A
;fr''
v. '\ \

Berapakah besarnya debit pengaliran itu ? Sedangkan hukum kesenantiasaan menghasilkan per-
Jawab: samaan:

a. Cara bekerjanya alat ukur Venturi: 8t Vr = bYz , maha v2 = (ar /az )vr -
1. Ukuran mulut dan ujungnya sama dengan ukuran
pipa yang debitnya sedang diukur. bila rliirikan pada persamaan (I) maka:
2. Sudut bagran konvergen biasanya 21o.
,dttt
3. Panjang terrggorokan = diameternya.
4. Sudut bagian divergen biasanya 5o - ? o agar kehi
v?\a?t6-1) = zs(ry)_
g= e, w
langan energi sekecil mungkin. Tapi kadang-kadang
dibuat sudut 14o apabila kehilangan enersi tidak pt - p' )l fiJ,
''
\r. - )
tzs( .r{
menjadi masalah.
5. Enersi kinetis di tenggorokan lebih besar daripada
t.
di mulut, jadi enersi tekanan di tenggorokan akan
lebih kecil daripada di mulut, sebab menuru! teori Debit aliran dalam pipa = Q = ar vr
Bernoulli "Jumlah enersi adalatr tetap".
brgiu
nulut LoNa . (u)

Di mana H = (pr - pz)lw perbedaan tekanan.


Bila a1 laz = m maka persamaan (II) menjadi :

e = ar /'#r, debit teoritis.

Gb. vlt.t
119
118
Jadi: Q= 0,9?.0,00441/@
Aliran sbbenamYa daPat diketatrui dengan Percobaan
16-1
maka didaPat koefisien C'
0,0106 m3 /det.
debit sebenarnya = C'Q = C'&t
VII.3.a. Turunkanlah rumus Venturi'meter untuk besamya
debit aliran di dalam pipa yang dipasang miring (Iihat
c. Karena pipa U terisi penuh oleh air' maka: gambar VtI-z) dan buktikan apabila pipa U dipergunakan
untuk mengukur perbedaan tekanan, bahwa pembacaan
"'..._,_. Pr -Pz = X(w*-w) perbedaan tekanan tidak tergantung dari miringnya Ven-
11 =
Pt -Pz =11Is--1) turi meter.
WW
b. Sebuah Venturi-meter yang dipasang tegak lunrs mengukur
Dengan menggunakan rumus (III)' diran minyak yang mem-
punyai lrerapatan relatif
Debit aliran Yang sebenaxnya :
= 0,82.
Garis tengah mulut 126
a = 0'98'0'0?06 W azvzPz
Eh, sedangkan tenggo-
rokannya 60 mm.
= 0,0285 m3 7det. Alat uktrr pipa U satu
a1
v1
kaki letahnya 300 mm
pl wg di atas kaki yang lain-
Sebuah alat ukur venturi yang dipasang
mendatax meng- 22 n}a.
vl.z. relatifnya = 0'9 meng' Sedangkan perbedaan te-
ukur aliran rnittv"fr yang kerapatan kanannya 27-,5 kN/m2.
lir dalam pipa bergaris tengah 75 mm' Hitunglah besrnya atiran
Bila perbedu"r, f,k""un antara mulut dan tenggorokan
penampangnya bila koefieien pengaliran
luas
sebesar 34,5 kN/m2 dan perbandingan C = 0,97.
m=4, pengaliran Q = Gb. vII-2
Hitungtah besarnya aliran bila koefisien
0,9?. Jawab:
Q= car Pada gambar VII-2 terlihat bahwa:

p 34,5.103 zr + Pr f + v? lze = 22 * pz lw + vl 1z;e


H= l=ffi0. = B,gzmtinggrminYak.

dr = r/a.n.d2 =Yq,.n.(0,0?5)2 = 0,00441m2'


m=4 ; C = 0,9?
120
LzL
8r vr = dzYz vz = (ar laz)vr = ffiVr diisikan pada
- persamaan (I) maka : pr-,pz =27,5.L03 kN/m2 ; w= 0,g2.g,g1.103
N/m3.
zr - zz = -0,3.m; m = (12bl60)2 = [!g75g;r
ur=$(m- -r, w
=
v =6,25; C = 0,g?.
o.97.O,0L226
Q = ca,v, Q= -; = Jtz.g.st(.
Y L3'vrert-- - 0r3)]
c",
=
/(mr:I)
ir*rtwl
w
+ (2,
- z, )l I .... (II) = 0,01EBE m3 /det.

Paaa gambar VII-2 terlihat pada bidang X-X, tekanan vII'4'a' Hitunglatr perbedaan tekanan di A dan B bita
kecepatan
adalah sama pada kedua kaki alat ukur U. air di A 4,8 m/det. (cb. VII-B).
Air mengalir ke dalam alat pemanas air (water heater).
Pada kaki kiri: p1= pr * (2, - y)w b. Perbedaan tekanan di A dan E dipakai
untuk mengontrol
p1= pz + w(zz - y - X) + w*X gas yang mempergunakan torak.
Pada kaki kanan: 19.k**
Hitu_nBfah gaya yang menekan torak
bila garis tengah
Jadi: pr + wzr - lyy = pz * torak benrkuran 2b mm. Alat ukur teAetal-
wzz - lvy - wX + wgX m"iLt r.
-E:u* I zt z, = x(wrlw - 1) dr = 10m
pr -+ d2=7mm
vr --t
Persamaan (II) dapat ditulis :

a=ffi)@ Ca,
-..(Iil)
cb. vII-3
Jadi terlihat dari rumus (III) bahwa pengukuran aliran Jawab:
tidak dipengaruhi z, dan z2 atau miringnya Venturi- P, *Ji- =.p, vl
meter. 44 I zt=4
\r2gr 2s
b. ar= Ya.r.(0,L25)2 =O,0L226 m2 pr *pz
w ---f -vi
a vtr

Hukum kesenantiasaan:
123 ,
L22

Hukum kesenantiasaan: l/a.r..dl.v 1/r.r.dl.v2


1=

Y2= v1 (d1/d2 )2 Stvl


prd
Y2= 4,6.(].017)2

I
permukaan bila tidak

r
9,18 m/det. ada aliran
0,3m
pr pz _ 9,L82 - 4,52
2.9,8t
= 3,26 m tinggi air.
pembacaan nol
-+ I a2v ?
Pzdz
Perbedaan tekanan = pr - Pz = 3,26.9,81.103 N/m2 -t
= 31,9 kN/m2. Gb. vlr-4
Luas torak = r/an.(O,O20\2 = 0,000314 m2.
Bila debit aliran sebesar 12,28 dm3, adalah
Gaya terhadap torak = 31,9.103.0,000314 = 10,1 N. 1,71 m dan - 0,57 m.
Tentukan: (a) Koefisien pengaliran C.
(b) Tinggl tekanan pada tenggorokan
Ven.
vrr.5. Air yang mengalir dari sebuah tangki melalui sebuah alat turi-meter.
ukur Venturi yang dipasang tegak lurus. Mulut alat ukur (c) Kehilangan tinggi enersi antara tangki
Venturi bergaris tengah 125 mm, garis tengah tenggo- dan mulut Venturi-meter.
rokannya = 50 mm. Mulut terletak 0,3 m di atas tenggo- Dianggap batrwa volume air berbanding terbalik dengan
rokan, sedangkan tenggorokannya berada 6 m di bawah tekanannya dan tinggi Barometer = LO,2 m tinggi air.
permukaan air dalam tangki'
Karena untuk mengontrol aliran, di pasang alat ukur Jawab:
pada bagian ujung. Pipa U dihubungkan seperti terlihat (a) Q = Car
pada gambar VII-4.
Bila tidak ada aliran (pembacaan nol pada pipa U, 0,6 m
di bawah mulut alat ukur) pembacaan adalatr 0,9 m Q = 0,01275 m3/derik ; H = b+c = l,?1+0,S?
pada kedua kakinya.
U = 2,28 m.
Volume udara pada bagian atas pipa sama dengan
volume dari pipa lurus sepanjang 2 meter. a, = Ye.r.(0,726)2 = 0,01225 m3.
di ldl = 1262 FO2 = 6,25; m2 = 39,1
- =
Jadi: 0,01276 = C.O,OLZ2I,W
c-' 0,01226.1,096
0,01275
= 0,96

,I
II
L24
125
(b) Bila tidak ada aliran maka volume udara di dalam Dengan menggunakan persamaan Bernoulli untuk titik
alat ukur = 2A; A = luas penampang pipa.
B (di permukaan air dalam tangki- dan pada tenggo_
Tekanan absolut udara = tekanan atmosphir + 6,6 - 0,9 rokan serta bidang peniamaan diambil pada mulut
meter air. alat ukur maka :

= lO,2 + 5,7 = 15,9 m air.


Untuk debit aliran 1-2,15 dm3 /detik.
pg/w + 6 = pr/w *o? lze *p:l**"" tinggi enersi
.
Volume udara di dalam alat ukur
= [2+(a+b)- (c-a)]A Pg/w = tinggi tekanan atmosphir = 10,2 m
= (Z+Za+b_c)A vr = Q/ar = O,OL276IO,OLZZ5 = 1,04 m/det.
= (2+1,8+0,57-1,77)A
Kehilangan tinggr enersi di pipa =
= 2,66A.
Jadi: Tinggi tekanan absolut udara
_H
(10,2+6)
- (13,06 * zb$lt =

3,08 m tinggl air


2A
- . lb,g
2,66A
vII.6.a. Buktikan batrwa besamya debit pengaliran melalui
= 11,95 m air. Venturi-meter hanya akan berbanding lurus dengan tinggi
Karena permukaan pada kaki kiri: b+0,3 = 0,87 m di ukur Venturi H, apabila kehilangan akibat gesekan hg
bawah tinggi permukaan tenggorokan. . berbanding lums dengan perbbdaan tinggr akibat naiknyi
Jadi tekanan absolut pada tenggorokan :
kecepatan hr.

pz = w(H-0,87) b. Sebuah Venturi-meter" memptrnyai koefisien pengaliran


0,97, sedangkan kehilangan enersi akibat gesekan pada
= 9,81.10r (11.95 - 0,8? ) bagian divergen dua kali kehilangan di dalam bagian yang
= 115,8 kN/mr. convergen.
Berapakah kehilangan enersi total pada Venturi-meter
(c) Tinggi permukaan pada kaki sebt'lalt kanan apabila perbedaan tinggi ukur pada Venturi = 410 mm air.
= t:-0,6 Jawab:
= 1,11 m "' 4 ., .rt'k
;= c y'(m'-1) ....(1)
di atas mulut alat ukur. n,
'lekanan absolr.rt pada mr"rlut = p, = w(H + 1,11) -.ll
Karena kopfisien pengaliran dipergrnakan berhubung
= 13,06 tinggi ukur H lebih besar dari yang sebenarnya, ini dise-
babkan kenaikan kecepatan
pr /w = 13,06 m air. \, maha:
L26 r27

arvq ,+ Pipr Pitot:


Q= vII.?.
/im=1)
1. Terangkan dan lukiskan cara kerja dan bagiannya dari :

Jadi: C =@ (21
(a) Pipa pitot statis.
(b) Manometer yang dipergunakan untuk pipa pitot bila
perbedaan tinggi sangat kecil.
H = hv+hf
F
- ,r-
2. Sebuah pipa pitot menguknr kecepatan udan pada sebuah
terowongan angin dihubungkan dengan manometer yang
meriuqiukkan perbedaan tinggr 4 mm air.
\*n, Kerapatan udara 1,2 kg/m3.
Berapakah besarnya kecepatan aliran udara bila koefigien
Bila Q berbanding lums dengan H% maka dari persamaan pengalinn dianggap sama dengan 1.
(1) C haruslah bekerja tetap.
n, Jawab:

hu*hf
=*
Bila K adalah tetap atau konstan, maka :
Y d
1-K P+6 | -':,
h^IKV
=

hf- -.h--
hu (a) (b)
derafan
Dari persamaan (2), \ = C'H
Jadi kehilangan tinggi pada bagian yang convergen:
h1=li-hu= H(1 -C2)
&
Bila kehilangan tinggi di bagian divergen = 2hf. ujung hemirpherical

Kehilangan tinggi

H= 0,41 m; C=0,97.
total = 3 hf

Kehilangan tinggi enersi total


= BH(l-C2)

3.0,41(1 - 0,972 )
,E}
OIZ
f u,

lubang pd
7 ruDang
17

Pipa pitot etatir


-1
pipaluar
p0 pipa
!4D
J
luar
JI
Gb. vII-5 Pipa pitot jenir lain
0,0726 m tinggi air. (c) (d)
L28 t29
1. Pada gambar VII-5.a. terlihat pipa pitot yang sederhana. Bila
kecepatan air di A = v, sedangkan di B yaitu pada mulut pipa
kecepatan suatu bagian elementer cairan menjadi nol, jadi:
v2Dvfpopo
_-.l'=-+-=- .....(1)
2gw2gww
Sedangkan p/w = d, kenaikan tekanan di B menyebabkan cairan
di dalanr pipa naik setinggi h sehingga Ps/w = h + d.
v2 Po
-P
Daripers.(l\ ,6= * =h,atauv=tftff
Pada gambar VII-5.b. tampak pipa pitot yang dipakai untuk
mengukur kecepatan aliraJl dalam pipa. Caranya bekerja:
(p^ - p) adalatr perbedaan antara tekanan statis dan tekanan A dihubungkan dengan pipa desakan.
paiia lubang desakan dan diukur dengan "pengukur differensial" B dihubungkan dengan pipa statis.
Pengukuran tekanan statis dan tekanan pada lubang desakan Cairan sebelatr kanan akan naik dan kemudian dengan sekrup
dapat dilakukan dengan sebuah pipa saja seperti terlihat pada penyetel dibuat sama tinggi permukaannya- dengan melihat
gambar VII-5.c. pada garis datar pada mikroskop.
Pipa bagian dalam mengukur tekanan pada lubang desakan, Batang pembaca bergerak pada skala ukuran, maka perbedaan
sedangkan pipa bagian luarnya yang berlubangJubang meng- tinggi tekanan diketahui.
ukur tekanan statis.
Bagran luar dan bagian dalam pipa itu dihubungkan dengan Kecepatan udara =C{TflF
manometer yang sangat peka. Lubang desakan hams diaratrkan di mana C = 1; h = 0,004 (pwlpa) = 0,004(103 ll,2)
perlawanan arah aliran dan alat ini mengukur kecepatan aliran
pada penampang pipa yang sebidang dengan lubang desakan. = 3,333 m udara.
Meskipun secara teoritis v = 1/29fr pada alat ukur Pitot, koe- Jadi v = 1y'EJJ33=8,06m/detik.
fisien pengalinn C biasanya harus ditambahkan untuk men-
dapatkan harga yang sebenarnya, rumus menjadi v = C1/2$.
Untuk alat ukur pitot seperti pada gambar VII-5.c. C = 1
bila harga dari angka Reynolds pvdln >3000, di mana d =
vIL8. (;A-. Pembal$an kecepatan pada suatu
penampang-pipa ialah:
garis tengah pipa pitot di pangkalnya. ':1,
2. Sebuah manometer yang peka terlihat pada gambar VII-6
u = uo $tLf/m
dan biasa dihubungkan dengan pipa pitot statis. \=\ u = kecepatan pada jarak y
dari dinding.
Gb. vrr-?
uo = kecepatan pada pusat lingkaran.
R = jari-jaripipa.
130 131

m = berharyB antan 4 s/d 10. Bila m = 10


2.toz
v = uo.
a Buktikan bahwa pipa pitot ditempatkan pada jarak 0,25R
dad dinding pipq maka pipa pitot itu mengukur kecepatan 11ri = 0,866 uo
rata-rata dengan ketelitian 0,5% untuk m = 4s/d 10.
u = uo(o,2s1Uro = 0,870 ug
b. Hitunglah enersi kinetisnya untuk setiap satuan berat aliran
, berdasarkan kecepatan rata-ratq bila m = 7.
0.870 - 0.866
Kesalatran u
---==:-:- .lOOVo = +0,467o
Jawab: 0,870
Pada gambar VII-? terlihat batrwa : Bila m= 4
Aliran melalui suatu bidang elementer = dQ = (luas elemen- 2.42
ter) x kecepatan. v= uo.x,g = 0,710 uo
dQ = 2r(B-y)dy.u. tl= uo{o,2l)Yn = o,?o? uo
u = uo(y/B)Um = uo(R,-Um.yl/m)
0.701- 0.710
Kesalatran u = -- =:-.LO0VI=-O,4BTo
de = 2zuo(R{/..yU..dy -n:Um.y(m+1)/m.6r; 0,70i
Setiap detik, berat yang melalui bidang elementer = w dQ.
di integrasikan dad y = O sampai y =.R.
Enersi kinetis = 1Yr;.r3 'u2
e = 2ruo1g(m-1Vn1;Rrr 7m.dv
- e-Ll^-fBr{m+1)/m.
o g
dvl
2uom2 Untuk selumh penampang =
-mm {I$.oe
r., (-
= 2rm^Rz .m+1 ) = nRz.
Zm+L, (m+1)(2m+1) R
=w | 2n (R-)uo (y/R)r/? .dy
Kecepatan rata-rata: v = Q/(nR2 ) 0

2ro-l = gL /7 '0rRlnr' ''--vu''


'xug* )dv
= (iri+1)(2m+1)
Bila y = 0,26R = 2nP.2w.0,409uo

0,25R Enersi kinetis tiap detik = /y=RI"139-


= ,o(tT_
_
)Ut = uo(rryUm y=0 29
wR
= - I--Zn(R-y)u3.dy
z,90
133
L32
2. Sebuah Venturimeter di test untuk mendapatkan harga koef-
= l"liY. fnr' 'l, -vto 'z;d! fisien pengalirannya. Air ditampung dalam bak ukur.
2gR3 /7 [ Pipa bergaris tengah 76 mm, garis tenggorokgnnya 38 mm,
bila perbedaan tinggi tetap sebesar 266 mm pada pipa U yang
= 2rR2w.0,288(ul/2g)
berisi air raksa dan air di bak terdapat 2200 kq dalam tempo 4
menit, berapakah harga c itu?
Enersi kinetis tiap satuan berat =
(0,966)
Enersikinetis/detik
Berat/detik 3. Sebuah Venturimeter dipasang pada pipa air yang letaknya
mendatar. Garis tengah tenggorokannya 75 mm, sedangkan
0,288 uf, ukuran pipanya 150 mm, c = 0,97.
Hitunglah aliran dalam pipa dalam m3 7iam, bila perbedaan
0,409.2g permukaan air raksa pada pipa U = 178 mm.
Dari persamaan (1), m = 7 (106,5 m3/jam)

Harga enersi kinetis tiap satuan berat = 4.a. Apakah keuntungannya mengukur aliran dengan mengguna-
0,288 -(m+1)(2m*1) -' v2 kan alat ukur Venturi daripada mengukur dengan orifice-
'l meter?
o,4og ' 2m, --- 2s
b. Sebuah Venturimeter bergaris tengah 65 mm dan tenggorok-
0,288 ,-8.15 \ 2 vZ
,t
t
'
.
annya bergaris tengah 26 mm, mengukur alifan cairan yang
mempunyai kerapatan 898 kg/m3.
o,4ogtgg''2g Perbedaan tinggi air raksa pada pipa U = 7L mm.
v2 Bila koeffisien pengalirannya = 0,97 dan berat jenisnya air
= '2e-.
1.056 raksa = 13,6. Hitunglah besarnya debiet aliran dalam m3 ]
jam.
18,36 m3 /jam1

Soal - soal 5. Sebuah Venturimeter mempunyai ukuran pada tenggoroak-


annya 19 mm. Sedangkan pipanya berukuran 57 mm.
1. Sebuah Venturimeter mengukur aliran air di dalam pipa yang Hitunglah koeffisien pengalirannya apabila tekanan pada pipa-
bergaris tengah 75 mm. Perbedaan tinggi antara mulut dan nya yang bergaris tengah 57 mm sebesar L12,5 kN/m2 di atas
tenggorokan diukur dengan pipa U yang berisi air raksa. tekanan pada tenggorokannya, bila besarnya aliran = 311
Berapakah diamter dari tenggorokan, apabila perbedaan tinggi dm3 /menit.
air raksa = 250 mm, sedang besarnya aliran = 620 dm3 /menit, Sumbu alat ukur letaknya miring terhadap garis datar, bagian
diambil koeffisien pengaliran sebesar 0,97. tenggorokan berada 0,46 m di atas pipanya yang bergaris
tengah 57 mm.
(407 mm)
(0,99)
13.r

6. Sebuah Venturimeter letaknya tegaklurus, garis tengah mulut-


nya 150 mm, sedangkan tenggorokannya 7b mm. Tenggorokan
berada 225 mm di atas mulutnya, koeffisien pengaliran c =
0,96. Minyak mengalir di dalam pipa mempunyai berat jenis =
0,78. Dengan menggunakan hukum Bernoulli, hitunglah:
a. Perbedaan tekanan antara mulut dan tenggorokan dalam
kN/m2.
b. Perbedaan tinggi air raksa bila berat jenisnya = L8,6.
(34 kN/m2; 0,257 m).

7. Minyak yang mempunyai berat jenisnya = 0,8b mengalir ke atas


melalui Venturimeter yang pada pipa yang bergaris tengah 22b
mm. Garis tengah tenggorokannya 75 mm berada 1b0 mm di
atas mulutnya.
Pipa-pipa tekanan dihubunngkan dengan sihnder yang letaknya
tegak lurus dengan toraknya berukuran 1gb0 mm2, bergerak
bebas di dalamnya.
Torak dapat dibebani dengan menempatkan beban di atas
batang torak tersebut yang tegak melalui bagian bawah silinder. BAB VItr
Hitunglah besamya debiet aliran bila jumlah beban torak = PENGI.'KUBAN ALIRAN, MELALTI LI.'BANG,LT'BANG
L3,65 kg agar torak tetap berada dalam keseimbangan.
Akibat gesekan diabaikan. (oBrFrcEs)
(55,8 dm3 /detik) sebyh lobang (orifice) biasanya dibuat di dasar atau pada dinding
tangki, pada umumnya berbentuk bundar, dan debit airannya
sama sekali tergantung dari tingi permukaan air di dalamtangki.

vm.1.
a. Dengan menggunakan rumus Bernoulli, tumnkan rumus
pengaliran air melalui lubang kecil. Bandingkanlatr hasir
tegritis dengan hasil yang sebenamya Terangkan sebab_
sebab perbedaannya.
b. Sebuah lubang yang bersisi tajam bergaris tengatr E0
mm,
(r tingg, permukaan air dalam tangki 4,8;. Tentuian besarnya
\o9-!sien pengaliran bila aliran itu besarnya ff,aO-O-57
detik.

186
T
l
136 137

Apabila terdapat tekanan pada pancaran air yang ke luar Jadi kecepatan sebenamya v, = Cv x v = Cv \nEE
sebesar 26,5 kN/m2 di atas tekanan atmosfir, hitunglah
koefisien kontraksi. Cv = koefisien kecepatan.
Kehilangan enersi akibat gesekan diabaikan. Juga terlihat batrwa jalannya air mengecil atau kovergen
Jawab: Pada gambar VIII-1 terlihat
pada lobang aliran jadi luas pancaran air lebih kecil
dlari
pada lobangnya.
Vena sebuah tangki dengan lo-
bang pada dindingnya. fada bidang yang berimpit dengan lobang tangki bagian_
Pada titik A dipermukaan blSian air bergerak ke arah p,rotrrya sehLgga*di titik
C
air p6 sama dengan tekan- tekanan lebih besar daripada tekanan atmofrir, pad;;itli.
an atmosfir, sedang v 6 B sedikit di luar lubang maka garis arus menjadi sejajar.
dianggap sama dengan .rti Penampang melalui titik B disebut VENA CONfnaCie.
bila tangki luas sekali.
Pada titik B, kecepatan air .'. luas pancaran air sebenarnya A' = C" x A
vB C" = koefisien kontraksi
(a)
Gb. VIII-1. Jadi debiet aliran yang sebenamya = Luas sebenarnya x
kecepatan sebenamya.
'Iekanannya pB adalah tekanan atmosfir, jadi p6 = pg
C"A x Cv \/?,gE
Menggunakan rumus Bernoulli terhadap bidang persamaan
melalui B maka: bila C" x Cv = C6 = koefisien pengaliran maka :
v! p/ vfi*lL a = C6 A1/@
,A*i; *-;-= rB*2; w
(3)
'11 a
.. ul
rr -
Bira: zA- zB= h; vA = o,
'01=
r&;3 maka : A\/T1T.

Kecepatan pancaran air v = !q6


T
:-!.I' .rl-.,1;r;aF; . . ;(1) b. Bila Q = 11,45 dm3 Tdetik, A = r/etr(O,05)2 =
Ini adalah Hukum Torricelli. vl v *' 3 L i "- t : ) 19,6x104m2;h=4,8 m
Jadi debiet aliran teoritis melalui lobang = luas x kecepatan. 11,48x 10- 3
Bila A = luas pancaran air di C (gambar 8.1(b) maka cd _ _ = 0,62
1,96 x 10-3
Q= A\regE-) ..(2)
lengan mempergunakan persamaan Bemoulli pada titik B dan
Pada keadaan sebenamya debiet aliran lebih kecil daripada C maka:
debiet teoritis sebab kecepatan pancaran air lebih kecil v2
karena tahanan gesekan.
2s,
I
138 139

v = yad6, a. Koefficien kecepatan


v = t@A,q = 9,38 m/detik. Kecepatan sebenamya padd Vena Kontrakta
N7m2 'v - K"*p.t"" t"".ittt
PC -- Pg = 26,5.x 103
w = 9,81x 103 N7m3 Kecepatan sebenarnya = cr1/ 2gh
Koefisien kontraksi C" =
Dari persamaan (4) maka :
Luas pancaran pada Vena Kontrakta
ut. = r'--29 - PB^
(PC = g,Bg2
2x9,81x26,5x103
w 9,8L x 103 Luas lubang

= 88,3 - 53 = 35,3 Koefisien pengaliran C6 =

vc = 5,94 m/detik Debit aliran yang sgbenarnya

Hukum kesenantiasaan di titik B dan C


'Debiet aliran teoritis

AB., = Acvc Koefisien ini diperlukan untuk mendekati kebenaran dari

&_,4
perhitungan-perhitung_an aliran, melalui lubang-lubang.
AB- vc 5,94
Koefisien kontraksi =
Acv 9,38
= 0,634

:L_
,G.-
-
a_ -'"v .fr
- --:>_ _- -5_- i>:E:5:== :-'=7--;--_-

€-
VIII.2. ;---:
'tK-- ik-
a. Terangkan cara-cara mendapatkan koefisien pengaliran
melalui lubang dan mengapa koefisien-koefisien ini diperlu-
kan pada perhitungan-perhitungan.
C6 = 0,62 C6 = 0,97 C6 = 0,50 C6 = 0,75
b. Buatlah sketsa-sketsa 4 macam lubang pengaliran dan berapa-
kah besarnya koefisien pengalirannya. Iubang tajam lubang dibulat- Pengaliran Pengaliran
c. Sebuah lubang mengalirkan air sebanyak 0,?6 m3 tiap (a) kan (h) bebas (c) penuh (d)
menit, tinggi permukaan air 60 m di atas sumbu lubang Lubang pipa Borda
pengaliran garis tengah pancaran afu 22,5 mm. Tentukan: , Gb. VIII.z
(1) Koefisien pengalirannya
(2) Kehilangan enersi akibat gesekan air. Pada pengaliran gambar VIII-2 (c) aliran air tidak menyentuh
Jawab: dinding pipa sedang pada gambar VIII-2 (d) aliran menyentuh
dinding pipa pada saat akan keluar.

c.(L) Sudah diketahui debiet aliran yang sebenamya = 0,76 m3 /


menit = O,0121 m3 Tdetik;
A = luas lubang, h = tinggi air di dalam tangki.
140 141

Aliran teoritis = A.,,DgE=


tv
r(0,O25)2 \reffi VIII.3. (a) Air memancar dari lubang
seperti terlihat pada gambar
= 4,9 x 10-a x 84.2 = 0,0168 m3 Tdetik VIII.3.
Turunkanlah rumus untuk ke-
o'0L27 cepatan pancaran air yang
Koefisien debiet aliran - 0,0169
= 0.288
sebenarnya, bila air turun
I sebesar y pada jarak x dari
Luas lubang = Z r x (0,028)2 m2 Vena Kontrakta. Bila tinggi
air di dalam tangki h, tentu-
Luas penampang pancaran air = + r x (0,225)2 m2 kan koefisien dari kecepatan
Gb. VIII.3 aliran air.
'rI t ((0,0225)2 _ 0,910
Koefisien kontraksi
(b) Lubang aliran = 650 ffiD2, bila y = 0,5 m sedang x = 1,5 m
; r.(O,025)z dan debiet aliran = 0,10 m3 /menit, hitunglah reaksi
Koefisien debiet aliran horizontal dari pancaran terhadap tangki.
Koefisien kecepatan =
Koefisien kontraksi Jawab:
0.758 (a)
= - o'937 Bila t adalatr waktu untuk bagran elementer air bergerak
dari Vena Kontrakta A ke B maka x = vt dan y = * gt2
'"t* x
(2) Eneni potensial pada lobang alifan = h v=-
Enersi kinetis pancaran = 29
''
(r tB.
,t ={i
"i,
Kehilangan enersi tiap satuan berat = h - I29 u =
/a7
rlnT (1)
v= Cr/(Tfr) Kecepatan teoritis = t/W
kecepatan sebenarnya
Koefisien kecepatan =
Kehilangan energi tiap satuan berat = h(l - C; ) Jzw
Jadi kehilangan enersi akibat gesekan = 60 (1-0.98721= = u =vf7-
7,32 m tinggi air
{W 4yh
Bila x = 1,5 m; y = 0,5 m dimasukkan ke dalam per-
samaan (1)

= 4,7 m/detik
L42 L43

(b) Bila bagian-bagian elementer air meninggalkan lubang, dlh(1,8-h)l


maka mereka menimbulkan momentum dan memberikan = 1.8-2h = 0
dh
reaksi sebesar perubatran momentumnya.
=0,9m
Reaksihorizontal=
rHilil"l"lllTo"*" yans di- VIII.5. Air di dalam tangki dalamnya 1,8 m, di atas permukaan
terima. air terdapat tekanan sebesar p = T0 kN/m2 di atas tekanan
atmosfir (cb. VIII-5).
Berapakah besarnya debiet aliran dalam m3ldetik dari
Aliran massa/detik = pQ = 103 -g*- = 1,6? kg/ lobang bergaris tengah 50 mm pada dasar tangki bila
. 6u aetitr C6 = 0,6.
Reaksi pancaran air = t,67.4,7 = 7,85 N.
Jawab: Hukum Bernoulli pada titik
VIII.4. Sebuatr tangki air yang tingginya 1,8 m diisi terus dengan AdanB
air aehinga tin$ air tetap seperti semula. Lubang yang Dv2
jaraknya h dari permukaan memancarkan air. Hitunglatt :-+h
harga h agar jarak x dari pancaran air mencapai mahsimum.
w29
Jawab:
h=1,8m
Kecepatan teoritis v =
v = Cr.u/E!f,- lT
{zst * * t')
Bila t adalah waktu
elementer untuk bergerak
yang
dipetlukan oleh bagian air -rJ-l
\l,rr^,
, v Debiet aliran yang sebenamya
Gb. VIII.5 f--o
dari lobang sampai di atas -
tanah maka: Q=C6av=C6at/2g1t**nl
x=vt (1)
y = \lgt2 (2)
trxO,25x10-2@,
= 0,0156 m3 /detik.
Gb. VIII-4
y= 1,8-h; v=CutfW VIII.6. Tangki-tangkiair terlihat seperti pada gambar VIII-6
di mana lubang pipa tajam masuk ke dalam tangki.
Eiameter lobang = 40 mm.
x= = 2C, Tinggi permukaan air = 1,5 in
di atas sumbu mendatar pipa.
Koefisien kecepatan = 0,9b.
x maksimum bila h (1,8 - h) maksimum jadi :
L44 L45

Debiet pengaliran Q = av = 0,544AC fv@F

= 0,554 xrAn (O,A4O)2 x 0,951@E)


= 0,0036 m3 /detik.
Menggunakan Hukum Bemoulli terhadap permukaan dan
lobang keluar.
v2
h = -:- + kehilangan enersi
29

(a) Koefisien kontraksi bila aliran adalah aliran bebas, Akan dibuktikan nanti batrwa kehilangan enersi apabila
gambar VIII-6 (a). aliran membesar dari Vena Kontrakta ke ukuran pipa
ialalr (v" - v)2 l2g di mana vc = kecepatan pada Vena
(b) Pengaliran air, bila aliran adalatr aliran penuh, dan konhakta.
Vena Kontrakta terjadi di dalam pipa, sedang koe- Hukum kesenantiasaan menghasilkan a x vc = A x v.
fisien kontraksi dianggap sama dengan (a), kehilang-
an enersi diperhitungkan di antara Vena Kontrakta v2A
(-" -1)'
Kehilanganenersi=
dan lubang luar. E
a
Jawab: Dari soal di atas - = 0,554
A
Dengan mempergunakan Hukum Newton ke 2.
v21^v2
Perubahan momentum dari pancaran' air = tekanan Jadi kehilangan enersi = 1)2 = 0,613
pada lubang. d ,,r* - *
Bila Q = volume yang melalui lubang tiap detik. v2 v2 v2
[ = 0.673 = 1.673
wOV 2s
-4 -29 -29
---:- = wh A ,ffi
g
atau, Q=av -----t L g
=hA
u =Vffi= 4,L9 m/detik

v = Cv\/W Debit aliran = Av r/+r (0,040)2 x 4.19 = 0,0053 m3 Tdetik

L zsn = hA VIII.7. Aliran dianggap tidak ada kehilangan


e'c?, a gh
enersi di bagran yang konvergen,
maka kehilangan enersi pada bagian
Koefisien kontraksi = Cc
zcl yang divergen sama dengan 0,18
A sn 2 C?,
1 kali kecepAtan di tempat keluar.
C, = 0,95 ; Cc = = 0,554 Juga tekanan absolut minimum pada
Z. OBSP
tenggorokan. ialah 2,5 m tinggi air
L46 L47

untuk tekanan barometrik = 10,4


m tinggi air, tentukan gais tengatr
tenggorokan dan pipa tempat keluar,
bila debiet aliran 0,0045m3 /detik 112 = = 5 m/detik
"d* tinggi permukaan 1,5 m di atas
Gb. VIII.7. garis sumbu mendatar lubang. Sudah diketahui Q = 0,0045 m3 Tdetik;

Jawab: d2 = garis tengah tempat keluar

Dengan mempergunakan persiamaan Bernoulli terhadap I .a

permukaan dari tenggorokan bilapo = tekanan atmosfir


4 r di v2 = 0,0045
e{015
Pi = tekanan di dalam a; = 1r = o,oo115
tenggorokan lfxb
v1 = kecqntan di, da-
l.am *enggorokan. Garis tengatr tenggorokan = d2 = 0,034 m = 34 mm
po Dari persamaan (1)
Mni.f :
.Pr *".--2
+h=*_ ....(1)
-w w 2g Tinggi tekanan pada terggorokan = & - h . & -S
ww%g
Po Dr f;zrdfv, =)ndlv2
ww
Jad:i : Dari Hukum kesenantiasaan * =tff Vtr
v?
- = L0,4 - 2,5 + 1,5 = 9,4 m tinggi air d'',o 34
2g =,
vr = 13,6 m/detik 'd, ' 1,18
Dari persamaan (2)
Karema debiet aliran
tengah tenggorokan.
= 0,OO45 rn3 /detik b'ila d1 = garis
Tinggitekanan ditenggorokr, = & . tn {+ lt] t},
Ytr dlvl = 0,0045 adalah fungsi lineair dari h.
4 x 0,0045
oi'
Tx13,6 VIII.8. Sebuah alat ukur berbentuk lubang (orifice meter), mem-
punyai garis tengah 100 mm di pasang di dalam pipa yang
Garis tengah tenggorokan d, = 2Q,5 mm bergaris tengah 250 mm.
Koefisien pengalirannya = 0,65. Pipa mengalirkan minyak
Dengan persamaan Bemoulli terhadap permukaan dan yang mempunyai berat spesifik = 0,9.
tempat keluar didapat: Perbedaan tinggi air raksa pada manometer ?60 mm.
oo vtr
Hitunglah debiet aliran minyak dalam pipa seperti terlihat
*h =-Eo-*^d-+0,18 pada gambar VIII-8.
ww?g 29
14E 149

Jawab: Dengan menggunakan Hu-


Pr= - Pz
= 0,76 x 14,1 = L0,72 m tinggi minyak
kum Bernoulli dan kehilang- w
nuh tetisi minYak an energr diabaikan maka: C6 = 0,65

..
v; ?-
Pr vl Pu
Ar + n(0,25)2 = 0,049? m2
=
'w2ew Ar =i-
-rt x O,252
PrArvl + = Az = 6'25
u?.- ,? Pr - Pz
-x 29w - ; zr x 0,102
Berat spesifik = w,
m2 = 39,1
AtVt = AzYz
0,65 x 0,0497
Gb. VIII-8 Y2=
A,'lAzvt a _ 6,L7

_ Pr -Fz = O,0O524 x 14,5 * 0,0762 m3ldetik


*;,,*,' -11 w
VIII.9. Sebuah reservoir air mengalirkan air melalui pintu air
ur=ffi A2
Zg1!r -Pz
-
berukuran 0,9 m lebar x L,2 m tinggi. Bagian atas lobang
berada 0,6 m di bawah permukaan air, sedang permukaan
air di belakang pintu air berada di bawah ambang bawah
Debiet aliran sebenamya Koefisien pengaliran x Debiet dari lobang.
aliran teoritis

Q=CdArvr =Cd

cdA,
+cw _w
A,
Hitung (a) Debiet aliran teoritis
(b) Besarnya kesalahan dari lubang bila dianggap
lubang biasa (small orifice) dengan memakai
rumus v = 1fS
r\=-
Y m =- Jawab: Pintu air merupakan lobang yang besar, jadi
/-(m-I) A2
kecepatan aliran pada dasar pintu atau lebih
besar daripada bagian atasnya.
Tekanan pada bidang x - x adalah sama jadi .--l
a. Diambil bagian kecil dari
Pr+wx =Pz **g* h
u,'
lubang setinggi dh. Luas-
'r'ra
Pr -Pz =x
wd
t3-rl
H2
@**
I I
"]i#"'i'i'-"""' Bdh
Kecepatan melalui
w lll L =

Diketahui x = ?60 mm=


w ='l':
o,?6m;3 0,9
= 15,1 -H ,/w
ieuTetnya = B.1,@iiF
150 151

_v2t = pr._ po
vtr
Untuk selumh lubang Q = B.vfrAdH' h %dh 2g 29 pg -+h pg

=lt@ Bila v, = nv,


vl (t-n2)
maka

Diketahui B = 0,9 m i Hz = 1,8 m; H1 = 0,6 m = P_, -Po *


29 pg
Q=+*o,g*@l-
Y2=
= 2.68(2.415 - 0,465) = 5,18 m3 /detik t 2g ( h .. -P-i---Po ;1
pg
b. Bila dianggap lobang kecil biasa Q = A Zgh. 1-n2
A = 0,9x L,2m = 1,08m2 ; h= 1,2m vIIr.11. Gambatkan sebuah botol Mariotte, dan terangkan
cara kerjhnya. Hitunglatr debiet aliran melalui lobang
Q = 1.08J(2 x3Ffi-lP) = 5,24 m3/detik di dinding botol dan hitung tekanan.di ruang tertutup
6,24- 6,Lg di atas permukaan air.
Kesalahan = x 100 7o = L,L6 Vo
5,18
Jawab: Gambar VIII-1. adalah gambar
Vm.10. Buatlah rumus untuk menghitung kegiatan aliran air botol Mariotte waktu sumbat
melalui lubang dari resenroir air yang tertdtup. dipasang lubang bawah ditu-
Jawab: Pada gambar VIII.l0 terl-
tup. Bila lubang bawah di-
buka, maka permukaan air
lihat reservoir yang ter- dipipa lebih cepat turunnya
tutup. Pada permukaan dari permukaan air di botol
tekanannya tidak lagr karena tekanannya kurang dari
sama dengan tekanan at- 1 atmosfir. Pada suatu saat
mosfir. maka muka air dalam pipa
Gb VIII-1]. tidak turun lagi.
Gb. VIII.IO
Persamaan Bernou[i terhadap bidang persamaan me-
Menggunakan rumus Bernoulli dititik I dan 2. Maka : lalui lobang bawah :
Dititik 1, 2 dan 3.
Y2, Pr vl
+zr =-+- Pe _+
T+ -- 29 pg 22
v2,
v2 . pz
-- =:_--
Pr
?
v? Pr +h ; v? Pg =22
Za
a.+ Po +0
2c 2g Pg
W* * 2S -Pg
153
L52
Sebuah lubang berambang tajam bergaris tengah 48,2
P, *h,=o*oo *n=9 *-'j *o ;dianggapv,-o mm dipakai untuk mengukur udara yang dialirkan ke
pg pg 29 pg sebuah mesin.
Buktikan bahwa volume yang melalui lubang adalah
(1) Q) (3)
/E-
0,92 \/ - mr /menit bila h = perbedaan tekanan antara
karena luas f, )fr
kedua sisi lubang dalam cm, tinggi air, dan p adalah kera-
(2) = (3) q =1/@ l,
patan udara dalam kg/m3 bila koefisien pengaliran =
0,602.
Q= F3 /?gE (teoritis) Hitgnglah volume air dalam m3 /menit, bila h = 2,16 cm
pengaliran)' tinggi air, tekanan atmosfir = 775 mm air raksa dan tem-
Q= CF.3 VE (praktis, C = Coefficient peratur = 15,8oC.

(1) = (2) %=y.h-h' =# *(h'-h) Untuk udara berlaku rumus pV = 287 T


(1,2 m3 /menit)
pr =po-pg(h'-h)(po \ 4. Sebuah tangki tertutup mengalirkan air melalui lubang
bergaris tengatr 12,5 mm, dan mempunyai koefisien peng-
aliran = 0,7. Bila udara dipompakan pada bagian atas dari
tangki, tentukan tekanan yang diperlukan agar melalui
Iubang diperoleh debiet aliran sebesar 36 dm3 /menit bila
tinggi air ditangki = 0,9 m.
Soal - Soal
115,? kN/m2 )
1. Lubang air yang berambang tajam bergaris tengah S0 mm,
5. Sebuah tangki tertutup mempunyai lubang di dasarnya
pada sisi tegak tangki mengalirkan air, sedang tingg air di
bergaris tengah 12,5 mm. Pada suatu saat tinggi permukaan
atas lubang 4,8 m.
Bila C" -- O,62; C, = 0,98 tentukan: air di atas lobang = 1,8 m. Bila debiet aliran = 90 kg/menit
pada saat ini, tentukan tekanan udara yang harus dipompa-
(a) garis tengah pancaran air kan ke dalam tangki sebelah atas air. C6 = 0,6.
(b) Kecepatan air pada Vena Kontrakta. (190 kN/m2 )
(c) Debiet aliran dalam m3 Tdetlk;
(40,3 mm, 9'5 m/detik, L2,15 dm3 ldetikl 6. Sebuah lobang berambang tajam bergaris tengah 25 mm
2. Air harus dialirkan melalui 2 buatr lubang bundar dengan terletak di dinding tegak dari sebuah tangki minyak, menge-
tinggi air yang tidak boleh berubah,0,?5 m diukur sampai Iuarkan minyak ke tempat yang mempunyai tekanan abso-
garis lubang. lut 83 kN/m2.
Berapa garis tengatr yang diperlukan agar alimn mencapai Permukaan minyak di dalam tangki dipertahankan tingginya
13620 m3 ihari. dan mendapat tekanan luar sebesar 48 kN/m2 diukur dengan
C"=0,62; Cr= 0,97. pengukur tekanan.
Koefisien kecepatan = 0,98, Koefisien kontraksi = 0,62.
(0,2085 m)
154
155
Berat spesifik dari minyak = 0,85, tekanan Barometris kecepatannya.
absolut = ?60 mm air raksa.
Bila pancaran minyak itu melengkung ke bawah sebesar
5 cm padajarak horizontal 138 cm (u ffi
= vlG;=;;J)
Hitunglah:
(a) Tinggi minyak dalam tangki di atas sumbu lubang.
(b) Besarnya debiet aliran. 10. Sebuah lubang bulat yang luasnya 6,b cm2 dibuat di sisi
tangki yang luas; tangki itu bergantung dan ditahan oleh
(1,96 m, 4,16 dm3/detik)
sebuah ujung tajarn 1,5 m di atas lubang itu.
Bila tinggi permukaan air berada L,2 m di atas lubang, debiet
7. Sebuah tangki mempunyai lubang yang berambang tajam aliran air besamya 118,5 kg/menit, dan momen sebesar 14,4
bergaris tengah 930 mm2 yang dalamnya 2,7 m di bawatr
Nm harus diadakan untuk menahan ujung tajam agar tangki
permukaan air yang tetap tingginya. Air memancar dari
tetap tegah lurus. Tentukan:
lubang dan pada jarah 2,34 m, air turun sebesar 0,54 m
dari sumbu datar melalui lubang itu. (a) Koefisien kecepatan
Debiet ar 4,2 dm3 /detik. (b) Koefisien kontraksi
(c) Koefisien pengaliran dari lubang
Hitunglah:
(a) Koelisien hecepatan aliran. ( 0,99, 0,627, 0,614).
(b) Koefisien kontraksi
(c) Koefisienpengdiran. 11. Sebuah lubang berbentuk segitiga sama kaki pada dinding
sebuah resenroir air berukuran, satu sisi dasarnya 0,9 m
(0,97, 0,624, 0,643) sedang tingginya 0,6 m dan dasarnya berada 1,2 mdi bawah
permukaan air.
8. Sebuah tangki berbentuk persegi tiap sisi 0,3 m, terbuka Tentukan debiet aliran teoritisnya.
bagran atasnya. Sebuatr lubang bergads tengatr 6 mm terletak
dekat dasar tangki pada dinding tegaknya. Air mengalir (1,19 m3 /detik).
ke dalam tangki dengan debiet sebesar 280 dm3fiam.
Pada suatu saat, pancaran air ke luar dari lubang sejauh L2. Mulut pipa Borda bergaris tengah 150 mm mengalirkan air,
0,63 m dari vena kontrakta diukur mendatar dan berjarak pada ketinggian permukaan 3 m dari sumbu mulut pipa
0,53 m di bawah garis zumbu mendatar dari lubang itu. Borda.
Tentukan apakah permukaan air turun atau naik pada saat Hitunglah (a) debiet alirannya.
kejadian di atas, tentukan juga tingginya permukaan di (b) garis tengah pancaran air pada vena kontrakta
atas sumbu lubang pancaran air dan besar pembatran tinggr bila air mengalir bebas.
air itu. (Cv = 0,97 i Cd = 0,64) (0,197 m, 0,46 mm/detik). (67,8 dm3 /det, 106 mm)

9. Kecepatan serta pancaran air dari suatu lubang pada dinding 13. Sebuah pipa yang berbentuk konvergen divergen dipasang
tegak sebuah tangki dapat ditentukan drri q titik po, p1 pada dinding tangki yang berisi air dengan permukaan tetap
dan pz yang terletak pada garis anrs pancaran air. H di atas sumbu pipa tersebut. Air dialirkan ke udara ter-
Bila p, dan pz berjarah x1 dan x2 ke kanan sedang y1 buka.
dan ya jarak ke sebelatr bawatr U.ri po. Buatlatr rumug Buatlah suatu rumus yang menunjukkan perbandingan antara
1t6

luas lubang ke luar dan lubang tenggorokan untuk debiet


aliran mahsimum.
Bila dihetahui:
(1) Tinggi air pada Barometer = 10,2 m.
(2) Pemisahan sentuhan air pada lobang ahan terjadi pada
tinggl tekanan absolut sebesar 1,8 m tinggi air.
(3) Kehilangan enersi hanya terjadi pada bagian yang
divergen dan kehilangan Z$Vo dari tinggi tekanan pada
pembatran tiba-tiba untuk pembahan yang luasnya
sama.
(4) Bila H = 2,7 m, garis tengah tenggorokan 60 mm, hi-
tunglah debiet maksimum.

(h' + 6,3H
- 17,6)'- (H + 8-4) 29 dmr /detik
(3H - 8,4)

B.A B f,T
PET.iGUKUB ALIBAN : DENGAN AIT{BANG

Ambang pengukur aliran dapat dtpasang pada tempat penampang


air bias;ny" Urgirl atas, bila terpasang berada di atas petmukaan
air. Am'bung yung U"n t ura" besar dipasang untuk mengukur
aliran air sungai atau aliran-aliran disaluran untuk irigasi'
Ambang persegt panjang :

IX.1. Buktikan batrwa atiran melalui ambang perpegi paniang


ialah:

e = + s1@ffn bila B= lebarambang, H=tinggi


rumug
air di atas ambang. Dan terangkan iuga mengapa

16?
159
158

di atas memerlukan pembatran dalam praktek. Bila besar- Pengurangan aliran terjadi baik pada tinginya aliran maupun
lebarnya jadi debiet yang sebenamya adalatr debiet teoritis
nya aliran 0,14 m3 /detik dan tinggi air di atas ambang
dikalikara der.rgan koefisien pengaliran C6, iadi :
23 cm dan koefisien pengaliran sebesar 0,6, hihrnglah
lebamya ambang.
Q= + cdB\/@{lr3/z
Bila Q * 0,14 m3 Tdet; C6 = 0,6;*I = 23 cm = 23 cm
B= ,- a' 0,14
Q72 m
7 car/@ilIr'" f x 0,6 y'@ffi ,2a)'''

Gb.IX-1 IX.z. Buktikan bahwa rumusFrancis untuk ambaug persegi


panjang adalatr :
Jawab: Q : 1,84 (L - 0,1 nH) tI32 bila n adalah jumlah kontrak-
Dengan menggunakan rumus Torricelli, maka kecepatan dari si-kontraksi dari aliran melalui ambang tersebut.
bagian elementer aliran air pada sembarang ketinggian ialatt Bila panjang ambang 6 m terletak di tengah-tengah saluran
(2gh) dan tentunya harga ini berubah-berubah dari dasar yang lebarnya 9 m, sedang tinggi air di atas amb'ang adalah
sampai permukaan air. Lihat gambarlX-1. 25 cm, hitunglatr besarnya debit aliran. Rumus Farhcis ada-
lah 2
Kecepatan melalui 6h = \/zEIi. e = 0,628 (L -0,1
Jawab:
n H) x
i' rm nr,,
Luasnya adalatr 0 h x B = 6 hB.
Berdasarkan percobaan dilaboratorium air, maka kontraksi
Jadi dQ debiet air melalui celah D 5:a@r" . 6 hB. yang terjadi karena melengkungnya aliran air pada sisi_
sisi sama dengan 0,1 H. L adalah lebar ambarig.
Integrasi dari dasar sampai permukaan maka :
Besaran ini sama untuk semua sisinya.
Pada gambar IX-B terlihat berbagai-bagai harga n.
e= /de = JilZgE.6hB
=B\/$I1YI6h= 2
3
B1/fi11trz' (1)
Rumus di atas adalah rumus teoritis.
Besamya aliran yang diukur dengan rumus di atas hasilnya
terlalu besar karena tidak diperhitungkan kehilangan enersi
dan juga karena pengecilan dari aliran seperti terlihat pada satusisin=1 n=2
gambar IX-2.

F cb.Ix-2
tL.
\ Sambang, noG
Gb. TK.3
ll
trtltll
160 161

Rumus Francis ini lebih disukai karena koreksi dilakukan


Bazin cd = (0.60? *
ggoig H
terhadap lebar efektive dari ambang sehingga harga koefi-
sien pengaliran adalah tetap = 1,84 H J )[1+0,55(P*H)'1
H = tinggi air di atas ambang.
MakaQ = 1,84 (L - 0,1 nH) H3 / 2
P = tinggi ambang di atas dasar saluran.
BilaL = 6m;n=2danH=25cm=0,25m Bila koreksi faktor P ditiadakan, maka persamaan (1)
rz - {, a' dapat ditulis:
a = 1,84 (6 - O,2 x 0,25)(0,25)t
Q= my' (2g)-3. 113u z
1,84(6 - 0,05) x 0,125 = 1,365 m3 Tdetik
di mana m = 0,405 + 0,003/H.

IX.3. Terangkan mengapa koefisien pengaliran Uenitan-uUatr 2. Dengan rumus Rechhock :

sesuai dengan tinggi air di atas ambang.


Tuliskan bagaimana rumus aliran dari Bazin dan Rehbock.
.r - ::-^ 1
trd = 0,605* 0,08H
+ *:--
Hitunglah besamya debiet aliran bila tinggi air di atas 1048H- 3 P
ambang 38 cm, lebar ambang L2 m sedang ambang berada di mana H dan P dinyatakan dalam satuan Internasional
L,5 m di atas dasar saluran. Pergunakanlah rumus Bazin dan ambang terbentang selebar saluran dan tidak .ada
untuk mendapatkan koefisien pengaliran. kontraksi.
Bila H = 38 cm; P = 1,5 m maha dari mmus Bazin
Jawab:
0.00461 0.38
Bila terjadi kontraksi pada sisi-sisi ambang maka lebar
efektif dari ambang akan berubah tergantung dari tinggi-
Cd = (0,602. j3; )[ 1+0,b8( ,n8 ),1
nya air di saluran. Demikian pula apabila tinggi air naik = 0,619 ( 1+ 0,025) = 0,635
maka penampang melintang dari aliran akan berubah
bentuknya, sebagaimana dinyatakan dengan perbandingan a = a cdB.,/(rglH,,,
lebar dengan dalamnya dan hubungan antara keliling
basah dari ambang juga tingg air di atas ambang dan luas = i * 0,635 xL21@
2
(0,38)3/2
dan penampang saluran berubah-ubah. Karena itu, koefi-
sien aliran berubatr-ubalr tergantung dari tinggi air di atas = 5,26 m3 Tdetik.
ambang.
Harga koefisien Cd pada rumus :
IX.4. Buktikan bahwa faktor koreksi untuk kecepatan aliran
Q= {cd,BJ@lH}'2 .......(1) pada n'nbang segi empat panjang dapat dinyatakan dengan:

dapat ditaksir harganya dengan menggunakan rumus : l( r +3},y3rz -t$ t"' I


L62 168

di mana H = tinggr yang diukur. Bandingkan dengan soal IX-L persamaan (1) : Koreksi
untuk kecepatan mendekati ambang =
h' = -*, V = kecepatan diudik arnbang.
O5r13/2 O6r,3 /2
[(1+ r_1 _,;-l ]
c = koefisien untuk harga kecepatan yang tidak
beraturan yang melalui penampang saluran.
Dengan faktor koreksi untuk kecepatan maka rumus Francis
Sebuatr saluran berpenampang segi 4 panjang, lebamya dalam satuan Internasional menjadi:
L,2 m diujungnya dipasang ambang tajam yang lebarnya
0,9 m, tinggi ambang dari dasar 0,2 m, bila e = 1,1 hitung-
Iatr debiet aliran bila.tinggi air di atas ambang 250 mm;
e = 1,84 (B - 0,1 nH) H3/2 t(l .+ )''' -t$ l"'l
gunakan rumus Francis. I(arena terdapat konhaksi pada 2 sisinya maka-_.n = 2; f, =
Jawab: O,9m H=0,25mdanc=1,1
Pada contoh soal no. IX.l dianggap batrwa kecepatarr air
mendekati ambang sama dengan nol, karena itu, irraka
Jadi Q = 1,84(0,9-0,06X0,28)3,2 a\-*#l
'--' [(1 o'25 '
3'/2
-
kecepatan pada setiap ketinggian air hanya tergantung
dari dalamnya afu di bawatr permukaan. Pada kenyataannya
(G)""
/1r1h,, , ,r' ,_'
l=
aliran mendekati ambang mempunyai kecepatan sebesar v
sehingga tinggl kecepatan naik sebesar: = 0,196 L (L + 4,4h'1trz - (4,4h, larz
{ Bilah'=" o*,= a '
e = luas PenamPang saluran
29 2g it =

Jadi bila x = tinggi air yang menghasilkan debiet melalui maka: , , e,


celah pada kedalaman h di bawatr muka air (lihat gambar n= Q2 _Q'
Ix.1). -216'= 2g(L,2 x 0,46)2 5.73
uf
.'. x = n *;- = h+a h' Harga Q dapat diperoleh dengan coba-coba :

dan 0 h = 6x Bila h'=0; Q=0,196 m3Tdetik maka


(0'196)2
Jadi debiet air melalui =n(ffi . B6x. h, = = o'0067 m
""1"5 -JB
Pada permukaan h = 0 dan x = 6 h', sedang pada ambang h' = 0,006? diisikan ke dalam mmus di bawatr maha
h = H dan x = H + o h', integrasi dengan kedua batas di atas
niaka a = 0,196 [ (1,029)3 22 - (O,O2g)3 /2 | = 0,20A m3 Tdetik
h+ah'
a = B\/@d *tn* = ,; BVTEI,{(H +dttt)3/z _ Dan untuk harga Q ini kita peroleh :

k (ah';rrz,
. (0.203)2
h' = ': : '
-:
=' 010072 m
5,73
=f,*,t (2e)H3,2 [ ( 1*# f ,, -t$ f o I
164
165
Dengan mengisikan h' = 0,00?2
a = 0,196 [(1,032) 3/2 (O,OBZ)3/2 |
Jadi 6 Q = V(zgI. rrr. Z(H-.h)tan d x 0 h
- = 0,2O4 m3Tdetik
= ?+f17{1tan0(Hh} -nrrzy 6 h
Ambang berbentuk V Diintegrasikan antara h = 0 dan h=H

IX.5. Buatlah rumus untuk aliran air melalui ambang berbentuk


V yang bersudut 2 . 0 , nyatakan rumus itu dengan sudut lr
a = z\/Tz&anl I'tr# -nazz ; dh
o
0 dan H tinggi air di atas ambang bila koefisien aliran =
= z\/7E}ta"ol* vllrzrz -+n'"
cd
8
I
Dianggap kecepatan mendekati ambang sangat kecil. a =E t/@gItan o.Hs/2
Bila Q = 42,5 dm3 Tdetik
0=35o Ini adalah debiet aliran teoritis.
C6 = 0,62 Debiet sebenarnya = Cd * Q = Cd 0.Hs/z
Berapakah tinggi air di atas fVfra*-
ambang ?

DenganC6= 0,62 ; 0 = 35o, tan0 = O,TOOZL


Gb. IX-4 Debiet sebenarnya Q = 0,0425 m3 7det.
Jawab: 0,0425 = 0,62- *15 .rrrr-r . o,looz1 . H5 /2
Karena kecepatan air melalui ambang berlainan dari atas
ke bawah maka diambil suatu celah setinggi h (lihat gambar Hs/2 = O,O4L4
rx-4). H =
Pada kedalaman h, di bawah muka air. Bila kecepatan
O,28 m = 28 cm.
mendekati ambang sangat kecil maka :
Tinggi = 1, rx.6. T\rmnkan rumus pengaliran air dengan bentuk rumus
Kecepatan melalui celah = y =rllZghf Q = Khn, di mana K dan n, dinyatakan dengan angka
untu\ ambang berbenhrk V yang mempunyai sudut 20
Bila lebar celah = b, Luas celatr = b 6h = 60o dan C6 = 0,6 bila e dalam m3/det-dan h dalam
Debiet melalui celah = 6e = vb Dh meter.
Lebar b tergantung dari h yang besarnya adalah : Bila kesalatran membaca dibuat sebesar 1,8 mm untuk
b = 2(H-h)tan0 pembacaan tinggi air di atas ambang yang tingginya 1g0
mm, berapa % kesalatran debiet aliran e?
Jawab: Dari soal no.IX-6.
Debiet alirannyayang sebenarnya :
166 167
8
Q = cdfr tzst tan o .gslz dan 2 eegitiga AEF dan BDC yang keduaduanya bila
disatukan mertrpakan ambang tajam dengan sudut 20.
- Dari goal no. 9.1 didapat:
BitsCd = 0,6 i 0 =f x60o 3Oo
Debiet aliran teoritis melalui anbang segi empat panjang:

a= ,tto,@'t n soo .yy/z Qr = zrt'r@'1ue/z


Dari soal No.IX.5
= 1,42.0,5774Hstz = O,BZI#/2 m37det bila
Debiet aliran melalui ambang segitiga:
H dlhm meter.
ez =
+ ,/@.ttnots/2
.'. l( = 0,82 dan n = 2,6
Jumlah debiet aliran teoritis
a = 0,82 |s/z dan dQ = 2,5 . 0,82 h t't dh
= *rt@trrit2 +f nr(ftf'tano.Hs/2
do
_- 1,8 _ 2,5
a
= 2.5
180 100 = 3-\I2s-)I{3t2 (L+i tar,o.H)
Kesalahan Q= 2r5Vo Debiet altan sebenarnya =CA * t@11t'z (L + + tan 0.H)

"Ambarg Tlapezoidal" IX.8. Apakah yang disebut ambang Cipoletti itu? dan apakah
kebaikan-kebaikannya? Sebuah ambang trapezoidal yang
IX.7. Sebuah ambang trapezoidal mempunyai lebar L dan sisi- berkontraksi penuh mempunyai koefisien pengaliran sebesar
sisinya membuat sudut 0 dengan garis vertikal. 0,623 dan lebar ambang L.
Buatlah rumus untuk debiet pengaliran alr melalui ambang Hitunglatr besarnya sudut 0 yaitu sudut pinggir ambang,
tersebut di atas : bila debiet alirannya dengan tinggi sebarang H (H = tinggi
air di atas ambang) sama besamya seperti debiet aliran yang
dihitung dengan rumus Francis untuk ambang segi empat
panjang dengan lebar L dan tidak ada kontrahsi.
Jawab:
L-J Ambang Cipolleti ialah ambang trapezoidal dengan kontrak-
AB si penuh yang dibuat sedemikian rupa sehingga aliran mela-
Gb. rx-5 lui bagian yang berbentuk segitiga sama dengan besamya
kehilangan debiet pada ambang segl empat panjang yang
Jawab: mempunyai kontraksi pada sisisisinya, yang mempunyai
Pada gambar IX.5 terlihat batrwa penampang di atae ambang lebar dasar yang sama.
terdiri dari segi empat panjang ABDE dengan lebar L, Jadi ambang Cipolleti adalah sama dengan ambang segi-
168 169

empat .panjang tanpa terjadi kontraksi pada sisi-sisinya ambang hendaknya aliran meloncat dan bebas dari pengaruh
ambang seperti pada gambar IX-6 (a) dan ruangan di bawah
Rumus Francis untuk ambang dengan kontraksi penuh nappe hendaknya dialiri udara dan mempunyai tekanan
ialah: sama dengan te[anan atmosfir.
"Nappe tertekah" terlihat pada gambar IX.6(b) Ruangan
Q= 1,84(L-0,2H)H3/2 antara ambang dan nappe hanya sebagian terisi udara
Bila tidak ada kontraksi sehingga nappe tidak meloncat secata sempuma. Debiet
aliran lebih besar 8 sampai 107, daripada dengan nappe
Q = 1,84 LH3t2
yang bebas.
Jadi kehilangan debiet aliran karena kontraksi pada sisi- "Nappe tenggelam" tinggi air dihilir lebih tinggi dari ambang
sisinya = seperti terlihat pada gambar IX-6(c).
Debiet alirannya teryantung dari perbandingan antara H1
1,94. O,2Hs/2 terhadap H2 dan dapat dihitung dengan rumus Q = 1,84
Bila ambang cipolletti berfungsi seolah-olah ambang segi- KLHI3 /2 di mana K = konstanta, L adalah lebar ambang,
ernpat panjang tanpa kontraksi pada sisi-sisinya; maka asal saja perbandingan Hz /Hr ( 0,22 yang membawa kesu-
dengan memperhatikan gambar IX-5 terlihat bahwa : litan dalam hal ini ialah gelombang-gelombang di hilir am-
Tambahan debiet aliran melalui segitiga AFE dan BDC =
bang. "Nappe melekat" terlihat pada gambar IX-6(d),
kehilangan debiet aliran disebabkan kontraksi pada sisi-
tidal( terdapat ventilasi antara nappe dengan ambang.
sisinya.
Debiet alhan naik sebesar 20 sampai 30 percent dari keada-
an dengan nappe bebas.
Dari SoaI IX-b
Alinn melalui segtiga = Cd .
*rLfZgt*rl.Hs/z
an 0'Hs /2 = L'84'0'2Hs /2

:"n':t*
tenO =
i:r'f 6,r'rfq' teriei udara hanya
15115;57161f 7---+ 0 =L4"1

IX.9. Buatlatr sketsa dari aliran air yang disebut:


a. Nappe tertekan (depressed nappe)
b. Nappe tenggelam (drowned nappe)
c. Nappe melekat (clinging nappe) Nappe bebas Nappe tertekan
Yang mana nama-nama itu diberikan kepada sisi-sisi debiet (a) (h)
alimn. Bagaimana penginrh dari kejadian di atas terhadap
aliran : melalui ambang ?
Jawab:
Untuk hasil pengukuran yang tepat bagi diran melalui Gb.IX - 6.
L70
r
I
I

5. Turunkan rumus Francis apabila C6 : 0,623, air mengalir


L7t

melalui ambang tajam persegi panjang. Bila diperhitungkan


kecepatan air mendekati ambang dengan bentuk rumus.

Q = 1,84 B (H + h)3/2 --h3/2


di mana B = Iebar ambang, H = tinggi air di atas ambang.
h = tingg enersi kinetis mendekati ambang sebelatr udik.
Nappe melekat Hitunglah besarnya debiet bila lebar ambang 0,75 m dengan
Nappe tenggelam
(d)
(c) soal'soal
tingn air di atas ambang 0,38 m dan aurbang berada 0,5 m
di atas dasar saluran.
tentukan panjangnya (0,334 m3 Tdetikl
t. Dengan menggunakan nrmus Francis'
ffiil; UU-rI-p"Ui"t alirannya sebesar 125.000 m3 Thari
tidak boleh melebihi 0,6 m. 6. Sebuah ambang tajam yang tingginya 0,9m terbentang penuh
d_;i"ggi air di atas ambang
melintang di dalam saluran berbentuk persegi parjang yang
Diangga; batrwa ambang mempunyai kontraksi penuh' lebarnya 6 m. Di dalam saluran itu mengalir air sebesar
(1,81 m) 2,83 m3 /detik. Tentukan dalamnya air diudik ambang de-
ngan menggunakan rumus Francis.
debiet aliran
Dengan menggunakan ruang Francis,tentukan (1,30 m)
melalui ambang persegi pa'Iyg
yang lebamya 0'9 m dengan
tinggr air di atas ambang 75 mm dan 150 mm. Perhitungan
7. Turunkanlah rumus untuk debiet aliran air melalui ambang
ditakukan berdasarkan : berbentuk V dan dinyatakan dalam H (tinggi air di atas
(a) Tidak ada kontraksi; (b),ada.kontraksi
pada satu sisinya;
ambang). Pergunakanlah rumus di atas untuk menghitung
pada dua sisi'
i"i t"raapat kontraksi debiet aliran melalui ambang berbentuk V dengan sudut
(3496, 33,7, g4,4, 33,4,92'6 dm3 Tdetit<1 g0" dan tinggi air di ata.s ambang 0,2 m, bila koefisien peng-
aliran = 0,6.
3. sebuatr ambang yang lebarny" 9 nr mempunyai koefisien (25,3 dm3 /detik)
Bazin = 0,415. Aliran yang dikehendalci melalui ambang
,"U"r* 6,iZ m3ldetik. Hitunglatr tinggi air di atas ambang. 8. Turunkanlah rumus untuk debiet aliran melalui ambang
(0,492 m) berbentuk V dinyatakan dengan sudut 0 dan H. Hitunglah
sudut g bila debiet aliran sebesar 0,41 m3 /detik dengan
4. Sebuahambangpersegempatlebamya0'9m'tinggiairdi tinggr air di atas ambang sebesar 0,6 m bila C6 = 0,6.
atas ambang o,2 m dan tinggi ambang di atas dasar saluran (9L"24')
0,15 m. Bila lebar saluran 1,2 m, hitunglah debiet aliran,
bila kecepatan aliran diudik ambang tidak diabaikan' 9. Sempurnakan rumus co x^{ tan 0 t/@i1Hs/2 untuk
pergunakan rumus Francis yang telah diubah sesuai dengan aliran dinyatakan dengan m'/detik melalui ambang berben-
keperluannya. tuk V bila sudutnya sebesar 2 0.
(148 dm3 /detik)
t72
L73
Hitunglah besarnya debiet aliran, bila tinggi air di atas am- 0,38 m, berapakatr besarnya aliran dalam m3 Tdetik.
bang 0,375 m; 0 = 45" dan C6 = 0,6. Bila debiet aliran
dikehendaki mempunyai ketelitian 2Vo ke atas dan ke bawah, (0,78 m3/detik).
Berapakah batas-batas harga untuk tinggi air di atas ambang?
(o,L22m3ld, 0,372m. 0,37g m)

10. Turunkanlah suatu rumus untuk debiet aliran melalui am-


bang V yang mempunyai sudut 20' dan tinggi air di atas
puncak ambang = h.
Pada suatu percobaan aliran melalui ambang V dengan
sudut 90o aimya ditampung di dalam tangki berbentuk
silinder deng5n garis tengah sebesar 0,g m. Diperoleh dalam
waktu 16,8 detik tinggi air naik setinggi 0,68b m. Bila tinggi
air di atas ambang tetap sebesar 0,2 m, tentukan besarnya
koefisien alirannya.
(0,615)

11. Berapakah besarnya debiet aliran teoritis dalam m3 7 detik


untuk aliran melalui ambang seperti terlihat pada gambar
IX-7 bila tinggi air di atas ambang sebesar 0,18 m.

0'230
k- --l
Gambar IX-7
(0,0403 m3Taetit<)
13. Sebuah ambang berbentuk trapezoidal seperti yang dianjur-
kan oleh Cipolletti, mempunyai lebar dasar 1,8 m dan koe-
fisien aliran sebesar 0,623.
Dengan menggunakan rumus Francis untuk ambang segi
empat panjang berbentuk Q = 1,84 (B
- (nH/10; gazz
tentukan besarnya sudut-sudut sisi ambang untuk koefisien
pengaliran yang tetap besamya dan dapatkan persamaan
debiet aliran untuk ambang Capolletti bentuk rumus e =
1111trz Bila tinggl air yang diam di atas ambang setinggi
l)

BAB X
TEr.IAGA JEf (pAI{CARAti)

Hukum Newton untuk suatu gerakan dapat dinyatakan sehagai


berikut:
1. Sebuah benda akan tetap berada pada keadaan yang sama yaitu
diam atau bergerak dengan kecepatan beraturarr dalam garis
lurus sampai sesuatu pengaruh terjadi akibat gaya luar.
2. Derajat perubahan momentum dari suatu benda adalah se-
banding derlgan gaya yang bekerja terhadap benda itu dan
arahnya sama dengan arah gaya yang sedang bekerja.
3. Terhadap setiap gerakan terdapat reaksi dan aksi yang besarnya
sama.
Jadi bila aliran air menerjang suatu permukaan atau berubah
arahnya karena pengaruh baling-baling kincir atau kecepatan-
nya berubah baik besamya maupun arahnya, maka ini berarti

775
t76 177

ada gaya yang sama besamya dengan aratr yang berlawanan. X.2. Sebuah pancaran air yang memancar dari sebuatr ujung
Besamya gaya sama dengan perubahan momentum dari aliran pipa dengan kecepatan v, menghantam sebuah pelat tegak
air. lunrs yang bergerak sEarah dengan pancaran air dengan
kecepatan v.
Hantaman air di atas permukaan rata. Bila luas penampang pancaran air sebesar a, hitunglatr gaya
X.1. Turunkanlatr rumus untuk gaya yang disebabkan oleh pan- yang bekerja pada pelat.
caran cairan yang menghantam suatu pelat datar tegak lurus. Bila diketahui garis tengah air sebesar 22,6 cm, sedang
Bila pancaran itu keluar dari suatu pipa dengan garis tengah I
pelat bergerak dengan kecepatan 0,6 m/detik, debiet aliran
)

50 mm menghantam tegak lurus kepada sebuah pelat dengan = 0,14 m3 Tdetik, berapakah besarnya gaya dan kerja yang
kecepatan 6,3 m/detik, hitunglah tenaga air yang meng- bekerja di atas pelat tiap detiknya ?
hantam pelat itu.
Jawab: U untuk Dari gambar dapat terlihat
Pada gambar X-l
terlihat pancaran batrwa panjangnya pancaran
^ air dengan kecepatan V menghan- semakin panjang, sebagian
__-> p tam pelat A, dengan luas penam- dari pancaran dipakai untuk
pang = a dan mempunyai kerapatan memperpanjang pancaran
massa sebesar p. air itu, jadi mengurangi
Pancaran air mengenai pelat tidak jumlah massa air yang meng
membalik tetapi mengalir ke samping pelat itu. Momentum hantam pelat.
tegak lurus ke atas pelat dimusnahkan karena hantaman, cb. x-2.
jadi:
Volume air menghantam pelat tiap detik = av. Massa Massa cairan keluar dari ujung pipa/detik = av.p
air yang menghantam pelat tiap detik = pav. Bila pelat bergerak sejauh u maka volume air pada pancaran
Kecepatan permulaan tegak lurus ke aratr pelat = v. a bertambah dengan au.
Kecepatan akhir pada saat menghantam pelat = 0. Jadi:
Perubahan kecepatan = v. Massa cairan untuk memperpanjang pancaran atrt
detik = Cu.p
Gaya yang bekerja pada pelat = perubahan momentum dari Massa cairan menghantam pelat/detik = a(v u).p
jet (pancaran). Kecepatan semula dari pancaran = v.
-
= massa/detik x perubahan Kecepatan akhir dari pancaran = kecepatan pelat = u.
kecepatan. Perbedaankecepatan= v
- u.
p = pav xv - pavz. Gaya pada pelat = perubatran momentum dari pancaran =
massa/detik x perubahan kecepatan.
Bilap = 103 kg/m3;a=r/azr(0,05)2 m2;v= 6,3 m/detik.
maka p = 103 x r/ar (0,O5)2 x 6,32 = ?8 Newton. l,
P= pa(v-u) (v-u)=a(v-u)2p
Bila p = 1000kg/m3
a= Ynr (O,225)2 = 0,0398 m2
178 179

0,140 Massa air menghantam sudu/detik = av.p


a Kecepatan permulaan dari air = v.
v = *'= 0,0398
= 3,lzmidetik
Kecepatan akhir = kecepatan sudu = u
a
Perubahan kecepatan ketika menghantam sudu = v-u.
u = 0,6 m/detik. Gaya dari air tethadap sudu = Perubatran momentum daxi
pancaran air.
Gaya pada pelat P = 1000 x 0,0398 (3,52 - 0'6)2 = 339* = massa/detik x perubahan kece-
patan.
Kerja yang bekerja di atas pelatldetik P= p av (v- u).

= gaya x jarak gerakan/detik BiIap=1000kg/m3; a=0,1 h2, v=6m/detik; u=3m/


=Pxu detik maka:
= 339 x 0,6 = 204 Nm/detik = 2O4 J/detik' P = 10O0. 0,1 . 6. 3 = 1800Newton.
=2O4W Kerja/detik = gaya x jarak gerakan/detik
= P.u
X.3. Pancaran air yang menghantam sudu, suatu kincir di bagian
= 1800 . 3 = 5400 Nm/detik = 5400 W
bawah muroprrry"i tampang seluas a, sudu-sudu luasnya kerja
0,1 m2, sed'ang- kecepatan pancaran besarnya 6 m/detik' Efficiency =
Enersi yang disediakan
Kecepatan sudu begerak ialah sebesar 3 m/detik'
Hitunglah gaya P yang bekerja pada sudu, kerja tiap detik' Enersi yang disediakan = Enersi kinetis dari pancaran trap
dan efisiensi hidroliknYa. detik.

E/detik = r,l(Pav3 )
= 1000 . 0,1. (rh . 6E)= 10.8001v
5400
Efficiency = = SOVo
10.800

X.4. Turunkanlah mmus untuk gaya pancaran air dengan garis


Gb.x-3 tengatr a menghantam pelat miring dengan sudut 0 terhadap
garis normal pada pelat, dengan kecepatan v bila,
Jawab:
(a) pelat berada dalam keada^an diam
Karena ada pelat yang berturut-turut pada kincir (Ga1rrPT (b) pelat bergerak dengan kecepatan u searah dengan
X-3) maka ujung pipa sampai ke sudu adalah
laratnya-dari pancaran.
sama.
Dianggap bahwa garis tengah kincir sangat besar sehingga Bila pancaraq air itu belgaris tengah 26 mm, kecepatannya
hantaman air selalu tegak lurus pada sudu'
180 181

Komponen kecepatan semula dari pancaran tegak lurus


6 m/detik, menghantam pelat dengan kemiringan 30' ter-
pada pelat = v cos 0.
hadap garis normal pada pelat, sedang pelat bergerak dengan
Kecepatan akhir setelatr menghantam = 0.
kecepatan 1,5 m/detik dengan arah tegak lurus pada pelat;
Perubahan kecepatan = v cos 0
hitunglah gaya nomral yang bekerja pada pelat.
Hitung juga kerja tiap detik dan effisiencinya. jarak u per
Gaya tegak lurus pada pelat = massa/detik x perubahan
kecepatan tegak lurus pelat.
= pavz cos?
a0 ,l' (b) Karena pancaran menjadi panjang terus maka hanya

\ /r, sebagian saja dari pancaran itu yang menghantam


pelat (gambar X-4b).
Pertambahan panjang panearan/detik = u.

il' *, Massa yang diperlukan untuk memperpanjang pan_


caran/detik = part.
Massa yang meninggalkan
pipa/detik = pav.
Massa yang menghantam pelat/detik = p a(v - u).
Komponen kecepatan permulaan tegak lurus pada
pelat=vcos0.
Kecepatan akhir tegak lurus pelat = u cos 0.
"-/l/ Perubahan kecepatan tegak lurus pelat =(v-u) cos 0.
Gaya tegak lurus pelat = hantaman massa airldetik
x perubahan kecepatan
(e)
= pa(v-u)'cos 0
Lihat gambar x-4 (c)
Bila pancaran air menghantan pelat miring (gambar X-4a),
maka pancaran itu tidah membalik tetapi alort mengalir Massa meninggalkan pipa tiap detik = pav
ke segala aratr. Bila pelat itu halue petuukaannya dan tidak Massa yang digunakan untuk memperpanjang pan-
terjadi gesekan maka aliran itu terbagi eehingga momentum caran/detik = a x (AB) = pa
sejajar dengan pelat tidak bembah sedang momentum tegah
h:rus pada pelat hilang pada waktu hantarnan terjadi. Massa yang menghantam pelat tiap -c*T detik =
Gaya tegak hrms pada pelat: = palv---I- ,
cos d
= perubatran momentum tegak' lums pada pelat.
= massa air menghantam pelat/detik x perubatran Komponen kecepatan permukaan tegak lurus pada
kecepatan tegak lunrs pada pelat. pelat=vcos 0
Kecepatan akhir tegak lurus pelat = u
(a) Massa yang menghantam pelat dalem keadaan diap
a p8,Jl, Perubahan kecepatan, tegah lurus pelat = v cos0 -u
L82
18:t
Gaya tegak lunrs pelat = massa/detik x pembatran
kecepatan,, -Jawab: Lihat gambar X-5.
u Luas penampang air
= p a (v --;6E7r) (v cos 0 -u). = a = V+r(0,025)2m2
pa(vcos0-u)2 v = 6 midetik
cos 0
Masa menghantam pelat
a tiapdetik=pav
Bilap = 1000 kg/m? ;a = Y*zr(o,025)2m2; v = 6m/detik; '€ = 1000 . r/a r (0,025)2 . 6
v
u = 1,5 m/detik = 2,94 kg/detik.
(6 cos 30" j 1'5)2 Gambar X-5
p = 1000. r/t tr(o,ozil), = ?,26 N
' cos 30"
Perubatran kecepatan dari pancaran tegak lurus pelat
Kerja/detik = gayax jarak/detik = v.sin 60"
= Pu = 7,76. 1,5 = 11,7 W = 6 sin 60o = 5,1g m/detik
Enersi kinetis tiap detik dari pancaran keluar dari Gaya tegak lurus pelat = P = massa/detik x perubahan kece-
pipa = patan tegak lurus pelat
\l (pav3) = (r,1. 1000) . r/+ n (0,oz5)2 . 63
= 2,94. 5,19 = 15,25 N
= 53,1 W
Momen terhadap 0 = P . OA = mgx
kerja/detik LL.l O'==
Efficiency =
Enersi pancaran/detik 6E,1
= 22Vo
L5,2b. = m x g,81 . 0,1S sin 80"
cos 30"
L5,25 .4
X.5. Sebuah pelat persegi empat dengan sisi-sisinya B0 cm di- w- \E = 3,5 kg
gantung dengan engsel, bagran atasnya.
Bila air menghantam pelat pada pusatnya maka pelat akan
bergoyang dan, kemudian diarn dengan membuat sudut B0o
Jarak OA = 0,15 .* = 0,1?3 m = 1?,8 cm
terhadap garis vertikal.
Pancaran air bergaris tengatr 25 mm dengan kecepatan
6m/detik. Gaya pancaran pada sudu yang'melengkung
Hitunglah massa dari pelat, dan berapa jarahnya antara engsel
dengan titik di mana pancaran air mengenai pelat pada X.6. Pancaran air dengan kecepatan 1b m/detik menghantam
posisi miring itu. dengan arah tangensial sudu yang tetap kedudukannya dan
berbentuk busur lingkaran dengan sudut 120o.
Jawab: Hitunglah besarnya dan arahnya dari reaksi-reaksi gaya
pada sudu bila besarnya debiet pancaran 0,48 kg/det, dianggap
kecepatan air relatip terhadap sudu adalah tetap.

l
185
184

Bila sudu kemudian bergerak dengan kecepatan 6 m/detik


f----- --71P
5.84
tan 0 ="'Fx = 0.578:
pada arah pancafan, hitunglah berapa daya yang timbul 1o;1
-Uitu i. I

,"tr"t6--t
deUi"t pancaxan tidak berubah'

GaYa resultante diPeroleh de-


)r* 0=30o
Jawab:
ngan inenentukan arah dari
-oq:
\/ komponen-komPonennYa Gb. x-6(b)
i x,

.""q
pada axah Y dan sejajar
/ Y dan tegak lurus terhadap Pan- Bila sudu bergerak dengan kecepatan u = 6m/detik pada
L-- x caran' arah pancaran air, maka pancaran air menjadi lebih panjang
sin 600 Pada arah X : u meter/detik.
KecePatan semula = v Bila a = luas penampang pancaran
KecePatan akhir = - vcos 60"' Massa debiet aliran dari pipa/detik = pav
Gb. X-6 (a) Massa yang diperlukan untuk memperpanjang pancaran/
detik = p au
Perubahan kecepatah pada arah x = v(l + cos 60o) = Massa yang dibiaskan oleh sudu/detik = p a(v-u) = m
15 (1 + cos 60o) v- u
Massa air yang dibiaskan = 0,45 kg/detik =+ x massa dari debiet aliran dari pipa/detik
v
Gaya pada arah x = F* 15-6
F-A = massa/detik yang dibiaskan x perubahan kecepatan = -- :- x 0,4b = 0,27 kg/detik
15
pada aratr x.
= 0,45 x 15 (1 + cos 60") = 10,1 N' Kecepatan . absolut semula pada arah pancalan = v. Pada
saat akan menghantam sudu kecepatan relatif air v, = v - u,
Gaya pada arah Y = F, relatif terhadap sudu, yang harganya tetap, sehingga pada
Kecepatan semula = Q mulut pipa:
Kecepatan akhir = -v sin 60o. Kecepatan telatif terhadap sudu = vr = v - u^
Perubatran kecepatan pada arah y = v sin 60o = 15 sin
60o' Komponen v, pada arah x = {v - u) cos 60"
Masa air yang dibiaskan = 0,45 kg/s Kecepatan sudu pada arah x =u
Komponen kecepatan absolut pada saat keluar sudut pa-
Gaya pada iuah y = Ey = 0,45 x 15sin60o = 5,84 N
daarah x = u - ( v-u) cos 600 n
Dari gambar X.6.(b) ,r/ \
Gaya.resultant" P =.rrel;ifi F----g--+-li
t--r--J 4t:\
Segitigagayapadajalan Segitiga gaya-pada jalan keluar
(10.12 = 11.7 N
masuk
flila 0 = sudut gaYa P terhadaP
Segitiga gaya pada jalan masuk. Segitiga gaya pada jalan keluar
pancaran maka
Gambar X-6 (c)
L81
186

Perubahan kecepatan pada arah pancaran:


Segitiga kecepatan yang ada hubungannya dengan peristiwa
di atas terlihat pada garnbar X-6(c)' - vl v, cos 165o
Perubatran kecepatan absolut pada arah X = v - u+ (v-u) = Vt * v, cos t5o
cos 60".
Gaya pada arah gerakan sudu = F* Massa yang dibiaskan sudu/detik = p avl

= m(v-u) (l+cos 603.) a = luas penampang pancaran air


= o,21(15 - 6). 1,5 = 3,65N M = 1000. ya n (0,015)2 . 23,5 - 4,14 kg/detik

Kerja setiap detik = gaya pada aratr gerakan x kecepatan Gaya pada arah pancaran :

sudu = Massa 1'ang terbias/detik x perubatran kecepatan pada


= F*'U arah pancaran.
= 3,65.6=21,9W = M (vr + vz cos 15")
(a) Bila tidak ada gesekan
X.?. Sebuatr pipa bergaris tengatr 15 mm memancarkan air dari vl = V2 = 23,5 m/detik
sumber air dengan tinggi permukaan 30 m di atas sumbu
pipa itu, koeffisien pengaliran cu = 0,97. Gaya pada arah pancarar, = 4,i4 . 23,5 (1 + cos 15o)
Pancaran air itu menghantam sudu seperti terlihat pada = 191N
gambar X-7.
(b) Bila: v2 = 0,8 v1
Sudu berada dalam keadaan diam. Air meluncur pada pelat
sudu secara tangensial kemudian membelok 165o Gaya pada arah pancaran ; 4,14 . 23,5 (1 + 0,8 cos
15") = 1?3 N
Hitunglah gaya pada sudu pada arah pancaran
(a) Bila tidak ada gesekan
(b) Bila ada gesekan di mana air meninggalkan sudu dengan X-g. SeUuah pancaran air bergaris tengah ?5 mm dengan kece-
kecepatan 0,8 kali kecepatan semula. patan 12 m/detik menghantam sudu yang bergerak dengan
kecepatan 4,8 m/detik pada arah pancaran: Pancaran meng-
Jawab: KecePatan semula vr = "r;/Zg hantam sudu dengan arah tangensial dan dibiaskan 1.20o.
v1 Hitunglah :
--+ ---;d{ v1 = 0'97 Jtr-x3T=
/ 1650
(a) gaya pada arah pancaran.
Vr = 23,5 m/detik.
(b) kerja/detik pada sebuah sudu yang bergerak pada garis
a? lurus.
Kecepatan akhir pada arah pan- (c) kerja/detik pada sederetan sudu-sudu dari kincir yang
Gb. x-7
Caran = V2cOs165o besar.
188
189

u'- bertambah panjang dengan kecepatan u m/detik.

.,-t"""p"t*\--- /
,q Massa yang dibiaskan/detil: = pa(v, u) -
w- /,' .'. Gaya pada arah pancaran

A
Diagram gaya pada waktu
masuk baling-baling
i massa yang dibiaskarr/detik x perubahan kecepatah
(a) (Diagram kecepatan) = pa (vr -u)2 (1 + cos 60")
(b)
ar
Bila p = 1000 kg/mt i a = r/t zr (0,075)2 m2,
v1 = 12 m/detik; u = 4,8 m
k-!-r-,
Diagram kecepatan pada waktu meninggalkan Gaya pada arah pancaran P = 1000 . r/e ti(O,O7lc)z x
baling-baling
(c) Gb' x-8 (72 - 4,8)2 . (! + r7r1 = Vt n. 5,63 . 52.1,5 = 343 N
Lihat gambar x-8
v1 = kecepatan absolut pada waktu masuk (b) Kerja per detik pada sebuah sudu saja :

u = kecepatan sudu bergerak = gaya x kecepatan sudu


= P.u = 343.4,8 = 1645W
vr = kecepatan relatifdari air terhadap sudu.
(c) Untuk sederetan baling-baling dari kincir, panjang
Dari gambar X-8 (b) v, = v1 - u pancaran 4dalah tetap.
v, = kecepatan absolut waktu air Massa dibiaskan oleh sudu tiap detik = av,
keluar.
Gaya pada arah pancaran = p av1(v, - u) (1+cos60o)
Bila tidak ada gesekan, kecepatan relatif ketika keluar =
kecepatan relatif ketika masuk = vr Kerja tiap detik = pa-yt(v, -u)(1 + cos 60o) u
.
Untuk menghitung gaya pada aratr pancaran, maka kita = 1000 r/n r' . (0,675)2 72 x
perlu mencari besarnya gaya komponen dari kecepatan
absolut v2 pada arah pancaran yang sama dengan v*. 7,2 .1,5 .4,9
Dari gambar X-8(c) terlihat vw = u - vrcos (igO'-a). = 274OW.
Perubahan kecepatan absolut pada aratr pancaran :
X.9. Sebuah pancaran air dengan debiet aliran 22,5 kgldelik dan
= vr -vw mempunyai kecepatan 21 m/detik menghantam sudu-sudu
- vr u * vr cos (1800- g) pada sebuah kincir yang bergerak dengan kecepatan 12
-vr u+(vr-u)cos60o m/detik dan dibiaskan 25o terhadap arah pancaran oleh
baling-baling.
= (vr -u)(1+ cos 60o) Tentungkan sudut masuk pada sudu agar air yang datang
(a) Untuk sebuah slldu ysrtg bergerak, pancaran air terus
tidak mengakibatkan hentakan tetapi mengalir dengan
licinnya tanpa. gangguan.
190 191

Bila air meninggalkan baling dengan sudut 1000 terhadap Perubahan kecepatan pada arah gerakan = vr coS25"
arah gerakan sudu (bila sudu berada dalam keadaan diam), v, cos B
hitunglah gaya pada arah ini, bila dianggap semua air tenaga- Untuk memperoleh harga v, dan 0 maka lihat dulu segr
nya tidak ada yang hilang dan bila kecepatan relatif terhadap tiga gaya pada tempat keluar
baling berkurang 20Vo pada saat melalui baling. Buatlah
skemanya dari hal tersebut di atas. vr, = 0.8 v,' ,I = 0.8 l- . 9-'9113
'40 , - e.06 m/detik
srn o sin 51
Jawab: r ,

Bila air masuk tanpa hentakan maka kecepatan relatif pada fz = v2rsin 30" = 9,06 sin 30o = 4,53 m/detik
waktu masuk = v, ha^ruslah arahnya tangensial terhadap f.2
4,53 4.53
sudu dengan sudut a terhadap arah gerakannya (lihat gambar tan6 = -------- = 1.086
x-e). U-v2rcos30o L2-9,06cos30" 4,1.8
V1 kecepatan absolut pan-
sEcrrrcA !\-\
GAYA PADA T,i caran yang datang. P = 47"22'
WAKTU MA. i c
sux u= kecepatan baling f2 4,53
vrf = kecepatan relatif
pan- ' = -_
V2
sinp
=----::;:_-
sin 47" 22'
= 6,15 m/detik
caran pada waktu ma-
suk.
Gaya pada arah gerak = 22.5(21cos 25o -- 6,15 cos
,4\
Yzt = kecepatan relatif arr
rsoo 7 ril \I
!-Z-_--j-Et\ sEctrtcA
ketika keluar 47"22'\ = 22,5 (19- 4.21 = 333 N
I+I
PADA WAKTU
KELUAR
Y2= kecepatan absolut alr
ketika keluar.
Gb.x-9 Gaya-gaya pada "Penjempitan Pipa" dan lengkungan.

(u = 12 m/detik) X.10. Turunkanlah rumus untuk besar dan arahnya gaya resul"
. tante pada pipa yang menikung dan menjempit yang di
Dari segitiga gaya pada waktu masuk : letakkan mendatar yang mengalirkan air dengan berat
f, = 27 sin 25o = 8,9 m/detik spesifik w dibiaskan di dalam prpa dengan sudut 0
fl 8,9
bila pada pipa masuk tekanannya pr, penampangnya
tan a= = L,265 Ar dan kecepatan aliran v, sedang pada pipa keluar
21cos 25"-12 7,0 harga : di atas adalah pz, Az, v, , debiet alirannya se-
besar Q.
Sudut sudu untuk rusuk = cr = 51o40'
Bila garis tengah pipa 600 mm rpengalirkan air dari reser-
Gaya pada arah gerak = massa/detik x perubahan kecepatan voir air dengan tinggi permukaai 30 m\i atas garis pusat
pada arah gerak. pipa, sedang kecepatan aliran 3-ffdetifr, kemudian pipa
Massa dibiaskan tiap detik = 22,5 kg/detik.
itu dihubungkan dengan sambungan pipa yang menikung
Karena sudu berderetan pada kincir maka panjang rata- 76".
rata dari pancaran air adalah tetap. Hitunglah besamya gaya resultante pada tikungan itu.

Jawab:
L92
198
gzAzvz
B = 8l = d2 = r/el .O162 0,282 m2
v = vl = y2 =3m/detik; a = 8V, 0 =75o
Pr= (ap + p av2 )(1 - cos 0)
= a(p + ttv2\( 1-cos 0 )' .
0 ;}\
= O,282 (199 x 9,81 x 30 + 1000 . 9y1-cos 7b')
(b) = 0,282. 304000 . 0,741= 63400 N
I
cb. x-10

Pada gambar X-10 terlihat batrwa gaya resultante P dapat Py= (pa+p av2; sin 0 = a(p +pv2) sin0 =
diperoleh dengan menggabungkan gaya P* dan P, seperti pa(gh+v2)sin0
terlihat pada gambar X - 10(b).
= 1000 x 0,282 (9,81 . 30 + 9) 0,966 N
Gaya yang bekerja pada arah P* ialah :

Gaya disebabkan oleh p1 pada arah P* = P1A, = 82.800 N


Komponen gaya disebabkan p2 pada arah P* = Gava rylgl.gflp3de tiLgugan =
-P2A2 cos0 /-
Gaya karena penrbahan momentum pada arah P" = /( 8990 . 106 + 68b6 . 106 )
= massa/detik x penrbahan-perubahan kecepatan = 104160 N
= pQ(vr -v2 cos0)
Pl, 82800
tanq = * =--:-::-: = 1.80 --) A=E2oB6,
--
Px 63400
.'. P* = Pr At P2 .A2 cos 0 + pQ(Vr - V2 cos 0)
dan P membagi tikungan menjadi 2 bagian yang sama.
Gaya-gaya yang bekerja pada arah Py adalatr :

Gaya disebabkan P2 pada arah Py = P, .A2 sin 0 X.l1. Sebuah pipa lurus diletakkan mendatar mempunyai
garis tengah dari 300 mm menjadi 1b0 mm. Dengan
Gaya disebabkan perubahan momentum pada arah P, = mengabaikan gesekan, hitunglatr gaya longitudinal ter-
pQ v2 sin 0 hadap pipa, bila pada garis tengah yang besar tekanan
airnya sebesar 275 kN/m2 sedang kecepatan aimya B m/
Py = pzAz sin 0 + p Qv2 sin 0 detik.
Pv Jawab:
BesultantegayaP =@ dan tan = T; Dimisalkan Pr, v,, A, adalah tekanan, kecepatan dan
luas penampang pada bagran pipa yang besar sedang.
Bilap = pr =pz=ggh=1000.9,81 .30N/m2
j pz, yz dan A2 adalatr besqran-besaran pada bagian pipa
t'/ yang kecil.
\Ir'
194 196

Seperti terlihat pada gambar X-11.


Jadi menurut hukum kesenantiasaan Ar vr = Azvz Kecepatan relatif aliran terhadap ujung pipa
r/ar . (0,300)2. 3 = Yar. (0,150)2 . v, V= 6 m/detik sedang garis tengah
vz = 12 m/detik ujung pipa d = 12,5 mm
Hitunglah:
Dengan mengabaikan gesekan dan menggunakan teori
Bernoulli maka :
Gb. x-11
3-.9=P'
WLgwZg
* 9ror=pr * Yzp(vl-vZ) (a) Momen yang timbul bila pipa tidak berputar.
(b) Kerja/detik dan efficiensinya bila pipa berputar de-
?z = 275. 103 + Yz. L000 (32 -L22) (c)
ngan kecepatan u.
Bila kecepatan relatif dari alfuan air terhadap ujung
= 275. 103 103 = 207. 103 N/m2 pipa tetap 6 m/detik. Berapakah besarnya u untuk
-69. tenaga maksimum dan berapakah besarnya tenaga
Dari soal no. X.10 bila 0 = 0 maka : kerja per detik dan efisiensinya untuk keadaan ini?
P= P* = prAr -pzAz =pArv, (v;-vr) Jawab:
(a) Gaya reaksi pancaran = perubahan momentum
Bila p1 = 275. 103 N/m2 i pz = 207 . LO3 N/m', i

Ar = r/+T. (0,300)2 m2
,i '
= massa/detik x kecepatan
pancaran.

= p di mana a = luas penampang pancaran.


ayz
A2 = r/ttt (0,150)2 m2; vr = 3 m/detiki y2 =
Gaya yang sama bekerja pada masing-masing ujung pipa
12 m/detik. akan tetapi arahnya berlawanan.
maka gaya pada arah gerak Momenpemutar= pav2L
P = 1?5.103 . Y+r(0,3)2 -2O7.103 . r/ar(0,15)2 - bila p = 1000 kg/m3 ; a = r/+ r d2 = r/a r(O,0L25), mr,
1000.l/er(O,3)2.3x9 v=6m/detik; L= 0,6m
= 19,45 . 103 - 3,65 . 103 - 1,9 . 103 Maka Momen pemutar = 1000 . Ye r (A,0L2E)2 x 36 x 0,6
= 13,9 . 10N = 2,65 N.m.

(b) Bila lengan mempunyai kecepatan sudut sebesar u


"Reahsi terhadap pancaran" maka kecepatan absolut pancaran =v - u
X.12. Air memancar dalam aratr tangensial dari dua ujung pipa Massa aliran tiap detik untuk satu ujung pipa = pap
dengan arah yang berlawanan yang mempunyai poros pa- Gaya reaksi terhadap pancaran = p av (v - u)
da tengah-tengahnya dan panjang pipa itu 0,6 m.
196
197

Kerja/detik dari satu ujung pipa = gaya x kecepatan ujung u kecepatan kapal
pipa. v kecepatan pancaran jet relatif terhadap kapal.
= p.av(v -'u) u. Bila tahanan terhadap gerakan kapal besarnya 22.000 N
Jumlah kerja/detik untuk 2 ujung pipa = 2pav(v-u)u. pada kecepatan 4,5 m/detik, efisiensi pancaran SOVo dart
Kecepatan absolut dari pancaran = v u. efisiensi mekanik dari pompa sebesar 75Vo, sedang kehi-
- langan hidrolis pada pipa-pipa adalatr 1Vo daienersi ki-
Energi kinetis/detik yang menjadi pancaran = netis relatip pada bagian keluar, tentukan:
(r
= 2xr/zpav(v-u)2 (a) Kecepatanjet atau pancaran.
Jumlah Enersi yang keluar tiap detik (b) Luas penampang pipa pancar
= kerja/detik + Enersi kinetis yang hilang. (c) Daya yang diperlukan untuk memutar pompa un-
tuk kecepatan kapal sebesar 4,5 m/detik.
= 2pav [(v - u)u + r/z(v - u)2 ]
= Zpav I'/r(v2 --u2 ) I Jawab:

kerja/detik Kecepatan absolut air yang masuk = 0


Effisiensi =
Enersi yang dikeluarkan/detik
Kecepatan air keluar = v-u
Perubahan kecepatan = v-u
= ?e=I(u:")" = ry Massa air dikeluarkan tiap detik pav =
2 pav -n2)) v + u Gaya pendorong kapal = perubahan momentum
[rh(v2
= pav(v-u)
Tenaga - daya = 2pav(v-u)u Kerja/detik dari pancaran = p av(v-u) u
Untuk sesuatu harga v maka tenaga akan maksimum bila Enersi kinetis air pada bagian pemasukan per detik =
(v- u)umaksimum. = Vspavu2
d(v - u)u
= v - 2u = 0 * u = r/zv = 3 m/detik
Enersi kinetis air pada bagran belakang tiap detik =
du = rh p avu2
Enersi tersedia tiap detik = th p av(v2
Kerja/detik = 2 pav(v -u) (u) - u2 )

= 2. . 1000. Vnr (0,0L25)2 x 6. B x B kerja/detik (vrr)u


Effisiensi =
= L3,25 Joule/detik Enersitersedia/detik \i(vz--u2)
2'
= vfu
Effisiensi2u =
2u
= ao! r"
v+u 3u
- (a) Bila u = 4,5 m/detik dan effisiensi = 807o maka
x.13. Turunkanlah rumus untuk effisiensi dari kapal bermesin
jet di mana air disedot di bagian depan kapal dan dike_ 2u ' 4'5 '+ v = 6'75 m/detik
luarkan di bagian belakang kapal, nyatakan rumus itu
o.g = v+u --2,.1AE
dengan :
198

199
(b) Kerja tiap detik tekanan x kecepatan kapal
Bila luas penampang pancaran 0,6b h2,
kecepatan
22.OOO, 4,5 = ggOOO W pancaran 9 m/detik kecepatan
kapal 1S,S
_ t<m/jam;
p av(v - u)u effeicfuncy mesin = $bVn, efficiency pompa
6bVo dan
99000 kehilangan pada pipa-pipa = LO% darl. enersi
.'.a= kinetis
1000. 6,75 .2,25. 4,6 = 1,45 m2
panciuan.
Hitunglah daya dorong dan efficiency
a = luas penampang pada bagian keluar Berat jenis air laut = 102b kg/m3
keseluruhan.

(c) Tenaga tersedia = \i g av (v2 -- u2 ) Jawab:


v2
Kehilangan enersi pada pipa-pina = 0,08 dipancarkan tiag detik = w/g
Y.-T-.l,Tr faut
f necepatan absolut dari air yan! masuk = e
Tenaga yang diperlukan dari pompa = Kecepatan absolut air yang
Perubahan kecepatan = v I
tefi; =;_.
= \ipav[(v2-u2)+0,08 v2 ] -
= ,6 . 1000 . L,45 .6,75 [ (6,?52- 4,i21+ 0,08 .
Gayadorong= Y (v-s)
g
6,752 | Kerja/detik dari pancaran = _s) s
= 1000 . 4,9 (25,25 + 2,27) = L84,5 x 103 W
i ,,
Karena air masuk dari- samping kapal
maka air masuk
tanpa enersi kinetis dan ,ir"n"i"sgik*
Bila efficiency mekanik pompa = 75Vo maka tenagayang kecepatan v.
kapal dengan
diperlukan untuk mernutar pompa =
100 Enersi tersedia dari pompa =
= , 134,5 10r W = 17g,b W #
?b w/g(v-'s)r
Efficieney teoritis = =
2t(, - rl
X.14. Sebuah kapal didorong oleh reaksi dari pancaran
yang (l2glv2 v2
disemburkan ke betakang. Air disedot d.ri;;;;;iioa.
Tenarl yang dihasitkan pompa
Turunkanlah rumus untuk : =f
(a) Efficiency teoritis
(b) Tenaga yang disediakan bagi pompa ,t'-
Daya yang dipakai oleh pompa-pompa. - = 29. rt
Semuanya dinyatakan dengan
Kecepatan pancitiilrv = 9 m/detilr
s = kecepatan kapal
v = kecepatan relatif pancaran terhadap kapal Kecepatan kapal s = 18,5 km/jam = 5,16 m/deti}
w = berat air yang dipompa tiap detik
4 = efficiency untuk pompa dan pipa-pipa
Massa/detik, dipancarkan
= n, = o av = 1028. 0,66
I = 6000 kg/detik
200 20r

Gaya dorong = I (v - s) = 6000 . 3,84 = 23040 N.


(c) Kerja tiap detik dan efisiensinya pada soal (b).
e (636N; 283N; 1698W; 29,6Vo)
Bila lOVo dari enersi kinetis hilang dalam pipa-pipa
maka: Sebuah pelat persegi empat yang beratnya 5,45 kg di-
gantung dengan menggunakan engsel. Pusat gaya berat
Enersi tersedia untuk dipancarkan tiap detik = 1,f 'a,Y1 dari pelat berada 10 cm dari engsel. Pancaran air dengan
kecepatan 5,65 m/detik bergaris tengah 25 mm, yang
Efisiensi dari pipa-pipa dan pancaran = letaknya 15 cm di bawah engsel menghantam pelat itu
secara tegak lurus.

-i,'l;"- Hitunglah besarnya gaya yang bekerja di tengah-tengah


pelat itu agar pelat tetap berada dalam keadaan tegak lurus.
2.5,16.3,94 Berapakah besarnya perubahan kecepatan air apabila
pelat itu berubah kedudukannya dan membentuk sudut
1.1. . 81 30", juga berapa besar gaya horisontal yang terus diadakan
= 44.i Vo
untuk mempertahankan keadaan ini, yang bekerja pada
titik berat dari pelat itu.
Efisiensi keseluruhan = 0,85 0,68 . 0,445 = 24,6 %. (23,5 N; 2,31 m/detik)

4. Sebuah pancaran air yang bergaris tengatr 50 mm dengan


kecepatan 18 m/detik menghantam sebuah pelat datar
Soal - Sod yang membuat sudut 25o terhadap sumbu pancaran air.
Hifunglah besarnya gaya normal terhadap pelat bila
1. Kinci air yang mempunyai sudu-sudu pelat datar yang (a) Pelat berada dalam keadaan diam
dipasang secara radial dijalankan oleh pancaran air yang (b) Bila pelat bergerak dengan kecepatan 4,5 m/detik
menghantam pada bagian bawatrnya" dengan garis tengatr pada arah pancaran.
pancaran air 0,3 m. Bila kecepatan air ketika ke luar dari
pipa sebesar 7,5 m/detik sedang kecepatan sudu-sudu
(c) Tentukan besamya kerja per detik dan efisiensi dari
soal (b)
4,8 m/detik, berapakah besamya gaya yang diarahkan oleh
pancaran air dan berapakatr besamya kerja tiap detik dan (269 N; 151,5 N; 288 W; iVo).
efisiensinya
Suatu aliran air pada kipas percobaan mengalir melalui
(1433 N;6,86 k\4t; 46%). pipa berbentuk silinder dan kemudian keluar melalui celah
dan keluar ke udara terbuka, celah itu besarnya diatur
2. Sebuatr pelat datar dihantam pancaran air yang mempunyai oleh limas.
garis tengah 50 mm dengan kecepatan 18 m/detik. T.im6s itu mempunyai sumbu yang hrimpit dengan sumbu
Hitunglah: pipa silinder. Besarnya celah dapat diatur dengan merubatr
(a) gaya yang bekerja pada pelat kedudukan limas pada arah sumbu datarnya, lihat garnbar
(b) gaya yang bekerja pada pelat bla pelat itu bergerak x-12.
dengan hecepltur 6 m/detit p.dr satr poncalan air.
202 203

%qou'- Dianggap tidak ada terjadi (4,5 m/detik; 0,0329 m2; 0,0219 m2 ; O,296 m3 Taetik;

/ii/T percampuran antara air de-


ngan udara.
Tekanan pada pipa silinder
L13 kN/m2 sedang tekanan
s
9. Sebuah kapal bertenaga pancar air, menyedot air dengan
pipa di tengah-tengah kapal air itu dipancarkan di belakang
kapal setelah melalui pompa.
Pompa memompakan air sebesar 34 m3 /menit, kecepatan
)ol1,83m atmosfir besarrnya =
106 kN/m2 air dalam pipa pemancar 9 midetik sedang kecepatan kapal
Hitung besarnya gaya axial 4,5 m/detik, berapakah besarnya gaya dorong kapal?
yang bekerja pada limas. (2550 N)
Pengaruh dari kekentalan dan
,.1
I

\t
kemampatan diabaikan. 10. Pancaran air yang bergaris tengah 6,5 cmz, mempunyai
Berat jenis udara 1,19 kg/m3 kecepatan 12 m/detik dibiaskan dengan sudut 135o oleh
(7,18 kN). pelat lengkung. Pelat bergerak dengan kecepatan 4,5 ml
Gb. x- \2 detik pada arah pancaran air.
Bila kehilangan akibat hentakan dan gesekan diabaikan
6. Sebuah ujung pipa pemadam kebakaran memancarkan air tentukan besamya kerja tiap detik terhadap pelat.
dengan garis tengah 50 mm. Bila debiet aliran sebesar 85 (281 W)
dm3 Tdetik, hitunglah reaksi pancaran bila kecepatan air
besarnya L0 kali kecepatan air dalam pipa. 11. Pancaran air
bergaris tengah 75 mm dan berkecepatan
(3320 N) 21 m/detik memancar dengan arah tangensial memasuki
sudu yang diam tak bergerak dan membiaskan air itu
l. Sebuah mobil tanki menyemprotkan air mendatar ke 120". Berapakah besarnya gaya resultante pada sudu itu
belakang dengan kecepatan 4,8 m/detik. Bila debiet aliran dan arahnya ?
besarnya 85 dm3 /detik, berapa besarnya gaya yang harus Bila pancaran air itu menghantam sudu-sudu kincir yang
diadakan agar mobil itu tetap diam. bergerak dengan kecepatan 10,5 m/detik tentukan:
Bila mobil tangki itu maju ke depan dengan kecepatan (a) Gaya yang bekerja pada sistem susunan sudu-sudu
1,8 m/detik dan kecepatan pancaran = 4,8 m/detik relatif pada arah pancaran air.
terhadap mobil tangki; berapakah besamya gaya dorong (b) Kerja/detik
itu? (c) Efisiensinya.
(407 N; 407 N). (3375 N;30o; 1460 N; 15350 W;75Vo\

8. Turunkanlah rumus untuk efisiensi daya dorong bagi 12. Pancaran air yang mempunyai garis tengah 50 mm, dengan
kapal bermesin jet di mana air masuk dari depan kapal kecepatan 24 m/detik menghantam sudu-sudu dengan arah
dan memancar di belakang. Kapal ini memerlukan 15 {\ tangensial, bila sudu-sudu diam, air, akan dibiaskan 120o.
kW tcnaga untuk menggerakan kapal dengan kecepatan Hitunglah besamya gaya resuitante terhadap sudu bila
9 m/detik. Bila efiriensi gaya dorong itu besamya 80Vo, (a) Sudu diam pada tempatnya
hitung kecepatan pancaran air, luas penampang pipa masuk (b) Bergerak dengan kecepatan I m/detik pada arah
dan keluar dan banyaknya air melalui pompa tiap detik.
204 205

pancaran.
(c) Tentukan juga kerja per detik pada sudu dan efisiensi- tekanan sebesar 414 kN/m2 dan kecepatannya 2,1 ml
nya untuk soal (b) detik. Tentukan gaya resultante yang bekerja pada pipe
penghubung yang mengecil itu, bila dianggap kehilangan
(1696 N;1062 N;9550 W;7O,27"). tinggi tekanan karena gesekan di dalam pipa penghubung
yang mengecil sebesar 1,5 m.
13. Pancaran air, mengalir dengan kecepatan 25 m/detik de-
ngan debiet 20 kg/detik menghantam deretan baling- (149,5 kN)
baling yang bergerak dengan kecepatan 12 m/detik dengan
arah 25o terhadap pancaran air. L7. Sederetan sudu-sudu pengatur aliran pada suatu terowongan
Tentukan sudut masuk terhadap sudu bila tidak terjadi angin dipasang pada sudut terowongan untuk membelok-
hentakan. Bila sudut keluar dari sudu 150o terhadap arah kan aliran dengan sudut siku dan mempercepat aliran dari
dari gerakannya hitunglah gaya pada arah gerakan dan 13,71 m/detik menjadi 18,3 m/detik.
tenaga bila gesekan mengurangi kecepatan ur 2OVo relatif Tinggi dari terowongan sama dengan tinggi sudu ialah 1,8B
terhadap baling-baling ketika melalui sudu-sudu. m, jadi bentuknya segi empat, sedang lebarnya diudik 1,88
m dan dihilir 1,371 m jarak anlara sudu-sudu 0,2b4 m.
(45o; 381,2 N;4570 W) Hitunglatr besar dan arah gaya pada tiap-tiap sudu. Abaikan
pengamh kekentalan dan dianggap kerapatan udara = L,Zg
L4. Pancaran air bergaris tengah 20 mm dengan kecepatan kg/m3. Lihat gambar X-13.
36 m/detik dan memasuki deretan sudu-sudu tanpa terjadi
hentakan sudu-sudu bergerak searah dengan pancaran
air dengan kecepatan 15 mldetik dan bentuknya dibuat
sedemikian rupa sehingga akan membiaskan pancaran
150". Gesekan mengurangi kecepatan air relatif terhadap
sudu-sudu dengan LZVo, blla air mengalir melalui sudu-sudu.
Hitung (a) Besar dan arahnya gaya resultante terhadap
sudu-susu. Gambar X-13
(b) Tenaga yang timbul.
(156 N pada 36o8' membuat sudut terhadap aliran yang
(431 N pada 14o terhadap arah pancaran,6,27 kW) masuk)
15. Pipa bergaris tengah 1,00 m dibiaskan 90", ujung-ujung- Pada gambar X-14 terlihat gam.
nya pipa dipaku dengan batang besi tegak lurus terhadap bar sebagian dari pipa yang
pipa. Bila pipa mengalirkan air dengan debiet 1,78 m3/ terletak horizontal dengan garis
detik, hitunglatr besamya tegangan pada batang besi. tengah sebesar 0,3 m.
(4010 N) Tikungannya begitu pendek se-
hinga dapat diabaikan dan di-
lr
16. Air mengalir dalam pipa bergaris tengah 0,9 m. Yang di- li
masukan sebagai panjang pipa
hubungkan oleh penghubung pipa yang mengecil, dengan Gb. x-14 64 m.
pipa bergaris tengatr 0,6 m. Bila diukur dengan pengukur
tekanan pada sebelatr ujung udik pipa penghubung tercatat
206

Tinggi tekanan pada (1) = 36 m dan koefisien gesekan


= 0,005 sedang kecepatan air dalam pipa = 3,6 m/detik. fi
Kedua ujung pipa (1) dan (2) dapat mengembang dan
mengkerut secara bebas pada arah a:rial.
Hitunglah:
(a) Gaya pada pipa pada arah pipa yang panjangnya 54 m.
(b) Gaya tegak lurus pada pipa yang panjangnya 54 m itu.
(8,77 kN; 17,15 kN)

BAB XI

KEHILANGAN.KEHILANGAN ENERSI PADA PIPA

Cairan yang mengalir di dalam pipa biasanya tidak mempunyai


tr ''. p"r-ukaan bebas. Cairan itu akan berada di bawah tekanan, dtatas
atau di bawah tekanan atmosfir, dan tekanan ini dapat berubah-
ubah st'panjang pipa.
Kehilangan enersi pada aliran dalam pipa disebabkan oleh :
(a) Perubahan penampang aliran atau pdda tikungan; atau ganggu-
an-gangguan lain yang mengganggu aliran yang normal.
(b) Tahanan gesekan pada aliran.
Kehilangan -kehilangan ini biasanya dinyatakan dengan Nm/N,
sebagai kehilangan tinggi tekanan dan ada hubungan dengan kece-
patan alirannya.
Bila v = kecepatan aliran dalam pipa, maka tinggi keceRatan =f* ,
n"nilangan tinggi tekanan =
(r ,. k Fi;)
= dimana k adalah konstanta.

207
206 209

Ketrilangm enersi pada pipa tidak dryat dkbaikan. Bila kehilang- Massp yang mengalir/detik =+
an-kehilangan tinggi tekanan zudatr diketahui' maka kehilangan-
kehilangan ifu dimasukkan kedalam nrmus Bernoulli. Perubatran kecepatan = vl - v2
jadi:
"Kehilangan enersi karena perubahan mendadak" perubahan momentum = ( vr _vz )
Snaqg
P
Gaya akibat pr' tlerlawanan dengan arah gerak = prt,
XI. 1. BiIa pipa mengalami perubatran mendadak, karena garis
tengatrnya berubah mendadak menjadi besar mqka kehilang- | , Gaya akibat P, , berlawanan dengan arah gerak = p, o,
an tinggi tekanannya ialah Gaya akibat Po, berlawanan dengan arah gerah
-
( vr, vz ) 'dia*" ri
adalah kecepatan pada pipa yang kecil
---Po(az-ar )
29 Jumlah gaya berlawanan dengan arah gerak
sedang v2 adalatr kecepatan pada pipa yang beear dihilimya = Pr42 - P, a, - Po ( ar- ar)
Sebuah pipa benrbah tiba-tiba garis tengahnya dari_O,6 m Besamya Pf didapat dari percobaan sama dengan Pr, iadi
mer{adi 1 m, bila dilakukan pengukuran dengan pipa U gaya berlawanan arah gerah = a, ( p, - p, )
yang berisi air rdrsa makaterlihatperbedaan fuggi airraksa = perubahan momentum
sebesar 36 mm. ar(Pr-F, ) =$ tr, -vz )
Hitmglah debiet alirannya. Q = azvz
(2) Lihat gambar XI - 1, tekan- ar(pr-P, ) =rya (vr -vz )
(1) t')o I an di sudut zudut besarnYa
Pr-P, =v2vr =2t",2,;rt1- (1)
p. - -
Z z- kanan Pr kecepatan vr dan -rTZg-vtr
-
-i,-
+ vt = r=--:-
- -a --
_---
-Iq PenamPang ar Bila htr = kehilangan pada pelebaran tiba-tiba, maka dengan meng-
iada penampang (2) tekanan
- - -v,
_1 gunahan Hukum Bernoulli :
lc,uJ\----a2 p8rtgL2
+.yi =* *rri * n"
Gambar XI - 1, hr.=v?
L2g__--vl (Pz-P, )
i

Tefiadi-perubatran momentum atas penampang (1) dan (2) yang Substitnsi persamaan ( 1 ) maka :
disilbabkan tei<anan-tekanan po, P, U.tr Pr -v7 Zv2v, +v)
u=v?2s
11, --Zv^v, -2v? =v?
29 -
---z-
Kehilangan enersi pada pelebaran tiba-tih
=(.v;g)2
5,L29 ..(z)
Catatan: arvr =a.2Y2
,, =# r,
210 ztt
Jadi hL = tr -*j ,' {i = xfi, kehilangan enersi adalah fungsi XI. 2. Tunrnkanlah rumus untuk kehilangan tinggi enersi bila
dari kecepatan suatu aliran air tiba-tiba mengecil.
Bila perbedaan air rakba = 35 mm dan pipa diatasnya tedsi air Vena kontrakta terjadi pada pipa yang kecil dan diminta
malca: rumus itu dinyatakan dengan koefisien kontraksi dan kece-
Perbedaan tinggr tekanan = 0,035 ( 13,6 - 1 ) = 0,442 m air patan aliran pada pipa yang kecil.
= Pz-P, Bila besarnya aliran adalah 0,06 m3 /detik sedang pipa
mengecil dari garis tengah 200 mm menjadi 150 mm, hi-
dengan mengrurakan Hukum Bemoulli.L , tunglah koefisien kgntraksinya.
Tinggi tekanan diudik dari kejadian kontraksi besamya ada-
+.;i =* .*+
( vL: v,)2 Iah 0,655 meter lebih besar dari pada tinggi tekeinan dihilir
kontraksi.
e+:,=v?*vZ ='*:ri;-ur .. ...(s)
-(5:rf
Hukum kontinuitas dari aliran
l Jawab: Pada aliran seperti ini
ioairr= l rd?2v2 akan terjadi vena kon-
d1 = 0,5m; d2 = 1,00 m trakta pada potongan
ur=( )rr, ; vz= u,
(1) 3-3.
$l * ---:\l (3) (2) Kehilangan enersi dari
Substihrsi pada persamaan ( 3 ) maka Pr"_%, = 8.Y{g -- pobngan 1 sampai 3
('r1 ;-* +*
tecil saja, sedang kehi-
,eqrjT"r.,ifJ-f
sedang
, v?=
= 0,442 m air

SYrt .0,442= 28,1 v, = 4,8 m/detik


{, rl

(1)
_r#
z- |
= sar. Biasanya kehilang-
Debiet aliran air = a1 u, =io (0,6 )2 . 4,8 = 0,94 m3 /detik. an antara 1 dan 3 da-
pat diabaikan saja, dan
Kejadian khusus : Bila pipa mengalirkan air kedalam reservoir air
yang besar maka kejadiannya sama dengan pelebaran tiba-tiba Gambar XI 3
vr -
= kecepatan diran dalam kehilangan enersi dad 3 ke 2 dianggap kehilangan enersi seperti
pipa pada pelebaran tiba-tiba.
vz = 0 ( kecepatan di reser- b"rga, menggunakan persamaan ( 2 ) yang terdapat pada soal no.
*"'"Jo
--l
=-+'
voir ) dari persamaan
( 2- ) .q*a kehilanga$2enersi XI - 1, maka :

-t
Gamhar XI - 2
melalui lubang tqi"- =h

t\ tr
Kehilangantinggrenersi=
T
rumus kontinuitas menyatakan
!!q-vz-]

Bila koefisien kontraksi = g^ =


8c
"82
a2v2 = ac vc
....( 1)

Bila gigi lubang keluar dibulatkan maka kehilangan enersi jauh


berkurang kadang-kadang; kecil sekali dapat diabaikan.
218
212

u"=t=t" tt2 bila dimasuklon pada penarnaan ( 1 ) di ata (+


Uc-1)=o,62br *uc =L,626
maka: Koefisien kontraksi = Cc = 0,615
Kehilantan enersi pada konhahsi tiba-tiba =
Hd hhusas :
( ci- \,*, Bila pertemuan pipa dan reservoir air itu tajam ( tidak dibulat-
kan ) hal ini sama kejadiannya dengan kontralcsi tiba-tiba pada
Meskipun luas dari pipa yang besar tidak tampak pada rumus di pipa yang berukuran tak terbatas kepada pipa biasa. Kehilangan
atas tetapi harga Cc tergantung dad perbandingan ar laz
tinggr enerci pada ambang tqiam = dimana v adalatr kece-
Dengan menggunahan rumus Bemoulli maka : ir#,
+. ;?r=+.*r.r&, t;r,' patan pada pipa
Xf. g. Tunrnkanlatr nrmus untuk kehilangan eneni bila cairan
PIJP'=
fu * (%" -',' 1 -4i;
1 mengalir melalui lubang pengukur aliran yang dipasangkan
di dalam_pipa seperti tcrlihat pada gambar XI. 4.
P_l-P, = 0,686 m
w A = luas penampeng
pipa
v,- =-Q = J- = 1,91 m/detik v = kecepatan aliran
L2 dalam pipa
fir (O,Zlz

rffi
Pr = Tekanan dalltm
,.' =3- 2 = 3,Am/detik pipa
L2= - a = luu penappsng
tzr(0,18)2 hbang pengutur
v" = kecepatan pada
Jadi: o,6EE =ff, )"1, * (t"-1), 1 -( 1,91 )2
Pl
vena kontrakta
P2 P3
a" = luas penampang
vena kontrakta
12,86 = 11,6 I 1 * (lC"- 1 )2 J -8,66 Gambar XI -4 Pr = tekanan pada
vena kontralta
, * tt" = = l,Be P3 - tekanan di hilir
-1 )2
tf# lubaqg pengukur
(+ C" = koefisien kon-
vc -1)2=0,89 {' tmksi
Jawab:
2L4 2t6

Luas Vena kontralcta ne = Cc a sedang kecepatannya ada-


lah vc, kehilangan enerei t€rjadi dari daerah vena konhakta Pr-P, L .
sampai hilirnya dimana aliran kembali normal. #=rttf"-u'l
Kejadian di atas dianggap sebagai pelebaran tiba-tiba : a"v"=Av ; a"=C"a
Kehilangan tinggr enersi = !ys:: )'

Hukum kontinuitas a". v" = {,v


29
'"= &,
karena oc = Cc a, maka v^ =A v =
8c
" C"a
A -v +=4,,*)2-11
jadi kehilangan enersr = v= o,zlm/detik, a- l zr ( o'15 )2 =4i C" = 0,55
,d_l:l)'
*w- =,*" -tf*
" ,nn( o,o?b )2

= (q# )2 -11
'o*{')'t
P, - P, : 0t0?3-:-El =
XI. 4. Sebuah alat pengukur aliran dalam pipa mempunyai lub.ng w -*-rg 0;1g4 m tinggi air
di tengahptengahnya dengan diameter 75 mm ditempatkan
dalam pipa yang bergaris tengah 150 mm.
Kecepatan air di dalam pipa 0,27 m/detik. Hihrnglatr perbe-
(b ) Menggunalian persamaan Bernoulli untuk daerah di
udik penyadapan dan di daerah penyadapan di hilir
daan tekanan ( a) antara sadapan air sebelatr udik alat peng- vena kontrakta, sedang kehilangan enersi tidak diabai-
ukur dengan sadapan air sebelah hilir alat pengukur ( b ) kan karena perubatran tiba-tiba, maka :
antara sadapan air sebelatr udik alat pengukur dengan sadap-
an di hilir vena kontrakta, bila C" = 0,55
#.;l=#.{r.fi rfi^-tt,
Jawab:
Kehilangan enersi terjadi dr hilir vena kontrakta pada soal
( a ) maka tidak perlu dihitung kehilangan enersi sedang
s ={rr* *-r )'=W' 16ft;r)'
penyadapan dilakukan di tempat vena kontrakta. = 0,073 . ( 7,27
g
- | \2 =0,L47 m tinggi air
Dan gambar 11.4 dengan menggunakan pensamaan Bernoulli
pada tempat di udik penyadapan dan di vena kontrahta, dan
kehilangan enersi diabaikan maka : "Kehilangan enersi karena gesekan"
P,
-v2 v2.
,- -Pz
--i-
w29wZg
r
-l- XI. 5. Turunkanlah rumus kehilangan tinggt enersi akibat gesekan
-
antara cairan dengan pipa dinyatakan dengan tingr kecepat
an, dianggap batrwa tahanan gesekan tiap satuan luas din-
ding pipa sebanding dengan pangkat dua dari kecepatan
2L6 2t7

rata-rata dari aliran. n,-'*4


Bila pipa bergaris tengah 150 mm panjangnya 300 m, debiet
aliran = 2,?3 m3 per menit sedang koefisien tatranan gesek
= f = 0,Q1, hitunglah kehilangan enersinya. Bila d = garis tengah pipa
Jawab:
a'
Lihailah gambar 11 -"5
Gaya-gaya yang bekerja pada
*=Ap in
rd,
=lna
'Lr silinder ialah gaya karena per-
I t_ _ _\_( _J_,
{
bedaan tekanan, dan gaya ke-
rena tekanan gesekan. Karena
Rumus Darcy untuk kehilangan ting-
\_-_ r
kecepatan adalah tetap dan ti- gi enersi pada pipa.
Pr p2
dah ada percepatan maha re-
sultante gaya-gaya diatas pada Meskipun tahanan gesekan itu hanya berbanding lurus de-
arah gerak adalah nol.
ngan v2 untuk aliran turbulent tapi rumus itu dapat dipakai
lrntuk menghitung aliran dari cairan kental dimana tahanan-
nya berbanding lurus dengan v, dengan membuat f berban-
Gambar XI ding terbalik dengan v.
- 5
Bentuk lain dari rumus Darcy kadang-kadang banyak guna-
- Gaya karena perbedaan tekanan = ( p, - p2 ) A nya. Bila Q adalah debiet alirannya maka :
Bila q = tatranan gesekan tiap satuan luas pada suatu harga
satuan kecepatan maka tatranan gesekan sebanding dengan ,=f=#3,
Y2
J-adi tatranan gesekan/satuan luas pada kecepatan v = qv2
Gaya karena gesekan pada dinding pipa = qv2 . P . L
"f-- 4fl.v2
.^ -64 f.Lo2 -BOsd..
T2s-EVA| -fLQz dapat ditulis

dimana P = keliling dari penampang pipa. ( kesalahan TVosaja)


Gaya akibat perbedaan tekanan = gaya akibat gesekan
(pr -pz )A=qv2PL n, =
faQ,'
Bila hf = kehilangan tinggr enersi pada pipa sepanjang L
maka:
Bila Q = 2,73 m3 /menit = 0,0455 m3 /detik ; f= 0,0L
L = 300 rrr, d = 150 mm
61=pr: pz =grr*L....
wwA ..( 1)
r,, = = 27,8m tinggi air
kalikan dengan meXa ffiz
fff
nr=Ht v2 .3
2g 'P = m = jari-jari hidrolis pipa XI. 6. Turunkanlah mmus Chezy untuk kecepatan rat*rata v pada
aliran dalam pipa dinyatakan dengan jari-jari hidrolis m, ke-
dan .SL tonstanta = f maka hilangan enersi tiap satuan panjang i.
218

Hitunglah kehilangan tinggr enersi karena gesekan untuk xl ?. Apakah kekurangan-kekurangannya dari rumus Darcy dan
aliran di dalam pipa bergaris tengatr 75 mm yang panjangnya rumus Chezy untuk menghitung kehilangan tinggi enersi
30 m, bila koefisien Chezy = C = 54,6, dan kecepatan rata- untuk aliran turbulent di dalam pipa ?
rata dari aliran = 1,8 rn/detik. Nyatakan dua buah rumus emperis yang dimaksudkur
Jawab: untuk mengurangi kekurangan-kekurangan yang tersebut di
atas.
Rumus Chezy dan rumus Darcy diturunkan dengan cara
yang sama dan boleh dipergunakan mana yang lebih disukai. Jawab:
Rumus Darcy dan rumus Qhezy didasarkan kepada cara pen-
Persamaan ( 1 ) pada soal XI. 5 ialah : dekatan yang sama. Pada soal No. XIII - S.dianggap bahwa
--r;
h"=Q urj L' ; +5
,, =IIqpt tatranan gesekan berubah-berubah sebanding dengan pang-
A- kat dua dari kecepatan rata-rata aliran turbulen jadi :
Kehilangan tingr enersi tiap satuan panjang i =5 -
- 4fL.v2
,.f
L d Z-g
f=* dan{
karena h1,29 adalatr tinggr enersi sedangtaaaan angka
perbandingan tanpa dimensi, maka f haruslah merupakan
aTY
v'=amr bilangan murni.
Pada kenyataannya kehilangan tinggi enersi pada aliran tur-
v= bulent tidak sebanding dengan pangkat dua dari kecepatan
'8../m
q
ditulis v = C./midimama C adalah koefi-
rata-rata, tetapi sebanding dengan pangkat 1,7 sampai pang-
kat 2 atau mungkin juga lebih. Jadi f haruslah berubah-ber-
sien Chezy
ubah sebanding dengan pangkat dari kecepatan rata-rata,
dan harganya tidak akan tetap, untuk aliran dengan debiet
Hubungan antara koefisien Darcy f yang mempakan bilang- yang berbeda-beda pada suatu pipa. Juga harga f tergantung
an mumi dengan koefrsien Chezy ialah dari kekasaran dari dindingpipa dan akan berbeda harganya
c =tF dengan satuan -l 7o",ro.
antara pipa yang miring dan pipa yang terletah mendatar.
,, Untuk mengatasi kekurangan-kekurangan seperti hal di atas
Karenav=C.,Ifri maka: \, maka dibuat rumus seperti di bawah ini sebagai perbaikan
dari rumus Chezy v = C./fri
i: v2
^ C2m
Rumus Manning =, = * ,o3 t*
Kehilangan tinggi enersi = hf = i L =
t* .
v = 1,8 m/detik; L = 30 m; C= 54,6 maka dimana n adalatr koefrsien kekasaran yang angkanya makin
-=f d =+.0,0?6m besar bila keadaan pipa makin kaear, angka terletak antara
0,009 unhrk kaca sampai O,O22 untuk pipa besi cor yang
= 1,?E m sudah hra.
.'. kehilangan ringgr enersi rr, =
fr,fr! . oOzs
220 22L

Rumus Hazen Williams : v = 0,82 C, mo,.6 io. s+ SOAL - SOAL


-
dimana [, = koefisien berharga antara 140 sampai dengan 80
1. Air mengalir dengan debiet sebesar 0,283 m3 Tdetik didalam
pipa berdiameter 0,3 m yang tiba-tiba membesar menjadi pipa
140 untuk pipa yang sangat licin berdiameter 0,6 m. Sumbu kedua pipa berimpit dan terletak
80 untuk pipa besi yang sudah tua mendatar.
Pipa dihubungkan dengan pipa tegalc dan terlihat perbedaan
tinggi airnya adalah 0,36 m lebih tinggi daripada air di pipa
tegak yang dihubungkan dengan pipa besar.
Tentukan koefhien k apabila kehilangan enersi karena per-
ubatran tiba-tiba dinyatahan dengan K =+- dimana v adalatr
zg
kecepatan aliran pada pipa yang kecil
( 0,496 )

2. Air mengalir di dalam pipa miring yang lurus. Pada suatu titik
A, 45 m tingginya di atas bidang pertamaan tiba-tiba penam-
pang pipa menjadi 2 kali lebih besar.
Tekanan pada A pada pipa yang kecil860 kN/m2 sedang kec+
patan alirannya ialatr sebesar 2,4 m/detik.
Ilifunglah tekanan dititik B yang letaknya 2,5 meter di atas
bidang persarnaan.
( 1283 kN/m2 )

3. Air mengalir dengan debiet sebesar 0,288 m3 Tdetik di dalam


pipa yang mempunyai luas penampang sebesar 0,098 m2. Pipa
itu tiba-tiba menjadi besar dengan penampang seluas 0,372 m?
BiIa tekanan pada pipa yang kecil sebesar 4,8 kN/m2
Hitunglah ( a) Kehilangan tinggienersi
( b ) Tekanan pada pipa yang besar
( c ) Tenaga yang diperlukan untuk mengalirkan air
pada bagian yang menjadi besar.
( 0,266 m; 6,63 kN/m2 ; ?3? w )

4. Tumnkanlah rumus untuk kehilangan tinggt enersi pada kon-


traksi tiba-tiba. Pipa yang mengalirkan air sebesar 0,056
m3 Tdetik tiba-tiba berubah garis tengahnya dari :
222
228

(a) 200mmke150mm 8. Sebuah alat ukur diaphragma dengan lubang bergaris tengah
(b)300mmke150mm 150 mm dipasang pada pipa bergaris tengah 300 mm.
(c) 450mmke150mm Bila kecepatan aliran 0,6 m/detik.
Hitunglah kehilangan tinggi enersinya dan perbedaan tekanan Hitunglah kehilangan enersi karena dipasdng diaphragma ter-
pada kontraksi dari soal-soal : sebut, bila C" = O,64
( a) ( b)dan ( c ),bilaC"=0,62 ( 0,507 m )
( 0,19 m ;0,54m; 0,L9m ; 0,673m; 0,19m; 9. Air yang mengalir di dalam pipa dengan garis.tengah 150 mm
0,699 m )
dihalangi oleh alat ukur diaphragma yang mempunyai lobang
dengan garis tengah 50 mm ditengah-tengahnya.
5. Sebuah pipa mengalirkan air sebesar 0,236 m2 /detik tiba-tiba
Kehilangan tinggi inersi pada diaphragma sebesar 0,3?5 m,
mengecil dari garis tengah 450 mm menjadi 300 mm, sedang
bila kecepatan aliran di dalam pipa 0,17? m/detik.
C" = o'6?
Hitunglah besarnya koefisien kontraksi dari aliran yang menga-
Hitunglah perubahan dari : lir melalui diaphragma.
( a ) total tinggi enersi ( 0,552 )
(b)tinegitekanan
( 0,135 m; 0,589 m ) 10. Dengan menggunakan rumus Chezy hitunglah kehilangan ting-
gi enersi di dalam pipa bergaris tengah 75 mm dengan panjang
6. Air mengalir dalam pipa dengan debiet sebesar 0,028 m3, pipa 120 m, bila kecepatan alirannya 4,8 m/detik, diambil C = 54,6
berubah tiba-tiba garis tengahnya dari L50 mm menjadi 100 (49,5m)
mm.
Hitunglah kehilangan enersi dan perbedaan tekanan antara2ti- 11. Air mengalir dari sebuah reservoir melalui pipa yang panjang-
tik yang mengapit terjadinya kontraksi bila koefisien kon- nya 1200m, ymg bergaris tengah 400 mm sepanjang 600 m
traksi = 0,62 dan bergaris tengah 250 mm untuk sisa panjangnya yang 600 m.
Dianggap bahwa enersi hilang sepenuhnya akibat pelebaran Hitunglah debiet alirannya, bila kita hanya menghitung akibat
tiba-tiba, tapi akibat gesekan tidak diabaikan. gesekannya saja sedang ujung pipa terletak 30 m di bawah per-
Bila pelat berlubang yang bergaris tengah 75 m dipasang pada mukaan air di dalam reservoir, bila harga f = 0,004 untuk pipa
daerah kontraksi, berapakah angka-angka yang diperoleh un- bergaris tengah 400 mm dan f = 0,006 untuk pipa yang berga-
tuk besaran-besaran seperti soal di atas C" = 0,62 ris tengah 250 mm.
(0,258m; 0,8mm; 2,19m; 2,14m) . ( 0,151 m3 /detitr )
7. Air mengalir tegak lurus kebawah di dalam pipa bergaris
tengah 150 mm dengan kecepatan 2,4 mldetlk Tibatiba pipa
melebar menjadi 300 mm garis tengahnya.
Hitunglah kehilangan tinggr enersi dan juga bila pipa dibalik
koefisien kontraksi diambil 0,62
(0,165m; 0,110m)
BAB XII
PENGALIRAN DALAM PTPA DAN PERSOALANNYA

Semua soal-soal pengaliran dalam pipa biasanya diselesaikan de-


ngan mengguhakan rumus-rumus Bernoulli antara dua buah titik
yang ditinjau dimana total enersinya sudah diketahui kemudian
ditambahkan kehilangan-kehilangan enersi akibat perubahan
tiba-tiba dan akibat gesekan,jadi :
)
!f + li * r, = pt ** * ,, * akibat perubahan tiba-tiba +
w29'wzg
akibat gesekan

a. Kehilangan enersi akibat perubahan tiba-tiba pada waktu air


masuk atau keluar, terjadi hanya apabila lubang masuk atau
lubang keluar itu tajam, atau aliran masuk atau keluar dari reser-
voir air, sehingga kejadian ini dapat digolongkan kepada kon-

225
227
226
tiap satuan berat + kehilangan akibat gesekan :
traksi tiba-tiba atau pelebaran tiba-tiba. PA + YX= +
H+ o !B+ YX * 4-I! . u'
w29 w29d29
b. Rumus Darcy n, = * , fi aaAanrumus yang paling sesuai un-
( persamaan terhadap bidang persamaan melalui titik B)
tuk menghitung kehilangan
enersi akibat gesekan. Semua angka-
angka pada persamaan Bernoulli merupakan enersi tiap satuan
Pa=Pg=0 iV4=Vg=0 maka
berat, demikian pula. untuk kehilangan enersi karena gesekan
dan perubahan tiba-tiba.
Bila pipa disusun secara "serie" maka kehilangan enersinya ada-
lah jumlah dari masing-masing pipa, apabila pipa disusun secara
"=*#
_-_TT-n
- 4 .0,01 .72O v2
"Parallel" maka persamaan enersi dapat dibuat untuk tiap ca-
. 2 ._9,81 = 4,g2
4 LZ..
bang pipa. 6_
v2 =
0,01 . 720
PENGALIRAN PADA SEBUAH PIPA v = 2,22 m/detik

XII 1. Sebuah pipa bergaris tcngah 1,20 m menghubungkan dua Debiet aliran = AV =
f,r ( L,Z )2 . 2,ZZ = 2,iLm3 Tdetik
buah reservoir air yang mempunyai perbedaan tinggi per-
mukaan 6 m. Panjang piia 72O m, dan pipa naik sampai Untuk mencari tekanan di C digunakan persamaan Ber-
setinggi 3 m di atas permukaan reservoir yang lebih tinggi noulli untuk titik A dan C terhadap bidang persamaan me.
letaknya pada jarak 24O m dari resenroir yang sebelatr atas. lalui titik A
Koefiesien gesekan diambil = 0,01. Hitunglah debiet aliran
dan tinggi tekanan pada titik tertinggi dari pipa penghu- !A=Pc*n*I
ww29d?g *4:L'!
bung tersebut.

Jawab: -k'= IA,- r, -u' ,1* 4f Lr',


AC=L1 =240m w w 2S' d '
CB=L2 =480m
t"
D
O- g- 2'2212 a' 0,01 240l'
(
AB=L =720m
d=1,2m w = -E- t'*ff)
v = kecepatan
aliran = - B- W = - S,26mtinggiair
f = 0,01
Pc = 5,26 . 9,g1
- 103 = - 51,6 kN/m2

Gambar XII - 1 XII. 2. Air mengalir dari sebuatr reservoir yang besar langsung ke
Dalam soal ini kehilangan enersi pada waktu keluar dan tempat terbuka melalui pipa yang bergaris tengah 100mm
masuk diabaikan. sedang panjangnya pipa 420 m.
Persamaan Bemoulli untuk titik A dan B maka :
Jumlah enersi di A tiap satuan berat = jumlah enersi di B
228 229

Pangkal pipa pada reservoir merupakan ambang tajam, le- XII. 3. Air dialirkan dari reservoir ke tempat terbuka melalui pipa
tak mulut pipa tempat keluar air berada 12 m di bawatr yang panjangnya 39 m.
permukaan air reservoir Air mengalir memasuki pipa melalui ambang tajam. Pipa
Bila f = 0,01 hitunglah besarnya debiet aliran. pada permulaannya bergaris tengatr 50 mm dan panjangnya
Jawab: 15 m kemudian pipa membesar secara tiba-tiba menjadi
bergaris tengatr 75 mm. Sampai ke ujungnya.
Hitunglah perbedaan tinggi permukaan air pada resenroir
dan mulut pipa bila kehilangan enersi ahibat pelebaran dan
penyempitan tiba-tiba tidah diabaikan, sedang debiet aliran
tetap sebesar 2,8 dm3 /detik. f = 0,0048 untuk pipa berga-
ris tengatr 50 mm, dan f = 0,0058 untuk pipa bergaris
tengah 75 mm.
d - lOOrnm Jawab :
L - 46Om

Gambar XII - 2

Total enersi pada A = total enenf pada B + kehilangan pe


nyempitan tiba-tiba + kehilangan akibat gesekan.

H =**#ri.+ *
Gambar XII - 3
,r=*t r,o+$-' 69)= 181,8{
Q= i, u? V1 = f,ndlv,
'vz= L2 i 29 = !,g ; v = 1,14 m/detik
2,8 10-3
vl= 40
181,5 _ 4 =1,426m/detik
7d?- zr ( 0,05 )
Debiet aliran =
l" u' . r= 1r(0,1)2.1,14
,,t2= 4Q - 4. 2,8 . 10-': =0,684m/detik
= 8,96 . 1O-3 m/detik rdtr r (O,O75\2
Dengan menggunakan persamaan Bernoulli terhadap titik
A dan D, dimana PA = PD = tekanan atmosfir = 0 sedang
VA = 0, maka :
Total enersi di A = total enersi di D + kehilangan enersi di
B + kehilangan enersi di BC + kehilangan enersi di C + ke-
230 28t

hilangan enersi di CD di titik D tidak ada kehilangan enersi D = diameter pipa


karena air keluar bebas dari PiPa' Q1= debiet masuk

H=# .;4* n t ", *r. t5Yr-f .n'i;l'r*l K = penyadapan tiap m panjang


Q = debiet melalui satu titik yang ditinjau, jbdi
Total air masuk = Total air disadap
:

=fit+. 4-.'+3 ). rr + a telz '1*


("-r;' )' Harga Q = 0 bila x = L dan Q, = KL
# e=K(L-x) ,a=+nD2.v
_ L,4262 (1+4.0.0q49_. 15
29 2' \ o,o5 1*QS34'1r*
' 2g ,=*8,-ff tL-x)
4 . 0,0058 . 2j,
----olffi- r'- ( 0,792)2
zs on=+B
= O.647 + 0 173 + 0,032 = 0,882 m tinggi air ( perbedaan
##(L-x)2dx
tinggi H )
Kehilangan enemi seluruhnya = hr h2 = h =
x =0
XII.4. Sebuah pipa induk ait panjangnya 4,8 km sedang garis 64f.K2
tengahnya 100 mm.
ffi Ix =l (L-x)2 dx

Penyadapan air 7,5 liter/jam/meter panjang pipa terjadi


secara merata disepanjang pipa. ,n=6;;1D3-
64 f K2 L3 0,11 fK2L3
- --Di-
Hitunglah perbedaan tingg enersi antara titik paQa-pang-
kal pipa induk dan titik penyadapan tjila air masuk ke pi- Dengan f = 0,006
pa. a -'

(a)padapangkalnya
K=7,|Ifiamlm'=7'=5:10 = 2,085 x 10-6 m3TdetikTm'
3.600
( 2,08
( b ) pada tengah-tengah dari pipa induk.
[= 0,11" 0,006(0,1
" )t = 2,87 .'Lo -10L3 m
f = 0,006
Jawab: (a ) Bila air masuk dari pangkal pipa L = 4,8 .103 m.
o
Karena air disadap sepanjang pipa maka kecepatan dan ke- Perbedaan tinggi enersi = h = 2,87 x L0-r x (4,8)3
hilangan enersi akibat gesekan tiap satuan panjang akan 10e=31m
berubah-berubah dari titik ke titik sepanjang pipa.
Persoalan ini dapat dipecahkan dengan menghitung pipa ( b ) Bila air masuk dari tengah-tengah L = 2,4 x 103 m
pada satuan panjang kemudian mengintergtasikannya. Bila Perbedaantinggienersi =h=2,87 x 10-r0 x ( 2,4 )3
pada jarak x dari tempat air masuk pipa kecepatannya v
sedang kehilangan enersi pada jarak dx adalah dh maka : 10e = 3,88 m

,,
ott =
4fdx v2
T-'2F
288
292

XII. 5. Pipa dari tanki air mempunyai ambang tajam panjangnya Bila ambang tajam , hL, O,U
;l
30 m sedang garis tengahnya 150.mm. Air mengalir ke-
tempat terbuka melalui keran air. Bila keran air dibuka htr, v!
= o'25
penuh maka kehilangan tinggi enersi terjadi sebesar : E
l, v2
il7,.'), f = 0,006 untuk rumus DarcY nr=1f,Lil = L##s =n,r*,
dimasukkan pada persamaan ( 1 ) maka :
Berapakah prosentase dari turunnya kehilangan enersi apa-
bila :
( a ) mengganti ambang dengan yang sisi-sisinya dibulat-
h=
4+
o,s
$ + o,z5 S = o,as$
$r+
a,,a

kan.
u, =/ffi = o'3966 J w
( b ) menghilangkan keran air.
Jawab: Qr = ovr = 0,3906 rv6-
(a ) Bila pangkal pipa dibulatkan, kehilangan enersinya
dapat diabaikan jadi htr, = 0
disubstitusi pada persamaan ( 1 ) dan v = v, maka
h= Q+ 4,8 fi. + o,zi = 6,05
*+ * *.
v2 = kecepatan baru di dalam PiPa

kehilangan enersi u, =\@ = o,aootrJzet-


pada keran = h1,
Gambar XII - 4
Debiet baru Q, = 8v2 = 0,4065 uVZgh
A dan B Turunnya kehilangan enersi menjadi =
Qz---& . tOO
Dengan menggunakan persamaan Bernoulli pada
Qr
maka:
Total enersi pada A = total enersi pada B + kehilangan pa- =r
o.aqo-?--P.gq%6-I"f2sh .1r,
da waktu masuk pipa + kehilangan akibat gesekan + kehi-
langan pada keran.
.(1)
=
ffi* = 4,O1Vo

h= *e* hL, + hf* hL, ( b ) Bila keran dihilangkan sedang pangkal pipa tetap tajam.

V = Vr pada keadaan sebelum diadakan perobahan.


hL, o,u* , hlr=o
dimasukkan dalam persamaan ( 1 ) dengan v = v3
maka
284
286

h=# +o,E;! +4,8&+o=6,8 g


2e
Lihat pada gambar XII 5 -
-
Menurut hukum kontinuitas v, = dl v,
v3 = kecepatan baru dalam pipa i" a? f,tr
,, = ({38 Y n, =? o,
,, =ffi= 0,398416'
Kehilangan-kehilangan enersi :
Qr= avr = 0,3984 a /$ ,r
Turunnya kehilanganeneni menjadi = Hr. 100 rfi Ditempat masuk pipa =
t * =l ,*r, * =2,53$r..tl
=offilffi.roo Qr
Gesekan pada pipa d 150 mm =
T, #,
=re-
0,3906
=ZVo
-_4.0.01 .6 v?
l;iE-''A
XII. 6. Dua buah resenroir dihubungkan oleh pipa yang panjang-
' =1,6
{g =r,u ef #
nya 2l m. Pipa udik bergaris tengah 160 mm dan panjang-
nya 6 m sedang sisanya bergaris tengatr 226 mm. =8,10
* ...(zl
Ambang pangkal pipa dan ujung pipa adalah tajam dan
perubahannya tiba-tiba : Pelebaran tiba-tiba pada pipa = ( vr ,' =
*vz &,
Perbedaan tinggr permukaan resewoir 6 m
Hitunglah kehilangan tinggi enersinya,dan hitunglah debiet <f,-r)2=1,b6k ..1.. ...(B)
alirannya bila koefisien gesekannya = 0,01 untuk kedua
Gesekan pada pipa O 22d-*: . +r=
pipa tersebut di atas.
+
Lukiskan hidrolik gradient dan jumlatr enesi gradient.
Jawab:
= 4+#f1!-. .*r = 2,67
X. . .:. . . .( 4 )

Pelebaran tiba-tiba pada saat keluar pipa =

= ,ir= L,oo #s . ..( E )


Total kehilangan enersi ( 1) + (Z^)+ ( g )+ ( 4 )+ ( b =
)
= 16,86 ;*
garis hidrolik gradient f
Dengan menggunakan persamaan Bernoulli dititik A dan B
_-_:L
untuk tiap satuan berat maka :
pipategak v2L2d,2 Total enersi di A = total enersi di B + kehilangan-kehilang-
an enersi.
Gambar XII - 5 Tekanan di A dan B adalah sama sedang kecepatannya = 0
296
287

H=f Lqi _ f LQl


bila reservoir cukup besat. fLQ3
Dengan mengambil bidang persamaan di B : ... =
H = 0 + kehilangan-kehilangan enersi
3di 3dt 3di

-*
H=Lo'9x)'=
ds (2d)s=
fr ai
(3d)t
e - f6,86
e, = 0,08 ,f52 = 0,16gbm37detik
,, -fr# = z,Izrn/detik
e, = 0,08 $+z = 0,489 m3Tdetik
t)
Debiet aliran =io alr r, = ir (0,2261' '2,72= XII. 8. Dua buah reservoir air mempunyai perbedaan tinggi muka
air 6 m.
=
0,186 m3ldetik
Keduanya dihubungkandengan pipa pada mulanya dengan
Jumlah enersi pada setiap titik dapat dilu.kiskan pada gam' garis tengah 600 mm dan panjangrrya 8.000 m, kemudian
bar XII - 6. yaitu garis a b c d e f dimana garis ab adalah bercabang yang bergaris tengah 800 mm dan panjang ke_
kehilangan enersi pada pangkal pipa bc kehilangan enersi dua pipa itu 3.000 m dan keduanya berakhir pada reser-
akibat pada pipa, cd kehilangan enersi akibat pelebaran voir yang sebelatr bawah. Kehilangan enersi karena pem-
tiba-tiba, de kehilangan enersi ahibat gesekan pada pipa bahan tiba-tiba diabaikan.
dan ef adalatr kehilangan eneni aldbat pelebaran tiba-tiba. BiIa f = 0,01 untuk semua pipa berapakah besarnya debiet
Sedang garis hidrolik gradient adahh jumlatr dari enersi po- aliran ?
tensial ditambfi enersi tekanan saja, jadi altan merupakan
Jawab:
garis dengan i"r"f. dari garis enersi gradient.
*1

x
Hidrolik gradient athtatr garis yang merupahan permukaan
dari air pada "pipa tegah" apabila pipa pengalir dihubung- T
kan dengannya ( lihat gambar XII - 5 ) BLI
\\ V1
H

PIPA.PIPA SEJAJAR DAN BERCABAI{G ( SEBIE DAN PARAL. dl


LEL )
zF
XII. ?. Dua buah resenroir dihubungkan oleh 3 buah pipa sejajar zA L3v3 d3
D
dengan garis tengatr d, 2d dan 3d, panjang ketiga pipa itu Bidang per-
sama. Bila dianggap koefisien gesekannya sama yaitu f dan samaan
panjang pipa semuanya L berapakatr besarnya debiet aliran
melalui pipa yang terbesar, bila debiet alimn melalui pipa Gambar XII 6
yang kecil 0,03 m3 /detik.
-
Dimisalkan cairan/satuan berat mengalir melalui BCD atau
Jawab; "{ melalui BCE akan menghasilkan tinggr enensi yang sama
Aliran pada pipa dengan garis tengah d, 2d dan 3d mring' yaitu H.
masing adalah Qr, Qz dan Qe, sedang ketiganya mempu- Dengan menggunakan persamaan Bernoulli pada titik A
nyai perbedaan tinggi muka air sama dengan H dan titik F maka :
288 239

XII. 9. Dua buatr resenroir air permukaannya mempunyai perbeda-


Untuk aliran melalui BCD an tetap setinggi 66 m dihubungkan satu sama lain dengan
zA= zF. Uf,' .#r _ u#.*r pipa bergaris tengah 225 mm dan panjangnya 4 km.
Pipa itu disadap pada jarak 1,6 km dari reservoir yang lebih

zt-zr=H-- ql 2g
+t.t,
1j * d2 9.......(1)
29"'
tinggr dengan debiet 42,5 dm3 /detik. Tentukan debiet ma-
suk kereservoir sebelah bawah. Semua kehilangan enersi di-
abaikan keeuali akibat gesekan dalam pipa. Lukiskan juga
Untuk aliran melalui BCE :
{} hidrolik gradientnya untuk pipa. f = 0,009
Jawab;
Dari persarnaan ( 1 ) dan ( 2 )

4f.L2 v/= 4f.L3 v!


-a; Zg --tr;'w
Tapi L2 = L3 dan dz = da sehingga v2 = V3 dan menurut hukum
hukum kontinuitas

1+nd?r, =I rdlvr*ind3 u,
,rr"ka ,, = 1, (:; )' ,, = *{l)' ,, =zvr t, Gambar XII - 7
Pada gambar XII - 7 & terlihat bahwa Qr = Qz + Qa' '(1)
Dengan menggunakan penamaan Bernoulli dititik A dan E
untuk tiap satuan berat air.
Disubtitusikan pada persamaan ( 1 ) maka : Maha total enersi di A = Total enersi di E + kehilangan
u= 1f-L, I * +fl".4:22
' dr '2g =4fv? (, *4!r) enersi di BC + kehilangan enersi di CD.
dt-2g 2g dr d2 Dengan mengambil bidang persamaan melalui E maka :

u=n 3f'"?(13f.!*H, H= ut9? . t!6P? =*,( L, e? +L,e3 )

--2- 6.2e 66= ( 1,6. 103e? +2,4.103 e3 )


vi =
a.Tffi-tOO. = 0,0656 i vr = 0,256 m/detik ffi-,,
Debietaliran= i" Olr, = i r' ( 0,6 )z . 0,256 = 0,0725
I el *r,rel =ffiot.It?il: =l,el. 10-3..'.(2)
m3 idetik. ,T dad( 1 ) -Qr =Qz + 42,5.L0'3
$,
a? = Qrr+ g5. 10-3 q, + 1,g1 . 10-3
240 241

dimasukkan ke persamaan ( 2 ) Jawab:


2.5qtr+85.10-3 Qz +1,81 .10-3 =7,96.10-3
2,5 qtr + 85 . ro-tQr- jJ!. lo-t:-Q-

Qz=
= 35,4 . 10 -' d*'/detik
tt
3 3 dm3
Qr = Qz + 42,5. 10- = 77,g. 10- Tdetik

Kehilangan tinggl enersi di BC =


fLQ 2I
3ds

2=
= E0rg

Gambar XII - 8
Kehilangan tinggr enersi di CD = 66 = 15,2 m
-'50,8
Hidrolik gradient kemudian digambarkan ( lihat gambar Karena yt, v2 dan v3 tidak diketatrui maka diperlukan B
xrr-7) buah persarnaan untuk mepghitungnya. Maka diperguna-
kan persamaan Bemoulli phda titik A dan B, titik A dan
C dan persamaan kontinuitas.

XII 10. Sebuah reservoir yang permukaannya 60 m diatas bidang


percamaan mengalirkan aL melalui sebuatr pipa dengan
HA=HB.{} 4.+ le
garis tengatr 300 mm panjangnya 1.500 m mengisi reser-
voir air yang tingg permukaannya 30 m di atas bidang
6o=3o.a+f40;i .q___rrry#
persamaan, sedang pipa yang satu lagi juga bergaris tengah 10,2vl +10,2v? =30 ....( 1)
300 mm dan panjangnya 1.500 m mengisi reservoir lain- Adan C
nya yang tinggr permukaan airnya 15 m di atas bidang
persamaan. Koefisien gesekan f = 0,01 HA=HC.? *.+$,
Hitung Q yang masuk ke masing-masing reservoir.

60=15+ 4x 0,01x 1.50O :i* 4 x 0,01x 1.500


0,3 2s
v?

.f 0,3
L0,2v2, -LO,2v? = 4b
2g

Hukum Kontinuitas :

i"olu, = 1rdlv, + f,ralv,


242
248

dr = dz =d3 vr =V2 +Y1-._::_::_:::. . . .. ( 3 ) Hitunglah debiet alirannya dari masing-masing pipa bila
---->
Dari persamaan ( 1 ) vz =y/ (2,94-v1) koefisien gesekan f = 0,006 sedang kehilangan-kehilangan
enersi lainnya diabaikan.
Dari persam aen ( 2 ) va = 11/ (4,42 - v? )
Substitusi pada persamaan ( 3 )
)-Jt4,47-v? ) =O
E;;r's ---
V1 - (2,94-v?
Persamaan ini dapat dipecahkan
dengan coba-coba atau l)
secara grafis. Angka-angka di bawatr akar harus bilangan
rieel maka harga v1 tidak akan melebihi harga vl = 2,94
atau v1 = L'TL
"If;i--ix.",
BD
Diambil Y, = 1,6 m/detik
1,6-0,6-1,36=-0,36 Diagam kecepatan di BD
v1 = 117 m/detik c"D
1,7 - 0,1- L,22= + 0,38 (a) (b)
Jadi terlihat harga v, terletak antara 1,6 dan 1,71
m/detik maka didapat v1 = 1,663 m/detik.
v2=y@[=:Tff) = 0,4 m/detik
Gambar XII - I
Lihat gambar XII - 9 (b) maka kecepatan pada jarak x
q =1/-(T@=2j81= !,28 m/detik dari B adalah V"X
Debiet yang masuk resenroir B =+ zr dtr r" = t) vx = v3 - fr ; v3 kecepatan BD di titik
4

(0,3)2 x 0,4 = 0,028 m3 Tdetik B.


tn Untuk pipa yang panjangnya dx maka kehilangan enersi
Debiet yang masuk reseryoir =io d? u, = ialah :
"
I r (0,3)2 x 1,28 = O,O9O? m3 Tdetik
*r=ff#(vr-ffrz
Diintergrasi dari x = 0 sampai x = Ls

xrl. 11. Sebuah pipa mengalirkan air dari sebuah reservoir bergaris
tengah 200 mm yang panjangnya 300 kemudian m, Kehilangan tingi enersi di BD =
pipa itu bercabang dua dimana kedua-duanya bergaris
tenghh 150 mm dan panjangnya 150 m. Pipa-pipa yang
satu terbuka pada ujungnya dan mengalirkan air dengan , r$ =
4rv? !, ('-r*x *r*'
bebas ke udara terbuka, sedang sebagian lagi dari air me-
I d, 2t d r-. ,o*
lalui ,pipa yang mengalirkan air sepanjang pipa yang ber-
L3. v3
lubangJubang. Ujung kedua pipa sama tingginya yaifu 15 -7L2.4fd3 2g
m dibawah resenroir air.
244
T- 246

Dengan mengunakan persamaan Bemoulli pada titik v1 = 2,45 m/detik


dan D maka 0,563y'Ep
2,45 -0,563y't E - =o
p. Lr v? 7
"A =4f d':. 29* L2lfLrn1, 2,45-1,01-1,33=Q + 0,11= 0
dz 29
v1 = 2,42 m/detik
Bila kehilangan enersi hanya dari gesekan maka :
2,42- 0,563y'AzB- 0,563y'5,il =0
4.0.006 . 3oOtit 7. 7 4. 0.006 .15015u
rO= -- .-.----:- 2,42 - 1,04 - 1,36 = 0---r + 0,02 =0
O,2'2g LZ 0,15' 29
Dengan interpolasi maka :

= 1,886 v? + o,7l vzt


v1 = 2,4L5 persamaan ( 3 ) menjadi = 0
q=r/@ .....(1) v2 =1f\Efi=E,TD = 1,8? m/detik
Untuk titik A dan C v3 = y'l 2t= tS J = 2,44 m/detik.
Debiet dari pipa ra = I r dl v, = tn' ( 0,15 )2

A drr 29
g.=4f v? *4f.Lzv2z
1,87 = 0,0341m37detik
dr'29
Debietdaripipa"r=1 zrd! v3 = 1.2r.(0,tr8)2
16=1,836r?*ffiri 2,44 = 0,0433 m3ldetik
16 = 1,836 v? + L,225YZ ti
ur=l/@fi_:,*il ...(2)
Persamaan kontinuitas mengatakan :

v1 = f,od?rvr+ f,r.d!,v,
Ina!
(O,2)2 vr - ( 0,15 )2 vz + ( 0,16 )2 v3
v1 0,563 v2 - 0,563 vs = 0
-
Substitusi dari persamaan ( 1) tlan ( 2 ) diatas :

v1 - 0,668 {@:]fr.fi-o,66s\f@,E7qy
=Q.. ....(3) I

Dengan coba-coba diperoleh hasil sebagai berikut : I


Y1 = 2,4 m/detik I
i
2,4- o,b6a/ili6i - 0,6681fr1l5' = o
2,4- 1,07 - 1,89 = 0 -0106=Q
246 247

SOAL-SOAL 5. Dua buah tangki air dihubungkan satu sama lain oleh sebuah
pipa bergaris tengah 100 mm dan panjangnya 30 m. Perbedaan
t. Sebuah pipa bergaris tengah 50 mm dan panjangnya 6 m, air tingi muka air pada kedua tangki ialah 6 m dan ujung-ujung
pipa terletak 3 m di bawah permukaan air. Kedua ujung pipa
mengalir di dalamnya dengan kecepatan 2,4 m/detik. Berapa
mempunyai ambang tajam dan kehilangan tinggi enersi pada
besar kehilangan enersi dapat diselamatkan apabila pada jarak
1,8 m dari pangkal pipa diganti dengan yang bergaris tengah ?5
ujung-ujungnya diambil O,U hidrolik gradientnya
mm, yang melebar secara tiba-tiba ( f = 0,01, C" = 0,62 ) *.Lukiskan
t, dan hitunglah :
( 0,164 m )
( a ) Kecepatan aliran dalam pipa.
2. Pipa yang panjangnya 45 m bergaris tengah 50 mm dihubung- ( b ) Tinggi tekanan dalam pipa pada jarak 15 m dari mulut,
kan dengan tangki air yang besar, pangkal pipa berada 3 m di bila f = 0,01
bawah permukaan air. Ujung pipa yang berada 6 m di bawah (2,94 m/detik;2,68 cm )
pangkalnya dihubungkan dengan pipa bergaris tengah 100 mm
dan panjangnya 75 m yang terletak mendatar. Air mengalir ke 6. Air dialirkan dari sebuah tangki dengan pipa bergaris tengah 50
udara terbuka. mm dan panjangnya 45 m. Mulut pipa mempunyai ambang ta-
Hitunglah debiet alirannya bila kehilangan-kehilangan enersi jam, setelah itu ada pelebaran tiba-tiba karena dihubungkan
karena pelebaran tiba-tiba dipangkal pipa tidak diabaikan, dengan pipa bergaris tengah 75 mm dan 30 m panjangnya. Pipa
f = 0,008 untuk kedua pipa. menyadap air pada kedalaman 6 m di bawah permukaan.
( 4,66 . 10;3 m/detik ) Tentukan debiet alirannya bila f = 0,005 untuk kedua pipa.
t, ( 4,? dm3 /detik )
3. Dua buah resenroir air yang permukaan airnya berbeda tinggi- 7. Dua buah tangki A dan C berisi air dengan perbedaan tinggi
nya 30 m, dihubungkan dengan pipa bergaris tengah 0,6 m dan permukaan 3 m dihubungkan dengan pipa ABC. Pipa AB ber-
panjangnya 3.000 m. Pipa itu melewati bukit yang tingginya garis tengah 100 mm, mulutnya berada 1,5 m di bawah pennu-
9 m lebih tinggi dari permukaan air reservoir yang paling ting- kaan air, letaknya horizontal sepanjang 30 m sampai titik B.
gi dan jaraknya 300 m. Pipa BC panjangnya 24 m dan bergaris tengah 150 mm meng-
," Hitunglah kedalaman minimum di bawah puncak bukit untuk alirkan air kedalam tangki C dan letak ujung pipa 0,9 m di ba-
mengubur pipa itu, bila tekanan absolut dalam pipa minimum wah permukaan aimya.
3 m tinggi air, hitung pula debietnya bila f = 0,0075 Hitunglah debiet alirannya dan tinggi tekanan di B dalam pipa
( 0,559 m3 Tdetik; 5 m1 yang kecil. Semua kehilangan enersi diabaikan kecuali akibat
gesekan, f = 0,004. Bila alat pengukur dipasang pada pipa yang
4. Sebuah pompa mengalirkan air kesebuah mulut pipa yang ber- bergaris tengah 100 mm, menyebabkan kehilangan tinggi ener-
garis tengah 25 mm, melewati pipa sepanjang 180 m dan ber-
garis tengah 75 mm. Mulut pipa berada 9 m di atas pompa. i
{
si sebesar
]-v2 hitunglah kehilangan tenaganya bila dianggap
a ,,
Bila koefisien pengaliran mulut pipa = 0,94 sedang koefisien ; Zg,
gesekan dari pipa = 0,012. ttritunglah tekanan yang diperlukan
pada pompa bila debit 8 dm3 /detik.
debit aliran tidak berubah besamya.
(0,O262m3ldetik; 1,78 m; 72,6W)
( 426 kN/m2 )
248 249

8.0,9 m3 per menit minyak bumi dipompa kedalam pipa yang :.1
11. Dua buah pipa yang panjangnya sama 3.000 m diletakkan se-
penjangnya 600 m dan bergaris tengah 100 mm. Minyak mem- jajar dan dihubungkan dengan 2 buah reservoir air yang perbe-
punyai kekentalan absolut sebesar 0,00525 kg m/detik dan be- daan permukaan airnya 15 m. Bita garis tengahnya masing-
rat jenis = 930 kg/m3 . masing 300 mm dan 600 mm dan tahanan gesekan dinyatakan
Hitunglah kehilangan tinggi enersi akibat gesekan bila
f = 0,064 R- 0 .2 3 dimana R adalah bilangan Reynold. Bila dengan h = ft;';:
o
dimana f = 0,01 hitunglatr debietnya dari
pompa mempunyai dfidiendi 657o dan minyak harus dinaikkan kedua pipa.
setingi t8 m, tentukan HP dari pompa. ( 0,158 *3/ a"tit )
i
( 26 m; 9,3 kW) f
t
9. Pipa induk bergaris tengatr 675 mm dan panjangnya 1.500 m i
12. Dua buah resenroir air dihubungkan dengan dua buah pipa. Ga-
terletah mendatar kemudian bercabang dua pada ujungnya de- ris tengah pipa masing-masing 300 mm dan 600 mm, panjang-
ngan garis tengah 450 mm dan masing-masing panjangnya nya masing-masing 1.500 m dan 3.000 m.
8.000 m. Bila f = 0,008 untuk pipa yang kecil dan f = 0,006 untuk pipa
Pada cabang pipa yang satu air disadap sepanjang pipa secara yang besar. Berapa besamya debiet dari pipa yang besar apa-
beraturan tiap m nya sedang pada pipa cabang yang satu lagi bila pipa yarig kecil mengalirkan air sebesar 0,86 m3/detik.
setengatr dari aliran air yang masuk juga disadap sepanjang pipa
( 0,256 m3Tdetik;
ihr. Bila koefrsien gesekan f = 0,006 hitunglah perbedaan tingg
enersi antara mulut pipa dan ujung pipa bila debiet air masuk L3. Air dialirkan dari sebuah tangki yang permukaannya.berada IE
ke kedua pipa adalatr 0,28 m3 /detik. Dianggap hanya ada lr m di atas tanah. Garis tengah pipa idah 2E mm. pada titik A,
kehilangan enersi aldbat gesekan sedang air mengalir keudara berjarak 18 m dari mulut pipa dan tingginya G m di atas tanatr
terbuka dari kedua pipa. pipa bercabang dua dengan garis tengah 12,8 mm sedang pan-
( 4,78m ) jangnya kedua pipa adalah 12 m dan air keluar dari ujung pipa
di B pada ketinggian 1,5 m di atas tanah.
10. Dua buatr resenroir air yang mernpunyai perbedaan permuka- Hitung debiet aliran dari tangki bila :
annya 18 m dihubungkan oleh pipa lurus sepanjang 900 m.
( a ) Bila hanya satu cabang dibuka.
Garis tengah pipa adalah 450 mm mulut pipa berada 2,4 m di
bawatr permukaan air sedang ujungnya berada 1,5 m di bawah ( b ) Bila 2 cabang pipa terbuka f = 0,01 kehilangan enersiaki-
muka air resewoir air yang sebelatr bawah. bat pelebaran tiba-tiba diabaikan.
Bila f = 0,008, hitung debiet alirannya di dalam pipa, dan te- ( 0,312 dm3 /detik.; 0,5g5 dm3 Tdetitt I
kanan pada titik 300 m jaraknya dari ujung pipa. Bila pipa in-
14. Sebuah resenroir A pada ketinggian 2lO m permukaannya
duk yang bergaris tengah 450 mm bercabang dua pada jarak i
mengalirkan air ke reservoir B dan C dengan ketinggian pennu-
300 m dari ujung pipa sedang garis tengahnya 300 mm, berapa- I
kaannya rnasing-masing 180 m dan 180 m. Dari resenroir A ke
kah debiet aliran airnya dari reservoir sebelah atas dan tekanan ll
pada titik terletak pada cabang pipa. il titik D dihubungkan dengan pipa bergaris tengah 800 mm dan
I
panjangnya 16 km. Cabang pipa dari D ke B bergaris tengatr
( 0,369 m3 Tdetik; 15,?5 kN/m2 ; 0,9 m3ldetik; - 5,9 f
225 mm dan panjangnya 9,6 km, sedang dari D ke C gariB
kN/m2 )
260

tengahnya 150 mm dan panjangnya 8 km.


Berapa debiet aliran ke B dan C bila f = 0,01
( 29,3; 14,9 dm3 /detik )

15. Sebuatr resenroir A mengalirkan air dengan pipa bergaris


tengah 450 mm dan panjangnya 900 m, ujung pipa ini berca-
bang dua, dimana cabang yang satu panjangnya 1,200 m me-
masukkan air kedalam resenroir B yang letak permukaannya
36 m di bawatr A, sedang yang satu lagi panjangnya 1.500 m
mengalirkan air ke resenroir C dimana permukaannya 45 m di
bawah permukaan A.
Hittrnglatr garis tengah dari kedua cabang pipa itu bila debiet
alirannya sama, yang bila disatukan debietnya dari kedua pi-
pa itu sama dengan debiet dari pipa bergaris tengatr 450 mm BAB XIII
yang dihubungkan langsung dari A ke B. Abaikan semua kehi-
PEMINDAHAI.I DAYA MELALUI PIPA
langan enersi kecuali akibat gesekan dan f untuk semua pipa
dianggap sama.
( 0,342 m; 0,332) Bila pipa dipakai untuk memindahkan gaya, maka sebagian dari
tinggr enersi H yang terdapat pada pangkal pipa dipakai untuk
16. Tiga buah reservoir air A, B dan C dihubungkan dengan pipa.
mengatasi ahibat gesekan b_ila : /
Permukaan air di B, 12 m di bawatr A, sedang permukaan air
di C, 30 m di bawah A. Dari A dua buah pipa penghubung ber- h, = finggi enersi pada ujung pipa
garis tengah 150 mm dan 300 mm dan panjangnya 300 m dile-
takkan parallel sampai kesuatu bak pengmpung J, dimana pipa h1 = Kehilangan enersi akibat gesekan
bergaris tengatr 150 mm yang panjangnya 450 m menghubung-
kan J ke B dan pipa lainnya yang panjangnya 900 m dan ber- a = Debiet aliran
garis tengah 300 mm menghubungkan J ke C, bila f = 0,01 un- w = berat jenis dari cairan.
tuk semua pipa hitung debiet alirannya ke B dan C. Abaikan maka : Daya yang tersedia pada ujung pipa = wQhp
semua kehilangan enersi lainnya.
Daya yang tersedia pada pangkal pipa = wQH
( 16 dm3 /detik; 13? dm3 /detik )
Efrsiency pemindahan daya = = h, / H
H
sedangH=hO+ht

hO=H-h1

26L
,l
i'
I

t
I
263
252

H-ht
Jadi:11=-F- =1 -tr/H
h1=(1-n)H

XIII. 1. Suatu pipa yang panjangnya dan garis tengahnya mempu-


ujung Debiet Q
nyai perled;ii"gA enersi H antara pangkal dan
Debiet Q
untukhubungan antara Debiet Max Q
pipa. Buatlatr sketsa dari diagram untuk tinggi H tertenhr
de-
debiet aU; dengan gesekan h1' antara debiet aliran (a) (b) (c)
de-
ngan tinggi enersi pada ujung pipa ho' debiet aliran
Gambar XIII - 1
pemindahan
ngan Daya dan debiet aliran dengan efisiensi
daya. Jadi hubungan antara daya dan debiet aliran akan digam-
barkan seperti gambar XIII - 1 (b).

fl:I menggunakan rumus Darcv n, = 4.# = ffi:


' Sedang ? =
P
nampak bahwa hl sebanding dengan Q2 Hubungan antara hr., dengan Q terlihat digambar XIU - 1
Karena hp = H - hl maka ho juga sebanding dengan Q li- (a) dan untuk sesuEtu harga dari H, hubungan antara 4
dan Q akan terlihat seperti pada gambar XIII - 1(c)
hatgambarXIII-1(a)
pada gambar XIII. 2. Hitunglah pemindahan daya ma:rimum yang terjadi mela-
Daya yang dipindahkan = wQhO' terlihat
lui pipa, bila kehilangan enersi dianggap hanya disebab-
XIII - 1 (a) bila Q = 0; hn ma:rimum dan Daya = 0' bila kan oleh gesekan.
daya = 0' Pada harga-harga Hitung Daya yang tersedia pada ujung pipa bila pipa ber-
Q ma:iimum maka hn = 0 dan
gari$ tengah 200 mm dan paniangnya 4,8 km sedang air
pertengahan harga-harga Q dan hO bernilai positip'
io"-p.rrw"i tekanan sebesar 6-900 kN/m2 pada ujung pi-
P&f = 0,007
Jawab:
H = tinggr enersi Pada mulut PiPa
h1 = kehilangan enersi akibat gesekan
254 266

Jadi tinggi enersi pada ujung pipa = h,., H - h1 v = 2,62 m/detik


Dayamaximum=wavhn
4fLv2
.'. h*=H-:=.'
l, -H-cv2 1c= konstanta) ,o'. + r.(0,2)3- 2,62.469,3 w = 379 kw
d2;s = 9,81
DayaP = wavho = wav ( H - cv' )
Bila a = luas penampang pipa dan w = berat jenis cairan.
Agar Daya ma:rimum maka :
XIII.3. Berapakah jumlah pipa yang diperlukan yang berdiameter
150 mm untuk memindatrkan daya sebesar 170 kW ke da-
ff=o lam turbin air, yang jauhnya 3,2 km dari gardu induk, bi-
waH-3wacv2 =0 la efisiensi pemindatran daya, sebesar 92V" dan f = 0,00?5.
Tinggi tekanan sebesar 4.800 kN/m2 pada pangkal pipa.
H=3cv2=B
+T =Bhf
Jawab:
hr=i 1
H Bila Pr = tekanan pada pangkal pipa, dan Pz = tekanan
pada ujung pipa (pada turbin air) maka :

Kehilangan enersi akibat gesekan =


t ,tr, enersi pada Tinggr enersi pada pangkal pipa = H =+
pangkal pipa.
Tinggr enersi pada turbin
"i,
= 1rO =&'
BilaP=6.900kN/m2 hp p2
H= ! = U#HS, = 7o4m tinggi air
Efisiency=r=; ={=0,r,
P, = O,92P, = 0,92 '4.800 = 4.420 kN/m2
Untuk Daya maximum : ( pi: p' )
nr=l H= * 704=2g4,7mtinggiair Kehilangan enersi akibat gesekan = hf = -
!f L u,"
Dava h, =f, u= 469,3 m tinggi air d29
( P, -P, )
Dengan menggunakan Bumus Darcy : - =U.
u2
4tL
.nr=-E-
4fL v2
E - 2g.0,15.( 4.800-=4.420 ).191 = 1,19
a. o,ooz5 . 3,2.103 9,81 . 103
?E-jlf = 2g'O,2'284,7 v = 1,095 m/detik
vz =
4tr ffiffiioo =6'87 Daya yang dipindatrkan oleh satu pipa bergaris tengah
160 mm.
267
256

= Pz 8v H = hf * hp Jumlah selunrhnya dari enersi pada


pangkal pipa
= 4.42ox ro3 .] zr . ( o,1b )2 . 1,098 w h1= kehilangan enersi dalam pipa akibat gesekan.
= 85,6 . 103 w = 85,6 kW hO = besamya daya
Daya yang diperlukan 170 kW Agar pemindahan daya mencapai ma:rimum maka h1

Jadi pipa yang diperlirkan = =z


ffi =|Hdanho =!n
sehingganr=*h, iadi:
XIII.4. a. Air mengalir melalui pipa dari sebuah resenroir, pan- -Il! = 4f L v2
jang pipa L dan garis tengahnya d; garis tengah ujung rdzs
pipa d v2 -.-
Bila kehilangan enersi pada ujung pipa sebesar O (t*" )
Ujung pipa merubatr sebagian dari hp menjadi enersi
dimana vfl
kinetis =* sedang besamya kehilangan enersi adalah:
k = konstanta
--2 29
vr, = kecepatan aliran pada ujung pipa
o,#, ,ladi :
f = koefisien gesekan pada pipa
Buktikan bahwa Daya maximum yang dipindahkan .riri,a.,-.ni,
ho=d.; ( 1+k I
melalui pipa ialatr : %-
{= r(1+k)d 1* karena tf =
l h, maka :
d 8fL
4_fL._"' _ (1lk)_6
b. Pipa yang bergaris tengah 256 mm dan panjang 1.500
d'4=-T;
m mengalirkan air. Total tinggi enersi diukur dari ga-
ris tengah ujung pipa 270 m.
Koefisien kecepatan aliran pada ujung pipa 0,96 sedang v2- (t+k)d
f = 0,006, bila effisiensi
keseluruhan untuk pemindah-
vfi 8fL
an daya itu sebesar 817o, hitunglah besarnya daya yang
dipindahkan dan besarnya debiet aliran aimya. O' o= OI
Jawab:
.(r Menunrt hukum kontinuitas
i, t O

$=t *,' =1S1+


258
t 269

Tinggi kecepatan pancaran =


g = 0,81 . H
Jawab:
"i, 2S ( a ) Kehilangan eneni akibat gesekan = hf = +
*
. 270 = ZLg m tinggi air
= 0,81
g
vr, =y'T[I-Ziltr-) = 65,6 m/detik Tinggi enersi pada ujung pipa = H - {!D29
Bila C, = koefisien kecepatan pada ujung pipa, maka
v,gr/fZ-fhpJ
= Kecepatan pancar:rn air = v = Crr/ Ze( H - {!D 29'
$',
16_ z]Ig
h
"P 2g.Gv- ( 0,96 )2^=ZIlmtinggiair
= v2 = ci ze(H- # fi, ..( 1)
Kehilangan enersi dalam pipa h1= H - hr= 270 - 237
Dari persamaan kontinui** D2 v = a'? v
|zr
= BBm= +'g
dzg
"
4 = garis tengah pancaran air, jadi, = U#
dimana v = kecepatan aliran dalam pipa :

v
ft.-ZN E.%:d
=V -4-Tf- =V = 2,oL m/detik
diisikan dalam persamaan ( 1 )

7. 056-6 isod maka vz =c2v2g( H -4fLS2s, *D5 )

Debiet aliran = Q =
to U", =| r ( 0,225)2 . Z,OL
= (O,g7212 2S e40
4 ' 0'005 ' 1'800 '-v:-(0'05)4
- 29.( 0,3?5 )s
= o,o8 m3/detik
v2 = 18,56 (24O- 0,001545v2)
Tenaga atau Daya yang dipindahkan - ra* 1,028 v2 = 4.460
v2 = 4.350
= 9,81x 103 . 0,08. 219 W v = 66 m/detik (kecepatan pancaran air)
= 1?2 kW
( b ) Debiet a'Iiran 66
Xm.5. Suattr pipa yang bergaris tengah 876 mmdan panjangnya
1.800 m mempunyai tingg enersi 24O m yang akan disalur-
: i I;J;.1i:"'2
kan melalui pipa.
(c ) Daya dari pancaran air =
Uiung pipa mempunyai gads tengah 50 mm dan koefisien #
kecepatannyaO,9T2.
Bilaf=0,005hitunglah
( a ) kecepatan pancaran air;
(b)Debietaliran
(c ) Daya dari pancaran air.
260
201

_ 9,81 x 1_03,:_r g,_1296 x 662


Lt} Y2 ,r\
2 x 9,81
= 2g2.800 W
D =Yz "'\-,
= 282,5 kW -
Hukum kontinuitas menghasilkan :

XIII.6. Turbine Pelton digerakkan oleh pancaran air yang airnya


mengalir melalui 3 buah pipa sejajar yang panjangnya sama
s(*" ) D2v =lr d2 v
L, dan garis tengahnya masing-masing D, sedang koefisien
geseknya sebesar f
Ketiga pipa itu aliran airnya dikumpulkan
pada bak
pengumpul yang mempunyai hanya sebuah lubang pancar-
i='#
an. Dimasukkan kedalam persamaan ( 2 ) maka :

Tentukan besamya garis tengah lubang pancaran air agar


air memberikan daya maximum.
_gfl, =_
I D4
Dd4
Bila D = 150 mm, L = 1.350 rr, f = 0,0075 sedangH = 216
m. Hitung berapa garis tengah lubang pancaran air itu.
'drr
d = ^ofgil,?
Jawab:
( a ) Agar terjadi daya ma:ri- Memazukkan D = 160 mm, f = 0,00?E dan L = 1.980
mum maha pada tiap pi- maka:
pa:

" hf =$ n o=ffi=o,o'4m
o hp=fH
Jadi garis tcngah ujung pipa = 54 mm
nr=* hp.........(1)
Gambar XIII - 2 ( c ) Tinge davah, =f n =tx2L6= 144 m
Menggunahan rumus Darcy nt J (2SxL44l
=
# # Kecepatan pancaran air = v
=/ @hp=
= 53,2 m/detik.
--P=g (v = kecepatan
h-
29
pancaran air) .,
Daya=*Qhp=*izr d2vh,
Dimasukkan pada persamaan ( 1 ) mat<a
= 9,81 x 103 xf zr (0,054)2 x 53,2 xL44
4f.L V2 =L v'
D tr 22e = 172.000ltr = 172 klv.
262 rc8

( a ) Garis tengatr pipa-pipa bila f = 0,007


SOAL.SOAL
( b ) Daya yang diperlukan untuk menggerakkan pompa bila
1. Terangkan kehilangan enersi yang terjddi akibat pemindahan effisiensi pompa TOV> dan pompa itu menyedot air yang
tenaga hidrolik dan cara-cara untuk mengecilkan kehilangan- permukaannya 3 m dibawah ujungpipa.
kehilangan enersi itu.
( 98,5 mm; 31,1 kW )
Daya sebesar 75 kW hams dipindahkan melalui pipa sepan-
jang 16 km, sedang tinggi tekanan pada pangkal pipa sebesar 5. Beberapa buah turbine air dijalankan dengan air melalui pipa
6.900 kN/m2.
.I yang panjangnya 300 m. Tekanan pada ujung pipa turbine
4.L40 kN/m2. Daya yang di hasilkan turbine 220 kW, sedang
Bila kehilangan tekanan tiap km sebesar 43,2 kN/m2 dan f =
kehilangan enarsi pada pipa-pipa 88 kW. Hitunglah garis teng-
0,006, berapakah besarnya garis tengah pipa dan efficiency
ah pipa yang diperlukan bila f = 0,03, dan tentukan besarrrya
pemindahan dayanya ?
tekanan pada ujung pompa.
( 0,146 m; $OVo\
Berapakatr besarnya daya maximum yang dapat dih:rsilkan tur-
2. Air dialirkan untuk menggerak turbine Pelton melalui pipa bine untuk tekanan pompa yang sama ?
yang panjangnya 1.200 m, sedang tinggr jahrh air sebesar 126 ( 13? mm; 5.?90kN/m2; 222kW )
m diukur dari permukaan air sampai ujung pipa. Bila daya
yang dihasilkan 300 kW oleh turbine tersebut sedang effisien- 6. Sebuatr turbine air menghasilkan daya sebesar 185 kW bila te-
srnya TOVo dan f = 0,008 hitunglah ukuram garis tengah pipa kanan air pada turbine sebesar 4.150 kN/m2 " Panjang pipa 270
yang terkecil yang akan dipergunakan. m dan kehilangan enersi akibat gesekan dalam pipa ?,5 kW.
Bila f = 0,0075, hitunglah :
(0,46m)
( a ) Garis tengah pipa
3. Air dialirkan melalui pipa bergaris tengah 50 mm dan pan- ( b ) Tekanan dalam bak pengumpul yang mengaiirkan air ke
jangnya 60 m sedang tingg enersinya sebesar 16,5 m. Air
dalam pipa pada pangkalnya
memancar melalui ujung pipa yang mempunyai koefisien
kecepatan sebesar 0,98. ( 150 mm; 4.320 kN/m2 )
Hitunglatr garis tengah ujung pipa (nozzle) bila f = 0,006 se- 7. Daya pancaran air memutar turbine Pelton sebesar 1.350 kW,
dang debiet alirannya sebeear 220 dm3 /menit.
tinggi enersi total 270 m. Air dialirkan dari resenroir melalui
( 17,9 mm ) pipa sepanjang 1.500 rr, f = 0,005. Koefisien kecepatan pada
ujung pipa 0,97. Kehilangan-kehilangan enersi seluruhnya 97o
4. Sebuah pompa memompakan air melaldi 2 buah pipa yang
dari tinggi enersi total.
panjangnya 45 m. Ujung-ujung pipa mempunyai koefisien
kecepatan 0,97 dan memancarkan air dengan garis tengah Hitung:
37,5 mm dengan kecepatan 24 m/detik, bila tinggt uiung ( a ) Garis tengah pipa
pipa sama dengan tinggi pompa- ( b ) Garis tengah pancaran air.
Bila kehilangan enersi akibat gesekan pada pipa-pipa tidak ( 0,62 m; 101 mm )
melebihi ZOVo dari daya hidrolik yang terdapat dipangkal'pi-
pa, hitunglah :
264 265

8. Sebuah pipa memindahkan daya sebesar 260 kW pada 2,4 km. 12. Air mengalir dari sebuah reservoir melalui pipa yang panjang-
Bila tekanan air dipangkalnya 3.300 kNim2, hitunglah berapa nya 3.220 m. Perbedaan tinggi antara permukaan air di reser-
buah pipa diperlukan untuk memindahkan daya bila efisiensi voir dan garis tengah ujung pipa pemancar tetap setinggi 2L4,8
= 92Vo dan f = 0,01. m ,sedang debiet alirannya 3,17 m3 /detik. Hitung garis tengah
pipa dan ujung pipa pemancar bila 85Vo dan daya potensial air
(6buah) dari reservoir menjadi daya kinetis pada ujung pipa f = 0,00?5,
9. Tinggi permukaan air 30 m diatas mulut pipa yang bergaris kehilangan-kehilangan enersi yang lainnya diabaikan.
tengah 75 mm yang panjangnya 180 m. Bila f = 0,01, berapa- r* ( 1,20 m; 0,26 m )
kah garis tengah ujung pipa pemancar yang memberikan daya 1
)
maximum dan berapakatr besamya daya itu.
(20,2mm1' 1,26 kW )
10. Tinggi air total dari permukaan reservoir sampai ketempat
ujung pipa pemancar air yang memutar turbine Pelton adalah
300 m. Panjang pipa 3.000 m dan f = 0,005. Turbine mengha-
silkan daya sebesar 10.500 kW dengan efisiensi 857o, sedang
efisiensi pemindahan daya pada pipa adalah 9O%. Bila koefi-
sien kecepatan pada ujungpipa.pancaran air 0,98 hitunglah :
( a ) Garis tengah pipa-pipa;
( b ) Garis tengah pancaran air.
ll
( 1,31 m; O,iaG rn ;
11. Empat buah pipa sejajar mengalirkan air ke dalam pipa peman-
car. Bila kehilangan -kehilangan enersi diabaikan pada sam-
bungan pipa-pipa buktikan bahwa daya pancaran maximum
bila
il
d=
il
. d = garis tengah pancaran air il
D = garis tengah pipa I]
I =- panjang pipa masing-masing
Tentukan garis tengah pancaran air dan kecepatan aliran au
bilaD = 600 mm; I = 3.000 rn, f = 0,005 bilaH = 30 m. ll
( 0,319 m; 19,85 m/detik; 312 kW )
T-

r,l

BAB XIV
GESEKAN CAIRAN, KEKENTALAN DAN MINYAK LAN.
DASAN FOROS

Bila cairanaberada dalam keadaan diam, maka gaya geseran tidak


akan terjadi antara cairan dengan benda padat yang membatasinya
rl atau antara lapisan-lapisan cairan itu sendiri akan tetapi bila cairan
itu bergerak, maka akan terjadi perbedaan-perbedaan kecepatan
antara cairan dan benda padat yang membatasinya atau antara
lapisan-lapisan itu sendiri dan gaya geseran akan timbul dan me-
nyebabkan terjadinya gaya gesekan.
Jadi bila v adalah kecepatan rata-rata dari lapisan-lapsan cairan
terhadap benda padat yang membatasinya maka :

Gesekan akibat gaya geser = k vrl


Angka n tergantung dari jenis alirannya dan n = 1 untuk alinn
cairan yang kental (laminar). Untuk aliran turbulen n = 2.
Pada aliran cairan yang mempunyai kekentalan, gaya geser tergan-
tung dari koefisien kekentalan dinamis dan gradient kecepatan pa-
da arah tegak lurus pada arah aliran di sebabkan karena lapisan-
lapisan cairan mengalir dengan kecepatan yang berbeda-beda.
268 269

Gaya geser ahibat kekentalan = r = n x gradient kecepatan. (3) Naik harganya sebanding dengan panjangnya
Koefisien kekentalan dinamis adalah gaya geser yang diperlukan meskipun gesekan tiap satuan luas turun, sedang
untuk menggerakkan lapisan cairan terhadap lapisan cairan yang bila panjangnya bertambah harganya menjadi
lainnya sejauh satuan jarak tertentu dengan satuan kecepatan ter- tetap (konstan) pada ukuran panjang yang
tentu. besar.

XIV. 1. a. Lukiskan garis-garis lengkung yang menqnjukkan sifa! Bila A adalah luas permukaan basah, f tahanan gesek-
sifat dan hasil-hasil dari gesekan permukaan dari bidang- an tiap satuan luas pada kecepatan satuan maka :
bidang datar dari bermacam-macam bahan dan berma- lj
Jumlah tahanan gesekan = f A vn
cam-macam paniangnya yan-g bergerak di air yang di 25
peroleh Froude.
20
b. Bila f = 2,68 dan n = 1,83, hitunglatr daya yang diperlu'
kan untuk mengatasi tahanan gesekan dari kapal' bila (l

permukaan basatrnya 2.2OO m2 darr bergerak dengan ke- I!>r 15


6
A
cepatan 18 knot ( 1 knot = 1,858 kmfiam ) o
10
Jawab: ,o
a. Percobaan-percobaan dilakukan oleh Froude padata- Fl
tr
5
hun 1872. d
cd 0
Papan-papan pipih yang permukaannya berlainan ke- t(t 10 20 30 40 50 ft
kasarannya ditarik di dalam air yang diam dengan ke- Gambar XIV Panjang permukaan
cepatan yang beraturan. Hasil'hasilnya dicatat yaitu tr - 1

gaya tarik dan kecePatannYa


Papan-papan itu tebalnya 3/16 inci, lebarnya 19 inci
-paniangnya
t"aa"g antara 1 sampai 50 feet
( 1 inci = 2,54 cm;1 foot = 30,48 cm ).
rY!
Papan ditenggelamkan sedalam'lriz inci. Diketemukan ars )
batrwa gaya gesekan :
( 1 ') Berubah-ubah tergantung dari keadaan permuka- ,"%g
an papan-papan.
( 2 ) Sebanding dengan vn , dimana n tergantung dari

sifat permukaan papan, dan turun- harganya bila Kecepatan ftlmenit


panjangnya bertambah, dan tidak tergantung
dari kecepatan v. '{ Gambar XIV - 2
(Diambil sesuai dengan hasil asli dari data percobaan)
270 271

Gambar XIV - 1 menunjukkan hasil yang didapat Momen gesekan elementair = Gaya gesekan x jari-jari.
bagi bermacam-macam besarnya gesekan dan berma- dT=3,12 a2 t2. 2rrdr. rNm
cam-macam panjangnya pada kecepatan yang tetap,
sedang Gambar XIV - 2 menunjukkan hubungan an-
Diinterasikan dari r = 0 sampai r = R, maka motnen pada
tara bermacam-macam gesekan dan kecepatan untuk satu sisi piringan ,
*
= r,?!
panjang tertentu.
T=8,12 a2 x2rl-io a, r a2 *s
(, 0
b. Karena diketatrui f = 2,63, A= 2.200 ffi2, r = 1,83
Karena ada 2 permukaan maka :

dan v = 18 knots = 18 x h333 = 9,27 m/detik, maka : Daya yang diperlukan = 2 ut T = 2,5 <,r3 Rs Nm/detik
Jumlatr tahanan gesekan = fAvn a = (2n . 5 000)/60 = 523 Bad/detik dan R = 0,1 m
= 2,63 x 2.200 x 9,2?1 '8
3 Daya yang diperlukan = 2,5 r (523)3 (0,1)s Nm/detik
= 339.000 N = 11.250 W = 11,25 kW
Daya yang diperlukan = tahanan gesekan x kecepatan.
= 339.000 x9,27 = 3.140.000 W = 3.140 kW XIV.3. Apakah yang dimalcud dengan :
( a ) Koefisien kekentalan dinamis
xlv.z. sebuatr dinamometer hidrolik terdiri dari piringan tipis ll ( b ) Kekentalan kinematis cairan
yang bergaris tengatr 200 mm berputar di dalam pipa yang
penuh berisi air. Jawab:
Gaya gesekan pada permukaan piringan 3,12 v2 N7m2 di- ( a ) Bila cairan bergerak maka gaya-gaya geser timbul anta-
mana v adalah kecepatan lineair pada setiap titik dalam ra lapisan-lapisan cairan karena kecepatan lapisan ben-
m/detik. Hitunglatr daya yang diperlukannya bila piringan beda-beda antara lapisan-lapisan itu sendiri atau pada
itu diputar dengan 6.000 putaran/menit. perbatasan cairan dengan benda
+ dv padat.
Pengaruh dari poros dan tepi piringan diabaikan. +tI
Pada gambar XIV - 4lapisan ber-
Jawab: jarak y dari dasar bergerak dengan
Bila <,-r = kecepatan sudut dari piringan, maka pada jari-jari kecepatan v, sedang lapisan pada
tertentu r (garnbar XIV - I ) : jarak y + dy bergerak dengan kece-
Kecepatan permukaan = v = o)r patan v * dv.
Gaya gesekan tiap satuan luas :
= 8,L2v2 - 8,L2 o2 r2 N7m2 "{
Ditinjau cinein selebar dr. GaYa Gambar XIV - 4
gesekan = g,LZ a2 12 2 z r dr N
Gaya geser akibat kekentalan antara lapisan-lapisan :

Gambar XIV - 3 4 x kecepatan gradient atau


272 279

( b ) Bila ada minyak pelumas setebal0,25 mm antara ben-


r=n dv
-
dv
.(1) da dengan gelat itu sedang kekentalan minyak pelu-
mas 0,96 poise.
Jawab:
Koefisien kekentalan dinamis 4 ialah gaya tangensial tiap
satuan luas yang diperlukan untuk menggerakkan satu ( a ) Bila tidak ada minyak pelumas maka :
lapisan cairan dengan satuan kecepatan terhadap lapisan Gaya gesek* normal = 0,2 x 36 g
yang lainnya pada cairan itu sehingga terpisah denSan satu- =16,9il"
an jarak dari lapisan itu. ( b ) Bila ada minyak pelumas :
Satuan-satuan yang dipergunakan untuk mengukur besar- Gaya geser akibat kekentalan r = rl x kecepatan gradi-
nya 4 dapat diperoleh dari persamaan ( t ) ent.
Kecepatan benda relatif terhadap pelat = v = 2,L
?= gayageser
' kecepatan gradient= -.
gaYl/lu?f m/detik.
kecepatan/jarak =
Tebal lapisan pelumas = t = 0,00025 m.

Gaya = massa x percepatan = massa x panjang


Kecepatan gradient = m/detik Per m
( waktu )2 n6ffi*
Kekentalan = 0,96 poise = 0,09G kg/m .detik
Luas = ( panjang )2 ; kecepatan
' = PanJang
waktu Gaya geser akibat kekentalan = r =n
v
=
01996 x 3A
'r t o,oooz5
Jadi:4= = 807 N/m2
panjang x waktu
Gaya geser = r x luas benda yang menyentuh pelat
( b ) Kekentaran kinem"rir= lrekentalandinamis = 807 x 0,036 = 29 N
kerapatan massa=u=4p

u=@ = (paniang)2
massa/(panjang)r waktu =L2 T
XIV.5. Suatu poros mesin gergaris tengatr 74,90 mm berputar pa-
da landasannya yang bergaris tengatr 75,03 mm dan pan-
jangnya 75 mm. Celah antara poros dan landasan dilsi mi-
XIV.4. Suatu benda mempunyai massa 36 kg meluncur diatas pe-
nyak pelumas yang mempunyai koefisien kekentalan sebe,
lat datar dengan kecepatan 2,1 m/detik. Luas dasar benda
sar 0,096 kg/m.detik.
itu 360 cm2. Hitunglah besarnya gaya yang diperlukan untuk mengatasi
Hitunglah gaya yang diperlukan untuk mengalahkan gesek- '{ tahanan gesekan pada kecepatan putar 1.400
an bila : putaran/menit.
( a ) Tidak ada minyak pelumas antara benda dengan pelat
itu dan koefisien gaya gesekan F= O,2
't
V\
,l
274 276

Jawab: XIV.6. Suatu tekanan pada bagian bawah poros vertikal ditahan
oleh piringan pipih yang bergaris tengah 100 mm dipisah-
kan dari pelat penampangnya oleh suatu lapisan minyak
pelumas setebal 0,25 mm.
Bila poros itu berputar dengan kecepatan 1.000 RpM

@ (putaran tiap menit = Rotation per minute) sedang keken-


talan minyak pelumas itu 1,3 poise hitunglatr daya yang di-
perlukan untuk mengatasi gesekan cairan itu.
Jawab:
Kecepatan permukaan dari piringan pipih, kecepatan gradi-
Gambar XIV ent dan gaya geser akibat kekentalan dalam minyak pelu-
- 5
mas akan berubatr-berubah sesuai dengan jari-jarinya ( Li-
Poros dan landasan mempunyai sumbu yang berimpit dan hat gambar XIV - 3 ) Ditinjau suatu benda elementer se-
kecepatan gradient pada lapisan minyak keadaannya ber- lebar dr.
aturan karena landasannya diam maka : Kecepatan gradient rata-rata pada jari-jari :

Kecepatan Sradient =| v
t
Gaya geser akibat kekentalan =?x kecepatan gradient
Gaya geser akibat kekentalan pada jari-jari :

=q+ J)
t= qTv
Gaya pada poros Permukaan Gaya pada benda elementer = gaya geser x luas
= :Tffi:"*
'rt v
=n;x2rtdt
,
Daya yang diperlukan = gaya akibat kekentalan minyak pe- Karena v = (, r dimana <,r = kecepatan sudut poros maka,
lumas x kecepatan sudut.
v
=4t*rDL Gaya total pada piringan ='o{ t 12 dr

= I ry
,'6060 =
1.400 :< 0J149 xi = b.5 m/debik
Momen akibat kekentalan pada piringan = gaya x jari-jari
_2rqof .dr
t
"2 0.9!E99-9.q749-o = o,oooo6b m
1=
,,1
/ 2 t r!-u2 f
dr
Daya yang diperlukan itu =
*
T

Daya yang diperlukan = f


Diintegrasikan dari r = 0 sampai r = R
=792W i
i

&
277
276

=# SOAL-SOAL
Dayayang diperlukan
1. Tatranan terhadap suatu gerakan besarnya 24 N/m2 pada aratr
u = 1,3 poise = 0,13 kg/m' detik bidangnya dari sebuah piringan pipih di d4a- air sebanding
2 a. 1.000 dengan pangkat dua dari kecepatannya ( v2 ) pada kecepatan
-=ffi = 104,8 RadiaUdetik 3 m/detik.
Tentukan daya yang diperlukan untuk memutar piringan pi-
t-0,26mm= O,0O026m; R= 0,05-m pih, dibuat dari bahan yang sama, yang bergaris tengah 600
;"il6; diperlutan untuk mengatasi gesekan :
mm pada kecepatan 1.200 RPM
zrx 0,13 x (104,8)2 x (0,06)a = EO W
-
-
2 x
11
--
0,0fi)26
( 32,6 kW )
2. Sebuah piringan pipih yang ditempatkan di dalam tempat
yang terisi air yang digunakan untuk mengukur daya dari mo-
tor bensin yang berputar dengan putaran 1.800 RPM. Perco-
baan pada bahan yang sama menunjukkan hasil bahwa tahan-
an geiekan tiap m2 sama dengan 2,67 v2 N, dimana v adalatr
kecepatannya dinyatakan dengan m/detik. Berapa gaxis
tengah yang diperlukan oleh piringan itu, bila motor bensin
mengeluarkan daya sebesar 37 kW
(484mm)
3. Sebuah piringan bundar yang bergaris tengah 600 mm berpu-
tar dengan kecepatan 1.200 RPM. Tahanan pada permukaan-
nya 1,92 N/m2 pada titik dimana kecepatannya sebesar 3
m/detik.
Berapa besarnya momen yang dibutuhkan : untuk memperta-
hankan putaran itu bila gesekan sebanding dengan pangkat
dua dari kecepatannya. /
( 20,5 Nm )
4. Tatranan gesekan pada permukaan pelat yang luasnya 1 m2,
bila bergerak di dalam air ditemukan sebesar 34,5 N pada ke'
cepatan 3 m/detik dan 124,5 N pada kecepatan 6 mldetik.
Hitunglatr daya yang diperlukan untuk memutar sebuah pi-
,,li ringan pipih bergaris tengah 500 mm yang mempunyai sifat
I permukaan yang sama dengan diatas dan berputar di dalam
l air dengan kecepatan 1.600 BPM. Piringan itu berporos de

i
t
278 279

ngan garis tengah 25 mm dengan silinder diisi penuh oleh minyak pelumas dengan ke-
kentalan 2,5 poises.
( 13,25 kW )
( 4?,1 I.I )
5. Sebuah pengukur mesin listrik hidrolik yang terdiri dari 3 bu-
ah piringan sejajar yang mempunyai poros yang sama' berpu- 8. Sebuah poros bergaris tengah 75 mm berputar konsentrik ter-
tar diantam piringan-piringan yang diam yang merupakan ba- hadap pipa tempatnya yang bergaris tengatr 75,5 mm dan
gian dari tempatnya yang terisi penuh air. Piringan-piringan panjangnya 300 mm celatr antara poros dan pipa diisi penuh
yang terletak sebelatr luar bergaris tengah 0,6 m sedang yang t! minyak pelumas dan diketatrui diperlukan momen sebesar
tengah bergaris tengah 0,4 m, kedua belatr sisi piringan berba- 1 N.m untuk memutar poros dengan kecepatan 2.400 RPM.
tasan dengan air. Tahanan gesekan bila piringan itu bergerak Hitunglah besarnya koefisien kekentalan minyak pelumas.
di dalam air adalah sebesar : ( 0,01kg/m. detik )
R = 2,145 ,t 's 8 /m2
9. Sebuah poros bergaris tengah 150 mm berputar di dalam si-
dimana v dinyatakan di dalam m/detik dan R dalam Newton. linder bergaris tengah 150,15 mm yang panjangnya 226 mm
Bila diperlukan daya sebesar 60 kW, hitunglah kecepatan pu- celah antara poros dan silinder diisi minyak pelumas. Daya
tarannya dalam RPM. yang diperlukan untuk memutar poros 1.000 RPM adalah
( 3.090 RPM ) 2,2 kW. Hitunglatr koefisien kekentalan minyak pelumasnya.
(0,4252 kg/m. detik )
6. Bila diketahui bahwa gesekan antara suatu permukaan dengan
aliran dapat dinyatakan dengan rumus : 10. Poros yang bergaris tengah 150 mm berputar di dalam sebuah
ll
R = f A v2 , buatkan rumus untuk kehilangan enersi tiap landasan silinder yang panjangnya 300 mm. Bila tebal minyah
detik, bila sebuatr piringan dengan garis tengatr r berputar di pelumas antara landasan dan poros 0,0625 mm sedang keken-
dalam air dengan kecepatan v. talannya 1,54 poise. Hitunglatr daya yang diperlukan untuk
memutar poros sebesar 300 RPM.
BiIa sekitar piringan itu terisi penuh oleh pusaran air yang di'
tekan dengan garis tengah 2 kali lipat dari piringan. Banding' ( 1,54 kW )
kanlah kehilangan akibat gesekan antara pusaran dengan sisi-
11. Tekanan dari suatu poros ditatran oleh cincin penatran. Lapis-
sisi piringan yang pipih dengan mmah pusaran itu dengan ke-
an minyah pelumas setebal 0,25 mm terdapat antara cincin
hilangan akibat gesekan antara pusaran dengan piringan itu.
penahan dengan landasannya. Permukaan penahan terdiri dari
L
(3'tv3 12; 82 :1 ) 3 buatr landasan cincin yang dalamnya bergaris tengatr 100
mm sedang luamya bergaris tengah 150 mm. Kekentalan mi-
nyak pelumas 0,86 poise.
7. Sebuatr silinder sebelah dalamnya bergaris tengah 50,1 mm Hitunglah kehilangan enersi untuk mengatasi kekentalan mo-
dan panjangnya 100 mm diletahkan tegak lunrs. Sebuah poros men putar pada penatran bila poros berputar dengan kecepaL
yang menembus silinder itu bergaris tengah 50 mm UerPl- an 300 RPM.
lar dengan kecepatan 0,6 m/detik. Hitunglah daya yang di-
perlukan untuk memutar poros itu bila nrang antara poros (40w)
I

lt

BAB XV
ALIRAN AIR PADA TINGGI PERMUKAAN YANG BERBEDA
lVaktu yang diperlukan untuk mengosongkan tangki
XV.l. Buatlah rumus untuk lamanya waktu yang diperlukan
untuk mengosongkan air dari tangki berbentuk silinder,
bila air mengalir dari dasar tangki melalui sebuah lubang-
Bila tangki itu bergaris tengatr 1,8 m, sedang lubang di
.,,1 dasar tangki bergaris tengah 50 mm. Hitung tingg air asal-
nya di dalam tangki bila air sebanyak 2,8 m3 akan habis ke
i
luar melalui lubang pada waktu 395 detik.
Diambil C6 (koefisien pengaliran) = 0,6
I Jawab:
Pada saat tr + dt permukaan air
turun dh.
Hukum kesenantiasaan menga-
takan:
Perubahan isi tangki = air yang
keluar dari lubang
A(h-dh)-Ah=Q[(t+dt)
-tl -466=Qdt
dt=-fian. ....(1)

x
j
I
282 288

sedang:Q=Cda{@ Jawab:
Digunakan persamasn Bernoulli pada pennukaan
dimana a = luas lubang diisikan pada persamaan ( 1 ) maka air dan tempat keluar air ditambah kehilangan enersi jadi :

A rrlau
dt=-c6aj7;! h= lL2+(0.5
"-
v' +4f L v2
29 d 29' 1
2s
fl
Bila H1 dan H2 adalah tinggl semula dan tinggi kemudian v= */ (zgi'tr2
dad air maka : {r vTr5-rcfl7dl

'4 r d2v
O=1
lr
A =1 n D2 = \" *(1,8)2 = 2,66m2
i r at {Txgi h2
=-
= J8
r'-t 1,^5 + (4flyaT
Turunnya muka air = Hr - Hz = 1,1 m
2,56
Bila muka air turun dh
T = 395 detik; C6 = 0,6; = o (0,06)2 m2 maka pada waktu dt
" I
maka_adh=edt(li_
hat soal XV.l.)
+
Hi -7r;=
+ 395x0,6xlr (0,08)2 rt@ Gambar XV - 2

l*
Hi =Hi -0,404 A+--AffiHlan
Hz = Hr
H,
- 0,808
Hr
ff? * 0,163
(Hr
+
Hi + 0,163) = 1,1 m
I"u'Jw
- Hrf = - 0808
0,808 Hi
= 1,263
H1 = 2,45 m
mr-w
__ A/TfFTGEm-l
4 l
J"Hzh-2
Hr
XV.2. Sebuah tangki air berbentuk silinder bergaris tengah 0,9 m
dikosongkan melalui pipa berambang tajam dan bergaris
tengah 60 mm dan panjangnya 3,6 rl, f = 0,01. Hitunglatr = 8 A4!rre*#:tl)/d 1 r H? - ui r
waktu yang diperlukan untuk mentrnrnkan permukaan dari
2,4m menjadi 1,2 m di dalam tangki air.
284 286

= 997 ( 3,162 - l,zgL ) = 18.680 detik


Bila A =1 nx ( 0,9)2 m2 ; d= 0,05 m;f = 0,01; L = 3,6 m
4 = 5 jam, 11 menit, 20 detik

H1 = 2,4 mi Hz = 1,2 m.
Maka: XV.4. Sebuah resenroir air berbentuk bulat bila penuh terisi air
maka garis tengah permukaannya = 60 m, bila permukaan
.f = g,*r*0,8-1-4./ air turun 1,2 m garis tengah permukaannya menjadi 48 m.
Air mengalir melalui lubang bergaris tengah 0,6 m; yang
', terletak 3 m di bawah permukaan bila air penuh.
r
(2,42 -L,zt \ = 138,8 detik. Koefisien pengaliran ditentukan sebesar 0,8. Hitunglah
waktu yang diperlukan untuk menurunkan air sebanyak
{l 1,2 m.
xv.3. Sebuah reservoir air yang luas permukaannya 33.000 m2 il Jawab: , D r

mengalirkan air melalui ambang yang panjangnya 3,6'm. .

Sedang mercu ambang pada mulanya berada 0,6 m di ba'


wah permuk"an Hitung berapa lama waktu yang diper- ti
"ir.
lukan untuk mengurangi tinggi air di atas mercu ambang ii
{l
sebesar 0,5 m. tl
Sedang rumus debiet aliran melalui ambang Q = 1,84 Ltr3 F
(h = tinggi air di atas mercu ambang).
Jawab:
rl Gambar XV - 3

Sudatr diketatrui - A dh = Q dt Pada saat dt permukaan turun menjadi berkurang dengan


61=J dh=- A ti3n dh rl dh; jadi
a 1,94-f, _A. dh=edt
Baik Q, debiet aliran, maupun A,luas permukaan berubah-
T-.f- lf3 /2 dh ubah tergantung dari tinggi h
1,84 L il
Karena pengaliran melalui lubang maka Q = 0,8 al@
Integrasi dad h = H1 sampai h = Hz maka diperoleh : Diketahui : Bila h = 3 rt, D = 60 m dan bilah = 1,8 m
D=48m
*=2A | - 1
t-r'g4L ,t--r-:r' . JadiD=30+10h
H7 H?
dt=4
-+r(30+10hi2
dh= n-l an
1 ,- 1..
t
^-2x83.000.
'- ftZ;g,6 (o,t)i (o,qi I
ll
{t
a
'*T" *r'l@i
il
.'l

il
286 ?87

900 + 600 h + 100 h2 ) n-l ar, Tekanan pada pangkal pipa = 45 kN/m2 = 45.000 N/m2
=-( L,272 Jadi:

dt = - ( ZOZ n-* + 477Y* + 78,7h3


/2 ) dh H = *5:900, = 4,58 m
9,81x 10'
=;
Integrasi dari Hr = 3 m hingga Hz = 3 -t,2 = 1,8 m f -0,01; L=30m; d=0,05m

T
1.8
=-f''- ( 7o7 # + 41Lh* + ?8,? nrrz ; dh
I'
4,58=fr.ffi
3 Q = (14,35 - 3,125 h )l x tf3
Bila air ditangki naik = setinggi dh pada saat dt maha
=-- [ (1.41 +n* +314 h3 r z + 37,5 h"' ) ]t't
3 A [ (h + dh)-h I = Q [(t+ dt)-t ]
= L.718 detik = 29 menit 38 detik dt=+S ar,
"lVaktuyangdiperlukanuntukmengisisebuahreservoir Adhx10'
air" ( 14.35 - 3,125 h )
XV.5. Sebuah tangki bulat, bergaris tengah 1,8 m diisi air melalui
pipa panjangnya 30 m bergaris tengah 50 mm, air masuk ( 14,35 - 3,125 h ) = x, jadi :
dari dasar tangki. Sebuah pompa yang memompakan air
itu, mempunyai ukuran tetap sebesar 45 kN/m2 pada dh =- 3,125
=g
pangkal pipa pengaliran air. Hitunglah waktu yang diperlu-
I
kan untuk menaikkan permukaan air dari 0,9 m menjadi A x-i
dx x 103
1,8 m di atas dasar tangki f = 0,01 ot = - ---1116-
Jawab:
Menggunakan persama-
.r.=__W
*=-?3:193 IX,r 1.,
xa

an Bernoulli pada per-


mukaan air dan pang-
karenaA=zrx(0,9)2 m2 ;hr =0,9m;h2 =1r8mmaka
kal pipa dan memasuk-
kan kehilangan enersi X1 = 14,35 - 3,125 x 0,9 = 11'54 m
X, g,L26:r 1,8 = 8,78 m
maka: = 14,85 -
, = -, * * ro'
H=rr+{!-$
3ds
"t;lbgu1 ( 8,?8- 11,64 )

= 721 detik
Gambar XV - 4

l
288 289

XV.6. Aliran dari satu reservoir ke resenroir lainnya- Dua buah Permukaan pada tangki kira turun sebesar dx pada saat dt
tangki air yang luas permukaannya A, dan A2 dihubung- volume air yang dipindahkan = A1 dx; n
kan oleh pipa bergaris tengah d yang panjangnya L, sedang Kenaikan p"r-rt uun di tangki kanan U" =fr
koefisien gesekannya f.
Bila kehilangan enersi pada ujung-ujung pipa diabaikan (pe- Perubahan tinggi karena aliran air = dh = dx (. f * $-
lebaran tiba-tiba), turunkanlah rumus untuk waktu yang A,'I
perlu agar perbedaan muka air berubatr dari Hr menjadi ,l Perubahan isi pada tangki kiri = volume melalui pipa
H2
Bila H1 = 1,8 m; A1 = 8,4 m2 dan A2 = 4,6 m2,hitunglah - A,,4dx =1zr d2 v dt
waktu yang diperlukan untuk mengalirkan 2,8 m3 air dad
tangki yang satu ke tangki yang lainnya melalui pipa berga-
ris tengatr 26 mm, panjangnya 160 m dan f = 0,01 dt=- 4Ar dx
Jawib:
iev
Substitusi harga-harga dx dan v maka :

dt=- , 4f L h-2I
(2gd dh
;az-Gl +AJ )

diintegrasikan dari h = H, sampai h = Hz


r 1!
ri*
I
r=ffif6,y,ry' (H;.tL_H; )

Y\.
Catatan :

Persamaan di atas adalatr simetris untuk A1 dan A2, karena


GambarXV- 6
itu waktu yang dipakai untuk perubahan dan perbedaan
permukaan adalatr sama saja untuk kedua jurusan arah alir-
Dengan mengabaikan semua ketrilangan eneni pada pele- an air.
baran tiba-tiba maka :
Bila 2,8 m3 aq meninggalkan tangki sebelatr kiri maka
.-4fL v2
"--T- E Turunnya permukaan ditangki *ri =
#
= 0,844 m

Naiknya permukaan ditangki kanan =?*= 0,609 m

Perbedaan muka air akhir = H2 = 1,8 0,334 0,009


- -
= 0,857 m.
290 297

KarenaAl =8,4m2 ;Az =4,6m2 ;d=0,025m;f =0,01 dt= Adh


L=150m Qr -Qz -Qr
i
t=ffi@)(1,8+' d
l
Karena A = 80.000 m2 ; Qr = 9 ms/detik;

= 4,26m3 /detik; Q3 = 28,6 tri


Q, m3 /detik
0,g5?l )

= 12.150 x L2.25 x (1,3416 0,92571= 17.750 detik


.|'I maka:
- i
= 4 jarn 55 menit 50 detik. - 80.000 dh
uU---_---__
2.790 dh
{ 4,75 _ 2g,6 h, 0,16? _ ht
I
"Aliran masuk dan aliran keluar" ii
limitnya dt = zru__
I dh
XV.?. Sebuatr reservoir mempunyai luas permukaan 80.000 m2
0,16? - h*
I
yar.rg dapat dianggap tetap. Air masuk sebesar 9 m3 /detik $

dan keluar menjalankan turbin dengan debiet aliran sebesar z'790


I
dan T=rH, ,arr
4,25 m3 /detik. Pelimpah juga disediakan yang dapat menga-
1

:-
Hr
0,167-h2
lirkan air lebih sebesar 28,6 h* m3 Tdetik dimana h adalatr
tinggi ait diatas mercu ambang dalam meter.
Bila dt/dh digambarkan terhadap harga,harga h maka luas
daeratr antara h = 0 dan h = 0,26 m adalah waktu T yang di-
Bila permukaan air pada permulaannya berada di bawatt perlukan untuk permukaan bergerak daxi 0 sampai 0,25 m
ambang, berapa lanra waktu yalrg diperlukan oleh permuka-
an untuk naik dari mercu ambang sampai 0,25 m di atas Jadi integrasi dapat dilakukan secara grapis atau mengguna-
ambang ? kan "cara Simpson" dengan menggunakan kenaikan sedikit
demi sedikit dh = 0,025 m sebagai berikut :
Jawab:
Pada waktu t, misalkan tinggi air di atas ambang = h dan
pada waktu dt permukaan naik setinggi dh-
Bila Q, = debit air masuk resewoir hm 0 0,025 0,050 0,075 0,100 0,125 0,150 0,175 0,200 0.225 0.250
Q2 = debiet eir keluar resenroir untuk turbine 312
tr' 0 0,004 0,011 0,021 0,032 0,044 0,058 0,073 0,089 0,107 0,125
Qt = debiet air keluar melalui pelimpah- 3tz
Maka: 0,167-h' 0,167 0,163 0,156 0,146 0,135 0,123 0,109 0,094 0,078 0,060 0,042
Kenaikan isi resertloir = air masuk - air keluar ke turbine -
air melalui pelimPah. dt 16700 17120 1 7900 1910020650 22700 25500 2970035800465q)66400
im
Adh=Q, dt-Qz dt-Qr dt
292 2gg

T = luas dibawah garis lengkung Jadi :

Gaya yang diperlukan untuk percepatan =


waL
= Un [ (jumlatr yang pertama dan yang terakhir) + 4 x g dt
*
ordinat genap + 2 x ordinat ganjil) I Tinggi enersi yang diperlukan untuk percepatan =
* ff
t
g32U 4
tL
[ 8g.100 + 4 x 1B,E1,zo + zx 99.8b0 ,t d2s*
]i
= ] Tinggi enersi untuk mengatasi gesekan =

t
= 6.681 detik = l jam 54 menit 21 detik
tlf35 v2
Kehilangan tinggi enersi pada katup =
4
Kehilangan tinggi enersi pada pipa masuk = 0,6 v2
"Percepatan Aliran" 29
XV.8. Pipa lurus yang panjangnya 360 m, garis tengah 100 mm,
dengan ambang masuk yang tajam, mengalirkan air dari
Tinggi kecepatan pada pipa keluar =*
sebuah reservoit, tetapi permukaan air direservoir diperta- Jadi :
hankan tetap 15 m di atas lobang keluar. Lubang keluar
L+7,6y+ 1,Eo ).
pada permulaannya ditutup dengan katup. Tekanan gesek-
annya dapat disamakan dengan paniang pipa 7,5 m.
H= {st t! r
t *
Bila katup tiba-tiba dibuka, berapa lama waktu yang diper- 4y=gH-
lukan sebelum kecepatan aliran menjadi 1,2 m/detik. Diam-
dt L "r'
21.
bil f = 0,08 sedang akibat pemampatan diabaikan.
Jawab:
c =(4f (th+7.5) +1,8)
Pada saat t kecepatan aliran dalam pipa sebesar v. H tetap ti-
dak berubah.
2l,dv -
61= gH-
2 cvz
H = tinggi gesekan + tinggl kecepatan ditempat keluar +
tinggi percepatan + kehilangan enensi di katup + kehi- Intergasi dari v = 0 sampai v = V
langan enersi pada pelebaran tiba-tiba
Bila L = panjang pipa dan a = luas penampang pipa maka 2L
:
waktu yang diperlukan T = ."v( 2gHdv
Massa cairan didalam pipa = w a L
c
6 )-vz
g c

fu* lw
Bila kecepatan v + dv saat terjadinya pada t + dt ,2gH
I +V
=2L
c -;-
Percepatan cairan di dalam pipu =*
294 295

SOAL_SOAL
\^cffitr1 1. Sebuah tangki berbentuk silinder bergaris tengah 0,6 m de-
ngan tinggi 1,5 m, mengeluarkan air dari dasarnya melalui lu-
bang bergaris tengah 25 mm.
Karena L = 860 m; H = 15m; v= l,Zm/detik; d = 0,01 m
f = 0,008 Koefisien pengaliran 0,61. Bila tangki pada mulanya penuh
ri air, berapa lama waktu yang dipwelukan untuk menurunkan
permukaannya sebesar 0,9 m ?
( L+.?,6 )+ 1,6 = ax o'%Q8ir 3e?'6 + 1,6= tt9
"=ff ( 192 detik )

'-ffir", 2. Sebuatr tangki berbentuk silinder dengan garis tengah 1,8 m,


mempunyai lubang pada dasarnya dengan garis tengah
50 mm, yang sisinya tajam dan mempunyai koefisien penga-
liran sebesar 0,6.
- 1,926 fog
ffi - L926 r 3,00148 - 8,9 deti} (a) Bila air mengalir kedalam tangki dengan debiet
9 dm3 /detik hitunglah tinggi air di atas lubang bila
tinggr permukaan afu di dalam tangki tetap tidak beru-
bah.
(b) Hitunglatr waktu yang diperlukan bila permukaan air
turun dari 2,4 m menjadi 0,6 m di atas lubang, dan ti-
dak ada aliran air masuk ketangki.
(c) Bila air mengalir ke dalam tangki dengan debiet aliran
sebesar 1? dm3 /detik hitunglah kenaikan permukaan
air di dalam tangki setiap menitnya, bila permukaan
air telah mencapai 1,5 m tingginya di atas lubang.
(2,97 m; 775 detik; 25 cm )
3. Sebuah tangki berbentuk silinder yang diisi air dan menga-
lirkan air melalui lubang yang bergaris tengatr 25 mm terle-
tak didasar tangki, mempunyai koefisien pengaliran sebesar
0,623. Bila garis tengah tangki 0,6 m, hitunglah waktu yang
diperlukan agar permukaan air turun dari 1,8 m menjadr 0,6
m di atas lubang itu, bila dilan air ke dala:n tangki dihenti-
kan.
( 237 detik )
296 291

4. Air mengalir keluar melalui pipa yang panjangnya 3 m dan 7. Bila koefisien pengaliran sebuah ambang berbentuk V dengan
bergaris tengah 25 mm dan tangki berbentuk selinder yang sudut 900 besarnya = 0,593, berapa lama waktu yang diperlu-
bergaris tengah 1,00 m. kan untuk menurunkan muka air dari 0,4 m menjadi 0,3 m di
atas puncak ambang bila luas permulaan sir di dalam tangki
Pipa itu dihubungkan dengan dasar tangki dan air mengalir ke 46m2.
udara terbuka yang jaraknya 2 m dari dasar tangki. Pada mu-
lanya permukaan air tidak berubatr, karena air yang masuk ( 60,8 detik )
dan keluar mempunyai debiet yang sama sebesar 0,002 ?l 8. Sebuatr tangki berbentuk silinder dengan garis tengah 4,8 m
m3 Tdetik. Bila tiba-tiba air yang masuk ke tangki dihentikan,
mengalirkan air melalui sebuatr pipa yang panjangnya 90 m
hitunglah waktu yang diperlukan untuk mengosongkan tang- dan bergaris tengah 225 mm.
ki itu, bila koefisien gesekan pada pipa = 0,01 dan kehilang-
an enersi pada perubahan tiba-tiba besarnya sama dengan Berapa lama waktu yang diperlukan untuk menurunkan mu-
0,5 x tinggi kecepatan. ka air dari2,7 m menjadi L,2m di atas pangkal pipa.
( 14 menit 35 detik ) Ambil f = 0,01.
( 460 detik )
5. Air mengalir melalui ambang tajam berbentuk persegi pan-
jang yang lebamya 5,4 m dari sebuah reservoir air yang luas 9. Sebuah tangki berbentuk silinder yang bergaris tengah 3 m
permukaannya 8L.000 m2. Hitunglah waktu yang diperlukan mengalirkan air melalui pipa yang panjangnya 30 m dengan
bila tanggi air diambang turun dari 0,9 m menjadi 0,15 m, bi- garis tengah 50 mm. Ujung pipa itu terletak 8,4 m di bawatt
la tidak ada air masuk ke reservoir atau keluar dengan cara pangkal pipa. Koefisien gesekan pipa = 0,066 dan kehilangan
apapun. enersi pada pangkal pipa karena pelebaran tiba-tiba = h x
Koefisien pengaliran C6 dari ambang = O,62 sedang dinding tinggi enersi kecepatannya.
reservoir air dianggap tegak lurus. Berapa lama waktu yang diperlukan untuk menurunkann mu-
ka air dari 3,6 m menjadi 0,6 m di atas pangkal pipa.
( 6 jam 58 menit 20 detik ).
( 55 menit 25 detik )
6. Sebuah ambang berbentuk V berambang tajam dipasang pada
sisi tangki berbentuk segi empat panjang yang berukuran 3,6 10 Sebuatr tangki persegi berukuran 3,6 m x 1,2 m mengalirkan
m panjang dan 1,2 lebar. Untuk ambang itu berlaku rumus air melalui pipa yang panjangnya 3,6 m dan garis tengatrnya
Q = 1,44 H2's dimana Q dalam m3 Tdetik dan H dalam 50 mm. Berapa lama waktu yang diperlukan bila air semula
m. tingginya 1,2 m sedang ujung pipa berada 0,9 m di bawatt
pangkalnya yang melekat pada dasar tangki. Koefisien gesek-
Berapakah lama waktu yang diperlukan untuk mengurangi an pipa = 0,009 sedang kehilangan enersi pada ujung pipa
tinggi air di tangki dari 0,3m menjadi 0,026 m. Bila air me- akibat dipasangnya katup, terjadi sebesar 1,5 kali tinggi ener-
ngalir bebas dari tangki keluar dan tidak ada air mengalir ma- si kecepatan dalam pipa. Ambang masuk dan keluar dari pipa
suk ke dalam tangki. kedua-duanya tajam.
t\
( 8 menit 14 detik ). ( 19 menit 35 detik )
t

298 299

11. Kekentalan suatu cairan diukur dengan cara mengukur aliran enersi akibat pusaran air diabaikan kecuali gesekan pada pipa
minyak sebanyak 50 cm3 dari sebuah tangki kecil melalui dimana f diambit sebesar 0,01.
pipa kapiler yang diletakkan mendatar. ( 25 detik )
Tangki berbentuk silinder dengan atasnya terbuka bergaris
14. Sebuah tangki berbentuk silinder diletakkan dengan sumbu-
tengah 5 cm sedang pipa kapilernya berukuran 1 mm dan
panjangnya 10 cm.
nya mendatar mempunyai garis tengatr 2,4 m dan panjangnya
6m.
Mula-mula tangki diisi minyak setinggi 5 cm di atas sumbu {}
pipa kapiler dan diketahui bahwa minyak mengalir sebanyak Air dikeluarkan dari bagian
yang terendah dari tangki melalui
katup yang dapat digunakan dengan pipa bergaris tengah ?b
50 cm3 dalam waktu 20 menit.
mm dengan koefisien pengaliran sebesar 0,6. Bila katup dibu-
Berapa besarnya kekentalan itu bila kerapatannya 0,88 ka tangki berada dalam keadaan penuh. Hitunglah waktu
gram/cm3. Pengaruh dari ujung-ujung pipa dan tinggi enersi yang diperlukan untuk menurunkan permukaan air sebesar
kecepatan diabaikan. 1,5 m bila udara dengan bebas masuk kebagian atas dari tang-
( 0,0182 poise ) ki.
( 20 menit 55 detik )
]-2. Sebuah Viscometer, alat untuk mengukur kekentalan tipe
Redwood mempunyai tempat minyak bergaris tengah 4,75 15. Sebuah tangki persegi panjang, panjangnya 3,6 m dan lebar-
cm dan dihubungkan dengan pipa kecil bergaris tengah o,17 nya 1-,8 m dibagi 2 bagian dengan dinding tegak lurus sehing-
cm dan panjangnya 1,2 cm. Pada waktu minyak mulai menga- ga isinya yang sebelah 2 kali yang sebelahnya lagr. Dinding
lir tinggi permukaan minyak terletak 9 cm di atas ujung pipa pemisah mempunyai lobang yang letaknya di dasar tangki itu
itu. Panjang efektip pipa dapat diambil 7,2 cm ditambah jari- at berukuran 25 mm2
jari pipa itu, akibat terjadinya kontraksi pada pangkal pipa.
Pada mulanya permukaan air pada bagian yang besar lebih
Dengan memperhitungkan turunnya permukaan minyak, ta-
tinggi 1,8 m di atas permukaan air pada bagran yang kecil. Be_
hanan kekentalan pada pipa dan enersi kinetis pada penga-
rapa lama waktu yang diperlukan untuk merubah perbedaan
liran minyak ke luar pipa, hitunglatr dengan cara integrasi
tinggi permukaan air menjadi 0,9 m.
waktu yang diperlikan untuk mengalirkan minyak sebanyak
50 cm3 , dengan kekentalan 0,5 poise dan berat jenis O,92 Diketahui koefisien = 0,6
yang mengalir melalui pipa. ( 683 detik )
( 244 detik )
l-6. Dua buah tangki berbentuk silinder dengan sumbunya tegak
13. Bagran bawah dari tangki airberbentuk limas bergaris tengah lurus diletakkan di atas lantai. Tangki A bergaris tengah 1,g
1.,8 m pada bagian atasnya sedang bawahnya bergaris tengah m, tangki B '1.,2 m, kedua tangki itu dihubungkan dengan
L00 mm, tingginya 0,9 m. Pipa bergaris tengah 100 mm yang pipa bergaris tengah 75 mm dan panjangnya 1,8 m ambang
panjangnya 1,8 m dihibungkan tegak lurus ke bawah dari masuk dan keluar pipa keadaannya tajam. Tangki tangki itu
bawah tangki dan mengalirkan air ke udara terbuka. Hitung- terisi air dan pada suatu saat permukaan air di iangki E teufr
t\
lah waktu yang diperlukan untuk mengosongkan bagian yang tinggi L,2 m daripada permukaan air di tangki a. gila t
berbentuk limas bila akibat gesekan, kehilangan-kehilangan = 0,009 untuk pipa penghubung berapa lama waktu yang di_
perlukan untuk mencapai saat permukaan afu kedua tangki
300 801

itu berbeda tingginya 0,3 m. Bila permukaan air berada 0,6 m di atas dasar tangki maka di-
( 64,8 detik ) ketahui air naik 25 mm dalam waktu 19,5 detik.
Tentukan debiet air masuk dalam dm3 Tdetik dan tentukan
1?. Dua buah reservoir air yang berdinding tegak lurus masing- apakah air akan melimpatr bila air terus menerus mengalir ma-
masing mempunyai luas permukaan air seluas 186 m2 kedua sukfdiambil=0,008
duanya dihubungkan dengan lubang berukuran o,186 m2.
Koefisien pengaliran melalui lubang = 0,8. Bila perbedaan
(ll 17,72dm37detik
tinggi permukaan air itu 2,7 m, berapa lapa waktu yang di- I/ (2) tidak
perlukan sampai terjadi perbedaan permukaannya sebesar 20. Sebuah penyangga tumbukan hidrolis mempunyai silinder
1,2 m. bergaris tengah 250 mm dan digerakkan dengan menekan air
( 2 menit 34,5 detik ). masuk ke dalam lubang yang bergaris tengah 50 mm dimana
koefisien pengalirannya = O,7. Airnya mengalir ke tempat
18. Minyak dialirkan terus menerus dari sebuah tangki melalui yang mempunyai tekanan atmosfir.
pipa dimana alirannya adalah aliran laminer dan dapat dinya-
Penyangga tumbukan itu biasa dipakai untuk menahan tum-
latat dengan rumus Q = kH m3 /detik, dimana H = tinggi mi- bukan dari truck yang bermassa sebesar 40 ton yang bergerak
nyak dalam tangki minyak diukur dalam meter sedang k ada-
dengan keeepatan 6 m/detik. Hitung waktu yang diperlukan
latr konstanta, dan H diukur dari lubang pipa keluar. Dinding
dan jarak piston bergerak untuk mengurangi kecepatan truk
tangki membuat sudut dengan garis tegak lurus. dan pada ke-
itu sebesar 20%.
tinggian H di atas pipa luasnya permukaan air =
(H2 +6H+9)m2 ( 3,06 m; 0,853 detik ).
,l
Bila rninyak mengalir dengan debiet yang tetap maka permu- 21. Dua buah reservoir air yang permukaannya tetap tingginya
kaan air pada tangki tingginya tidak berubah dan H = 1,2 m' berbeda sebesar 12 m dihubungkan dengan pipa sepanjang
Bila debiet alirari dilipat dua maka H naik dari 1,2 m menjadi 200 m sedang garis tengatrnya 100 mm. Aliran diatur oleh se-
1,8 m dalam waktu 15 menit. buah katup yang letaknya dipasang dekat dengan ujung pipa
dan kehilangan enersi yang terjadi bila katup dibuka penuh
Bila minyak yang masuk dihentikan, berapa lama waktu = 10 v2 /2g dimana v adalah kecepatan dalam pipa. Bila katup
yang diperlukan agar H turun dari 1,8 m menjadi 1,2 m
tiba-tiba dibuka, berapa lama waktu yang diperlukan untuk
<ii atas pipa keluar ?
mencapai kecepatan 0,96 x kecepatan di ujung pipa yang
( Sla Jetik ). harganya tetap, bila gelombang tekanan diabaikan ahibat
pembukaan katup secara tiba-tiba.
19. Sebuatr.tangki berbentuk silinder bergaris tengatr 2,1 m pan- Bila diambil f = 0,01 untuk pipa, sedang kehilangan enersi
jangny:i.2,4 m diletakkan tegak lums sumbunya' sedang bagi- pada pangkal pipa diabaikan.
an atasnya terbuka. ( 6,07 detik ).
Air mengalir ke dalam tangki dengan debiet yang tetap dari t,
atas tangki. Air juga dikeluarkan dari dasar tangki melalui pi-
payang bergaris tengatr ?5 mm dan paniang\ya 5,4-m, air ke-
iuar dari ujung pipa yang letaknya 0,9 m di btrwatr dasar tang-
ki.
-']

l1

BAB XYI

ALIBAN BERAfl'NAI{ PAI)A SALT'RAE{ TESBT'KA


I ' ' guLrroterhla:
^dalah suatu dur dimana air mengalir dengan pemukaan beba;
Pada semua titik sepurjang diran tekanan pada petmukaan bebal
adalah sama yaihr tetanan atmosfir. Pipa yurg mengalirkan air
dmgEn permrkaan bebas dapat diangap saluran terbuta" I&rena
tekanan pada petmukaan air besarnya hhp, mala aliran fidak di-
eebabkan oleh perbedaan tekanan tetapi disebabkan oleh perbeda-
an enersi potensial karena kemiringan dari saluran.

G€rakan Bemturan (Unifotm flow)


Pada keadaan ini maka penampang dari alirarr dimana sama sepan.
jang saluran volume air melewati suatu penampang pada satu-
an waktu tertentu adalah sama juga kecepatatr rata-ratanya tetap.
Tahanan terhadap gesekan karena aliran, sama dengan tinggi dari
gradient dasar saluran.
7

304 306

Ketiling basah P atau O Jawab : i

Bla ditinjau suatu penampang tegak lurus pada sumbu saluran, Terlihat suatu cairan elemen-
maka keliling basah adalah paniang daripada sisi saluran yang di- ter yang panjangnya L dan
entuh oleh cairan di dalamnYa. luas penampangnya A pada
Lkrtuk saluran berbentuk segi empat paniang maka keliling basah satu saluran.
P=B+2D
tl

l-
D

t_ l-- s Garnbar XVI


--l - 2

Gambar XVI - 1 Gaya yang menghasilkan gerakan ='komponen dari berat


cairan elementer yang bekerja sepanjang saluran.
Jad-iad hidrolis m atau R. w A L sinl= w A Ll(bila sudut kecil sekali sinl =I)
Bila luas penampang cairan = A Bila q adalah tahanan gesekan untttk satuan luas pada satu-
an kecepatan, maka :
matram=f, atauB=S {i 1 Tatranan}esekan=ev2
Gaya tarik = q v2 x luas penampang.basah = q v2 O L
untuksaluran berbentuk segi empat paniang. Karena benda elementer ini tidak memgrnyai percepatan
m=ffi
BD maka:
Gaya yang menghasilkan gerakan = gaya krik
wALl=qv2 OL
Rumus ChezY
v2=w.4t=*Rt
qo- q
xu.1. Dianggap batrwa tatranan gesekan pada aliran airdi dalam
saluran terbuka sebanding dengan pangkat dua dari kece'
patan rata-ratanya t-, ,=.1{ffi=cy'Rr
Tunrnkanlatr rumus Chezy yang berhntuk v = d/n f
Apabila 3 = jari'jari hidrolis, I = kemiringan dasar saluran Untuk memperoleh dimensi dari C maka :
dan C = koefisien tatranan.
Apakah dimensi dari koefisien C ? ri I n-
v v =.$=rn*7at atau
Jawab: \ffE-n V m
c= LLl1r = 1| 1-r
l
I
3ffi 807

XVI.2. Sebuah saluran terbuka mempunyai lebar B = 4,5 m dan


kemiringan 1 : 800. Cadah berapa kecepatan rata-rata dari
,_2\f2.(0,0425)2_ 1
r-
alfuan v dan debiet aliran Q bila dalamnya air D = 1,2 m,
(o7t6E4e2- 272
C=49.
Jawab: XVI.4. Tampang sebuah saluran terbuka berbentuk trapezium
dengan ukuran-ukuran seperti terlihat dalam gambar
RumusChezyv=Crr/Tf XVI - 4. Bila C = 49 hitunglah Q Bila dalamnya air 1,2 m
t) sedang kemiringan dasar saluran 1 : 1.600.
Jari-jarihidrolisR=8=
B% = ##=:f
= 0,784 m.
Kecepatan rata-rata v - 49 ( 0,?84 -#)
= 1,53 m/detik. ,=rrL
Debiet aliran Q = A v = 4,5 xL,2x 1,53 = 8,2? m3/detik.

XVI.8. Sebuatr saluran terbuka berbentuk V, sisi-sisinya membuat


sudut 45o pada garis vertikal. Bila Q = 42,5 dm3ldetik se-
dang dalamnya air pada bagian yang terdalam 1 225 mm. Gambar XVI - 4
Hitunglah kemiringan saluran dengan menggunakan rumus
ChezybilaC=49. Jawab:
Jawab:
e=Av=Agy/TI Luas penampang A =|{a,++ 3,6 ) x 1,2
A - D2 = O,2252 m2 = 7,2m2
Kelilingbasatr O=2D{T
jad-jad hidrolis R =4= ^L Keliling basah O = 3,6 + 2\reWT61
o z\F.D = 3,6 + 5,36 = 8,96 m.

-\DD

,l\s/
D
3=
Jad-iari hidrolis R = 0,804 m.
2\F &=
.D Besarnya debiet Q = A v = A Cy'TI
Q=D2 c T-
*
ztrt
nz-Dsc2 c2 Il rl =7,2x+gr/ (0,804'x
Gambar XVI - 3 Worlf 2 ,/z
= ?,93 m3ldetik.
t= ZJgs,
D' C'
\

308 309

XVI.5. Sebuah saluran berbentuk seperti terlihat pada gambar BD


* =8= B-E'
,, 1.2m -, XVI - 5. mempunyai kemiring-
i l_ andasarl:2.500.
I T to.r- , BD
,-
- I I BerapakatrlrargaCbila Q=BD,C *B+2D xU
\' ) ) lo'"Q=o'55m3/detik
V]
Gambar XVI - 5
{1
8,5=2,4Dx51

0,0G94 = D.r4mj
(#:YzD.#l

Jawab:
A
1
=i ( zr x 0,62 ) + L,zx 0,3 = 0,666 + 0,36 (.0,06e4)2 =D2 tffi-l
= 0,926 m2
4,8x 16x 1Oa =
Keliling basah O = r x 0,6 + 2 x 0,3 = 2,48 m $ffi:
Jari-jari hidrolis R