Anda di halaman 1dari 7

ATM Drive Thru

A. Pengertian

ATM Drive Thru adalah atm yang didesain khusus pada lokasi dan bentuknya
sehingga kita dapat melakukan transaksi tanpa harus turun dari kendaraan. ATM
Drive Thru fungsinya sama dengan ATM Tunai yaitu dapat melakukan transaksi
penarikan tunai dan transaksi lain seperti penggantian PIN, informasi saldo, transfer,
pembayaran tagihan dan pembelian, namun bedanya kita dapat melakukan semuanya
di atas kendaraan tanpa harus turun dan memarkir kendaraan.

B. Maksud/Tujuan
1. Mempermudah melakukan transaksi penarikan tunai
2. Mempermudah melakukan transaksi lainnya seperti penggantian pin, informasi
saldo, transfer, pembayarn tagihan dan pembelian.

C. Aktifitas dan Perabot


1. Aktifitas
a. Melakukan Transaksi
b. Membuang sampah
c. Mengecek Handphone

2. Perabot
a. Mesin ATM
b. Tempat sampah
c. CCTV

D. Konsep
Konsep yang digunakan untuk ATM Drive thru ini adalah konsep Modern.
Standar dan Material

1. Standar
a. Standar ukuran untuk melakukan transaksi

1
Sumber : Data Arsitek jilid 2 edisi 33

b. Standar Perabot
Mesin ATM

Sumber : www.bankers.asn.au

2
2. Material
a. Alucopan

Aluminium Composite Panel atau yang biasa disingkat ACP adalah salah
satu tipe plat panel yang mengandung bahan non-aluminium di antara dua lembar
aluminium yang direkatkan. Lembar aluminium dapat dilapisi dengan PVDF atau
cat Polyester (PE).

1) Campuran pembuatan Alucopan:


a) Aluminium
b) Polyetthylene

2) Kelebihan Alucopan:
a) Mempunyai daya tahan yang cukup tinggi terhadap cuaca dan iklim
b) Bahan yang bagus untuk dekoratif baik eksterior maupun interior
c) Tersedia dalam berbagai macam warna dan pola

3) Kekurangan Alucopan:
Keras dan kaku

b. Bitumen Selulosa
Bitumen adalah salah satu jenis atap yang Strukturnya atap ini
biasanya terbuat kayu, beton, maupun baja ringan. Atap jenis ini bentuknya
bergelombang berupa lembaran dan terbuat dari campuran serat alam dan
aspal.

3
1) Campuran pembuatan Bitumen selulosa:
a) Fiber selulosa
b) Bitumen
c) Resin

2) Kelebihan Bitumen selulosa:


a) Lentur, sehingga mudah dibentuk menyesuaikan bentuk atap
b) Berbobot ringan sehingga tidak membebani konstruksi bangunan
c) Insulasi panas yang baik karena karakteristik bahan penyusunnya

3) Kekurangan Bitumen selulosa:


Relatif lebih mahal daripada jenis atap lembaran lainnya.

c. Beton Ringan
Beton ringan adalah beton yang memiliki berat jenis (density) lebih
ringan daripada beton pada umumnya. Beton ringan bisa disebut sebagai beton
ringan aerasi (Aerated Lightweight Concrete/ALC) atau sering disebut juga
(Autoclaved Aerated Concrete/ AAC) yang mempunyai bahan baku utama
terdiri dari pasir silika, kapur, semen, air, ditambah dengan suatu bahan
pengembang yang kemudian dirawat dengan tekanan uap air.

1) Campuran pembuatan Beton Ringan :


a) Pasir kuarsa
b) Kapur
c) Semen
d) Air
e) Gypsum
f) Aluminium pasta

2) Kelebihan Beton ringan yaitu :


a) Mudah dibentuk
b) Dapat mempermudah proses konstruksi
c) Tahan lama, kurang lebih sama tahan lamanya dengan beton
konvensional

4
3) Kelemahan Beton ringan yaitu :
a) Karena ukurannya yang besar, untuk ukuran yang tanggung, akan
memakan waste yang cukup besar. Diperlukan keahlian tambahan
untuk tukang yang akan memasangnya, karena dampaknya berakibat
pada waste dan mutu pemasangan. Perekat yang digunakan harus
disesuaikan dengan ketentuan produsennya, umumnya adalah semen
instan.
b) Nilai kuat tekannya (compressive strength) terbatas, sehingga sangat
tidak dianjurkan penggunaan untuk perkuatan (struktural).
c) Harganya cenderung lebih mahal dari bata konvesional.

d. Baja Ringan
Baja ringan merupakan material yang dibentuk dalam kondisi dingin
(cold-formed steel) dengan ketebalan berkisar antara 0,4 mm hingga 3,0 mm.
Karena ketebalan yang tipis, maka baja ringan yang dipakai untuk keperluan
struktural harus dibuat dari baja mutu tinggi, sehingga mempunyai ketahanan
yang cukup untuk menerima beban struktur.

1) Campuran pembuatan Baja ringan:


a) Zincalum atau Zink aluminium
b) Galvanis

2) Kelebihan Baja ringan, yaitu:


a) Karena bobotnya yang ringan maka dibandingkan kayu, beban yang
harus ditanggung oleh struktur di bawahnya lebih rendah (jadi lebih
irit strukturnya)
b) Baja ringan bersifat tidak membesarkan api (non-combustible).
c) Tidak bisa dimakan rayap

3) Kekurangan Baja ringan :


a) Kerangka atap baja ringan tidak bisa diekspos seperti rangka kayu,
sistem rangkanya yang berbentuk jaring kurang menarik bila tanpa
penutup plafon.
b) Rangka atap baja ringan tidak sefleksibel kayu yang dapat dipotong
dan dibentuk berbagai profil.
c) Mutu dan Kualitas dari struktur atap baja ringan kurang terjamin.

5
e. Aspal
Aspal adalah material berwarna hitam atau coklat tua, pada temperatur
ruang berbentuk padat sampai agak padat, yang terbuat dari komposisi karbon,
nitrogen, hidrogen dan oksigen.

1) Campuran pembuatan Aspal :


Bitumen

2) Kelebihan Aspal, yaitu:


a) Jalan lebih halus, mulus dan tidak bergelombang sehingga enak dalam
berkendara.
Warna hitam aspal memepengaruhi psikologi pengendara menjadi lebih
teduh dan nyaman.
b) Untuk penggunaan pada jalan dengan lalu lintas kendaraan ringan,
jalan aspal lebih murah dibanding konstruksi jalan beton.
c) Proses perawatan lebih mudah karena tinggal mengganti pada area
jalan aspal yang rusak saja, dengan cari menggali dan mengganti
dengan yang baru pada area jalan yang rusak.

3) Kekurangan Aspal, yaitu:


a) Tidak tahan terhadap genangan air, sehingga memerlukan saluran
drainase yang baik untuk proses pengeringan jalan aspal pasca hujan
atau banjir.
b) Pada struktur tanah yang buruk harus dilakukan perbaikan tanah
terlebih dahulu sebelum ditumpangi oleh konstruksi jalan aspal.

6
E. Bentuk

Bentuk ATM Drive thru yang akan dibuat tidak jauh berbeda dengan gambar
diatas hanya, perbedaannya terdapat di atap, model atap yang akan dibuat bentuknya
melengkung dengan konsep modern.

F. Kesimpulan

ATM Drive Thru tidak jauh berbeda dengan jenis atm lainnya namun atm
drive thru didesain khusus pada lokasi dan bentuknya sehingga dapat mempermudah
nasabah melakukan transaksi tanpa harus turun dari kendaraan.