Anda di halaman 1dari 46

TINJAUAN PUSTAKA

1. TEORI UMUM INTERIOR


a. Pengertian Interior
Menurut Wicaksono, dalam buku Teori Interior (2014 : 5&6),
menyebutkan bahwa interior merupakan bagian yang terintegrasi
dengan struktur bangunan, yang di dalamnya termasuk struktur
bangunan. Peranan interior ialah menciptakan pemahaman yang baik
terhadap desain tata ruang dalam.Tujuan dari interior itu sendiri ialah
untuk memperbaiki fungsi, memperkaya nilai estetika, dan
meningkatkan aspek psikologis dari sebuah ruangan.
b. Sejarah Perkembangan Interior
Sejarah menunjukkan bahwa hunian pertama manusia pre-historis
berwujud shelter atau gubug temporer yang di dalamnya telah
didekorasi dengan penataan interior berwujud gambar-gambar lukisan
tentang manusia, hewan, dan tumbuhan. Pengetahuan pertama yang
diketahui manusia mengenai sejarah interior berasal dari penemuan-
penemuan seni rancang bangun di dalam piramida Mesir kuno,
Yunani dan Romawi.Seni rancang bangunan yang ditemukan berupa
keterampilan teknis dalam membuat kubah yang menekankan pada
perencanaan desain bangunan public untuk kebanggaan kolektif
sebuah bangsa.
Selanjutnya pada era abad pertengahan dan zaman “kegelapan”,
dapat dilihat beberapa pengaruh dari gereja Kristen di katedral, biara-
biara, dan benteng (sebelum masa renaissance) yang kemudian beralih
kepada sejarah pelukis, pematung, dan arsitek sebagai perancang tata
ruang dalam. Beberapa nama besar yang berperan atas beberapa
prestasi terbesar dunia rancang bangun dan interior dalam era tersebut
dapat diidentifikasi.Setelah itu, baik Inggris maupun Eropa, bukti
berupa referensi visual dari berbagai istana, villa, kapel, dan galeri
seni dari berbagai dinasti kerajaan masih dapat dilihat sampai saat
ini.meskipun demikian, hingga saat ini belum dapat diidentifikasi

1
Malaysia & Singapure
siapa sebenarnya yang merupakan “desainer interior” pertama yang
hidup di muka bumi ini (Wicaksono, 2014 : 17&18).

2. ELEMEN DESAIN INTERIOR


a. Lantai
Lantai adalah bidang ruang interior yang datar dan mempunyai
dasar yang rata.Sebagai bidang dasar yang menyangga aktivitas
interior dan perabot kita, lantai harus terstruktur sehingga mampu
memikul beban tersebut dengan aman, dan permukaannya harus
cukup kuat untuk menahan penggunaan dan aus yang terus menerus.
b. Dinding
Dinding adalah elemen arsitektur yang sangat penting untuk setiap
bangunan.secara tradisional, dinding telah berfungsi sebagai struktur
pemikul lantai diatas permukaan tanah, langit-langit, dan atap.
Menjadi muka bangunan, serta memberi proteksi dan privasi pada
ruang interior yang dibentuknya.
c. Langit-langit
Elemen utama arsitektur yang ketiga dari ruang interior adalah
langit-langit.Meskipun berada di luar batas jangkauan tangan kita dan
tidak digunakan seperti halnya lantai dan dinding, langit –langit
memainkan visual penting dalam pembentukan ruang interior dan
dimensi vertikalnya.Langit-langit adalah elemen yang menjadi
naungan dalam desain interior, dan menyediakan perlindungan fisik
maupun psikologis untuk semua yang ada dibawahnya.
d. Jendela
Jendela dan pintu masuk memotong bidang dinding yang
membentuk bangunan dan ruang interior yang dibatasinya.Merupakan
elemen transisi dari desain arsitektur dan interior yang
menghubungkan, baik secara visual dan fisik, satu ruang ke ruang
lainnya, maupun bagian dalam dengan luar.Ukuran, bentuk, dan
penempatan jendela mempengaruhi integritas visual permukaan
dinding dan perasaan ‘tertutup’ yang dihasilkan.

2
Malaysia & Singapure
e. Pintu
Pintu dan jalan masuk memungkinkan akses fisik untuk kita
sendiri, perabot, dan barang-barang untuk masuk dan keluar bangunan
dan dari satu ruang ke ruang lain di dalam bangunan. Melalui desain,
konstruksi dan lokasinya, pintu dan jalan masuk dapat mengendalikan
penggunaan ruang pandang dari satu ruang ke ruang berikutnya dan
masuknya cahaya, suara, udara hangat, dan hawa sejuk.

3
Malaysia & Singapure
ANALISA PEMBAHASAN INTERIOR BANGUNAN MASJID
PUTRAJAYA, VICTORIA TEATRE AND CONCERT HALL , DAN
ESPLANADE

1. Masjid Putrajaya
Masjid Putra adalah masjid utama di Putrajaya, Malaysia.
Pembangunan masjid dimulai pada 1997 dan selesai dua tahun kemudian.
Masjid Putra atau Masjid Putra seluas 1,37 hektare. Masjid Putra juga
dikenal sebagai Masjid Pink karena granit bertingkat mawarnya terdiri dari
tiga area fungsional utama; Ruang sholat, Sahn, dan berbagai fasilitas
belajar dan ruang fungsi. Masjid Putra berharga hampir RM250 juta dan
RM100 ribu diperkirakan biaya pemeliharaannya. Arsitektur megah ini
terletak di sebelah Perdana Putra yang menampung kantor Perdana
Menteri Malaysia, Putra Square ( Perdana Mentri ), dan Danau Putrajaya
buatan manusia, menjadikannya pusat tujuan wisata yang mampu menarik
perhatian orang-orang dari dalam dan luar negeri. Sampai tahun 2012,
konon merupakan satu-satunya masjid di dunia dengan rona merah muda
yang unik. Desain masjid tersebut terutama berasal dari Maroko dan
Baghdad, ukirannya berasal dari Mesir dan gelas dari Jerman.

Gambar 1.1 : Masjid Putrajaya

Sumber : (imasjid.com.my)

4
Malaysia & Singapure
Gambar 1.2 : Masjid Putrajaya

Sumber : Data Pribadi 2017

Masjid ini mengintegrasikan unsur konseptual arsitektur Timur


Tengah dan arsitektur Melayu Tradisional. Masjid Putra adalah kenang-
kenangan dari masjid Persia di Kekaisaran Safawi. Tinggi masjid itu setara
dengan bangunan sekitar 21 lantai. Ini menggunakan elemen kontemporer
Sains dan Teknologi modern. Unsur tradisional diterapkan untuk
menyelaraskan dengan kuadrat ruang sholat, hingga bentuk domisial dan
menanamkan bentuk heksagonal sebagai bagian sela.

Gambar 1.3 : Masjid Putrajaya

Sumber : (imasjid.com.my)

5
Malaysia & Singapure
Sebagian besar kawasan Masjid Putra dikelilingi oleh danau
Putrajaya, yang memberi ilusi bahwa masjid tersebut mengambang di
permukaan air. Konsep bertingkat ini telah memberi identitas sebuah
masjid kepada Putra, tercermin di setiap lantai, dengan elemen yang
menarik.
Masjid Putrajaya memiliki fungsi sebagai tempat ibadah bagi umat
muslim yang tinggal di daerah Kuala Lumpur maupun wisatawan yang
datang. Di lihat dari fungsinya masjid ini juga dijadikan sebagai salah satu
tempat wisata, dimana letaknya tak jauh dari gedung perkantoran Perdana
mentri Kuala Lumpur. Masjid Putrajaya terdiri dari 2 lantai. Pada sisi kiri
lantai 1dijadikan sebagai area ibadah kaum wanita. Pada desain interior
dapat dilihat warna lebih dominan menggunakan warna pastel. Masjid ini
didesain Bergaya timur tengah dipadukan dengan Arsitektur Melayu.
Arsitektur Timur Tengahnya dapat diliat dari ornament ornament yang ada
pada kubahnya, sedangkan gaya melayunya dapat dilihat di hampir seluruh
bagian eksterior dan interiornya.

Gambar 1.4 : Masjid Putrajaya

Sumber :imasjid.com.my

6
Malaysia & Singapure
Gambar 1.5 : Masjid Putrajaya

Sumber : (imasjid.com.my)

Gambar 1.6 : Masjid Putrajaya

Sumber : (imasjid.com.my)

Pada lantai atas terdapat ukiran ayat suci alquran tepat diatas
jendela besar. Bisa dilihat jendela- jendela menggunakan kaca patri
berwarna biru muda, sedangkan pada kubah terlihat adanya ukiran- ukiran
bunga berwarna merah muda.

a. Lokasi Masjid Putrajaya


Kota Putrajaya merupakaan sebuah wilayah di Malaysia yaitu
pusat admistratif yang berpenduduk mayoritas Islam yang dijadikan
sebagai pusat keislaman, dan tempat ibadah menjadi hal tepenting
kota tersebut.Sehingga saat pemerintahan yang di pimpin oleh

7
Malaysia & Singapure
Mahathir Muhammad di wilayah Putrajaya didirikan sebuah masjid
besar yang diberi nama Masjid Putra yang berseblahan dengan kantor
pernadana Mentri Malaysia.
Lokasi Masjid Putrajaya : Putrajaya pusat Pentadbiran Kerajaan
Persekutuan 62502, Putrajaya, Wilayah Persekutuan.

Gambar 1.7 : Lokasi Masjid Putrajaya


Sumber : Google Eart 2011

b. Konsep Desain Masjid Putrajaya


Secara keseluruhan, konsep desainnya didasarkan pada arsitektur
kerajaan kerajaan Persia Safawi. Arsitektur tradisional digunakan
untuk menyelaraskan perubahan dalam bentuk persegi (House of
Prayer) menjadi bentuk spherical (kubah) untuk mengenalkan
pentagons (oktagon) sebagai bentuk peralihan. Dibangun dari granit
berpelindung mawar, yang memberinya rona merah muda yang
memikat, masjid ini dimodelkan setelah arsitektur Islam Persia
periode Safawi, dengan beberapa elemen desain dipinjam dari masjid
lain di seluruh dunia.
Dinding ruang bawah tanahnya mengingatkan pada Masjid Raja
Hassan di Maroko, sedangkan menara 116 meternya menyerupai
Masjid Sheikh Omar di Baghda.Adapun konsep desain Masjid Putra
antara lain :

8
Malaysia & Singapure
1) Lantai Tanah Dua: menampilkan citra pertahanan kuat di mana
bagian bawahnya dihiasi dinding dan benteng yang dipasang di
sekitar level ini untuk memberi ketegasan.
2) Lantai Tanah: konsep terbuka yang menggambarkan pilar
berbentuk payung dan ukiran yang dirancang (masyrabiah) dapat
memberikan perlindungan.
Dari hujan dan panas dan memungkinkan ventilasi alami. Konsep
terbuka Masjid Putra juga memungkinkan kontinuitas antara SAF
dan SAF di luar negeri.
3) Tingkat Satu Dan Atap: berisi delapan kubah kecil yang
membentk empat sudut ruang sholat utama. Di sekeliling lantai
ini, konsep terbuka terlihat di hadapan tingkat tinggi.
4) 16 Tudung Beton: sekitar tingkat di mana awal puncak kubah
kubah dihiasi dengan simpul tajam yang mengarah ke surga.

c. System tata ruang Interior Masjid Putrajaya


Selain Ruang sholat Utama yang mampu menampung sekitar
10.000 Jama’ah, dengan rincian Ruang Sholat utama untuk Pria di
Lantai G dengan kapasitas 8000 jama’ah, dan ruang sholat untuk
wanita di lantai 1 dengan kapasitas 2000 jama’ah, Masjid ini juga
dilengkapi dengan Ruang Legar. Ruang Legar ini merupakan ruangan
serbaguna yang dapat digunakan untuk berbagai acara. Selain itu ada
Perpustakaan, ruang Kuliah, serta ruang penyelenggaraan jenazah
sehingga aktifitas di Masjid ini tidak hanya sekadar sholat berjama’ah
5 waktu saja, tetapi banyak aktifitas lain seperti Belajar, Membaca,
Pengkajian Agama dan tak jarang dijadikan sebagai tempat wisata
karena arsitekturnya yang keren.

9
Malaysia & Singapure
1. Denah

Gambar 1.8 : Denah Masjid Putra Jaya


Sumber : (galeryly.com)
2. Ruang sholat utama

Gambar 1.9 : Ruang sholat utama


Sumber : Data Pribadi 2017
Ruang sholat utama Masjid berciri minimalis dan menarik, luas
dan tanpa sekat sama sekali. Bangunan masjid ditopang 12 tiang
utama. Ruang sholat utama ini berada di lantai G dan mampu

10
Malaysia & Singapure
menampung 8000 jemaah laki-laki sedangkan Jemaah wanita
ditempatkan di ruang sholat lantai 1 dengan kapasitas 2000 jemaah.

Gambar 1.10 : Mimbar


Sumber :imasjid.com.my

Keindahan dan keunikan masjid Putra semakin disempurnakan


dengan mimbar kayu yang diilhami oleh mimbar di masjid-masjid
Mesir, yang dihiasi dengan motif tanaman lokal. Masjid mimbar
adalah simbol bangsawan dalam ajaran Islam, yang harus
disampaikan dengan sentuhan hikmat kepada jemaah. Dari
tumpuan ini Imam menyampaikan khotbahnya, mengingatkan para
pemuja untuk berbuat baik dan melarang kejahatan.
Surah Al Imran, ayat104: "Biarlah timbul dari antara kamu
sekumpulan orang yang harus bersaksi kepada kebenaran,
perintahkan yang baik dan yang melarang kejahatan, itulah orang-
orang yang akan sukses."

11
Malaysia & Singapure
Gambar 1.11 : Ruang Ibadah Wanita

Sumber : Data Pribadi 2017

Pencahayaan pada area ibadah wanita cukup baik dan nyaman


dikarenakan pada setiap dinding terbuat dari kayu dan kaca. Bisa
dilihat dari desain dinding terdapat ukiran-ukiran kecil yang bisa
dijadikan sebagai ventilasi. Masjid Putra Jayaputra dibangun diatas
danau yang mungkin menjadi salah satu factor sebagai terciptanya
penghawaan yang baik untuk dalam bangunan.

3. Ruang legar

Gambar 1.12 : Tempat wudhu pria


Sumber : Wikipedia

12
Malaysia & Singapure
Gambar 1.13 : Tempat wudhu pria
Sumber : Wikipedia

Masjid Putra juga dilengkapi dengan sebuah ruang yang


mereka sebut sebagai Ruang Legar (Ruang Serbaguna) yang
berkapasitas 400 orang. Ruang ini biasa digunakan untuk urusan
pendaftaran program program yang diadakan di Masjid Putra,
terutama bila program tersebut menggunakan Auditorium.
Mengingat letaknya yang berada di antara ruang jamuan dan
auditorium, ruang ini biasa digunakan sebagai tempat jamuan
makan bilamana ruang jamuan yang tersedia tidak dapat
menampung jumlah tamu yang hadir.

4. Tempat wudhu

Gambar 1.14 : Tempat wudhu pria


Sumber : Wikipedia

13
Malaysia & Singapure
Gambar 1.15 : Tempat wudhu wanita
Sumber : Data Pribadi 2017
5. Plaza

Gambar 1.16 : Plaza masjid putra


Sumber : Wikipedia

Di bagian bawah masjid ini, selain adanya tempat wudhu,


terdapat juga plaza berupa pertokoan dan restoran atau café cafe.
Pengunjung dapat menikmati makanan di bawah masjid ini sambil
menyaksikan pemandangan danau dan kemegahan masjid putra.

6. Perpustakaan

14
Malaysia & Singapure
Gambar 1.17 : Ruang Perpustakaan
Sumber : Wikipedia

Gambar 1.18 : Ruang Perpustakaan


Sumber : Wikipedia

Masjid Putra dilengkanpi dengan sebuah perpustakaan yang


memiliki koleksi hingga 10,193 naskhah buku yang sesuai untuk
tiap tingkatan usia mulai dari kanak kanak pra-sekolah, pelajar &
mahasiswa, pegawai dan karyawan hingga masyarakat umum.
Sejauh ini koleksi perpustakaan Masjid Putra hanya boleh dibaca
di perpustakaan belum untuk dipinjamkan dan dibawa keluar area
perpustakaan, kecuali bagi pegawai Masjid Putra dengan melalui
prosedur tertentu.Buku buku yang tersedia pun cukup beragam

15
Malaysia & Singapure
mulai dari kitab-kitab Fikih, Hadis, Tafsir Al-Quran, Sirah,
Undang-undang, Akidah, Tasauf Khutbah, kamus, ensiklopedia,
buku motivasi, majalah bercorak kekeluargaan, novel, buku cerita
kanak-kanak, majalah PC dan sebagainya.

7. Ruang kuliah

Gambar 1.19 : Ruang Kulia


Sumber : Wikipedia

Gambar 1.20 : Ruang Kulia


Sumber : Wikipedia

Masjid Putra juga dilengkapi dengan dua ruang kuliah


berkapasitas masing masing 70 - 80 orang. Biasa digunakan untuk
program-program pengajian Masjid Putra sepanjang tahun yang
berjalan pada waktu siang ataupun malam setiap hari termasuk ahir
pekan. Selain itu, ruang ini juga digunakan untuk aktivitas diskusi
dan rapat formal ataupun informal terutama yang menggunakan

16
Malaysia & Singapure
LCD kanrea ruang kuliah tersebut dilengkapi dengan fasilitas
LCD.

8. Auditorium

Gambar 1.21 : Ruang Auditorium


Sumber : Wikipedia

Masjid Putra dilengkapi dengan sebuah Auditorium yang boleh


memuatkan sehingga 380 orang. Pembangunan masjid putra
memang bervisi untuk menjadikannya sebagai institusi ibadah,
perkembangan Ilmu pengetahuan dan pembangunan persatuan
ummat Islam menjelang tahun 2014. Pengelola masjid Putra juga
berkomitmen untuk menjadikan masjid Putra sebagai instusi yang
unggul dalam berbagai bidang melalai beberapa aktivitas termasuk
di dalamnya adalah : memastikan sholat berjamaah
diselenggarakan pada awal waktu, menyelenggarakan program
pendidikan bagi kanak kanak, remaja hingga dewasa, senantiasa
menjadikan masjid Putra sebagai masjid yang nyaman untuk
beribadah termasuk menjaga kebersihan, keamanan dan
ketenangan jamaah, serta menyelenggarakan kegiatan kegiatan hari
besar Islam dan hari besar nasional.

Masjid putra juga memiliki tujuan untuk menjadi standar


permodelan dalam aspek pengurusan dan penyelenggaraan Masjid,

17
Malaysia & Singapure
bagi masjid masjid lain di seluruh Malaysia. Masjid putra juga
memiliki tanggung jawab dalam merancang dan mengurus
aktivitas sosial kemasyarakatan, pengurusan jenaah hingga
aktivitas aktivitas sosial lainnya termasuk kursus kursus dan
penyelenggaraan pelatihan pelatihan.

9. Ruang makan

Gambar 1.21 : Ruang Makan


Sumber : Wikipedia

Masjid Putra dilengkapi dengan sebuah Dewan Makan yang


boleh memuatkan sehingga 230 orang.

10. Ruang pengurus jenazah

18
Malaysia & Singapure
Gambar 1.22 : Ruang Pengurus Jenazah
Sumber : Wikipedia

Layanan pengurusan jenazah Masjid Putra dibuka 24 jam


sehari dan siap untuk beroperasi setiap saat. Dilengkapi dengan
peralatan pengurusan jenazah seperti tempat untuk memandikan
jenazah yang lega dan peralatan mengkapani jenazah. Juga
disediakan ruang tunggu bagi anggota keluarga jenazah yang
menunggu proses pengurusan jenazah selesai. Layanan ini
termasuk penyelenggaraan sholat jenazah hingga kereta jenazah,
pemakaman hingga talqin kubur.

d. Ornamen Masjid Putrajaya

Gambar 1.23 : Kubah

Sumber : (imasjid.com.my)

19
Malaysia & Singapure
Lengkungannya adalah struktur yang direplikasi yang menyerupai
ketenaran Masjid King Hassan di Casablanca, Maroko. Kaligrafi gaya
Nasakh menghiasi bagian atas pintu lengkung. Lengkungan di pintu
masuk utama terinspirasi oleh arsitektur di Isfahan. Kaligrafi
menghiasi dinding interior, dihiasi dengan kemahiran besar dan
keindahan artistik. Skrip kaligrafi mudah beradaptasi, dan aliran
penulisannya nampak mengikuti irama tertentu.

Gambar 1.24 : Muqarnas

Sumber : (imasjid.com.my)

Muqarnas adalah struktur pola tiga dimensi yang terintegrasi


dengan ornamen kaca yang memantulkan cahaya saat diterangi sinar
cahaya. Pahatan Muqarnas terletak di empat sudut masjid dan
menciptakan suasana panorama langit. Muqarnas ini terkait dengan
ayat Alquran yang menceritakan tentang cahaya, Surah An Nur, ayat
35: "Allah adalah Terang langit dan bumi. Perumpamaan Cahaya-Nya
seolah-olah ada sebuah Niche, di mana ada sebuah lampu , Lampu itu
dilapisi kristal, kristal itu memiliki kecemerlangan yang mirip
bintang, diterangi dengan minyak zaitun dari pohon zaitun yang
diberkati yang tidak timur atau barat, minyaknya hampir bercahaya
meski tidak ada api yang menyentuhnya - seolah-olah Semua sarana
untuk meningkatkan Cahaya demi Cahaya disediakan - Allah
menuntun Terangnya yang Dia kehendaki. Allah mengutip
perumpamaan semacam itu untuk menyampaikan pesan-Nya kepada
orang-orang, dan Allah mengetahui segala sesuatu.

20
Malaysia & Singapure
Gambar 1.25 : Panel Jendela

Sumber : (imasjid.com.my)

Panel jendela utama di lantai pertama dihiasi hiasan


masyarabiah dan kaligrafi, menggunakan konsep open space.
Kaligrafi menghiasi dinding interior, dihiasi dengan kemahiran besar
dan keindahan artistik. Skrip kaligrafi mudah beradaptasi, dan aliran
penulisannya nampak mengikuti irama tertentu. Kaligrafi didasarkan
pada topik yang berkaitan dengan agama, yang menggambarkan ayat-
ayat suci, atau kutipan dari para ilmuwan agama. Ada delapan gaya
dalam seni kaligrafi, yaitu: Khufi, Thuluth, Nasakh, Farisi, Riq'ah,
Diwani, Diwani Jali, dan Raihani.

Gambar 1.26 : Kubah

Sumber : Data Pribadi 2017

21
Malaysia & Singapure
Interior kubah dekoratif mengungkapkan keindahan arsitektur
Islam dan ukiran tradisional. Panel jendela kaca patri di bagian
dinding masjid di bawah kubah membantu memberikan cahaya alami
ke interior masjid menerangi. Surah Al Baqarah, ayat 117: "Dia
adalah Pencipta langit dan bumi! Ketika Dia menetapkan suatu
barang, Dia hanya perlu mengatakan," Jadilah, "dan jadilah
tempatnya."

22
Malaysia & Singapure
2. Victoria Theatre and Concert Hall

Victoria Theatre and Concert Hall adalah pusat pertunjukan seni di


Kawasan Tengah Singapura , yang terletak di sepanjang permadani. Ini
adalah kompleks dua bangunan dan menara jam disatukan oleh koridor
umum; bagian tertua bangunan pertama kali dibangun pada tahun 1862,
dan kompleknya selesai pada tahun 1909. Kompleks ini telah mengalami
sejumlah renovasi dan perbaikan, yang sebagian besar baru-baru ini di
tahun 2010 ketika komplek ditutup untuk proyek renovasi empat tahun. Ini
dibuka kembali pada tanggal 15 Juli 2014.

Bangunan di kompleks ini telah digunakan untuk sejumlah tujuan,


seperti acara publik, pertemuan politik, pameran, pertunjukan musik dan
panggung, dan untuk periode singkat sebagai rumah sakit. Ruang konser
ini digunakan sebagai tempat pertunjukan oleh Singapore Symphony
Orchestra (SSO), dan kompleknya dikelola oleh The Esplanade Co Ltd.
Teater Victoria dan Concert Hall telah ditetapkan sebagai monumen
nasional pada tanggal 14 Februari 1992.

Teater dan Konser Teater Victoria pertama kali dimulai sebagai


Balai Kota pada tahun 1862. Pada awal 1900-an, aula publik kedua
dibangun di sampingnya bergabung dengan menara jam untuk membentuk
kompleks yang lebih besar.

Pada bulan Juni 2010, Teater dan Konser Victoria ditutup untuk
renovasi besar. Pemugaran S $ 180 juta dilakukan oleh W Architects, dan
Rider Levett Bucknall (RLB) Singapura sebagai manajer proyek dan
surveyor kuantitas, dengan Architectural Restoration Consultants Pte Ltd
(ARC) sebagai konservator dan Arup Singapore Pte Ltd sebagai akustik
dan perencana teater. Pemugaran memperbaiki dan memperbarui
bangunan untuk memenuhi standar kontemporer. Bagian depan bangunan
dipertahankan, dan beberapa elemen bangunan asli 1905 dipulihkan. Ini
termasuk mengembalikan jalur pusat antara teater dan gedung konser,
yang mengarah ke Gedung Kesenian. Ruang baru diciptakan untuk
mengakomodasi layanan bangunan dan untuk penyewaan komersial dan

23
Malaysia & Singapure
fasilitas seperti kafe. Sementara fitur interior penting dari ruang konser
dipertahankan, sebagian besar teater (save the façade) benar-benar
dihancurkan selama renovasi.

Gambar 2.1 : Victoria Teatre and Concert Hall

Sumber : (tripadvisor.com)

a. Lokasi Victoria Teatre and Concert Hall


Victoria Theatre and Concert Hall sebagai pusat di Kawasan
Tengah Singapure , yang terletak di sepanjang permadani.Victoria
juga merupakan pusat pariwisata baik itu dari dalam negeri Singapure
maupun negara asing. Site Plan Victoria Theatre and Concert jika di
lihat dari google Eart.

Gambar 2.2 : Site Plan

24
Malaysia & Singapure
Sumber : Google Earth

Gambar 2.3 : Site Plan

Sumber : Google Earth

b. Konsep Desain Victoria Teatre and Concert Hall


Konsep desain Victoria Teatre and Concert Hall yaitu menggunakan
konsep arsitektur neoklasik Bangunan itu dirancang oleh Municipal
Engineer, John Bennett. Dibangun pada era Victorian Revivalism yang
kemudian popular di Inggris, dan desainnya mencerminkan gaya
arsitektur ini dengan jendela Italia, dan ini adalah bangunan pertama di
Singapura yang dibangun dengan gaya ini. Dengan ciri-ciri
arsitekturnya yaitu :
1) Bagian depan bangunan cenderung menyerupai gereja
2) Mengedepankan unsur-unsur simetris
3) Bentuk-bentuk lengkungan yang dominan
4) Adanya kubah dibagian atap bangunan
5) Terdapat barisan kolom-kolom untuk memperkokoh barisan
bangunan

25
Malaysia & Singapure
Gambar 2.4 : Victoria Teatre and Concert Hall

Sumber : Data Pribadi 2017

Gambar 2.5 : Victoria Teatre and Concert Hall

Sumber : Data Pribadi 2017

26
Malaysia & Singapure
Gambar 2.6 : Victoria Teatre and Concert Hall

Sumber : Data Pribadi 2017

c. System Tata Ruang Interior Victoria Teatre and Concert Hall

Bangunan Victoria Teatre and Concert Hall sekarang memiliki


ruang tambahan untuk publik, pemain dan kru pendukung. Teater
memiliki ruang ganti baru dan tempat pemuatan, sementara atrium
pusat telah dibuka dan telah menjadi area tambahan untuk
menyelenggarakan kegiatan seni. Tingkat atap teater dinaikkan agar
sesuai dengan gedung konser, dan ruang tambahan di bawah atap
rumah merupakan studio dansa baru.

Dengan memiliki ruang baru berarti beberapa pengorbanan


diperlukan. Misalnya, teater sekarang menampung lebih sedikit orang
- sekitar 600 dari sekitar 900 sebelumnya - untuk membebaskan ruang
di tempat yang sekarang menjadi atrium. Balkon gedung konser juga
dibuat lebih kecil dan lebih tinggi, sehingga akustik tidak terganggu
untuk orang-orang yang duduk di bawahnya.

27
Malaysia & Singapure
Gambar 2.7 : Interior yang diperbaharui di Concert Hall Victoria, 2014

Sumber : Wikpedia

Gambar 2.8 : Interior interior Victoria Theatre yang diperbaharui

Sumber : Wikpedia

28
Malaysia & Singapure
Gambar 2.9 : Serambi Teater Victoria

Sumber : Wikpedia

Gambar 2.10 : Interior Victoria Theatre and Concert Hall

Sumber : Wikpedia

29
Malaysia & Singapure
Selama 158 tahun, the Victoria Theatre and Concert Hall, yang
terletak di distrik kewarganegaraan Singapura, telah menjadi rumah
tidak hanya untuk seni dan budaya, tapi juga untuk sejarah: di
berbagai titik telah bertindak sebagai balai kota, sebuah rumah sakit,
dan pengadilan kejahatan perang. Dengan demikian, impor renovasi
utama aula (yang ditugaskan oleh pemerintah Singapura) tidak hanya
estetika, namun juga menyangkut warisan dan ingatan Singapura
sendiri.

Di dalam Victoria theatre ini terdapat sebuah lorong yang dijadikan


sebagai atrium sekaligus menjadi pemisah antara dua bangunan, di
lorong atrium ini sebagian besar atapnya terbuat dari kaca yang
bertujuan untuk mendapatkan lebih banyak pencahayaan alami karena
atrium ini dijadikan sebagai halaman layanan terbuka untuk kedua
bangunan.

Gambar 2.10 : Atrium

Sumber : Wikipedia

30
Malaysia & Singapure
d. Ornamen Victoria Teatre and Concert Hall

Gambar 2.11 : Interior Bangunan

Sumber : Data Pribadi 2017

Ciri arsitektur neoklasik sangat menonjol dalam banguan ini yaitu


garis-garis bersih, elegan, penampilan yang rapi (uncluttered),
simetris, kolom-kolom yang berdiri bebas. Interior neoklasik
didominasi dengan warna terang seperti krem, abu-abu, dan hijau.
Pada kolom terdapat garis horizontal yang berfungsi sebagai
ornament pada bangunan. Lantainya menggunakan marmer putih.

Ornamen Victoria ini dipengaruhi oleh arsitektur neoklasik dengan


pilar berlanggam Corinthian adalah yang paling dipenuhi hiasan dari
beberapa pilar lainnya dalam langgam klasik Yunani, ditandai dengan
kolom bergalur bentuk silinder yang memiliki hiasan pada
mahkotanya yang dihiasi dengan dua baris daun acanthus dan empat
gulungan. Hal ini umumnya dianggap sebagai yang paling elegan dari
tiga perintah. batang tubuh dari pilar Corinthian memiliki 24 flutes
(alur cekung) tersusun vertikal.

31
Malaysia & Singapure
Gambar 2.12 : Pilar Victoria
Sumber : Wikpedia

Gambar 2.13 : Detail Ornamen Kolom

Sumber : Data Pribadi 2017

32
Malaysia & Singapure
Gambar 2.14 : Detail Ornamen Kolom

Sumber : Data Pribadi 2017

Gambar 2.15 : Detail Skylight Pada Atrium

Sumber : Data Pribadi

Kehadiran atrium beratap kaca bertindak sebagai kombinasi fungsi


ganda ruang

33
Malaysia & Singapure
3. Esplanade

Esplanade adalah gedung pusat pertunjukkan seni terbesar di Singapore


yang dibuka pada 12 Oktober 2002, ESPLANADE THEATRES juga
dikenal sebagai “gedung durian” karena atapnya yang berduri menyeruapi
kulit durian. Berlokasi di jalan utama Waterfront land. Didalam
Esplanade terdiri dari beberapa ruang pertunjukkan: Concert Hall yang
bangkunya sekitar 1600 (dengan 200 bangku lain di galeri) dengan
akustik kelas dunia untuk berbagai pertunjukkan musik A Theatre dengan
kapasitas sekitar 2000 desain yang menyerupai bentuk tapal kuda yang
merupakan rumah pertunjukkan untuk berbagai macam pertunjukkan.

Gambar 3.1 : Bangunan Esplanade

Sumber : wikipedia

Gambar 3.2 : Esplanade

34
Malaysia & Singapure
Sumber : Data Pribadi 2017

a. Lokasi Esplanade

Esplanade adalah pusat pertunjukan seni seluas 60.000 meter


persegi (6.0 ha) yang terletak di Marina Bay dekat muara Sungai
Singapura. Bangunaniniterdiri dari ruang konser yang menampung
sekitar 1.600 dan sebuah teater dengan kapasitas sekitar 2.000 untuk
pertunjukan seni.(Wikipedia.org/esplanade)

Gambar 3.3 : Peta Lokasi Esplanade

Sumber : (google.com/maps)

Gambar 3.4 : Tampak Atas Esplanade


Sumber : (google.com/maps)

35
Malaysia & Singapure
b. Konsep Desain Esplanade

Berdasarkan hasil wawancara dengan Vikas Gore, projek direktor dari


proyek Esplanade, maka diperoleh informasi mengenai konsep desain DP
Architects dalam merancang Esplanade. Proyek Esplanade ini
dimenangkan oleh DP Architect yang bekerjasama dengan Michael
Wilford & Partners (MWP) pada akhir tahun 1993 dan bekerjasama dalam
mengerjakan proyeknya sampai tahun 1995 sebelum akhirnya MWP
meninggalkan proyek.

Dari awal proses perancangannya, DP Architect memang ingin


menggunakan beberapa jenis shading pada bangunan Espalanade ini. Pada
saat desain dari Esplanade ditunjukkan kepada publik pada tahun 1994,
desain untuk shadingnya masih belum dirancang. Hanya terdapat
enclosure berupa kaca pada dua teater utama. Pada saat itu juga, terdapat
banyak kritik dari masyarakat yang menyatakan bahwa pada desain
Esplanade ini terlalu banyak menggunakan material kaca dan desainnya
terlalu Barat.

Oleh karena itu, setelah MWP meninggalkan proyek, terdapat beberapa


perubahan dalam desainnya, terutama pada cladding bangunan setelah
terdapat kerjasama dalam perancangan cladding dengan Atelier One serta
Mero, kontraktor yang bertanggung jawab untuk membangun cladding.
Sehingga dihasilkan bentuk Esplanade yang sekarang, yaitu berupa
ruangan yang melengkung dengan frame baja serta kaca sebagai penutup,
serta terdapat sunshade aluminium di atas lapisan kaca tersebut.

Kerjasama dalam merancang sistem cladding dengan perusahaan


konstruksi Atelier One dimulai setelah tahun 1995. Desain dari sunshades
perlahan-lahan berubah pola. Inspirasi yang digunakan dalam mendesain
sunshade yaitu sifat geometri dari struktur serta bangunan tradisional Asia.
Bila sunshade eksterior ini dilihat dari atas, maka sunshade tampak
tertutup untuk melindungi interior bangunan dari sinar matahari, tetapi bila
dilihat dari sisi bangunan, sunshade tampak terbuka dalam berbagai

36
Malaysia & Singapure
derajat, agar pengunjung yang berada di dalam bangunan Esplanade ini
masih tetap dapat menikmati pemandangan di luar bangunan. Sehingga
didapatkan bangunan yang terlindung dari sinar matahari dengan tidak
menghalangi view ke luar bangunan.

Ruang konser dan teater dirancang menyerupai kemunculan durian dan


dibangun dari atap beton bulat dan panel kaca yang didukung oleh bingkai
yang dirancang khusus. Sunshades berbentuk durian memiliki sirip yang
dirancang dengan cermat yang bersudut di berbagai arah untuk menangkap
sinar matahari saat bergerak melintasi langit. Perangko yang terhubung
dengan kolom berbentuk V adalah tiga dimensi dan telah dibangun untuk
menghilangkan distorsi listrik, faktor kunci dalam menyediakan
lingkungan bebas gangguan untuk komputer.

Gambar 3.5 : View dari dalam bangunan

Sumber : Data Pribadi 2017

Kebanyakan arsitektur tradisional di Asia, banyak yang memiliki dasar


atau lantai yang kuat dengan desain atap yang terang dan terbuat dari
bahan yang ringan. Kedua cangkang dari Esplanade terbuat dari bahan
yang ringan, ditopang dengan kolom selebar 2,5 m. Tercapainya
keseimbangan antara unsure solid dan void adalah inti dari arsitektur

37
Malaysia & Singapure
tradisional di Asia. Diharapkan cladding Esplanade dapat terlihat seperti
cangkang yang sangat ringan, diwakili oleh Lyric Theatre dan Concert
Hall, dengan dasar yang solid. Untuk mencerminkan kedekatan bangunan
dengan tanah, maka dasar lantai akan difinishing dengan granit berwarna
alami.

c. System Tata Ruang Interior Esplanade

1. Denah

Gambar 3.5 : Denah Esplanade


Sumber : (wikiarquitectura.com)

1. Entrance 2.Hall 3.Theater 4. Concert Hall 5.Shopping 6.Shopping


Entrance 7. Central 8.Theater studio9. Studio Recital 10. Studio Annexe
11.Special Room

38
Malaysia & Singapure
Gambar 3.6 : Denah Lantai 1
Sumber : (esplanade.com)

Gambar 3.7 : Denah Lantai 2


Sumber : (esplanade.com)

Gambar 3.8 : Denah Lantai 3


Sumber : (esplanade.com)

39
Malaysia & Singapure
Gambar 3.9 : Denah Lantai 4
Sumber : (esplanade.com)

Gambar 3.10 : Keterangan Gambar


Sumber : (esplanade.com)

2. Ruang Seni Rupa

Ruang seni rupa yang dinamakan “Jendela” yang memamerkan


berbagai karya seni visual. Fasilitas outdoor termasuk teater diluar
ruangan, 300m dari Waterfront. Di halaman depan terdapat di pintu
masuk, dengan atap terbuka dan halaman terbuka dilengkapi
pemandangannya dan ada Mall Esplanade memiliki luas lebih dari

40
Malaysia & Singapure
8000m2 toko, makanan, dan toko-toko hiburan dan perpustakaan
@esplanade, perpustakaan pertunjukkan seni pertama Singapore.

Gambar 3.11 : Interior Esplanade

Sumber : www.esplanade.com

Esplanade Outdoor Theatre, yang menghadap langsung Marina


Bay dan memiliki panjang sekitar 300m, theatre outdoor ini
menampung kapasitas tempat duduk sekitar 450 hingga 600 (berdiri)
orang. Tempat ini sering juga dijadikan tempat pertunjukan dari
berbagai aliran musik hingga tari-tarian dan juga seni teater yang bisa
kita tonton sambil menikmati suasana laut yang menyegarkan dan juga
pemandangan yang menakjubkan.

41
Malaysia & Singapure
Gambar 3.12 : Interior Esplanade

Sumber : www.esplanade.com

Esplanade ditempatkan sebagai tuan rumah untuk berbagai


jenis pertunjukkan dari seluruh dunia dan dalam berbagai bahasa.
Jadwal pertunjukkan di Esplanade dapat di cek di website mereka
www.esplanade.com atau dapat ditemukan di ‘Esplanade Diary’
tersedia di semua SISTIC outlet dan beberapa lokasi di Singapore. Tiket
pertunjukkan dapat di peroleh di Box office Mezzanine Level, SISTIC
Hotline Tel: 6348 5555, lewat website mereka atau di SISTIC outlet.

3. Ruang Theater

Ruang Theater terinspirasi oleh tapak kuda bergaya gedung opera


Tradisional Eropa, memberikan pengaturan close-up untuk kedua
penonton dan pemain.

Gambar 3.13 : Ruang Teater

Sumber : www.esplanade.com

4. Ruang Perpustakaan

Ruang Perpustakaan ini berisi informasi seni pertunjukan, terletak di


lantai tiga ini akan menjadi tempat yang tepat untuk belajar seni
Singapure dan adegan budaya

42
Malaysia & Singapure
Gambar 3.14 : Ruang Perpustakaan

Sumber : www.esplanade.com

5. Foyer

Pada foyer terdapat sunshine yang terbuat dari material aluminium


cladding yang dilapisi dengan kaca dapat mempermudah masuknya
cahaya matahari dalam bangunan dan tidak menghalagi view keluar
bangunan.

Gambar 3.15 : Foyer

Sumber : Data Pribadi 2017

43
Malaysia & Singapure
d. Ornamen Esplanade

Ketika memasuki lantai 4 kita akan disambut dengan sebuah ruangan


berwarna merah karya Iwan Effendi yang berjudul Baby Bubble, yang
menggambarkan dream scape anak saat ia melakukan perjalanan melalui
ruang imajiner. Iwan Effendi, salah satu pendiri dan ditktur artistic
Teater Boneka Papermoon, gaya visualnya yang penuh warna yang
menyatukan gambar-gambarnya dengan cerita-cerita yang diambil dari
cerita rakyat Indonesia dan sejarah

Gambar 3.15 :

Gambar 3.15 : Ornamen Interior Esplanade

Sumber : Data Pribadi

Ketika menghadap kebelakan kita langsung dapat melihat kaca


tembus pandang yang menyuguhkan pemandangan top garden yang ada
di Esplanade

44
Malaysia & Singapure
Gambar 3.16 : Interior Lantai 4 Esplanade

Sumber : Data Pribadi 2017

Adapun ceiling pada ruangan ini terbuat dari kayu dengan motif kota-
kotak yang berongga sehingga dapat memberikan kesan hangat
didalamnya ditambah dengan cahaya lampu yang menambah kesan
hangat tersebut

Gambar 3.17 : Detail Plafond Lantai 4 Esplanade


Sumber : Data Pribadi 2017
Sebelum sampai di rooftop garden ketika keluar dari ruangan Baby
Bubble terdapat sebuah ruang lagi yang mengarahkan ke pintu keluar
dan kearah rooftop.
Adapun ceiling pada ruagan ini sangat unik, yang terbuat dari kayu
yang dipotong persegi yang digantung kemudian disusun secara
menyamping.

45
Malaysia & Singapure
Gambar 3.18 : Interior Esplanade
Sumber : Data Pribadi 2017

Gambar 3.19 : Detail Plafond Esplanade


Sumber : Data Pribadi 2017

2. Kesimpulan

3. Saran

46
Malaysia & Singapure