Anda di halaman 1dari 12

AKUNTANSI BIAYA

(AKUNTANSI BIAYA OVERHEAD PABRIK)

OLEH

SITI MARYAM

A1A5 16 078

PROGRAM STUDI S-1 PENDIDIKAN EKONOMI

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS HALU OLEO

KENDARI

2018

Akuntansi Biaya – Biaya Overhead Pabrik 1


AKUNTANSI BIAYA OVERHEAD PABRIK (BOP)

A. PENGGOLONGAN BIAYA OVERHEAD PABRIK


Ada tiga penggolongan biaya overhead pabrik :
1. Penggolongan biaya overhead pabrik menurut sifatnya
Biaya overhead pabrik adalah biaya produksi selain biaya bahan baku dan
biaya tenaga kerja langsung.Biaya–biaya produksi yang termasuk dalam biaya
overheaad pabrik dikelompokkan menjadi beberapa golongan :
a. Biaya bahan penolong adalah bahan yang tidak menjadi bagian produk jadi
atau bahan yang meskipun menjadi bagian produk jadi tetapi nilainya relatif
kecil bila dibandingkan dengan harga pokok produksi tersebut.
b. Biaya reparasi dan pemeliharaan berupa biaya suku cadang , biaya bahan
habis pakai dan harga perolehan jasa dari pihak luar perusahaan untuk
keperluan perbaikan dan pemeliharaan emplasemen , perumahan , banguna
pabrik dan aktiva tetap lainnya yang digunakan untuk keperluan pabrik.
c. Biaya tenaga kerja tidak langsung adalah tenaga kerja pabrik yang upahnya
tidak dapat diperhitungkan secara langsung kepada produk ata pesanan
tertentu.Terdiri dari upah , tunjangan dan biaya kesejahteraan . Tenaga kerja
tidak langsung terdiri dari 1) karyawan yang bekerja dalam departemen
pembantu ( departemen pembangkit listrik ). 2) Karyawan tertentu yang
bekerja dalam departemen produksi ( Kepala departemen produksi , mander)
d. Biaya yang timbul sebagai akibat penilaian terhadap aktiva tetap antara lain
biaya- biaya depresiasi emplasemen pabrik , banguna pabrik, mesin dan
peralatan , dan aktiva tetap lain yang digunakan di pabrik.
e. Biaya yang timbul sebagai akibat berlalunya waktu. Biaya yang termasuk
dalam kelompok ini antara lain biaya asuransi gedung dan emplasemen,
asuransi mesin dan peralatan , asuransi kecelakaan karyawan.
f. Biaya overhead pabrik lain yang secara langsung memelukan pengeluaran
uang tunai. Biaya yang termasuk kelompok ini adalah biaya reparasi yang
diserahkan kepada piihak luar perusahaan , biaya listrik PLN dan sebagainya.

Akuntansi Biaya – Biaya Overhead Pabrik 2


2. Penggolongan biaya overhead pabrik menurut perilakunya dalam
hubungan dengan perubahan volume produksi.
Biaya overhead pabrik dapat dibagi tiga golongan :
a. biaya overhead pabrik tetap adalah biaya overhead pabrik yang tidak
berubah dalam kisar perubahan volume kegiatan tertentu.
b. biaya overhead pabrik variabel adalah biaya overhead pabrik yang
berubah sebanding dengan perubahan volume kegiatan .
c. biaya overhad pabrik semi variabel adalah biaya overhead pabrik yang
berubah tidak sebanding denga perubahan volume kegiatan.

3. Penggolongan biaya overhead pabrik menurut hubungannya dengan


departemen
Departemen- departemen yang ada dalam pabrik , biaya overhead pabrik dapat
digolongkan menjadi dua kelompok :
a. biaya overhead pabrik langsung departemen adalah biaya overhead
pabrik yang terjadi dalam departemen tertentu dan manfaatnya hanya
dinikmati oleh departemen tersebut
contoh : gaji mandorr departemen produksi,biaya depresiasi mesin dan
biaya bahan penolong
b. biaya overhead pabrik tidak langsung departemen adalah biaya
overhead pabrik yang manfaatnya dinikmati oleh lebih dari satu
departemen
contoh : biaya depresiasi,pemeliharaan asuransi gedung pabrik yang
digunakan oleh beberapa departemen produksi

Akuntansi Biaya – Biaya Overhead Pabrik 3


B. PENENTUAN TARIF BIAYA OVERHEAD PABRIK
Berikut ini diuraikan alasan pembebanan biaya pada produk atas dasar tarif
yang ditentukan dimuka dan langkah- langkah penetuan tarif biaya overhead
pabrik :
1. Alasan pembebanan biaya overhead pabrik kepada produk atas dasar tarif
yang ditentukan dimuka sebagai berikut :
a. Pembebanan biaya overhead pabrik atas dasar biaya yang
sesungguhnya terjadi seringkali mengakibatkan berubahnya harga pokok
per satuan produk yang dihasilkan dalam bulan satu kebulan lain . Yang
berakibat penyajian harga poko persediaan dalam neraca dan besar
kecilnya laba atau rugi yang disajikan dalam laporan laba rugi.Apabila
biaya overhead pabrik yang sesungguhnya terjadi dibebankan kepada
produk ,maka harga pokok produksi per satuan mungkin akan
berfluktuasi karena sebab berikut :

 Perubahan tingkat kegiatan produksi dari bulan kebulan karena


diantara biaya overhead pabrik ada yang bersifat tetap dalam
kisar kegiatan produksi tertentu , maka berdampak terhadap
perhitungan harga pokok produksi per satuan.
 Perubahan tingkat produksi dalam bulan tertentu karena tidak
adanya pengawasan yang baik terhadap kegiatan produksi , terjadi
kenaikan jumlah bahan penolong yang dipakai dan kelebihan
pembayaran upah tenaga kerja tidak langsung sebagai akibatnya
penaikan harga pokok produksi per satuan .
 Adanya biaya overhead pabrik yang tejadi secara sporadik ,
menyebar tidak merata selama jangka waktu setahun .Apabila
pesana harus dibebani dengan biaya overhead pabrik yang
sesungguhnya maka pesana yang dikerjakan pada saat jumlah
reparasi mesin sedikit dan menerima beban biaya overhead pabrik

Akuntansi Biaya – Biaya Overhead Pabrik 4


yang relatif kecil dan sebaliknya. Terjadinya biaya overhead pabrik
yang bersifat sporadik menyebabkaan penggunaan biaya
overhead pabrik sesungguhnya akan menimbulkan ketidakadilan
pembebanan biaya tersebut kepada produk.
 Biaya overhead pabrik tertentu sering terjadi secara teratur
pada waktu-waktu tertentu.Seperti pada bulan terjadinya
pembayaran pajak bumi dan bangunan,biaya overhead pabrik
yang dibebankan kepada produk menjadi lebih besar dibanding
bulan lain yang tidak terjadi pembayaran tesebut.

b. Dalam perusahaan yang menghitung harga pokok produksinya dengan


menggunakakn metode harga pokok pesanan.sebagai contoh perusahaan
memakai listrik dari PLN maka jumlah tagihan listriknya baru dapat
dikeathui setelah bulan tertentu berakhir.

2. Langkah – langkah penentuan tarif biaya overhead pabrik


Melalui tiga tahap yaitu:
a. Menyusun anggaran biaya overhead pabrik . Ada tiga macam kapasitas yang
dapat dipakai sebagai dasar pembuatan amggaran biaya overhead pabrik :
Kapasitas praktis, kapasitas normal dan kapasitas sesungguhnya yang
diarapkkan. Penentuan kapasitas praktis dan kapsitas normal dapat dilakukan
dengan lebih dulu menentukan kapasitas teoritis, yaitu :

 Kapasitas Teoritis adalah kapasitas pabrik atau suatu departemen untuk


menghasilakan produk pada kecepatan penuh tanpa berhenti selama
jangka waktu tertentu.
 Kapasitas Normal adalah kemampuan perusahaan untuk memproduksi
dan menjual produknya dalam jangka panjang.

Akuntansi Biaya – Biaya Overhead Pabrik 5


 Kapasitas Sesungguhnya yang diharapkan adalah kapasitas sesungguhnya
yang diperkirakan akan dapat dicapai dalam tahun yang akan datang.
b. Memilih dasar pembebanan biaya overhead pabrik kepada produk. Ada
berbagai macam dasar yang dipakai untuk membebankan biaya overhead
pabrik kepada produk, diantaranya adalah:
(a) satuan produk, metode yang langsung membebankan biaya overhead
pabrik kepada produk. Rumusnya :
𝑇𝑎𝑘𝑠𝑖𝑟𝑎𝑛 𝑏𝑖𝑎𝑦𝑎 𝑜𝑣𝑒𝑟ℎ𝑒𝑎𝑑 𝑝𝑎𝑏𝑟𝑖𝑘
= Tarif biaya overhead pabrik per
𝑇𝑎𝑘𝑠𝑖𝑟𝑎𝑛 𝑗𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑎𝑡𝑢𝑎𝑛 𝑝𝑟𝑜𝑑𝑢𝑘 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖ℎ𝑎𝑠𝑖𝑙𝑘𝑎𝑛

satuan

(b) biaya bahan baku, dasar yang dipakai ntuk membebankan nilai bahan baku
adalah biaya bahan baku yang dipakai. Rumusnya :
𝑇𝑎𝑘𝑠𝑖𝑟𝑎𝑛 𝑏𝑖𝑎𝑦𝑎 𝑜𝑣𝑒𝑟ℎ𝑒𝑎𝑑 𝑝𝑎𝑏𝑟𝑖𝑘
x 100% = Persentase biaya overhead pabrik
𝑇𝑎𝑘𝑠𝑖𝑟𝑎𝑛 𝑏𝑖𝑎𝑦𝑎 𝑏𝑎ℎ𝑎𝑛 𝑏𝑎𝑘𝑢 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑝𝑎𝑘𝑎𝑖

dari biaya bahan baku yang


dipakai

(c) biaya tenaga kerja, dasar yang dipakai untuk membebankan biaya overhead
pabrik adalah biaya tenaga kerja langsung. Rumusnya :
𝑇𝑎𝑘𝑠𝑖𝑟𝑎𝑛 𝑏𝑖𝑎𝑦𝑎 𝑜𝑣𝑒𝑟ℎ𝑒𝑎𝑑 𝑝𝑎𝑏𝑟𝑖𝑘
x 100% = persentase biaya overhead pabrik
𝑇𝑎𝑘𝑠𝑖𝑟𝑎𝑛 𝑏𝑖𝑎𝑦𝑎 𝑡𝑒𝑛𝑎𝑔𝑎 𝑘𝑒𝑟𝑗𝑎 𝑙𝑎𝑛𝑔𝑠𝑢𝑛𝑔

dan biaya tenaga kerja langsung

(d) jam tenaga kerja langsung,disamping biaya overhead pabrik dibebankan atas
dasar upah tenaga kerja langsung dapat pula dibebankan atas dasar jam tenaga
kerja langsung.
Rumusnya :
𝑇𝑎𝑘𝑠𝑖𝑟𝑎𝑛 𝑏𝑖𝑎𝑦𝑎 𝑜𝑣𝑒𝑟ℎ𝑒𝑎𝑑 𝑝𝑎𝑏𝑟𝑖𝑘
= Tarif biaya overhead per jam tenaga kerja
𝑇𝑎𝑘𝑠𝑖𝑟𝑎𝑛 𝑗𝑎𝑚 𝑡𝑒𝑛𝑎𝑔𝑎 𝑘𝑒𝑟𝑗𝑎

langsung

Akuntansi Biaya – Biaya Overhead Pabrik 6


(e) jam mesin, apabila overhead pabrik bervariasi dengan waktu penggunaan
mesin maka dasar yang dipakai untuk membebankan adalah jam mesin.
Rumusnya :
𝑇𝑎𝑘𝑠𝑖𝑟𝑎𝑛 𝑏𝑖𝑎𝑦𝑎 𝑜𝑣𝑒𝑟ℎ𝑒𝑎𝑑 𝑝𝑎𝑏𝑟𝑖𝑘
= Tarif biaya overhead pabrik per jam mesin
𝑇𝑎𝑘𝑠𝑖𝑟𝑎𝑛 𝑗𝑎𝑚 𝑘𝑒𝑟𝑗𝑎 𝑚𝑒𝑠𝑖𝑛

c. Menghitung tarif biaya overhead pabrik


Setelah tingkat kapasitas yang akan dicapai dalam periode anggaran
ditentukan, dan anggaran biaya overhead pabrik telah disusun, serta dasar
pembebanannya telah dipilih dan diperkirakan, maka langkah terakhir adalah
menghitung tarif biaya overhead pabrik dengan Rumusnya :
𝐵𝑖𝑎𝑦𝑎 𝑜𝑣𝑒𝑟ℎ𝑒𝑎𝑑 𝑝𝑎𝑏𝑟𝑖𝑘 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑎𝑛𝑔𝑔𝑎𝑟𝑘𝑎𝑛
= Tarif biaya overhead pabrik
𝑇𝑎𝑘𝑠𝑖𝑟𝑎𝑛 𝑑𝑎𝑠𝑎𝑟 𝑝𝑒𝑚𝑏𝑒𝑏𝑎𝑛𝑎𝑛

C. PEMBEBANAN BIAYA OVERHEAD PABRIK KEPADA PRODUK ATAS DASAR


TARIF
 Jika perusahaan menggunakan metode full costing di dalam penentuan
harga pokok produksinya, produk akan dibebani biaya overhead pabrik
dengan menggunakan tarif biaya overhead pabrik variabel dan tarif biaya
tetap. Jurnalnya:
Barang dalam proses-biaya overhead pabrik xxx
Biaya overhead pabrik yang dibebankan xxx
 Jika perusahaan menggunakan metode variabel costing di dalam penentuan
harga pokok produksinya, produk akan dibebani biaya overhead pabrik
dengan menggunakan tarif biaya overhead pabrik saja. Jurnalnya:
Barang dalam proses-biaya overhead pabrik xxx
Biaya overhead pabrik variabel yang dibebankan xxx

Akuntansi Biaya – Biaya Overhead Pabrik 7


D. PENGUMPULAN BIAYA OVERHEAD PABRIK YANG SESUNGGUHNYA
Biaya overhead pabrik yang sesungguhnya terjadi dikumpulkan dalam
rekening biaya overhead pabrik sesungguhnya.
1) Pengumpulan Biaya Overhead Pabrik Sesungguhnya dalam Metode Full
Costing
Biaya overheead pabrik yang sesungguhnya terjadi dicatat dalam rekening
kontrol biaya overhead pabrik sesungguhnya. Rekening ini dirinci lebih lanjut
dalam kartu biaya untuk jenis biaya overhead pabrik yang sesungguhnya terjadi.
Jurnalnya:
Biaya overhead pabrik sesungguhnya xxx
Persediaan barang penolong
xxx
Persediaan bahan bakar
xxx
Gaji dan upah
xxx
Persediaan suku cadang
xxx
Persekot asuransi gedung
xxx
Akumulasi depresiasi mesin
xxx
Kas
xxx

Akuntansi Biaya – Biaya Overhead Pabrik 8


2) Pengumpulan Biaya Overhead Pabrik Sesungguhnya dalam Metode Variabel
Costing
Metode variabel costing biaya overhead pabrik tetap sesungguhnya
dibebankan sebagai biaya dalam periode terjadinya, tidak diperhitungkan ke
dalam harga pokok produksi, maka biaya overhead pabrik sesungguhnya yang
telah dicatat dalam rekening biaya overhead pabrik sesungguhnya kemudian
dipecah menjadi dua kelompok biaya:
a) Biaya overhead pabrik sesungguhnya dan
b) biaya overhead pabrik tetap sesungguhnya.
Jurnaal yang dibuat untuk mencatat pemisahan biaya overhead pabrik yang
sesungguhnya terjadi menurut perilakunya:
Biaya ov. Pabrik variabel sesungguhnya xxx
Biaya ov. Pabrik tetap sesungguhnya xxx
Biaya overhead pabrik sesungguhnya
xxx

3) Perhitungan Dan Analisis Selisih Biaya Overhead Pabrik dengan Metode


Full Costing
Jika perusahaan mengunakan metode full costing dalam penentuan harga
pokok produksinya,pada akhir periode akuntansi dilakukan penghitungan
selisih biaya overhead pabrik yang dibebankan kepada produk sebagai berikut :
Biaya overhead pabrik yang dibebankan kepada produk xxx
Biaya overhead pabrik yang sesungguhnya (xxx)
Selisih biaya overhead pabrik xxx
jurnal untuk mencatat selisih biaya overhead pabrik dibuat dua jurnaal sebagai
berikut:
a. Jurnal untuk menutup rekening biaya overhead pabrik yang
dibebanjan ke rekening biaya overhead pabrik sesungguhnya.
Biaya ov. Pabrik yang dibebankan xxx

Akuntansi Biaya – Biaya Overhead Pabrik 9


Biayan ov. Pabrik sesungguhnya
xxx
b. Jurnal untuk mencatat selisih biaya overhead pabrik.
Selisih biaya overhead pabrik xxx
Biaya overhead pabrik sesungguhnya
xxx

4. Perhitungan dan analisis selisih biaya overhead pabrik dengan metode


variabel costing
Jika perusahaan mengunakan metode variabel costing dalam penentuan
harga pokok produksinya, pada akhir periode akuntansi dilakukan
perhitungan biaya overhead pabrik lebih atau kurang dibebankan pada
produk sebagai berikut :

Biaya overhead pabrik variabel yang dibebankan pada produk


xxx
Biaya overhead pabrik variabel yang sesungguhnya (xxx)
Selisih biaya overhead pabrik variabel
xxx

Untuk mencatat selisih biaya overhead pabrik variabel tersebut perlu


dibuat dua jurnal, yaitu:
a. Jurnal penutup rekening biaya overhead pabrik yang dibebanklan ke
rekening biaya overhead pabrik variabel sesungguhnya.
Biaya overhead pabrik variabel yang dibebankan xxx
Biaya overhead pabrik variabel sesungguhnya
xxx

Akuntansi Biaya – Biaya Overhead Pabrik 10


b. Jurnal untuk mencatat selisih biaya overhead pabrik variabel.
Selisih biaya overhead pabrik variabel xxx
Biaya overhead pabrik variabel sesungguhnya
xxx

E. PERLAKUAN TERHADAP SELISIH BIAYA OVERHEAD PABRIK


Setiap akhir bulan, biaya overhead pabrik yang kurang atau lebih dibebankan
dipindahkan dari rekening biaya overhead pabrik sesungguhnya ke rekening
selisih biaya overhead pabrik. Rekening selisih biaya overhead pabrik
dicantumkan dalam neraca sebagai beban yang ditangguhkan.
Perlakuan terhadap selisih biaya overhead pabrik pada akhir tahun
tergantung pada penyebab terjadinya selisih tersebut.
Jika selisih biaya overhead pabrik disebabkan karena ketidak efisienan pabrik
atau kegiatan perusahaan diatas atau dibawah kapasitas normal, maka selisih
tersebut hasrus diperlakukan sebaagai pengurang atau penambah rekening
harga pokok penjualan
Metode perlakuan terhadap selisih overhead pabrik ini sering kali digunakan
tanpa memperhatikan penyebab terjadinya selisih itu sendiri dengan alasan
sebagai berikut :
a. Manajemen tidak pernah mencoba menentukan penyebab terjadinya
selisih biaya overhead pabrik.
b. Jumlah selisih tersebut relatif kecil bila dibandingkan dengan saldo
rekening-rekening yang akan dibebankan dengan pembagian selisih
tersebut.
c. Saldo rekening-rekening barang dalam proses dan persediaan produk
jadi biasanya relatif kecil bila dibandingkan dengan harga pokok
penjualan.

Akuntansi Biaya – Biaya Overhead Pabrik 11


CONTOH SOAL
1.
2.
3.

Akuntansi Biaya – Biaya Overhead Pabrik 12