Anda di halaman 1dari 2

PELAYANAN RESEP OBAT

PASIEN POLIKLINIK DAN IGD RJ PAGI-SIANG

No. Dokumen No. Revisi : Halaman : 1dari 4


RUMAH SAKIT UMUM
PRIMA MEDIKA PEMALANG
Ditetapkan oleh,
Tanggal terbit : Direktur Rumah Sakit Umum
RS Prima Medika Pemalang
PROSEDUR TETAP

(dr. Slamet Widodo)


Nik. 01. 2014.009
Pengertian Resep adalah permintaan tertulis dari dokter, dokter gigi, dan dokter hewan
kepada apoteker, untuk menyediakan dan menyerahkan obat bagi pasien sesuai
dengan peraturan yang berlaku.

Tujuan Memastikan semua dalam proses pelayanan obat sesuai dengan peraturan
perundang-undangan yang berlaku
SK Direktur No: ………..tentang Kebijakan Pelayanan Instalasi Farmasi di
Kebijakan
RSU Prima Medika Pemalang
1. Resep diantar oleh keluarga pasien/ Pasien dan diserah terimakan
PROSEDUR
kepada petugas Farmasi Rawat Jalan
2. Apoteker Memeriksa keabsahan resep meliputi,
 Status Pasien umum/ Asuransi
 dokter yang memeriksa
 nama pasien
 Umur pasien
 alamat pasien
 no RM
 tanda tangan / paraf dokter
 dosis obat
 jumlah obat yang diminta
 ketersediaan obat
3. jika obat yang diminta tidak tersedia, maka segera hubungi DPJP dan
menawarkan untuk dapat ditukar dengan obat lain yang segolongan
4. jika Dokternya tidak bersedia , maka Apoteker meminta ke Dokter
untuk dapat menggantikannya dengan obat yang lain yang indikasinya
sama atau mirip sama yang masih tersedia di Depo.
5. Jika masalah sudah selesai maka Apoteker mencatat hasil proses
pemberitahuan di kolom skrining dan catat tanggal, jam dan Apoteker
yang melakukan proses
6. Apoteker dibantu dengan TTK menyiapkan obat sesuai resep dokter
7. Apoteker menuliskan Nama pasien, No. CM, tanggal lahir dan cara
pemakaian pada etiket obat pada setiap obat yang akan diberikan.
8. Etiket di tempelkan pada kantung plastik obat dan diberikan kepada
petugas TTK untuk mengambil obat pada rak obat dengan jumlah yang
sesuai dengan permintaan. Kemudian petugas ini memasukkan obat
tersebut kedalam kantung plastik tersebut
9. Setelah selesai semua obat tersebut dimasukkan kedalam kantong
plastik untuk dapat diserahkan kepada petugas TTK yang menyerahkan
obat kepada Apoteker.
10. Sebelum obat diserahkan maka obat dichek kembali kebenarannya oleh
Apoteker. Setelah selesai dan dipastikan tidak ada yang salah maka obat
siap diberikan ke Kelurga pasien/ Pasien
11. Apoteker menanyakan kembali nama, tanggal lahir, dan No. CM kepada
keluarga pasien/ pasien dan menjelaskan tentang obat yang diberikan
12. Sebelum obat di berikan kepada keluarga, maka keluarga tersebut harus
memparaf form serah terima obat sebagai tanda bahwa obat sudah
diterima
Unit Terkait  Dokter
 Perawat IGD
 Perawat Poliklinik
 Farmasi Rawat jalan