Anda di halaman 1dari 8

PT.

ABCD Dibuat : Desember 2018


Jl. Sepakat VIII STANDARD SANITATION OF OPERATIONAL Revisi : 1
Jakarta Timur Berlaku : Januari 2019
PROCEDURE (SSOP)
Page 1 of 8

ASPEK REFERENSI TUJUAN MONITORING TINDAKAN KOREKTIF VERIFIKASI REKAMAN


- SNI 4872-2015 Pemeriksaan Kualitas Air berdasarkan Pengujian
- Permenkes No. What Mikrobiologi, Kimia dan Fisik
492/MENKES/PER/IV/
2010
Who Bagian Sanitasi

Frequency Setiap enam (6) bulan

 Semua sumur tanah digunakan untuk tujuan


produksi
 Semua jenis air yang digunakan untuk tujuan
produksi, seperti: air mengalir dari tandon air
di ruang pengolahan, pengukusan,
Where penyemprotan, pencuciuan dan pendinginan
air
 Sumur yang digunakan untuk boiler dengan  Pemeriksaan mikrobiologis
tujuan pembersihan dan pendinginan
 Tambahkan dosis klorin yang digunakan untuk
oleh laboratorium eksternal  Form Hasil pengujian
Air berasal dari sumber yang aman dan dua kali setahun laboratorium eksternal untuk
pengolahan air jika perlu untuk mengurangi
1. Air disterilkan berdasarkan SNI dan  Periksa kandungan fisik dan setiap enam (6) bulan
kandungan mikrobiologi dan lakukan
persyaratan Menteri Kesehatan Indonesia kimia oleh laboratorium  Form Daftar Periksa Audit
pengujian ulang Internal
eksternal dua kali setahun
 Program audit internal

 Periksa kandungan mikrobiologi untuk air yang


digunakan untuk produksi di ruang
pemrosesan, es dan air pendingin yang
How
digunakan untuk retort
 Periksa kandungan kimia dan fisik untuk air
yang berasal dari sumur

REFERENSI TUJUAN MONITORING TINDAKAN KOREKTIF VERIFIKASI REKAMAN


Disetujuai oleh : Disahkan oleh :
Koordinator HACCP Ketua Tim HACCP
PT. ABCD Dibuat : Desember 2018
Jl. Sepakat VIII STANDARD SANITATION OF OPERATIONAL Revisi : 1
Jakarta Timur Berlaku : Januari 2019
PROCEDURE (SSOP)
Page 2 of 8

ASPEK

- SNI 4872-2015 What Pengolahan Air untuk Proses Produksi


- Permenkes No.
492/MENKES/PER/IV/
2010 Who Dept. Sanitasi

Frequency Persiapan Harian dan Inspeksi Harian

 Semua sumur yang digunakan untuk tujuan produksi


 Semua jenis air yang digunakan untuk tujuan produksi,
seperti : air mengalir dari kran air pada ruang
pengolahan, uap, penyemprotan, pencucian dan air
pendingin
 Sumur yang digunakan untuk boiler digunakan untuk
Where membersihkan dan tujuan pendinginan  Kontrol dan periksa kandungan  Form Laporan Harian
 klorin dari keluaran air secara Klorinasi (Persiapan
 Air yang berasal dari sumur Tambahkan dosis klorin yang
ditreatmen dengan klorin sebelum digunakan untuk pengolahan air jika acak per 3 jam / hari Klorin)
digunakan untuk tujuan produksi diperlukan untuk meningkatkan berdasarkan hasil pembacaan  Form Laporan Harian Air
 Air yang digunakan untuk produksi manual klorin Form Laporan Harian
kandungan klorin air dan lakukan
ditreatmen menggunakan klorin dan Retort Terkendali
pengujian ulang  pemeriksaan mikrobiologi oleh
1. Air (Tujuan ditetapkan minimal 1 ppm  Kendalikan penggunaan klorin yang digunakan untuk air  Form Laporan Harian
Pengolahan)  Kontrol kaporit tambahan secara laboratorium eksternal dalam
Pasca Pemrosesan
berdasarkan hasil pembacaan manual di ruang pengolahan dengan pemberian dosis yang
manual dua kali setahun
konten kaporit sesuai  Hasil pengujian
 Pemberian klorin untuk air yang  Periksa sumber air dengan Eksternal  pemeriksaan fisik dan kimia laboratorium eksternal
 Kontrol dan periksa kandungan klorin dari air terklorinasi
digunakan untuk tujuan pengolahan Pengujian sesuai dengan persyaratan pemeriksaan konten oleh untuk setiap enam (6)
harus mengikuti prosedur dan harus secara acak per 3 jam / hari berdasarkan manual konten
eksternal laboratorium dua kali bulan
siap setiap hari klorin
setahun  Form Audit Sanitasi
 Periksa kualitas sumber air atau sumurnya oleh
 Program audit internal Bulanan
Laboratorium Eksternal
 Persiapkan air yang mengandung klorin untuk
How digunakan proses produksi secara manual dan
konsentrasinya berdasarkan prosedur yang ditetapkan

Disetujuai oleh : Disahkan oleh :


Koordinator HACCP Ketua Tim HACCP
PT. ABCD Dibuat : Desember 2018
Jl. Sepakat VIII STANDARD SANITATION OF OPERATIONAL Revisi : 1
Jakarta Timur Berlaku : Januari 2019
PROCEDURE (SSOP)
Page 3 of 8

ASPEK REFERENSI TUJUAN MONITORING TINDAKAN KOREKTIF VERIFIKASI REKAMAN

- SNI 4872-2015 Pengolahan Air untuk Tujuan Sanitasi


- Permenkes No. What (Seperti: kebersihan pribadi dan kontak peralatan dengan
492/MENKES/PER/IV/ produk)
2010
Who Departemen Sanitasi

Frequency Persiapan Harian dan Inspeksi Harian

 Ruang masuk untuk karyawan yang dilengkapi


dengan fasilitas cuci tangan
 Retort area
 Toilet
 Ruang Pemrosesan
Penggunaan klorin digunakan untuk air Where  Form Laporan Harian
yang digunakan dengan tujuan sanitasi Klorinasi (Persiapan
disiapkan terlebih dahulu secara manual  Tambahkan dosis klorin yang
 Kontrol dan periksa stok air Klorin)
sesuai persyaratan, seperti: digunakan jika perlu untuk
 Form Hasil pengujian
 Pencucian tangan karyawan 10 meningkatkan kandungan klorin air dan terklorinasi minimal 3 kali / hari
laboratorium eksternal
1. Air (Tujuan ppm lakukan pengujian ulang  Pemeriksaan konten untuk setiap enam (6)
Sanitasi)  Pencucian tangan (retort operator)  Tambahkan stok air terklorinasi mikrobiologis oleh laboratorium bulan
100ppm  eksternal dua kali setahun
 Pencucian kaki 200 ppm
Periksa dosis efisiensi yang digunakan  Form Audit Sanitasi
 Program audit internal Bulanan
 Sanitasi untuk peralatan 100 ppm
 Sanitasi untuk lantai 200 ppm  Form Daftar Periksa Audit
 Sanitasi untuk drainase 200ppm  Kontrol dosis klorin yang digunakan untuk tujuan Internal
sanitasi dengan proses pengenceran manual
 Kontrol dan periksa stok air terklorinasi secara teratur
sebelum produksi dimulai
How  Periksa efisiensi dosis klorin yang digunakan oleh
Laboratorium Eksternal
 Persiapkan air yang mengandung klorin yang
digunakan untuk tujuan sanitasi secara manual dan
konsentrasinya didasarkan pada prosedur

Disetujuai oleh : Disahkan oleh :


Koordinator HACCP Ketua Tim HACCP
PT. ABCD Dibuat : Desember 2018
Jl. Sepakat VIII STANDARD SANITATION OF OPERATIONAL Revisi : 1
Jakarta Timur Berlaku : Januari 2019
PROCEDURE (SSOP)
Page 4 of 8

ASPEK REFERENSI TUJUAN MONITORING TINDAKAN KOREKTIF VERIFIKASI REKAMAN

- SNI 4872-2015  Penggunaan alat, peralatan dan perkakas di luar area


- Permenkes No. Produksi seperti: Area Cold Storage, Gudang, bengkel dan
What
492/MENKES/PER/IV/ boiler
2010  Penggunaan alat dan peralatan di area produksi
 Pengguna atau operator dari setiap Departemen Sanitasi
Who
 Departemen (Sanitasi Pengawas) di area produksi  Laporan Peralatan Harian
Frequency Persiapan Harian dan Inspeksi Harian dan Kontrol Bahan yang
Didukung
 Di luar ruang proses terkait dengan tujuan produksi  Laporan Harian
 Di ruang proses terkait dengan tujuan produksi Pemeriksaan Skala
 Alat dan peralatan yang digunakan  Microbiologis konten  Catatan Penyimpangan
 Jika ada penyimpangan terjadi, Selama Proses
untuk kegiatan proses produksi memeriksa tes karyawan atau
diperiksa dan dipastikan dalam kondisi hentikan aktivitas di area terkait
uji usap oleh laboratorium  Audit Sanitasi Bulanan
Where 
baik dan bersih sebelum dan sesudah Buat area yang jelas dan steril
eksternal dalam dua kali  Daftar Periksa Audit Internal
penggunaan dengan radius minimum 1 meter dari  Laporan Harian Perangkat
setahun
 Semua permukaan peralatan yang area benturan Pemantauan
kontak dengan makanan, termasuk  Periksa parameter kondisi fisik,
 Koordinasi dengan departemen  Laporan Harian Kontrol
peralatan yang digunakan untuk fungsional dan sanitasi terkait
2.. Alat, peralatan dan terkait lainnya untuk memastikan Lampu
penyimpanan es, dirancang untuk alat, peralatan, dan peralatan
Umum
mudah dibersihkan dan dipelihara  Periksa jumlah, kondisi fisik, fungsional dan sanitasi alat kondisi fisik alat terkait dan peralatan  Laporan Harian Kontrol Kaca
sebelum dan sesudah
dalam kondisi sanitasi. terkait, peralatan dan perkakas sebelum dan sesudah terkendali dan tidak ada indikasi
penggunaan
 Harian Sanitasi Peralatan
 Penggunaan alat dan peralatan di penggunaan untuk kontaminasi silang dan Laporan Bahan yang
 Record segala penyimpangan Didukung
bagian luar area produksi yang terkait  Setiap Pengawas harus mengevaluasi kondisi peralatan  Ganti alat, peralatan atau perkakas
dengan ruangan, mesin dan sistem terjadi dan tindakan korektif  Laporan Requisition
dan setiap bahan atau peralatan pendukung yang dengan yang baru atau cadangan
teknis berada di bawah pengawasan terkait diambil Pengembangan Teknis
digunakan di area terkait dengan prosedur pembersihan
oleh masing-masing departemen
rutin harian atau mingguan  Audit Audit Sanitasi dan  Laporan Pemeliharaan dan
program audit internal Perbaikan Permintaan
 Semua alat, dan peralatan harus dibersihkan secara
How teratur oleh masing-masing bagian dengan  Pesan Perbaikan /
Pembuatan Sarana &
menggunakan agen sanitasi yang diizinkan oleh
Prasarana (Formulir Tidak:
Departemen QA Laporan Harian Water and
 Semua peralatan digunakan selama pra-pengangkatan Water Spout
dan produksi akan dibersihkan oleh Departemen
Sanitasi. Hanya alat dan peralatan yang bersih dan
bagus yang diizinkan untuk menempatkan produk
 Periksa kebersihan alat dan peralatan atau kondisi
kamar

Disetujuai oleh : Disahkan oleh :


Koordinator HACCP Ketua Tim HACCP
PT. ABCD Dibuat : Desember 2018
Jl. Sepakat VIII STANDARD SANITATION OF OPERATIONAL Revisi : 1
Jakarta Timur Berlaku : Januari 2019
PROCEDURE (SSOP)
Page 5 of 8

Disetujuai oleh : Disahkan oleh :


Koordinator HACCP Ketua Tim HACCP
PT. ABCD Dibuat : Desember 2018
Jl. Sepakat VIII STANDARD SANITATION OF OPERATIONAL Revisi : 1
Jakarta Timur Berlaku : Januari 2019
PROCEDURE (SSOP)
Page 6 of 8

Disetujuai oleh : Disahkan oleh :


Koordinator HACCP Ketua Tim HACCP
PT. ABCD Dibuat : Desember 2018
Jl. Sepakat VIII STANDARD SANITATION OF OPERATIONAL Revisi : 1
Jakarta Timur Berlaku : Januari 2019
PROCEDURE (SSOP)
Page 7 of 8

Disetujuai oleh : Disahkan oleh :


Koordinator HACCP Ketua Tim HACCP