Anda di halaman 1dari 52

See discussions, stats, and author profiles for this publication at: https://www.researchgate.

net/publication/326583809

BUKU PEDOMAN KKN 2018

Article · January 2018

CITATIONS READS

0 1,013

4 authors, including:

Elihami Elihami
STKIP Muhammadiyah Enrekang, Indonesia
130 PUBLICATIONS   43 CITATIONS   

SEE PROFILE

Some of the authors of this publication are also working on these related projects:

Project View project

The development of moral spiritual based of leadership View project

All content following this page was uploaded by Elihami Elihami on 24 July 2018.

The user has requested enhancement of the downloaded file.


Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018

BUKU PEDOMAN PELAKSANAAN


KULIAH KERJA NYATA
STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG

Tim Penyusun

Elihami, S.Pd., M.Pd.I


Masnur, S.Pd., M.Pd.
Putriyani S, S.Pd., M.Pd.
Masnah, S.Pd.

PUSAT PENELITAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT


STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG
2018

1
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018

DAFTAR ISI

Halaman Judul
Kata Pengantar
Daftar Isi
BAB I. PENDAHULUAN
A. Konsep Dasar Kuliah Kerja Nyata
B. Dasar Hukum Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata
C. Visi Kuliah Kerja Nyata
D. Misi Kuliah Kerja Nyata
E. Tujuan Program Kuliah Kerja Nyata
F. Prinsip Pelaksanaan Program Kuliah Kerja Nyata
G. Manfaat Kuliah Kerja Nyata
H. Status Kuliah Kerja Nyata
I. Bentuk Kuliah Kerja Nyata STKIP Muhammadiyah Enrekang
J. Kepanitiaan Kuliah Kerja Nyata STKIP Muhammadiyah Enrekang

BAB II MEKANISME PELAKSANAAN KULIAH KERJA NYATA


A Tahap-tahap Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata
B Jaminan dan Fasilitas Mahasiswa Peserta Kuliah KerjaNyata
C Kewajiban Mahasiswa Peserta Kuliah Kerja Nyata
D Sanksi bagi Mahasiswa Peserta Kuliah Kerja Nyata
E Dosen Pembimbing Lapangan
F Evaluasi Keberhasilan Kuliah Kerja Nyata
BAB III PENUTUP
LAMPIRAN

2
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kita sampaikan kepada Allah SWT, atas izinNya Tim telah
dapat menyusun Buku Panduan Pelaksanan Kuliah Kerja Nyata (KKN) STKIP
Muhammadiyah Enrekang.
Kuliah Kerja Nyata merupakan program intrakurikuler yang harus
dilaksanakan oleh mahasiswa program S1 STKIP Muhammadiyah Enrekang.
Oleh karena itu pelaksanaannya disesuaikan dengan kurikulum, lewat suatu
petunjuk sebagai pedoman kerja. Petunjuk tersebut dimaksudkan agar tidak
terjadi kekeliruan/penyimpangan dari tujuan kurikulum.
Pelaksanaan KKN bersifat interdisipliner dan sekaligus pengintegrasian
antara kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Melalui KKN mahasiswa dihadapkan secara langsung kepada masyarakat yang
memungkinkan berlangsungnya sifat saling belajar dan membelajarkan antara
keduanya.
Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta semakin
kompleksnya permasalahan dan kebutuhan masyarakat, menuntutpelaksanaan
KKN yang semakin baik. Agar pelaksanaan KKN dapat berjalan dengan baik,
diperlukan pedoman pelaksanaan yang dapat diacu oleh semua pihak
yang terlibat dalam setiap tahapan kegiatan mulai dari perencanaan,
pelaksanaan, monitoring dan evaluasi, serta pelaporan kegiatan KKN.
Dengan demikin,kehadiran buku Pedoman Kuliah Kerja Nyata ini diharapkan
kualitas dan akuntabilitas publik pelaksanaan KKN semakin meningkat serta
memberi kontribusi yang optimal terhadap pembangunan bangsa dan Negara
khususnya dalam pengembangan cabang dan ranting Muhammadiyah.
Terbitnya buku Pedoman KKN berbasis persyaraktan ini berkat kerja
keras tim penyusun yang didukung oleh kerjasama banyak pihak. Oleh karena
itu kepada tim penyusun serta pihak lain yang terlibat dalam penyusunan buku
Pedoman KKN ini kami ucapkan banyak terima kasih. Kami menyadari bahwa
buku pedoman ini masih jauh dari sempurna, untuk itu kritik dan saran dari
pengguna selalu kami nantikan.

Enrekang, Juni 2018


Ketua P3M,

Elihami, S,Pd,M.Pd.I
NIDN. 0921018801

3
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018

BAB I
PENDAHULUAN

A. Konsep Dasar Kuliah Kerja Nyata

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian


kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa secara interdisipliner,
institusional, dan kemitraan sebagai salah satu wujud dari Dharma perguruan
Tinggi Muhammadiyah yakni Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.
KKN merupakan bentuk perkuliahan yang dilaksanakan dengan
langsung terjun ke masyarakat. Masyarakat sasaran KKN dapat berupa
masyarakat pedesaan, masyarakat perkotaan, sekolah,masyarakat industri,
atau kelompok masyarakat lain yang dipandang layak menjadi sasaran KKN
berbasis persyarikatan.
KKN merupakan proses pembelajaran mahasiswa melalui berbagai
kegiatan langsung di tengah-tengah masyarakat, dan mahasiswa berupaya
untuk menjadi bagian dari masyarakat serta secara aktif dan kreatif terlibat
dalam dinamika yang terjadi di masyarakat. Keterlibatan mahasiswa bukan saja
sebagai kesempatan mahasiswa belajar dari masyarakat, namun juga memberi
pengaruh positif dan aktif terhadap pengembangan masyarakat,sehingga
memberi warna baru dalam pembangunan masyarakat secara positif
khususnya dalam bidang dakwah Muhammadiyah.
KKN merupakan mata kuliah wajib, yang tercantum dalam kurikulum
STKIP Muhammadiyah Enrekang, dan harus ditempuh oleh semua mahasiswa
program strata 1 (S1). Mata kuliah KKN disiapkan dalam rangka
mengembangkan kompetensi mahasiswa melalui pengalaman riil di
masyarakat. Dengan pengalaman tersebut, mahasiswa diharapkan
mendapatkan kemampuan generatif yang berupa life skills (kecakapan hidup)
seperti kemampuan berpikir dan bernalar secara analitik, berdasarkan sumber
empirik dan realistik, agar dapat merancang dan melaksanakan program,
membantu mengatasi permasalahan yang ada, bekerja sama dengan
orang lain, mengatur diri sendiri, dan melatih keterampilan dalam bekerja.
Dengan demikian, mereka akan mendapatkan wawasan, pengalaman, dan
keterampilan.
4
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018

dalam bermasyarakat, sebagai nilai tambah selama menempuh kuliah di


STKIP Muhammadiyah Enrekang.
Pada prinsipnya KKN merupakan salah satu kegiatan Pusat
Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPPM) yang dilakukan
perguruan tinggi sebagai upaya menerapkan ilmu yang diperoleh. Aplikasi hasil-
hasil penelitian di bidang Ipteks untuk meningkatkan kesejahteraan hidup
masyarakat. Pelaksanaan KKN merupakan kegiatan akademik perguruan tinggi
yang dimanifestasikan melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu
pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Oleh karena itu, pelaksanaan program KKN juga harus dilaksanakan secara
ilmiah, sinergis,dan profesional.
KKN sebagai salah satu wahana PPPM, pelaksanaannya terlebih dahulu
harus dilakukan kajian secara cermat sebelum menentukan berbagai program
yang akan dilaksanakan. Semua kegiatan yang dilakukan harus berdasarkan
hasil observasi riil di lapangan dan kajian analitis kritis sehingga kegiatan yang
dilakukan dapat dipertanggungjawabkan secara akademis dan sosial. Sebagai
sebuah program PPPM, KKN lebih menekankan pada pemberdayaan
masyarakat melalui pendekatan partisipatif dan pembelajaran untuk
meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap potensi dan
tantangan yang dimiliki untuk meningkatkan kualitaskehidupan mereka, baik
secara individu maupun kelompok.

B. Dasar Hukum Pelaksanaan KKN

1. KKN sebagai bagian integral dari pendidikan berdasarkan Pancasila


dan Undang-undang Dasar 1945, UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang
Sistem Pendidikan Nasional, dan PP No. 60 Tahun1999 tentang
Pendidikan Tinggi, khususnya mengenai Pengabdian kepada
Masyarakat.
2. KKN merupakan suatu kegiatan extra kurikuler wajib mencerminkan
pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang menyangkut
penyelenggaraan pendidikan, melakukan penelitian, dan pengkajian di
bidang ilmu, pengetahuan, teknologi,dan memberikan pengabdian

5
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018

kepada komponen masyarakat yang bermanfaat bagi kemanusiaan


yang disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan.
3. KKN merupakan salah satu mata kuliah lapangan, bersifat wajib,dan
tercantum dalam kurikulum setiap program S1.

C. Visi KKN

Visi Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah membelajarkan mahasiswa dan


memberdayakan masyarakat dalam rangka pengabdian untuk meningkatkan
kesejahteraan masyarakat. Pemberdayaan dalam hal ini dapat dipandang
sebagai proses pendidikan, pembelajaran, bimbingan, dan pendampingan
kepada masyarakat untuk mengelola potensi yang dimiliki, mengurai persoalan,
dan menemukan ide-ide baru dalam rangka meningkatkan kapasitas dan
kapabilitas masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan hidup.

D. Misi KKN

Misi program Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah : (1) Menyediakan


wahana bagi mahasiswa mengembangkan dan mempraktekkan kompetensinya
di tengahmasyarakat, (2) mendorong pengembangan kemandirian masyarakat
untukmemanfaatkan sumber daya yang dimilikinya dalam rangka meningkatkan
kesejahteraan masyarakat maupun menyelesaikan persoalan- persoalanyang
muncul dengan bekal dan keahlian mereka sendiri, dan(3) memberikanbantuan
pikiran, tenaga dan teknik melalui cara pemberdayaan. Dengan visi KKN yang
berupa pemberdayaan masyarakat, misi pengembangan haruslah dilaksanakan
melalui upaya-upaya penyadaran, pemahaman,pendidikan, pelatihan, dan
pendampingan kepada masyarakat.

E. Tujuan Program KKN

Kuliah Kerja Nyata (KKN) dilaksanakan selama dua bulan (288


JKEM) sebagai wujud pengabdian diri mahasiswa kepada masyarakat. Program
ini merupakan proses pengaplikasian ilmu yang telah diperoleh mahasiswa,
baik itu melalui kegiatan akademik, maupun kegiatan ekstra dalam hal ini

6
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018

keorganisasian. Mahasiswa KKN sumber inovator dan motivator dalam


mempercepat kemajuan kelurahan, desa, ataupun kecamatan. Ilmu dan
dengan teknik manajemen yang baik, mahasiswa dapat menggerakkan
masyarakat untuk bersama membangun kelurahan atau desanya. KKN juga
merupakan wujud kerjasama antara perguruan tinggi dengan pemerintah
daerah setempat. Tujuan KKN secara umum yang berkaitan dengan
tiga hal pokok kepentingan yaitu mahasiswa, masyarakat, dan lembaga
dengan objek pada pengembangan cabang dan ranting Muhammadiyah.

1. Kepentingan Mahasiswa

Sesuai dengan pandangan Kurikulum 2013 tujuan KKN adalah


memberikan kompetensi-kompetensitertentu kepada mahasiswa dalam
kegiatan perkuliahan. Secara lebih konkret kompetensi minimal yang perlu
diberikan dan diperoleh mahasiswa sebagai berikut.
a. Melatih kemampuan mahasiswa menerapkan teori dan informasi ilmu
pengetahuan yang telah diperoleh kepada masyarakat.
b. Mengembangkan pemikiran dan wawasan mahasiswa dalam memahami
dan memecahkan masalah yang berkembang di masyarakat secara
interdisipliner dan lintas sektoral.
c. Menumbuhkan dan mematangkan jiwa pengabdian kepada masyarakat dan
bertanggung jawab terhadap proses pembangunan dan masa depan
bangsa, negara dan agama.
d. Memberikan pengalaman belajar dengan maksimal, mengembangkan
kompetensi berkomunikasi secara efektif dan akurat, dan berhubungan
langsung denganmasyarakat.
e. Mengembangkan kompetensi memberdayakanmasyarakat melalui
pemilihan program-program yang dilaksanakan demi peningkatan
kualitas hidupnya berdasarkan temuan kebutuhan di masyarakat.
f. Mengembangkan kompetensi merencanakan, melaksanakan, dan
mengevaluasi tingkat keberhasilan programyang dilaksanakan.
g. Memberikankemampuan membuat laporanprogram kegiatan KKN yang
dilakukan secara komprehensifsebagai bentuk pertanggungjawaban kinerja.

7
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018

2. Kepentingan Masyarakat

Tujuan program kuliah kerja nyata ini berkaitan dengan kepentingan


masyarakat yaitu:
a. Memberdayakan masyarakat untuk mengelola potensi yang adadan dimiliki
guna meningkatkan kualitas kehidupan.
b. Memacu pembangunan masyarakat dengan menumbuhkan motivasi untuk
memanfaatkan secara optimal sumber daya yang dimiliki sehingga mampu
melaksanakan pembangunan secaramandiri dan berkelanjutan.
c. Memperoleh alternatif wawasan, cara berpikir, ilmu, dan teknologi dalam
rangka pengembangan masyarakat.

3. Kepentingan Lembaga

a. Meningkatkan hubungan antara perguruan tinggi dengan pemerintah


daerah, instansi terkait, dan masyarakat sehinggaperguruan tinggi dapat
lebih berperan serta dalam kegiatanpendidikan, penelitian, dan
pegabdiannya. Hal ini merupakan layananbagi kebutuhan nyata
masyarakat.
b. Memperoleh masukan secara riil terhadap fenomena yang terjadi pada
masyarakat sebagai bahan pertimbangan atau dasar dalam
mengembangkan lembaga pada masa yang akan datang, sertasebagai
evaluasi keberhasilan dan kecocokan program yang selama ini telah
dilakukan oleh Lembaga.

F. Prinsip Pelaksanaan Program KKN

KKN yang dilaksanakan harus memenuhi empat prinsip, yaitu


dapatdilaksanakan (feasible), dapat diterima (acceptable),
berkesinambungan(sustainable), dan partisipatif (participative).
1. Dapat Dilaksanakan (Feasible)
Program yang feasible adalah program KKNyang harus disesuaikan
dengan kemampuan mahasiswa dan atau masyarakatsasaran. Feasible juga
diartikan sebagai program yang dapat dilakukandengan mahasiswa sebagai

8
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018
perantara. Program yang benar-benar tidakfeasible akan memberatkan
mahasiswa atau masyarakat.

9
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018

2. Dapat Diterima (Acceptable)

Kegiatan yang dikembangkan dalam KKN harus dapat diterimaoleh


masyarakat sasaran. Masyarakat harus dapat menerima dengansenang hati
setiap kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN.
Penerimaan masyarakat bukan saja karena kebutuhannya, tetapi
jugapertimbangan kecocokan sosial (social acceptability) dan norma-
normayang berlaku di masyarakat tersebut. Mahasiswa harus
menyusunprogram berdasarkan kebutuhan masyarakat dan penentuan
programyang akan dilaksanakan harus dikomunikasikan atau
persetujuankepada masyarakat. Masyarakat bisa saja meminta
pelaksanaanprogram-program tertentu yang memang diperlukan selama
mahasiswamempunyai kemampuan untuk melaksanakannya.

3. Berkelanjutan (Sustainable)

Program KKN yang dilaksanakan oleh mahasiswa harus


memenuhiprinsip berkelanjutan. Artinya, suatu program bukan program
bersifatterminal atau ad hock yang berjalan sewaktu ada mahasiswa
KKN,tetapi program yang bersifat developmental yang akan terus
berlanjutmeskipun masa kegiatan mahasiswa melaksanakan KKN telah
selesai.
Program yang disusun juga harus menyesuaikan dengan program yang
telah ada ataupun yang akan datang. Program jangka panjang juga dapat
dikembangkan dengan cara program tersebut dilakukan oleh beberapa
angkatan mahasiswa KKN dalam satu wilayah yangsama. Keberlanjutan dapat
juga dilakukan dengan membentuk kadersetempat yang kelak dapat
menggantikan peran mahasiswa KKN, bilaKKN telah selesai.

10
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018

4. Partisipatif (Participative)

Kegiatan KKN pada prinsipnya bukan kegiatan mahasiswa semata,tetapi


kegiatan KKN merupakan kegiatan sinergis yang menggabungkanpotensi
sumberdaya lokal dengan mahasiswa. Kegiatan KKN harus dilaksanakan
dengan prinsip dan atau pendekatan resiprokal. Artinya,masyarakat aktif
melakukan kegiatan di lingkungan sosialnya danperguruan tinggi aktif
membantu masyarakat dalam melakukankegiatan mereka.

G. Manfaat KKN

KKN melibatkan tiga kelompok partisipan, yaitu mahasiswa,masyarakat


bersama pemerintah daerah, dan perguruan tinggi. Denganadanya KKN tiap-
tiap pihak diharapkan memperoleh manfaat sebagai berikut :

1. Mahasiswa

a. Memperdalam pengertian tentang cara berpikir dan bekerjasecara


interdisipiliner sehingga dapat menghayati adanyaketerkaitan ilmu untuk
mengatasi masalah-masalah di masyarakat serta memahami perlunya
kerjasama antarsektor.
b. Memperdalam pengertian dan penghayatan tentang kemanfaatanilmu,
teknologi, dan seni yang dipelajarinya bagi manusia ataumasyarakat.
c. Memperdalam penghayatan dan pengertian terhadap kesulitanyang
dihadapi oleh masyarakat dan berbagai alternatifpemecahannya dalam
melaksanakan pembangunan.
d. Memperdalam pengertian dan penghayatan terhadap seluk-
beluk keseluruhan dari masalah pembangunan dan
perkembanganmasyarakat.

11
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018

e. Mendewasakan cara berpikir serta meningkatkan daya


penalaranmahasiswa dalam melakukan penelaahan, perumusan,
danpemecahan masalah secara ilmiah-pragmatis.
f. Memberikan keterampilan kepada mahasiswa untuk
melaksanakanpembangunan dan pengembangan masyarakat
berdasarkanilmu, teknologi, dan seni secara interdisipliner serta
lintassektoral.
g. Melatih mahasiswa sebagai motivator, dinamisator, dan problemsolver.

2. Masyarakat Sasaran dan Pemerintah Daerah

a. Memperoleh penyadaran dan pemberdayaan potensi yang dimiliki untuk


peningkatan kualitas kehidupan.
b. Memperoleh pengalaman dalam menggali dan menumbuhkanpotensi
swadaya masyarakat sehingga mampu berpartisipasi aktif dalam
pembangunan.
c. Memperoleh bantuan pemikiran tenaga, ilmu, teknologi, danseni dalam
merencanakan serta melaksanakan pembangunan.
d. Terbentuknya kader-kader penerus pembangunan sehingga
keberlanjutan pembangunan lebih terjamin.
e. Memperoleh manfaat dari bantuan tenaga dan pikiran mahasiswa dalam
melaksanakan program dan proyek pembangunan yangberada di lokasi
KKN.

3. Perguruan Tinggi

a. Memperoleh umpan balik sebagai pengintegrasian mahasiswadengan


proses pembangunan di tengah-tengah masyarakatsehingga kurikulum,
materi perkuliahan, dan pengembangan ilmu yang dikembangkan di
perguruan tinggi dapat lebih disesuaikan dengan kebutuhan nyata
masyarakat.
b. Memperoleh berbagai sumber belajar serta menemukan
berbagai masalah untuk pengembangan penelitian.

12
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018

c. Memperoleh masukan untuk menelaah keadaan nyata danmendiagnosis


secara tepat kebutuhan masyarakat sehinggailmu, teknologi, dan seni
yang akan diabdikan sesuai dengankebutuhan nyata masyarakat.
d. Meningkatkan, memperluas, dan mempererat kerja samadengan
instansi dan departemen lain melalui rintisan kerjasama mahasiswa
yang melaksanakan KKN.

H. Status KKN

Sesuai dengan kurikulum STKIP Muhamadiyah Enrekang dan Buku


Pedoman KKN dari STKIP Muhamadiyah Enrekang dilaksanakan dengan
mempertimbangkan beberapa hal sebagai berikut.
1. KKN menjadi bagian integral dari kurikulum STKIP Muhamadiyah
Enrekang dan wajib diikuti oleh semua mahasiswa program S1.
2. KKN dilaksanakan melalui kegiatan terstruktur dengan tahaptahapkegiatan
persiapan, kuliah pembekalan, observasi, dan penyusunan program,
pelaksanaan program di lapangan,evaluasi, pelaporan hasil, dan tindak
lanjut.
3. KKN merupakan keterpaduan antara kegiatan pendidikan,penelitian, dan
pengabdian kepada masyarakat yang bersifatinterdisipliner, lintas sektoral,
serta bantuan penanganan masalah masyarakat secara pragmatis dan
aplikatif.
4. KKN meliputi kegiatan di kampus dan di lapangan diberi bobot akademik
sebesar tiga (3) sks dan wajib lulus.

I. Bentuk-bentuk Kuliah Kerja Nyata

STKIP Muhamadiyah Enrekang merupakan lembaga pendidikan tinggi


yang menyiapkan tenaga kependidikan. Oleh karena itu, sasaran KKN
meliputi tiga macam masyarakat sasaran, yaitu (1) masyarakat pedesaan
dan atau perkotaan, (2) sekolah, dan (3) industri (industri kecil) atau kelompok
usaha.

13
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018
J. Panitia Kuliah Kerja Nyata
1. Kedudukan
Panitia Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah panitia pelaksana teknis
pelaksanaan KKN yang bertangung jawab kepada Ketua melalui Pembantu Ketua
Bidang Akademik, untuk menyelenggarakan dan mengelolapelaksanaan Kuliah
Kerja Nyata bagi mahasiswa STKIP Muhammadiyah Enrekang. Panitia KKN
dipimpin oleh seorang ketua dan dibantu oleh tenaga edukatif yang dapat
merangkap menjadi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

2. Tugas Panitia KKN


Panitia KKN bertugas merencanakan dan mongkordinasikanpelaksanaan
Kuliah Kerja Nyata bagi mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu
Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Enrekang dengan lokasi KKN.

3. Fungsi Panitia KKN


a. Merencanakan dan mengatur pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata dengan orientasi
Pengembangan Cabang Ranting Muhammadiyah
b. Mengevaluasi pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata dalam bentuk orientasi
Pengembangan Cabang Ranting Muhammadiyah,
c. Mengembangkan mutu pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata yang berorentasi pada
orientasi semi Pengembangan Cabang Ranting Muhammadiyah

4. Uraian Tugas
a. Penanggungjawab
1. Ketua STKIP Muhammadiyah Enrekang
2. Pembantu Ketua Bidang Akademik
3. Pembantu Ketua Bidang Kemahasiswaan
1) Memberi arahan kebijakan pelaksanaan KKN
2) Memberi arahan program akademik dalam pelaksanaan KKN.
3) Memberi arahan kemudahan dan pembiayaan pelaksanaan KKN
b. Pelaksana
c. Dosen Pembimbing
1) Dosen Koordinator Kecamatan ( Korcam )
(a) Berkoordinasi dengan camat sebelum pelaksanaan KKN
14
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018
(b) Memimpin rapat koordinasi mahasiswa (rakormacam I) KKN
(c) Memimpin rapat koordinasi mahasiswa (rakormacam II) KKN
(d) Memantau/monitoring pelaksanaan KKN
2) Dosen Pembimbing Lapangan ( DPL )
(a) Membina kerjasama dengan perangkat Desa/Kel, aparat Kecamatan,
Muspika, Instansi, lembaga mitra dan masyarakat tempat KKN
(b) Mengadakan orientasi dan observasi pendahuluan ke lokasi atau tempat
KKN dan membantu melancarkan proses pendekatan kepada instansi,
lembaga mitra dan masyarakat.
(c) Menggerakan disiplin mahasiswa, memberikan motivasi, mengarahkan
kegiatan mahasiswa KKN demi terciptanya program-program KKN dan
membantu memecahkan masalah yang dihadapi.
(d) Membantu pelaksanaan program mahasiswa dengan berbagai lapisan
masyarakat di tempat KKN.
(e) Mengarahkan dan mengendalikan kegiatan serta perilaku mahasiswa
secra teratur dan berkesinambungan.
(f) Mengarahkan, memeriksa, menampung dan menyalurkan dana kegiatan
dan laporan dari mahasiswa baik berkala maupun laporan akhir.
(g) Melakukan penilaian dalam rangka evaluasi.
(h) Menyusun laporan tertulis mengenai kegiatan pembimbingan mahasiswa
KKN yang telah dilakukan.

3) Tenaga Administrasi dan Keuangan


Membantu terselenggaranya pelaksanaan KKN di bidang administrasi dan
keuangan.

5. Syarat Dosen Pembimbing Lapangan


a. Dosen Tetap Yayasan STKIP Muhammadiyah Enrekang.
b. Memiliki pengalaman kegiatan pengabdian masyarakat.
c. Memiliki kemampuan berkmunikasi secara baik dan santun.
d. Mampu bekerjasama dengan tim.
e. Memiliki kemampuan dan pengetahuan yang sesuai dengan tema KKN
f. Menyatakan kesediaan dan kesanggupan sebagai dosen pembimbing lapangan
(DPL)
15
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018
g. Dosen yang sudah memiliki pangkat akademik
Keterangan:
Tata Laksanan Pengelolaan KKN
Pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata ( KKN ) STKIP Muahammadiyah Enrekang
dilaksanakan setiap tahun dengan alokasi waktu kegiatan sebagai berikut :
a. Pembekalan KKN 1 Hari
b. Pelaksanaan KKN . 8 Minggu
c. Penyusunan laporan dan presentasi laporan 1 Minggu

16
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018

BAB II
MEKANISME PELAKSANAANKULIAH KERJA NYATA

A. Tahap-tahap Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata

Secara garis besar tahap-tahap pelaksanaan KKN dalam satu


periodedapat disusun sebagai berikut.
1. Tahap Persiapan
a. Orientasi lokasi KKN
b. Perizinan lokasi
c. Pendaftaran, pengelompokan, dan penempatan
d. Pembekalan
2. Tahap Pelaksanaan
a. Pemberangkatan peserta
b. Pembimbingan oleh DPL
c. Monitoring oleh tim
d. Penarikan
3. Tahap Evaluasi, pelaporan, dan tindak Lanjut
a. Evaluasi keberhasilan dan evaluasi program
b. Penyusunan laporan
(1) Individu
(2) Kelompok
(3) Laporan Tim
c. Tindak Lanjut
(1) Seminar/rapat Tim Teknis
(2) Kegiatan berikutnya:
(a) Kuliah Kerja Nyata angkatan
(b) Kegiatan bidang lain non KKN
Dari garis besar tahap-tahap pelaksanaan KKN di atas ada beberapa
hal yang perlu dijelaskan lebih lanjut, antara lain sebagai berikut.

17
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018

1. Persyaratan dan Pendaftaran

a. Persyaratan
Persyaratan sebagai calon peserta KKN sebagai berikut.
1) Mahasiswa program strata satu (S1) dan terdaftar pada semester yang
diselenggarakan tidak kehilangan hak sebagai mahasiswa STKIP

Muhammadiyah Enrekang.
2) Telah menempuh minimal 110 sks
3) Mencantumkan matakuliah KKN dalam kartu rencana studi(KRS)
4) Pelaksanaan KKN, mahasiswa tidakdiperkenankan mengambil kuliah lain.
5) Telah melaksanakan pengkaderan Muhammadiyah (DAD, Baitul Arqam)
6) Sehat jasmani dan rohani
7) Mahasiswa Program Studi Lanjutan Penyetaraan,persyaratan secara detail
diatur tersendiri.

b. Pendaftaran

Peserta KKN wajib mendaftarkan diri di PPPM. Waktu pendaftaran diatur


dalam kalender akademik dan diinformasikan melalui program studi/insitusi.
Pada saat pendaftaran mahasiswa mengisi formulir dan menyerahkan
beberapa kelengkapan sebagai berikut.
1) Formulir biodata yang telah diisi lengkap dan benar serta dibubuhi
tanda tangan.
2) KRS yang terisi lengkap.
3) Pas foto warna ukuran 3x4 cm sebanyak 1 lembar,
4) Bukti pembayaran SPP dan KKN
5) Surat Izin dari Instansi (bagi pekerja)
(4) Persyaratan lain yang ditentukan Tim KKN.

18
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018

2. Penempatan

Beberapa ketentuan penempatan mahasiswa yang baru KKN


sebagai berikut.
a. Lokasi untuk kegiatan KKN ditentukan oleh PPPM berdasarkan
beberapa pertimbangan, kelayakan, kontinuitas program, dan lain-lain.
b. Mahasiswa peserta KKN dibagi menjadi beberapa posko.
c. Jumlah anggota setiap kelompok ditentukan berdasarkan
pertimbangan kompleksitas permasalahan di lokasi.
d. Penentuan kelompok mempertimbangkan proporsi variasi program studi dan
jenis kelamin (dikondisikan).
e. Pengelompokkan mahasiswa dan penempatan kelompok pada lokasi
diatur oleh otoritas panitia KKN.
f. Dimungkinkan ada usul penempatan dari peserta yang menyangkut
kondisi khusus, seperti penyakit kronis dan cacat fisik.

3. Pembekalan

a. Tujuan Pembekalan

Penyelenggaraan pembekalan merupakan upayamempersiapkan


mahasiswa agar dapat melaksanakan KKN secara efektif dan efisien.
Melalui pembekalan diharapkan terjadiperubahan sikap, mental,
pengetahuan, dan keterampilan sesuaidengan kebutuhan selama
melaksanakan KKN. Untuk memberikanbekal pengetahuan, keterampilan, dan
sikap yang terkait dengan kegiatan KKN terutama untuk meningkatkan soft
skill mahasiswa, seperti komunikasi, kerja sama (team work),
kepemimpinan,dan problem solver atau hal-hal yang akan dibutuhkan
selamamelaksanakan KKN. Tujuan secara terinci yang hendak dicapai melalui
pembekalan KKN agar mahasiswa mempunyai kualifikasisebagai berikut.
1) Memahami dan menghayati visi dan misi KKN
2) Memahami tata tertib pelaksanaan KKN, berkaitan denganhak dan
kewajiban mahasiswa.

19
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018

3) Memiliki informasi tentang situasi, kondisi, potensi, danpermasalahan lokasi


yang akan menjadi daerah kerjanya
4) Memiliki bekal pengetahuan tentang tata krama kehidupan di lapangan
5) Memiliki bekal stimulasi pengetahuan dan keterampilanpraktis agar dapat
melaksanakan program dan tugas-tugasnyadi lapangan dengan baik
6) Memiliki pengetahuan untuk dapat bersikap dan bekerjadalam kelompok
secara interdisipliner dan lintas sectoral dalam rangka penyelesaian tugas di
lapangan
7) Memiliki kemampuan menggunakan waktu secara efisien di lapangan
8) Memiliki bekal pengetahuan, sikap, dan keterampilan agardapat
menyesuaikan diri dengan masyarakat sasaran

c. Pola Pelaksanaan Pembekalan

Rangkaian kegiatan pembekalan meliputi hal-hal sebagaiberikut: (1)


Observasi awal di lapangan oleh DPL, (2) Penyajian materi Pembekalan, dan
(3) Penyusunan rancangan program kerja tentatif.

1) Observasi

Dalam rangka pembekalan, DPL diberi kesempatanmelakukan observasi


awal di lokasi sasaran untuk mendapatkan gambaran mengenai kondisi umum
lokasi KKN. Selama DPL melakukan observasi perlu mendiskusikan dengan
penanggung jawab lokasi (Camat, Kepala Dinas Pendidikan, dan atau pimpinan
industri). Permasalahan yang perlu didiskusikan antara lain: Pemondokan
mahasiswa, penentuan program kerja yang menjadi prioritas dan ketersediaan
sumberdaya yang diperlukan termasuk pertimbangan dari segi politis dan
ekonomis. Hal ini dilaksanakan agar DPL dapat memberi informasi awal
kepada mahasiswa peserta KKN terhadap rencana program hasil observasi
sebelum akhirnya diberangkatkan ke Lapangan.

3) Penyusunan Rancangan Program Kerja Tentatif

Penyusunan rancangan Program Kerja Tentatif KKN harus merujuk


pada hasil observasi yang telah dilakukan DPL dan kemampuan mahasiswa
20
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018
dilihat dari segi keterampilan yang dimiliki disusun dalam bentuk matriks
rancangan program kerja tentatif. Rancangan program kerjatentatif dibedakan
menjadi dua macam, yaitu:program individu dan kelompok
Program individual diklasifikasikan atas dua macam, yaitu (1) program
utama, dan (2) program penunjang. Program kelompok adalah program yang
direncanakan,dilaksanakan, dan dipertanggungjawabkan oleh seluruh
anggotakelompok meskipun pada teknis pelaksanaannya program ini
dapatdikerjakan oleh minimal lebih setengah jumlah anggota kelompok.
Adapun program individual adalah program yang
direncanakan,dilaksanakan, dan dipertanggung jawabkan secara
individualmeskipun pada teknis pelaksanaannya dapat dibantu oleh teman
demi kelancaran dankeberhasilan program. Jumlah pelaksana program individu
kurangdari setengah jumlah anggota kelompok.
Program utama adalah program yang disusun berdasarkankompetensi
bidang studi atau keahlian khusus yang dimiliki olehmahasiswa peserta KKN,
sedangkan program yang di luar itu disebutprogram penunjang. Proporsi kedua
program ini tidak mengikat.
Pada prinsipnya semua program kerja harus disetujui oleh DPL
danpenanggung jawab lokasi kelompok sasaran.Program kerja harus sudah
selesai dalam satu minggu setelahdiberangkatkan. Setelah selesai pengisian

21
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018

matriks, kemudiandimintakan pengesahannya kepada penanggung jawab


lokasi (kepaladusun, kepala desa/lurah, kepala sekolah, pimpinan
instansi/industri) danDPL

e. Syarat Kelulusan Pembekalan

Calon peserta KKN dinyatakan lulus pembekalandan diberangkatkan


KKN apabila yang bersangkutan telahmelaksanakan hal-hal sebagai berikut.
1) Mengikuti pembekalan KKN dengan tertib dan disiplin (meliputi pembekalan
umum dan pembekalan teknis).
2) Melakukan observasi awal di lokasi KKN (paling lama 1 minggu).
3) Mengikuti dan lulus pendalaman materi pembekalan KKN

4. Pemberangkatan

Pemberangkatan peserta KKN ditandai dengan upacara yangdiikuti


seluruh peserta KKN dan DPL. Pemberangkatan secarasimbolis dilakukan oleh
pejabat terkait (Pimpinan Universitas/Ketua LPM).
Pemberangkatan mahasiswa menuju lokasi dengan didampingioleh DPL
masing-masing. Untuk mengawali kegiatan di lokasi,dilakukan upacara serah
terima mahasiswa KKN dari DPL kepadapenanggung jawab lokasi, sekaligus
dilakukan pembekalan danpengarahan oleh penanggungjawab lokasi
setempat. Untukkeperluan ini, DPL perlu berkoordinasi dengan penanggung
jawablokasi yang bersangkutan.

5. Tugas DPL

Pembimbingan kepada mahasiswa peserta KKN dimaksudkanuntuk


memberikan pengarahan dalam pelaksanaan programdan membantu program
kerja KKN yang telah disusun dapatdilaksanakan sesuai dengan rencana yang
telah digariskan. Selainitu, pembimbingan dapat membantu mahasiswa
mengembangkanjati dirinya sehingga setelah pulang dari lokasi KKN
mahasiswamampu mengembangkan sikap profesionalisme dan tanggung
jawabsosialnya.

26
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018

Dosen pembimbing lapangan (DPL) dalam melaksanakanpembimbingan


terhadap mahasiswa didampingi oleh penanggungjawab lokasi (lurah, kepala
desa, kepala sekolah, pimpinan industri) tokoh masyarakat, dan tuan rumah
yang ditempati. DPL berperansebagai pembimbing, pengarah, penasihat,
penyuluh, motivator,pengawas, penghubung, pemberi contoh, penguji, dan
penilai.Prinsip pembimbingan yang dilakukan bersifat edukatif.
Teknik pembimbingan yang baik ialah tatap muka langsung
denganmahasiswa KKN di lokasi atau di kampus, baik secara
individualmaupun berkelompok. Frekuensi pembimbingan sesuai
dengankebutuhan. Pembimbingan KKN dilakukan minimaltiga kali (KKN reguler
sedang lama waktu pembimbingan disesuaikandengan permasalahan yang
ada. Frekuensi pembimbingan KKN padabentuk KKN yang lain, dilakukan
minimal 4 kali dalam satu periodeKKN.

6. Pemantauan

Tujuan pemantauan atau monitoring kegiatan KKN adalahuntuk


mengetahui secara dini adanya kelemahan dan penyimpangandalam
pelaksanaan program sehingga dapat dilakukan perbaikansecara cepat sesuai
dengan sasaran dan tujuan yang telahditetapkan. Pemantauan dilakukan
secara berkala, baik dalamkegiatan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi,
maupun tindak lanjutprogram KKN. Pemantauan kegiatan KKN STKIP
Muhammadiyah Enrekang dilakukan oleh (a)Ketua, Pimpinan Prodi dan
Ketua Lembaga, (b) Tim Pembina KKN (c) Tim Inti KKN dan DPL KKN.

7. Penarikan

Menjelang kegiatan KKN berakhir, penanggung jawab lokasidiberi tahu


secara lisan dan tertulis (persuratan) bahwa mahasiswa peserta KKN akan
ditarik kembalike kampus. Kemudian pada saat yang telah ditentukan
mahasiswaditarik oleh DPL masing-masing dengan ditandai upacara
pamitandengan penanggung jawab lokasi. Dalam acara pamitan,
mahasiswaharus menyerahkan rekapitulasi terakhir hasil kegiatan KKN.

27
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018

Untuk keperluan ini beberapa hari sebelum penarikan, DPL


perluberkoordinasi dengan penanggung jawab lokasi untuk
membicarakanteknik upacara penarikan/pamitan.

B. Jaminan dan Fasilitas Mahasiswa Peserta Kuliah Kerja Nyata

Mahasiswa yang melaksanakan KKN memperoleh jaminan danfasilitas


sebagai berikut.
1. Peserta mendapatkan pelayanan dan fasilitas yang sama
dalammelaksanakan program KKN.
2. Peserta memperoleh bimbingan dari DPL selama melaksanakan KKN dari
awal sampai dengan berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan KKN.
3. Peserta yang mendapatkan tugas kedinasan dari lembaga
yangmengirimnya dapat mengajukan permohonan kepada Ketua PPPM
untuk dimasukan dalam kelompok lokasi tertentu agar tugaskedinasannya
tidak terganggu.
4. Peserta yang memiliki anak balita dapat membawa serta anaknya kelokasi
KKN, dengan syarat tidak mengganggu pelaksanaan program-programKKN
dan segala biaya serta resiko ditanggung sendiri.
5. Peserta yang memiliki cacat fisik (tunanetra, tunadaksa, dan lain-lain) dapat
mengajukan permohonan kepada Ketua PPPM untuk memilih lokasi dan
program yang sesuai dengan kondisinya.
6. Peserta disiapkan alat transportasi pada saat pemberangkatan dan
penarikan ke dan dari lokasi KKN.
7. Peserta KKN dapat memperoleh nilai setelah laporan disetujui.

C. Kewajiban Mahasiswa Peserta Kuliah Kerja Nyata

Selama melaksanakan kegiatan KKN mahasiswa diwajibkan memenuhi


ketentuan sebagai berikut.
1. Melaksanakan KKN sekurang-kurangnya 90% dari alokasi waktu yang
ditentukan.

28
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018

2. Menyusun program rencana kegiatan yang harus sudah diselesaikandalam


waktu satu minggu setelah penerjunan yang diwujudkan dalam bentuk
matriks rencana kegiatan dan proposal kegiatan.
3. Membuat catatan harian secara tertib setiap hari sesuai denganprogram
kegiatan yang telah dilakukan pada hari itu.
4. Menyelesaikan seluruh rangkaian tugas dan kegiatan KKN
termasukmenyusun laporan secara tertulis dan ujian pada semester
5. Wajib menghindarkan diri dari kegiatan politik praktis, mencampuriurusan
intern lembaga lokasi KKN, penyalahgunaan narkoba,perbuatan yang
melanggar norma susila, dan perbuatan tercelalainnya yang dapat
menjelekkan nama almamater dan merugikanpihak lain
6. Menciptakan hubungan yang baik dengan semua pihak yang terkaitdengan
pelaksanaan program KKN.
7. Mengenakan identitas dan atau tanda pengenal KKN STKIP
Muhammadiyah Enrekang pada saatmelaksanakan kegiatan KKN.
8. Menaati tata tertib yang berlaku
9. Menjaga nama baik almamater STKIP Muhammadiyah Enrekang.

D. Sanksi bagi Mahasiswa Peserta Kuliah Kerja Nyata

Mahasiswa peserta KKN yang tidak mematuhi tata tertib


dankewajibannya dapat dikenakan sanksi seperti berikut ini.
1. Peringatan secara lisan
2. Peringatan secara tertulis
3. Pengurangan nilai KKN
4. Perpanjangan masa KKN
5. Penarikan dari lokasi sebelum masa berakhirnya KKN dan kepadayang
bersangkutan dinyatakan gugur sebagian atau seluruhnya sesuaidengan
pelanggaran yang dilakukan.
6. Mahasiswa yang ditarik dari lokasi dan dinyatakan gugur harusmengulang
KKN pada kesempatan lain dan wajib membayar biaya KKN sesuai dengan
ketentuan yang berlaku.

29
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018

7. Jika kasusnya baru diketahui setelah mahasiswa yang bersangkutanditarik


dari lokasi KKN, sedang kegiatan KKN telah berakhir,konsekuensinya
adalah:
a. pelaksanaan ujian KKN ditangguhkan sampai kasusnya
dapatdiselesaikan dengan tuntas
b. jika nilai KKN telah diperoleh, nilai tersebut ditangguhkan dan
dapatberlaku atau dipergunakan apabila kasusnya telah
diselesaikansecara tuntas dengan disertai bukti-bukti yang sah.
8. Penetapan sanksi dilakukan oleh tim setelah melalui
pengkajian,pembahasan, dan musyawarah

E. Dosen Pembimbing Lapangan

1. Persyaratan Dosen Pembimbing Lapangan

a. Dosen Tetap Yayasan


b. Memiliki kualifikasi akademik dibidang kependidikan bagi Program KKN PPL
Terpadu.
c. Telah mengikuti pelatihan DPL
d, Memiliki kepribadian luwes
e. Memiliki pengalaman bekerja sama

2. Kewajiban Dosen Pembimbing Lapangan

a. Melakukan koordinasi dengan penanggungjawab lokasi (lurah,kepala desa,


kepala sekolah atau pimpinan industri).
b. Memberikan pembimbingan kepada mahasiswa, minimal satuminggu sekali.
c. Menghadiri rapat rutin dan melaporkan hasil bimbingan danpermasalahan
yang muncul di lokasi
d. Mewakili PPPM STKIP Muhammadiyah Enrekang dalam kegiatan-
kegiatan pelaksanaan KKN di lokasi
e. Melaksanakan administrasi pencatatan bimbingan
f. Membimbing penyusunan laporan akhir seluruh rangkaian kegiatan KKN
g. Menjaga nama baik PTM
h. Sebagai mediator dan atau penghubung antara mahasiswa dengan
tuan rumah.
30
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018

3. Sanksi bagi Dosen Pembimbing Lapangan

Dosen Pembimbing Lapangan KKN STKIP Muhammadiyah Enrekang


yang tidak melaksanakan kewajiban sebagaimana mestinya diberikan sanksi
sebagai berikut.
a. Peringatan secara lisan
b. Peringatan secara tertulis
c. Dibebastugaskan dari tugasnya sebagai DPL

31
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018

BAB III. JENIS KEGIATAN DAN PENILAIAN KKN

A. Jenis Kegiatan
Untuk mencapai kompetensi KKN, maka setiap mahasiswa yang
mengikuti KKN harus melaksanakan kegiatan seperti yang dijelaskan di bawah
ini.

1. Kegiatan Individu

Kegiatan individu adalah kegiatan yang dilaksanakan oleh setiap peserta KKN.
Kegiatan individu terdiri atas:

a. Kegiatan Utama
Kegiatan utama adalah kegiatan yang harus dilaksanakan oleh
setiap peserta KKN yang sesuai dengan bidang ilmunya (monodisipliner)
dan/atau diluar bidang ilmunya, jika memiliki ilmu dan keterampilan untuk
itu. Mahasiswa yang bersangkutan bertindak sebagai pemimpin
pelaksanaan kegiatan tersebut dan bertanggung jawab secara ilmiah
maupun operasional.

Jumlah jam kerja efektif kegiatan utama: 85 - 95 jam.Jumlah jam


tersebut dapat terdiri dari beberapa jenis kegiatan. Masing-masing
mahasiswa WAJIB membuat program utama sesuaikompetensi bidang
ilmu masing-masing.

Contoh kegiatan utama adalah:


 Pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan atau
pembentukan Cabang dan Ranting Muhammadiyah Enrekang

b. Kegiatan Pendukung
Kegiatan pendukung adalah kegiatan yang dilaksanakan oleh
peserta KKN untuk mendukung/membantu peserta KKN lain dalam
kelompoknya yang melaksanakan kegiatan utama, meskipun secara
ilmiah tidak terkait dengan keilmuan yang dimiliki oleh mahasiswa.
Misalnya Kegiatan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan
Jumlah jam kerja efektif kegiatan pendukung:45 - 55
jam
32
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018

2. Kegiatan Kelompok
Kegiatan kelompok adalah kegiatan yang dilaksanakan oleh peserta
KKN dalam kelompoknya. Koordinator Desa bertindak sebagai
penanggungjawab kegiatan kelompok. Dalam pelaksanaannya Koordinator
Desa menunjuk salah seorang anggota kelompoknya sebagai ketua
pelaksana.
Kegiatan Kelompok dapat berupa: a) kegiatan layanan sosial yaitu
kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa yang bersifat sosial kepada
masyarakat di lokasi KKN, dan b) kegiatan yang berasal dari mitra KKN seperti
pemerintah daerah, perusahaan swasta/BUMN (dalam bentuk Corporate Social
Responsibility), dan kegiatan terstruktur dari Dosen Pembimbing atau dosen
lain yang berkaitan dengan penelitian dan/atau pengabdian kepada
masyarakat.
Contoh kegiatan kelompok adalah:
 Kerja bakti, pengajian, peringatan hari besar nasional/keagamaan,
membantu pengarsipan desa, dan program-program lainnya.
 Kegiatan dusun/lorong SEHATI (Siaga, Sehat dan Mandiri) kerjasama
dengan Dinas Kesehatan.
 Pelatihan Pengembangan LKS bagi guru SMA oleh mahasiswa PTIK
kerjasama dengan Dosen Pengabdi kepada Masyarakat
 Penelitian pengembangan web pembelajaran kerjasama dengan dosen
peneliti.
Jumlah jam kerja efektif kegiatan kelompok : ≥ 103 jam

B. Alokasi Waktu

Jangka waktu yang diperlukan mahasiswa untuk kegiatan KKN harus


memenuhi persyaratan 3 SKS, yaitu ≥288 jam kerja efektif di lokasi KKN.
Waktu kerja efektif 288 jam dihitung dari 3 SKS x 6 jam kerja per hari x 16 kali
tatapmuka. Adapun bobot rincian jam kerja pada saat
pelaksanaan dilapangan adalah sebagai berikut:
Total waktu efektif ≥288 Jam
Pembagianwaktu kerja
1) Kegiatan pembekalan KKN : 15 jam kerja
33
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018
2) Kegiatan observasi dan seminar : 30 jam kerja
3) Kegiatan pelaksanaan program kerja : 243 Jam kerja
a) Kegiata Individu (140 jam):
- Kegiatan Utama : 85 – 95 Jam kerja
- Kegiatan Pendukung : 45 – 55 jam kerja
b) Kegiatan Kelompok : 103 jam kerja

C. Evaluasi Keberhasilan Kuliah Kerja Nyata

Evaluasi kegiatan KKN meliputi dua hal, yaitu evaluasi


terhadapkeberhasilan atau prestasi akademik mahasiswa peserta KKN dan
evaluasiprogram KKN secara menyeluruh.

1. Evaluasi Keberhasilan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata


Evaluasi ini bertujuan untuk memberikan nilai prestasi akademik kepada
mahasiswa sekaligus sebagai gambaran keberhasilan KKN oleh mahasiswa
KKN. Tugas terakhir dari DPL adalah melaksanakan evaluasi dan memberikan
nilai terhadapmahasiswa peserta KKN. Oleh karena itu, proses penilaian
harussudah dimulai sejak dilakukannya pembekalan di kampus dan berakhir
bersamaan dengan penyerahan laporan.
Pedoman yang dipakai untuk memberikan penilaian terakhirkepada
mahasiswa peserta KKN mencakup empat komponen, yaitu
sebagai berikut.
a. Perencanaan kerja: diperoleh dari nilai hasil pendalaman danrencana kerja
program KKN.

34
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018

b. Pelaksanaan kerja: diperoleh berdasarkan indikator keterlaksanaanprogram


kerja yang telah disusun sebelumnya.
c. Kemampuan interpersonal: berdasarkan indikator kerja sama,kerajinan,
kedisiplinan kreativitas, tanggung jawab, dan sopan santun selama
melaksanakan program KKN.
d. Laporan: diperoleh dari nilai laporan akhir (laporan individu dan kelompok).

Adapun format evaluasi yang dimaksud ditunjukkan padatabel berikut.

Tabel 1.Evaluasi Prestasi KKN


No. Komponen Bobot Penilai
1. Pembekalan dan Perencanaan 2 DPL-Tim Pengelola
Program Kerja (N1)
2. Pelaksanaan Program Kerja 3 DPL (Memperhatikan
(N2) informasi dari stakeholder
dan Tim Pengelola
3. Kemampuan Interpersonal (N3) 2 DPL (Memperhatikan
informasi dari stakeholder
dan Tim Pengelola
4. Laporan Individu (N4) 2 DPL
5. Laporan Kelompok (N5) 1 DPL
Jumlah 10
Rentang Skor 0-100
Rumus untuk memberikan penilaian akhir kegiatan KKN adalahsebagai
berrikut:
(2N1+3N2+2N3+1N4+2N5)
NAK =
10

Keterangan
NAK : Nilai Akhir KKN
N1 : Pembekalan dan Perencanaan Program Kerja
N2 : Pelaksanaan Program Kerja
N3 : Kemampuan Interpersonal
N4 : Laporan Individu
N5 : Laporan Kelompok
Catatan: Dengan mempertimbangkan penilaian antar mahasiswa dantokoh
masyarakat

Nilai yang diperoleh dari perhitungan tersebut, dikonversi ke dalam tabel


berikut ini.

35
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018

Tabel 2. Konversi Nilai Akhir


Interval Nilai Keterangan
91–100 A Lulus
86 – 90 A- Lulus
81–85 B+ Lulus
76 – 80 B Lulus
71 – 75 B- Lulus
66–70 C+ Lulus
61 – 65 C Lulus
56 – 60 C- Tidak lulus
+
51 – 55 D Tidak lulus
46 – 50 D Tidak lulus
41 – 40 D- Tidak lulus
< 41 E Tidak lulus

Mahasiswa dapat diberikan nilai apabila telahmemenuhi syarat-syarat


sebagai berikut.
a. Telah menyelesaikan laporan kelompok.
b. Telah menyerahkan rekapitulasi hasil kegiatan KKN
c. Tidak mempunyai tanggungan program di lokasi dan atau sasaranKKN
yang belum diselesaikan.
Catatan: Semua laporan dan naskah publikasi dikumpulkan dalam bentuk
print out dan soft file (CD/DVD)

2. Evaluasi Program Kuliah Kerja Nyata

Tujuan evaluasi program KKN adalah untuk menyusun kebijakan


dan perbaikan teknis pelaksanaan KKN berikutnya.Pelaksanaan evaluasi
keseluruhan program KKN adalah pada setiap periode dan atau gelombang
KKN. Ada tiga aspek yang dievaluasi,yaitu sebagai berikut.
a. Pencapaian tujuan KKN: evaluasi terhadap pencapaian tujuandari tiga
sasaran KKN yaitu mahasiswa, masyarakat, dan lembaga/PTM.

36
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018

b. Proses pelaksanaan program KKN: evaluasi perencanaan,pelaksanaan,


hasil, dan analisis terhadap faktor penghambatdan pendukung.
c. Dampak pelaksanaan KKN: evaluasi terhadap dampakyang terjadi, baik
pada mahasiswa, masyarakat, maupunlembaga. Dampak KKN terhadap
mahasiswa dapat dilihat dariperkembangan kepribadian, perilaku, pola pikir,
kepekaan, dankepedulian dalam pengembangan manusia seutuhnya.
Dampak KKN terhadap masyarakat dapat dilihat dari adanya
perubahankondisi fisik, sosial, ekonomi, serta sikap balik dan
harapanterhadap lembaga. Dampak KKN terhadap lembaga adalah
adanya peningkatan sosialisasi, peran, dan sumbangannya dalam
pembangunan manusia.

37
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018
BAB IV
PENUTUP

Usaha peningkatan efisiensi dan kualitas penyelenggaraan


prosespembelajaran terus bergulir, termasuk dalam hal ini
penyelenggaraanKKN. KKN pada periode sebelumnya dikelola secara terpisah
dari matakuliah lainnya dengan menggunakan sistem blok waktu keadaan ini
telah mengalamipergeseran pendekatan, yakni dengan model KKN-PPL
Terpadu. Dengan demikian, selain penyelenggaraan KKN secara
terpisahdengan sistem blok waktu tersebut, penyelenggaraan KKN dapat
dilakukandengan model KKN-PPL Terpadu..
Pergeseran pendekatan pelaksanaan KKN ini jelas
memerlukanpenyesuaian-penyesuain, baik secara teknis maupun kultural.
Penyesuaiansecara teknis dapat dilakukan melalui penataran, lokakarya,
seminar,diskusi tentang penyelenggaraan KKN, sedangkan penyesuaian
kulturaldapat dilakukan melalui penanaman pemikiran, tindakan, kebiasaan
hinggaterbentuk pemahaman dan kesadaran yang mendukung
penyelenggaraanKKN secara maksimal.
Langkah pertama yang harus dilakukan LPM adalah menyosialisasikan
Buku Pedoman KKN ini kepada setiap pihak yang terkait
denganpenyelenggaraan KKN seperti:
1. Ketua Program studi/jurusan dan dekan fakultas.
2. Kepala desa/lurah,camat, pemerintah kabupaten dan atau kota, pemerintah
provinsi.
3. Sekolah, dinas pendidikan kabupaten dan atau kota, dinas
pendidikanprovinsi, dan masyarakat luas melalui berbagai mekanisme,
misalnyaseminar, loka karya, diskusi, rapat kerja, forum ilmiah, media masa,
dansebagainya.

38
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018

LAMPIRAN-LAMPIRAN

39
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018

Lampiran 1a. Tata tertib pembekalan mahasiswa calon peserta KKN

TATA TERTIB PEMBEKALAN


MAHASISWA CALON PESERTA KULIAH KERJA NYATA
STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG

Pembekalan sebagai wadah latihan pra-KKN, sekaligus sebagai forum


penyiapan mental/fisik sebagai calon peserta KKN, maka pembekalan diatur
sebagai berikut:
1. Seluruh mahasiswa calon peserta KKN STKIP Muhammadiyah Enrekang
wajib mengikuti seluruhrangkaian acara pembekalan, baik ceramah
maupun latihan, dari awal sampai akhir.
2. Peserta pembekalan telah siap di tempat (ruangan) 10 menit sebelum
acara dimulai.
3. Setiap peserta wajib menandatangani daftar hadir.
4. Peserta yang terlambat 15 menit dianggap tidak mengikuti acara/materi
yang sedang berlangsung.
5. Setiap peserta berhak mengajukan pertanyaan kepada penceramah
atau pelatih yang bertugas pada waktu itu.
6. Bagi peserta pria tidak diperkenankan berambut panjang (gondrong).
7. Setiap peserta wajib berpakaian rapi dan sopan (bagi pria memakai
sepatu, tidak memakai baju kaos dan bagi wanita tidak memakai baju
dan celana ketat).
8. Setiap peserta wajib memelihara ketertiban dan keamanan serta
memperhatikan sopan dan kesungguhan selama pembekalan.
9. Pesrta yang karena sesuatu keperluan yang mendesak/keadaan luar
biasa, sehingga terpaksa tidak hadir, maka harus seizin Panitia
Pelaksana Kuliah Kerja Nyata dan dianggap tidak hadir karena tidak
mengikuti materi.
10. Bagi peserta yang melanggar tata tertib ini dikenakan sanksi yang
ditetapkan oleh P3M secara bertahab sesuai pelanggarannya :
a. Peringatan secara lisan atau tulisan
b. Pengurangan nilai
c. Pencabutan seluruh haknya sebagai peserta pembekalan
d. Pencabutan haknya sebagai peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN)
11. Hal-hal lain akan disampaikan pada acara pembekalan.

40
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018

Lampiran 1b. Tata tertib mahasiswa peserta KKN

TATA TERTIB MAHASISWA


KULIAH KERJA NYATA (KKN) STKIP MUHAMMADIYAH
ENREKANG

1. Setiap peserta Kuliah Kerja Nyata harus tinggal atau mondok di


desa/lokasi yang telah ditentukan selama 2 (dua) bulan sejak tanggal
pemberangkatan.
2. Peserta Kuliah Kerja Nyata tidak boleh meninggalkan lokasi tanpa
alasan yang dapat dibenarkan, dan seizin Kordes, Korcam, Kepala
Desa/Lurah dan Dosen Pembimbing.
3. Peserta Kuliah Kerja Nyata harus melaksanakan tugas-tugasnya dengan
rasa tanggung jawab dan dedikasi tinggi dari awal sampai akhir.
4. Peserta Kuliah Kerja Nyata harus bersikap sopan, berpakaian wajar dan
rapi dan senantiasa memakai atribut KKN (atribut KKN) dalam
melaksanakan tugas serta tidak berambut panjang bagi pria.
5. Semua urusan surat menyurat yang berhubungan dengan kegiatan
Kuliah Kerja Nyata harus sepengetahuan dosen pembimbingnya/P3M.
6. Peserta Kuliah Kerja Nyata tidak dibenarkan membuat kerusakan,
keonaran, kerusuhan, unjuk rasa dan sejenisnya selama masa Kuliah
Kerja Nyata.
7. Peserta Kuliah Kerja Nyata harus senantiasa memelihara akhlaqul
karimah, pergaulan yang sopan, kedamaian, dan solidaritas yang tinggi.
8. Setiap peserta Kuliah Kerja Nyata tidak diperkenankan meminta dana
atau mengajukan permohonan dana dalam pelaksanaan Kuliah Kerja
Nyata ke STKIP Muhammadiyah Enrekang dan/atu seluruh pimpinan
STKIP Muhammadiyah Enrekang.
9. Semua bentuk pelanggaran atas tata tertib ini akan diberikan sanksi.
10. Pemberian sanksi terhadap setiap pelanggaran ditetapkan/diberikan
secara bertahap sebagai berikut :
a. Peringatan lisan
b. Peringatan tertulis
c. Pengurangan nilai lapangan
d. Penarikan dari lokasi

41
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018

Lampiran 2a : Format Cover Program Kerja KKN


Ukuran : Kuarto

PROGRAM KERJA MAHASISWA KKN DI DESA .....

OLEH (KELOMPOK/INDIVIDU)
1 ......................................NIM..... (Prodi)
2 ......................................NIM..... (Prodi)
3 ......................................NIM..... (Prodi)
4 ......................................NIM..... (Prodi)
5 dst.

PUSAT PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA


MASYARAKAT
STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG
2018

42
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018

Lampiran 2b : Format Program Kerja

PROGRAM KERJAMAHASISWA KKN REGULER


STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG
ANGKATAN ......TAHUN 201....

Desa :
Kecamatan :
Kabupaten :
1. ANALISIS SITUASI DESA
2. PROGRAM KERJA KELOMPOK DESA

PRORAM 1 : Tema .......................


1. Nama program
2. Rasional
3. Sifat program (rintisan, komplementer, ikutan)
4. Sasaran
5. Keterlibatan
6. Metode pelaksanaan
7. Alokasi waktu
8. Jadwal pelaksanaan
9. Luaran program
PRORAM 2: Tema.........................
1. Nama program
2. Rasional
3. Sifat program (rintisan, komplementer, ikutan)
4. Sasaran
5. Keterlibatan
6. Metode pelaksanaan
7. Alokasi waktu
8. Jadwal pelaksanaan
9. Luaran program
Program 3 : tema .....dst

REKAPITULASI PROGRAM KERJA KKN


Sifat Metode Alokasi
No Program Sasaran Luaran
Program* Pelaksanaan Waktu
1. ....jam
2. ....jam
dst.
JUMLAH JAM KERJA 270 jam**

*) Indivu Utama/Individu Penunjang/Kelompok Utama/Kelompok Layanan


Sosial Kemasyarakatan
**) Jumlah Jam Kerja : - Program kerja Individu = 150 jam
- Program kerja kelompok = 120 jam
Menyetujui,
Kepala Desa ..................... Dosen Pembimbing,
................................... ..................................
43
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018

Lampiran 3. Contoh-contoh Kegiatan Sesuai Bidang

No. CONTOH-CONTOH KEGIATAN

1. Pengembangan Cabang/ Ranting Muhammadiyah 43 Pembinaan kepengusahaan industri kecil


kerajinan
2. Penyediaan dan pengelolaan air baku 44 Pembinaan teknis produksi industri kecil
mekanan
3. Pengembangan fungsi daerah aliran sungai 45 Pembinaan teknis produksi industri kecil kerajinan
4. Rehabilitas sungsai dan danau 46 Penyuluhan pada industri kecil/ramah tangga
5. Perbaikan/pembuatan jaringan irigasi 47 Pembinaan kepengusahaan industri kecil
mekanan
6. Perbaikan jalan batu 48 Pnaman pengembangan pertanian rakyat terpadu
7. Pembangunanjembatan bambu/kayu 49 Pembinaan teknis persiapan lahan pertanian
8. Pembukaan jalan baru 50 Pembinaan teknis pembibitan tatanaman pangan
9. Pengembangan listrik tenaga air mikro 51 Pembinaan teknis pembibitan tatanaman
hortikultura
10. Pengembangan listrik tenaga angin 52 Pembinaan teknis budidaya tanaman pangan
11. Pengembangan listrik tenaga surya/..... 53 Pembinaan teknis budidaya tanaman pangan
12. Pembanugnna tempat ibadah 54 Pembinaan teknis budidaya tanaman dalam pot
13. Pembuatan lapangan olah raga 55 Pembinaan teknis budidaya jamur
14. Pembuatan tugu/gapura/monumen 56 Pembinaan teknis pemupukan/pembuatan pupuk
15. Pembuatan papan nama nama 57 Pengenalan alat-alat pengolah lahan
16. Pembuatan papan pengumuman/denah 58 Pembinaan organisasi kelompok tani
lokasi/desa
17. Pemugara tempat ibadah 59 Penyluhan pertanian
18. Pembuatan gorong-gorong 60 Pembinaan teknis pemeliharaan ternak .....
19. Pembuatan saluran pembuangan air limbah 61 Pengenalan alat-alat pengolah penen
20. Pembuatan lubang sampah 62 Diversifikasi pangan/gizi
21. Pembuatan sarana MCK/WC 63 Pengembnagan perikanan rakyta terpadu
22. Pembuatan/pengadaan tong sampah 64 Pembinaan teknis persiapan lahan perikanan
23. Perbaikan pompa air 65 Pembinaan masyarakat sekitar hutan lindung
24. Percontohan penjernihan air 66 Pebinaan teknis pesemaian tanaman
penghijauan
25. Pembentukan/pembinaan koperasi 67 Pembinaan teknis perawatan hutan
26. Bimbingan teknis pengusahaan 68 Pembinaan Keluerga Berencana
(produksi/pemasatran
27. Penyuluhan pariwisata 69 Penyluhan Kesehatan ......
28. Perencanaan pengembangan obyek pariwisata 70 Pembentukan kader sehat
29. Inventarisasi porensi pembanugnan desa 71 Pembentukan dokter kecil
30. Penngkatan kemmapuan pamong desa 72 Penyluhan gizi dan bahna makanan
31. Peningkatan administrasi desa/dusun 73 Pembentukan POSYANDU/POS....
32. Penyuluhan pembangunan desa 74 Pembinaan penggunaan obat tradsional/toga
33. Penyuluhan transmigrasi 75 Pembentukan/Pembinaan kader gizi
34. Inventarasi budaya desa 76 Perbaikan gizi anak sekolah/masyarakat
35. Pembinaan perpustakaan sekolah/umum 77 Pembinaan dukun beranak/bayi
36. Pembinaan kelompok kesenian tradisional 78 Pembinaan organisasi pemuda/karang taruna
37. Pembinaan kelompok kesenian modern 79 Pelatihan keterampilan/wirausaha pemuda
38. Pelatihan musik/tari tradisiona untuk siswa/umum 80 Pembinaan olahraga permianan
39. Pelatihan musik/tari modern untuk siswa/umum 81 Penyuluhan untuk pemuda/organisasi
kepemudaan
40. Pembinaan kegiatan PKK 82 Pembinaan keh=giatan untuk anak dan remaja
41. Pembinaan kegiatan keagamaan 83 Penyuluhan kelompok wanita
42. Pembinaan TPA 84 Pemberantasan buta aksara

44
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018

Lampiran 4a. Berita Acara Penyerahan Mahasiswa KKN

BERITA ACARA PENYERAHAN


MAHASISWA KULIAH KERJA NYATA (KKN)
STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG
TAHUN 2018

Pada hari ini ...........Tanggal ...... bulan ...................... Tahun...............,


Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat STKIP
Muhammadiyah Enrekang, menyerahkan kepada
.........................Kabupaten ....... sejumlah.........orang (....putra dan
...putri) Mahasiswa STKIP Muhammadiyah Enrekang untuk
melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) terhitung mulai tanggal ........
s.d. .............. 201....
Demikian Berita Acara Penyerahan dibuat dan terima kasih atas
bantuan dan kerjasama yang baik dalam pelaksanaan KKKN-PPL ini.

.........., ......................... 20....

Yang menerima, Yang Menyerahkan,


Camat/Kepala Sekolah an. Ketua P3M,
Dosen Pembimbing,

................................ .................................

45
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018

Lampiran 4b. Berita Acara PenyerahanKembali Mahasiswa KKN

BERITA ACARA PENYERAHAN KEMBALI/PEMULANGAN


MAHASISWA KULIAH KERJA NYATA (KKN) STKIP
MUHAMMADIYAH ENREKANG
TAHUN 2018

Pada hari ini Kamis Tanggal ……………………………….., kami


Kepala Desa/Lurah/Camat ................................................,
Menyerahkan kembali kepada P3M KKN STKIP Muhamadiyah
Enrekang sejumlah ...... orang (....putra dan ...putri) Mahasiswa STKIP
Muhamadiyah Enrekang yang telah melakukan Kuliah Kerja Nyata
(KKN) terhitung mulai tanggal
........... s.d. .............. 201.....

Demikian Berita Acara Penyerahan Kembali/Pemulanganini dibuat


dan terima kasih atas bantuan dan kerjasama yang baik selama
pelaksanaan KKN ini.

............., ................... 201....

Yang menerima, Yang Menyerahkan,


a.n. Kapus KKN Kepala Desa/Lurah/Camat
Dosen Pembimbing,

........................... .................................

46
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018

Lampiran 5. Jadwal dan daftar kontrol

JADWALDAN DAFTAR KONTROL


PELAKSANAAN KEGIATAN MAHASISWA KKN
STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG TAHUN
2018

DESA/KELURAHAN : .........................
KECAMATAN : ...........................
KABUPATEN : ..................

Kegiatan/Program Bulan-Minggu Bulan-Minggu Ket.


No. Kerja 1 2 3 4 1 2 3 4

............,.......................20...
Kordes,

...................................
Catatan :
 Ditulis di atas kertas lebar dan ditempel pada tempat yang mudah dibaca
oleh tamu/DPL/Supervisor
 Untuk lampiran pada program kerja (yang diserahkan ke LPM)
hendaknya diketik dan diketahui oleh Kepala Dea/Lurah dan Dosen
Pembimbing sedangk jadwal waktu yang ditempel di posko tidak perlu
ditandatangani.
 Berikan tanda pada program yang sudah terlaksana.

47
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018

Lampiran 6. Buku Catatan Harian

BUKU CATATAN HARIAN (LOG BOOK)

KULIAH KERJA NYATA


STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG

Pas Foto
4 x 3 cm

Nama Mahasiswa : ..............................................................................

NIM : ..............................................................................

Fakultas/Prodi : ..............................................................................

Lokasi KKN : ..............................................................................

Nama Dosen Pembimbing : ..............................................................................

PUSAT PENELITIAN DAN


PENGABDIAN MASYARAKAT
STKIP MUHAMMADIYA ENREKANG
2018

48
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018

CONTOH PENGISIAN LOGBOOK

LOG BOOK Hari ke- : 1


KULIAH KERJA NYATA STKIP Hari : Selasa
MUHAMMADIYAH ENREKANG Tanggal : ……

A. Jadwal
Waktu Jam Kegiatan
Pagi 08.00 – 10.00 Pertemuan dengan tokoh masyarakat di balai
Desa
10.00 – 12.00 Mengunjungi Kelompok Tani Bahagia
Siang 13.00 – 15.00 Diskusi dengan kelompok Karang Taruna
15/00 – 16.00 Membersihkan dan merapikan tempat tinggal
Malam 20.00 – 21.30 Pertemuan dengan Kepala Desa membahas
Program kerja
B. Catatan penting harian :
Hari pertama KKN ini terasa agak canggung, apalagi ketemu dengan
masyarakat yang masih sangat kental memegang adat istiadat. Pada saat
acara perkenalan, saya agak canggung (Contoh)

LOG BOOK Hari ke- : 2


KULIAH KERJA NYATA STKIP Hari : …..
MUHAMMADIYAH ENREKANG Tanggal : …..
2018
B. Jadwal
Waktu Jam Kegiatan

B. Catatan penting harian :

Catatan : Log Book dilampirkan dalam Laporan Indivu Kegiatan KKN

49
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018

Lampiran 7.Format Laporan Kunjungan DPL

FORMAT LAPORAN KUNJUNGAN DPL KE LOKASI KKN

1. Nama DPL : ............ .............................( Fak./Jrs. ........)


2. DPL untuk Desa : .................................sebutkan semua desa
3. Kecamatan : ....................................................................
4. Kabupaten : ....................................................................
5. HarI/Tanggal Kunjungan : ....................................................................
6. Jam Kunjungan : ....................................................................
7. Desa yang dikunjungi : ....................................................................
8. Kunjungan Ke- : ..............................

9. Tingkat Keterlaksanaan Program

Ketercapaian
No Nama Program Sasaran Keterangan
(%)

10. Permasalahan dan hambatan yang dihadapi mahasiswa dalam


melaksanakan program kerja.
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
....................................................................................................
11. Solusi yang ditawarkan
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
........................................................................................................................
....................................................................................................

Nama dan tanda tangan DPL : ...................................../...................

Tanggal pelaporan : ...................................................

50
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018

Lampiran 8. Format Surat Izin Meninggalkan Lokasi KKN

SURAT IZIN MENINGGALKAN LOKASI


KULIAH KERJA NYATA STKIP
MUHAMMADIYAH ENREKANG

Nama : .........................................................................................
NIM : ...................................
Fakultas/Prodi : ....................................../....................................
Lokasi : ..........................................................................................

Tanda Tangan Tanda tangan Kepala


Hari/tanggal Tujuan/Maksud
Ketua Kelompok Desa/Lurah/

Keterangan
1. Maksimum 3 hari izin untuk sekali izin, atau tiga kali, masing-masing 1
hari.
2. Meninggalkan lokasi harus dengan izin dari kepala Desa dan Ketua
Kelompok.
3. Izin hanya diberikan untuk urusan : (i) sakit yang mesti mengunjungi
rumah sakit atau dokter.
4. Melingunjungi orang tua (anggota keluarga inti) yang meninggal atau
sakit berat,
5. Ditugaskan oleh Kepala Desa atau Ketua Kelompok untuk mengurus
pengadaan bahan kegiatan di luar desa.

51
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018

Lampiran 9a : Format Kulit Luar Laporan

Ukuran : Kuarto
Warna Kulit : Biru

INDIVIDU / KELOMPOK

LAPORAN (KELOMPOK/INDIVIDU) KEGIATAN MAHASISWA


KULIAH KERJA NYATA
STKIP MUHAMMADIYAH
ENREKANG TAHUN 2018

DESA/KELURAHAN : ...............................................
KECAMATAN :...............................................
KABUPATEN : ...............................................

OLEH
(Individu/Kelompok)
1 ........................................................ (Prodi)
2 ........................................................ (Prodi)
3 ........................................................ (Prodi)
4 ........................................................ (Prodi)
5 ........................................................ (Prodi)
dst

PUSAT KULIAH KERJA NYATA LEMBAGA


PENGABDIAN PADA MASYARAKAT STKIP
MUHAMMADIYAH ENREKANG
2018

52
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018

Lampiran 9b : Format Kulit Dalam Laporan

LAPORAN (KELOMPOK/INDIVIDU) KEGIATAN MAHASISWA


KULIAH KERJA NYATA
STKIP MUHAMMADIYA ENREKANG
ANGKATAN ..........TAHUN 20......

DESA/KELURAHAN : ...............................................
KECAMATAN :...............................................
KABUPATEN : ...............................................

OLEH
(individu/kelompok)
1 ........................................................ (Prodi)
2 ........................................................ (Prodi)
3 ........................................................ (Prodi)
4 ........................................................ (Prodi)
5 ............................................................. dst

Mengetahui
Dosen Pembimbing Lapangan

.........................................
NIDN.................................
..

53
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018

Lampiran 9c : Format Daftar Isi Laporan

DAFTAR ISI LAPORAN


(Kegiatan Kelompok)

HALAMAN
KATA PENGANTAR ...........................................................................
DAFTAR ISI ........................................................................................
BAB I PENDAHULUAN ......................................................................
A. Gambaran Umum Lokasi KKN
B. Maksud dan Tujuan Laporan.
C. Program Pembangunan Desa yang telah ada.

BAB II ANALISIS SITUASI DESA


(kemukakan keadaan potensi desa, seperti keadaan, susunan,
pekerjaan, status, tanah, letak geografis, pola hidup (konsumsi dll.)
disertai dengan analisis kekurangan dan potensi masyarakat.
BAB III PERMASALAHAN KEBUTUHAN/MASALAH
(kemukakan berbagai masalah yang muncul ataupun yang mungkin
muncul berdasarkan data situasi potensi desa, kemudian rumuskan
menjadi kekebutuhan, antara laon mencakup pendidikan, agama,
ekonomi dan sosial budaya, prasarana, sarana, kesehatan danebersihan
lingkungan, administrasi dan pemerinatahan desa
BAB IV PERUMUSAN PROGRAM KERJA
(kemukakan program yang anda rencanakan untuk memecahkan
permasalahan yang ada maupun yang mungkin muncul di masyarakat,
meliputi: jenis kegiatan, waktu kegiatan, pelaksanaan, biaya yang
dibutuhkan kalau perlu pihak-pihak yang terlibat. BAB ini juga dilengkapi
dengan rekapitulasi program kerja yang dibuat, rencana evaluasi, dan
kalender kerja.
BAB V HASIL PELAKSANAAN PROGRAM ......................................
(kemukakan hasil pelaksanaan setiap program yang telah anda
rencanakan per item.
BAB VI SIMPULAN DAN SARAN .......................................................
6.1 SIMPULAN
(kemukakan simpulan dari pelaksanaan program di lokasi desa KKN)
6.2 SARAN
(kemukakan saran, antara lain kepada masyarakat, Kepala Desa,
Aparat Pemerintah, dan mahasiswa KKN berikutnya dalam upaya
meningkatkan kualitas potensi desa dan masyarakat).
DAFTAR PUSTAKA ...............................................................................
LAMPIRAN (Laporan Individu, peta desa, susunan organisasi desa, absensi,
foto kegiatan, dll)
Catatan :Khusus untuk Lampiran Laporan Individu, dibuat dalam Dokumen
terpisah masing-masing anggota kelompok.

54
Buku Pedoman Pelaksanaan KKN STKIP MUHAMMADIYAH ENREKANG 2018

Lampiran 9d : Format Daftar Isi Laporan

DAFTAR ISI LAPORAN


(Kegiatan Individu)

HALAMAN
KATA PENGANTAR ...........................................................................
DAFTAR ISI ........................................................................................
BAB I PENDAHULUAN ......................................................................
A. Gambaran Umum Lokasi KKN
B. Maksud dan Tujuan Laporan.
C. Program Pembangunan Desa yang telah ada.

BAB II ANALISIS SITUASI DESA


(kemukakan keadaan potensi desa, seperti keadaan, susunan,
pekerjaan, status, tanah, letak geografis, pola hidup (konsumsi dll.)
disertai dengan analisis kekurangan dan potensi masyarakat.
BAB III PERMASALAHAN KEBUTUHAN/MASALAH
(kemukakan berbagai masalah yang muncul ataupun yang mungkin
muncul berdasarkan data situasi potensi desa, kemudian rumuskan
menjadi kekebutuhan, antara laon mencakup pendidikan, agama,
ekonomi dan sosial budaya, prasarana, sarana, kesehatan danebersihan
lingkungan, administrasi dan pemerinatahan desa
BAB IV PERUMUSAN PROGRAM KERJA
(kemukakan program yang anda rencanakan untuk memecahkan
permasalahan yang ada maupun yang mungkin muncul di masyarakat,
meliputi: jenis kegiatan, waktu kegiatan, pelaksanaan, biaya yang
dibutuhkan kalau perlu pihak-pihak yang terlibat. BAB ini juga dilengkapi
dengan rekapitulasi program kerja yang dibuat, rencana evaluasi, dan
kalender kerja.
BAB V HASIL PELAKSANAAN PROGRAM ......................................
(kemukakan hasil pelaksanaan setiap program yang telah anda
rencanakan per item.
BAB VI SIMPULAN DAN SARAN .......................................................
6.1 SIMPULAN
(kemukakan simpulan dari pelaksanaan program di lokasi desa KKN)
6.2 SARAN
(kemukakan saran, antara lain kepada masyarakat, Kepala Desa,
Aparat Pemerintah, dan mahasiswa KKN berikutnya dalam upaya
meningkatkan kualitas potensi desa dan masyarakat).
DAFTAR PUSTAKA ...............................................................................
LAMPIRAN (Log book, foto kegiatan, dll)

55

View publication stats