Anda di halaman 1dari 25

i

PROPOSAL PROGAM KREATIVITAS MAHASISWA


JUDUL PROGAM

“Pemanfaatan Daun Turi (Sesbania grandiflora) Dalam Pembuatan Teh


Herbal Sebagai Olahan Inovatif Rendah Kafein”

BIDANG KEGIATAN
PKM KEWIRAUSAHAAN

Di usulkan oleh:

Giri Halimah Sa’diyah Ulul Asmi 150543605644

UNIVERSITAS NEGERI MALANG


MALANG
2016
ii

PENGESAHAN PKM-PENERAPAN TEKNOLOGI


1. Judul kegiatan : “Pemanfaatan Daun Turi
(Sesbania grandiflora) Dalam
Pembuatan Teh Herbal
Sebagai Olahan Inovatif
Rendah Kafein”

2. Bidang Kegiatan : PKM-T


3. Ketua Pelaksana Kegiatan
a. Nama Lengkap : Giri Halimah Sadiyah Ulul Asmi
b. NIM : 150543605644
c. Jurusan : S1 Pendidikan Tata Boga
d. Universitas/Institut/Politeknik : Univesitas Negeri Malang
e. Alamat rumah dan no tlpn/Hp : Jln Borobudur No 18 Kota Blitar
f. Alamat Email : Sadiyahulul@yahoo.com
4. Anggota pelaksanaan : 4 orang
5. Dosen Pendamping
a. Nama Lengkap dan Gelar :
b. NIDN :
c. Alamat Rumah dan No tlpn/hp :
6. Biaya Kegiatan Total
a. Dikti : Rp 12.500.000,00
b. Sumber lain :-
7. Jangka waktu pelaksanaan : 4 bulan
Menyetujui
Wakil Dekan III, Ketua Pelaksana Kegiatan,

(Prof. Dr, Marji, M.Kes.) (Giri Halimah Sadiyah U.A)


NIP. 195902031984031001 NIM. 150543605644
Wakil Rektor III, Dosen Pendamping,

(Dr. Syamsul Hadi, M.p.d., M.Ed.) (…………………………….)


NIP. 196108221987031001 NIP.
iii

DAFTAR ISI
Halaman Sampul .................................................................................................... i
Halaman Pengesahan ............................................................................................ ii
Daftar Isi ............................................................................................................... iii
BAB 1. Pendahuluan ..............................................................................................1
1.1 Latar Belakang .......................................................................................1
1.2 Rumusan Masalah ..................................................................................2
1.3 Tujuan Progam .......................................................................................2
1.4 Luaran yang Diharapkan ........................................................................3
1.5 Manfaat Program ....................................................................................3
BAB 2. Tinjauan Pustaka ......................................................................................3
2.1 Letak Geografis dan Potensi Kabupaten Tulungagung ..........................3
2.2 Tanaman Kedelai ...................................................................................4
2.3 “Mension”(Mesin Skinner Soybean) ......................................................4
2.4 Mesin Penggiling Kulit Kedelai .............................................................5
2.4 Panel Surya ............................................................................................5
BAB 3. Metode Pelaksanaan .................................................................................7
3.1 Identifikasi Masalah ...............................................................................7
3.2 Study Literatur .......................................................................................7
3.3 Study Lapangan ......................................................................................7
3.4 Perencanaan Konsep ..............................................................................7
3.5Perancangan atau Pembuatan Alat ..........................................................7
3.6 Analisa Hasil ..........................................................................................8
3.7 Evaluasi dan Penyempurnaan ................................................................8
3.8 Publikasi .................................................................................................8
3.9 Pelaporan ................................................................................................8
BAB 4. Biaya dan Jadwal Kegiatan .....................................................................9
4.1 Anggaran biaya ......................................................................................9
4.2 Jadwal Kegiatan .....................................................................................9
Daftar Pustaka ......................................................................................................10
Lampiran-lampiran
1

BAB 1. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Turi merupakan pohon yang berkayu lunak dan berumur pendek. Tingginya dapat
mencapai 5-12 m. Akarnya berbintil-bintil dan berguna untuk menyuburkan tanah.
Bunganya besar dan keluar dari rantingnya. Bunganya apabila mekar, berbentuk
seperti kupu-kupu. Memiliki daun penumpu sepanjang 1/2-1 cm. Anak daunnya
bentuknya jorong memanjang, rata, dan menyirip genap. Panjang tangkai daun 20–
30 cm. Tangkainya pendek, dan setiap tangkai berisi 20-40 pasang anak daun.
Warna bunganya ada yang merah dan ada juga yang putih. Buahnya berbentuk
polong, meggantung, bersekat, dengan panjang 20-55 cm, sewaktu muda berwarna
hijau, dan sudah tua berwarna kuning keputih-putihan. Sedangkan bijinya
berbentuk bulat panjang, dan berwarna coklat muda (Wikipedia, 2016).

Daun turi sendiri memiliki berbagai manfaat seperti Disentri, Buang air besar darah,
Mencret, Diare, Untuk penyembuhan luka, Untuk mengobati luka memar dan
Bengkak-bengkak, Radang usus, Cacar air, kesleo, Batuk, Beri-beri, Keputihan,
Membantu produksi ASI, Radang tenggorokan, Sakit kepala, Rematik. Namun,
dalam kenyataannya pemanfaatan daun turi belum begitu maksimal karena belum
banyak masyarakat mengetahui manfaat yang kaya terkandung di dalam daun turi.
Selain itu msyarakat juga menganggap daun turi ini hanya sebatas sebagai makanan
ternak dan sebagian menganggap sebagai sampah dari pohon turi itu sendiri, dengan
persepsi masyarakat yang rendah tentang daun turi juga menyebabkan populasi dari
daun turi semakin turun Karena kurangnya minat masyarakat untuk menanam dan
memanfaatkan daun turi tersebut.

Jika kita lihat teh yang merupakan salah satu minuman yang paling banyak
dikonsumsi di dunia yang dibuat dari tanaman Camellia sinensis (Putri, Devi
Dianita & Ulfin Ita, 2015: 105). Teh juga memiliki manfaat bagi tubuh jika
dikonsumsi dengan benar yang mana teh dapat bersifat antibakteri dan antioksidan.
Namun dibalik manfaat yang dikandungnya, teh memiliki bahaya bagi tubuh
sehingga perlu diperhatikan pada saat konsumsinya. Konsumsi teh yang berlebih
juga dapat mengakibatkan insomnia kuat, gelisah, delirium, takikardia, ekstrasistole
pernapasan meningkat, tremor otot, dan diuresis. Karena teh yang lama direndam
2

maka kafein di dalam teh akan semakin terekstrak dan terjadi oksidasi Kafein
umumnya dikonsumsi pada produk kopi atau teh, dan beberapa telah
memperkirakan bahwa minuman ini mungkin yang paling banyak dikonsumsi di
dunia (Samiadi, Aprilia Lika, 2017). Tingkat kafein yang tinggi selain menjadikan
kerja sistem saraf yang berlebih juga dapat menyebabkan penyakit jantung yang
berujung pada kematian, menurut penelitian kandungan kafein pada teh dan kopi
pada tahun 2007 menunjukkan bahwa kafein yang berlebih pada tubuh dapat
mengakibatkan timbulnya tekanan darah yang tinggi sehingga dapat menyebabkan
penyakit jantung itu sendiri.

1.2 Perumusan Masalah

Perumusan masalah dalam proposal ini berisikan sebagai berikut:


1. Bagaimana Proses pembuatan Teh daun turi dalam prospek rendah kafein ?
2. Bagaimana pemilihan bahan yang tepat untuk pembuatanTeh Daun turi agar
dapat memiliki daya guna yang baik?
3. Bagaimana cara pemasaran teh daun turi di lapangan atau di pasar?

1.3 Tujuan Penulisan


Berdasarkan uraian perumusan masalah diatas tujuan penulisan PKM-T ini
adalah:
1. Untuk membuat Teh daun turi yang rendah kafein.
2. Untuk melakukan penjualan terhadap produk teh daun turi.

1.4 Luaran Yang Diharapkan


Luaran yang diharapkan dari penulisan PKM-T ini adalah sebagai berikut:
1. Terciptanya suatu Produk teh daun turi yang memiliki kandungan yang
rendah kafein sehingga bermanfaat dana man dikonsumsi dalam jumlah
yang relatif banyak.
2. Hak paten atas penciptaan produk teh herbal daun turi
3. Serta artikel ilmiah tentang Teh daun turi rendah kafein

1.5 Manfaat Progam


1. Bagi Mahasiswa
a. Meningkatkan kreatifitas penalaran mahasiswa dalam pengembangan
IPTEK.
b. Meningkatkan inovatif mahasiswa dalam menemukan karya baru.
c. Ikut mengembangkan ilmu pengetahuan yang didapat di bangku kuliah.
3

2. Bagi Masyarakat
a. Membantu masyarakat dalam meningkatkan prospek pasar dalam
produk kesehatan.
b. Membantu masyarakat dalam mengolah daun turi menjadi teh
3. Bagi Pemerintah
a. Membantu meningkatkan kualitas produk daun turi.
b. Membantu pemerintah untuk memberikan solusi kepada masyarakat.
c. Menghemat bahan bakar dan listrik, karena menggunakan energi
matahari.
4. Bagi Perkembangan IPTEK
a. Sebagai acuan untuk pengembangan mesin pengupas kulit kedelai dan
penggiling kulit kedelai.
b. Menambah wawasan dalam kepustakan Indonesia di bidang teknologi
terbarukan.
c. Mengembangkan teknologi di bidang pertanian.

BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA


2.1 Daun turi

Turi merupakan pohon yang berkayu lunak dan berumur pendek. Tingginya dapat
mencapai 5-12 m. Akarnya berbintil-bintil dan berguna untuk menyuburkan tanah.
Bunganya besar dan keluar dari rantingnya. Bunganya apabila mekar, berbentuk
seperti kupu-kupu. Warna bunganya ada yang merah dan ada juga yang putih. Ada
juga yang berwarna gabungan kedua-duanya. Letaknya menggantung dengan 2-4
bunga dan bertangkai, kuncupnya berbentuk sabit. Rantingnya menggantung, kulit
luar berwarna kelabu hingga kecoklatan. Kulit luarnya ini tidak rata dengan alur
membujur dan melintang tidak beraturan dengan lapisan gabus yang mudah
terkelupas. Pada bagian dalam, batangnya berlendir dan berair yang berwarna
merah, dan rasanya pahit. Percabangan baru keluar apabila panjangnya sudah
mencapai 5 meter. Daunnya majemuk dan tersebar. Memiliki daun penumpu
sepanjang 1/2-1 cm. Anak daunnya bentuknya jorong memanjang, rata, dan
menyirip genap. Panjang tangkai daun 20–30 cm. Tangkainya pendek, dan setiap
tangkai berisi 20-40 pasang anak daun. Warna bunganya ada yang merah dan ada
juga yang putih.Buahnya berbentuk polong, meggantung, bersekat, dengan panjang
20-55 cm, sewaktu muda berwarna hijau, dan sudah tua berwarna kuning keputih-
putihan. Sedangkan bi Spesies ini tersebar di India Timur sampai Australia. Di
Indonesia, tumbuhan ini ditanam sebagai tumbuhan hias di halaman-halaman
4

rumah dan di sawah-sawah sebagai tanaman pelindung. Ia dapat pula hidup pada
tanah asam dan kadang juga tumbuh subur di tanah berair.Akan tetapi, turi tidak
baik ditanam pada ketinggian lebih dari 1.500 mdpl.Turi biasanya digunakan
sebagai tanaman pelidung pohon rambatan bagi tanaman lada atau vanila.

Perbanyakan turi dilakukan dengan biji atau stek batang.Biji-biji tersebut disemai
terlebih dahulu. Biji yang ditabur tanpa naungan dapat berkecambah hingga 80%,
namun perkembangbiakan dengan stek batang dilakukan kadang-kadang saja.

2.2 Kandungan Daun Turi


kandungan pada kulit batang terdapat adanya tanin, egatin, zantoagetin,
basorin, resin, kalsium oksalat, sulfur, peroksidase, zat warna. Pada daun
terdapat saponin, tanin, glikoside, peroksidase, vitamin A dan B dan pada bunga
terdapat kalsium, zat besi, zat gula, vitamin A dan B (Arland, 2007).

Kandungan gizi tersebut adalah 36.3 g protein, 7.5 g lemak, 47.1 g


karbohidrat, 1684 mg Ca, 258 mg fospor (P), 21 mg Na, 2,005 mg K, 25,679
mg b-karoten, 1.00 mg thiamin, 1.04 mg riboflavin, 9.17 mg niacin dan vitamin
(A,B1, dan C) (Duke,1983).

Pucuk atau daun muda turi lebih banyak digunakan karena diketahui
mempunyai khasiat. Dalam 100 gram daun muda, ia mengandung 77,2 g air;

8,4mg protein; 1,1g lemak; 9,7g karbohidrat; 1,8g serat dan 181 mg kalsium.

Selain itu, ia juga menyimpan 29 mg fosfor; 0,3mg ferum; 23mg natrium;


356mg kalium; 0.6mg vitamin B1; 0,71mg vitamin B2 dan 11mg vitamin C
serta 2,4 mg niasin (Depkes RI, 2008). Turi mengndung gizi yang cukup
tinggi dengan komposisi tiap 100 gram adalah sebagai berikut:
5

Tabel 2.2 Kandungan Gizi daun Turi Merah


Kandungan Gizi Turi Merah
Karbohidrat (g) 47.1
Ca (mg) 1684
Protein (g) 36.3
Lemak (g) 7.5
Fospor (P) (mg) 258
Na (mg) 21
K (mg) 2,005
Thiamin 1.00
Riboflavin 1.04
Niacin 9,17
Vitamin A,B1, dan Vitamin C
2.3 Teh daun Turi

Teh Daun Turi merupakan teh yang dibuat dari proses pengeringan daun
turi yang masih muda dan kemudian dihaluskan sehingga terciptanya serbuk daun
turi kering dengan rasa khas daun turi dan rasa yang agak pahit ketika disedu.

2.4 Kafein
Kafein ialah alkaloid yang tergolong dalam famili methylxanthine bersama-
sama senyawa teofilin dan teobromin. Kafein ialah serbuk putih yang pahit. Kafein
memiliki berat molekul 194.19 dengan rumus kimia C8H10N8O2 dan pH 6.9 (larutan
kafein 1% dalam air). Bagi orang yang mempunyai tekanan darah tinggi, teh
memang dapat membantu melindungi jantung. Akan tetapi bagi yang telah terlanjur
menderita penyakit jantung, mereka harus menghindari minum teh kental, karena
kadar kafein dalam teh bisa merangsang orang dan menaikkan tekanan darahnya.
Bila mereka tetap minum teh maka jantungnya akan berdetak cepat, merasa sangat
gelisah bahkan mengalami arrhythmia atau tidak adanya irama jantung

BAB. 3 METODE PELAKSANAAN PROGAM


Metode yang penulis gunakan untuk melaksanakan PKM-T ini adalah
sebagai berikut :
3.1 Identifikasi Masalah

Identifikasi dilakukan terhadap masalah yang ada di masyarakat khususnya


di Desa Jatimulyo, Kecamatan Kauman, Kapubaten Tulungagung, dimana di
daerah tersebut pengolahan daun turi masih minim
6

3.2 Studi Literatur

Studi literatur dilakukan dengan mencari sumber-sumber informasi dan


pengkajian yang berhubungan dengan daun turi yang belum diolah dengan baik di
Desa Jatimulyo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung. Serta dengan
melalui penelitian dari penulis lain mengenai rancangan mesin yang akan dibuat,
agar diperoleh Produk berupa teh daun turi.

3.3 Perencanaan Konsep

Perencanaan konsep dilakukan dengan cara memperhitungkan teori-teori


yang telah yang ada yang akan diaplikasikan dalam pembuatan daun turi. Sehingga
diperoleh Teh daun turi dengan kualitas yang baik dan memiliki rasa yang tidak
jauh dari teh-teh yang lain.

3.4 Proses Pembuatan Teh Daun Turi :

1. Pelayuan daun turi

Daun turi yang telah dipetik akan terjadi perubahan – perubahan senyawa
polisacharida dan protein. Ini mengakibatkan perubahan gula didalam daun yang
dilayukan. Kandungan asam amino akan meningkat demikian pula dengan asam -
asam organik lainnya. Semua perubahan ini dalam istilah pengolahan disebut
sebagai proses pelayuan hal ini memberi pengaruh terhadap mutu teh.

Perubahan – perubahan kimiawi ini akan terganggu apabila daun turi terkena udara
panas secara berlebihan akan mengalami kerusakan mekanis. Agar daun dapat
digiling dengan baik pada proses penggilingan maka daun harus lentur. Oleh sebab
itu kandungan air pucuk harus dikurangi dengan cara menghembuskan angin
dengan RH rendah melalui pucuk. Pelayuan fisik ini dapat dilaksanakan dengan
menggunakan udara panas dengan waktu kurang dari 6 jam.

Kerataan tingkat layu fisik sangat menentukan mutu teh. Hasil petikan pucuk yang
kasar dan rusak tidak akan menghasilkan mutu yang baik. Kira – kira 65 % air yang
7

terkandung di dalam pucuk segar harus dihilangkan selama proses pelayuan, agar
pucuk layu cukup lentur dan lemas untuk dapat digiling tanpa terpotong-potong.

Di dalam praktek pelayuan dilakukan dengan menggunakan oven dengan suhu yang
rendah dan daun turi disusun secara bersap dengan wadah datar, kemudian di
layukan dalam waktu 10-15 menit dengan suhu 20-30 derajat Celsius.

2. Penggilingan Daun Turi Layu

Tujuan utama penggilingan dalam pengolahan teh adalah :


Mememarkan dan menggiling seluruh bagian Daun Turi agar sebanyak mungkin
sel – sel daun mengalami kerusakan sehingga proses fermentasi dapat berlangsung
secara merata.
Memperkecil daun agar tercapai ukuran yang sesuai dengan ukuran grade – grade
teh yang diharapkan oleh pemasaran. Memeras cairan sel daun keluar sehingga
menempel pada seluruh permukaan partikel – pertikel teh. Pada proses
penggilingan dilakukan dengan memblender daun turi dengan alat blender dalam
waktu 2-3menit.

3. Proses Fregmentasi
Proses fermentasi memerlukan pengaturan waktu yang tepat. Oleh sebab itu setiap
program giling harus di tunjang oleh kelengkapan alat yang tepat dan cukup
jumlahnya dengan layout penempatan yang tepat pula. Kesemuanya disesuaikan
pula dengan potensi hasil kebunnya. Mutu hasil akhir pengolahan teh hitam yang
mantap ( konstan ) dari hari ke hari, merupakan tujuan yang utama.

Didalam tahap proses penggilingan ini pula, dipersiapkan dan dibentuk ukuran
teh, sehinnga pada tahap sortasi teh tersebut sudah dalam ukuran yang sama.

Hasil penggilingan dan pengayakan basah yang baik, adalah yang dapat
menghasilkan persentase yang setinggi mungkin untuk bubuk 1 dan 2 dengan
ukuran teh yang kecil. Persentase bubuk 1 dan bubuk 2 harus sama dengan
8

persentase bagian muda atau halus dari analisa pucuknya, dan kisama pula dengan
persentase mutu ke 1 hasil sortasi keringnya.

Waktu lama fermentasi dihitung ketika daun turi muda layu masuk kedalam alat
blender giling petama sampai bubuk hasil giling pertama dimasukan kedalam
mesin pengering. Agar semua bubuk basah yang dihasilkan setiap penggilingan
mengalami waktu lama fermentasi yang sama, diperlukan perhitungan
penyesuaian output gilingan dan input ( kapasitas ) mesin pengeringnya . Untuk
itu setiap bubuk hasil penggilingan harus ditimbang dan dicatat. program giling
diatas ternyata dapat menghasilkan bubuk 1 dan bubuk 2 masing –masing 30 %
dan 40 % ( jumlah 78 % sampai 80 %)

Ruang penggilingan memerlukan kelembaban udara 95 % untuk menjaga agar


tidak terjadi penguapan air dari teh yang sedang digiling. Khususnya bubuk basah
yang sedang menungggu giliran masuk kedalam mesin pengering. Pengurangan
kadar air dalam bentuk basah dapat menghambat proses oksidasi. Udara dalam
ruangan harus segar dan cukup karena proses oksidasi memerlukan oksigen yang
cukup pula.

Karena teh sangat peka terhadap bau-bauan, maka ruangan dan peralatan harus
dijaga agar selalu bersih dan tidak bau. Air yang bersih untuk mencuci peralatan
dan lantai ruangan harus cukup tersedia.

4. Pengeringan

Selain menghentikan proses oksidasi dalam bubuk teh basah, pengeringan


bertujuan pula untuk menurunkan kandungan air didalam teh sampai +3 %
kandungan air yang rendah ini bertujuan agar hasil pengeringan dapat
mempertahankan mutu baiknya. Proses pengeringan secara sederhana dapat
digunakan alat oven yang memiliki pengaturan suhu sehingga dapat diatur suhu
pengeringan yaitu 80o C.
9

5. Proses Penyimpanan
Pada proses ini teh yang sudah kering langsung di simpan pada toples kaca
yang bertujuan untuk menjaga aroma dan rasa teh dan menghindarkan dari
kontaminasi zat di dalam udara yang dapat merusak kondisi teh daun turi itu
sendiri.

Alur Pembuatan Teh Daun Turi :

Daun Turi Penyortiran Pelayuan Penggilingan


Daun Turi daun Turi daun Turi

Proses Proses
Penyimpana Pengeringan
Fregmentasi
n

3.8 Publikasi
Setelah produk teh daun turi yang rendah kafein ini selese, selanjutnya tim
akan mempublikasikan hasil kegiatan ini kepada masyarakat maupun publikasi
lewat media-media lain yang mendukung.
3.9 Laporan

Setelah serangkaian kegiatan pelaksanaan PKM-T yakni (1).Identifikasi


masalah, (2).Studi literatur, (3).Studi lapangan, (4).Perencanaan konsep, (5).Proses
pembuatan daun Turi (6). Publikasi selesai dilaksanakan, langkah terakhir adalah
pembuatan laporan.
10

BAB 4. BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN


4.1 Anggaran Biaya
Rancangan biaya untuk kegiatan PKM Karsa Cipta ini dapat dilihat pada
tabel dibawah ini:

No Jenis Pengeluaran Biaya

1 Peralatan penunjang (30%) Rp 3.750.000,00

2 Bahan habis pakai (40%) Rp 5.034.000,00

3 Perjalanan (15%) Rp 1.841.000,00

4 Lain-lain (15%) Rp 1.875.000,00

JUMLAH Rp 12.500.000,00

4.2 Jadwal Kegiatan


Jadwal kegiatan yang direncanakan untuk progam kegiatan PKM Penerapan
Teknlogi ini dapat dilihat pada tabel dibawah ini:
N0 PROSES KEGIATAN Bulan dan Minggu ke

I II III IV

1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

1 Identifikasi, Studi Literatur


dan studi lapangan

2 Perhitungan perencanaan
dan penyiapan alat dan
bahan
3 Perancangan alat

4 Pembuatan alat

5 Pengujian alat

6 Analisa hasil dan


penyempurnaan
7 Publikasi alat
11

8 Penulisan laporan
12

Daftar Pustaka
Albert Paul Malvino. 2003. Prinsip-Prinsip Elektronika. Jakarta: Salemba
Teknika.
La ode Samuli. 2012. Produksi Kedelai (Glycine max L. Merrill) Pada Berbagai
Dosis Bokashi Kotoran Sapi. Universitas Unhalu 1 (2): 145 – 147.
Niemann, G. 1994. Elemen Mesin. Jakarta: Erlangga.
Ruhmana, Rahman & Yuyun Yunasih. 1996. Kedelai Budidaya dan Pascapanen.
Yogyakarta : Kanisus.
Sarawa, dkk. 2012. Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kedelai (Glycine max
L.) yang Diberi Pupuk Guano dan Mulsa Alang-Alang. Universitas
Haluoleo, Kendari 2 (2): 97-105.
Sarwanto, Adi. 2005. Kedelai. Jakarta: Penebar Swadaya.
Siahan, Agustinus, Muhammad Mujahidin & Deny Nusyirwans. 2013.
Implementasi Panel Surya yang Diterapkan pada Daerah Terpencil di
Rumah Tinggal di Desa Sibuntuon Kecamatan Habinsaran. Tanjung Pinang
: Universitas Maritim Raja Ali Haji.
Soedibjo Hari, Satya. 2016. Statistik Daerah Kabupaten Tulungagung.
Tulungagung. BPS Kabupaten Tulungagung.
Sukma, M. 2012. Studi Awal Fabrikasi Dye Sensitized Solar Cell (Dssc) Dengan
Menggunakan Ekstraksi Daun Bayam (Amaranthus Hybridus L.) Sebagai
Dye Sensitizer Dengan Variasi Jarak Sumber Cahaya Pada Dssc Jurnal
Teknologi, (Online), (http://www. http://digilib.its.ac.id), diakses 15 Oktober
2016.
Wirjomartono, S. 1970. Mechanica Technik. Yogyakarta: FIP-IKIP Yogyakarta
Konsumsi Solar dan Premium. BPH Migas. 2015. (Online),
(www.migasreview.com) diakses 16 September 2015.

Produksi Pertanian di Indonesia. Badan Pusat Statistik. 2011. (Online),


(http://bps.go.id/Brs/view/id/944) diakses 11 September 2015.

Lampiran 1. Biodata Ketua, Anggota dan Dosen Pembimbing


Biodata Ketua
A. Identitas Diri
13

1 Nama Lengkap (dengan gelar) Giri Halimah Sadiyah U.A.


2 Jenis Kelamin Perempuan
3 Progam Studi S1 Pendidikan Tata Boga
4 NIM 150543605644
5 Tempat dan Tanggal Lahir Blitar, 30 Mei 1996
6 E-mail Sadiyahulul@yahoo.com
7 Nomor Telepon/HP 089606253151
B. Riwayat Pendidikan
Pendidikan SD SMP SMK PT
Nama SDN SMPN SMAN 2 Universitas
Institusi Blitar Negeri Malang
Jurusan - - IPS S1 Pendidikan
Otomotif
Tahun 2003-2009 2009-2012 2012-2015 2015-sekarang
Masuk-Lulus
C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)
No Nama Pertemuan Ilmiah / Judul Artikel Waktu dan Tempat
Seminar Ilmiah
1
D. Penghargaan dalam 10 Tahun Terakhir (dari Pemerintah, Asosiasi atau
Institusi Lainnya)
No Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Tahun
Penghargaan
1
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan hibah PKM T dengan judul “Rancang Bangun
Mension (Mesin Skinner Soybean) dan Penggiling Kulit Kedelai Tenaga Surya
Ramah Lingkungan”.
Malang, 25 Oktober 2016
Pengusul,

(Yulius lyan)
14

Biodata Anggota 1
A. Identitas Diri
1
2
3
4
5
6
7
B. Riwayat Pendidikan
Pendidikan SD SMP SMK PT
Nama
Institusi
Jurusan
Tahun
Masuk-Lulus
C. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation)
No Nama Pertemuan Ilmiah / Judul Artikel Waktu dan Tempat
Seminar Ilmiah
1
D. Penghargaan dalam 10 Tahun Terakhir (dari Pemerintah, Asosiasi atau
Institusi Lainnya)
No Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Tahun
Penghargaan
1 Finalis lomba MIPA Kab. Trenggalek LBB PRIMAGAMA 2010
Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan hibah PKM T dengan judul “Rancang Bangun
Mension (Mesin Skinner Soybean) dan Penggiling Kulit Kedelai Tenaga Surya
Ramah Lingkungan”.
Malang, ………………..
Pengusul,

(……………………….)
15
16

Biodata Dosen Pendamping


A. Identitas Diri
1 Nama Lengkap
2 Jenis Kelamin
3 Jabatan Fungsional
4 NIP/NIK/Identitas lainnya
5 NIDN
6 Tempat dan Tanggal Lahir
7 E-mail
8 Nomor Telepon/HP
9 Alamat Kantor
10 Nomor Telepon/Faks
11 Lulusan yang Dihasilkan
12 Mata Kuliah yang Diampu

B. Riwayat Pendidikan
S-1 S-2 S-3
Nama Perguruan
Tinggi
Bidang Ilmu
Tahun Masuk-
Lulus
Judul Skripsi/Tesis/
Disertasi
Nama
Pembimbing/
Promotor

C. Pengalaman Penelitian Dalam 5 Tahun Terakhir


No Tahun Judul Penelitian Pendanaan
Sumber Jumlah (Juta
Rp)
E. Publikasi Artikel Ilmiah dalam Jurnal 5 Tahun Terakhir
No Judul Artikel Ilmiah Volume/Nomor/Tahun Nama Jurnal
1 - - -
17

F. Pemakalah Seminar Ilmiah (Oral Presentation) dalam 5 Tahun Terakhir


No Nama Pertemuan Judul Artikel Ilmiah Waktu dan
Ilmiah / Seminar Tempat
1
G. Karya Buku Dalam 5 Tahun Terakhir
No Tahun Judul Buku Jumlah Penerbit
Halaman
1
2

H. Perolehan HKI dalam 5-10 Tahun Terakhir


No Tahun Judul/Tema HKI Jenis Nomor P/ID
1 - - - -
I. Pengalaman Merumuskan Kebijakan Publik/Rekayasa Sosial Lainnya
Dalam 5 Tahun Terakhir
No Tahun Judul/Tema/Jenis Rekayasa Tempat Respons
Sosial lainnya yang Telah Penerapan Masyarakat
Diterapkan
1 - - - -

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan
dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.Apabila di kemudian hari ternyata
dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.
Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu
persyaratan dalam pengajuan hibah PKM T dengan judul “Rancang Bangun
Mension (Mesin Skinner Soybean) dan Penggiling Kulit Kedelai Tenaga Surya
Ramah Lingkungan”.
Malang, ………………….
Pembimbing,

(……………………………….)
18

Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan


1. Peralatan Penunjang

Material Justifikasi Kuantitas Harga Jumlah


Pemakaian Satuan (Rp) (Rp)

SUBTOTAL (Rp)

2. Bahan Habis Pakai

Material Justifikasi Kuantitas Harga Jumlah


Pemakaian Satuan (Rp) (Rp)

SUBTOTAL (Rp)

3. Perjalan

Justifikasi Harga Jumlah


Materi Kuantitas
Pemakaian Satuan (Rp) (Rp)
19

Perjalanan
pengujian
sistem,
Perjalanan ke pengadaan alat
Malang, Blitar, dan bahan,
Tulunggung, adminstrasi,
kota lain rapat tim 20 liter 55.000 1.100.000
(tempat (persiapan,
berlangsungnya koordinasi,
kegiatan) pematangan),
perjalanan
seminar/publika
si artikel dan
konsultasi.
Perjalanan
pengujian
sistem,
pengadaan alat
dan bahan, 30 liter
Tranportasi
administrasi,
anggota (1 222.000 666.000
rapat tim
(persiapan, anggota)
koordinasi,
pematangan)
selama 4 bulan

Pembelian
barang- barang
Sewa mobil
pembuatan alat, 2 kali
angkut 375.000 750.000
pegangkutan angkut
alat.

SUB TOTAL (Rp) 1.841.000

Justifikasi Harga Jumlah


Material Kuantitas
Pemakain Satuan (Rp) (Rp)
Proposal dan
Cetak (print) 5 30.000 150.000
laporan
20

Konsumsi
Konsumsi anggota 5 50.000 500.000
10×pertemuan
Sewa alat Pemotongan
1 570.000 570.000
pemotong besi Besi
Penggandaan
Cetak (Print)
blangko 225 1.000 225.000
dan fotokopi
observasi
Dokumentasi
Foto dan video 1 400.000 400.000
kegiatan
Look book Buku 5 16.000 80.000
SUB TOTAL (Rp) 1.875.000
TOTAL (Rp) 12.500.000
4. Lain-Lain
21

Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Kegiatan dan Pembagian Tugas


No Nama/NIM Progam Studi Bidang Alokasi Waktu Uraian Tugas
Ilmu (jam/minggu)
1
2
3
4

5
22

Lampiran 4. Surat Pernyataan Ketua Kegiatan


KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI
UNIVERSITAS NEGERI MALANG (UM)
Jalan Semarang 5, Malang 65145
Telepon: 0341-551312
Laman: www.um.ac.id

SURAT PERNYATAAN KETUA PENELITI/PELAKSANA


Yang bertanda tangan di bawah ini:
1. Nama : Giri Halimah sadiyah U.A
2. NIM : 150543605644
3. Program Studi : S1 Pendidikan Tata Boga
4. Fakultas : Fakultas Teknik

Dengan ini menyatakan bahwa proposal (PKM KEWIRAUSAHAAN ) saya


dengan judul:
Pemanfaatan Daun Turi (Sesbania Grandiflora) Dalam Pembuatan Teh Herbal
Sebagai Olahan Inovatif Rendah Kafein
yang diusulkan untuk tahun anggaran 2017 bersifat original dan belum
pernah dibiayai oleh lembaga atau sumber dana lain.
Bilamana dikemudian hari ditemukan ketidaksesuaian dengan pernyataan ini,
maka saya bersedia dituntut dan diproses sesuai dengan ketentuan yang
berlaku dan mengembalikan seluruh biaya penelitian yang sudah diterima ke
kas Negara.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sesungguhnya dan dengan sebenar-
benarnya.

Mengetahui Malang, 31 Maret 2016


Wakil Rektor III, Ketua Pelaksana Kegiatan,

(Dr. Syamsul Hadi, M.Pd., M.Ed.) (Giri Halimah )


NIP 196108221987031001 NIM 150513602605