Anda di halaman 1dari 26

Edisi 8

Fakultas Kedokteran Gigi


Universitas Islam sultan agung

BUKU MAHASISWA

BLOK 18

OROMAXILLOFACIAL DISEASES AND DISORDERS

Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Islam Sultan Agung


Alamat: JL. Raya Kaligawe Km. 4 Semarang 50112 PO Box 1054/SM
Telepon. (024) 6583584 ext. 592
Facsimile: (024) 6582455

Blok 18 : OROMAXILLOFACIAL DISEASES AND DISORDERS


Buku Blok

Copyright @ by Faculty of Dentistry, Islamic Sultan Agung University.


Printed in
Semarang
First printed: Februari 2018
Cover Designed by: Dedie Nugroho
Published by Faculty of Dentistry, Islamic Sultan Agung University
All right reserved

This publication is protected by Copyright law and permission should be obtained from
publisher prior to any prohibited reproduction, storage in a retrieval system, or transmission
in any form by any means, electronic, mechanical, photocopying, and recording or likewise

TIM BLOK 18
ii
drg. Eko Hadianto MDSc
drg. Moh.Yusuf Sp.Rad.O.M

KONTRIBUTOR
Disiplin Ilmu :
1. Ilmu Bedah Mulut
2. Ilmu Penyakit Mulut
3. Ilmu Orthodonsi
4. Ilmu Radiologi KG
5. Ilmu Komunikasi

Disiplin Suplemen :
1. Ilmu Patologi Anatomi
2. Ilmu Mikrobiologi
3. Ilmu Farmakologi
4. Ilmu Anatomi
5. Islam Disiplin Ilmu

Kata Pengantar
iii
Alhamdulillahirobbil’alamin, segala puji bagi Allah SWT Rob yang telah memberikan
karunia kepada kami sehingga kami dapat menyelesaikan blok Management of
Oromaxillofacial Diseases and Disorders. Pada blok ini akan dibahas tentang manajemen
perawatan penyakit-penyakit dan kelainan-kelainan oromaxillofacial diseases yang terdiri dari
perawatan infeksi odontogen, kista odontogen, keganasan rongga mulut, fraktur mandibula dan
perawatan oromaxillofacial disorders yang terdiri dari perawatan crowded dental dan crowded
skeletal yang akan mendasari keterampilan mahasiswa di dalam penatalaksanaan yang akan
dilakukan terhadap kelainan-kelainan tersebut.
Ilmu dan keterampilan bedah mulut dan ortodontik merupakan basis ilmu utama yang
diajarkan pada blok ini. Manajemen oromaxillofacial diseases dalam blok 18 ini melibatkan
banyak pengetahuan dari kuliah pakar karena manajemen perawatannya bersifat kompleks
membutuhkan keterampilan spesialis, namun sebagai mahasiswa kedokteran gigi perlu
memahami proses tersebut, sebagai contoh manajemen keganasan rongga mulut.
Kami menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam penyusunan blok ini. Oleh
karena itu, saran-saran dari tutor, pengampu kuliah pakar maupun dari mahasiswa akan kami
terima dengan terbuka.Semoga apa yang kami sampaikan di dalam blok ini, dapat member bekal
yang bermanfaat bagi pendidikan kedokteran gigi dan juga kelak ketika menjadi dokter gigi.

Tim Penyusun Blok

VISI FKG UNISSULA


Fakultas Kedokteran Gigi terkemuka yang menghasilkan tenaga ahli kedokteran gigi
profesional yang mampu memahami, memanfaatkan dan mengembangkan Ilmu Kedokteran

iv
Gigi atas dasar nilai-nilai Islam untuk meningkatkan kesejahteraan umat dan merupakan bagian
dari generasi khaira ummah.

MISI FKG UNISSULA


a. Menyelenggarakan proses pendidikan dan pengajaran terbaik di bidang Kedokteran gigi
yang dilandasi dengan nilai-nilai Islam dan berstandar international.
b. Melaksanakan dan mengembangkan penelitian dan publikasi ilmiah dengan kualitas
terbaik dalam rangka pengembangan ilmu Kedokteran Gigi dan nilai-nilai Islam.
c. Menyelenggarakan dan meningkatkan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian
integral dari aktifitas dakwah amar ma’ruf nahi munkar yang dijiwai oleh nilai-nilai Islam.
d. Mengembangkan aktifitas evaluasi secara reguler untuk meningkatkan kualitas
pelaksanaan proses pendidikan, pengajaran, penelitian dan publikasi ilmiah.

Tata Tertib
1. Mahasiswa wajib menjaga nama baik FKG UNISSULA
2. Mahasiswa dianjurkan untuk mengucapkan salam saat bertemu dengan dosen, karyawan
dan mahasiswa lainnya.
3. Mahasiswa harus ikut menjaga kebersihan lingkungan kampus baik ruang kuliah, ruang
praktikum serta ruang skills lab.
4. Mahasiswa DILARANG merokok di lingkungan kampus.
5. Mahasiswa putri wajib berpakaian rapi dan sopan, memakai rok, berjilbab menutupi dada,
dilarang memakai pakaian yang ketat dan kaos, sandal, perhiasan yang berlebihan.
6. Mahasiswa putra wajib berpakaian rapi, sopan dan dilarang memakai kaos baik berkerah
maupun tidak, sandal, potongan rambut harus pendek dan rapi, dilarang memakai tindik.
7. Selama mengikuti kegiatan pembelajaran, alat komunikasi wajib di silent atau tidak
diaktifkan.
8. Mahasiswa diwajibkan hadir 15 menit sebelum kegiatan pendidikan dimulai. Toleransi
keterlambatan 15 menit. Jika hadir lebih dari 15 menit dengan alasan yang tidak dapat di
pertanggungjawabkan, maka mahasiswa tidak diperbolehkan mengikuti kegiatan belajar
mengajar.

Gambaran Umum Blok


Blok Oromaxillofacial Diseases and Disorders dilaksanakan pada semester 6, tahun ke
3, dengan waktu 6 minggu. Pencapaian belajar mahasiswa dijabarkan dengan penetapan
Domain, Kompetensi Utama, Penjabaran Kompetensi Utama, Kompetensi Penunjang

v
sebagaimana yang diatur dalam Standar Kompetensi Dokter Gigi serta sasaran pembelajaran
yang didapat dari penjabaran kompetensi penunjang.
Blok ini terdiri dari 6 modul. Masing-masing modul terdiri dari beberapa learning unit
dan masing-masing learning unit terdiri dari judul skenario, sasaran pembelajaran, skenario,
konsep mapping, materi, pertanyaan minimal dan daftar pustaka. Pada blok ini mahasiswa akan
belajar tentang dasar-dasar perawatan kelainan yang ada di dalam rongga mulut yang akan
mendasari pengetahuan mahasiswa didalam memahami managemen penyakit sistem
stomatognati, seperti infeksi odontogen, kista odontogen carcinoma rongga mulut dan fraktur
mandibula, serta kelainan dental dan skeletal. Untuk itu diperlukan pembelajaran praktikum dan
keterampilan prosedural yang diperlukan. Mahasiswa juga akan mempelajari sikap
profesionalisme yang terkait dengan topik diatas.
Blok ini akan dipelajari dengan menggunakan strategi Problem Based-Learning, dengan
metode diskusi tutorial menggunakan seven jump steps, kuliah, praktikum laboratorium, dan
belajar ketrampilan klinik di laboratorium ketrampilan (skill lab).

Kompetensi Penunjang Blok


1. Mengintegrasikan ilmu biomedik yang relevan dengan bidang kedokteran gigi untuk
menegakkan diagnosis, menetapkan prognosis dan merencanakan tindakan medic
kedokteran gigi (C3, P3, A4)
2. Menghubungkan morfologi makroskopis, mikroskopis dan topografi organ, jaringan
penyusun sistem tubuh manusia secara terpadu, sebagai landasan pengetahuan untuk
diagnosis, prognosis dan merencanakan tindakan medic kedokteran gigi pada kasus
scenario (C3,P3,A4)
3. Memahami proses penyakit/ kelainan yang meliputi infeksi dan noninfeksi pada kasus
scenario (C2,P3,A3)
4. Menginterpretasikan hasil pemeriksaan laboratories dan radografi intra oral dan ekstra
oral untuk diagnosis kelainan dan penyakit pada system stomatognasi (C2,P3,A4)
5. Menegakkan diagnosis sementara dan diagnosis kerja berdasarkan analisis
pemeriksaan riwayat penyakit, temuan klinis, temuan laboratories, temuanradiografis
dan temuan alat bantu yang lain (C4,P4,A4)
6. Menjelaskan keadaan akibat kelainan oklusal dan gangguan fungsi mastikasi dan
kondisi yang memerlukan perawatan (C4,P4,A4)
7. Mengidentifikasi kelainan oromaksilofasial (C4,P4,A4)
8. Menjelaskan hubungan kebiasaan buruk pasien dengan adanya kelainan
oromaksilofasial (C2,P3,A2)
9. Membedakan kelainan dental, skeletal atau fasial yang berhubungan dengan gangguan
tumbuh kembang, fungsi dan estetik (C4, P4,A4)
10. Menganalisa derajat resiko penyakit gigi dan mulut (C4,P3,A4)
11. Mengembangkan rencana perawatan yang komprehensif dan rasional berdasarkan
diagnosis (C3,P3, A3)
vi
12. Meresepkan obat-obatan secara benar dan rasional (C3,P3,A3)
13. Melakukan bedah minor sederhana pada jaringan lunak dank eras (C4, P5,A4)
14. Melaksanakan kerjasama dalam tim secara professional (C3,P3,A3)
15. Melakukan rujukan kepada sejawat yang lebih kompeten secara interdisiplin dan
intradisiplin (C3,P3,A3)

Hubungan Dengan Blok Sebelumnya


1. Telah mempelajari dasar-dasar biologi sel (blok 2)
2. Telah mempelajari dasar-dasar sistem tubuh manusia (blok 3 dan 4)
3. Telah mempelajari dasar-dasar anatomi gigi, kepala dan sistem stomatognati (blok 6)
4. Telah mempelajari manajemen supporting tissue (blok 17)

Hubungan Dengan Blok Sesudahnya


Akan mempelajari berbagai kegawatan darurat medic (blok 22)

Topic Tree

MANAGEMENT OF OROMAXILLOFACIAL

DISEASE AND DISORDERS

Management of Management of
Oromaxillofacial Diseases Oromaxillofacial Disorders

Management Management Management of Management Orthognathic


Interseptive
of of Complications of Surgery
Functional
Odontogenic Odontogenic of Oral Cancer Mandibular Orthodontics
Infection Cyst Treatment fractures
and Oral
Allergic and
Autoimmune
Materi Lesion
1. Management of Oral Cancer
2. Management of Odontogenic Infection
3. Management of Odontogenic Cyst
4. Management of mandibular fractures

vii
5. Management of dental-base malocclusion
6. Management of skeletal-base malocclusion

Kegiatan pembelajaran
Pada Blok ini akan dilakukan kegiatan belajar sebagai berikut:
a. Tutorial
Tutorial akan dilakukan 2 kali dalam seminggu. Setiap kegiatan tutorial berlangsung selama
100 menit. Jika waktu yang disediakantersebut belum mencukupi, kelompok dapat
melanjutkan kegiatan diskusi tanpa tutor di open space area yang disediakan. Keseluruhan
kegiatan tutorial tersebut dilaksanakan dengan menggunakan seven jump steps. Seven jump
steps itu adalah:
1. Jelaskan istilah yang belum anda ketahui. Jika masih terdapat istilah yang belum jelas,
cantumkan sebagai tujuan pembelajaran kelompok.
2. Carilah masalah yang harus anda selesaikan.
3. Analisis masalah tersebut dengan brainstorming agar kelompok memperoleh penjelasan
yang beragam mengenai persoalan yang didiskusikan, dengan menggunakan prior
knowledge yang telah anda miliki.
4. Cobalah untuk menyusun penjelasan yang sistematis atas persoalan yang anda
diskusikan.
5. Susunlah persoalan-persoalan yang belum bisa diselesaikan dalam diskusi tersebut
menjadi tujuan pembelajaran kelompok (Learning issue/ learning objectives).
6. Lakukan belajar mandiri untuk mencapai informasi yang anda butuhkan guna menjawab
Learning issue yang telah anda tetapkan.
7. Jabarkan temuan informasi yang telah dikumpulkan oleh anggota kelompok, sintesakan
dan diskusikan temuan tersebut agar tersusun penjelasan yang menyeluruh
(komprehensif) untuk menjelaskan dan menyelesaikan masalah

Aturan main tutorial:


Pada tutorial 1, langkah yang dilakukan adalah 1-5. Mahasiswa diminta untuk menjelaskan
istilah yang belum dimengerti pada skenario “masalah”, mencari masalah yang sebenarnya
dari skenario, menganalisis masalah tersebut dengan mengaktifkan prior knowledge yang
telah dimiliki mahasiswa, kemudian dari masalah yang telah dianalisis lalu dibuat peta
konsep (concept mapping) yang menggambarkan hubungan sistematis dari masalah yang
dihadapi, jika terdapat masalah yang belum terselesaikan atau jelas dalam diskusi maka
susunlah masalah tersebut menjadi tujuan pembelajaran kelompok (learning issue) dengan
arahan pertanyaan sebagai berikut: apa yang kita butuhkan?, apa yang kita sudah tahu? Apa
yang kita harapkan untuk tahu?
Langkah ke 6, mahasiswa belajar mandiri (self study) dalam mencari informasi

viii
Pada tutorial 2, mahasiswa mendiskusikan temuan-temuan informasi yang ada dengan
mensintesakan agar tersusun penjelasan secara menyeluruh dalam menyelesaikan masalah
tersebut.

b. Kuliah
Ada beberapa aturan cara kuliah dan format pengajaran pada problem based learning.
Problem based learning menstimulasi mahasiswa untuk mengembangkan perilaku aktif
pencarian pengetahuan. Kuliah mungkin tidak secara tiba-tiba berhubungan dengan belajar
aktif ini, Namun demikian keduanya dapat memenuhi tujuan spesifik pada PBL. Adapun
tujuan kuliah pada Blok ini adalah:
a. Menjelaskan gambaran secara umum isi Blok, mengenai relevansi dan
kontribusi dari berbagai disiplin ilmu yang berbeda terhadap tema Blok.
b. Mengklarifikasi materi yang sukar. Kuliah akan lebih maksimum efeknya
terhadap pencapaian hasil ketika pertama kali mahasiswa mencoba untuk
mengerti materi lewat diskusi atau belajar mandiri.
c. Mencegah atau mengkoreksi adanya misconception pada waktu mahasiswa
berdiskusi atau belajar mandiri.
d. Menstimulasi mahasiswa untuk belajar lebih dalam tentang materi tersebut.
Agar penggunaan media kuliah dapat lebih efektif disarankan agar mahasiswa menyiapkan
pertanyaan-pertanyaan yang tidak dapat dijawab atau kurang jelas jawabannya pada saat
diskusi kelompok agar lebih interaktif.

Adapun materi kuliah yang akan dilaksanakan sebagai berikut:


a. Minggu 1
 Gambaran Lesi terkait kondisi allergi dan imun pada Rongga Mulut...........(2x50 menit)
 Staging lesi ganas dan terapi SCC rongga mulut,…......................................(2x50 menit)
 Efek samping terapi SCC rongga mulut, pengobatan dan pencegahannya....(2x50 menit)
 Manajemen multi disiplin...............................................................................(1x50 menit)
 Komunikasi penyampaian berita buruk..........................................................(1x50 menit)

b.
Minggu 2
Menjelaskan macam dan indikasi Ro foto.....................................................(2x50 menit)
Gambaran klinis dan DD kista odontogen& ameloblastoma….....................(2x50 menit)
Manajemen terapi kista : bedanya dengan infeksi odontogen dan Ameloblastoma
.....................................................................................................................(2x50 menit)
 Prinsip terapi keganasan dan komplikasinya.................................................(2x50
menit)

c. Minggu 3

ix
 Penyebaran infeksi odontogen dan medical compromise..............................(2x50 menit)
 Pemeriksaan radiologis impaksi gigi geligi................. .................................(2x50 menit)
 Pemeriksaan dan penatalaksanaan infeksi odontogen....................................(2x50 menit)
 Impaksi molar 3 : sebab, akibat dan terapinya...............................................(2x50 menit)

d. Minggu 4
 Trauma mandibula: pembagian, gambaran klinis dan manajemen................(2x50 menit)
 Manajemen trauma mandibula tertutup dan terbuka......................................(2x50 menit)
 Terapi wiring pada fraktur simple mandibula................................................(2x50 menit)
 Biologi penyembuhan luka dan penyembuhan tulang....................................(1x50 menit)
 Radiografi Trauma maksilofasial....................................................................(1x50 menit)

e. Minggu 5
 Memahami dan mengenal berbagai macam alat aktif ortodonsia..................(2x50 menit)
 Memahami cara kerja alat fungsional............................................................(2x50 menit)
 Menjelaskan bagian-bagian dari aktivator dan modifikasinya .....................(2x50 menit)
 KGI................................................................................................................(2x50 menit)

f. Minggu 6
 Memahami dan mengenal indikasi dan kontra indikasi bedah orthognatik..(1x50 menit)
 Memahami kasus-kasus yang haru.s dirujuk bedah orthodonsi....................(1x50 menit)
 Memahami perawatan fungsional orthodonsi...............................................(2x50 menit)
 Ortodontik dan Bedah Ortognatik dalam sudut pandang Islam....................(2x50 menit)
 Memahami penjangkaran ektra oral dan intra oral.......................................(2x50 menit)

c. Skill lab
Adapun Skill lab yang akan dilaksanakan adalah:
a. Minggu 1
 Biopsi insisi, fiksasi, pengiriman jaringan, rujukan.....................................(2x100
menit)
 Komunikasi penyampaian berita buruk........................................................(2x100
menit)

b. Minggu 2
 Penyuluhan...................................................................................................(2x100 menit)
 Pembuatan media penyuluhan......................................................................(2x100 menit)

c. Minggu 3
 Insisi abses intra oral dan demo film............................................................(2x100 menit)

x
 Odontektomi molar 3 bawah........................................................................(2x100 menit)

d. Minggu 4
 Intermaxillarywiring ....................................................................................(2x100 menit)
 Peresepan......................................................................................................(2x100 menit)

e. Minggu 5
Pembuatan alat fungsional..........................................................................(4x100 menit)

f. Minggu 6
 Pembuatan alat fungsional dan insersi ........................................................(2x100 menit)
 Interpretasi Impaksi gigi-geligi dan fraktur maksilofasial...........................(2x100 menit)

Assessment
Untuk sistem penilaian mahasiswa dan aturan assesmen adalah sebagai berikut:
I. Ujian knowledge

a. Nilai Pelaksanaan diskusi tutorial (40% dari nilai sumatif knowledge)

Pada diskusi tutorial mahasiswa akan dinilai berdasarkan kehadiran, aktifitas interaksi dan
Kesiapan materi dalam diskusi. Mahasiswa yang tidak mengikuti tutorial dengan alasan dan
bukti yang dapat dipertanggungjawabkan, harap melapor ke tim blok untuk mengganti dengan
tugas.

b. Nilai Tugas (10% dari nilai sumatif knowledge)


Nilai tugas merupakan nilai yang diperoleh mahasiswa dari hasil mengerjakan kuis
maupun penugasan. Kuis dilaksanakan sewaktu-waktu selama proses kuliah pakar. Penugasan
dapat berupa pembuatan makalah, resume, dll yang diberikan mahasiswa selama proses KBM
dalam blok 18.

c. Nilai Ujian Akhir Modul (50% knowledge)


Ujian knowledge merupakan ujian terhadap semua materi baik SGD, Kuliah Pakar,
praktikum dan Ketrampilan Klinik. Materi dan pelaksanaan ujian akhir blok setelah
menyelesaikan seluruh blok.

II. Ujian ketrampilan medik (skill lab)


Nilai ketrampilan medik (skill lab) diambil dari:
a. Kegiatan skill lab harian
Selama kegiatan ketrampilan medik harian, mahasiswa akan dinilai
penguasaan tekhniknya (sistematis dan lege artis). Hasil penilaian harian

xi
ketrampilan medik akan dipakai sebagai syarat untuk mengikuti ujian OSCE yang
pelaksanaannya akan dilaksanakan pada akhir semester.

b. OSCE
Ujian skill dilakukan dengan menggunakan Objective and Structured Clinical
Examination (OSCE). Pelaksanaan dilakukan pada akhir semester. Materi ujian
OSCE merupakan materi ketrampilan klinik yang telah diberikan selama mengikuti
blok yang ditentukan berdasarkan kesesuaian dengan materi ujian OSCE seluruh
blok pada akhir semester.
Kelulusan OSCE didasarkan pada kelulusan blok. Jika mahasiswa tidak lulus
salah satu station pada blok 18, maka mahasiswa diwajibkan mengikuti ujian ulang
OSCE blok 18.

Ketentuan Penilaian Akhir Blok:


Nilai akhir Blok dihitung dengan rumus sebagai berikut
(Nilai total knowledge x sks knowledge)+(nilai total skill x sks Skill lab)
SKS Blok

xii
PENJABARAN PEMBELAJARAN

LBM 1

Judul : Mulut tidak nyaman

Skenario

Pasien laki-laki berumur 45 tahun mengeluhkan bibir bawah terkelupas dan luka disertai
perdarahan spontan, pemeriksaan ekstraoral terlihat adanya krusta berwarna merah disertai
dengan ulceratif sepanjang fermilion bibir bawah. Pemeriksaan intraoral tidak ditemukan
kelainan. Pasien adalah seorang petani yang bekerja sepanjang hari.dokter gigi menduga kondisi
tersebut akibat radiasi sinar matahari secara terus menerus yang berpotensi menjadi kanker,
dokter tersebut kemudian menjelaskan bahwa penanganan kanker dapat menyebabkan
terjadinya lesi.
.

Diskusikan skenario diatas menggunakan seven jump step.


1. Jelaskan istilah yang belum anda ketahui. Jika masih terdapat istilah yang belum jelas,
cantumkan sebagai tujuan pembelajaran kelompok.
2. Carilah masalah yang harus anda selesaikan.
3. Analisis masalah tersebut dengan brainstorming agar kelompok memperoleh penjelasan
yang beragam mengenai persoalan yang didiskusikan, dengan menggunakan prior
knowledge yang telah anda miliki.
4. Cobalah untuk menyusun penjelasan yang sistematis atas persoalan yang anda diskusikan.
5. Susunlah persoalan-persoalan yang belum bisa diselesaikan dalam diskusi tersebut menjadi
tujuan pembelajaran kelompok (Learning issue/ learning objectives).
6. Lakukan belajar mandiri untuk mencapai informasi yang anda butuhkan guna menjawab
Learning issue yang telah anda tetapkan.
7. Jabarkan temuan informasi yang telah dikumpulkan oleh anggota kelompok, sintesakan dan
diskusikan temuan tersebut agar tersusun penjelasan yang menyeluruh (komprehensif) untuk
menjelaskan dan menyelesaikan masalah

13
PENJABARAN PEMBELAJARAN

LBM 2

Judul : Bengkak tapi tidak sakit

Skenario

Seorang wanita usia 28 tahun datang ke dokter gigi untuk kontrol bekas pencabutan 2
minggu yang lalu. Pemeriksaan intraoral menunjukkan regio 46 terdapat area bekas pencabutan
yang belum menutup sempurna. Dokter gigi meminta pasien untuk melakukan foto radiografis.
Hasil temuan foto menunjukkan gambaran lesi radiolusen dengan bentuk bulat dilapisi radiopak
tegas dan jelas. Dokter gigi kemudian merujuk kasus tersebut kepada dokter gigi spesialis bedah
mulut untuk penatalaksanaan lebih lanjut.

Diskusikan skenario diatas menggunakan seven jump step.


1. Jelaskan istilah yang belum anda ketahui. Jika masih terdapat istilah yang belum jelas,
cantumkan sebagai tujuan pembelajaran kelompok.
2. Carilah masalah yang harus anda selesaikan.
3. Analisis masalah tersebut dengan brainstorming agar kelompok memperoleh penjelasan
yang beragam mengenai persoalan yang didiskusikan, dengan menggunakan prior
knowledge yang telah anda miliki.
4. Cobalah untuk menyusun penjelasan yang sistematis atas persoalan yang anda diskusikan.
5. Susunlah persoalan-persoalan yang belum bisa diselesaikan dalam diskusi tersebut menjadi
tujuan pembelajaran kelompok (Learning issue/ learning objectives).
6. Lakukan belajar mandiri untuk mencapai informasi yang anda butuhkan guna menjawab
Learning issue yang telah anda tetapkan.
7. Jabarkan temuan informasi yang telah dikumpulkan oleh anggota kelompok, sintesakan dan
diskusikan temuan tersebut agar tersusun penjelasan yang menyeluruh (komprehensif) untuk
menjelaskan dan menyelesaikan masalah.

14
PENJABARAN PEMBELAJARAN

LBM 3

Judul : Pasien sakit gigi

Skenario

Seorang pria berusia 42 tahun dengan keluhan pembengkakan mendadak dan terasa sakit
di area submandibular kiri sejak 2 hari yang lalu. Sebelumnya dia pernah datang ke dokter gigi
dengan keluhan gusi paling belakang dan diberikan resep obat. Kata dokternya obat itu
antibiotik. Ternyata kondisinya semakin buruk, sehingga pasien memutuskan untuk datang ke
bagian bedah mulut RSGM. Pada pemeriksaan obyektif pasien dalam kondisi sadar, dehidrasi,
demam (38,5 ºC), disfagia, trismus berat dan adenopati submaksillaris. Pemeriksaan ekstra oral
menunjukkan asimetri wajah yang ditandai, dengan bengkak dengan nyeri di daerah
submandibular kiri, tanpa batas yang jelas, menyakitkan dan menjalar ke dasar mulut ipsilateral.
Dari hasil pemeriksaan CT scan diketahui

Hasil pemeriksaan Computed Tomography pandangan Sagittal menunjukkan


penyempitan jalan nafas bagian atas dan lidah yang terangkat yang menandakan proses infeksi
yang menyebar.

15
Diskusikan skenario diatas menggunakan seven jump step.
1. Jelaskan istilah yang belum anda ketahui. Jika masih terdapat istilah yang belum jelas,
cantumkan sebagai tujuan pembelajaran kelompok.
2. Carilah masalah yang harus anda selesaikan.
3. Analisis masalah tersebut dengan brainstorming agar kelompok memperoleh penjelasan
yang beragam mengenai persoalan yang didiskusikan, dengan menggunakan prior
knowledge yang telah anda miliki.
4. Cobalah untuk menyusun penjelasan yang sistematis atas persoalan yang anda diskusikan.
5. Susunlah persoalan-persoalan yang belum bisa diselesaikan dalam diskusi tersebut menjadi
tujuan pembelajaran kelompok (Learning issue/ learning objectives).
6. Lakukan belajar mandiri untuk mencapai informasi yang anda butuhkan guna menjawab
Learning issue yang telah anda tetapkan.
7. Jabarkan temuan informasi yang telah dikumpulkan oleh anggota kelompok, sintesakan dan
diskusikan temuan tersebut agar tersusun penjelasan yang menyeluruh (komprehensif) untuk
menjelaskan dan menyelesaikan masalah.

16
PENJABARAN PEMBELAJARAN

LBM 4

Judul : Fraktur tulang mandibula

Skenario

Seorang pria berusia 52 tahun datang ke RSGM dengan kondisi sadar dan kesakitan
berdarah dan pembengkakan pada bagian tengah dan 1/3 bawah wajah. Pasien mengaku telah
berkelahi dengan seseorang 3 jam yang lalu. Pemeriksaan ekstraoral terlihat adanya edema,
hematoma dan echymosis di bibir bawah. Pemeriksaan Intraoral luksasi gigi anterior dan fraktur
segmental. Pemeriksaan radiografi terlihat garis radiolusen horizontal pada area anterior RB.

17
Diskusikan skenario diatas menggunakan seven jump step.
1. Jelaskan istilah yang belum anda ketahui. Jika masih terdapat istilah yang belum jelas,
cantumkan sebagai tujuan pembelajaran kelompok.
2. Carilah masalah yang harus anda selesaikan.
3. Analisis masalah tersebut dengan brainstorming agar kelompok memperoleh penjelasan
yang beragam mengenai persoalan yang didiskusikan, dengan menggunakan prior
knowledge yang telah anda miliki.
4. Cobalah untuk menyusun penjelasan yang sistematis atas persoalan yang anda diskusikan.
5. Susunlah persoalan-persoalan yang belum bisa diselesaikan dalam diskusi tersebut menjadi
tujuan pembelajaran kelompok (Learning issue/ learning objectives).
6. Lakukan belajar mandiri untuk mencapai informasi yang anda butuhkan guna menjawab
Learning issue yang telah anda tetapkan.
7. Jabarkan temuan informasi yang telah dikumpulkan oleh anggota kelompok, sintesakan dan
diskusikan temuan tersebut agar tersusun penjelasan yang menyeluruh (komprehensif) untuk
menjelaskan dan menyelesaikan masalah.

18
PENJABARAN PEMBELAJARAN

LBM 5

Judul : Mandibular retruded saat tumbuh kembang

Skenario

Seorang ibu datang ke dokter gigi ingin memeriksakan anaknya yang berumur 9 tahun
dengan keluhan gigi berjejal maju dan sedikit terbuka pada bagian depan. Ibu menjelaskan
bahwa anak tersebut memiliki kebiasaan buruk berupa menghisap jempol kanan sejak umur 5
tahun.
Pemeriksaan ekstraoral memperlihatkan wajah yang adenoid. Pemeriksaan intraoral
memperlihatkan cusp disto bukal molar 1 maksila oklusi dengan bucal groove molar 1
mandibula, palatum yang dalam, overjet lebih dari 8mm, dan open bite anterior. Pemeriksaan
sefalometri menunjukkan nilai SNA 80° dan SNB 72°.

Diskusikan skenario diatas menggunakan seven jump step.


1. Jelaskan istilah yang belum anda ketahui. Jika masih terdapat istilah yang belum jelas,
cantumkan sebagai tujuan pembelajaran kelompok.
2. Carilah masalah yang harus anda selesaikan.
3. Analisis masalah tersebut dengan brainstorming agar kelompok memperoleh penjelasan
yang beragam mengenai persoalan yang didiskusikan, dengan menggunakan prior
knowledge yang telah anda miliki.
4. Cobalah untuk menyusun penjelasan yang sistematis atas persoalan yang anda diskusikan.
5. Susunlah persoalan-persoalan yang belum bisa diselesaikan dalam diskusi tersebut menjadi
tujuan pembelajaran kelompok (Learning issue/ learning objectives).
6. Lakukan belajar mandiri untuk mencapai informasi yang anda butuhkan guna menjawab
Learning issue yang telah anda tetapkan.
7. Jabarkan temuan informasi yang telah dikumpulkan oleh anggota kelompok, sintesakan dan
diskusikan temuan tersebut agar tersusun penjelasan yang menyeluruh (komprehensif) untuk
menjelaskan dan menyelesaikan masalah.

19
PENJABARAN PEMBELAJARAN

LBM 6

Judul : Mandibular protruded pasien dewasa

Skenario

Seorang laki-laki, 30 tahun datang ke RSIGM mengeluhkan gigi yang terlalu tongos..
Riwayat keluarga menemukan bahwa kakaknya memiliki kecenderungan yang sama. Pasien
tidak memeiliki kebiasaan buruk yang berkaitan dengan keluhan.
Pemeriksaan intra oral memperlihatkan gigi anterior rahang atas protusif dengan overjet
sebesar 13 mm, Pemeriksaan radiologis dengan sefalometri menunjukkan kelainan skeletal
dengan nilai SNA 82° dan SNB 71°.
Dokter menjelaskan rencana perawatan berupa bedah orthognatik.

Diskusikan skenario diatas menggunakan seven jump step.


1. Jelaskan istilah yang belum anda ketahui. Jika masih terdapat istilah yang belum jelas,
cantumkan sebagai tujuan pembelajaran kelompok.
2. Carilah masalah yang harus anda selesaikan.
3. Analisis masalah tersebut dengan brainstorming agar kelompok memperoleh penjelasan
yang beragam mengenai persoalan yang didiskusikan, dengan menggunakan prior
knowledge yang telah anda miliki.
4. Cobalah untuk menyusun penjelasan yang sistematis atas persoalan yang anda diskusikan.
5. Susunlah persoalan-persoalan yang belum bisa diselesaikan dalam diskusi tersebut menjadi
tujuan pembelajaran kelompok (Learning issue/ learning objectives).
6. Lakukan belajar mandiri untuk mencapai informasi yang anda butuhkan guna menjawab
Learning issue yang telah anda tetapkan.
7. Jabarkan temuan informasi yang telah dikumpulkan oleh anggota kelompok, sintesakan dan
diskusikan temuan tersebut agar tersusun penjelasan yang menyeluruh (komprehensif) untuk
menjelaskan dan menyelesaikan masalah.

20
JADWAL KEGIATAN PBL
LBM I
LBM 1:
Hari/tanggal Jam Materi Pic Ruang

Senin 08.10-09.50 SGD 1 Tutor SGD SGD


19-2-2018 Lt.8
09.50-12.30 KP : Lesi terkait kondisi Departemen OM GKB
allergi dan immune pada Aula
rongga mulut Lt.1

Selasa/ 08.10-09.50 KP :Staging lesi ganas dan Aula


20-2-2018 terapi SCC rongga mulut Lt.1
Tutor
12.30-15.50 Skill Lab : Biopsi Insisional
dan eksisional , dan rujukan
pengiriman jaringan

Rabu/ 08.10-11.30 Skill Lab : Penyampaian Erna Dwi R. Skill


21-2-2018 berita buruk Agustin, S.Psi Lab

12.30-13.20 KP : Penyampaian berita Erna Dwi


buruk Agustin, S.Psi

Kamis/ 08.10-09.50 KP : Pengaruh gizi terhadap Bagian Gizi FK Aula


22-2-2018 kesehatan rongga mulut Unissula Lt.1
Aula
09.50-11.30 KP: Efek samping terapi SCC Lt.1
rongga mulut, pengobatan dan
pencegahannya

Jumat/ 08.10-09.00 SGD 2 Tutor SGD


23-2-2018 Lt.1
09.50-11.30 Manajemen multi disiplin Departemen OM

21
JADWAL KEGIATAN PBL
LBM 2

LBM 2:

Hari/tanggal Jam Materi Pic Ruang

Senin 08.10-09.50 SGD 1 Tutor SGD SGD Lt.8


26-2-2018 GKB
12.30-14.10 KP : Macam-macam dan Departemen
indikasi pemeriksaan Radiologi
penunjang _Diagnostic dan
radiografis

Selasa 08.10-09.50 KP : Gambaran klinis dan Departemen


27-2-2018 DD kista, Ameloblastoma BM

Skill lab :Pembuatan Tutor SGD R. Skill


12.30-15.50 Materi Penyuluhan Lab

Rabu 08.10-11.30 Skill lab : Penyuluhan dan Tutor SGD SMU


28-2-2018 pemeriksaan impaksi Sultan
Agung
12.30-14.10 KP : Managemen terapi Departemen
kista dan ameloblastoma BM
07.20-08.10 Kewirausahaan FE Unissula
Kamis
1-3-2018
13.00-14.40 KP : Prinsip terapi Departemen
keganasan dan BM
komplikasinya

Jumat 08.10-09.50 SGD 2 Tutor SGD SGD Lt. 1


2-3-2015

22
JADWAL KEGIATAN PBL
LBM 3

LBM 3 :
Hari/tanggal Jam Materi Pic Ruang

Senin 08.10-09.50 SGD I Tutor SGD Ruang


05-03-2018 SGD
lt.8
GKB

08.10-09.50 KP : Etiologi Infeksi Departemen


Odontogen dan medical BM
compromise
Selasa
06-03-2018 09.50-11.30 KP: Pemeriksaan radiologis Departemen
impaksi gigi geligi Radiologi

Skill Lab : insisi intraoral Tutor SGD R. Skill


12.30-15.50 dan ekstraoral Lab

08.10-11.30 Skill lab : Impaksi Molar 3 Tutor SGD R. Skill


sederhana Lab
Rabu
07-03-2018
12.30-14.10 KP : Pemeriksaan dan Departemen
penatalaksanaan infeksi BM
odontogen
Kamis
08.10-09.50 KP : Impaksi molar 3 : Departemen
08-03-2018
sebab, akibat dan terapinya BM
Jumat
08.10-09.50 SGD II Tutor SGD SGD
09-03-2018

23
JADWAL KEGIATAN PBL
LBM 4
LBM 4 :

Hari/tanggal Jam Materi Pic Ruang

Senin/ 08.10-09.50 SGD 1 Tutor SGD Ruang


12-03-2018 SGD lt.8
GKB

Selasa/ 08.10-09.00 KP: Biologi penyembuhan Departement


13-03-2018 (50 menit) luka dan tulang Biologi Mulut

09.50-11.30 KP : Trauma mandibula, Departemen


(100 menit) klinis, dan manajemen BM

12.30-15.50 Skill Lab : Penulisan resep Tutor

Rabu/ 08.10-11.30 Skill Lab : Essig Tutor


14-03-2018 (100 menit) Wiring+Intermaxillary
wiring
Departemen
12.30-14.10 KP : Terapi Wiring dan BM
arch bar pada fraktur
simple mandibula

Kamis/ 09.00-09.50 KP: Radiografi trauma Departemen


15-03-2018 mandibula Radiologi

KP: Manajemen trauma Departemen


09.50-11.30 mandibula tertutup dan BM
terbuka

Jumat/ 12.30-14.10 SGD 2 Tutor SGD SGD


16-03-2018 Lt.1

24
JADWAL KEGIATAN PBL
2014

LBM 5:

Hari/Tanggal Jam Materi Pic Ruang

Senin/ 08.10-09.50 SGD 1 Tutor SGD SGD


19-3-2018 Lt.8
GKB
09.50-11.30 KP: Memahami dan Departemen Aula
mengenal berbagai macam Orthodontia Lt.1
alat aktif ortodonsia

08.10-11.30 KP: Memahami cara kerja Departemen


Selasa/ alat fungsional Orthodontia
20-3-2018
KP: Menjelaskan bagian- Departemen
bagian dari aktivator dan Orthodontia
modifikasinya

12.30-15.50 Skill lab: Pembuatan alat Tutor SGD R. Skill


fungsional Lab

Rabu/ 08.10-11.30 Skill lab: Pembuatan alat Tutor SGD R. Skill


21-3-2018 fungsional Lab

Kamis/ 07.20-08.10 Kewirausahaan FE Unissula


22-3-2018
08.10-09.50 KP : Memahami indikasi Departemen
dan kontra indikasi Orthodontia
pemakaian alat ortodonti
lepasan dan fixed

Jumat/ 08.10-09.50 SGD 2 Tutor SGD SGD


23-3-2018 Lt.1

25
JADWAL KEGIATAN PBL
2014

LBM 6:

Hari/Tanggal Jam Materi Pic Ruang

Senin/ 08.10-09.50 SGD 1 Tutor SGD SGD


26-3-2018 Lt.1
09.50-11.30 KP: Memahami kasus- Departemen
kasus yang harus dirujuk Orthodontia
(mis:tindakan bedah) bedah
orthognatic
12.30-14.10 KP : Memahami dan
mengenal indikasi dan
kontra indikasi bedah
orthognatik
Selasa/ 12.30-15.50 Skill Lab: Pembuatan alat Tutor SGD R. Skill
27-3-2018 fungsional dan insersi Lab

Rabu/ 08.10-11.30 Skill Lab : Interpretasi Tutor SGD R. Skill


28-3-2018 impaksi gigi-geligi dan Lab
fraktur maksilofasial
12.30-14.10
KP: Ortodontik dan Bedah tim KGI
Ortognatik dalam sudut
pandang Islam (Islam
Disiplin Ilmu)
Kamis/ 08.10-09.50 SGD 2 Tutor SGD SGD
29-3-2018 Lt.1
09.50-11.30 KP: Memahami Departemen
penjangkaran ektra oral dan Orthodontia
intra oral
Jumat/ LIBUR
30-3-2017

26