Anda di halaman 1dari 3

Perdarahan adalah hilangnya darah dari sistem sirkulasi / sistem vaskular.

Perdarahan dapat terjadi


secara internal maupun eksternal. Perdarahan internal terjadi ketika darah keluar dari pembuluh
darah namun masih berada di dalam tubuh. Perdarahan eksternal terjadi ketika darah keluar dari
pembuluh darah dan menembus kulit maupun mukosa

Hemostasis merupakan peristiwa penghentian perdarahan akibat putusnya atau robeknya pembuluh
darah atau pencegahan kehilangan darah

Luka didefinisikan sebagai terputusnya kontinuitas jaringan tubuh oleh sebab-sebab fisik, mekanik,
kimia dan termal. Luka, baik luka terbuka atau luka tertutup, , merupakan salah satu permasalahan
yang paling banyak terjadi di praktek sehari-hari ataupun di ruang gawat darurat. Penanganan luka
merupakan salah satu keterampilan yang harus dikuasai oleh dokter umum.

Tujuan utama manajemen luka adalah mendapatkan penyembuhan yang cepat dengan fungsi dan
hasil estetik yang optimal.Tujuan ini dicapai dengan pencegahan infeksi dan trauma lebih lanjut serta
memberikan lingkungan yang optimal bagi penyembuhan luka
Jenis perdarahan dan ciri-cirinya:Perdarahan terjadi akibat rusaknya dinding pembuluh darah yang
dapat disebabkan oleh ruda paksa (trauma) atau penyakit.Ada 2 jenis perdarahan yang dapat terjadi
pada tubuh manusia, yaitu:

a.Perdarahan Luar (External Bleeding)

Jenis perdarahan ini terjadi akibat kerusakan dinding pembuluh darah disertaidengan kerusakan kulit,
yang memungkinkan darah keluar dari tubuh dan terlihat jelas keluar dari luka tersebut.Berdasarkan
pembuluh darah yang mengalami gangguan, pendarahan luar dibedakanmenjadi:

Pendarahan Nadi (Arteri)Darah yang keluar dari pembuluh nadi keluar menyembur sesuai
dengandenyut nadi dan berwarna merah terang karena masih kaya dengan oksigen.Bila tekanan
sistolik menurun, maka pancarannya akan berkurang. Tekananini menyebabkan perdarahan arteri
lebih sulit dikendalikan.

Pendarahan VenaDarah yang keluar dari pembuluh vena mengalir lambat, berwarna
merahgelap karena mengandung karbon dioksida. Walau terlihat luas dan banyak tetapi umumnya
lebih mudah dikendalikan.
Pendarahan Kapiler Berasal dari pembuluh darah kapiler, darah yang keluar merembes
perlahan.Pendarahan ini sangat kecil sehingga hampir tidak memilikitekanan/semburan. Seringkali
perdarahannya membeku sendiri. Warnanya bervariasi antara merah terang dan merah gelap.

b.Perdarahan Dalam (Internal Bleeding)

Kehilangan darah dalam perdarahan internal tidak terlihat karena kulit masih utuh.Perdarahan
internal mungkin terjadi didalam jaringan-jaringan, organ-organ, atau dirongga-rongga tubuh
termasuk kepala, dada, dan perut. Perdarahan internal terjadiketika kerusakan pada arteri atau vena
menyebabkan darah terlepas dari sistimsirkulasi dan terkumpul didalam tubuh

Berdasarkan waktu terjadinya pendarahan dibagi menjadi 3 jenis, yaitu:

•Pendarahan primer ialah pendarahan yang terjadi pada waktuterputusnya pembuluh darah karena
kecelakaan atau operasi. Di dalam pendarahan primer darah tidak berhenti setelah 4 -5 menit
sesudah operasiselesai.

•Pendarahan intermediet terjadi dalam waktu 24 jam setelah kecelakaanatau setalah operasi.
Selama operasi tekanan darah pasien mungkin akanturun karena semisyok. Dan ketika tekanan
darah kembali normal, sejalandengan membaiknya pasien, inilah yang disebut pendarahan
intermedietatau rekuren.

•Pendarahan sekunder pendarahan yang terjadi setelah 24 jam atau beberapa hari setelah
kecelakaan atau operasi. Ini yang biasanyamenyebabkan pembekuan darah terbongkar diikuti
infeksi.