Anda di halaman 1dari 6

Analisis Sintesis Tindakan tehnik relaksasi dengan cara nafas

afas dalam pada pasien persalinn normal di ruang bersalin


RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen

Hari : Selasa
Tanggal : 30 Oktober 2018
Jam : 0620
A. Keluhan Utama
Pasien sakit perut bag bawah
B. Diagnosa Medis
Stroke Non Haemorragic
C. Diagnosa Keperawatan
Hambtan mobilitas fisik berhubungan dengan penurunan kekuatan otot
D. Data Fokus
DS:
- klien mengatakan tanganya sulit digerakkan
DO:
- Tampak lemah
- Tangan kanan dan kaki kanan tidak bisa digerakkan
- Aktivitas sehari hari dibantu keluarga
E. Dasar Pemikiran
Stroke non haemorragi adalah penyakit yang disebabkan oleh adanya
sumbatan pada aliran darah di otak. Darah berfungsi mengalirkan
oksigen ke otak, tanpa oksigen yang dibawa oleh darah , maka sel-sel
otak akan mati sangat cepat,, menyebabkan munculnya defisit
neurologis secara tiba- tiba
F. Prinsip Tindakan Keperawatan
Fase Orientasi
1. Memberi salam
2. Memperkenalkan diri

1
3. Menjelaskan tujuan tindakan
4. Menjelaskan langkah prosedur
5. Menanyakan kesiapan pasien
Fase Kerja
1. Mencuci tangan
2. Memakai APD
3. Menyiapkan pasien pada posisi yang nyaman
4. Melatih ROM pasif pada anggota gerak atas
a. Gerakan menekuk dan meluruskan sendi bahu
Tangan satu penolong memegang siku, tangan lainya memegang
lengan. Luruskan siku, naikkan dan turunkan lengan dengan siku
tetap lurus.
b. Gerakkan menekuk dan dan meluruskan siku
Pegang lengan atas dengan lengan satu, tangan lainyamenekuk
dan meluruskan siku.
c. Gerakkan memutar pergelangan tangan
Pegang lengan bawah dengan tangan satu , tangan lainya
menggenggam telapak tangan pasien, putar pergelangan tangan
pasien ke arah luar (terlentang) dan ke arah dalam (tengkurap).
d. Gerakan menekuk dan dan meluruskan pergelangan tangan
Pegang lengan bawah dengan tangan satu, tangan lainya
memegang pergelangan pasien, tekuk pergelangan keatas dan ke
bawah.
e. Gerakkan memutar ibu jari
Pegang telapak tangan dan keempat jari dengan tangan satu,
tangan lainnya memutar ibu jari.
f. Gerakkan menekuk dan meluruska jari- jari tangan
Pegang pergelangan tangan dengan tangan satu, tangan lainya
menekuk dan dan meluruskan jari- jari tangan.
5. Melatih ROM pasif pada anggota gerak bawah
a. Gerakkan menekuk dan meluruskan pangkal paha :

2
Pegang lutut dengan tangan satu, tangan lainnya memegang
tungkai, naikkan dan turunkan kaki dengan lutut tetap lurus.
b. Gerakkan menekuk dan meluruskan lutut
Pegang lutut dengan tangan satu, tangan lainnya memegang
tungkai tekuk dan luruskan lutut.
c. Gerakkan untuk pangkal paha
Gerakkan kaki pasien menjauh dan mendekati badan (kaki
satunya)
d. Gerakkan memutar pergelangan kaki
Pegang tungkai dengan tangan satu, tangan lainnya memutar
pergelangan kaki.
6. Latihan aktif anggota gerak atas
a. Latihan 1
Angkat tangan yang lumpuh menggunakan tangan yang sehat
keatas. Letakkan kedua tangan diatas kedua kepala kembalikan
tangan ke posisi semula.
b.. Latihan 2
Angkat tangan yang lumpuh melewati dada kearah tangan yang
sehat Kembalikan ke posisi semula
c.. Latihan 3
Angkat tangan yang lemah menggunakan tangan yang sehat
keatas kembali seperti semula
d, Latihan 4
Tekuk siku yang lumpuh menggunakan tangan yang sehat
luruskan siku, kemudian angkat keatas, letakkan
kembali tangan yang lumpuh ditempat tidur.
e. Latihan 5
Pegang pergelangan tangan yang lumpuh menggunakan tangan
yang sehat, angkat keatas dada, putar pergelangan tangan
kearah dalam dan kearah luar
7. Latihan aktif anggota gerak bawah
a. letakkan kaki yang sehat dibawah kaki yang lemah

3
b. turunkan kaki yang sehat sehingga punggung kakiyang sehat
dibawah pergelangan kaki yang lemah
c. angkat kedua kaki keatas dengan bantuan kaki yangsehat,
d, ayunkan kedua kaki sejauh mungkin kearah satu sisi kemudian
kesisi , kembali ke posisi satunya dan di ualng 1x
e, Anjurkan pasien menekuk lutut bantupegang pada tangan satu,
dengan tangan penolong memegang pinggang pasien,
f, Anjurkan pasien memegang bokongnya,
g. Kembali ke posisi semula.

Fase Terminasi
1. Mengevaluasi tindakan
2. Merapikan pasien
3. Merapikan alat
4. Berpamitan
G. Analisis Tindakan
Latihan ROM adalah latihan yang dilakukan untuk mempertahankan
atau memperbaiki tingkat kesempurnaan kemammpuan menggerakkan
persendiaan secara normal dan lengkap untuk meningkatkan massa otot
dan tonus otot.
H. Manfaat pemberian tindakan ROM
1. Menentukan nilai kemampuan sendi tulang dan ototdalam melakukan
pergerakan
2. Mengkaji sendi, tulang dan otot
3. Mencegah terjadinya kekakuan sendi
4. Memperlncar sirkulasi arah
5. Memprbaiki tonus otot
6. Meningkatkan mobilisasi sendi
I. Bahaya dari latihan ROM
1. Dapat terjadi emboli/ trombus pada pembuluh darah
2. Bila kurang hati- hati dapat menimbulkan cedera pada sendi maupun
otot

4
Hal ini dapat terjadi karena latihan tidak sesuai kemampuan pasien
terlalu dipaksakan
J. Hasil yang didapatkan setelah dilakukan tindakan
S: pasien mengatakan merasa lebih nyaman , kekakuan sendi dan otot
berkurang
O: pasien tampak lebih tenang, pasien dapat menggerakan kaki dan
tangan kanan walaupun kekuatanya belum pulih sepenuhnya
A: Masalah teratasi sebagian
P: Lanjutkan intervensi
K. Evaluasi diri
Dalam melakukan pelaksanan tindakan melatih ROM pada pasien saya
sering kali tidak sesuai urutan

5
L. Daftar pustaka
http://Healthy isgood range of motion (ROM) . blogspot.com.2012Kadek
Suwartana intervensi_13.html
https://www. Academia.edu.prosedure. range of motion
https://ejournalundip.ac,id. View File

Mengetahui,
Mahasiswa Praktikan, Pembimbing Klinik/CI

RUSMINI
NIM. P27220018253