Anda di halaman 1dari 2

Secara alami lambung akan terus memproduksi asam lambung setiap waktu dalam jumlah

yang kecil, setelah 4-6 jam sesudah makan biasanya kadar glukosa dalam darah telah banyak
terserap dan terpakai sehingga tubuh akan merasakan lapar dan pada saat itu jumlah asam lambung
terstimulasi. Bila seseorang telat makan sampai 2-3 jam, maka asam yang menumpuk dalam
lambung akan semakin banyak dan berlebih. Hal ini dapat menyebabkan luka atau iritasi pada
dinding lambung sehingga timbul rasa perih.

G. Evaluasi
1. Evaluasi Struktur
a. Persiapan materi
b. Persiapan media
c. Kelengkapan alat
d. Daftar hadir untuk bukti pendokumentasian
e. Penyelenggaraan penyuluhan dilaksanakan di rumah Tn.D

2. Evaluasi Proses
a. Penyuluhan dimulai sesuai dengan waktu yang direncanakan
b. Peserta penyuluhan antusias terhadap materi
c. Peserta mengajukan pertanyaan dan menjawab pertanyaan secara benar

3. Evaluasi Hasil
a. Peserta memahami dan mengerti tentang penyakit gastritis
b. Peserta hadir saat pertemuan

4. Evaluasi Sasaran
Pertanyaan dari penyuluh dan jawaban yang diharapkan sasaran:
a. Apa itu penyakit Gastritis?
Jawaban: peradangan yang terjadi dilambung akibat meningkatnya sekresi asam lambung
mengakibatkan iritasi/perlukaan pada lambung.
b. Apa saja jenis-jenis Gastritis?
Jawaban: Gastritis akut dan gastritis kronis
c. Apa saja penyebab Gastritis?
Jawaban: Stress, usia, pola makan yang tidak baik, makan terlalu banyak atau cepat, merokok,
minum alcohol atau minuman berkafein, mengkonsumsi obat-obatan dalam dosis tinggi, keracunan
makanan.

d. Apa saja tanda dan gejala yang ditimbulkan oleh Gastritis?


Jawaban: Mual dan muntah, kembung, nyeri seperti terbakar pada perut bagian atas, nafsu makan
menurun, sering sendawa dalam keadaan lapar, bila gastritis sudah parah, muntah darah atau
terdapat darah pada feses.
e. Bagaimana cara pencegahan Gastritis?
Jawaban: Jaga pola makan secara baik dan teratur, makan makanan yang bersih, sehat dan bergizi,
hindari stress, tidak merokok, tidak mengkonsumsi alcohol, tidak mengkonsumsi obat-obatan dalam
dosis tinggi termasuk aspirin.
f. Bagimana cara pengobatan Gastritis?
Jawaban: Makan dengan porsi kecil tapi sering, makan teratur dan tepat waktu, minum air hangat
jika terjadi mual dan muntah, minum obat antasida jika gastritis kambuh, istirahat yang cukup,
hentikan merokok, periksakan ke dokter jika nyeri tidak kunjung hilang.
g. Apa saja jenis-jenis makanan yang dianjurkan dan tidak dianjurkan bagi penderita gastritis?
Makanan yang dianjurkan: bubur, kentang rebus, biscuit , labu siam, wortel, brokoli, pisang, pepaya,
tomat.
Makanan yang tidak dianjurkan: ketan, jagung, ubi talas, ikan asin, ikan pindang, kol, nangka muda,
nangka, durian, soft drink, kopi, kue tart, coklat, keju, makanan yang pedas dan bersifat asam.