Anda di halaman 1dari 10

BACAAN-BACAAN DALAM SHOLAT

Pada setiap bacaan dlm sholat terdpt beberapa jenis/macam bacaan yg bisa dipilih.
Kadangkala menggunakan bacaan yg sesuai riwayat A,
kadangkala menggunakan riwayat B, dan seterusnya.
Jika hanya bisa hafal pada salah satu jenis bacaan saja, tidak mengapa.

Untuk memahami makna lebih luas yg dikandung dlm bacaan2 sholat tsb,
pembaca bisa membaca buku lain karya penulis berjudul Memahami Makna Bacaan Sholat (Sebuah Upaya
Menikmati Indahnya Dialog Suci dengan Ilahi).

Berikut ini adalah lafadz2 bacaan dlm sholat sesuai riwayat-riwayat hadits Nabi yang shohih.
Pada tiap bagian kami berikan poin-poin berdasarkan Sahabat Nabi yang meriwayatkannya.
Bacaan2 tsb mayoritas diambil dari kitab Sifatu Sholatin Nabi karya Syaikh al-Albany.

Takbiratul Ihram

‫هللاُ أ َ ْك َب ُر‬

Allah adalah Yang Terbesar

Doa Istiftah

1. Bacaan dari Abu Hurairah riwayat al-Bukhari dan Muslim

‫ض مِ نَ الدَّن َِس اللَّ ُه َّم ا ْغس ِْلنِي مِ ْن‬


ُ َ‫اي َك َما يُنَقَّى الث َّ ْوبُ اْأل َ ْبي‬ َ ‫ب اللَّ ُه َّم ن َِقنِي مِ ْن َخ‬
َ َ‫طاي‬ ِ ‫ق َواْل َم ْغ ِر‬
ِ ‫ع ْدتَ بَيْنَ اْل َم ْش ِر‬
َ ‫اي َك َما بَا‬ َ ‫اللَّ ُه َّم بَا ِع ْد َب ْينِي َوبَيْنَ َخ‬
َ َ‫طاي‬
ْ ْ َّ ْ
‫اي بِال َماءِ َوالثلجِ َوالبَ َر ِد‬ َ
َ َ‫َخطاي‬

“ Ya Allah jauhkanlah antara aku dengan dosa-dosaku sebagaimana Engkau menjauhkan antara barat dengan
timur.
Ya Allah bersihkan aku dari dosa-dosaku sebagaimana terbersihkannya baju putih dari noda (yang
mengenainya).
Ya Allah cucilah diriku dari dosa-dosaku dengan air, salju, dan embun"
(diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dan Muslim dalam Shahihnya dari Sahabat Abu Hurairah).

2. Doa istiftah Umar bin al-Khotthob riwayat Muslim,

َ‫غي ُْرك‬ َ َ‫س ْب َحانَكَ اللَّ ُه َّم َوبِ َح ْمدِكَ َوتَب‬


َ َ‫اركَ ا ْس ُمكَ َوتَعَالَى َجدُّكَ َوالَ إِلَه‬ ُ

“ Maha Suci Engkau Ya Allah dan (bersamaan dengan itu) aku memujiMu dan sungguh banyak barokah yang
terkandung pada NamaMu, dan Maha Tinggi KeagunganMu, dan tidak ada sesembahan yang haq selainMu “
(H.R Muslim dari Umar bin al-Khoththob)

3. Doa istiftah Ibnu Umar riwayat Muslim

ِ َ ‫س ْب َحانَ هللاِ بُ ْك َرة ً َوأ‬


ً‫ص ْيل‬ ُ ‫هللاُ أ َ ْكبَ ُر َكبِي ًْرا َواْل َح ْمدُ ِهللِ َك ِثي ًْرا َو‬

“Allah terBesar, aku mengagungkanNya, dan segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, dan Maha Suci
Allah pagi dan sore hari (dalam seluruh waktu:
(H.R Muslim dari Ibnu Umar)

Keutamaan membaca doa istiftah ini:

Dlm hadits tsb dikisahkan bhw ketika salah seorang Sahabat membaca bacaan tsb dgn keras dlm sholat,
dan ketika selesai sholat Rasulullah bersabda :

“Aku takjub dengan kalimat yang dibacanya, karena dengan kalimat itu dibukalah pintu-pintu langit“.
Sahabat Ibnu Umar-sang perawi hadits ini- mengatakan :
“Aku kemudian tidak pernah meninggalkan membaca doa iftitah tersebut sejak aku mendengar Rasulullah
mengucapkan (ketakjuban) hal itu“
(H. R Muslim dalam kitaabussholaah Bab ‘Maa Yuqoolu bayna takbiirotil ihroom wal qiroo’ah’ nomor 601)

4. Bacaan doa istiftah dari Anas bin Malik riwayat Muslim

‫ار ًكا فِ ْي ِه‬ َ ‫اْل َح ْمدُ ِهللِ َح ْمدًا َك ِثي ًْرا‬


َ َ‫ط ِيبًا ُمب‬

“Segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, baik, dan diberkahi padanya:
(H.R Muslim dari Anas bin Malik)

Keutamaan Membaca Doa ini :

Rasulullah Shollallaahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Sungguh aku telah melihat 12 Malaikat yang saling berebut untuk mengangkat (kalimat) tersebut (ke langit)".
Dijelaskan oleh para Ulama’ bahwa karena demikian mulyanya ucapan itu para Malaikat berebut untuk
mencatat dan mengangkatnya ke langit untuk ditunjukkan kepada Allah

5. Bacaan istiftah dari Ali bin Abi Tholib riwayat Muslim

ُ‫ب اْل َعا َلمِ يْنَ الَ ش َِريْكَ لَه‬ ِ ‫اي َو َم َماتِي ِهللِ َر‬َ َ‫سكِي َو َمحْ ي‬ ُ ُ‫صلَتِي َون‬ َ ‫ض َحنِ ْيفًا َو َما أَنَا مِ نَ اْل ُم ْش ِر ِكيْنَ ِإ َّن‬ َ ‫ت َواْأل َ ْر‬ ِ ‫س َم َاوا‬ َّ ‫ط َر ال‬ َ ‫ي لِلَّذِي َف‬
َ ‫َو َّج ْهتُ َوجْ ِه‬
َ‫ظلَ ْمتُ نَ ْفسِي َوا ْعت ََر ْفتُ بِذَ ْنبِ ْي فَا ْغف ِْر لِي ذُنُ ْوبِي َجمِ ْيعًا ِإنَّهُ ال‬ َ َ‫ع ْبدُك‬ َ ‫َوبِذلِكَ أُمِ ْرتُ َوأَنَا مِ نَ اْل ُم ْسلِمِ يْنَ اللَّ ُه َّم أَ ْنتَ اْل َم ِلكُ الَ إِ َلهَ إِالَّ أَ ْنتَ أ َ ْنتَ َربِي َوأَنَا‬
َ‫س ْعدَيْك‬َ ‫س ِيئ َ َها إِالَّ أ َ ْنتَ لَ َّبيْكَ َو‬َ ‫عنِي‬
َ ‫ف‬ ُ ‫ص ِر‬ ْ َ‫س ِيئ َ َها الَ ي‬
َ ‫عنِي‬ َ ‫ف‬ ْ ‫سنِ َها إِالَّ أ َ ْنتَ َوا‬
ْ ‫ص ِر‬ َ ْ‫ق الَ يَ ْهدِي ِألَح‬ ِ َ‫س ِن اْأل َ ْخل‬
َ ْ‫ب ِإالَّ أ َ ْنتَ َوا ْه ِدنِي ِألَح‬ َ ‫يَ ْغف ُِر الذُّنُ ْو‬
َ َ َ َ
َ‫اركتَ َوتَعَاليْتَ أ ْست َ ْغف ُِركَ َوأت ُ ْوبُ إِليْك‬ ْ َ َ َ
َ َ‫ْس إِليْكَ أنَا بِكَ َوإِليْكَ تَب‬ َ ُّ
َّ ‫َوال َخي ُْر ُكلهُ فِي يَدَيْكَ َوال‬
َ ‫ش ُّر لي‬ ْ

“Aku hadapkan wajahku kepada Pencipta langit dan bumi secara lurus kepada agama yang haq dan aku
bukanlah bagian dari orang-orang yang berbuat syirik.
Sesungguhnya sholatku, ibadah, hidup, dan matiku hanyalah milik Allah Tuhan Penguasa seluruh alam yang
tidak ada sekutu bagiNya dan untuk itulah aku diperintah, dan aku termasuk bagian dari orang-orang muslim.
Ya Allah, Engkaulah Raja (Penguasa) yang tidak ada sesembahan yang haq kecuali Engkau.
Engkaulah Tuhanku dan aku adalah hambaMu.
Aku telah berbuat dzholim pada diriku sendiri, dan aku mengakui dosaku, karena itu ampunilah dosa-dosaku
seluruhnya karena tidak ada yang bisa mengampuni dosa kecuali Engkau.
Dan tunjukilah aku pada akhlaq-akhlaq yang baik.
Tidak ada yang bisa menunjuki pada kebaikan akhlaq kecuali Engkau.
Dan palingkanlah aku dari akhlaq yang buruk, tidak ada yang bisa memalingkan aku darinya kecuali Engkau.
Aku akan berusaha tetap dalam ketaatan kepadaMu dan memperjuangkan perintahMu.
Kebaikan seluruhnya ada di Kedua TanganMu, dan keburukan tidaklah dinisbatkan kepadaMu.
Aku senantiasa berlindung padaMu dan memohon taufiq kepadaMu.
Engkaulah sumber dan penentu keberkahan yang melimpah dan Engkaulah Yang Maha Tinggi.
Aku memohon ampun dan bertaubat kepadaMu”
(H.R Muslim dari Ali bin Abi Tholib)

Bacaan Ta’awwudz

1. Bacaan istinbath para Ulama dari surat anNahl ayat 98:

‫الر ِجيْم‬
َّ ‫ان‬ َ ‫أَع ُْوذُ ِباهللِ مِ نَ ال َّش ْي‬
ِ ‫ط‬

“Aku berlindung kepada Allah dari syaitan yang terkutuk“

Dijelaskan oleh Imam al-Qurthuby dalam tafsirnya (1/86) bahwa ucapan ini adalah ucapan yang disepakati
jumhur para Ulama’ karena sesuai dengan yang disebutkan dalam Al-Quran (AnNahl :98).

2. Bacaan taawwudz dari Abu Said al-Khudriy riwayat Abu Dawud, atTirmidzi

‫الر ِجي ِْم مِ ْن ه َْم ِز ِه َونَ ْفخِ ِه َونَ ْفثِ ِه‬


َّ ‫ان‬ َّ ‫أَع ُْوذُ بِاهللِ السَّمِ يْعِ اْلعَ ِلي ِْم مِ نَ ال‬
َ ‫ش ْي‬
ِ ‫ط‬
“Aku berlindung kepada Allah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui dari syaitan yang terkutuk dari
bisikan was-wasnya, tiupannya, dan ludahnya"
(H.R Abu Dawud,atTirmidzi,dishahihkan Ibnu Khuzaimah)

3. Bacaan taawwudz dari Abu Said al-Khudriy riwayat Abu Ya’la

‫الر ِجي ِْم مِ ْن ه َْم ِز ِه َونَ ْفخِ ِه َونَ ْفثِ ِه‬


َّ ‫ان‬ َ ‫أَع ُْوذُ ِباهللِ مِ نَ ال َّش ْي‬
ِ ‫ط‬

“Aku berlindung kepada Allah dari syaitan yang terkutuk dari bisikan was-wasnya, tiupannya, dan ludahnya”
(H.R Abu Ya’la dengan sanad yang baik)

Bacaan Basmalah, AlFatihah, dan Ucapan Aamiin

* ‫ط ْال ُم ْست َ ِقيْم‬


َ ‫الص َرا‬
ِ ‫الدي ِْن * ِإيَّاكَ نَ ْعبُدُ َوإِيَّاكَ َن ْست َ ِعيْنُ * ِا ْه ِدنَا‬
ِ ‫الرحِ ي ِْم * َمالِكِ َي ْو ِم‬
َّ ‫من‬
ِ ْ‫الرح‬ ِ ‫الرحِ ي ِْم )* ْال َح ْمدُ ِهللِ َر‬
َّ * َ‫ب اْلعَالَمِ ْين‬ َّ ‫من‬
ِ ْ‫الرح‬
َّ ِ‫بِس ِْم هللا‬
َ َ
‫عل ْي ِه ْم َوال الض َِّاليْنَ *( آمِ ين‬َ ‫ب‬ ْ ْ
ِ ‫غي ِْر ال َمغضُو‬ َ * ‫عل ْي ِهم‬َ ْ َ َّ َ
َ َ‫ص َراط ال ِذيْنَ أنعَ ْمت‬ ِ

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.


Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.
Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Penguasa hari pembalasan.
Hanya kepadaMu kami menyembah dan hanya kepadaMu kami meminta pertolongan.
Tunjukkanlah kami jalan yang lurus.
Jalan orang-orang yang engkau beri nikmat.
Bukan jalan orang yang dimurkai dan bukan pula jalan orang-orang yang sesat.
Aamiin (Ya Allah kabulkanlah)

kemudian setelah alFatihah membaca surat lain dalam al-Quran.

Bacaan Ruku’

1. Bacaan ruku’ dari Hudzaifah riwayat Muslim

‫ي اْلعَظِ ي ِْم‬
َ ِ‫س ْب َحانَ َرب‬
ُ

“Maha Suci Tuhanku yang Maha Agung“


(H.R Muslim dari Hudzaifah bin al-Yaman)

2. Bacaan ruku’ dari Aisyah riwayat Muslim

‫ح‬ ُّ ‫س َربُّ اْل َملَ ِئ َك ِة َو‬


ِ ‫الر ْو‬ ٌ ‫سب ُّْو ٌح قُد ُّْو‬
ُ

“Maha Suci dan Maha Bersih Tuhannya Malaikat dan Ruh (Jibril)“
(H.R Muslim dari Aisyah)

3. Bacaan ruku’ dari Aisyah riwayat al-Bukhari dan Muslim

‫س ْب َحانَكَ اللَّ ُه َّم َربَّنَا َو ِب َح ْمدِكَ اللَّ ُه َّم ا ْغف ِْر لِي‬
ُ

“Maha Suci Engkau Yaa Allah Tuhan kami dan kami memujiMu, Yaa Allah ampunilah aku“
(H.R al-Bukhari dan Muslim dari Aisyah)

4. Bacaan ruku’ dari Auf bin Maalik al-Asy-ja’i riwayat Abu Dawud, anNasaai, dan Ahmad

َ َ‫ت َو ْال ِكب ِْريَاءِ َواْلع‬


‫ظ َم ِة‬ ِ ‫ت َواْل َملَ ُك ْو‬
ِ ‫س ْب َحانَ ذِي اْل َجبَ ُر ْو‬
ُ

“Maha Suci (Allah) Yang memiliki kemampuan untuk menundukkan, kepemilikan dan kekuasaan yang mutlak,
kekuasaan, dan keagungan“
(H.R Abu Dawud, anNasaai, dan Ahmad dari Auf bin Maalik al-Asy-ja’i)
5. Bacaan ruku’ dari Ali bin Abi Tholib yang diriwayatkan oleh Muslim

‫صبِ ْي‬
َ ‫ع‬ ْ ‫ع‬
َ ‫ظمِ ْي َو‬ َ ‫ي َو ُم ِخي َو‬
ْ ‫ص ِر‬
َ ‫س ْم ِع ْي َو َب‬ َ ‫اللَّ ُه َّم لَكَ َر َك ْعتُ َوبِكَ آ َم ْنتُ َولَكَ أ َ ْسلَ ْمتُ َخ‬
َ َ‫ش َع لَك‬

“Yaa Allah, untukMu aku ruku’ dan kepadaMu aku beriman dan kepadaMu aku menyerahkan diriku.
Tunduk kepadaMu pendengaranku, penglihatanku, otakku, tulangku, dan urat syarafku”
(H.R Muslim dari Ali bin Abi Tholib)

Bacaan Tasmi’ (Bangkit dari Ruku’)

ُ‫سمِ َع هللاُ ِل َم ْن َحمِ دَه‬


َ

“Allah Mengabulkan (pujian) orang-orang yang memujiNya”


(H.R al-Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah)

Bacaan I’tidal

1. Bacaan yg disebutkan dlm hadits Abu Hurairah, Anas bin Malik diriwayatkan oleh AlBukhari dan hadits Abu
Sa’id AlKhudry yg diriwayatkan oleh Muslim

ُ‫َربَّنَا لَكَ اْل َح ْمد‬

“Wahai Tuhan kami, (hanya) untukMu lah (segala) pujian“

2. Bacaan yg disebutkan dlm hadits Abu Hurairah, Anas bin Malik, yg diriwayatkan oleh Muslim

ُ‫َربَّنَا َو لَكَ اْل َح ْمد‬

“Wahai Tuhan kami kabulkanlah dan (hanya) untukMu (segala) pujian“

3. Bacaan yg disebutkan dlm hadits Abu Hurairah yg diriwayatkan oleh AlBukhari dan Muslim

ُ‫اللَّ ُه َّم َربَّنَا لَكَ اْل َح ْمد‬

“Yaa Allah Tuhan kami, (hanya) untukMu lah (segala) pujian“

4. Bacaan yg disebutkan dlm lafadz yg lain yg diriwayatkan oleh AlBukhari

ُ‫اللَّ ُه َّم َربَّنَا َو لَكَ اْل َح ْمد‬

“Yaa Allah Tuhan kami kabulkanlah, dan (hanya) untukMu lah (segala) pujian“

5. Bacaan yg disebutkan dlm hadits Rifa’ah bin Raafi’ AzZuroqiy yg diriwayatkan oleh AlBukhari

‫ار ًكا فِ ْي ِه‬ َ ‫َربَّنَا َولَكَ اْل َح ْمدُ َح ْمدًا َك ِثي ًْرا‬
َ َ‫ط ِيبًا ُمب‬

“Wahai Tuhan kami, (hanya) untukMu lah (segala) pujian yang banyak, baik, dan diberkahi padanya"

6. Bacaan yg disebutkan dlm hadits Abdillah Ibn Abi Aufa yg diriwayatkan Muslim

ِ ‫ت َومِ ْل َء اْأل َ ْر‬


َ ‫ض َومِ ْل َء َما ِشئْتَ مِ ْن‬
ُ‫ش ْيءٍ َب ْعد‬ َّ ‫اللَّ ُه َّم َربَّنَا لَكَ اْل َح ْمدُ مِ ْل َء ال‬
ِ ‫س َم َاوا‬

“Yaa Allah Tuhan kami (hanya) untukMu lah (segala) puji sepenuh langit dan sepenuh bumi dan sepenuh segala
sesuatu sesuai KehendakMu setelahnya“

7. Bacaan yg disebutkan dlm hadits Abi Sa’id al-Khudry yg diriwayatkan Muslim

َ ‫ع ْبدٌ اللَّ ُه َّم الَ َمانِ َع ِل َما أ َ ْع‬


َ‫ط ْيت‬ َ َ‫ش ْيءٍ بَ ْعدُ أَ ْه َل الثَّنَاءِ َواْل َمجْ ِد أ َ َح ُّق َما قَا َل اْلعَ ْبدُ َو ُك ُّلنَا لَك‬ ِ ‫ت َواْأل َ ْر‬
َ ‫ض َومِ ْل َء َما ِشئْتَ مِ ْن‬ َّ ‫َربَّنَا لَكَ اْل َح ْمدُ مِ ْل َء ال‬
ِ ‫س َم َاوا‬
ْ ْ
ُّ‫ي ِل َما َمنَعْتَ َوالَ يَ ْن َف ُع ذَا ال َج ِد مِ ْنكَ ال َجد‬ َ ِ‫َوالَ ُمعْط‬
“Wahai Tuhan kami, (hanya) untukMu lah segala pujian sepenuh langit dan bumi dan sepenuh segala sesuatu
sesuai KehendakMu setelahnya.
(Engkaulah) Pemilik pujian dan Keagungan, (suatu ucapan) yang paling berhak diucapkan seorang hamba:
dan kami seluruhnya adalah hambaMu.
Yaa Allah, tidak ada satupun penghalang yang bisa menghalangi dari apa yang Engkau beri, dan tidak ada
suatupun pemberi yang bisa memberikan apapun yang Engkau halangi dan tidaklah ada yang bermanfaat
kecuali amalan sholeh untuk taat kepadaMu dan segala yang bisa mendekatkan kepadaMu“

Bacaan Sujud

1. Bacaan yg disebutkan dlm hadits Hudzaifah yg diriwayatkan oleh Muslim

‫ي اْأل َ ْعلَى‬
َ ِ‫س ْب َحانَ َرب‬
ُ

“Maha Suci Tuhanku yang Maha (Paling) Tinggi”

2. Bacaan yg disebutkan dlm hadits ‘Aisyah yg diriwayatkan oleh alBukhari dan Muslim

‫س ْب َحانَكَ اللَّ ُه َّم َربَّنَا َو ِب َح ْمدِكَ اللَّ ُه َّم ا ْغف ِْر لِي‬
ُ

“Maha Suci Engkau Yaa Allah Tuhan kami dan kami memujiMu, Yaa Allah ampunilah aku“

3. Bacaan yg disebutkan dlm hadits ‘Aisyah yg diriwayatkan oleh Muslim

‫ح‬ ُّ ‫س َربُّ اْل َملَئِ َك ِة َو‬


ِ ‫الر ْو‬ ٌ ‫سب ُّْو ٌح قُد ُّْو‬
ُ

“Maha Suci dan Maha Bersih Tuhannya Malaikat dan Ruh (Jibril)“

4. Bacaan dlm ruku’ dan sujud yg disebutkan dalam hadits ‘Auf bin Malik alAsyja’i yg diriwayatkan oleh Abu
Dawud, Ahmad, dan AnNasaa’i

َ ‫ت َو ْال ِكب ِْر َياءِ َواْل َع‬


‫ظ َم ِة‬ ِ ‫ت َواْل َملَ ُك ْو‬
ِ ‫س ْب َحانَ ذِي اْل َج َب ُر ْو‬
ُ

“Maha Suci (Allah) Yang memiliki kemampuan untuk menundukkan, kepemilikan dan kekuasaan yang mutlak,
kekuasaan, dan keagungan”

5. Bacaan sujud berdasarkan hadits Ali Bin Abi Tholib yg diriwayatkan oleh Muslim

َ ْ‫اركَ هللاُ أَح‬


َ‫سنُ اْلخَا ِل ِقيْن‬ ْ ‫ي لِلَّذ‬
َ ‫ِي َخلَقَهُ َو‬
َ َ‫ص َّو َرهُ َوش ََّق َس ْمعَهُ َوب‬
َ ‫ص َرهُ ت َ َب‬ َ ‫س َجدَ َوجْ ِه‬ َ َ‫اللَّ ُه َّم لَك‬
َ ُ‫س َجدْتُ َوبِكَ آ َم ْنتُ َولَكَ أ َ ْسلَ ْمت‬

“Yaa Allah, (hanya) kepadaMu aku sujud, dan (hanya) kepadaMu aku beriman, dan (hanya) kepadaMu aku
menyerahkan diriku.
Wajahku sujud kepada Yang Menciptakannya, dan membentuknya, dan Yang membuka pendengaran dan
penglihatannya.
Allah lah Penentu dan Sumber segala keberkahan yang melimpah dan Ia adalah sebaik-baik Pencipta“

6. Bacaan sujud yg disebutkan dlm hadits Abu Hurairah yg diriwayatkan Muslim

َ ‫اللَّ ُه َّم ا ْغف ِْر ِل ْي ذَ ْنبِ ْي ُكلَّهُ ِدقَّهَ َو ِجلَّهَ َوأ َ َّولَهُ َوآخِ َرهُ َو‬
ُ‫علَنِيَّتَهُ َوس َِّره‬

“Yaa Allah ampunilah dosaku seluruhnya : yang sedikit maupun yang banyak, yang awal sampai yang akhir,
yang (dilakukan) secara terang-terangan ataupun tersembunyi”

7. Bacaan sujud yg disebutkan dlm hadits ‘Aisyah yg diriwayatkan Muslim

َ َ‫علَ ْيكَ أ َ ْنتَ َك َما أَثْ َنيْت‬


َ‫علَى نَ ْفسِك‬ ِ ْ‫عقُ ْوبَتِكَ َوأَع ُْوذُ بِكَ مِ ْنكَ الَ أُح‬
َ ‫ص ْي ثَنَا ًء‬ ُ ‫سخَطِ كَ َوبِ ُمعَافَاتِكَ مِ ْن‬ َ ‫اللَّ ُه َّم إِنِي أَع ُْوذُ بِ ِر‬
َ ‫ضاكَ مِ ْن‬
“Yaa Allah sesungguhnya aku berlindung kepada ridla-Mu dari kemurkaanMu, dan (aku berlindung) kepada
ampunanMu dari adzabMu, dan (aku berlindung) kepadaMu dariMu, aku tidaklah mampu membatasi pujian
untukMu sebagaimana Engkau puji diriMu sendiri“

Bacaan Duduk di Antara Dua Sujud

1. Bacaan yg disebutkan dlm hadits Ibnu Abbas yg diriwayatkan oleh Abu Dawud

‫ار ُز ْقنِ ْي‬


ْ ‫عافِنِ ْي َوا ْه ِد ِن ْي َو‬ ْ ‫اللَّ ُه َّم ا ْغف ِْر ِل ْي َو‬
َ ‫ار َح ْمنِ ْي َو‬

“ Yaa Allah ampunilah aku, rahmatilah aku, berikanlah aku ‘afiat (kesehatan, keselamatan), berilah aku hidayah,
dan berilah aku rezeki”

2. Bacaan yg disebutkan dlm hadits Ibnu Abbas yg diriwayatkan oleh Ibnu Majah

ْ ‫ار ُز ْقنِ ْي َو‬


‫ارفَ ْعنِ ْي‬ ْ ‫ب ا ْغف ِْر ِل ْي َو‬
ْ ‫ار َح ْمنِ ْي َواجْ ب ُْرنِ ْي َو‬ ِ ‫َر‬

“Tuhanku, ampunilah aku, dan berilah aku rahmat, dan tamballah kekuranganku, dan berilah aku rezeqi, dan
angkatlah (derajat)ku“

3. Bacaan yg disebutkan dlm hadits Ibnu Abbas yg diriwayatkan oleh AtTirmidzi

‫ار ُز ْقنِ ْي‬ ْ ‫اللَّ ُه َّم ا ْغف ِْر ِل ْي َو‬


ْ ‫ار َح ْمنِ ْي َواجْ ب ُْرنِ ْي َوا ْه ِد ِن ْي َو‬

“Yaa Allah ampunilah aku, berilah aku rahmat, tamballah kekuranganku, berilah aku petunjuk, dan berilah aku
rezeki“

4. Bacaan yg disebutkan dlm hadits Maimunah yg diriwayatkan oleh Ahmad

‫ار ُز ْقنِ ْي َوا ْه ِدن ِْي‬


ْ ‫ارفَ ْعنِ ْي َو‬ ْ ‫َربِي ا ْغف ِْر ِل ْي َو‬
ْ ‫ار َح ْمنِ ْي َواجْ ب ُْرنِ ْي َو‬

“Wahai Tuhanku, ampunilah aku, rahmatilah aku, tamballah kekuranganku, angkatlah (derajat) ku, berilah aku
rezeki, dan berilah aku hidayah“

5. Bacaan yg disebutkan dlm hadits Hudzaifah yg diriwayatkan oleh Muslim

ْ ‫َر ِبي ا ْغف ِْر ِل ْي َر ِبي ا ْغف ِْر ِل‬


‫ي‬

“Wahai Tuhanku ampunilah aku, wahai Tuhanku ampunilah aku“

Bacaan Tasyahhud

1. Bacaan tasyahhud yg disebutkan dlm hadits Ibnu Mas’ud yg diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim

‫صالِحِ يْنَ أ َ ْش َهدُ أ َ ْن ال َ إِلَهَ إِ َّال هللاُ َوأ َ ْش َهدُ أ َ َّن‬


َّ ‫علَى ِعبَا ِد هللاِ ال‬ َ ‫ي َو َرحْ َمةُ هللاِ َوبَ َركَاتُهُ ال َّسلَ ُم‬
َ ‫علَ ْينَا َو‬ ُّ ِ‫علَيْكَ أَيُّ َها النَّب‬
َ ‫سلَ ُم‬ َّ ‫صلَ َواتُ َو‬
َّ ‫الطيِبَاتُ ال‬ َّ ‫التَّحِ يَّاتُ ِهللِ َوال‬
ُ‫س ْولُه‬ ‫ر‬ ‫و‬ ‫ه‬ُ ‫د‬
ُ َ َ ُ َ َّ َ ُ ‫ب‬
ْ ‫ع‬ ‫ًا‬ ‫د‬ ‫م‬ ‫ح‬ ‫م‬

“Keagungan adalah milik Allah, (persembahan ibadah) sholat lima waktu dan amal-amal sholih adalah hanya
untukNya.
Semoga keselamatan, rahmat Allah, dan keberkahan dariNya senantiasa tercurah kepada anda wahai Nabi.
Semoga keselamatan senantiasa tercurah kepada kami dan kepada seluruh hamba Allah yang sholih.
Aku bersaksi tidak ada sesembahan yang haq kecuali Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba
dan utusanNya“

2. Bacaan tasyahhud yg disebutkan dlm hadits Ibnu Abbas yg diriwayatkan oleh Muslim

َّ‫صالِحِ يْنَ أ َ ْش َهدُ أ َ ْن الَ إِ َلهَ إِال‬ َّ ‫علَى ِعبَا ِد هللاِ ال‬
َ ‫ع َل ْينَا َو‬ َّ ‫ي َو َرحْ َمةُ هللاِ َوبَ َركَاتُهُ ال‬
َ ‫سلَ ُم‬ ُّ ِ‫علَيْكَ أَيُّ َها النَّب‬
َ ‫سلَ ُم‬ َّ ُ‫صلَ َوات‬
َّ ‫الطيِبَاتُ ِهللِ ال‬ َ ‫التَّحِ يَّاتُ اْل ُم َب‬
َّ ‫اركَاتُ ال‬
ِ ‫هللا‬ ُ
‫ل‬ ‫و‬ ‫س‬ ‫ر‬ ‫ًا‬ ‫د‬
ْ ُ َ َّ َ ُ ‫م‬ ‫ح‬ ‫م‬ ‫ن‬َّ َ ‫أ‬ ُ ‫د‬ ‫ه‬ ْ
‫ش‬
َ َ ُ َ ‫أ‬‫و‬ ‫هللا‬
“Segala Pengagungan, Keberkahan, sholat-sholat 5 waktu, dan kebaikan-kebaikan adalah milik Allah (semata).
Semoga keselamatan, rahmat, dan keberkahan dari Allah senantiasa tercurah pada Anda wahai Nabi.
Semoga keselamatan senantiasa tercurah pada kami dan kepada hamba-hamba Allah yang sholih.
Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang haq kecuali Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah
utusan Allah“

3. Bacaan tasyahhud yg disebutkan dalam hadits Umar bin al-Khottob yg diriwayatkan oleh Maalik, al-Haakim,
al-Baihaqy

ُ‫صالِحِ يْنَ أ َ ْش َهدُ أ َ ْن الَ إِلَهَ إِالَّ هللا‬


َّ ‫علَى ِعبَا ِد هللاِ ال‬
َ ‫علَ ْينَا َو‬ َّ ‫ي َو َرحْ َمةُ هللاِ َوبَ َر َكاتُهُ ال‬
َ ‫سلَ ُم‬ ُّ ِ‫علَيْكَ أَيُّ َها النَّب‬ َّ ِ‫الزا ِكيَاتُ ِهلل‬
َ ‫الط ِيبَاتُ ِهللِ ال َّسلَ ُم‬ َّ ِ‫التَّحِ يَّاتُ ِهلل‬
ُُ‫س ْوله‬ َ
َ ‫َوأ ْش َهدُ أ َّن ُم َح َّمدًا‬
ُ ‫ع ْبدُهُ َو َر‬ َ

“Segala Pengagungan adalah milik Allah, segala pensucian hanyalah milik Allah, segala macam kebaikan
hanyalah milik Allah. Semoga keselamatan, rahmat, dan keberkahan dari Allah terlimpah untuk Anda wahai
Nabi.
Semoga keselamatan terlimpahkan bagi kami dan kepada hamba-hamba Allah yang sholih.
Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang haq kecuali Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah
hamba dan utusanNya”.

Bacaan Sholawat kepada Nabi

1. Bacaan sholawat dari seorang Sahabat Nabi yg disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad dan
at-Thohaawy dgn sanad yg shahih

‫علَى أ َ ِل بَ ْيتِ ِه َو‬


َ ‫علَى ُم َح َّم ٍد َو‬ َ ‫علَى آ ِل إِب َْرا ِهي َْم إِنَّكَ َحمِ ْيدٌ َم ِج ْيدٌ َو با َ ِر ْك‬ َ َ‫ص َّليْت‬ ِ ‫علَى أ َ ْز َو‬
َ ‫اج ِه َو ذُ ِريَتِ ِه َك َما‬ َ ‫علَى أ َ ْه ِل بَ ْيتِ ِه َو‬
َ ‫علَى ُم َح َّم ٍد َو‬ َ ‫اللَّ ُه َّم‬
َ ‫ص ِل‬
ٌ‫علَى آ ِل ِإب َْرا ِهي َْم ِإنَّكَ َحمِ ْيدٌ َم ِج ْيد‬
َ َ‫ت‬ ْ
‫ك‬ ‫ار‬ ‫ب‬ ‫ا‬‫م‬ َ
‫ك‬ ‫ه‬ ‫ت‬‫ي‬
َ َ َ ِ َِ ِ َ ِ ِ َ‫ر‬ُ ‫ذ‬ ‫و‬ ‫ه‬ ‫اج‬ ‫و‬ ‫ز‬ ْ َ ‫أ‬ ‫ى‬ َ ‫ل‬‫ع‬َ

“Yaa Allah, bersholawatlah kepada Nabi Muhammad, keluarganya, istri-istri, dan keturunannya, sebagaimana
Engkau telah bersholawat kepada keluarga Ibrahim.
Sesungguhnya Engkau Maha terpuji lagi Maha Agung.
Berkahilah Muhammad, keluarga, istri-istri, dan keturunannya sebagaimana Engkau telah memberkahi keluarga
Ibrahim.
Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Agung“

2. Bacaan yg disebutkan dlm hadits Ka’ab bin Ujroh yg diriwayatkan oleh al-Bukhari, Muslim

‫علَى آ ِل ُم َح َّم ٍد َك َما‬


َ ‫علَى ُم َح َّم ٍد َو‬ ِ ‫ اللَّ ُه َّم َب‬, ٌ‫علَى آ ِل ِإب َْرا ِهي َْم ِإنَّكَ َحمِ ْيدٌ َم ِج ْيد‬
َ ‫ار ْك‬ َ َ‫ص َّليْت‬
َ ‫علَى ِإب َْرا ِهي َْم َو‬ َ ‫علَى آ ِل ُم َح َّم ٍد َك َما‬
َ ‫علَى ُم َح َّم ٍد َو‬ َ ‫اللَّ ُه َّم‬
َ ‫ص ِل‬
ٌ‫علَى آ ِل ِإب َْرا ِهي َْم ِإنَّكَ َحمِ ْيدٌ َم ِج ْيد‬ ‫و‬ ‫ْم‬‫ي‬‫ه‬ِ
َ َ َ َ ِ َ ‫ا‬‫ْر‬ ‫ب‬ ‫إ‬ ‫ى‬ َ ‫ل‬‫ع‬ َ‫ت‬ ْ
‫ك‬ ‫ار‬
َ ‫ب‬
َ

“Ya Allah, bersholawatlah kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah
bersholawat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau adalah Yang Maha Terpuji lagi Maha
Agung.
Yaa Allah berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberkahi Ibrahim
dan keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau adalah Yang Maha Terpuji lagi Maha Agung“

3. Hadits Ka’ab bin Ujroh yg diriwayatkan Ahmad

َ‫ار ْكت‬ َ ‫علَى آ ِل ُم َح َّم ٍد َك َما َب‬ َ ‫علَى ُم َح َّم ٍد َو‬ َ ‫ار ْك‬ِ ‫ َو َب‬, ٌ‫علَى آ ِل ِإب َْرا ِهي َْم ِإنَّكَ َحمِ ْيدٌ َم ِج ْيد‬ َ َ‫ص َّليْت‬
َ ‫علَى ِإب َْرا ِهي َْم َو‬ َ ‫علَى آ ِل ُم َح َّم ٍد َك َما‬
َ ‫علَى ُم َح َّم ٍد َو‬ َ ‫اللَّ ُه َّم‬
َ ‫ص ِل‬
ٌ‫علَى آ ِل ِإب َْرا ِهي َْم ِإنَّكَ َحمِ ْيدٌ َم ِج ْيد‬ ‫و‬ ‫ْم‬
َ َ َ َ ِ َ‫ي‬ ‫ه‬
ِ ‫ا‬‫ْر‬
‫ب‬ ‫إ‬ ‫ى‬ َ ‫ل‬‫ع‬

“Ya Allah, bersholawatlah kepada Muhammad dan kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah
bersholawat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau adalah Yang Maha Terpuji lagi Maha
Agung.
Dan berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah memberkahi Ibrahim dan
keluarga Ibrahim, sesungguhnya Engkau adalah Yang Maha Terpuji lagi Maha Agung“

4. Hadits Abu Mas’ud Uqbah bin ‘Amr yg diriwayatkan Ahmad

‫علَى آ ِل‬ َ َ‫ار ْكت‬ َ ‫علَى آ ِل ُم َح َّم ٍد َك َما َب‬ َ ‫علَى ُم َح َّم ٍد النَّ ِبي ِ اْأل ُ ِمي ِ َو‬ َ َ‫ص َّليْت‬
ِ ‫علَى آ ِل ِإب َْرا ِهي َْم َو َب‬
َ ‫ار ْك‬ َ ‫علَى ُم َح َّم ٍد النَّ ِبي ِ اْأل ُ ِمي ِ َو‬
َ ‫علَى آ ِل ُم َح َّم ٍد َك َما‬ َ ‫اللَّ ُه َّم‬
َ ‫ص ِل‬
ٌ‫ِإب َْرا ِهي َْم فِي اْل َعالَمِ يْنَ ِإنَّكَ َحمِ ْيدٌ َم ِج ْيد‬
“Yaa Allah, bersholawatlah kepada Muhammad, Nabi yang ummi, dan kepada keluarga Muhammad
sebagaimana Engkau telah bersholawat kepada keluarga Ibrahim dan berkahilah Muhammad Nabi yang ummi,
dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau memberkahi keluarga Ibrahim di seluruh alam.
Sesungguhnya Engkau adalah Yang Maha Terpuji lagi Maha Agung“

5. Bacaan sholawat berdasarkan hadits Abu Sa’id al-Khudriy riwayat al-Bukhari

‫ِيم‬
َ ‫ِيم َوآ ِل ِإب َْراه‬ َ َ‫ار ْكت‬
َ ‫علَى ِإب َْراه‬ َ َ‫علَى آ ِل ُم َح َّم ٍد َك َما ب‬
َ ‫علَى ُم َح َّم ٍد َو‬
َ ‫ار ْك‬
ِ َ‫ِيم َوب‬ َ َ‫صلَّيْت‬
َ ‫علَى ِإب َْراه‬ َ ‫سولِكَ َك َما‬ َ ‫علَى ُم َح َّم ٍد‬
ُ ‫ع ْبدِكَ َو َر‬ َ ‫اللَّ ُه َّم‬
َ ‫ص ِل‬

“Yaa Allah, bersholawatlah kepada Muhammad, hamba dan RasulMu, sebagaimana Engkau bersholawat
kepada Ibrahim, dan berkahilah Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau berkahi Ibrahim
dan keluarga Ibrahim“

6. Bacaan sholawat dlm hadits Abu Humaid as-Sa’idiy riwayat Muslim

َ ‫علَى آ ِل ِإب َْراه‬


‫ِيم‬ ِ ‫علَى أ َ ْز َو‬
َ ‫اج ِه َوذُ ِر َّي ِت ِه َك َما َب‬
َ َ‫ار ْكت‬ َ ‫علَى ُم َح َّم ٍد َو‬
َ ‫ار ْك‬ َ َ‫صلَّيْت‬
َ ‫علَى آ ِل ِإب َْراه‬
ِ ‫ِيم َو َب‬ ِ ‫علَى أ َ ْز َو‬
َ ‫اج ِه َوذُ ِر َّي ِت ِه َك َما‬ َ ‫علَى ُم َح َّم ٍد َو‬ َ ‫اللَّ ُه َّم‬
َ ‫ص ِل‬
ٌ‫ِإنَّكَ َحمِ يدٌ َم ِجيد‬

“Yaa Allah, bersholawatlah kepada Muhammad, dan kepada istri-istri serta keturunannya sebagaimana Engkau
bersholawat kepada keluarga Ibrahim dan berkahilah Muhammad dan istri-istri serta keturunannya,
sebagaimana Engkau berkahi keluarga Ibrahim sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Agung“

7. Bacaan sholawat dlm hadits Abu Hurairah yg diriwayatkan at-Thohawy dlm Musykilul Atsar

ٌ‫علَى آ ِل إِب َْرا ِهي َْم إِنَّكَ َحمِ ْيدٌ َم ِج ْيد‬ َ َ‫صلَّيْتَ َو ب‬
َ َ‫ار ْكت‬
َ ‫علَى إِب َْرا ِهي َْم َو‬ َ ‫علَى آ ِل ُم َح َّم ٍد َك َما‬
َ ‫علَى ُم َح َّم ٍد َو‬ ِ َ‫علَى آ ِل ُم َح َّم ٍد َوب‬
َ ‫ار ْك‬ َ ‫علَى ُم َح َّم ٍد َو‬ َ ‫اللَّ ُه َّم‬
َ ‫ص ِل‬

“Yaa Allah, bersholawatlah kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, dan berkahilah Muhammad dan
keluarga Muhammad sebagaimana engkau bersholawat dan memberkahi Ibrahim dan keluarga Ibrahim,
sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Agung“

Doa-doa Setelah Sholawat Sebelum Salam

1. Doa yg disebutkan dlm hadits Abu Bakar as-Shiddiq ketika meminta doa pada Nabi utk beliau baca dlm
sholat, yg diriwayatkan AlBukhari dan Muslim

َّ ‫ار َح ْمنِ ْي إِنَّكَ أَ ْنتَ اْلغَفُ ْو ُر‬


‫الرحِ ْي ُم‬ َ ‫ظ ْل ًما َكثِي ًْرا َوالَ يَ ْغف ُِر الذُّنُ ْو‬
ْ ‫ب إِالَّ أَ ْنتَ فَا ْغف ِْر ِل ْي َم ْغف َِرة ً مِ ْن ِع ْندِكَ َو‬ َ ‫اللَّ ُه َّم إِنِي‬
ُ ‫ظلَ ْمتُ نَ ْف ِس ْي‬

“Yaa Allah, sesungguhnya aku telah mendzholimi diriku sendiri dengan kedzhaliman yang banyak, dan tidak
ada yang bisa mengampuni dosa kecuali Engkau.
Maka ampunilah aku dengan ampunan yang ada di sisiMu, dan berilah aku rahmat sesungguhnya Engkau adalah
Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang“

2. Doa yg disebutkan dlm hadits ‘Aisyah yg diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim :

‫ت اللَّ ُه َّم ِإنِي أَع ُْوذُ ِبكَ مِ نَ اْل َمأْث َ ِم‬


ِ ‫ب اْلقَب ِْر َوأَع ُْوذُ ِبكَ مِ ْن فِتْنَ ِة اْل َم ِسيْحِ الدَّجَّا ِل َوأَع ُْوذُ ِبكَ مِ ْن فِتْنَ ِة اْل َمحْ َيا َوفِتْ َن ِة اْل َم َما‬ َ ‫اللَّ ُه َّم ِإنِي أَع ُْوذُ ِبكَ مِ ْن‬
ِ ‫عذَا‬
‫َو ْال َم ْغ َر ِم‬

“Yaa Allah, sesungguhnya aku memohon perlindungan kepadaMu dari adzab kubur dan aku berlindung
kepadaMu dari fitnah al-Masih ad-Dajjaal, dan aku berlindung kepadaMu dari fitnah hidup dan fitnah kematian.
Yaa Allah sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari dosa-dosa dan terbelit hutang“

3. Doa yg disebutkan dlm hadits ‘Ali bin Abi Tholib yg diriwayatkan oleh Muslim :

َ‫اللَّ ُه َّم ا ْغف ِْر ِل ْي َما قَد َّْمتُ َو َما أ َ َّخ ْرتُ َو َما أَس َْر ْرتُ َو َما أ َ ْعلَ ْنتُ َو َما أَس َْر ْفتُ َو َما أ َ ْنتَ أ َ ْعلَ ُم ِب ِه مِ نِي أ َ ْنتَ اْل ُمقَ ِد ُم َوأَ ْنتَ اْل ُم َؤ ِخ ُر الَ ِإلَهَ ِإالَّ أَ ْنت‬

“Yaa Allah, ampunilah segala dosaku pada masa lalu dan yang akan datang, yang aku lakukan dengan
sembunyi-sembunyi atau yang aku lakukan dengan terang-terangan dan apa saja perbuatanku yang berlebihan.
Engkau lebih tahu tentang hal itu daripadaku.
Engkaulah yang terdahulu dan Engkaulah yang terkemudian, Tidak ada sesembahan yang haq kecuali Engkau“
4. Doa yg disebutkan dlm hadits Mu’adz bin Jabal yg diriwayatkan oleh Abu Dawud, AnNasaa’i

َ‫ش ْك ِركَ َو ُحس ِْن ِعبَادَتِك‬ َ ‫اللَّ ُه َّم أَعِنِي‬


ُ ‫علَى ِذ ْك ِركَ َو‬

“Yaa Allah tolonglah aku untuk senantiasa mengingatMu, mensyukuriMu, dan senantiasa memperbaiki
persembahan ibadahku kepadaMu“

5. Doa yg disebutkan dlm hadits Sa’ad bin Abi Waqqosh yg diriwayatkan oleh AlBukhari :

‫ب اْلقَب ِْر‬ َ ‫اللَّ ُه َّم ِإنِي أَع ُْوذُ ِبكَ مِ نَ اْلب ُْخ ِل َوأَع ُْوذُ ِبكَ مِ نَ اْل ُجب ِْن َوأَع ُْوذُ ِبكَ أ َ ْن أ ُ َردَّ ِإلَى أ َ ْرذَ ِل اْلعُ ُم ِر َوأَع ُْوذُ ِبكَ مِ ْن فِتْنَ ِة الدُّ ْن َيا َوأَع ُْوذُ ِبكَ مِ ْن‬
ِ ‫عذَا‬

“Yaa Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari sifat bakhil, dan aku berlindung kepadaMu dari
dikembalikan ke keadaan yang hina dari umurku, dan aku berlindung kepadaMu dari fitnah dunia, dan aku
berlindung kepadaMu dari adzab kubur”

6. Doa yg disebutkan dlm hadits Jabir yg diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Ibnu Majah

ِ َّ‫اللَّ ُه َّم إِنِي أَ ْسأَلُكَ اْل َجنَّةَ َوأَع ُْوذُ بِكَ مِ نَ الن‬
‫ار‬

“Yaa Allah sesungguhnya aku memohon kepadaMu al-Jannah (surga) dan aku berlindung kepadaMu dari an-
Naar (neraka)

7. Doa yg disebutkan dlm hadits ‘Ammar bin Yaasir yg diriwayatkan oleh Ahmad dan AnNasaa’i, dishahihkan
oleh Ibnu Hibban

ِ ‫ت اْ َلوفَاة ُ َخي ًْرا ِل ْي اللَّ ُه َّم ِإنِي أ َ ْسأَلُكَ َخ ْشيَتَكَ فِي اْلغَ ْي‬
‫ب‬ ِ َ‫عل ِْمتَ اْل َحيَاة َ َخي ًْرا ِل ْي َوت ََو َّفنِ ْي ِإذَا كَان‬ َ ‫ق أَحْ يِنِ ْي َما‬ ِ ‫علَى اْلخ َْل‬َ َ‫ب َوقُد َْرتِك‬ ِ ‫اللَّ ُه َّم بِع ِْلمِ كَ ْالغَ ْي‬
َُ‫عي ٍْن الَ ت َ ْنقَطِ ْع َوأ َ ْسأَلك‬ ُ ُ َ َ ُ َ َ ْ ْ
َ َ ‫صدَ فِي ال ِغنَى َوالفَق ِر َوأ ْسألكَ نَ ِع ْي ًما الَ َي ْنفَدُ َوأ ْسألكَ َوق َّرة‬ ْ ْ ُ َ
ْ ‫ب َوأ ْسألكَ ال َق‬ َ ِ ‫ض‬ ْ
َ َ‫ضى َوالغ‬ َ ‫الر‬ ِ ‫ق فِي‬ ِ ‫ش َهادَةِ َوأَ ْسأَلُكَ َك ِل َمة ال َح‬
ْ َ َّ ‫َوال‬
َ‫ض َّرةٍ َوال‬ ِ ‫ض َّرا َء ُم‬ ْ ُ َ َ َ َّ ُ َ َ
َ ‫ت َوأ ْسألكَ لذة َ النظ ِر إِلى َوجْ ِهكَ َوأ ْسألكَ الش ْوقَ إِلى ِلقائِكَ َوأع ُْوذ بِكَ مِ ن‬ َ َ َّ َّ َ ُ َ َ ِ ‫ضاءِ َوأَ ْسأَلُكَ بَ ْردَ ال َعي ِْش َب ْعدَ ال َم ْو‬
ْ ْ َ ‫ضا بَ ْعدَ اْل َق‬ َ ‫الر‬ ِ
َ‫ان َواجْ عَ ْلنَا ُهدَاة ً ُم ْهت َ ِديْن‬ِ ‫ضلَّ ٍة اللَّ ُه َّم زَ يِنَّا بِ ِز ْينَ ِة اْ ِإل ْي َم‬ ِ ‫فِتْنَ ٍة ُم‬

“Yaa Allah, dengan Ilmu-Mu pada hal-hal yang ghaib dan keMahakuasaanMu atas makhluk, hidupkanlah aku
jika Engkau mengetahui bahwa kehidupan lebih baik bagiku, dan wafatkanlah aku jika Engkau mengetahui
bahwa kematian adalah lebih baik bagiku.
Yaa Allah sesungguhnya aku memohon perasaan takut kepadaMu dalam keadaan tersembunyi maupun terang-
terangan, berkata benar pada waktu marah maupun ridla, berlaku sederhana pada waktu kaya dan miskin, dan
aku mohon kepadaMu kenikmatan yang tidak lenyap, penyejuk mata yang tidak terputus, dan aku memohon
kepadaMu keridlaan setelah ketetapan (dariMu), kesejukan hidup setelah kematian, kelezatan memandang
WajahMu, dan kerinduan bertemu denganMu, dan aku meminta perlindungan kepadaMu dari kesusahan yang
membahayakan dan dari ujian yang menyesatkan.
Yaa Allah hiasilah kami dengan perhiasan iman, dan jadikanlah kami sebagai pemberi petunjuk yang
mendapatkan petunjuk“

Bacaan Salam

1. Menoleh ke kanan mengucapkan :


"Assalamu alaikum warohmatullah"
dan ke kiri mengucapkan:
"Assalamualaikum warohmatullah"
(H.R Ahmad, Abu Dawud, atTirmidzi, anNasaai dari Ibnu Mas’ud)

2. Menoleh ke kanan mengucapkan:


"Assalamualaikum warohmatullahi wabarokaatuh"
dan ke kiri mengucapkan:
"Assalamualaikum warohmatullahi wabarokaatuh"
(H.R Abu Dawud dari Wa-il bin Hujr dishahihkan oleh al-Hafidz Ibnu Hajar al-Asqolaany dalam Bulughul
Maram)

3. Menoleh ke kanan mengucapkan :


"Assalaamualaikum warohmatullah"
dan ke kiri mengucapkan:
"Assalaamualaikum"
(H.R Ahmad dan anNasaai dari Ibnu Umar)

4. Mengucapkan salam ke kanan:


"Assalaamualaikum"
dan ke kiri mengucapkan: "Assalaamualaikum"
(H.R anNasaai dari Jabir bin Samuroh)

5. Mengucapkan salam sekali saja ke kanan dengan mengucapkan:


"Assalaamualaikum" Pada saat sholat witir
(H.R Ahmad dari Aisyah)

FIQH BERSUCI DAN SHALAT SESUAI TUNTUNAN NABI‫ﷺ‬


Ust Abu Utsman Kharisman
(Disalin dari halaman 244 sampai halaman 264)

Anda mungkin juga menyukai