Anda di halaman 1dari 4

TOR (TERM OF REFRENCE)

KEGIATAN PENYULUHAN NAFZA


DI PUSKESMAS MULYAGUNA
TAHUN ANGGARAN 2018

Satuan Kerja : PUSKESMAS MULYAGUNA


Hasil (Outcome) : Setelah dilakukan Penyuluhan Nafza diharapkan para siswa dan siswi
mengetahui dan memahami bahaya dari penggunaan Nafza
Kegiatan : Penyuluhan Nafza
Indikator Kinerja Kegiatan : Jumlah kegiatan yang dilaksanakan melalui dana bantuan
oprasional kesehatan (BOK)
Jenis Keluaran (Outout) : Penyuluhan Nafza
Volume Keluaran : 1 (Satu)
Satuan Ukur Keluaran : Dokumen

A. Latar Belakang
1. Dasar Hukum
a. Undang-undang nomor 23 tahun 1992 t tahun tentang kesehatan
b. Undaan-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah
c. Peraturan presiden nomor 4 tahun 2015 tentang perubahan kedua atas peraturan presiden
nomor 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang/ jasa pemerintah.
d. Peraturan menteri kesehatan Republik Indonesia nomor 75 tahun 2014 tentang pusat
kesehatan masyarakat.
e. Ketentuan Pidana UU No 22 Thn 1997 tentang Narkotika Pasal 78 sampai dengan Pasal
104.
f. Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika
g. Undang-Undang Republik IndonesiaNomor 22 Tahun 1997 Tentang Narkotika
h. Peraturan Pemerintah Nomor 25 tahun 2011 tentang Wajib Lapor Pecandu Narkotika.
i. Peraturan Presiden Nomor 23 Tahun 2010 tentang Badan Narkotika Nasional.
j. Ketentuan pidana yang diatur dalam Undang-Undang nomor 5 tahun 1997 tentang
psikotropika terdapat didalam bab XIV, Undang-Undang nomor 5 tahun 1997 didalam pasal
59 sampai pasal 72.

2. Gambaran Umum
Puskesmas Mulya Guna terletak di desa Mulya Guna Kecamatan Teluk Gelam Kabupaten
Ogan Komering Ilir ( OKI ),Dengan jarak sekitar 29 Km dari ibukota Kabupaten OKI,
Kayuagung dan sekitar 14 Km dari Kecamatan Teluk Gelam.
Luas wilayah kerja Puskesmas Mulyaguna + 54,85 Km. Sebelumnya puskesmas bernama
Pustu ( Puskesmas Pembantu ) Mulyaguna. Pustu Mulyaguna dibangun pada tahun 1998 dan
dilakukan rehab pada 2010. Sejak terjadi pemekaran wilayah tahun 2016 berganti menjadi
Puskesmas Mulyaguna ( SK BUPATI OGAN KOMERING ILIR Nomor
2
:128/KEP/D.KES/2016 ) .Luas tanah Puskesmas Mulyaguna + 4000 m ,luas bangunan + 270,5
m2. Batas Wilayah kerja Puskesmas Mulyaguna
a. Sebelah Utara : Berbatasan dengan wilayah kerja Puskesmas
Pedamaran
b. Sebelah Barat : Berbatasan dengan wilayah kerja Puskesmas
Pedamaran
c. Sebelah Timur : Berbatasan dengan wilayah kerja Puskesmas
Tugumulyo
d. Sebelah Selatan : Berbatasan dengan wilayah kerja puskesmas
Sugihwaras
Masih banyak orang belum mengetahui apa sebenarnya narkoba itu, karena
bersimpangsiurnya pemakaian dari istilah dan penafsirannya. Hal ini bisa terjadi karena istilah ini
barusaja disosialisasikan Badan Narkotika Nasional (BNN). Narkoba adalah singkatan dari
Narkotika, Psikotropika dan bahan adaktif lainya,yaitunama seglongan zat alamiah, semi
sintetik maupun sintetik. adang disebut juga Napza(Narkotika, Psikotropika, dan Zat
aditif). Zat tersebut dapat membuat berbagai efek samping seperti Halusinasi,
ketagihan,dan efek psikologi lainnya.
Cara penggunaan bisa melalui suntikan, dimakan, dihisap, atau dihirup.
Contoh zat-zat berbahaya yang dikonsumi dengan %ara dihisap adalah opium yang menggunakan
pipa hisapan. Narkoba pada prinsipnya adalah zat atau bahan yang dapat mempengaruhi
kesadaran,fikiran dan prilaku yang dapat menimbulkan ketergantungan kepada pemakaianya. Bila
hal terakhir ini kejadian pada seseorang, maka dapat dipastikan berakhirlah semua masa depan
gemilangnya. Dari itu dihimbau kepada seluruh putra dav putri tercinta anak
bangsa, jangan sentuh itu narkoba. Dampak kejahatan Narkoba akan terimbas kepada
seluruh keluarga. Merusak tatanand a n t a t a k a r m a y a n g p e r n a h a d a . A n g k a
k e j a h a t a n n a r k o b a b e r k e m b a n g p e s a t d i s e l u r u h Indonesia, kejahatan tersebut tidak
hanya dilakukan warga Indonesia tapi juga orang asing.Itu berarti sindikat internasinal
sudah menjadikan Indonesia tidak saja sebagai transit atau peredaran saja melainkan
sebagai sarang produksi Narkoba internasional.

Puskesmas Mulyaguna dalam memberikan pelayanan kesehatan masyrakat dengan Visi


“Menjadi Pilihan Pelayanan Kesehatan Menuju Masyarakat Hidupp Bersih dan Sehat dan
Misi :
a. Menggerakkan Pembangunan berwawasan Kesehatan.
b. Mendorong Kemandirian hidup sehat bagi keluarga dan masyarakat
c. Menyelenggarakan Peningkatan Managemen Pelayanan Kesehatan
d. Memelihara dan meningkatkan kesehatan Per orangan, Keluarga dan masyarakat
beserta Lingkungan
Grand strategi Depkes yang banyak berhubungan dengan penyelengaraan program
dilingkungan Ditjen Bina Kesmas adalah grans strategi 1dan 2.
Penjabaran / orasionaliasasi grand strategi yang ke-2 (dua) : Meningkatkan akses
pelayanan kesehatan Puskesmas yang meliputi program prioritas utama : kesehatan ibu, anak,
perbaikan gizi , kesehatan kerja, revitalisasi puskesmas, revitalisasi posyandu, pelayanan
kesehatan daerah terpencil \, daerah tertinggal, daerah perbatasan, dan daerah kepulauan telah
dibahas/ diperdalam dalam pertemuan Perencanaan Program Kesmas pada tahun sebelumnya.
Demikian juga penjabaran grand strategi 1 (satu) yaotu : Penggerakan dan pemberdayaan
masyarakat untuk hidup sehat, khususnya peningkatan dan pembinaan UKBM / Posyandu telah
dibahas dalam pertemuan tersebut . Selain pengembangan UKBM / Posyanfu, dalam grand
strategi 1 (satu) terdapat kebijakan baru yaitu pengembangan Desa Siaga/ Pos Kesehatan Desa
(poskesdes)
Program-program kesehatan mesyarakat tersebut harus dijalankan dengan komitmen
penuh para pelaksanya. Oleh karena itulah, dierlukan suatu wadah untuk mengkoordinaiakan para
pihak yang terkait dengan program-program kesehatan masyarakat tersebut agar program-
program kesehatan masyarakat yang telah disusun dapat berjalan dengan bail.

B. Penerima Manfaat
1. Siswa
2. Sekolah

C. Jenis Kegiatan
: Penyuluhan Nafza

D. Strategi Pencaapaian Keluaran


1. Metode Pelaksanaan :
Penyuluhan dilaksanakan dengan metode ceramah dan tanya jawab kepada para siswa dan siswo
2. Tahapan dan waktu pelaksanaan :
a. Persiapan administrasi, materi dan pelaporan
b. Waktu pelaksanaan Penyuluhan Nafza dilaksanakan pada bulan April tahun 2018
c. Pelaksanaan kegiatan tertuang pada POA kegiatan bulanan.

E. Pembiayaan
Pembiayaan kegiatan bantuan operasional kesehatan ( BOK ) melalui dana alokasi khusus ( DAK )
Non Fisik Dinas Kesehatan Kabupaten OKI Tahun 2018 yang telah di alokasikan ke Puskesmas
Mulyaguna Kecamatan Teluk Gelam.
Mulyaguna , April 2018
Pimpinan Puskesmas Mulyaguna

DORIS , SKM
NIP. 19800412 200003 1 002