Anda di halaman 1dari 1

BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA

Jl. Angkasa I No. 2, Kemayoran, Jakarta 10720 Telp. : (021) 4246321, Fax. : (021) 4246703
P.O. Box 3540 Jkt, Website : http://www.bmkg.go.id

BMKG

SIARAN PERS

PERISTIWA TSUNAMI DI PANTAI BARAT BANTEN TIDAK DIPICU OLEH GEMPABUMI


Mencermati peristiwa tsunami di Pantai Barat Provinsi Banten pada tanggal 22 Desember 2018, malam
hari sekitar pukul 21.27 WIB, maka Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)
menyampaikan tanggapan sebagai berikut:

A. Gelombang Tinggi karena cuaca

1. BMKG mendeteksi dan memberikan peringatan dini gelombang tinggi yang berlaku tgl 22
Desember pkl 07.00 hingga tgl 25 desember Pkl 07.00 (peringatan terlampir) di wilayah perairan
Selat Sunda.
2. Pada pukul 09 – 11.00 terjadi hujan lebat dan angin kencang di perairan Anyer (dari laporan team
lapangan BMKG)

B. Erupsi Gunung Anak Krakatau

1. BMKG berkoordinasi dengan Badan Geologi melaporkan bahwa pada Pkl. 21.03 Gunung Krakatau
erupsi kembali sehingga peralatan seismometer setempat rusak, tetapi seismic Stasiun Sertung
merekam adanya getaran tremor terus menerus (tidak ada frekuensi tinggi yang mencurigakan).
2. Berdasarkan rekaman seismik dan laporan masyarakat, peristiwa ini tidak disebabkan oleh aktifitas
gempabumi tektonik namun sensor Cigeulis (CGJI) mencatat adanya aktivitas seismic dengan
durasi ± 24 detik dengan frekwensi 8-16 Hz pada pukul 21.03.24 WIB.

C. Tsunami di Banten dan Lampung

1. Berdasarkan hasil pengamatan tidegauge (sementara), didapatkan data sebagai berikut:


a. Tidegauge Serang di pantai jambu, desa bulakan, Kec Cinangka, Kab Serang: tercatat pukul
21.27 WIB ketinggian 0.9 m
b. Tidegauge Banten di pelabuhan Ciwandan, kecamatan Ciwandan : tercatat pukul 21.33 WIB
ketinggian 0.35 m
c. Tidegauge Kota Agung di Desa Kota Agung, Kec Kota Agung, Lampung : tercatat pukul
21.35 WIB ketinggian 0.36 m
d. Tidegauge Pelabuhan Panjang Kec Panjang Kota Bandar Lampung : tercatat pukul 21.53
WIB ketinggian 0.28 m
Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat
dipertanggungjawabkan kebenarannya. Juga dihimbau untuk tetap menjauh dari pantai perairan selat
sunda, hingga ada perkembangan informasi dari BMKG dan Badan Geologi.

Jakarta, 22 Desember 2018

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika


Prof. Ir. DWIKORITA KARNAWATI, M.Sc, Ph.D