Anda di halaman 1dari 2

Pengaruh Pembasah dan Suspending agent

Formula Zinc Tinggi 3 1 2 1 30 20 10


Pensuspensi Pembasah
(50ml) Oxyde Awal hari hari jam jam menit menit menit
Formula 10 % PGA 5% Sorbitol 14.5
1 5%
Formula 10% PGA 5% Gliserin
2 5%

Pada praktikum kali ini dilakukan proses pembuatan sediaan farmasi berupa sediaan
suspensi. Suspensi adalah sistem yang secara termodinamik tidak stabil, bila pengocokkannya dalam
jangka waktu yang lama maka partikel partikel akan mengalami agregasi dan pengendapan yang
kadang kadang bisa menimbulkan caking. Alasan bahan obat diformulasikan dalam bentuk sediaan
suspensi yaitu bahan obat mempunyai kelarutan yang kecil atau tidak larut dalam air, tetapi
diperlukan dalam bentuk sediaan cair, mudah diberikan kepada pasien yang mengalami kesulitan
untuk menelan, diberikan pada anak-anak, untuk menutupi rasa pahit atau aroma yang tidak enak pada
bahan obat.

Dalam pembuatan suspensi, zat aktif yang digunakan adalah zinc oxyde. Zinc Okside
(ZnO) merupakan suatu zat aktif yang memiliki efek antiseptikum lokal. Sehingga dalam hal
ini akan dibuat suspensi cair dengan pemakaian topikal. zinc oxyde ini merupakan zat aktif
yang sukar larut dalam air. Dengan demikian sangatlah penting bagi seorang farmasis untuk
mengetahui dan mempelajari pembuatan sediaan dalam bentuk yang sesuai dengan persyaratan
yang ideal ataupun stabil agar selanjutnya dapat diterapkan pada pelayanan kefarmasian.Selain
bahan berkhasiat/ zat aktif yang dibutuhkan dalam pembuatan sediaan suspensi, uga
dibutuhkan bahan tambahan yaitu PGA 5%, sorbitol 5%, dan gliserin 5%.
PGA 5% dalam praktikum ini dimaksudkan sebagai suspending agent yang merupakan
bahan tambahan yang dapat mendispersikan partikel tidak larut dalam pembawanya dan
meningkatkan viskositas, sehingga sedimentasi dapat diperlambat. Jika penggunaan
suspending agent berlebih maka akan memper
Dan Formulasi yang digunakan dalam praktikum pembuatan suspensi adalah menggunakan
zat pembasah seperti gliserin 5% dan sorbitol 5% yang bersifat melarutkan zat aktif yaitu zinc
oxyde yang tergolong kedalam golongan sukar larut dalam air.
Tabel 3. Pengaruh Pembasah dan Suspending Agent
Waktu Formula 3.1 Formula 3.2 Formula 3.3 Formulasi 3.4
10’ 1 cm 1 cm 2,8 cm 1,8 cm
20’ 0,2 cm 1 cm 2,8 cm 1,8 cm
30’ 0,027 cm 1 cm 2,5 cm 1,6 cm
60’ 0,034 cm 1 cm 2,5 cm 1,5 cm
2 jam 0,034 cm 0,02 cm 2,5 cm 1,5 cm
1 hari 0,055 cm 0,048 cm 2,5 cm 1 cm
3 hari 0,055 cm 0,055 cm 2 cm 1 cm

Tabel 3.2 Berat Jenis Pengaruh dan konsentrasi Pembasah


Formula 3.1 Formula 3.2 Formula 3.3 Formula 3.4
Piknometer 1,07 g/mol 1,05 g/mol 1,05 g/mol 1,03 g/mol

Pada suspensi tabel 3 terdapat 4 formula yaitu formulasi yang dibedakan pada jenis
pembasah dan suspending agents yang digunakan. Formula I menggunakan zat pembasah yaitu
sorbitol 5% dan pensuspensi yaitu PGA 5%, formula II menggunakan zat pembasah yaitu
gliserin 5% dan pensuspensi yaitu PGA 5%, formula III menggunakan zat pembasah yaitu
sorbitol 5% dan pensuspensi yaitu CMC-Na 1% sedangkan untuk formula IV hanya
menggunakan zat pembasah yaitu gliserin 5% dan pensuspensi yaitu CMC-Na 1%. Dari
formulasi-formulasi tersebut terlihat perbedaan pada suspensi yang telah dibuat.