Anda di halaman 1dari 6

PERHATIAN DAN PEMAHAMAN

PERILAKU KONSUMEN

KELOMPOK II
- FITRIYAH
- HAIRUNNISA TUNNUFUS
- LIA NOPIYANA
- IMELDA ROSDIANA
- SITI YULIANA
- MITTA AGUSTINA
- HERLIN PUSPITA
- SUTRIO ALFARIZ
- DADANG

PROGRAM STUDY MANAGEMENT


SEKOLAH TINGGI ILMU MANAGEMENT PRIMA GRAHA
SERANG
2016
Perhatian dan Pemahaman
Perilaku Konsumen

Pemasar perlu memahami :


1. Pemaparan informasi kepada konsumen
2. Perhatian (atensi) konsumen terhadap informasi pemasaran.

Pemaparan pada informasi


Pemaparan (exposure) adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh para pemasar untuk
menyampaikan stimulus kepada konsumen, bagaimana barang atau produk yang kita
tawarkan dapat terekspos dengan baik kepada konsumen. Pemaparan sangat penting karena
tanpa pemaparan tidak akan ada proses pengelolaan sehingga marketers tidak berhasil
mempengaruhi perilaku calon konsumen untuk dapat membeli produk mereka.
Exposure di bagi menjadi tiga, yaitu :
1. Pemaparan sengaja (intentional exposure)
Adalah konsumen terekspos secara sengaja dan terkontrol oleh konsumen
artinya konsumen memang sengaja mencari informasi mengenai barang yang akan
dibelinya dikarenakan konsumen memang perlu barang tersebut untuk mencapai
tujuannya. Contohnya seseorang yang sedang membutuhkan camera maka orang
tersebut akan berusaha untuk mencari informasi mengenai beberapa jenis dan merk
kamera melalui brosur, internet, ataupun media lain sampai dia memutuskan kamera
mana yang akan dia peroleh.
2. Pemaparan kebetulan (accidental exposure)
Adalah konsumen terekspos secara tidak sengaja oleh merk dari beberapa
produk. Hal itu tidak terkontrol oleh konsumen karena saat itu konsumen tidak
dengan sengaja mencari informasi mengenai produk tertentu. Contohnya ketika
bermain line, ataupun game lainnya terkadang ada iklan di sela sela games tersebut.
Meskipun exposure ini dilakukan secara tidak sadar bukan berarti accidental exposure
ini tidak memilikidampak yang besar dalam proses untuk mengubah perilaku
konsumen.
Pemaparan kebetulan
- Iklan radio
- Iklan koran
- Internet
- Baliho
- Pamflet
- Promosi penjualan
3. Pemaparan selektif (selective exposure)
Adalah dimana ketika konsumen memilah apa saja informasi yang akan dia terima
dan tidak. Hal ini sebagai dampak dari semakin berkembangnya informasi pemasaran
produk di lingkungan. Contoh, marketing di dalam email bisa saja konsumen tidak
membacanya terlebih dahulu melainkan langsung menghapus email tersebut. Hal ini
tentu saja dapat mengurangi tingkat keefektifan dari strategi pemasaran yang d
tetapkan oleh marketers.

Implikasi strategis
Pemasar harus mengembangkan strategi khusus untuk meningkatkan kemungkinan konsumen
terpapar informasi :
Cara :
1. Memfasilitasi paparan secara sengaja
2. Memaksimalkan paparan kebetulan
- Film
- Acara televisi
- Strategi distribusi
3. Menjaga paparan
Tiga aspek penting dari sistem kognitif yang mempengaruhi bagaimana konsumen
menginterpretasikan informasi yang ada :
a. Proses interpretasi merupakan sebuah proses yang melibatkan interaksi antara
pengetahuan yang telah ada di dalam memori dan informasi dari lingkungan.
Informasi yang baru masuk dari lingkungan kemudian mengaktifkan pengetahuan
yang relevant yang ada di dalam memori kita.
b. Pengetahuan aktif yang dimiliki konsumen dapat mempengaruhi terhadap atensi atau
perhatian konsumen tersebut terhadap sebuah informai dan bagaimana mereka
memahami makna dari informasi tersebut.
c. Karena sistem kognitif dari seseorang atau konsumen memiliki kapasitas yang
terbatas, maka bisa saja dengan sadar konsumen hanya akan mengarahkan
perhatiannya dan memahami makna hanya terhadap sebagian kecil dari informasi
pada suatu waktu.

PERHATIAN
Adalah kapasitas pengolahan yang di alokasikan konsumen terhadap stimulus yang
masuk. Ada dua faktor utama yang mempengaruhi perhatian konsumen terhadap stimulus.
a. Faktor pribadi : karakteristik konsumen yang muncul dari dalam diri konsumen,
seperti motivasi, kebutuhan, dan harapan konsumen.
b. Faktor stimulus : faktor yang dapat di kontrol dan di manipulasi oleh pemasar dan
pengiklan dengan tujuan utama untuk menarik perhatian konsumen. Misalnya seperti
ukuran, warna, intensitas, kontras, posisi, gerakan stimulus yang di sengaja, pemberi
pesan yang menarik dan perubahan gambar yang tepat.

Untuk apa seorang konsumen harus memperhatikan stimulus pemasaran ?


1. Perhatian : selektivitas memilih serangkaian informasi dan mengabaikan informasi
yang lain.
2. Perhatian : kesadaran konsumen cukup terjaga dan bergairah memperhatikan sesuatu
secara sadar.

Tingkat tingkat perhatian :


1. Perhatian sadar
a. Menggunakan pengetahuan diaktifkan dari memori jangka panjang
b. Tidak di sadari
c. Proses otomatis
d. Menggunakan sedikit kapasitas kognitif atau tidak sama sekali
e. Kemungkinan untuk berbagai konsep yang di kenal dan sering di temui dengan
penggambaran memori yang telah di pelajari secara baik.
f. Kemungkinan besar untuk berbagai konsep tingkat kepentingan atau keterlibatan
rendah atau moderat.
2. Perhatian memfokus
a. Menggunakan pengetahuan diaktifkan dari memori jangka panjang
b. Disadari
c. Proses terkontrol
d. Menggunakan beberapa kpasitas kognitif
e. Kemungkinan untuk berbagai konsep baru, tidak biasa, jarang i temui, tanpa
gambaran memori di pelajari secara baik.
f. Kemungkinan untuk berbagai konsep tingkat kepentingan atau keterlibatan tinggi.

Faktor-faktor yang mempengaruhi perhatian


1. Keadaan afektif
- Gairah afektif tinggi/rendah
- Suasana hati
- Bahagia vs sedih
2. Keterlibatan
- Keterlibatan tinggi
- Keterlibatan rendah
3. Keunggulan lingkungan
- Stimulus pemasaran : iklan radio, tv, warna label, bentuk kemasan, logo menarik, etc
(yang paling mencolok, berbeda, dan menarik )
PEMAHAMAN
Pemahaman merupakan interpretasi terhadap makna stimulus. Ada 3 prinsip perceptual
organization yaitu :
a. Gambar dan latar belakang => gambar ini merupakan objek atau stimulus yang di
tempatkan pada suatu latar belakang.
b. Pengelompokan (grouping) => dilakukan untuk memudahkan dalam mengingat
informasinya. Tiga prinsip pengelompokan adalah kedekatan (proximity), kesamaan
(similarity), dan kesinambungan (continuity).
c. Closure => yaitu kondisi Saat konsumen berusaha memahami suatu projek dalam arti
yang utuh walaupun ada bagian dari objek yang hilang atau tidak lengkap.
Pemahaman merujuk pada proses interpretasi konsumen untuk membentuk berbagai arti dan
bentuk struktur pengetahuan :
1. Konsep
2. Projek
3. Perilaku
4. Peristiwa
Skema dan script di aktifkan
Faktor-faktor yang mempengaruhi Pemahaman
1. Pengetahuan dalam Memori
a. Konsumen Ahli
b. Konsumen Pemula
2. Keterlibatan
a. Keterlibatan tinggi
b. Keterlibatan rendah
3. Paparan Lingkungan
a. Tekanan waktu
b. Kondisi Afektif Konsumen (Suasana hati baik atau buruk)
c. Gangguan (kebisingan, keramaian etc)
d. Modifikasi lingkungan
Kesimpulan (inference)
- Interpretasi yang menghasilkan pengetahuan atau kepercayaan yang terkadang berada
di luar informasi yang di berikan
- Di pengaruhi oleh pengetahuan dalam memori
- Konsumen sering menggunakan atribut produk yang nyata dan berwujud
Warna
Bentuk kualitas
bahan