Anda di halaman 1dari 65

Scanned by CamScanner

PENGUATAN KAPASITAS RUMAH SAKIT UNAND DALAM MENGHADAPI ANCAMAN BENCANA


tommy.kgm@gmail.com
BELAJAR DARI “KEALPAAN”
Liquifaksi
POTENSI BENCANA DI KOTA PADANG
GEMPABUMI
Gempabumi merupakan
peristiwa alam, terjadi
secara mendadak, timbul
sebagai akibat
pergeseran lempeng
tektonik/ kerak bumi,
dalam banyak kasus
menimbulkan banyak
kerugian harta benda,
bahkan korban manusia.
MENGAPA TERJADI GEMPA..?

Dan laut yang di dalam tanahnya ada api

Al-Quran (Ath-Thur ayat 6)


POTENSI GEMPABUMI DI SUMATERA BARAT
PATAHAN SUMATERA

Sesar
Palukoro
DAERAH YANG BERADA DI JALUR/
ZONA PATAHAN SUMATERA:
GEMPABUMI
• Kab. Pasaman : Baharu, Kota Napan,
Sitomba, Tapus, Petok, Selibawan,
Lubuk Sikaping, Bonjol,, Padang Sarai,

• Kab. Agam : Palembayan, Kota Tinggi,


Tarok, Koto Tuo

• Kota Bukit Tinggi --> Ngarai Sianok

• Kota Padang Panjang

• Kab. Tanah Datar : Koto Baru, Malalo,


Batu Taba

• Kab. Solok : Singkarak, Sumani,


Danau Kembar, Alahan Panjang,
Galagah,
Bukik Gadang, Surian

• Kota Solok

• Kab. Solok Selatan : Pastalang,


Muarolabuh, Alahan Badia, Liki
Liwa 1994
16
17
18
Taiwan 1999. Jembatan ini hancur karena dibangun di atas
lokasi yang pas di atas19garis patahan gempa!
SUNDA MEGATHRUST
• Kota Padang dan pulau sekitarnya
Lempeng Australia terletak di atas Lempeng Eropa
dan Asia (Eurasia)
Lempeng Eurasia
• Dasar Laut di bagian Barat Kota
Padang (+ 250 km ke arah Barat)
terletak pada Lempeng Australia
• Dibagian Barat Kep. Mentawai
Kota Padang (antara batas lempeng Eurasia dgn
lempeng Australia / Zona Subduksi
Sumatera) lempeng Australia
bergerak mendorong lempeng
Eurasia dgn. kecepatan + 7 cm /
tahun.
• Tahun 1797 M dan 1833 M terjadi
gempa besar (+ 9 skala richter)
disekitar Mentawai yang diikuti
oleh gelombang Tsunami
Seismic Gap Pada Megathrust Indonesia
2004 (9.2 SR)

2005 (8.7 SR)

2012 (8,5 SR)

Para pakar memprediksi


gempabumi 8,5 SR
pada tanggal 11 April 2012 dapat
Potensi ?
mempengaruhi sistem Gempa
keseimbangan subduksi
di Mentawai sehingga
2007 (8.4 SR)
dapat menyebabkan
gempa megathrust
8,9 SR
2000 (7.9 SR)
Skenario Tsunami di Kota Padang

Sta. 01

Sta. 02

Sta. 03

Potensi gempabumi 8,9 SR, 20 menit setelah gempabumi, terjadi tsunami di Kota Padang tinggi
6-10 meter dan sampai pada jarak 2-3 km dari garis pantai selama lebih 22dari 3 jam, tergantung
22 topografi daratannya (disusun oleh : LIPI, Last mile, NTU)KOMUNITAS SIAGA TSUNAMI
TANDA-TANDA
GEMPA BUMI BERPOTENSI
TSUNAMI:
• Gempa terjadi lebih dari
satu menit tanpa henti

SEGERA EVAKUASI..!!!
APA YANG HARUS
KITA LAKUKAN MULAI
DARI SEKARANG ?
AMANKAN DIRI, KELUARGA DAN KARYAWAN

• Memahami gempa bumi dan


akibatnya
• Memahami tempat untuk evakuasi
pada saat terjadi gempa bumi
• Mengenal lingkungan tempat kita
berada seperti letak pintu keluar,
tangga darurat dan sebagainya
sehingga memudahkan ketika
melakukan evakuasi
• Memilih dan menata interior yang
aman terhadap goncangan
• Perabotan (Lemari, Filing Cabinet,
dll) diatur menempel pada
dinding (di paku/ di ikat dll) untuk
menghindari jatuh, roboh,
bergeser pada saat terjadi gempa
bumi
• Menyimpan bahan yang mudah
terbakar pada tempat yang tidak
mudah pecah, agar terhindar dari
kebakaran.
• Selalu mematikan air, gas dan
listrik apa bila sedang tidak
digunakan
BUAT RENCANA EVAKUASI KELUARGA

MANFAAT :
 Tidak ada proses
saling mencari
diantara anggota
keluarga
 Waktu yang ada,
terkonsentrasi untuk
penyelamatan diri
 Persentase selamat
dari bencana lebih
besar
ANGGOTA TEMPAT
JAM LOKASI EVAKUASI
KELUARGA BERAKTIFITAS
Kantor Gubernur Escape Building Kantor
Ayah 07.30 – 17.00
Sumbar Gubernur
Belanja
Ibu 07.30 – 17.00 TES Pasar Raya
(Pasar Raya)
Anak 07.30 – 17.00 Sekolah (SD DEK) Lapangan PJKA

Rencana Evakuasi Keluarga :


✓ Jika tidak terjadi tsunami, maka ayah dan ibu menuju Lapangan PJKA dalam waktu
paling lambat 3 jam setelah gempa terjadi
✓ Jika terjadi tsunami, maka Tempat Evakuasi Akhir disepakati adalah rumah adik ibu di
Lubuk lintah
Kemacetan di Jalan Simpang Haru
Kepanikan Gempa 10 April 2005

Kemacetan akibat Gempa 11 April 2012


Blue line tsunami safe zone

Shelter Darussalam Shelter Nurul Haq


33
PERSIAPKAN TAS SIBAD (TAS SIAGA BENCANA DARURAT)

• Air mineral
• Makanan instan, minuman
dan pakaian ganti
• Senter, korek api, lilin, tisu,
baterai cadangan dan
barang-barang lainnya yang
di butuhkan.
• Perlengkapan mandi,
perlengkapan wanita dan
perlengkapan bayi bagi yang
memiliki bayi.
• Radio kecil.
• Kotak P3K dan obat-obatan
yang diperlukan.
• Surat-surat penting.
JIKA TERJADI GEMPA
✓ JANGAN PANIK !
✓ Jika mampu keluar
ruangan dalam beberapa
detik, lakukanlah dengan
tertib, lindungi kepala dan
cari tempat yang lapang
(sambil membawa tas
siaga bencana). Jauhi rak
buku, kaca dan benda
tergantung
✓ Sembunyi di bawah meja
yang kokoh, dibawah
kunsen pintu atau segitiga
kehidupan
✓ Merapat ke dinding/sudut
ruangan, dengan
merunduk sambil tetap
melindungi kepala dan
wajah.
✓ Setelah gempa reda segera
keluar ruangan menuju
ruangan terbuka dengan
tetap melindungi kepala
SKENARIO SIMULASI GEMPA DAN KEBAKARAN
RUMAH SAKIT UNAND

JANGAN PANIK

Jika bisa.. segera


Penyelamatan keluar bangunan
Diri dengan tetap
melindungi kepala

Jika tidak..sembunyi
dibawah meja yang
kokoh, kunsen pintu,
segitiga kehidupan
Jam 09.00 WIB terjadi
Gempa, 1 menit dan Kuat
• Setelah gempa reda, segera keluar bangunan menuju
Tanda Gempa: Bunyi Sirine titik kumpul sambal tetap melindungi kepala
• Pasien dievakuasi dengan tetap memperhatikan
keselamatan
SKENARIO SIMULASI GEMPA DAN KEBAKARAN
RUMAH SAKIT UNAND
• Cek dan Ricek kondisi
seluruh pasien dan
karyawan
• Pasien ditenangkan
• Penanganan terhadap para
korban
• Sterilisasi daerah dititik
kumpul
• (Rumkit Lapangan)
Aktivasi CODE RED

SIMULASI SELESAI

Operasi Penanganan
Darurat Bencana yang
terjadi
TIM TANGGAP DARURAT
Rumah Sakit Universitas Andalas

Koordinator

Penyelamat/
Tim TD Per Unit
P3K (IGD) Evakuasi dan Komunikasi (Ryan) Keuangan
Kerja
Keamanan (Security)
Tiada sesuatu musibahpun yang
menimpa seseorang kecuali
dengan izin Allah; Dan
barangsiapa yang beriman
kepada Allah, niscaya Dia akan
memberi petunjuk kepada
hatinya. Dan Allah Maha
Mengetahui segala sesuatu
(QS. At Tagabun 64:11)

“Berbuat yang terbaik di dunia agar berarti di akhirat kelak”


Sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak mendatangkan manfaat bagi manusia lainnya
TERIMA KASIH
KOMUNITAS SIAGA TSUNAMI
Jl. Bakau Kelurahan Lolong Belanti, Kecamatan Padang Utara, Provinsi Sumatera Barat
08126713025 (Tommy)
www.kogami.or.id
Scanned by CamScanner
Scanned by CamScanner
Scanned by CamScanner
Scanned by CamScanner
Scanned by CamScanner
Scanned by CamScanner
Scanned by CamScanner
Scanned by CamScanner
Scanned by CamScanner
Scanned by CamScanner
LAPORAN KEGIATAN IN HOUSE TRAINING

PELATIHAN SIMULASI BENCANA

RUMAH SAKIT

UNIVERSITAS ANDALAS

2018
LAPORAN KEGIATAN IN HOUSE TRAINING
PELATIHAN SIMULASI BENCANA

A. Latar Belakang

Rumah sakit merupakan institusi pelayanan kesehatan bagi masyarakat,dengan


kegiatan pokok berupa pelayanan medis, baik preventif, kuratif,maupun
rehabilitative. Sudah menjadi kewajiban institusi rumah sakit untukmemberikan
pelayanan bagi penderita sebagai konsumen beserta pengunjunglainya. Sebagai
upaya meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, rumah sakit perlu
mempunya pegawai atau karyawan yang perilakunya termotivasi secara baik,
mengarah kepada tujuan organisasi dan aktivitasnya tidak mudah terganggu oleh
gangguan-gangguan kecil.

Peraturan Menteri Tenaga Kerja N0.05/Men.1996juga mengatur bahwa setiap


perusahaan yang mempekerjakan lebih dari 100orang atau lebih dan atau yang
mengandung potensi bahaya. Potensi bahaya di rumah sakit, selain penyakit-
penyakit infeksi juga ada potensi bahaya-bahaya lain yang mempengaruhi situasi
dan kondisi di rumah sakit, yaitu kecelakaan termasuk bencana alam.

Rencana penanggulangan bencana di rumah sakit tertuang pada Undang-


undang RI No. 44 Tahun 2009 tentang rumah sakit, pasal 29 yang salah satu
poinnya berbunyi bahwa “Rumah sakit mempunyai kewajiban memiliki system
pencegahan kecelakaan dan penanggulangan bencana”. Selain itu, dalam
Pembahasan Akreditasi Rumah sakit tahun 2012 pada elemen penilaian akreditasi
pada Standar Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK) mengenai kesiapan
menghadapi bencana pada Standar MFK 6 yang berbunyi “Rumah Sakit membuat
rencana manajemen kedaruratan dan program penanganan kedaruratan komunitas,
wabah dan bencana baik bencana alam atau bencana lainnya”. Salah satu elemen
penilaian MFK 6 adalah rumah sakit telah mengidentifikasi bencana internal dan
eksternal yang besar, seperti keadaaan darurat di masyarakat, wabah, dan bencana
alam atau bencana lainnya serta kajadian wabah yang bisa menyebabkan terjadinya
risiko yang signifikan.

Hospital Disaster Plan (HDP) atau Rencana Penanganan Bencana di Rumah


Sakit merupakan salah satu bentuk kesiapan rumah sakit yang disusun dalam
bentuk suatu dokumen yang berisikan rencana tindakan yang akan dilakukan,
“siapa yang akanmelakukan, apa yang diperlukan”, dan dengan cara bagaimana
semuanya tersebut dilakukan dalam menghadapi bencana yang terjadi baik itu
bencana internal maupun bencana eksternal.

Saat ini banyak rumah sakit yang memiliki dokumen atau draft HDP, terutama
yang sudaha tau yang akan mengikuti penilaian akreditasi. Namun, document
tersebut belum teruji operasionalisasinya, bahkan ada yang belum disosialisasikan.
Harapannya, HDP tidak saja berakhir pada sebuah dokumen tetapi menjadi budaya
di rumah sakit untuk keselamatan petugas dan pasien.

B. Tujuan Pelatihan
1. Memberikan dan meningkatkan pengetahuan tentang Hospital Disaster
Plan
2. Memberi pengetahuan tentang cada dan tehnik evakuasi
3. Meningkatkan kemampuan peserta dalam penanggulangan bencana alam
C. Peyelenggaraan
Rumah Sakit Universitas Andalas Padang.
D. Susunan Panitia
Pelindung : Prof. Dr. Tafdil Husni, SE, MBA
Penanggung Jawab : DR. dr. Yevri Zulfiqar, Sp. B-Sp. U
DR. dr. Arina Widya Murni, SpPD.KPsi-FINASIM
DR. dr. Andani Eka Putra, MSC
Ketua Panitia : dr. Hendra Herizal, Sp. B
Sekretaris : dr. Elka Rifqah
Acara : Rian Saputra, Amd
dr. Irwan Triansyah, SpTHT-KL
Delyasri Nasda Marsa, AMKL
Ns. Muhammad Saleh, S. Kep
Dokumentasi : Sri Ilda Nasri, S.I. Kom
Perlengkapan : Ns. Amdani Basir, S. Kep
Ns, Ade Frana Wijaya, S. Kep
Wiko Bagus Pratama
Hilman Abdul Hakam
E. Tempat dan Waktu Pelatihan
1. Tempat : Rumah Sakit Universitas Andalas
2. Waktu : 16 dan 19 November 2018
F. Bentuk Kegiatan
Materi dan Simulasi Evakuasi

Tanggal Waktu Acara

16 November 08.00 -12.00  Materi Simulasi Bencana


2018

19 November 09.00 -10.30 Simulasi Evakuasi Bencana di


2018 Lantai 3

10.30-12.30 Simulasi Evakuasi Bencana di


Lantai 2

13.00-15.00 Simulasi Evakuasi Bencana di


lantai 1

15.00-16.00 Simulasi Evakuasi Bencana di


Ground

G. Pembicara
BPBD Kota Padang dan KOGAMI Kota Padang
H. Peserta
Seluruh Pegawai Rumah Sakit Universitas Andalas
I. Anggaran Dana

Jumlah Harga
No Jenis Pengeluaran Total Harga Ket
dibutuhkan Satuan

Acara dan Kesekretariatan

1. Biaya Sarana, Alat

Kegiatan Pembekalan + 3 hari 10.000.000


Pengumpulan Data
Penyusunan Dokumen Hosdip 15 hari 8.000.000

Finalisasi /Pembuatan Laporan 3 hari 1.000.000


dan Jilit Dokumen
ATK 1 pket 1.000.000

2. Konsumsi

Snack Peserta 400 5.000 2.000.000

Nasi Kotak + Snack Panitia 20 25.000 500.000

Nasi Kotak + Snack Instruktur 10 25.000 250.000

3. Dokumentasi

4. Backdrop Panggung 1x5m 25.000 125.000

Sub Total 22.875.000

Biaya Tak Terduga 10% 2.287.500

Total 25.162.500

J. Evaluasi Kegiatan

a. Penambahan jumlah papan dan helm jadwal tim bencana/kebakaran


untuk unit/instalasi.

b. Perbaikan jalur evakuasi di instalasi rawat jalan lantai 1.


c. Perubahan posisi titik kumpul radioterapi dan IGD (posisi yang aman
dari runtuhan bangunan atau kebocoran gas).

d. Penambahan penanda/logo titik kumpul.

e. Penambahan logo jalur evakuasi.

f. Penggunaan lampu emergency di instalasi gizi, cssd dan laundry.

g. Pembuatan akses pintu di instalasi gizi.

h. Penambahan handy talky sebanyak 5 buah yang digunakan untuk


evakuasi bencana.
K. Dokumentasi Kegiatan