Anda di halaman 1dari 8

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Anatomi Sistem Saraf Pusat


Tiap hemispherium cerebri, terbagi atas:
1. Lobus Frontalis
2. Lobus Parientalis
3. Lobus Occipitalis
4. Lobus Temporalis

Serebri (Otak Besar)

Lobus frontalis dibatasi oleh sulcus centralis sampai frontal pole dan terletak
dibagian atas dan anterior sulcus centralis. Lobus ini dibagi menjadi tiga komponen
utama : korteks motoric primer (area 40, korteks premotor (area 6), korteks
prefrontal. Keseluruhan lobus frontal memiliki fungsi penting yaitu pengatur
motoric, pusat bicara motoric (broca), pusat emosi, pusat berpikir, pusat perilaku,
pusat inisiatif.
Lobus parietal dibatasi oleh sulcus centralis sampai lobus oksipiral, superior dan
lobus temporal. Fungsi lobus ini sebagai pusat pemrosesan sensori somato-sensorik
yang meliputi nyeri, suhu, taktil dan penilaian objek dalam orientasi ruang.

Lobus temporal dimulai dari polus temporal sampai lobus oksipital. Lobus ini
berperan sebagai pusat pendengaran, pengertian bahasa (Wernicle), pemahaman
suara, dan rama music serta pengaturan fungsi memori.

Lobus oksipital terletak posterior dari parietooksipital dan peoccipital notch.


Perannya adalah sebagai pusat penerima dan menganalisa pengelihatan danuntuk
mengenali pengelihatan warna

Serebellum (Otak Kecil)

Terletak dibagian dorsal dari pons medula oblongata, dipisiahkan dengan lobus
oksipital serebri oleh tentorium dan memenuhi hampir seluruh fossa posterior.
Serebellum memiliki fungsi utama kordinasi gerakan volunter terlatih dengan
mempengaruhi aktivitas otot, mengontrol keseimbangan dan tonus otot melalui
hubungan dengan sistem vestibular dan medula spinalis.

Diensefalon

Mencakup talamus dan hipotalamus. Talamus menerima semua informasi sensorik


dan memancarkan ke korteks serebri. Talamus juga bagian dari sistem pengaktifan
retikular. Hipotalamus membentuk dasar diencefalon, hipotalamus berintegrasi dan
mengarahkan informasi mengenai suhu, lapar, aktifitas susunan saraf otonom, dan
status emosi. Hipotalamus juga menentukan kadar beberapa hormon termasuk
hormon hipofisis.
Batang Otak

Terdiri dari medula oblongata, pons dan mesencepalon. Berperan sebagai relay
station untuk banyak serabut longitudinal (ascendens dan descendens). Pada bagian
dorsal batang otak terdapat formasio retikularis yang mengatur fungsi kesadaran,
sirkulasi darah, pernafasan dan fungsi vital lainnya.

Medula Spinalis

Medula spinalis menempati 2/3 bagian atas kanalis spinalis pada dewasa dalam
kolumna vertebrata. Panjang keseluruhan 42 cm – 45 cm. Ada 31 segmen medulla
spinalis (8 Cervikalis + 12 Thoracalis + 5 Lumbalis + 5 Sacralis + 1 Coccygeus)
(Paulsen, F & J. Waschke. 2010).

Anatomi Kulit Kepala

Kulit kepala menutupi cranium dan meluas dari linea nuchalis superior pada os
occipitale sampai margo supraorbitalis ossis frontalis. Ke arah lateral kulit kepala
meluas lewat fascia temporalis ke arcus zygomaticus. Kulit kepala terdiri dari lima
lapis jaringan yang terdiri atas skin (kulit), connective tissue (jaringan ikat),
aponeurosis epicranialis (galea aponeurotica), loose connective tissue (jaringan ikat
spons) dan pericranium. Lapisan tersebut biasa disebut dengan scalp (Moore &
Agur, 2002).

Otak dan medulla spinalis dilindungi oleh lapisan meninges yang tersusun dari
duramater, arachnoid dan piamater. Terdapat subarachnoid space yang terisi oleh
cairan serebrospinal. Meningen terdiri dari jaringan ikat berupa membran yang
menyelubungi seluruh permukaan otak, batang otak dan medula spinalis. Meningen
terdiri dari 3 lapisan yaitu piamater, arakhnoid dan duramater. Piameter merupakan
selaput tipis yang melekat pada permukaan otak yang mengikuti setiap lekukan-
lekukan pada sulkus-sulkus dan fisura-fisura, juga melekat pada permukaan batang
otak dan medula spinalis dan menerus ke kaudal sampai ke ujung medula spinalis
setinggi korpus vertebra. Arakhnoid mempunyai banyak trabekula halus yang
berhubungan dengan piameter tetapi tidak mengikuti setiap lekukan otak. Di antara
arakhnoid dan piameter disebut ruang subrakhnoid, yang berisi cairan serebrospinal
dan pembuluh-pembuluh darah.
Anatomi Aliran LCS
Cairan serebrospinal adalah cairan yang mengisi sistem ventrikel dan ruang
subarachnoid yang bertujuan melindungi otak dari benturan, bakteri dan juga
berperan sebagai pembersih lingkungan otak. Jumlah cairan serebrospinal pada orang
dewasa berkisar antara 75-150 ml. Produksi cairan serebrospinal berkisar 0,35 ml
permenit atau sekitar 500 ml per hari.

Sistem ventrikel terdiri dari 2 buah ventrikel lateral, ventrikel III dan ventrikel IV.
Ventrikel lateral terdapat di bagian dalam serebrum, masing-masing ventrikel terdiri
dari 5 bagian yaitu kornu anterior, kornu posterior, kornuinferior, badan dan atrium.
Ventrikel III adalah suatu rongga sempit di garis tengah yang berbentuk corong
unilokuler, letaknya di tengah kepala, ditengah korpus kalosum dan bagian korpus
unilokuler ventrikel lateral, diatas sela tursika, kelenjar hipofisa dan otak tengah dan
diantara hemisfer serebri, thalamus dan dinding.
Vaskularisasi Cranium