Anda di halaman 1dari 43

KATA PENGANTAR

Puji Syukur kehadirat Allah SWT, karena atas perkenan-NYA Laporan Analisa, Monitoring,

Evaluasi dan Tindak Lanjut Indikator Mutu Rumah Sakit Pelabuhan Cirebon dapat diselesaikan.

Tujuan dari pembuatan laporan ini adalah untuk memberikan gambaran mengenai pelaksanaan

upaya peningkatan mutu yang dilakukan di Rumah Sakit Pelabuhan Cirebon melalui pengukuran

indikator mutu. Diharapkan dengan upaya peningkatan mutu yang berkelanjutan Continous

Quality Improvement (CQI) yang dilakukan bisa meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan

pasien di Rumah Sakit Pelabuhan Cirebon. Selain itu pula, laporan ini dapat digunakan sebagai

Benchmarking bagi Rumah Sakit dalam rangka memenuhi standar akreditasi.

Masih banyak yang perlu diperbaiki dalam upaya peningkatan mutu dengan menggunakan

metode PDSA (Plan, Do, Study, Action) ini. Untuk itu semua pihak baik manajerial

maupunpelaksana senantiasa bekerja keras memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas

sehingga pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Pelabuhan Cirebon khususnya bisa lebih bermutu

dan kita bisa meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia secara umum.

Terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut serta berpartisipasi dan bekerja keras dalam

penyusunan ini. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan balasan kebaikan terhadap segala

amal perbuatan yang kita lakukan.

Cirebon, Juli 2018

Ketua Komite Mutu

1
Laporan Analisa, Monitoring, Evaluasi dan Tindak Lanjut Indikator Mutu Rumah Sakit

a. Indiaktor Area Klinis

IAK 1.1. Pengkajian awal pasien baru rawat inap dalam 24 jam (DPJP)

Pengkajian Awal Pasien Baru Rawat Inap Dalam


24 Jam (Ass.keperawatan)
105
Axis Title

100
95
90
85
80
Januari Februari Maret April Mei Juni
Target 100 100 100 100 100 100
RSPC 86.5 90 94 94 94.29 92
RS PMC 100 100 100 100 100 100

Analisis data

Hasil pencapaian indikator kelengkapan assesmen medis dalam waktu 24 jam setelah pasien
masuk rawat inap pada semester I tahun 2018 adalah 91,8 %, hasil ini belum mencapai target
yang telah ditetapkan oleh yaitu 100%, bila dibandingkan dengan data pencapaian Rumah
Sakit corporate PT. RSP yaitu RS Port Mesical Center pada semester I lebih tinggi yaitu
100% , bila dibandingkan dengan standar pelayanan minimal rumah sakit yang dikeluarkan
oleh Kemenkes No. 129/menkes/SK/II/2008 adalah 100%, pencapian Rumah Sakit Pelabuhan
Cirebon pada semester I 2018 belum sesuai standar SPM.
Untuk meningkatkan ketercapaian kelengkapan assesmen medis dalam waktu 24 jam setelah
pasien masuk rawat inap , perlu dilakukan :
1. Lakukan monitoring dan evaluasi terhadap kepatuhan DPJP dalam mengisi kelengkapan
assesmen medis dalam waktu 24 jam setelah pasien masuk rawat inap
2. Perawat pendamping dokter, saat pertama DPJP visite mengingatkan kepada DPJP untuk
melakukan pengisian kelengkapan assesmen medis dalam waktu 24 jam setelah pasien
masuk rawat inap

2
IAK.1.2. Pre Visite Anestesi

Pre Visite Anestesi


120

100

80
Axis Title

60

40

20

0
Januari Februari Maret April Mei Juni
Target 100 100 100 100 100 100
RSPC 96.1 97 96 90.6 97 96
RS PMC 100 100 11.4 15 10 90
RSPP 65.85 72.72 80.23 56.41 67.7 64.06

Analisi data

Hasil pencapaian indikator pre visite pada semester I tahun 2018 adalah 95.45 %, hasil ini belum
mencapai target yang telah ditetapkan yaitu 100%, bila dibandingkan dengan data pencapaian
rumah sakit corporate PT. RSP yaitu RS Port Medical Center pencapaiannya lebih rendah yaitu
54,4% dan RS Pelabuhan Palembang pencapaiannya lebih rendah yaitu 67.8%, pencapain RS
Pelabuhan Cirebon lebih baik dibandingkan dengan rumah sakit corporate lainnya.

Untuk meningkatkan pencapaian indikator pre visite anestesi, perlu dilakukan :

1. Penyampaian hasil pencapaian oleh komite mutu dan keselamatan pasien


2. Lebih meningkatkan kerjasama dengan dokter anestesi
3. Himbauan oleh komite medik dalam rapat rutin

3
IAK.1.3. Asesmen Nyeri Lanjutan Pasien Rawat Inap

Asesmen Nyeri Lanjutan Pasien Rawat Inap


120

100

80
Axis Title

60

40

20

0
Januari Februari Maret April Mei Juni
Target 100 100 100 100 100 100
RSPC 0 99 100 100 100 100
RS PMC 0 87 89 92 92 94
RSPP 38.46 100 100 100 99.3 99.08

Analisi data

Hasil pencapaian assesmen nyeri lanjutan pada pasien rawat inap pada semester I tahun 2018
adalah 83.16 %, hasil ini belum mencapai target yang telah ditetapkan yaitu 100%, bila
dibandingkan dengan data pencapaian rumah sakit corporate PT. RSP yaitu RS Port Medical
Center pencapaiannya 75.6% dan RS Pelabuhan Palembang pencapaiannya 89.5%, pencapaian
RS Pelabuhan Cirebon lebih baik dibandingkan dengan RS Port Medical Center tetapi lebih
rendah dengan pencapaian RS Pelabuhan Palembang.

Untuk meningkatkan pencapaian assesmen nyeri lanjutan pada pasien rawat inap perlu
dilakukan:

1. Lakukan monitoring dan evaluasi terhadap kepatuhan melakukan assesmen nyeri lanjutan
pada pasien rawat inap
2. Penyampaian hasil pencapaian oleh komite mutu dan keselamatan pasien

4
IAK.2.1. Angka kerusakan sampel darah

Angka Kerusakan Sampel Darah


0.45
0.4
0.35
0.3
Axis Title

0.25
0.2
0.15
0.1
0.05
0
Januari Februari Maret April Mei Juni
Target 0 0 0 0 0 0
RSPC 0 0 0 0.4 0.12 0.3
RSPP 0 0 0 0 0 0

Analisis data

Hasil pencapaian indikator angka kerusakan sampel darah pada semester I tahun 2018 adalah
0.13 %, hasil ini belum mencapai target yang telah ditetapkan yaitu 0%, bila dibandingkan
dengan data pencapaian rumah sakit corporate PT. RSP yaitu RS Pelabuhan Palembang
pencapaiannya lebih tinggi yaitu 0%.

Untuk meningkatkan pencapaian indikator angka kerusakan sampel darah , perlu dilakukan:

1. Lakukan monitoring dan evaluasi cara pengambilan sampel darah


2. Lakukan pelatihan dan sosialisasi SPO pengambilan sampel darah
3. Penyampaian hasil pencapaian oleh komite mutu dan keselamatan pasien

5
IAK.2.2. Waktu tunggu hasil pelayanan laboratorium darah rutin ≤ 45 menit

Waktu Tunggu Hasil Pelayanan Laboratorium


Darah Rutin ≤ 45 menit
46
45
44
43
Axis Title

42
41
40
39
38
Januari Februari Maret April Mei Juni
Target 45 45 45 45 45 45
RSPC 43.3 42 40.5 44.16 43.6 41.4

Analisis data

Hasil pencapaian indikator waktu tunggu hasil pelayanan laboratorium darah rutin ≤ 45 menit
pada semester I tahun 2018 adalah 42.5 menit, hasil ini sudah mencapai target yang telah yaitu
≤ 45 menit.

Untuk meningkatkan pencapaian indikator angka kerusakan sampel darah , perlu dilakukan:

1. Mempertahankan pencapaian indikator yang telah dicapai dengan cara meningkatkan kinerja
2. Penyampaian hasil pencapaian oleh komite mutu dan keselamatan pasien

6
IAK.2.3. Waktu tunggu hasil pelayanan laboratorium kimia darah ≤ 140 menit

Waktu Tunggu Hasil Pelayanan Laboratorium


Kimia Darah ≤ 140 menit
160
140
120
100
Axis Title

80
60
40
20
0
Januari Februari Maret April Mei Juni
Target 140 140 140 140 140 140
RSPC 119.9 117 116.9 129.4 60 132

Analisis data

Hasil pencapaian indikator waktu tunggu hasil pelayanan laboratorium kimia darah ≤ 140 menit
pada semester I tahun 2018 adalah 112.5 menit, hasil ini sudah mencapai target yang telah yaitu
≤ 140 menit, bila dibandingkan dengan standar pelayanan minimal rumah sakit yang dikeluarkan
oleh kemenkes No. 129/menkes/SK/II/2008 adalah ≤ 140 menit, pencapian rumah sakit
Pelabuhan Cirebon pada semester I tahun 2018 sudah sesuai standar SPM.

Untuk meningkatkan pencapaian indikator angka kerusakan sampel darah , perlu dilakukan:

1. Mempertahankan pencapaian indikator yang telah dicapai dengan cara meningkatkan kinerja
2. Penyampaian hasil pencapaian oleh komite mutu dan keselamatan pasien

7
IAK.3.1. Hasil pembacaan radiologi maksimal 3 jam sesudah terpapar

Hasil Pembacaan Radiologi Maksimal 3 Jam


Sesudah Terpapar

100
90
Axis Title

80
70
60
50
Januari Februari Maret April Mei Juni
Target 100 100 100 100 100 100
RSPC 100 100 100 100 100 100
RS PMC 56 57 55 54 59 55
RSPP 75.43 67.05 61.2 64.9 61 72.5

Analisis data

Hasil pencapaian indikator angka hasil pembacaan radiologi maksimal 3 jam sesudah terpapar
pada semester I tahun 2018 adalah 100%, hasil ini belum mencapai target yang telah ditetapkan
yaitu 100%, bila dibandingkan dengan data pencapaian rumah sakit corporate PT. RSP yaitu RS
Port Medical Center lebih rendah yaitu 56% dan RS Pelabuhan Palembang pencapaiannya lebih
rendah yaitu 67%, bila dibandingkan dengan standar pelayanan minimal rumah sakit yang
dikeluarkan oleh kemenkes No. 129/menkes/SK/II/2008 adalah 100%, pencapian rumah sakit
Pelabuhan Cirebon pada semester I tahun 2018 sudah sesuai standar SPM.

Untuk meningkatkan pencapaian indikator angka kerusakan sampel darah , perlu dilakukan:

1. Mempertahankan pencapaian dengan cara meningkatkan pelayanan dan kinerja


2. Penyampaian hasil pencapaian oleh komite mutu dan keselamatan pasien

8
IAK.3.2. Waktu tunggu hasil pelayanan thorax foto dirawat jalan

Waktu Tunggu Hasil Pelayanan Thorax Foto


Dirawat Jalan
70
60
50
Axis Title

40
30
20
10
0
Januari Februari Maret April Mei Juni
Target 60 60 60 60 60 60
RSPC 0 0 3.93 8 15.7 12.9

Analisis data

Hasil pencapaian indikator waktu tunggu hasil pelayanan thorax foto dirawat jalan pada semester
I tahun 2018 adalah 6,75 menit, hasil ini sudah mencapai target yang telah yaitu ≤ 60 menit, bila
dibandingkan dengan standar pelayanan minimal rumah sakit yang dikeluarkan oleh kemenkes
No. 129/menkes/SK/II/2008 adalah ≤ 3 jam, pencapian rumah sakit Pelabuhan Cirebon pada
semester I tahun 2018 sudah sesuai standar SPM.

Untuk meningkatkan pencapaian indikator waktu tunggu hasil pelayanan thorax foto dirawat
jalan , perlu dilakukan :

1. Mempertahankan pencapaian indikator yang telah dicapai dengan cara meningkatkan


pelayana dan kinerja
2. Penyampaian hasil pencapaian oleh komite mutu dan keselamatan pasien

9
IAK.4.1. Angka ketidaklengkapan informed consent

Angka Ketidaklengkapan Informed Consent


70
60
50
Axis Title

40
30
20
10
0
Januari Februari Maret April Mei Juni
Target 0 0 0 0 0 0
RSPC 29.09 39.18 27.06 38.53 56.95 57.69
RS PMC 0 0 0 0 0 0

Analisis data

Hasil pencapaian indikator angka ketidaklengkapan informed consent pada semester I tahun
2018 adalah 41,4%, hasil ini belum mencapai target yang telah ditetapkan yaitu 0%, bila
dibandingkan dengan data pencapaian rumah sakit corporate PT. RSP yaitu RS Port Medical
Center lebih tinggi yaitu 0%, bila dibandingkan dengan standar pelayanan minimal rumah sakit
yang dikeluarkan oleh kemenkes No. 129/menkes/SK/II/2008 adalah 0%, pencapian rumah sakit
Pelabuhan Cirebon pada semester I tahun 2018 belum sesuai standar SPM.

Untuk meningkatkan pencapaian indikator angka kerusakan sampel darah , perlu dilakukan:

1. Lakukan monitoring dan evaluasi cara pengisian informed consent


2. Perawat pendamping dokter, saat DPJP visite mengingatkan kepada DPJP untuk melakukan
pengisian informed consent secara lengkap.
3. Penyampaian hasil pencapaian oleh komite mutu dan keselamatan pasien

10
IAK.4.2. Kelengkapan informend consent

Kelengkapan Informed Consent Anastesi


120

100

80
Axis Title

60

40

20

0
Januari Februari Maret April Mei Juni
Target 90 90 90 90 90 90
RSPC 78.18 77.32 92.41 76.15 76.16 74.62
RS PMC 0 100 100 100 100 100

Analisis data

Hasil pencapaian indikator angka ketidaklengkapan informed consent anestesi pada semester I
tahun 2018 adalah 79,14%, hasil ini belum mencapai target yang telah ditetapkan yaitu 90%,
bila dibandingkan dengan data pencapaian rumah sakit corporate PT. RSP yaitu RS Port Medical
Center lebih tinggi yaitu 83.3%.

Untuk meningkatkan pencapaian indikator angka kerusakan sampel darah , perlu dilakukan:

1. Lakukan monitoring dan evaluasi cara pengisian informed consent


2. Perawat pendamping dokter, saat dokter anestesi visite mengingatkan kepada dokter
anestesi untuk melakukan pengisian informed consent anestesi secara lengkap.
3. Penyampaian hasil pencapaian oleh komite mutu dan keselamatan pasien

11
IAK.4.3. Tidak adanya kejadian tertinggalnya benda asing / lain pada tubuh pasien setelah

operasi

Tidak Adanya Kejadian Tertinggalnya Benda asing


/ Lain Pada Tubuh Pasien Setelah Operasi
120
100
80
Axis Title

60
40
20
0
Januari Februari Maret April Mei Juni
Target 100 100 100 100 100 100
RSPC 100 100 100 100 100 100
RS PMC 0 100 100 100 100 100
RSPP 100 100 100 100 100 100

Analisis data

Hasil pencapaian indikator tidak adanya kejadian tertinggalnya benda asing / lain pada tubuh
pasien pada semester I tahun 2018 adalah 100%, hasil ini sudah mencapai target yang telah
ditetapkan yaitu 100%, bila dibandingkan dengan data pencapaian rumah sakit corporate PT.
RSP yaitu RS Port Medical Center lebih rendah dan RS Pelabuhan Palembang pencapaiannya
sama dengan pemcapaian RS Pelabuhan Cirebon, bila dibandingkan dengan standar pelayanan
minimal rumah sakit yang dikeluarkan oleh kemenkes No. 129/menkes/SK/II/2008 adalah 100%,
pencapian rumah sakit Pelabuhan Cirebon pada semester I tahun 2018 sudah sesuai standar SPM.

Untuk meningkatkan pencapaian indikator tidak adanya kejadian tertinggalnya benda asing / lain
pada tubuh pasien, perlu dilakukan:

1. Mempertahankan pencapaian dengan cara meningkatkan pelayanan dan kinerja


2. Penyampaian hasil pencapaian oleh komite mutu dan keselamatan pasien
3. Membuat indikator baru

12
IAK.5.1.Ketepatan waktu pemberian injeksi antibiotik pada pasien rawat inap

Ketepatan Waktu Pemberian Injeksi Anbiotik


Pada Pasien Rawat Inap
100

80
Axis Title

60

40

20

0
Januari Februari Maret April Mei Juni
Target 100 100 100 100 100 100
RSPC 100 100 100 100 100 100
RS PMC 94.11 95 92.9 97 98 95

Analisis data

Hasil pencapaian indikator ketepatan waktu pemberian injeksi antibiotik pada pasien rawat inap
pada semester I tahun 2018 adalah 100%, hasil ini sudah mencapai target yang telah ditetapkan
yaitu 100%, bila dibandingkan dengan data pencapaian rumah sakit corporate PT. RSP yaitu RS
Port Medical Center lebih rendah yaitu 95.33%.

Untuk meningkatkan pencapaian indikator ketepatan waktu pemberian injeksi antibiotik pada
pasien rawat inap, perlu dilakukan:

1. Mempertahankan pencapaian dengan cara meningkatkan pelayanan dan kinerja


2. Penyampaian hasil pencapaian oleh komite mutu dan keselamatan pasien
3. Membuat indikator baru

13
IAK.6.1. Angka Reaksi Transfusi Darah

Angka Reaksi Transfusi Darah


100

80

60
Axis Title

40

20

0
Januari Februari Maret April Mei Juni
Target 1 1 1 1 1 1
RSPC 0 0 0 0 0 0
RSPJ 0 0 0 1.88 1.33 0

Analisis data

Hasil pencapaian indikator angka reaksi tranfusi darah semester I tahun 2018 adalah 0%, hasil ini
sudah mencapai target yang telah ditetapkan yaitu < 1%, bila dibandingkan dengan data
pencapaian rumah sakit corporate PT. RSP yaitu RS Pelabuhan Jakarta pencapaiannya lebih
rendah yaitu 0.53%, bila dibandingkan dengan standar pelayanan minimal rumah sakit yang
dikeluarkan oleh kemenkes No. 129/menkes/SK/II/2008 adalah ≤ 0.01%, pencapian rumah sakit
Pelabuhan Cirebon pada semester I tahun 2018 sudah sesuai standar SPM.

Untuk meningkatkan pencapaian indikator angka reaksi tranfusi darah, perlu dilakukan :

1. Mempertahankan pencapaian dengan cara :


 Melakukan permintaan darah sesuai dengan prosedur
 Melakukan dobel croscek sebelum melakukan pemberian tranfusi darah
 Segera melaporkan bila terjadi reaksi tranfusi darah

14
IAK.7.1. Ketepatan waktu pemberian makanan kepada pasien

Ketepatan Waktu Pemberian


Makanan Kepada Pasien
120
100
80
Axis Title

60
40
20
0
Januari Februari Maret April Mei Juni
Target 100 100 100 100 100 100
RSPC 100 100 100 100 100 100
RS PMC 0 94.11 73.8 92.17 86.33 95
RSPP 100 99.7 100 99.73 94.1 100

Analisis data

Hasil pencapaian indikator ketepatan waktu pemberian makanan kepada pasien semester I tahun
2018 adalah 100%, hasil ini sudah mencapai target yang telah ditetapkan yaitu 100%, bila
dibandingkan dengan data pencapaian rumah sakit corporate PT. RSP yaitu RS Port Medical
Center pencapaiannya lebih rendah yaitu 73.5% dan RS Pelabuhan Palembang pencapaiannya
yaitu 98.9%, bila dibandingkan dengan standar pelayanan minimal rumah sakit yang dikeluarkan
oleh kemenkes No. 129/menkes/SK/II/2008 adalah ≥ 90%, pencapian rumah sakit Pelabuhan
Cirebon pada semester I tahun 2018 sudah sesuai standar SPM.

Untuk meningkatkan pencapaian indikator ketepatan waktu pemberian makanan kepada pasien,
perlu dilakukan :

1. Mempertahankan pencapaian dengan cara meningkatkan pelayanan kenapa pasien


2. Buat indikator baru

15
IAK.7.2. Tidak Adanya Kesalahan Dalam pemberian Diet

Tidak Adanya Kesalahan Dalam Pemberian Diet


120

100

80
Axis Title

60

40

20

0
Januari Februari Maret April Mei Juni
Target 100 100 100 100 100 100
RSPC 100 100 100 100 100 100
RS PMC 0 100 100 100 100 100
RSPP 100 100 100 99.73 94.1 100

Analisis data

Hasil pencapaian indikator tidak adanya kesalahan dalam pemberian diet semester I tahun 2018
adalah 100%, hasil ini sudah mencapai target yang telah ditetapkan yaitu 100%, bila
dibandingkan dengan data pencapaian rumah sakit corporate PT. RSP yaitu RS Port Medical
Center pencapaiannya lebih rendah yaitu 83.3% dan RS Pelabuhan Palembang pencapaiannya
yaitu 98.9%, bila dibandingkan dengan standar pelayanan minimal rumah sakit yang dikeluarkan
oleh kemenkes No. 129/menkes/SK/II/2008 adalah 100%, pencapian rumah sakit Pelabuhan
Cirebon pada semester I tahun 2018 sudah sesuai standar SPM.

Untuk meningkatkan pencapaian indikator tidak adanya kesalahan dalam pemberian diet, perlu
dilakukan :

1. Mempertahankan pencapaian dengan cara meningkatkan pelayanan kenapa pasien


dengan cara :
 Melakukan pemberian diet sesuai dengan prosedur
 Melakukan dobel croscek sebelum memberikan diet pasien
 Segera melaporkan bila terjadi kesalahan pemberian diet

16
IAK.8.1. Tingkat kelengkapan laporan Rekam Medis

Tingkat Kelengkapan Laporan Rekam Medis


120
100
80
Axis Title

60
40
20
0
Januari Februari Maret April Mei Juni
Target 100 100 100 100 100 100
RSPC 82.4 71.47 75.53 70.91 74.56 73.34
RS PMC 100 100 100 100 100 100
RSPP 100 100 100 100 100 100

Analisis data

Hasil pencapaian indikator tingkat kelengkapan laporan rekam medis pada semester I tahun
2018 adalah 91,8 %, hasil ini belum mencapai target yang telah ditetapkan oleh yaitu 100%,
bila dibandingkan dengan data pencapaian Rumah Sakit corporate PT. RSP yaitu RS Port
Mesical Center dan RS Pelabuhan Palembang pencapaian lebih tinggi yaitu 100%, bila
dibandingkan dengan standar pelayanan minimal rumah sakit yang dikeluarkan oleh
Kemenkes No. 129/menkes/SK/II/2008 adalah 100%, pencapian Rumah Sakit Pelabuhan
Cirebon pada semester I 2018 belum sesuai standar SPM.

Untuk meningkatkan ketercapaian indikator tingkat kelengkapan laporan rekam medis, perlu
dilakukan :
1. Lakukan monitoring dan evaluasi terhadap kelengkapan laporan rekam medis
2. Perawat pendamping dokter pada saat DPJP visite mengingatkan kepada DPJP untuk
melakukan pengisian laporan rekam medis secara lengkap

17
IAK.8.2. KLPCM Dokter

KLPCM Dokter
35

30

25
Axis Title

20

15

10

0
Januari Februari Maret April Mei Juni
Target 0 0 0 0 0 0
RSPC 17.6 28.5 24.47 29.09 25.64 26.66
RSPP 1.02 0.73 0.99 0.62 0.36 0.66

Analisis data

Hasil pencapaian indikator KLPCM tingkat pada semester I tahun 2018 adalah 25.3 %, hasil
ini belum mencapai target yang telah ditetapkan oleh yaitu 0%, bila dibandingkan dengan
data pencapaian Rumah Sakit corporate PT. RSP yaitu RS Pelabuhan Palembang pencapaian
lebih tinggi yaitu 0.73%.
Untuk meningkatkan ketercapaian indikator KLPCM dokter, perlu dilakukan :
1. Lakukan monitoring dan evaluasi terhadap kelengkapan laporan rekam medis dokter
2. Perawat pendamping dokter pada saat DPJP visite mengingatkan kepada DPJP untuk
melakukan pengisian laporan rekam medis secara lengkap

18
IAK.8.3. KLPCM paraf dokter pada penulisan konsultasi dengan dokter melalui telepon

KLPCM Paraf Dokter Pada Penulisan Konsultasi


Dengan Dokter Melalui Telepon
20
15
Axis Title

10
5
0
Januari Februari Maret April Mei Juni
Target 0 0 0 0 0 0
RSPC 13 9.2 13.38 12.6 17.25 18.4
RSPP 0 0 0 0 0 0

Analisis data

Hasil pencapaian indikator KLPCM paraf dokter pada penulisan konsultasi dengan dokter
melalui telepon pada semester I tahun 2018 adalah 13.9 %, hasil ini belum mencapai target
yang telah ditetapkan oleh yaitu 0%, bila dibandingkan dengan data pencapaian Rumah Sakit
corporate PT. RSP yaitu RS Pelabuhan Palembang pencapaian lebih tinggi yaitu 0%.
Untuk meningkatkan ketercapaian indikator KLPCM dokter pada penulisan konsultasi dengan
dokter melalui telepon, perlu dilakukan :
1. Lakukan monitoring dan evaluasi terhadap KLPCM paraf dokter pada penulisan
konsultasi dengan dokter melalui telepon
2. Perawat pendamping dokter pada saat DPJP visite mengingatkan kepada DPJP untuk
melakukan ferivikasi terhadap instruksi yang diberikan melalui telepon.

19
IAK.8.4. Kelengkapan Pengisian Resume pasien Pulang

Kelengkapan Pengisian Resume Pasien Pulang


120
100
80
Axis Title

60
40
20
0
Januari Februari Maret April Mei Juni
Target 100 100 100 100 100 100
RSPC 64.79 64.77 86.5 84.63 84.31 80.8
RS PMC 0 100 100 100 100 100
RSPJ 98.62 99.31 100 40.83 99.6 89.68

Analisis data

Hasil pencapaian indikator kelengkapan pengisian resume pasien pulang pada semester I
tahun 2018 adalah 77.6 %, hasil ini belum mencapai target yang telah ditetapkan oleh yaitu
0%, bila dibandingkan dengan data pencapaian Rumah Sakit corporate PT. RSP yaitu RS Port
Medical Center pencapaiannya lebih tinggi yaitu 83.3% dan RS Pelabuhan Jakarta pencapaian
lebih tinggi yaitu 88%.
Untuk meningkatkan ketercapaian indikator kelengkapan pengisian resume pasien pulang,
perlu dilakukan :
1. Lakukan monitoring dan evaluasi terhadap kelengkapan pengisian resume pasien pulang
2. Meningkatkan kerjasama dengan DPJP dalam pengisian resume pasien pulang

20
IAK.9.1. Angka phlebitis pada pemasangan infus

Angka Phlebitis Pada Pemasangan Infus


1.6
1.4
1.2
1
Axis Title

0.8
0.6
0.4
0.2
0
Januari Februari Maret April Mei Juni
Target 1.5 1.5 1.5 1.5 1.5 1.5
RSPC 0 0 0 0.04 0 0.11
RS PMC 0 0 0 0 0 0
RSPP 0.63 0.55 1 0.87 0.89 1.27
`

Analisis data

Hasil pencapaian indikator angka phlebitis pada pemasangan infus pada semester I tahun
2018 adalah 0.02 %, hasil ini sudah mencapai target yang telah ditetapkan oleh yaitu 1.5%,
bila dibandingkan dengan data pencapaian Rumah Sakit corporate PT. RSP yaitu RS Port
Mesical Center pencapaiannya yaitu 0% dan RS Pelabuhan Palembang pencapaiannya yaitu
0.86%.
Untuk meningkatkan ketercapaian indikator angka phlebitis pada pemasangan infus , perlu
dilakukan :
1. Meningkatkan kesterilan saat melalukan pemasangan infus
2. Pelatihan cara pemasangan infus untuk meningkatkan pelayanan
3. Melakukan pemasangan infus sesuai dengan prosedur

21
IAK.9.2. Angka Infeksi Saluran Kemih (ISK) pada pasien terpasang dower kateter

Angka Infeksi Saluran Kemih (ISK) pada Pasien


Terpasang Dower Kateter
12
10
8
Axis Title

6
4
2
0
Januari Februari Maret April mei Juni
Target 10 10 10 10 10 10
RSPC 0 0 0 0 0 0.31
RS PMC 0 0 0 0 0 0
RSPP 0 0 0 0 0 0

Analisis data

Hasil pencapaian indikator angka infeksi saluran kemih (ISK) pada pasien terpasang dower
kateter pada semester I tahun 2018 adalah 0.05 %, hasil ini sudah mencapai target yang telah
ditetapkan oleh yaitu 10%, bila dibandingkan dengan data pencapaian Rumah Sakit corporate
PT. RSP yaitu RS Port Mesical Center pencapaiannya yaitu 0% dan RS Pelabuhan Palembang
pencapaiannya yaitu 0%.
Untuk meningkatkan ketercapaian indikator angka infeksi saluran kemih (ISK) pada pasien
terpasang dower kateter, perlu dilakukan :
1. Meningkatkan kesterilan saat melalukan pemasangan dower kateter
2. Melakukan pemasangan dower kateter

22
IAK.10.1 Kejadian kematian ibu karena persalinan perdarahan

Kejadian Kematian Ibu Karena Persalinan


Perdarahan
1.6
1.4
1.2
Axis Title

1
0.8
0.6
0.4
0.2
0
Januari Februari Maret April Mei Juni
Target 1.5 1.5 1.5 1.5 1.5 1.5
RSPC 0 0 0 0 0 0
RS PMC 0 0 0 0 0 0
RSPP 0 0 0 0 0 0
`

Analisis data

Hasil pencapaian indikator kejadian kematian ibu karena persalinan perdarahan pada semester
I tahun 2018 adalah 0%, hasil ini sudah mencapai target yang telah ditetapkan oleh yaitu
1.5%, bila dibandingkan dengan data pencapaian Rumah Sakit corporate PT. RSP yaitu RS
Port Mesical Center pencapaiannya yaitu 0% dan RS Pelabuhan Palembang pencapaiannya
yaitu 0%, bila dibandingkan dengan standar pelayanan minimal rumah sakit yang dikeluarkan
oleh Kemenkes No. 129/menkes/SK/II/2008 adalah ≤ 1%, pencapian Rumah Sakit Pelabuhan
Cirebon pada semester I 2018 sudah sesuai standar SPM.

Untuk meningkatkan ketercapaian indikator kejadian kematian ibu karena persalinan


perdarahan, perlu dilakukan :
1. Melakukan pendataan ibu hamil yang mendekati masa persalinan

23
IAK.10.2 Kejadian kematian ibu karena pre eklamsia

Kejadian Kematian Ibu Karena Pre eklamsia


35
30
25
Axis Title

20
15
10
5
0
Januari Februari Maret April Mei Juni
Target 30 30 30 30 30 30
RSPC 0 0 0 0 0 0
RS PMC 0 0 0 0 0 0
RSPP 0 0 0 0 0 0
`

Analisis data

Hasil pencapaian indikator kejadian kematian ibu karena pre eklamsia pada semester I tahun
2018 adalah 0%, hasil ini sudah mencapai target yang telah ditetapkan oleh yaitu 30%, bila
dibandingkan dengan data pencapaian Rumah Sakit corporate PT. RSP yaitu RS Port Mesical
Center pencapaiannya yaitu 0% dan RS Pelabuhan Palembang pencapaiannya yaitu 0%, bila
dibandingkan dengan standar pelayanan minimal rumah sakit yang dikeluarkan oleh
Kemenkes No. 129/menkes/SK/II/2008 adalah ≤ 30%, pencapian Rumah Sakit Pelabuhan
Cirebon pada semester I 2018 sudah sesuai standar SPM.

Untuk meningkatkan ketercapaian indikator kejadian kematian ibu karena pre eklamsia, perlu
dilakukan :
1. Melakukan pendataan ibu hamil yang mendekati masa persalinan
2. Melakukan screening pada ibu hamil yang resiko tinggi

24
IAK.10.3. Kejadian kematian ibu karena persalinan sepsis

Kejadian Kematian Ibu Karena Persalinan Sepsis


1.6
1.4
1.2
1
Axis Title

0.8
0.6
0.4
0.2
0
Januari Februari Maret April Mei Juni
Target 1.5 1.5 1.5 1.5 1.5 1.5
RSPC 0 0 0 0 0 0
RS PMC 0 0 0 0 0 0
RSPP 0 0 0 0 0 0
`

Analisis data

Hasil pencapaian indikator kejadian kematian ibu karena sepsis pada semester I tahun 2018
adalah 0%, hasil ini sudah mencapai target yang telah ditetapkan oleh yaitu 30%, bila
dibandingkan dengan data pencapaian Rumah Sakit corporate PT. RSP yaitu RS Port Mesical
Center pencapaiannya yaitu 0% dan RS Pelabuhan Palembang pencapaiannya yaitu 0%, bila
dibandingkan dengan standar pelayanan minimal rumah sakit yang dikeluarkan oleh
Kemenkes No. 129/menkes/SK/II/2008 adalah ≤ 0.2%, pencapian Rumah Sakit Pelabuhan
Cirebon pada semester I 2018 sudah sesuai standar SPM.

Untuk meningkatkan ketercapaian indikator kejadian kematian ibu karena pre eklamsia, perlu
dilakukan :
1. Melakukan pendataan ibu hamil yang mendekati masa persalinan
2. Melakukan screening pada ibu hamil yang resiko tinggi

25
b. Indikator Area Manajemen

IAM.1.1. Aktualisasi pengadaan obat formularium

Aktualisasi Pengadaan Obat Formularium


120
100
80
Axis Title

60
40
20
0
Januari Februari Maret April Mei Juni
Target 100 100 100 100 100 100
RSPC 90.5 89.03 89.63 83.3 78.16 99.89
RS PMC 0 100 100 100 100 100
RSPP 76.5 80.48 74.59 86 86.1 68

Analisis data

Hasil pencapaian indikator aktualisasi pengadaan obat formularium pada semester I tahun
2018 adalah 88%, hasil ini sudah mencapai target yang telah ditetapkan oleh yaitu 100%, bila
dibandingkan dengan data pencapaian Rumah Sakit corporate PT. RSP yaitu RS Port Mesical
Center pencapaiannya yaitu 83,3% dan RS Pelabuhan Palembang pencapaiannya lebih rendah
yaitu 78.6%.

Untuk meningkatkan ketercapaian indikator aktualisasi pengadaan obat formularium, perlu


dilakukan :
1. Melakukan pendataan pengadaan obat
2. Perencanaan pengadaan obat sesuai dengan formularium

26
IAM.1.2. Angka obat yang mencapai kadaluarsa

Angka Obat Yang Mencapai Kadaluarsa


8
7
6
Axis Title

5
4
3
2
1
0
Januari Februari Maret April Mei Juni
Target 1 1 1 1 1 1
RSPC 0.05 0.2 0.2 0.2 0 0.16
RS PMC 0 0.15 1.09 0.28 0 7.18
RSPP 0 1 1 1 0 0.2

Analisis data

Hasil pencapaian indikator angka obat yang mencapai kadaluarsa formularium pada semester
I tahun 2018 adalah 0,13%, hasil ini sudah mencapai target yang telah ditetapkan oleh yaitu
100%, bila dibandingkan dengan data pencapaian Rumah Sakit corporate PT. RSP yaitu RS
Port Mesical Center pencapaiannya yaitu 1,45% dan RS Pelabuhan Palembang pencapaiannya
yaitu 0,53%.

Untuk meningkatkan ketercapaian indikator angka obat yang mencapai kadaluarsa


formularium, perlu dilakukan :
1. Melakukan pendataan obat yang mencapai kadaluarsa
2. Mengembalikan obat yang mendekati kadaluarsa ke distributor

27
IAM.2.1. Genset menyala setelah listrik padam ≤ 10 detik

Genset Menyala Setelah Listrik Padam ≤ 10 Detik


120

100

80
Axis Title

60

40

20

0
Januari Februari Maret April Mei Juni
Target 100 100 100 100 100 100
RSPC 100 100 100 100 100 100
RS PMC 0 100 100 100 100 100
RSPP 100 90 100 100 100 100

Analisis data

Hasil pencapaian indikator genset menyala setelah listrik padam ≤ 10 detik pada semester I
tahun 2018 adalah 100%, hasil ini sudah mencapai target yang telah ditetapkan oleh yaitu
100%, bila dibandingkan dengan data pencapaian Rumah Sakit corporate PT. RSP yaitu RS
Port Mesical Center pencapaiannya lebih rendah yaitu 83,3% dan RS Pelabuhan Palembang
pencapaiannya yaitu 98.3%.

Untuk meningkatkan ketercapaian indikator angka obat yang mencapai kadaluarsa


formularium, perlu dilakukan :
1. Melakukan monitoring dan evaluasi kesiapan alat genset
2. Lakukan uji fungsi secara rutin sesuai jadwal
3. Setting genset 10 detik

28
IAM.3 1. Utilisasi alat USG 4 dimensi sesuai target RKA

Utilisasi Alat USG 4 Dimensi Sesuai Target RKAP


120

100

80
Axis Title

60

40

20

0
Juli Agustus September Oktober November Desember
Target 100 100 100 100 100 100
RSPC 0 0 3 3 3 3
RS PMC 0 0 0 0 0 0
RSPP 5 19 47 25 19 33

Analisis data

Hasil pencapaian indikator utilisasi alat USG 4 dimensi sesuai target RKAP pada semester I
tahun 2018 adalah 2%, hasil ini belm mencapai target yang telah ditetapkan oleh yaitu 100%,
bila dibandingkan dengan data pencapaian Rumah Sakit corporate PT. RSP yaitu RS Port
Mesical Center pencapaiannya lebih rendah yaitu 0% dan RS Pelabuhan Palembang
pencapaiannya yaitu 23,8%.

Untuk meningkatkan ketercapaian indikator utilisasi alat USG 4 dimensi sesuai target RKAP,
perlu dilakukan :
1. Mempromosikan alat USG 4 dimensi

29
IAM.4.1. Survei kepuasan pasien menggunakan index kepuasan pasien untuk rawat jalan

Survei kepuasan pasien Menggunakan Index


Kepuasan Pasien Untuk Rawat Jalan
4.5
4
3.5
3
Axis Title

2.5
2
1.5
1
0.5
0
Januari Februari Maret April mei Juni
Target 4 4 4 4 4 4
RSPC 4.1 4 4 4.1 4.1 4.2
RS PMC 0 4 4 4 4 4
RSPP 3.9 3.9 3.9 3.9 3.9 3.9

Analisis data

Hasil pencapaian indikator survei kepuasan pasien menggunakan index kepuasan pasien
untuk rawat jalan pada semester I tahun 2018 adalah 4%, hasil ini sudah mencapai target
yang telah ditetapkan oleh yaitu 100%, bila dibandingkan dengan data pencapaian Rumah
Sakit corporate PT. RSP yaitu RS Port Mesical Center pencapaiannya lebih rendah yaitu 3.3%
dan RS Pelabuhan Palembang pencapaiannya yaitu 4%.

Untuk meningkatkan ketercapaian indikator survei kepuasan pasien menggunakan index


kepuasan pasien untuk rawat jalan, perlu dilakukan :
1. Empertahankan mutu pelayanan yang sudah ada serta meningkatkan fasilitas
pelayanan dan sarana prasarana

30
IAM.4.2. Prosentase pasien yang mengisi formulir angket pasien

Prosentase Pasien Yang Mengisi Formulir Angket


Pasien
200
180
160
140
Axis Title

120
100
80
60
40
20
0
Januari Februari Maret April Mei Juni
Target 100 100 100 100 100 100
RSPC 179 129 157 183 167 146
RS PMC 100 100 100 100 100 100
RSPP 100 100 100 100 100 100

Analisi data

Hasil pencapaian indikator prosentase pasien yang mengisi formulir angket pasien pada
semester I tahun 2018 adalah 160%, hasil ini sudah mencapai target yang telah ditetapkan
oleh yaitu 100%, bila dibandingkan dengan data pencapaian Rumah Sakit corporate PT. RSP
yaitu RS Port Mesical Center dan RS Pelabuhan Palembang pencapaiannya yaitu 100%.
Seluruh Rumah sakit corporate sudah sesuai dengan target yang telah ditentukan.
Untuk meningkatkan ketercapaian indikator survei kepuasan pasien menggunakan index
kepuasan pasien untuk rawat jalan, perlu dilakukan :
1. Mempertahankan mutu pelayanan yang sudah ada serta meningkatkan fasilitas pelayanan
dan sarana prasarana
2. Meningkatkan kinerja seluruh staf rumah sakit

31
IAM. 5.1. Harapan Dan Kepuasan Staf
a. Tingkat kepuasan karyawan/tenaga kesehatan non perawat
Dievaluasi setahun sekali setiap akhir tahun
b. Tingkat kepuasan perawat
Dievaluasi setahun sekali setiap akhir tahun

IAM.6.1. Current Ratio

Current Ratio
250
200
Axis Title

150
100
50
0
Januari Februari Maret April Mei Juni
Target 100 100 100 100 100 100
RSPC 45.65 43.2 37.1 41 44.4 62.6
RS PMC 182.7 205 157 176 150.9 177.8
RSPP 178 172 123 104 50 54

Analisis data

Hasil pencapaian indikator current ratio pada semester I tahun 2018 adalah 45,6%, hasil ini
belum mencapai target yang telah ditetapkan oleh yaitu 100%, bila dibandingkan dengan data
pencapaian Rumah Sakit corporate PT. RSP yaitu RS Port Mesical Center pencapaiannya
lebih tinggi yaitu 175%dan RS Pelabuhan Palembang pencapaiannya yaitu 113.5%. Seluruh
Rumah sakit corporate sudah sesuai dengan target yang telah ditentukan.

32
IAM.6.2. Return Of Invesment (ROI)

Return Of Invesment (ROI)


120

100

80
Axis Title

60

40

20

0
Januari Februari Maret April Mei Juni
Target 100 100 100 100 100 100
RSPC 85.55 89.61 42.14 67.01 73.9 75.97
RS PMC 1.47 2 2 2 1 2

Analisis data

Hasil pencapaian indikator return of invesment pada semester I tahun 2018 adalah 72.3%,
hasil ini belum mencapai target yang telah ditetapkan oleh yaitu 100%, bila dibandingkan
dengan data pencapaian Rumah Sakit corporate PT. RSP yaitu RS Port Mesical Center
pencapaiannya lebih tinggi yaitu 1,74%.

33
IAM.6.3. Kecepatan Penagihan Piutang Pasien Jaminan

Kecepatan Penagihan Piutang Pasien Jaminan


120

100

80
Axis Title

60

40

20

0
Januari Februari Maret April Mei Juni
Target 100 100 100 100 100 100
RSPC 58 43.8 14.89 13 49.7 48.27
RS PMC 0 0 62 61 56 55

Analisis data

Hasil pencapaian indikator kecepatan penagihan piutang pasien jaminan pada semester I tahun
2018 adalah 37,9%, hasil ini belum mencapai target yang telah ditetapkan oleh yaitu 100%,
bila dibandingkan dengan data pencapaian Rumah Sakit corporate PT. RSP yaitu RS Port
Mesical Center pencapaiannya lebih tinggi yaitu 39,5%.
Untuk meningkatkan ketercapaian indikator kecepatan penagihan piutang pasien jaminan,
perlu dilakukan :
1. Mempercepat alur proses penagihan
2. Meningkatkan kerjasama dengan custamer

34
IAM.7.1. Kepatuhan cuci tangan perawat/bidan dan laboratorium

Kepatuhan Cuci Tangan Perawat/Bidan Dan


Laboratorium
120
100
Axis Title

80
60
40
20
0
Januari Februari Maret April Mei Juni
Target 100 100 100 100 100 100
RSPC 86.73 81.52 81.33 88.8 80.59 83.16
RS PMC 0 85 88 86 88 88
RSPP 83 100 90 88 89 100

Analisis data

Hasil pencapaian indikator kepatuhan cuci tangan perawat / bidan dan laboratorium pada
semester I tahun 2018 adalah 83,6%, hasil ini belum mencapai target yang telah ditetapkan
oleh yaitu 100%, bila dibandingkan dengan data pencapaian Rumah Sakit corporate PT. RSP
yaitu RS Port Mesical Center pencapaiannya lebih rendah yaitu 72,5 dan RS Pelabuhan
Palembang yaitu 91,6%.
Untuk meningkatkan ketercapaian indikator kepatuhan cuci tangan perawat / bidan dan
laboratorium, perlu dilakukan :
1. Sosialisasi kepatuhan cuci tangan pada waktu senam pagi, rapat dan pertemuan lain
2. Pemasangan banner kepatuhan cuci tangan
3. Sosialisasi di ruangan oleh tim PPI
4. Supervisi oleh kepala unit

35
IAM.7.2. Kepatuhan penggunaan alat pelindung diri pada daerah resiko tinggi

Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri Pada


Daerah Risiko Tinggi
120
100
Axis Title

80
60
40
20
0
Januari Februari maret April Mei Juni
Target 100 100 100 100 100 100
RSPC 100 100 100 100 100 100
RS PMC 0 86 88 86 91 88
RSPP 83 100 83 83 100 100

Analisis data

Hasil pencapaian indikator kepatuhan penggunaan alat pelindung diri pada daerah risiko
tinggi pada semester I tahun 2018 adalah 100%, hasil ini sudah mencapai target yang telah
ditetapkan oleh yaitu 100%, bila dibandingkan dengan data pencapaian Rumah Sakit
corporate PT. RSP yaitu RS Port Mesical Center pencapaiannya lebih rendah yaitu 73,1% dan
RS Pelabuhan Palembang yaitu 91,5%, bila dibandingkan dengan standar pelayanan minimal
rumah sakit yang dikeluarkan oleh Kemenkes No. 129/menkes/SK/II/2008 adalah 75%,
pencapian Rumah Sakit Pelabuhan Cirebon pada semester I 2018 sudah sesuai standar SPM.

Untuk meningkatkan ketercapaian indikator kepatuhan penggunaan alat pelindung diri pada
daerah risiko tinggi, perlu dilakukan :
1. Sosialisasi kepatuhan penggunaan alat pelindung diri (APD) pada waktu senam pagi,
rapat dan pertemuan lain
2. Pemasangan banner kepatuhan penggunaan alat pelindung diri (APD)
3. Sosialisasi di ruangan oleh tim PPI
4. Supervisi oleh kepala unit

36
c. Indikator Sasaran Keselamatan Pasien

ISKP.1. Kejelasan tujuan pemasangan gelang identitas pasien

Kejelasan Tujuan Pemasangan Gelang Identitas


Pasien
120
100
Axis Title

80
60
40
20
0
Januari Februari Maret April Mei Juni
Target 100 100 100 100 100 100
RSPC 88 84 83 90 85 85
RS PMC 0 80 80 80 80 90
RSPP 68 100 68 78 78 67

Analisis data

Hasil pencapaian indikator kejelasan tujuan pemasangan gelang identitas pasien pada
semester I tahun 2018 adalah 85,8%, hasil ini belum mencapai target yang telah ditetapkan
oleh yaitu 100%, bila dibandingkan dengan data pencapaian Rumah Sakit corporate PT. RSP
yaitu RS Port Mesical Center pencapaiannya lebih rendah yaitu 68,3% dan RS Pelabuhan
Palembang yaitu 76,5%.
Untuk meningkatkan ketercapaian indikator kepatuhan penggunaan alat pelindung diri pada
daerah risiko tinggi, perlu dilakukan :
1. Sosialisasi kepatuhan terhadap SPO identifikasi pasien
2. Sosialisasi di ruangan oleh tim KPRS
3. Pelatihan mutu dan keselamatan pasien untuk semua pegawai
4. Supervisi oleh kepala unit

37
ISKP.2. Ketepatan pelaksanaan TBAK saat menerima instruksi verbal melalui telepon sesuai

SPO

Ketepatan Pelaksanaan TBAK Saat Menerima


Instruksi Verbal melalui Telepon Sesuai SPO
120
100
Axis Title

80
60
40
20
0
Januari Februari Maret April Mei Juni
Target 100 100 100 100 100 100
RSPC 100 100 100 100 100 100
RS PMC 70 72.3 93.3 88.8 88.8 77.7
RSPP 100 100 100 100 100 100

Analisis data

Hasil pencapaian indikator ketepatan pelaksanaan TBAK saat menerima instruksi verbal
melalui telepon sesuai SPO pada semester I tahun 2018 adalah 100%, hasil ini sudah
mencapai target yang telah ditetapkan oleh yaitu 100%, bila dibandingkan dengan data
pencapaian Rumah Sakit corporate PT. RSP yaitu RS Port Mesical Center pencapaiannya
lebih rendah yaitu 81,8% dan RS Pelabuhan Palembang yaitu 100%.
Untuk meningkatkan ketercapaian indikator kepatuhan penggunaan alat pelindung diri pada
daerah risiko tinggi, perlu dilakukan :
1. Sosialisasi kepada DPJP verifikasi rekomendasi konsultasi
2. Perawat ruangan mengingatkan DPJP untuk memverifikasi rekomendasi konsultasi
3. Pelatihan mutu dan keselamatan pasien untuk semua pegawai

38
ISKP.3. Kepatuhan penyimpanan elektrolit pekat

Kepatuhan Penyimpanan Elektrolit Pekat


120

100

80
Axis Title

60

40

20

0
Januari Februari Maret April Mei Juni
Target 100 100 100 100 100 100
RSPC 100 100 100 100 100 100
RS PMC 100 100 100 100 100 100
RSPP 100 100 100 100 100 100

Analisis data

Hasil pencapaian indikator kepatuhan penyimpanan elektrolit pekat pada semester I tahun
2018 adalah 100%, hasil ini sudah mencapai target yang telah ditetapkan oleh yaitu 100%,
bila dibandingkan dengan data pencapaian Rumah Sakit corporate PT. RSP yaitu RS Port
Mesical Center pencapaiannya dan RS Pelabuhan Palembang sudah sesuai denga target yaitu
100%.
Untuk mempertahankan pencapaian indikator kepatuhan penyimpanan elektrolit, perlu
dilakukan :
1. Sosialisasi SPO kepatuhan penyimpanan elektrolit pekat
2. Sosialisasi di ruangan oleh tim KPRS
3. Supervisi oleh kepala unit
4. Pelatihan mutu dan keselamatan pasien untuk semua pegawai

39
Pemberian Tanda Lokasi Operasi (Marking)
Sesuai SPO
120

100

80
Axis Title

60

40

20

0
Januari Februari Maret April Mei Juni
Target 90 90 90 90 90 90
RSPC 93.5 91.2 98.87 97 100 83
RS PMC 98.81 98.88 97.62 96.1 96.77 100

Analisis data

Hasil pencapaian indikator pemberian tanda lokasi operasi (marking) sesuai SPO pada
semester I tahun 2018 adalah 93,9%, hasil ini sudah mencapai target yang telah ditetapkan
oleh yaitu 90%, bila dibandingkan dengan data pencapaian Rumah Sakit corporate PT. RSP
yaitu RS Port Mesical Center pencapaiannya sudah sesuai denga target yaitu 98%.
Untuk mempertahankan pencapaian indikator pemberian tanda lokasi operasi (marking)
sesuai SPO, perlu dilakukan :
1. Sosialisasi kepatuhan terhadap SPO pemberian tanda lokasi operasi (Marking)
2. Sosialisasi di ruangan oleh tim KPRS
3. Supervisi oleh kepala unit

40
ISKP.5. Kepatuhan cuci tangan semua petugas

Kepatuhan Cuci Tangan Semua Petugas


120
100
80
Axis Title

60
40
20
0
Januari Februari Maret April Mei Juni
Target 80 80 80 80 80 80
RSPC 79.57 79.48 79.15 83.9 81.2 80.13
RS PMC 85.32 84.51 87.74 86 87.96 87.64
RSPP 88 100 91 88 100 80

Analisis data

Hasil pencapaian indikator kepatuhan cuci tangan semua petugas sesuai semester I tahun 2018
adalah 80,57%, hasil ini sudah mencapai target yang telah ditetapkan oleh yaitu 80%.
Pencapaian rata – rata RSPC 80,57%, RS PMC 86,52% dan RSPP 91,16%. Bila
dibandingkan dengan data pencapaian Rumah Sakit corporate PT. RSP yaitu RS PMC dan
RSPP lebih tinggi dibandingkan dengan pencapian RSPC akan tetapi sudah sesuai dengan
target yang telah ditetapkan.
Untuk meningkatkan pencapaian indikator kepatuhan cuci tangan semua petugas sesuai SPO,
perlu dilakukan :
1. Sosialisasi kepatuhan terhadap SPO kepatuhan cuci tangan semua petugas
2. Sosialisasi di ruangan oleh tim KPRS dan tim PPI
3. Lomba cuci tangan
4. Supervisi oleh kepala unit
5. Pemasangan banner kepatuhan cuci tangan

41
ISKP.6. Angka pasien jatuh di IGD dan ruang perawatan

Angka Pasien Jatuh Di IGD Dan Ruang Perawatan


0.18
0.16
0.14
0.12
Axis Title

0.1
0.08
0.06
0.04
0.02
0
Januari Februari Maret April Mei Juni
Target 0 0 0 0 0 0
RSPC 0 0 0.16 0 0 0
RS PMC 0 0 0 0 0 0
RSPP 0 0 0 0 0 0

Analisis data

Hasil pencapaian indikator angka pasienjatuh di IGD dan ruang rawat perawatan cuci tangan
semua petugas semester I tahun 2018 adalah 0,02%, hasil ini belum mencapai target yang
telah ditetapkan oleh yaitu 00% dikarenakan ada kejadian pasien jatuh di ruang perawatan
sebanyak 1x.. Pencapaian rata – rata RSPC 0,16%, RS PMC 0% dan RSPP 0%. Bila
dibandingkan dengan data pencapaian Rumah Sakit corporate PT. RSP yaitu RS PMC dan
RSPP lebih tinggi dibandingkan dengan pencapian RSPC.
Untuk meningkatkan pencapaian indikator kepatuhan cuci tangan semua petugas sesuai SPO,
perlu dilakukan :
1. Membuat blanko monitoring assesment resiko jatuh
2. Meningkatkan kepatuhan assesment resiko jatuh
3. Sosialisasi oleh Tim KPRS
4. Memberi handle pegangan tangan
5. Menjaga lantai ruang perawatan dan kamar mandi selalu kering
6. Memasang bed plang untuk pasien yang resiko jatuh

42
PENUTUP

A. Kesimpulan

Upaya peningkatan mutu yang dilakukan di Rumah Sakit Pelabuhan Cirebon saat ini sudah

mendapatkan dukungan maksimal dari pimpinan/direktur.Seluruh staf/pelaksana juga

memberikan kerjasama dan kontribusi yang baik.Akan tetapi masih butuh koordinasi dan

tata kelola yang baik dalam sistematika kerjanya.

Kedisiplinan dalam waktu pelaporan mutu juga harus ditingkatkan.Kompetensi dan

pengetahuan seluruh anggota Komite Mutu dan Keselamatan Pasien dan penanggung jawab

mutu unit tentang upaya peningkatan mutu harus diupdate dan dilaksanakan.

B. Saran

1. Memaksimalkan pertemuan rutin Komite Mutu dan Keselamatan Pasien sebagai upaya

sosialisasi seluruh program peningkatan mutu kepada kelapa unit maupun penanggung

jawab mutu unit.

2. Mengikuti pelatihan upaya peningkatan mutu baik bagi Komite Mutu dan Keselamatan

Pasien dan penanggung jawab mutu unit.

3. Penataan dan pendistribusian ulang seluruh dokumen PMKP yang berupa Program,

Panduan, dan SPO sehingga seluruh pegawai lebih memahami upaya peningkatan mutu

di RS. Pelabuhan Cirebon

4. Mengoptimalkan upaya validasi data mutu sehingga data mutu yang ditampilkan benar-

benar bisa dipertanggung jawabkan kepada public

5. Sosialisasi ulang program upaya peningkatan mutu kepada seluruh aparatur RS.

Pelabuhan Cirebon.

43