Anda di halaman 1dari 12

SATUAN ACARA PENYULUHAN

DIET HIPERTENSI

Disusun oleh :

Nama : Ikke Septyagusti

Nim : C1015016

PROGRAM SARJANA KEPERAWATAN DAN NERS

SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN BHAMADA SLAWI

2018
Pokok Pembahasan : Diet Hipertensi

Sub Pokok Pembahasan :

Pengertian Hipertensi,

Penyebab Hipertensi,

 Tanda dan Gejala Hipertensi,

Diet Hipertensi,

Pencegahan Hipertensi

Sasaran : keluarga Ny.S , warga RT005/008, Desa Dukuhwaru

Tempat : keluarga Ny.S

Hari /Tanggal : Rabu, 26 Desember 2018

Jam : 11.00-selesai

Nama Penyuluh : Ikke Septyagusti

A. Tujuan
 Tujuan Umum

Setelah diberikan penyuluhan 30 menit, tentang hipertensi diharapkan keluarga


Ny.S mampu memahami dan mengerti tentang hipertensi

 Tujuan Khusus

Setelah mengikuti penyuluhan selama 30 menit tentang Hipertensi, diharapkan keluarga


Ny.S dapat mengerti dan memahami :

1. Menjelaskan tentang hipertensi


2. Menyebutkan penyebab hipertensi
3. Menyebutkan tanda dan gejala hipertensi
4. Menjelaskan tentang diet hipertensi
5. Menjelaskan tentang pencegahan hipertensi

B. Materi Penyuluhan (Terlampir)


1. Pengertian hipertensi
2. Penyebab hipertensi
3. Tanda dan gejala hipertensi
4. Diet hipertensi
5. Pencegahan hipertensi

C. Metode Penyuluhan
1. Diskusi (Tanya Jawab)
D. Media
1. Lembar balik
2. Leaflet

E. Setting tempat

lembar balik

penyuluh Pembimbin
g

F. Pengorganisasian
AUDIENC :
1) Penyuluh : Ikke Septyagusti

G. Tugas E pengorganisasian
1. Penyuluhan
 Menggali pengetahuan keluarga tentang pengertian diet seimbang bagi lansia
 Menjelaskan materi mengenai hipertensi
 Menjawab pertanyaan peserta

H. Kegiatan penyuluhan

Kegiatan
No. Waktu
Pembicara Peserta

1. 5 menit Pembukaan Menjawab salam


1. Memberi salam Mendengarkan dan menyimak
2. Memperkenalkan diri Bertanya mengenai perkenalan dan
3. Menyampaikan topik tujuan jika ada yang kurang jelas

4. Menjelaskan tujuan
penyuluhan
5. Melakukan kontrak waktu

15 menit Isi Mendengarkan dan menyimak


a. Penyampaian Materi Bertanya mengenai hal-hal yang
belum jelas dan dimengerti
b. Menjelaskan tentang pengertian
hipertensi

c. Menjelaskan penyebab hipertensi

d. Menjelaskan tanda dan gejala


hipertensi

e. Menjelaskan tentang diet


hipertensi

f. Menjelaskan pencegahan
hipertensi

g. Tanya Jawab

h. Memberikan kesempatan pada


peserta untuk bertanya

3. 10 menit Evaluasi
1. Memberikan kesempatan 1) Bertanya
pada peserta untuk bertanya
2) Menjawab
2. Menanyakan kembali pada
peserta tentang materi yang
disampaikan

4. 5 menit Penutup
1) Menyimpulkan materi 1) Mendengarkan
2) Memberi salam 2) Menjawab salam

I. Evaluasi

Diharapkan keluarga mampu :


1. Menjelaskan tentang pengertian hipertensi

2. Menjelaskan tentang penyebab hipertensi

3. Menjelaskan tanda dan gejala hipertensi

4. Menjelaskan tentang diet hipertensi

5. Menjelaskan tentang pencegahan hipertensi


MATERI

HIPERTENSI

A. Pengertian

Hipertensi adalah suatu keadaan dimana dijumpai tekanan darah 140/90 mmHg
atau lebih untuk usia 13 – 50 tahun dan tekanan darah mencapai 160/95 mmHg untuk
usia di atas 50 tahun. Pengukuran tekanan darah minimal sebanyak dua kali untuk lebih
memastikan keadaan tersebut (WHO, 2005).

Hipertensi dapat dikelompokan menjadi dua jenis, yaitu: Hipertensi primer atau
essensial dan hipertensi sekunder. Hipertensi primer adalah hipertensi yang tidak atau
belum diketahui penyebabnya. Hipertensi primer menyebabkan perubahan pada jantung
dan pembuluh darah. Sedangkan hipertensi sekunder adalah hipertensi yang disebabkan
atau sebagai akibat dari adanya penyakit lain dan biasanya penyebabnya sudah
diketahui, seperti penyakit ginjal dan kelainan hormonal atau pemakaian obat tertentu
(Anggraini, 2009).

 Secara klinis derajat hipertensi dapat dikelompokan yaitu :

No Kategori Sistolik (mmHg) Diastolik (mmHg)

1 Optimal <120 <80

2 Normal 120-129 80-84

3 Hight normal 130-139 85-89

4 Hipertensi

Grade 1(ringan) 140-159 90-99

Grade 2(sedang) 160-179 100-109

Grade 3(berat) 180-209 100-119

Grade 4(sangat berat) >210 >120

B. Penyebab

1. Obesitas
2. Kurang olahraga
3. Konsumsi garam berlebih
4. Asupan alkohol
5. Merokok
6. Stress
7. Pil kontrasepsi oral
8. OAINS
9. Steroid
10. Riwayat keluarga
11. Penuaan
12. Asupan lemak yang berlebihan
13. Obesitas

C. Tanda dan Gejala Hipertensi

1. Kepala Terasa Sakit

Gejala yang lebih serius dari penyakit hipertensi yang ringan adalah sakit kepala dengan
tempo yang sering dan terus-menerus, bisa saja ini merupakan gejala dari tekanan darah
yang melonjal naik. Karena sakit kepala ini biasanya tidak dirasakan pada hipertensi
yang ringan. Anda dapat terserang sakit kepala jika tekanan darah berada diatas 180/110
mmHg.

2. Mimisan

Pada tahap awal penyakit hipertensi mimisan juga menjadi salah satu tanda yang muncul.
Jika ternyata Anda memiliki riwayat tekanan darah tinggi kemudian muncul mimisan
yang sulit dihentikan segera periksakan diri ke dokter dan melakukan konsultasi.

3. Mual dan Muntah

Meskipun gejala mual dan muntah merupakan gejala umum yang terjadi pada
kebanyakan penyakit namun pada penyakit hipertensi gejala mual dan muntah ini agak
sedikit berbeda karena pada hipertensi atau tekanan darah tinggi mual dan muntah ini
disertai dengan pandangan menjadi kabur dan juga napas dengan tempo yang pendek-
pendek

4. Mati Rasa

Meningkatnya tekanan darah akbiat hipertensi menyebabkan mati rasa atau rasa
kesemutan yang bisa saja menjadi tanda awal penyakit stroke. Jika hipertensi tak bisa
terkontrol maka akan berakibat pada rusaknya saraf sehingga gejala seperti ini muncul.

5. Titik darah pada bagian mata

Ketika Anda melihat terdapat titik darah pada bagian bola mata, Anda perlu waspada
karena bisa saja titik darah tersebut merupkaan pembekuan darah yang terjadi
dikarenakan hipertensi. Sebelum Anda menghilangkan titik darah tersebut cobalah minta
kepada dokter untuk diperiksa tekanan darah Anda.

6. Merasa Pusing

Vertigo dan perasaan ringan pada kepala yang disertai perasaan pusing juga
kemungkinan merupakan gejala hipertensi. Jika muncul secara tiba-tiba tanda-tanda
seperti ini jangan pernah diabaikan karena jika perasaan pusing dan juga vertigo
ditambah lagi dengan sulitnya berjalan dan pingsan bisa merupakan tahap awal gejala
stroke.
D. DIET Rendah garam

1. Tujuan Rendah Garam

Tujuan diet untuk penderita hipertensi dalah untuk membantu menghilangkan garam /
air dalam jaringan tubuh dan menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi

2. Macam Dan Indikasi Pemberian Makanan

 Diet Rendah Garam I

Dalam pemasakan tidak ditambahkan garam dapur sama sekali, makanan ini
diberikan pada penderita hipertensi berat (diastol > 114 mmHg)

Contoh menu :

 Pagi :

o NASI 1 GLS BELIMBING (70 GR)

o Telur 1 butir (50 gr)

o Sayuran ½ gls belimbing (50 gr)

o Minyak ½ sdk makan (5 gr)

o Gula pasir 1 sdk makan (10 gr)

 Siang dan Sore :

o NASI 2 GLS BELIMBING (140 GR)

o Daging 2 potong (50 gr)

o Sayuran ¼ gls (75 gr)

o Buah 1 buah pisang (75 gr) Minyak 1 sdk makan (10 gr)

 Diet Rendah Garam II


Pemberian makan sehari sama dengan diet rendah garam I, dalam pemasakan
dibolehkan menggunakan ¼ sendok teh garam dapur. Makanan ini diberikan pada
penderita hipertensi sedang (diastol 100 – 114 mmHg)

Contoh menu :

 Pagi :

o Nasi

o telur dadar

o tumis kacang panjang

o sayur lodeh

o papaya

 Siang :

o Nasi

o ikan acar

o telur

o bacem

o pisang

 Sore :

o Nasi

o Daging

o tempe kering

o sayur

 Diet Rendah Garam III


Pemberian makanan sehari sama dengan diet rendah garam I, dalam pemasakannya
boleh diberikan ½ sendok teh garam dapur. Makanan ini diberikan pada penderita
hipertensi ringan (diastol < 100 mmHg) Untuk mempertinggi cita rasa dapat
digunakan gula, cuka, bawang merah/ bawang putih, jahe, kunyit dan salam.

Contoh menu :

o Makanan yang dikukus

o Ditumis

o Digoreng

o dipanggang lebih enak dari pada direbus.

E. Pencegahan Hipertensi

1. Periksakan tekanan darah secara teratur ke pelayanan kesehatan terdekat


2. Diet hipertensi
3. Istirahat yang cukup
4. Hindari strees
5. Menurunkan berat badan,
6. Membatasi asupan alcohol,
7. Melakuka latihan fisik secara teratur,
8. Mengurangi asupan natrium,
9. Dan berhenti merokok.

Lampiran :