Anda di halaman 1dari 3

Syarat Final Tambang Terbuka

Raju Septian H1C111042

APPLICABILITY OF HYDRAULIC BOREHOLE MINING (‘HBHM’) TO DIAMONDIFEROUS DEPOSITS


Thesis Oleh Daniel Morgan BooneBeck

New mexico Institute of Mining and Technology

Departement of mineral engineering

Abstract

Explorasi Diamond memerlukan biaya serta waktu yang besar dengan kemungkinan sukses yang kecil,
karenanya produksi diamon 10 tahun kebelakang tidak mampu memenuhi permintaan pasar. Saat ini
kurang dari 1% kimberlite pipes yang bernilai ekonomis karena ukurannya kecil, low grade, lokasi sulit
dijangkau denga high strip ration yang tinggi.

Hydraulic Borehole Mining (‘HBHM’) menawarkan metode altenative lebih murah yang dianggap lebih
cocok untuk endapat mengandung Diamond modest dengan orientasi vertical yang tidak ekonomis jika
ditambang dengan metode tradisional. HBHM menawarkan biaya modal dan operasional yang lebih kecil
dibandingkan degan metode conventional. Dalam pelaksanaan HBHM tidak perlu mebongkar overburden,
tidak membangun infrastruktur bawah tanah sehingga tidak diperlukan alat gali muat dan angkut yang
besar. Produksi yang langsung, fleksibel dan selektif dengan material slurry menurunkan biaya
penanganan hasil dan transportasinya. Sumber air tanah serta alirannya tidask rusak sehinga efek
lingkungnya cenderung kecil. Thesis ini menganalisa potensial pengaplikasian HDBM.

Walaupun masih berada dalam masa pengebangan metode HBHM berpotensi besar dengan biaya yang
jauh lebih kecil dibandingkan penambangan Diamond convensional sehingga dapat membuka peluang
ekonomis endapan ‘terlantar’ yang dianggap tidak ekonomis dengan standar konvensional

Chapter 1 Executive Summary

1.1 Hydraoulic Borehole Mining (“HBHM”)

Thesis ini bertujuan mengevalasi potensial pengaplikasian HBHM yang tidak ekonomis jika diakses dengan
metode konvensional. HBHM merupakan metode penambangan prototive (novel) yang mengabungkan
water jet cutting tool dengan sistem downhole slurry pumping. Mineral diambil melalui lubang bor yang
bagian bawah alatnya mengeluarkan water jet yangmengerosi ore dari slurry yang kemudian dipompa
kepermukan melalui pipa transfer yang kemudian diteruskan kepada mil atau prosesing plant. Karena ore
sudah direduksi oleh aliran water jet biaya grinding berkurang. Untuk pencegahan subsiden atau cave in
tailing dapat dipompa kembali sehingga material waste juga berkurang.

Karna sifatnya yang selective fleksibel HBHM dapat mengabil deposit yang tidak terjangkau, kecil, atau
mineralisaslinya acak cocok untuk penambangan kecil deposit diamondiferous yang terdampar.

1.2 Diamondiferous deposite

Formasi diamond
Diamond merupakan crystal yang terbentuk dalam perut bumi (jauh dibawah 150km permukaan bumi)
saat carbon menerima tekanan dan temperatur tinggi, setelah formasinya diamond terbawah
kerpermukaan karena aktivitas volcanik. Saat mendekati permukaan campuran magma, minerals,
fragmen batuan dan diamond membentuk sturktur pipa berbentuk kerucut seperti wortel yang disebut
“kimberlte pipes” atau “kimberlites”

Kimberlite Pipes dan endapan aluvial


Merupakan primary source diamond, mebentang sepanjang 1-2 km kedalam tanah. Apabila tidak memiliki
rock cap yang memeluk bagian atasnya disebut dengan Lamproite pipes biasanya berkedalaman 0.5 km
dengan kandungan lebih beragam.

Selain itu secondry source diamond bersal dari deposit yang telah terpisah dari primary source oleh erosi
natural yang terendapkan di dasar sungai, garis pantai, glasier es, atau dasar laut. Endapan ini disebut
endapan aluvial walau jumlahnya sedikit (10%-15%) dari total diamond dunia kualitasnya biasanya jauh
lebih baik.

1.3 Diamond supply 1.4 Global Demand


Yada yada yada data negara penyuplai terbesar diamond muda muda muda tidak ada perkembangan dalam
penambanga ekonomis untuk diamond yada yada yada puncak perkiraan produksi hanya ada 11 tambang
besar 2023 yotte yotte yotte permintaan pasar tidak tepenuhi. Potensi ekonomi.

1.6 Conceptual Economics

Kelebihan Teknologi HBHM

Sudah dibahas pada abstrak

Conceptual Economic Model

Agar dapat lebih memahami potensi ekonomi teknologi ini, pengarang melakukan perkiraan konsep
finalsial melalui pengaplikasian teori HBHM ke tambang kimberlite pipe dan dapat ditarik kesimpulan
HBHM dapat merubah fundamental pola pikir dalam penambanga diamond karenan kemampuan HBHM
untuk menanbang scala kecil degan biaya murah untuk deposit kecil dan atau lower grade.

Model potensi ekonomi berdasarkan pada data pilot test yang tersedia didukung banyak beragam asumsi
pengarang, karenanya pengarang mengakui bawah perkiran potensi ini rawan kesalahan.

Point penting yang perlu diperhatikan:

 Biaya modal rendah karena alat bisa dibilang sederhana dan sedikit
 Dapat tetap ekonomis walaupun scala penambangan kecil
 Dapat digunakan walaupun untuk deposit diamond low grade (18 CPHT ‘carat per ton’) lebih kecil
dari standar saat ini 30 CHPT.
 Peluang ekonomi unik pemanfaatan deposite kecil yang dulu dianggap tidak ekonomis

Chapter 3 Hydraulic Borehole Mining Technology

3.2 Metedologi

Dalam penambangan HBHM lubang bor dengan diameter digali kedalam target sumberdaya. Setelah
borehole menembus posisi kedalaman resouce, sidewall lubang dipotong dan dihamburkan dengan
semprotan air dan udara bertekanan tinggi. Alat kemudian menaikan ore terpotong yang mengendap
kepermukaan. Proses ini umumnya berlangsung singkat pada 1 lubang karna alat akan berpindah kelokasi
selanjutnya. Karena hanya mengali lubang dan tidak melakukan pembongkaran overburden dampak
terhadap lingkungan kecil.
HBHM dapat beroverasi pada lokasi rawa Salah satu kelebihan HBHM adalah memungkinkan operasi
pada lokasi berair samapai terendam atau ore body yang berada pada aliran air. Jika area permukaanya
drill rig dapat ditambankan penyokong atau dinaikan pada kapal barge. HBHM juga sangat efisien jika
digunakan pada deposti SR besar Karena sifatnya yang langsung spesifik mengakses ore body melalui
lubang bor sehingga bisa mengabaikan overburden.

Chapter 4 Borehole Mining for Diamondiferous Deposits

4.1 aplikasi HBHM kepada deposit kimberlie pipe

Dalam Sejarah HBHM belum pernah digunakan pada kimberlie pipe

Sepeti sudah dibahas pada bagian 3.1, HBHM telah diaplikasikan kepada beragam deposit (bauxite, emas,
besi, manga,zircon uranium) dengan tingkat kesuksesan yang bervariasi. Walaupun pada tahun 1990s
HBHM pernah digunakan untuk sampling bulk diamond kimberlite di Kanada metode ini berlum pernah
diaplikasikan secara komersil padahal pengarang menanggap metode ini sangat cocok untuk kimerlite
deposite ore yang memiliki geometri vertical, nilai tinggi, berukuran kecil dan heterogen dengan bagian
yang mudah terfragmentasi.