Anda di halaman 1dari 13

SATUAN ACARA PENYULUHAN

PERAWATAN KAKI DIBETES MELITUS

Oleh:

DESTURA/ I4052181034

PROGRAM PROFESI NERS

FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS TANJUNGPURA

PONTIANAK

2018
SATUAN ACARA PENYULUHAN

Topik : Perawatan kaki Diabetes Melitus

Hari/Tanggal : Jumat, 28 Desember 2018

Waktu : 20 menit

Tempat : RSUD dr. Abdul Aziz Singkawang, Bangsal Penyakit Dalam

Sasaran : Pasien dan Keluarga dengan Diabetes Melitus

Penyuluh : Destura

A. Tujuan Umum
Setelah dilakukan penyuluhan, pasien dan keluarga mengetahui dan memahami
serta dapat memperaktekkan perawatan kaki diabetes secara mandiri.

B. Tujuan Khusus
1. Pasien dan keluarga mengetahui pengertian kaki diabetes
2. Pasien dan keluarga mengetahui penyebab
3. Pasien dan keluarga mengetahui masalah umun kaki diabetes
4. Pasien dan keluarga mengetahui pencegahan primer kaki diabetes
5. Pasien dan keluarga mengetahui tips perawatan kaki diabetes
6. Pasien dan keluarga dapat mengerti dan menerapkan tips perawatan kaki
secara mandiri

C. Sub Pokok Bahasan


1. Pengertian kaki diabetes
2. Penyebab kaki diabetes
3. Masalah umum kaki diabetes
4. Pencegahan primer kaki diabetes
5. Tips perawatan kaki diabetes
Tahap
Kegiatan Penyuluh Kegiatan Peserta Metode Waktu
Kegiatan
Pembukaan 1. Salam Mendengarkan dan Ceramah 5 menit
2. Perkenalan memperhatikan
3. Menjelaskan tujuan umum
dan khusus
4. Mengkaji tingkat
pengetahuan keluarga
tentang kaki diabetes
Penyajian Menjelaskan tentang : Mendengarkan dan Ceramah 10 menit
6. Pengertian kaki diabetes mengamati dan Tanya
7. Penyebab kaki diabetes jawab
8. Masalah umum kaki
diabetes
9. Pencegahan primer kaki
diabetes
10. Tips perawatan kaki
diabetes

Penutup 1. Memberikan kesempatan Bertanya dan Tanya 5 menit


menjawab Jawab
bertanya kepada peserta
pertanyaan
penyuluhan
2. Memberikan pertanyaan
tentang sub pokok bahasan
3. Membuat kesimpulan dari
materi
D. Kegiatan Penyuluhan

E. Media
1. Leaflet

F. Metode
- Ceramah
- Tanya Jawab

G. Materi
(terlampir)
H. Evaluasi
1. Jangka pendek
- Peserta penyuluhan memberikan pertanyaan tentang materi penyuluhan
- Peserta penyuluhan mampu menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan materi
penyuluhan
2. Jangka panjang
Pasien dan keluarga mampu melakukan perawatan pada kaki diabetes secara mandiri
MATERI

Salah satu komplikasi yang sering terjadi pada pasien diabetes melitus adalah
masalah kaki. Misalnya luka pada kaki yang tidak kunjung sembuh, infeksi bakteri
atau jamur, dan yang paling parah adalah pembusukan jaringan sehingga perlu
dilakukan amputasi.

A. PENGERTIAN KAKI DIABETES

Kaki diabetes adalah kelainan tungkai kaki bawah akibat diabetes mellitus
yang tidak terkendali. Kelainan kaki diabetes mellitus dapat disebabkan adanya
gangguan pembuluh darah, gangguan persyarafan dan adanya infeksi.

B. PENYEBAB

Masalah pada kaki penderita DM disebabkan oleh tiga hal, yaitu:

a) Aliran darah yang buruk

Hal ini terjadi karena kerusakan pembuluh darah yang disebabkan oleh kadar
gula darah yang tinggi dalam waktu lama. Aliran darah yang terganggu menyebabkan
kaki tidak mendapatkan nutrisi yang cukup, sehingga kulit kaki menjadi lemah,
mudah luka dan sukar sembuh jika terjadi luka. Gejala-gejalanya adalah sebagai
berikut:

 Sakit pada tungkai bila berdiri, berjalan dan melakukan kegiatan fisik.
 Jika diraba kaki terasa dingin, tidak hangat.
 Rasa nyeri kaki pada waktu istirahat dan malam hari.
 Sakit pada telapak kaki saat berjalan.
 Jika luka sukar sembuh.
 Pemeriksaan tekanan nadi kaki menjadi kecil atau hilang.
 Perubahan warna kulit, kaki tampak pucat atau kebiru-biruan.

b) Kerusakan saraf

Hal ini juga terjadi karena kadar gula darah yang tinggi dalam waktu lama.
Kerusakan saraf menyebabkan kepekaan seorang pasien DM terhadap rasa nyeri
menjadi berkurang, sehingga pasien tidak sadar saat kakinya terluka.

c) Radang
Penurunan peredaran darah kaki menghambat proses penyembuhan luka,
akibatnya kuman masuk ke dalam luka dan terjadi infeksi.

C. MASALAH UMUM PADA KAKI DIABETES

Adanya masalah tersebut pada kaki diabetes, akan menimbulkan beberapa


masalah yang umumnya terjadi antara lain:

 Kapalan, Mata Ikan dan Melepuh

Kapalan (callus), mata ikan (kutil) merupakan penebalan atau pengerasan kulit yang
juga terjadi pada kaki diabetes, akibat dari adanya penurunan peredaran darah dan
juga gesekan atau tekanan yang berulang-ulang pada daerah tertentu di kaki. Jika
kejadian tersebut tidak diketahui dan diobati dengan tepat, maka akan menimbulkan
luka pada jaringan di bawahnya, yang berlanjut dengan radang menjadi luka

Kadang-kadang luka tidak dapat terlihat dan diarasa akibat adanya mati rasa, dan
diketahui setelah keluarnya cairan atau nanah, yang merupakan tanda awal dari
masalah. Jadi harus segera diobati dan dirujuk ke podiatrist atau tim kesehatan.
Kejadian kulit melepuh atau iritasi sering diakibatkan oleh pemakaian sepatu yang
sempit, jika hal ini terjadi jangan mengobati sendiri.

 Cantengan (kuku masuk kedalam jaringan)

Cantengan merupakan kejadian luka infeksi pada jaringan sekitar kuku yang sering
disebabkan adanya pertumbuhan kuku yang salah. Keadaan seperti ini disebabkan
oleh perawatan kuku yang tidak tepat misalnya pemotongan kuku yang salah (seperti
terlalu pendek atau miring), kebiasaan mencungkil kuku yang kotor. Seperti kita
ketahui kuku juga merupakan sumber kuman, jadi bila ada luka mudah terinfeksi.
Cantengan ditandai dengan sakit pada jaringan sekitar kuku, merah dan bengkak dan
keluar cairan nanah, yang harus segera ditanggulangi.

 Kulit Kaki Retak dan Luka Kena Kutu Air

Kerusakan syaraf dapat menyebabkan kulit sangat kering, bersisik, retak dan pecah-
pecah, terutama pada sela-sela jari kaki. Kulit kaki yang pecah memudahkan
berkembangnya infeksi jamur dikenal dengan kutu air, yang dapat berlanjut menjadi
ulkus gangrene.

 Kutil Pada Telapak Kaki


Kutil pada telapak kaki disebabkan oleh virus dan sangat sulit dibersihkan. Biasanya
terjadi pada telapak kaki hamper mirip dengan callus, jangan diobati sendiri,
periksakan ke dokter.

 Radang Ibu Jari Kaki (Jari Seperti Martil)

Pemakaian sepatu yang terlalu sempit dapat menimbulkan luka pada jari-jari kaki,
kemudian terjadi peradangan. Adanya neuropati dan peradangan yang lain pada ibu
jari kaki menyebabkan terjadinya perubahan bentuk ibu jari kaki seperti martil
(hammer toe). Kejadian ini dapat juga disebabkan adanya kelainan anatomic yang
dapat menimbulkan titik tekan abnormal pada kaki. Kadang-kadang pembedahan
diperlukan untuk mencegah komplikasi ke tulang.

D. UPAYA PENCEGAHAN UTAMA

Perawatan kaki merupakan sebagian dari upaya pencegahan primer pada


pengelolaan kaki diabetic yang bertujuan untuk mencegah terjadinya luka. Upaya
pencegahan primer antara lain:

 Penyuluhan kesehatan DM, komplikasi dan kesehatan kaki


 Status gizi yang baik dan pengendalian DM.
 Pemeriksaan berkala DM dan komplikasinya
 Pemeriksaan berkala pada kaki penderita
 Pencegahan/perlindungan terhadap trauma-sepatu khusus.
 Higiene personal termasuk kaki.
 Menghilangkan factor biomekanis yang mungkin menyebabkan ulkus.

E. TIPS PERAWATAN KAKI DIABETES

1. Periksa kaki setiap hari, apakah ada kulit retak, melepuh, luka, perdarahan. Gunakan
cermin untuk melihat bagian bawah kaki, atau minta bantuan orang lain untuk
memeriksa.

2. Bersihkan kaki setiap hari pada waktu mandi dengan air bersih dan sabun mandi.
Bila perlu gosok kaki dengan sikat lunak atau batu apung. Keringkan kaki dengan
handuk bersih, lembut, yakinkan daerah sela-sela jari kaki dalam keadaan kering,
terutama sela jari kaki ketiga-keempat dan keempat-kelima.

3. Berikan pelembab/lotion (hand body lotion) pada daerah kaki yang kering, tetapi
tidak pada sela-sela jari kaki. Pelembab gunanya untuk menjaga agar kulit tidak
retak.
4. Gunting kuku kaki lurus mengikuti bentuk normal jari kaki, tidak terlalu pendek atau
terlalu dekat dengan kulit, kemudian kikir agar kuku tidak tajam. Bila penglihatan
kurang baik minta pertolongan orang lain untuk memotong kuku atau megikir kuku
setiap dua hari sekali. Hindarkan terjadi luka pada jaringan sekitar kuku. Bila kuku
keras sulit untuk dipotong, rendam kaki dengan air hangat kuku (37°C) selama ± 5
menit, bersihkan dengan sikat kuku, sabun dan air bersih. Bersihkan kuku setiap hari
pada waktu mandi dan berikan krem pelembab kuku.

5. Memakai alas kaki sepatu atau sandal untuk melindungi kaki agar tidak terjadi luka,
juga di dalam rumah.

6. Gunakan sepatu atau sandal yang baik yang sesuai dengan ukuran dan enak untuk
dipakai, dengan ruang dalam sepatu yang cukup untuk jari-jari. Pakailah kaus/
stocking yang pas dan bersih terbuat dari bahan yang mengandung katun. Syarat
sepatu yang baik untuk kaki diabetik:
a. Ukuran : sepatu lebih dalam, panjang sepatu ½ inchi lebih panjang dari jari-
jari kaki terpanjang saat berdiri (sesuai cetakan kaki).
b. Bentuk : ujung tidak runcing, tinggi tumit kurang dari 2 inchi.
c. Bagian dalam bawah (insole) tidak kasar dan licin, terbuat dari bahan busa
karet, plastic dengan tebal 10-12 mm.
d. Ruang dalam sepatu longgar, lebar sesuai dengan bentuk kaki.

7. Periksa sepatu sebelum dipakai, apakah ada kerikil, benda-benda tajam seperti jarum
dan duri. Lepas sepatu setiap 4-6 jam serta gerakkan pergelangan dan jari-jari kaki
agar sirkulasi darah tetap baik terutama pada pemakaian sepatu baru.

8. Bila ada luka kecil, obati luka dan tutup dengan pembalut bersih. Periksa apakah ada
tanda-tanda radang.

9. Segera ke dokter bila kaki mengalami luka.

10. Periksakan kaki ke dokter secara rutin.


MEN
7) Gunakan
sepatu
sandal yang baik
atau CEG
yang sesuai
dengan ukuran
dan enak untuk
AH
dipakai, dengan
ruang
sepatu
dalam
yang
daripa
cukup untuk jari-
jari. da
8) Bila ada luka
kecil, obati luka
dan tutup dengan
MEN
pembalut bersih.
Periksa
ada
apakah
tanda-tanda
GOB
radang.

9) Segera ke
ATI !!
dokter bila kaki
mengalami luka. !
10) Periksakan
kaki ke dokter
secara rutin.

Lebi
h
Baik
Perawata PROGRAM
PROFESI NERS

n FAKULTAS
KEDOKTERAN

UNIVERSITAS
kaki TANJUNGPURA

PONTIANAK
diabetes

Oleh :

DESTURA
APAKAH b) Kerusakan dalam luka dan

KAKI saraf terjadi infeksi.

DIABETES ITU (neuropati)


??
Hal
Kaki diabetes ini juga
adalah kelainan terjadi
karena kadar
tungkai kaki bawah MASALAH
akibat diabetes gula darah
yang tinggi YANG
mellitus yang tidak
terkendali.
dalam waktu SERING
lama.
Kerusakan
TERJADI
PENYEBABN
saraf PADA KAKI
YA ! menyebabka
n kepekaan
DIABETES . .
a) Aliran darah seorang
 Kapalan, Mata
yang buruk pasien DM
Ikan dan Melepuh
terhadap rasa
Hal ini
nyeri  Cantengan (kuku
terjadi karena
menjadi masuk kedalam
kerusakan
berkurang, jaringan)
pembuluh darah
sehingga
yang disebabkan
pasien tidak  Kulit Kaki Retak
oleh kadar gula
sadar saat dan Luka Kena
darah yang tinggi
kakinya Kutu Air
dalam waktu
terluka.
lama. Aliran  Kutil Pada
darah yang c) Infeksi Telapak Kaki
terganggu
menyebabkan Penu  Radang Ibu Jari
kaki tidak runan Kaki (Jari Seperti
mendapatkan sirkulasi Martil)
nutrisi yang darah kaki
cukup, sehingga menghambat BAGAIMANA
kulit kaki proses
UPAYA
menjadi lemah, penyembuha
mudah luka dan n luka, PENCEGAH
akibatnya
sukar sembuh ANNYA ?
jika terjadi luka. kuman
masuk ke
Perawatan kaki KESEHAT sela jari kaki dalam
merupakan sebagian keadaan kering,
AN KAKI terutama sela jari
dari upaya
pencegahan primer DIABETE kaki ketiga-
keempat dan
pada pengelolaan S keempat-kelima.
kaki diabetic yang
1) Periksa
bertujuan untuk 3) Berikan
kaki setiap
mencegah terjadinya pelembab/lotion
hari, apakah
luka. Upaya (hand body lotion)
ada kulit
pencegahan primer pada daerah kaki
retak,
yang kering, tetapi
antara lain : melepuh, luka,
tidak pada sela-sela
perdarahan.
 Penyuluhan jari kaki. Pelembab
Gunakan
kesehatan DM, gunanya untuk
cermin untuk
komplikasi dan menjaga agar kulit
melihat bagian
kesehatan kaki tidak retak.
bawah kaki,
 Status gizi yang
atau minta 4) Gunting kuku
baik dan
bantuan orang kaki lurus
pengendalian
lain untuk mengikuti bentuk
DM.
memeriksa. normal jari kaki,
 Pemeriksaan
tidak terlalu pendek
berkala DM dan 2) Bersihka
atau terlalu dekat
komplikasinya n kaki setiap
dengan kulit,
 Pemeriksaan hari pada
kemudian kikir
berkala pada kaki waktu mandi
agar kuku tidak
penderita dengan air
tajam.
 Pencegahan/perli bersih dan
ndungan terhadap sabun mandi. 5) Memakai alas
trauma-sepatu Bila perlu kaki sepatu atau
khusus. gosok kaki sandal untuk
 Higiene personal dengan sikat melindungi kaki
termasuk kaki. lunak atau agar tidak terjadi
 Menghilangkan batu apung. luka, juga di dalam
factor biomekanis Keringkan rumah.
yang mungkin kaki dengan
menyebabkan 6) Periksa sepatu
handuk bersih,
ulkus. sebelum dipakai,
lembut,
apakah ada kerikil,
TIPS yakinkan
benda-benda tajam
daerah sela-
MENJAGA
seperti jarum dan
duri.