Anda di halaman 1dari 15

SILABUS

Satuan Pendidikan : SMA


Mata Pelajaran : Matematika (Wajib dan Peminatan)
Kelas :XII (Dua Belas)
Tahun Pelajaran : 2014/2015

Kompetensi Inti :
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya (Sikap Spiritual).
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama toleran, damai), santun, responsif dan
pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan
social dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan
peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan
bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di
sekolah secara mandiri serta bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

KOMPETENSI DASAR
ALOKAS
KI 1 KEGIATAN SUMBER
KI 3 KI 4 KI 2 MATERI POKOK INDIKATOR PENILAIAN I
(Sikap PEMBELAJARAN BELAJAR
(Pengetahuan) (Keterampilan) (Sikap Sosial) WAKTU
Spiritual)
SEMESTER 1
Matriks
3.1 (Wajib) 4.1 (Wajib) 2.1 Menghayati 1.1 Matriks 3.1.1 Mengamati Tugas 14 JP Tampom
Menganalisis Menyajikan dan perilaku Menghaya 1. invers matriks Menentukan invers 1. Membaca buku Latihan soal- as,
konsep, nilai menyelesaikan disiplin, ti dan berordo 3 x 3 matriks persegi panduan terkait soal tentang Husein.
determinan model sikap kerja mengamal 2. Nilai matriks X dari berordo 3 x 3 materi invers invers matriks Seribu
dan sifat matematika sama, kan ajaran persamaan yang matriks 3 x 3 dan 3 x 3 dan Pena
operasi dalam bentuk sikap kritis agama berbentuk AX = B 3.1.2 bentuk bentuk Matemat
matriks,serta persamaan dan yang dan XA = B Menentukan matriks persamaan persamaan ika jilid 3
menerapkanny matriks dari cermat dianutnya. 3. Solusi sistem X dari persamaan matriks dari matriks dari untuk
a dalam suatu masalah dalam persamaan linier yang berbentuk AX = suatu masalah suatu masalah SMA /
menentukan nyata dengan bekerja dua variabel B dan XA = B nyata dengan nyata dengan MA
invers matriks persamaan menyelesai dengan konsep persamaan linier persamaan Kelas XII.
KOMPETENSI DASAR
ALOKAS
KI 1 KEGIATAN SUMBER
KI 3 KI 4 KI 2 MATERI POKOK INDIKATOR PENILAIAN I
(Sikap PEMBELAJARAN BELAJAR
(Pengetahuan) (Keterampilan) (Sikap Sosial) WAKTU
Spiritual)
dan dalam linear kan invers matriks 3.1.3 linier Jakarta:
memecahkan masalah 4. Solusi sistem Merubah bentuk Menanya Observasi Erlangga
masalah. kontekstua persamaan linier persamaan linier dua 2. Siswa bertanya 1. Bekerja
l dua variabel variabel ke bentuk mengenai cara sama
2.2 memiliki dan dengan aturan matriks menentukan 2. Tertarik
menunjukk cramer (dengan invers matriks 3 x 3. Percaya diri
an rasa konsep 3.1.4 3 dan bentuk
ingin tahu, determinan) Menggunakan invers persamaan
motivasi 5. Penerapan matriks matriks untuk matriks dari Tes
internal, dalam masalah nyata menentukan solusi suatu masalah Tes tertulis
rasa senang yang berkaitan sistem persamaan nyata dengan berbentuk
dan tertarik dengan persamaan linier dua variabel persamaan linier uraian tentang
dan percaya linear dua variabel materi
diri dalam dan tiga variabel 3.1.5. Mengeksplorasikan mengenai
melakukan Menggunakan aturan 3. Mendiskusikan invers matriks
kegiatan cramer untuk langkah-langkah 3 x 3 dan
belajar menentukan solusi menentukan bentuk
ataupun sistem persamaan invers matriks 3 x persamaan
memecahka linier dua variabel 3 matriks dari
n masalah 4. Mendiskusikan suatu masalah
nyata 4.1.1 cara menentukan nyata dengan
Menyajikan model matriks X dari persamaan
matematika dalam persamaan yang linier
bentuk persamaan berbentuk AX = B
matriks dari suatu dan XA = B
masalah nyata 5. Mendiskusikan
dengan persamaan cara menentukan
linear dua variabel solusi sistem
persamaan linier
4.1.3 dua variabel
Menyelesaikan model dengan konsep
matematika dalam invers matriks
bentuk persamaan 6. Mendiskusikan
matriks dari suatu cara menentukan
masalah nyata dengan solusi sistem
persamaan linear dua persamaan linier
variabel dua variabel
dengan aturan
Cramer (konsep
2.1.1 determinan)
Memiliki sikap
bekerjasama dalam Mengasosiasikan
KOMPETENSI DASAR
ALOKAS
KI 1 KEGIATAN SUMBER
KI 3 KI 4 KI 2 MATERI POKOK INDIKATOR PENILAIAN I
(Sikap PEMBELAJARAN BELAJAR
(Pengetahuan) (Keterampilan) (Sikap Sosial) WAKTU
Spiritual)
diskusi kelompok 7. Menganalisis
membahas materi solusi dari sistem
matriks persamaan linier
2.2.1 dua variabel yang
Menunjukkan rasa diperoleh dengan
tertarik dan percaya menggunakan
diri dalam melakukan invers matriks
kegiatan belajar dan dengan
materi matriks aturan cramer
8.Menganalisis
1.1.1 banyaknya
Bersyukur atas penyelesaian sistem
nikmat ilmu persamaan linier
pengetahuan yang dua variabel
diberikan tuhan ditinjau dari
sehingga kehidupan determinannya
manusia dapat lebih
mudah dengan Mengomunikasikan
adanya alat 9.
komunikasi yang Mempresentasika
dibuat dengan n hasil kerja
menggunakan konsep kelompok
matriks mengenai invers
matriks 3 x 3 dan
bentuk
persamaan
matriks dari
suatu masalah
nyata dengan
persamaan linier
10. Memberikan
tanggapan hasil
presentasi dari
kelompok penyaji
11. Menyimpulkan
cara
menentukan
invers matriks 3
x 3 dan bentuk
persamaan
matriks dari
suatu masalah
KOMPETENSI DASAR
ALOKAS
KI 1 KEGIATAN SUMBER
KI 3 KI 4 KI 2 MATERI POKOK INDIKATOR PENILAIAN I
(Sikap PEMBELAJARAN BELAJAR
(Pengetahuan) (Keterampilan) (Sikap Sosial) WAKTU
Spiritual)
nyata dengan
persamaan
linier
Barisan dan Deret
3.2 (Wajib) 4.2 2.1 Menghayati 1.1 Menghaya BARISAN DAN 3.2.1 Mengamati Observasi 16 JP 1. Cecep
Mendeskrip Mengidentifi perilaku ti dan DERET Menentukan bungga Peserta didik 1. Sikap kerja anwar.
sikan kasi, disiplin, mengamal 1) Aplikasi barisan dan tunggal dengan mengamati contoh- sama 2008.
konsep menyajikan sikap kan derat menggunakan konsep contoh deret dan 2. Cermat Matem
barisan dan model kerjasama, ajaran  Bunga barisan barisan pada konteks 3. Rasa ingin atika
deret pada matematika sikap kritis agama  Pertumbuhan dunia nyata, seperti tahu aplikas
konteks dan dan cermat yang  Peluruhan 3.2.2 bunga, pertumbuhan, 4. Percaya diri i:
dunia nyata, menyelesaik dalam dianutnya Menghilang nilai dan peluruhan. untuk
seperti an masalah bekerja sekarang dari nilai Menanya Tugas SMA
bunga, keseharian menyelesaik yang akan datang a. Guru mendorong Mengerjakan dan MA
pertumbuha yang an masalah dengan bunga tunggal siswa dengan tugas-tugas kelas
n, dan berkaitan kontekstual bertanya” apakah yang ada pada XII
peluruhan. dengan 2.2 Memiliki 3.2.3 anada bisa LKS mengenai progra
barisan dan dan Menentukan bunga memberikan pertumbuhan m studi
deret menunjukka majemuk dengan contoh atau dan peluruhan ilmu
aritmetika, n rasa ingin konsep barisan dan menuliskan pola barisan dan alam.
geometri tahu, deret barisan dan deret deret Diterbi
dan yang motivasi pada konteks tkan
lainnya. internal, 3.2.4 dunia nyata, Tes oleh
rasa senang Menentukan jumlah seperti bunga, Pusat
dan tertarik penduduk untuk pertumbuhan, Perbuk
dan percaya beberapa tahun dan peluruhan uan
diri dalam mendatang lainnya?. Depart
melakukan b. Peserta didik emen
kegiatan 3.2.5 memberikan Pendidi
belajar Menentukan persen gagasan menarik kan
ataupun pertumbuhan dan menantang Nasion
memecahka penduduk pertahun untuk didalami al.
n masalah jika diketahui jumlah dalam bentuk
nyata. sekarang bertanya” dari
bentuk-bentuk
3.2.6 contoh tersebut
Menentukan bagaimana cara
peluruhan dengan menentukan
menggunakan konsep jumlah deret
barisan dan deret pada konteks
dunia nyata,
KOMPETENSI DASAR
ALOKAS
KI 1 KEGIATAN SUMBER
KI 3 KI 4 KI 2 MATERI POKOK INDIKATOR PENILAIAN I
(Sikap PEMBELAJARAN BELAJAR
(Pengetahuan) (Keterampilan) (Sikap Sosial) WAKTU
Spiritual)
4.2.1 seperti bunga,
Membuat model pertumbuhan,
matematika berkaitan dan peluruhan.
dengan barisan dan
deret aritmatika dan Mengeksplorasi
geometri Mendiskusikan soal-
soal yang ada pada
4.2.2 LKS dengan teman
Menyelesaikan model sekelompok yaitu
matematika berkaitan menyusun pola
dengan barisan dan barisan dan deret
deret aritmatika dan bunga, peluruhan dan
geometri pertumbuhan serta
penyelesaiannya.
2.1.1
Memilki sikap kerja Mengasosiasi
sma dalam diskusi Menganalisis pola
kelompok barisan dan deret
menyelesaikan yang pada konteks
msalah nyata barisan dunia nyata, seperti
dan deret terkait bunga, pertumbuhan,
bunga, pertumbuhan dan peluruhan yang
dan peluruhan. telah diselesaikan
serta menyelesaikan
2.1.2 permasalah tersebut.
Teliti dalam
menyelesaikan soal Mengkomunikasika
terkait barisan dan n
deret terkait bunga, a. Menyajikan secara
pertumbuhan dan tertulis atau lisan
peluruhan hasil
pembelajaran, apa
2.2.1 yang telah
Memilki rasa ingin dipelajari.
tahu dalam b. Memberikan
menentukan pola tanggapan hasil
barisan dan deret presentasi
terkait bunga, meliputi tanya
pertumbuhan dan jawab untuk
peluruhan serta mengkonfirmasi
penyelesaiannya. dan alasan,
memberikan
KOMPETENSI DASAR
ALOKAS
KI 1 KEGIATAN SUMBER
KI 3 KI 4 KI 2 MATERI POKOK INDIKATOR PENILAIAN I
(Sikap PEMBELAJARAN BELAJAR
(Pengetahuan) (Keterampilan) (Sikap Sosial) WAKTU
Spiritual)
2.2.2 tambahan
Berani dalam informasi, atau
mempresentasi hasil melengkapi
diskusi kelompok ke informasi ataupun
depan kelas tanggapan lainnya.
c. Melakukan resume
secara lengkap,
komprehensif dan
dibantu guru dari
konsep yang
dipahami,
keterampilan yang
diperoleh maupun
sikap lainnya.
Induksi Matematika
3.3(Wajib) 4.3 2.1Menghayati 1.1Menghayati 1.prinsip induksi 3.3.1 Mengamati Tugas 14 JP Tampoma
Mendeskripsi- Mengidentifik perilaku dan Matematika Membuktikan suatu Membaca dan Membaca dan s, Husein.
kan prinsip asi, disiplin, sikap mengamalka 2.pembuktian rumus persamaan bernilai mencermati mencermati 2007.
induksi menyajikan kerjasama, n ajaran a. jumlah deret benar menggunakan mengenai prinsip mengenai Seribu
matematika model sikap kritis agama yang persegi induksi matematika induksi matematika prinsip induksi Pena
dan matematika dan cermat dianutnya b. jumlah deret dari berbagai sumber matematika MATEMA
menerapkan- dan dalam bekerja kubik 3.3.2 belajar. TIKA Jilid
nya dalam menyelesaikan menyelesaikan Menggunakan induksi Mengerjakan 3 untuk
membuktikan masalah masalah matematika untuk Menanya soal-soal SMA/MA
rumus jumlah induksi kontekstual. membuktikan suatu Guru memotivasi dan mengenai Kelas XII.
deret persegi matematika pertidaksamaan mendorong siswa pembuktian Jakarta:
dan kubik. dalam untuk bertanya rumus jumlah Erlangga
membuktikan 3.3.3 mengenai bagaimana deret persegi
rumus jumlah Membuktikan rumus langkah-langkah dan kubik
deret persegi jumlah deret persegi dalam membuktikan dengan
dan kubik. dengan menggunakan jumlah deret persegi menerapkan
induksi matematika dan kubik dengan prinsip induksi
menerapkan prinsip matematika
3.3.4 induksi matematika
Membuktikan rumus Portofolio
jumlah deret kubik Mengeksplorasi Menyusun dan
menggunakan induksi Mendiskusikan membuat
matematika dengan teman rangkuman
sekelompok dari tugas-
4.3.1 mengenai prinsip tugas yang
Menyelesaikan model induksi matematika sudah
matematika yang diselesaikan,
KOMPETENSI DASAR
ALOKAS
KI 1 KEGIATAN SUMBER
KI 3 KI 4 KI 2 MATERI POKOK INDIKATOR PENILAIAN I
(Sikap PEMBELAJARAN BELAJAR
(Pengetahuan) (Keterampilan) (Sikap Sosial) WAKTU
Spiritual)
berkaitan dengan Menentukan langkah- kemudian
jumlah deret persegi langkah dalam membuat
membuktikan rumus refleksi diri
4.3.2 jumlah deret persegi
Menyelesaikan dan kubik dengan Observasi
model matematika menerapkan prinsip Kritis
yang berkaitan induksi matematika
Tes
dengan jumlah deret
Membuktikan rumus Mengenai
kubik jumlah deret persegi pembuktian
dan kubik dengan rumus jumlah
2.1.1 menerapkan prinsip deret persegi
Menunjukkan sikap induksi matematika dan kubik
kritis dalam dengan
membuktikan rumus Mengasosiasi menerapkan
deret persegi dan Menganalisis prinsip induksi
kubik dengan langkah-langkah matematika
menerapkan prinsip dalam membuktikan
induksi matematika rumus jumlah deret
persegi dan kubik
1.1.1 dengan menerapkan
Mempertebal prinsip induksi
keyakinan terhadap matematika sehingga
aturan-aturan yang dapat dibuat
sudah dipastikan kesimpulan mengenai
kebenarannya prinsip induksi
matematika dan cara
menerapkannya
dalam membuktikan
rumus jumlah deret
persegi dan kubik.

Mengkomunikasi
Menyajikan secara
tertulis atau lisan
hasil pembelajaran,
apa yang telah
dipelajari,
keterampilan atau
materi yang masih
perlu ditingkatkan,
atau strategi atau
KOMPETENSI DASAR
ALOKAS
KI 1 KEGIATAN SUMBER
KI 3 KI 4 KI 2 MATERI POKOK INDIKATOR PENILAIAN I
(Sikap PEMBELAJARAN BELAJAR
(Pengetahuan) (Keterampilan) (Sikap Sosial) WAKTU
Spiritual)
konsep baru yang
ditemukan (menurut
siswa) berdasarkan
apa yang dipelajari
pada tingkat kelas
atau tingkat
kelompok

Memberikan
tanggapan hasil
presentasi meliputi
tanya jawab untuk
mengkonfirmasi,
sanggahan dan
alasan, memberikan
tambahan informasi,
atau melengkapi
informasi ataupun
tanggapan lainnya

Melakukan resume
secara lengkap,
komprehensif dan
dibantu guru dari
konsep yang
dipahami,
keterampilan yang
diperoleh maupun
sikap lainnya

SEMESTER 2
Integral
3.5 (Wajib) 4.5 (Wajib) 2.1 Menghayati 1.1 Menghay INTEGRAL 3.5.1 Mengamati Tugas 6 JP 1. Buku
Memahami Mengolah data perilaku ati ajaran 1. Pengertian Menentukan Jumlah Siswa diminta 1. Menggunak Teks
konsep jumlah dan membuat disiplin, sikap agama integral Riemann satu fungsi menggambar sebuah an konsep Pelajar
Rieman dan model fungsi kerjasama, yang 2. Integral tak tentu pada interval tertentu grafik fungsi kuadrat, jumlah an
integral tentu sederhana non sikap kritis dan dianutny 3. Integral tertentu misalnya grafik fungsi rieman Matem
suatu fungsi negatif dari cermat dalam a. a. Konsep 3.5.2 pada untuk atika
dengan masalah nyata bekerja jumlah Menentukan Nilai menemukan kelas
menggunakan serta menyelesaikan Rieman Integral sebagai Luas interval [0, 3]. bentuk XII.
fungsi- fungsi menginterpreta masalah b. Teorema suatu bidang datar Kemuadian siswa integral PESTA,
diminta mengamati
KOMPETENSI DASAR
ALOKAS
KI 1 KEGIATAN SUMBER
KI 3 KI 4 KI 2 MATERI POKOK INDIKATOR PENILAIAN I
(Sikap PEMBELAJARAN BELAJAR
(Pengetahuan) (Keterampilan) (Sikap Sosial) WAKTU
Spiritual)
sederhana non- sikan masalah kontekstual. dasar daearah dari grafik tentu suatu E.S,
negatif. dalam gambar kalkulus 4.5.1 fungsi kuadrat yang fungsi. Cecep
dan Membuat model telah dibuat. 2. Mengerjaka Anwar
menyelesaikan fungsi sederhana non n latihan H. F .S.
masalah negatif dari masalah Menanya soal-soal 2008.
dengan nyata Dari gambar yang mengenaiko Matem
mengunakan telah dibuat, nsep jumlah atika
konsep dan 4.5.2 ditimbulkan Rieman dan aplikas
aturan integral Menggambar kurva pertanyaan integral i:
tentu. fungsi sederhana non mengenai: “Apa saja tentu suatu untuk
negatif beserta yang membatasi fungsi. SMA
partisinya daerah grafik fungsi dan
berdasarkan konsep yang telah dibuat?”, Portofolio MA
jumlah Riemann “Berapakah luas Menyusun kelas
daerah grafik fungsi dan membuat XII
tersebut?”, rangkuman progra
“Bagaimana cara kita dari tugas- m
untuk tugas yang studi
mengetahuinya?” sudah ilmu
diselesaikan, alam.
Mengeksplorasi kemudian Jakarta
Dari pengamatan dan membuat : Pusat
pertanyaan refleksi diri. Perbu
sebelumnya, guru kuan,
membimbing siswa Tes Depart
untuk menghitung Tes tertulis emen
luas daerah grafik, bentuk uraian Pendid
hingga didapat mengenai ikan
persamaan dengan konsep jumlah Nasion
menggunakan notasi Rieman dan al.
sigma. integral tentu 2. Buku
suatu fungsi. refere
Mengasosiasi nsi
Menganalisis dan
persamaan yang artikel.
menggunakan notasi 3. Intern
sigma dan kemudian et.
mengubahnya ke
dalam bentuk integral
tertentu.
Menganalisis bentuk
KOMPETENSI DASAR
ALOKAS
KI 1 KEGIATAN SUMBER
KI 3 KI 4 KI 2 MATERI POKOK INDIKATOR PENILAIAN I
(Sikap PEMBELAJARAN BELAJAR
(Pengetahuan) (Keterampilan) (Sikap Sosial) WAKTU
Spiritual)
integral untuk fungsi

pada interval
sehingga didapt
bentuk umum
pengintegralannya.
Mengkomunikasika
n
Menyampaikan
konsep jumlah
Rieman dan integral
tentu suatu fungsi
dalam bentuk lisan
dan tulisan.
3.6 (Wajib) 4.6 (Wajib) 2.1 menghayati 1.1 Menghitung Integral 3.6.1 Mengamati Tugas 10 JP Wirodikr
Menggunakan Mengajukan perilaku menghayati Tentu membuktikan  Membaca dan  Membaca omo,
teorema masalah nyata disiplin, sikap dan 1. Luas di bawah Teorema mencermati dan Sartono.
fundamental dan kerja sama, mengamalka kurva dan Teorema Fundamental mengenai luas di mengamati 2007.
kalkulus untuk mengidentifika sikap kritis dan n ajaran Fundamental Kalkulus (TFK) bawah kurva. mengenai Matemat
menemukan si sifat cermat dalam agama yang Kalkulus dengan menggunkan Dalam kegiatan konsep ika
hubungan fundamental bekerja dianutnya. a.Teorema operasi ini peserta didik penggunaan untuk
antara integral kalkulus dalam menyelesaikan Fundamental mengintegralan juga diminta Teorema SMA
dengan integral integral tentu masalah Kalkulus untuk mengamati Fundamenta Kelas XII.
tentu dan fungsi kontekstual gambar luas di l Kalkulus. Jakarta :
dalam integral sederhana 2.2 memiliki bawah kurva yang  Mengerjakan Erlangga
tak tentu serta dan 3.6.2 terdapat pada LKS latihan soal-
menerapkanny menunjukkan b.Notasi Kurung menghitung integral dan mencermati soal Harynug
a dalam rasa ingin tahu, Siku tentu dengan bagian-bagian mengenai roho,
pemecahan motivasi menggunakan TFK pada gambar. konsep dkk.
masalah. internal, rsa  Peserta didik penggunaan Matemat
senang dan 4.6.1 membaca dan Teorema ika SMA
tertarik dn menyelesaikan mencermati Fundamenta Kelas XII.
percaya diri permasalahan nyata mengenai sifat- l Kalkulus. Jakarta :
dalam mengenai integral sifat integral tentu Yudhistir
melakukan tentu dengan Menanya a
2. Menghitung integral
kegiatan mengidentifikasi sifat-  Dengan
tentu dengan
belajar sifatnya. memperhatikan
menggunakan
ataupun gambar luas di
Teorema
memecahkan 2.1.1 bawah kurva, Portofolio
Fundamental
masalah nyata. bersikap kritis dalam peserta didik Menyusun
Kalkulus
menyelesaikan menanyakan dan membuat
 Sifat-sifat
KOMPETENSI DASAR
ALOKAS
KI 1 KEGIATAN SUMBER
KI 3 KI 4 KI 2 MATERI POKOK INDIKATOR PENILAIAN I
(Sikap PEMBELAJARAN BELAJAR
(Pengetahuan) (Keterampilan) (Sikap Sosial) WAKTU
Spiritual)
integral tentu masalah terkait pembuktian apa rangkuman
dengan materi TFK yang akan dari tugas-
dan integral tentu diperoleh dari tugas yang
gambar tersebut sudah
2.1.2 dengan diselesaikan,
bekerja sama dalam menggunakan kemudian
berdiskusi operasi membuat
memecahkan masalah pengintegralan refleksi diri.
terkait dengan materi yang telah
TFK dan integral dipelajari di kelas Tes
tentu XI Tes tertulis
 Peserta didik bentuk uraian
2.2.1 menanyakan mengenai
menunjukkan rasa bagaimana konsep
ingin tahu dalam menggunakan penggunaan
mempelajari materi sifat-sifat integral Teorema
TFK dan integral tentu dalam Fundamental
tentu penyelesaian Kalkulus
masalah dan cara
2.2.2 menunjukkan
percaya diri dalam berlakunya sifat-
menyelesaikan sifat tersebut.
masalah terkat materi Mengeksplorasi
TFK dan integral  Melalui kegiatan
tentu diskusi, peserta
didik menentukan
1.1.1 langkah-langkah
bersyukur kepada untuk
Tuhan YME, yang memperoleh
telah menciptakan pembuktian TFK
bumi yang sangat dengan
luas. Dengan konsep menggunakan
integral, kita dapat operasi
menghitung luasnya pengintegralan
hamparan daratan berdasarkan
dan lautan di muka gambar luas di
bumi. bawah kurva yang
terdapat pada LKS
 Melalui kegiatan
berdiskusi,
peserta didik
menemukan
KOMPETENSI DASAR
ALOKAS
KI 1 KEGIATAN SUMBER
KI 3 KI 4 KI 2 MATERI POKOK INDIKATOR PENILAIAN I
(Sikap PEMBELAJARAN BELAJAR
(Pengetahuan) (Keterampilan) (Sikap Sosial) WAKTU
Spiritual)
hubungan antara
integral tentu
dengan anti-
pediferensialan
yang di kenal
sebagai TFK.
 Peserta didik
berdiskusi dalam
kelompok untuk
menentukan sifat-
sifat integral tentu
dan menunjukkan
berlakunya sifat-
sifat tersebut jika
digunakan dalam
penyelesaian
masalah.
Mengasosiasi
 Peserta didik
menggunakan
TFK untuk
menghitung
integral tentu.
Dalam kegiatan
ini peserta didik
menyelesaikan
soal pad LKS yang
berkatan dengan
integral tentu.
 Peserta didik
menggunakan
berbagai sifat-
sifat integral tentu
dalam
mengerjakan soal
yang terdapat
pada LKS serat
menunjukkan
berlakunya sifat-
sifat tersebut.
Mengomunikasi
 Melaluii
KOMPETENSI DASAR
ALOKAS
KI 1 KEGIATAN SUMBER
KI 3 KI 4 KI 2 MATERI POKOK INDIKATOR PENILAIAN I
(Sikap PEMBELAJARAN BELAJAR
(Pengetahuan) (Keterampilan) (Sikap Sosial) WAKTU
Spiritual)
presentasi
kelompok, peerta
didik
mengemukakan
endapatnya
mengenai
pembuktian TFK,
penggunaan TFK
dalam integral
tentu dan sifat-
sifat integral
tentu.
Dimensi Tiga
3.4 (Wajib) 4.4 (Wajib) 2.1 1.1 BANGUN RUANG 3.4.1 Mengamati Tugas 14 JP
Menganalisis Menggunakan Mengahayati Mengahayati DIMENSI TIGA Menentukan diagonal 1. Siswa mengamati Membuat Siswono,
konsep dan berbagai prilaku disiplin, dan 1. Diagonal bidang bidang pada bangun contoh kerangka beberapa Tatag Yuli
sifat diagonal prinsip konsep sikap mengamalka 2. Diagonal ruang ruang bangun ruang 3 model bangun Eko, dan
ruang, diagonal dan sifat kerjasama, n ajaran 3. Bidang diagonal dimensi, misalnya ruang Netti
bidang, dan diagonal ruang, sikap kritis agama yang 4. Penerapan diagonal 3.4.2 balok, kubus, dan Lastiningsi
bidang diagonal dan cermat dianutnya ruang, diagonal Menghitung panjang prisma. Observasi h.2007.
diagonal dalam bidang, dan dalam bekerja bidang, bidang diagonal bidang suatu Menanya 1. Kerjasama Matematika
bangun ruang bidang menyelesaikan diagonal dalam bangun ruang. 2. Siswa 2. Kritis SMP dan
dimensi tiga diagonal dalam masalah masalah nyata menanyakan 3. Rasa ingin MTs untuk
serta bangun ruang kontekstual 3.4.3 bagaimana tahu Kelas VIII.
menerapkanny dimensi tiga Menentukan diagonal menentukan Jakarta:
a dalam serta 2.2 Memiliki ruang pada bangun diagonal bidang, Portofolio ESIS
memecahkan menerapkanny dan ruang diagonal ruang,
masalah. a dalam menunjukkan 3.4.4 dan bidang Tes Alat peraga
memecahkan rasa ingin Menghitung panjang diagonal dari Tes tertulis
masalah. tahu, motivasi diagonal ruang suatu kerangka bangun bentuk uraian
internal, rasa bangun ruang. ruang yang
senang dan diamati.
tertarik dan 3.4.5 Mengeksplorasi
percaya diri Menentukan bidang 3. Siswa
dalam diagonal pada menemukan
melakukan bangun ruang pengertian i
kegiatan diagonal bidang,
belajar 3.4.6 diagonal ruang,
ataupun Menghitung luas dan diagonal
memecahkan bidang diagonal suatu bidang bangun
masalah nyata bangun ruang. ruan dari buku
sumber dan alat
KOMPETENSI DASAR
ALOKAS
KI 1 KEGIATAN SUMBER
KI 3 KI 4 KI 2 MATERI POKOK INDIKATOR PENILAIAN I
(Sikap PEMBELAJARAN BELAJAR
(Pengetahuan) (Keterampilan) (Sikap Sosial) WAKTU
Spiritual)
4.4.1 peraga.
Menyelesaikan 4. Siswa secara
persoalan nyata yang berkelompok
berkaitan dengan menentukan
diagonal bidang, diagonal bidang,
diagonal ruang, dan diagonal ruang,
bidang diagonal. dan bidang
diagonal dari
2.1.1 balok, kubus, dan
Bekerjasama dalam prisma
menentukan diagonal 5. Siswa
ruang, diagonal menghitung
bidang, dan bidang panjang diagonal
diagonal suatu bidang dan
bangun ruang. diagonal ruang,
serta luas bidang
2.1.2 diagonal dari
Kritis dalam suatu bangun
menentukan diagonal ruang.
ruang dan diagonal Mengasosiasi
bidang suatu bangun 6. Menganalisis dan
ruang membuat
kategori dari
2.2.1 unsur-unsur yang
Mencari diagonal terdapat pada
bidang dan diagonal diagonal ruang,
ruang berbagai diagonal bidang
contoh bangun ruang. dan bidang
diagonal serta
masalah yang
berkaitan dengan
1.1.1 diagonal ruang,
Bersyukur atas diagonal bidang
kebesaran Tuhan dan bidang
setelah melihat diagonal

Mengomunikasikan
7. Menyampaikan
konsep diagonal
ruang, diagonal
bidang dan
bidang diagonal,
KOMPETENSI DASAR
ALOKAS
KI 1 KEGIATAN SUMBER
KI 3 KI 4 KI 2 MATERI POKOK INDIKATOR PENILAIAN I
(Sikap PEMBELAJARAN BELAJAR
(Pengetahuan) (Keterampilan) (Sikap Sosial) WAKTU
Spiritual)
serta cara
menyelesaikan
masalah yang
berkaitan dengan
diagonal ruang,
diagonal bidang
dan bidang
diagonal
8. Memberikan
tanggapan hasil
presentasi
meliputi tanya
jawab untuk
mengkonfirmasi,
memberikan
tambahan
informasi,
melengkapi
informasi
ataupun
tanggapan
lainnya
9. Melakukan
resume secara
lengkap,
komprehensif
dan dibantu guru
dari konsep yang
dipahami,
keterampilan
yang diperoleh
maupun sikap
lainnya.