Anda di halaman 1dari 3

Al Qur’an Membongkar Sifat Yahudi

Al Qur’an jauh hari sudah menjelaskan kepada kita akan karakter bangsa Yahudi. Bahkan kita
dalam Surat Al Fatihah senantiasa berdoa supaya senantiasa diberikan keistiqamahan di atas
Shiratal Mustaqim yaitu Islam. Dan kita minta terjaga jangan sampai mengikuti golongan yang
di murkai Allah yaitu Yahudi, serta golongan yang tersesat yaitu Nasrani. Baca Juga (Al Quds
Milik Umat Islam)

Berikut ini diantara bukti-bukti wahyu Allah yang membongkar kejahatan Yahudi kepada
Manusia, bahkan kepada Allah Sang Pencipta dan Penguasa dan Pengatur kehidupan
manusia.

Pertama, Bangsa Yahudi Melecehkan Allah


Allah Swt berfirman :

َ ‫ﺎن ُﯾْﻨِﻔ ُﻖ َﻛﯿ‬


َ ‫ْﻒ ﯾ‬ ْ ‫ﻮﻟ ٌﺔ ُﻏﻠﱠ ْﺖ أَﯾِْﺪﯾﻬ ْﻢ َوﻟُ ِﻌُﻨﻮا ﺑ َﻤﺎ َﻗﺎﻟُﻮا ﺑ‬
َ ُ ‫َﻞ ﯾََﺪاهُ َﻣﺒ‬ َ ُ‫اﷲ َﻣ ْﻐﻠ‬
ِ‫َﺪ ﱠ‬ ُ ‫َوَﻗ َﺎﻟ ِﺖ ْاﻟﯿ‬
‫َﺸﺎ ُء‬ ِ ‫ْﺴﻮﻃَﺘ‬ ِ ِ ُ‫ﻮد ﯾ‬
ُ ‫َﻬ‬

“Orang-orang Yahudi berkata, “Tangan Allah Terbelenggu” sebenarnya tangan merekalah yang
dibelenggu dan merekalah yang dilaknat disebabkan apa yang telah mereka katakana itu.
(Tidak demikian), tetapi kedua tangan Allah terbuka. Dia menafkahkan sebagaimana dia
kehendaki….(Qs. Al Maidah : 64)

Dalam ayat ini dijelaskan laknat Allah akan menimpa orang-orang Yahudi sampai hari kiamat,
disebabkan ucapan mereka yang melecehkan Allah Swt. Mereka menuduh tangan Allah
terbelenggu maksudnya adalah Allah kikir dan enggan mengaruniakan nikmat-Nya kepada
manusia disebabkan oleh rasa bakhil pada diri Allah.

Kedua, Bangsa Yahudi Melecehkan Malaikat


ِ‫وا ِﱠ‬ ‫ﺎن َﻋُﺪ‬
‫ﷲ َو َﻣَﻼِﺋ َﻜِﺘ ِﻪ‬ َ ‫( َﻣ ْﻦ َﻛ‬97) ‫ﯿﻦ‬َ ‫ُﺸ َﺮى ِﻟْﻠ ُﻤ ْﺆ ِﻣِﻨ‬
ْ ‫ْﻪ َو ُﻫًﺪى َوﺑ‬ َ ‫ﺼﱢﺪًﻗﺎ ِﻟ َﻤﺎ َﺑﯿ‬
ِ ‫ْﻦ ﯾََﺪﯾ‬ ِ‫ﯾﻞ َﻓِﺈﱠﻧ ُﻪ َﻧ ﱠﺰَﻟ ُﻪ َﻋَﻠﻰ َﻗْﻠِﺒ َﻚ ِﺑِﺈ ْذ ِن ﱠ‬
َ ‫اﷲ ُﻣ‬ َ ‫ُﻗ ْﻞ َﻣ ْﻦ َﻛ‬
َ ‫وا ِﻟﺠﺒْﺮ‬ ‫ﺎن َﻋُﺪ‬
ِ ِ
98) ‫ﯾﻦ‬ َ ‫اﷲَ َﻋُﺪ ﱞو ِﻟْﻠ َﻜﺎِﻓ ِﺮ‬
‫ﺎل َﻓﺈ ﱠن ﱠ‬
َ َ َ ‫)و ُر ُﺳِﻠ ِﻪ َوﺟﺒ‬
ِ ‫ْﺮﯾﻞ َو ِﻣﯿﻜ‬ ِ ِ َ

Katakanlah, “Barangsiapa yang menjadi musuh Jibril, maka Jibril itu telah menurunkannya (Al
Qur’an) kedalam hatimu dengan seizin Allah, membenarkan apa (kitab-kitab) yang sebelumnya
dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang yang beriman.(97) Barangsiapa
yang menjadi musuh Allah, Malaikat-malaikat-Nya, rasul-rasul-Nya, Jibril dan Mikail, maka
sesungguhnya Allah adalah musuh orang-orang kafir. (Qs. Al Baqarah : 97 – 98)

Sebab turunnya ayat ini, menurut Imam Ath Thabari adalah sebagai bantahan atas perkataan
orang-orang Yahudi bahwa malaikat Jibril adalah musuh mereka sedangkan malaikat Mikail
adalah kawan mereka.

Ketiga, Bangsa Yahudi Mendustakan dan Membunuh Para Nabi dan Rasul
Apabila terhadap Allah dan para malaikat-Nya saja bangsa Yahudi berani melecehkan, tidak
aneh lagi bila mereka juga berani berbuat lancang kepada para nabi dan rasul. Mereka
mendustakan ajaran para nabi dan rasul, bahkan menyakiti dan membunuh sebagian nabi dan
rasul.

Allah Swt berfirman :

‫ﻮل ِﺑ َﻤﺎ َﻻ َﺗ ْﻬ َﻮى‬ٌ ‫ﺎء ُﻛ ْﻢ َر ُﺳ‬ َ ‫وح ْاﻟُﻘُﺪ ِس أََﻓ ُﻜﻠﱠ َﻤﺎ َﺟ‬ َ ْ َ ِ ‫َﻢ ْاﻟَﺒﱢﯿَﻨ‬ َ ‫ﺎﻟﺮ ُﺳ ِﻞ َوآَﺗْﯿَﻨﺎ ِﻋ‬
َ ‫ﯿﺴﻰ اﺑ‬ َ ‫ﻮﺳﻰ ْاﻟ ِﻜَﺘ‬
ْ ‫ﺎب َوَﻗﱠﻔْﯿَﻨﺎ ِﻣ ْﻦ ﺑ‬ َ ‫َوَﻟَﻘ ْﺪ آَﺗْﯿَﻨﺎ ُﻣ‬
ِ ‫ﺎت َوأﯾﱠﺪﻧﺎهُ ِﺑ ُﺮ‬ َ ‫ْﻦ َﻣ ْﺮﯾ‬ ‫َﻌِﺪ ِه ِﺑ ﱡ‬
ُ ‫ﱠ‬
َ ‫َﺮُﺗ ْﻢ َﻓَﻔ ِﺮ ًﯾﻘﺎ َﻛﺬْﺑُﺘ ْﻢ َوَﻓ ِﺮ ًﯾﻘﺎ َﺗْﻘُﺘﻠ‬
‫ﻮن‬ ْ ‫اﺳَﺘ ْﻜﺒ‬ َ
ْ ‫أْﻧُﻔ ُﺴ ُﻜ ُﻢ‬

“Dan sesungguhnya kami telah mendatangkan Al Kitab (Taurat) kepada Musa, dan kami telah
menyusulinya (berturut-turut) sesudah itu dengan rasul-rasul dan telah kami berikan bukti-bukti
kebenaran (mukjizat) kepada Isa putra Maryam dan kami memperkuatnya dengan Ruhul
Qudus. Apakah setiap datang kepadamu seorang rasul membawa sesuatu (pelajaran) yang
tidak sesuai dengan keinginanmu lalu kamu menyombongkan diri. Maka beberapa orang
(diantara mereka) kamu dustakan dan beberapa orang (yang lain) kamu bunuh?” (Qs. Al
Baqarah : 87)

Keempat, Bangsa Yahudi Mengubah Isi Kitab Suci


Hal itu mereka lakukan dengan melakukan penambahan, pengurangan, dan pengubahan
Taurat, Zabur, dan kitab-kitab suci yang diturunkan Allah kepada mereka. Bahkan, mereka
menulis buku sendiri yang penuh dengan hawa nafsu, yang mereka klaim sebagai wahyu Allah
dan kitab suci.

Diantara buku tulisan tangan para pemimpin dan pendeta Yahudi adalah kitab Talmud, yang
mereka posisikan sebagai kitab pedoman hidup mereka. Allah Swt berfirman :

ٌ ‫َﺖ أَﯾِْﺪﯾﻬ ْﻢ َو َوﯾ‬


ْ ‫ْﻞ َﻟ ُﻬ ْﻢ ِﻣ ﱠﻤﺎ ﯾ‬
َ ‫َﻜ ِﺴﺒ‬
‫ُﻮن‬ ٌ ‫َﺸَﺘ ُﺮوا ﺑ ِﻪ َﺛ َﻤًﻨﺎ َﻗِﻠ ًﯿﻼ َﻓ َﻮﯾ‬
ْ ‫ْﻞ َﻟ ُﻬ ْﻢ ِﻣ ﱠﻤﺎ َﻛَﺘﺒ‬ ِ‫ﻮن َﻫَﺬا ِﻣ ْﻦ ِﻋْﻨِﺪ ﱠ‬
ْ ‫اﷲ ِﻟﯿ‬ َ ُ‫ﯾﻬ ْﻢ ُﺛ ﱠﻢ ﯾَُﻘﻮﻟ‬ َ َ ‫ُﻮن ْاﻟ ِﻜَﺘ‬ َ ‫ْﻞ ِﻟﻠﱠِﺬ‬
ْ ‫ﯾﻦ ﯾ‬
َ ‫َﻜُﺘﺒ‬ ٌ ‫َﻓ َﻮﯾ‬
ِ ِ ِ ‫ﺎب ِﺑﺄﯾِْﺪ‬

“Maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis al kitab dengan tangan
mereka sendiri, lalu dikatakannya, “Ini dari Allah”, (dengan maksud) untuk memperoleh
keuntungan yang sedikit dengan perbuatan itu. Maka kecelakaan yang besarlah bagi mereka,
akibat apa yang ditulis oleh tangan mereka sendiri, dan kecelakaan yang besarlah bagi mereka,
akibat apa yang mereka kerjakan. (Qs. Al Baqarah : 79)

Kelima, Bangsa Yahudi Biasa Menyembunyikan Kebenaran Islam


Allah Swt berfirman :

َ ‫ﻮن ْاﻟ َﺤ ﱠﻖ َوأَْﻧُﺘ ْﻢ َﺗ ْﻌَﻠ ُﻤ‬


‫ﻮن‬ ِ ‫ﻮن ْاﻟ َﺤ ﱠﻖ ِﺑ ْﺎﻟﺒ‬
َ ‫َﺎﻃ ِﻞ َوَﺗ ْﻜُﺘ ُﻤ‬ َ ‫ﺎب ِﻟ َﻢ َﺗْﻠِﺒ ُﺴ‬ ْ َ َ
ِ ‫ﯾَﺎ أ ْﻫﻞ اﻟ ِﻜَﺘ‬

“Hai Ahli Kitab, mengapa kamu mencampuradukkan yang haq dengan yang batil, dan
menyembunyikan kebenaran, padahal kamu mengetahui? (Qs. Ali Imran : 71)

Dalam Tafsir Ibnu Katsir dijelaskan kalian (Ahli kitab) menyembuyikan sifat-sifat Nabi
Muhammad yang terdapat didalam kitab-kitab mereka, padahal kalian mengetahui dan
menyaksikan kebenarannya.

Keenam, Bangsa Yahudi adalah Bangsa Yang Gemar Berbuat Dosa Dan Kerusakan Lewat
Perkataan Dan Perbuatan Mereka
Allah Swt berfirman :

‫َﺎر َﻋ ْﻦ َﻗ ْﻮِﻟ ِﻬ ُﻢ‬ َ ْ ‫ﱡﻮن َو‬


ُ ‫اﻷ ْﺣﺒ‬ َ ‫اﻟﺮﺑﱠﺎِﻧﯿ‬
‫ﺎﻫ ُﻢ ﱠ‬ َ ُ‫َﻌ َﻤﻠ‬
ُ ‫( َﻟ ْﻮ َﻻ َﯾْﻨ َﻬ‬62) ‫ﻮن‬ ‫اﻹْﺛ ِﻢ َو ْاﻟ ُﻌ ْﺪ َو ِان َوأَ ْﻛِﻠ ِﻬ ُﻢ ﱡ‬
ْ ‫اﻟﺴ ْﺤ َﺖ َﻟِﺒْﺌ َﺲ َﻣﺎ َﻛﺎُﻧﻮا ﯾ‬ ْ َ ‫ﺎر ُﻋ‬ َ ‫ﯿﺮا ِﻣْﻨ ُﻬ ْﻢ ﯾ‬
ً ‫َوَﺗ َﺮى َﻛِﺜ‬
ِ ‫ﻮن ِﻓﻲ‬ ِ ‫ُﺴ‬
‫ﻮن‬َ ‫َﺼَﻨ ُﻌ‬ َ
ْ ‫اﻟﺴ ْﺤ َﺖ ﻟِﺒْﺌ َﺲ َﻣﺎ َﻛﺎُﻧﻮا ﯾ‬ ْ َ
‫اﻹﺛ َﻢ َوأﻛِﻠ ِﻬ ُﻢ ﱡ‬ْ ْ
ِ

“Dan kamu akan melihat kebanyakan dari mereka (orang-orang Yahudi) bersegera membuat
dosa, permusuhan dan memakan yang haram. Sesungguhnya amat buruk apa yang mereka
telah kerjakan itu. Mengapa orang-orang alim mereka, pendeta-pendeta mereka tidak melarang
mereka mengucapkan perkataan bohong dan memakan yang haram? Sesungguhnya amat
buruk apa yang telah mereka kerjakan itu. (Qs. Al Maidah : 62 – 63)

Demikianlah sekelumit perilaku buruk bangsa Yahudi yang dijelaskan dalam Al Qur’an. Dengan
sifat jahat yang ada pada mereka yang turun-temurun dari nenek moyang mereka sejak ribuan
tahun yang lalu. Tidak heran apabila kini Yahudi berusaha untuk membentuk Negara Zionis
Israel.

Mereka menutup mata, telinga dan hati dari kecaman masyarakat dunia yang memprotes
kebiadaban invasi militer Israel ke wilayah Palestina. Jangankan PBB, terhadap Allah saja
bangsa Yahudi berani menentang.

Islam sebagai agama solusi sudah mengajarkan kepada kita. Untuk menghentikan penjajahan
Israel atas Palestina ketika bahasa kecaman, protes dan resolusi sudah tidak diperhatikan.
Maka umat islam harus memakai jihad. Sebagaimana cara ini telah ditempuh oleh Rasulullah
Saw secara efektif untuk menghancurkan kekuatan Yahudi Bani Quinuqa’, Nadhir, dan
Quraidhah ketika mereka berhianat kepada umat Islam. Maka Ambillah pelajaran sejarah masa
lalu, wahai orang-orang yang mempunyai hati dan akal sehat.