Anda di halaman 1dari 5

MAKALAH

PENGUJIAN PARAMETRIK DAN NON PARAMETRIK

Di susun untuk memenuhi tugas mata kuliah :Metedeologi Penelitian Bisnis

Dosen pengampu: Bapak Wawan Sadtyo Nugroho, M.Si, Ak, CA

Di susun oleh :
Hilmy Tri Prambodo 15.0101.0134
Nur Atikah Setyowati 15.0101.0138
Laedi Grililia Febi Octaviani 15.0101.0171
Bingar Adi Wibowo 15.0101.0174

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS


UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAGELANG
2018
UJI BEDA PARAMETRIK DAN NON PARAMETRIK

A. Pengertian Statistik Parametrik Dan Non Parametrik


1) Statistik Parametrik adalah analisis yang didasarkan atas asumsi bahwa data memiliki
seberan tertentu dengan parameter yang belum diketahui.
2) Statistik Non Parametrik adalah analisis yang tidak didasrkan atas asumsi distribusi
pada data

B. Pengujian Parametrik Dan Non Parametrik


Statistik Parametrik ilmu statistik yang mempertimbangkan jenis sebaran atau
distribusi data, yaitu apakah data menyebar secara normal atau tidak. Dengan kata lain, data
yang akan dianalisis menggunakan statistik parametrik harus memenuhi asumsi normalitas.
Pada umumnya, jika data tidak menyebar normal, maka data seharusnya dikerjakan dengan
metode statistik non-parametrik, atau setidak-tidaknya dilakukan transformasi terlebih
dahulu agar data mengikuti sebaran normal, sehingga bisa dikerjakan dengan statistik
parametric. Pengujian parametric ini menggunakan nilai dari data, maka pengujian ini
diterapkan untuk data dengan skala pengukuran interval dan rasio. Sedangkan nonparametric
menggunakan jarak atau tanda atau urutan dari datanya.

Pengujian parametik selain menggunakan data dengan skala pengukuran interval


dan rasio, pengujian ini harus memenuhi asumsi-asumsi sebagai berikut :
Observasi – observasi harus independen, yaitu pemilihan dari sebuah kasus tidak akan
mempengaruhi kesempatan kasus-kasus lain untuk dipilih di dalam sampel
Observasi – observasi harus diambil dari populasi yang bedistribusi normal dan
mempunyai varian – varian yang sama.

C. Pengujian Beda Rata


Pengujian beda rata-rata dapat digunakan satu sampel aja atau lebih dari satu sampel :
 Pengujian Beda Rata-Rata Satu Sampel
Pengujian ini menggunakan satu sampel mempunyai tujuan untuk mengetahui apakah
sampel tersebut berasal dari satu populasi yang tertentu. Bebrapa pengujian untuk
pengujian satu sampel di antaranya adalah Z-test atau test t untuk pengujian kai- kuadrat
(chi- square) untuk pengujian non parametric tipe data nominal dan pengujian runtun
(run time) untuk pengujian nonparametric tipe data ordinal.
a. Pengujian Z dan Pengujian- t
Digunakan untuk menentukan perbedaan signifikan secara statistic antara nilai rata-
rata suatu distribusi sampel dengan parameter populasinya yang bertipe parametik
b. Pengujian Kai- Kuadrat
Digunakan untuk menguji perbedaan yang signifikan antaara distribusi data yang
diobservasi dengan distribusi yang diharapkan untuk beberapa kategori.
c. Pengujian Runtun
Suatu runtun adalah urutan tanda yang sama dari perubahan-perubahan nilai.
Misalnya harga sekuritas yang meningkat diberi tanda positif, perubahan harga yang
menurun diberi tanda negative dan harga sekuritas yang tidak berubah diberi tanda
nol
 Pengujian Beda Rata-Rata Dua Sampel
Pengujian ini menggunakan dua sampel dibedakan apakah kedua sampel tersebut
independen atau berhubungan. Pengujian beda rata-rata dua sampel yang independen
diantaranya adalah Z-test atau t –test untuk parametric dan pengujian kai-kuadrat dan
pengujian non parametric.
a. Pengujian –t dan pengujian –Z Dua Sampel Independen Parametrik
Pengujian –t beda rata-rata dua sampel yang independen untuk pengujian parametric
dapat berupa pengujian Z atau pengujian –t. pengujian Z digunakan untuk sampel
lebih besar atau untuk sampel kecil tetapi berdistribusi normal dengan varian
populasi yang diketahui.
b. Pengujian Kai-Kuadrat Dua Sampel Independen NonParametrik.
Pengujian ini untuk uji beda rata-rata dua sampel digunakan untuk pengujian
nonparametric.
c. Pengujian Mc –Nermer Dua Sampel Berhubungan Nonparametrik
Pengujian ini digunakan untuk pengujian nonparametric dengan tipe data nominal
atau ordinal. Pengujian ini biasanya digunakan untuk mengukur nilai sebelumnya
dan sesudah pengukuran untuk subjek yang sama atau yang berbeda tetapi
berhubungan.
 Pengujian Beda Rata-Rata Banyak Sampel
Pengujian ini dibedakan untuk sampel –sampel yang independen atau tidak independen
(berhubungan). Pengujian ini juga dibedakan anatara pengujian parametric (untuk tipe
data interval atau rasio dan berdistribusi normal) dan pengujian nonparametric (untuk
tipe data nominal atau ordinal atau untuk tipe data interval dan rasio yang tidak
berdistribusi normal).
 Pengujian ANOVA Banyak Sampel Independen Prametrik
ANOVA (analysis Of Variance) adalah pengujian statistic untuk menguji hipotesis
nol bahwa bebrapa populasi mempunyai rata-rata yang sama. Pengujian
ANOVAdapat berupa Pengujian satu – arah atau n –arah. Pengujian ANOVA satu
arah (one way ANOVA ) menguji efek teteap dari satu factor terdapat variable
dependennya.
Beberapa criteria yang harus diperhatikan jika menggunakan ANOVA adalah
a) Dependen variable harus variable bernilai kontinu
b) Sampel data harus berdistribusi normal
c) Sampel harus diambil secara random
d) Populasi harus mempunyai varian – varian yang sama
e) Kesalahan residu dari masing-masing nilai harus independen, yaitu jarak satu
nilai terhadap rata-rata grupnya harus independen terhadap jarak nilai-nilai
yang lainnya terhadap rata-rata grup tersebut.
ANOVA menggunakan penyimpangan standar, sehingga jarak perbedaan kuadrat
dari masing-masing nilai terhadap rata-rata grupnya dapat dijumlahkan. Masing-
masing grupnya mempunyai rata-rata yang disebut dengan rata –rata group (group
mean) dan seluruh group juga mempunyai rata- rata disebut dengan rata-rata besar
(grand mean). Nilai deviasi total adalah penjumlahan perbedaan kuadrat dari nilai-
nilai masing-masing nilai dengan rata-rata besarnya (grand mean).
Pengujian ANOVA menggunakan pengujian F atau rasio F yang membandingkan
antara varian antar grup dan varian dalam grup-grup.

DAFTAR PUSTAKA
Hartono, Jogiyanto. 2017. Metode Penelitian Bisnis. Jogyakarta: BPFE Jogyakarta.
Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Bisnis. Bandung. Alfabeta

Anda mungkin juga menyukai