Anda di halaman 1dari 6

Jurnal e-Biomedik (eBm), Volume 5, Nomor 2, Juli-Desember 2017

Indikator yang Membedakan Gejala Psikotik dengan Pengalaman


Spiritual dalam Perspektif Neurosains (Neuro-Anatomi)

1
Priscilla E. Lumingkewas
2
Taufiq F. Pasiak
2
Shane. H. R. Ticoalu

1
Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado
2
Bagian Anatomi-Histologi Universitas Sam Ratulangi Manado
Email: pelumingkewas@yahoo.co.id

Abstract: Psychotic disorder is a mental disorder characterized by hallucinations, delusions,


catatonic behavior, chaotic behavior, chaotic speaking and are generally accompanied by poor
performance. Spirituality is a belief related to the Almighty and the Creator. Current
neuroscience approaches have touched the spiritual dimension, well-known as spiritual
neuroscience. This term is used to describe human spirituality in terms of health and medicine
perspectives. People with advanced spiritual personality are often regarded as those who have
mental illness by the people around them. This study was aimed to determine the difference
between psychotic symptoms and spiritual experience in the perspective of neuroscience. This
was a descriptive study with a retrospective approach. We used research articles in journals
pertaining to psychotic symptoms, spiritual experiences, and neuroscience, in addition
searching for indicators that could help to differentiate the psychotic symptoms and spiritual
experiences using a systematic review technique. Conclusion: There is a difference in brain
activity between people who had spiritual experiences and those with psychotic symptoms.
Keywords: neuroscience, spiritual, psychotic

Abstrak: Gangguan psikotik adalah gangguan jiwa yang ditandai dengan adanya halusinasi,
waham, perilaku kataton, perilaku kacau, pembicaraan kacau yang pada umumnya disertai
tilikan yang buruk. Spiritualitas merupakan keyakinan yang berkaitan dengan Yang Maha
Kuasa dan Maha Pencipta. Saat ini pendekatan neurosains telah menyentuh dimensi spiritual,
yang lebih dikenal dengan istilah neurosains spiritual. Istilah ini dipakai untuk menjelaskan
spiritualitas manusia dipandang dari sisi perspektif kesehatan dan kedokteran. Orang dengan
kepribadian spiritual yang maju sering dianggap memiliki penyakit mental oleh orang-orang di
sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara gejala psikotik dengan
pengalaman spiritual dalam perspektif neurosains. Jenis penelitian ialah deskriptif retrospektif
dengan cara mempelajari penelitian-penelitian yang telah dimuat dalam jurnal-jurnal yang
membahas tentang gejala psikotik, pengalaman spiritual, dan neurosains serta mencari
indikator yang dapat membedakan, dengan teknik telaah sistematik. Simpulan: Terdapat
perbedaan aktivitas otak pada orang yang sementara mengalami pengalaman spiritual dengan
orang yang mengalami gejala psikotik.
Kata kunci: neurosains, spiritual, psikotik

Gangguan psikotik adalah gangguan jiwa delusi adalah kepercayaan yang salah,
yang ditandai dengan adanya halusinasi, berdasarkan simpulan yang salah tentang
waham, perilaku kataton, perilaku kacau, kenyataan eksternal, yang dipegang teguh
pembicaraan kacau yang pada umumnya meskipun apa yang diyakini semua orang
disertai tilikan yang buruk. Waham atau merupakan bukti-bukti yang jelas dan tak
Lumingkewas, Pasiak, Ticoalu: Indikator yang membedakan gejala psikotik ...

terbantahkan.1,2 yang dapat membedakan gejala psikotik


Spiritualitas merupakan keyakinan dengan pengalaman spiritual dalam
yang berkaitan dengan Yang Maha Kuasa perspektif neurosains.
dan Maha Pencipta. Menurut American
Center for the Integration of Spiritually METODE PENELITIAN
Transformative Experience (ACISTE), Jenis penelitian ini ialah deskriptif
pengalaman spiritual sama dengan melalui pendekatan retrospektif dengan
kesucian, noetic, di luar pengertian dan cara mempelajari penelitian-penelitian yang
pengalaman manusia biasa, transpersonal, telah dimuat dalam jurnal yang membahas
mistik, keagamaan dan pengalaman kegem- tentang gejala psikotik, pengalaman spiri-
biraan yang luar biasa. Hal ini menyebab- tual dan neurosains dan mencari indikator
kan seseorang melihat diri mereka dan yang dapat membedakan dengan teknik
dunia secara sangat berbeda dengan telaah sistematik.
memperluas identitas mereka, menambah Sampel dalam penelitian ini ialah
kepekaan mereka, dan mengubah nilai, jurnal-jurnal dari www.pubmed.gov dengan
prioritas, dan penghargaan mereka terhadap kata kunci spiritual experiences, psychotic
tujuan hidup.3 symptom dan neuroimaging yang dipubli-
Neurosains merupakan bidang ilmu kasikan dari tahun 2010 sampai 2017 dan
yang secara khusus mempelajari tentang yang bukan merupakan review article.
sel-sel saraf atau neuron.4 Ilmu ini
mempelajari segala sesuatu tentang otak HASIL PENELITIAN DAN BAHASAN
manusia, mengkaji unsur-unsur biologik- Dari penelitian yang dilakukan sejak
nya, serta mempelajari proses hubungan bulan Agustus 2017 – November 2017,
manusia dengan Tuhan.4,5 Saat ini penulis mencari artikel di Pubmed dengan
pendekatan neurosains telah menyentuh kata kunci spiritual experiences dan
dimensi spiritual, yang lebih dikenal neuroimaging dan mendapatkan 12 artikel.
dengan istilah neurosains spiritual. Istilah Setelah disaring sesuai dengan kriteria
ini dipakai untuk menjelaskan spiritualitas sampel maka artikel yang memenuhi syarat
manusia dipandang dari sisi perspektif ialah satu artikel. Selanjutnya penulis
kesehatan dan kedokteran.6 mencari dengan kata kunci psychotic
Orang dengan kepribadian spiritual symptom dan neuroimaging dan hasil yang
yang maju sering dianggap sebagai orang didapatkan ialah 142 artikel. Setelah di
yang memiliki penyakit mental oleh orang- saring sesuai dengan kriteria sampel maka
orang disekitar mereka. Contohnya ialah artikel yang memenuhi syarat ialah 19
Swami Rama, guru spiritual Himalaya yang artikel. Setelah itu penulis mencari data-
terkenal, menulis dalam biografinya bahwa data yang dapat dijadikan indikator untuk
dia sering terbangun di malam hari karena membedakan gejala psikotik dengan
penglihatan tentang guru spiritualnya. Hal pengalaman spiritual dan didapatkan bahwa
ini mengganggu orang tuanya dan mereka aktivitas otak pada orang yang sedang
menganggapnya sebagai masalah kesehatan mengalami pengalaman spiritual diban-
mental. Mereka berkonsultasi dengan dingkan dengan aktivitas otak saat istirahat
banyak dokter, pendeta, dan astrolog tapi menunjukkan peningkatan aktivitas dari
masalahnya tidak tuntas dengan terapi bilateral occipital pole, left middle
apapun. Contoh yang serupa di mana temporal gyrus, temporal pole, middle
pengalaman spiritual tampak sangat mirip frontal gyrus, frontal orbital cortex left
dengan gejala psikopatologi, juga ditemu- lateral occipital cortex, dan posterior
kan pada agama dan tradisi lainnya.7 cingulate gyrus.8
Berdasarkan data-data di atas ditemu- Menurut penelitian yang dilakukan
kan kesulitan untuk membedakan gejala oleh Samel et al.9 pada tokoh-tokoh agama
psikotik dan pengalaman spiritual. Peneli- kristen GMIST (pendeta) di Resort Tahuna
tian ini bertujuan untuk mencari indikator didapatkan bahwa terdapat hubungan
Jurnal e-Biomedik (eBm), Volume 5, Nomor 2, Juli-Desember 2017

bermakna antara kinerja otak dan negatif.24 Selanjutnya didapatkan juga


spiritualitas, dalam hal ini terdapat pada bahwa terjadi disregulasi sistem kortiko-
pengalaman spiritual dan ganglia basalis striatal yang meluas ditandai paling
yang diukur dengan menggunakan ISHA menonjol oleh gradien dorsal ke ventral
pada tokoh-tokoh agama kristen GMIST hipokonektivitas ke hiperkonektivitas
(pendeta) di Tahuna. Dari hasil penelitian antara daerah striatal dan prefrontal.25
penulis tidak disebutkan bahwa terjadi Didapatkan juga bahwa girus cingulatus
peningkatan aktivitas dari ganglia basalis; (sebagai bagian dari sistem kortikal garis
hal ini mungkin disebabkan karena tengah) bersama dengan daerah hemisfer
kurangnya sampel jurnal yang membahas kanan mungkin terlibat dalam gejala self-
tentang pencitraan otak pada orang yang appraisal pada psikosis onset awal.26
sedang mengalami pengalaman spiritual. Pada penelitian yang membahas
Untuk orang dengan gejala psikotik tentang otak dari pikiran yang menyimpang
didapatkan bahwa terjadi peningkatan sebagai model otak dari skizofrenia
aktivitas pada bilateral dorsolateral didapatkan bahwa pikiran yang menyim-
prefrontal cortex, left amygdala, left middle pang berbanding terbalik dengan tingkat
frontal gyrus, bilateral frontal gyri, left konektivitas di korteks prefrontal ventrikel
precuneus, dan right pallidum.10-13 Juga kanan, wilayah otak yang terlibat dalam
terjadi penurunan aktivasi dari amygdala pengalaman diri di skizofrenia.27 Yang
dan left precuneus, penurunan hubungan terakhir pada pasien dewasa muda dengan
antara bilateral Heschl’s gyrus seeds skizofrenia ditemukan bahwa integritas dari
dengan dorsal anterior cingulate cortex tract-based (kortikokortikal) dapat berada
dan antara hypothalamic dengan subgenual dalam batas normal.28
cortex.11-14 Selanjutnya didapatkan bahwa Dari hasil penelitian didapatkan bahwa
terjadi abnormalitas pada fungsi precuneus, saat seseorang mengalami pengalaman
aktivasi abnormal dari amygdala, midbrain, spiritual maupun saat seseorang mengalami
dan ventral striatum, juga terjadi gejala psikotik terdapat beberapa bagian
abnormalitas dari white matter di right otak yang mengalami peningkatan
superior frontal gyrus, left middle frontal aktivitas. Pertama, yaitu kortex prefrontalis
gyrus, bilateral parahippocampal gyrus, yang bertanggung jawab dalam membentuk
adjacent to the right caudate head, right kepribadian manusia. Di tempat ini
thalamus, left insula, left lentiform nucleus, perencanaan, motivasi, social judgement,
left fusiform gyrus, bilateral posterior mood, moralitas, rasionalitas, dan kesadar-
cingulate, left anterior cingulate, right an manusia terutama diatur.29 Dari hasil
cingulate gyrus, left lingual gyrus, dan penelitian didapatkan bahwa terjadi
bilateral claustrum.15-19 Selanjutnya juga di peningkatan aktivitas di korteks prefron-
dapatkan bahwa terjadi penurunan volume talis pada orang yang mengalami gejala
grey matter di right superior temporal psikotik. Untuk orang yang mengalami
gyrus, penurunan aktivasi di executive pengalaman spiritual belum ditemukan
control circuitry yang berhubungan dengan peningkatan aktivitas pada korteks prefron-
defisit kognitif, terjadi penurunan volume talis. Kedua, ialah sistim limbik yang
seluruh brain gray matter dan perluasan terdiri dari sejumlah struktur antara lain
dari volume white matter.11,18,20-22 Didapat- hippocampus, amygdala, dan gyrus cingu-
kan juga bahwa terjadi penurunan volum latus yang berfungsi dalam pengaturan
yang nyata dari gray matter di lobus emosi manusia, serta hipotalamus yang
temporal medial serta korteks frontal, berfungsi antara lain dalam pengaturan
temporal, dan parietal.23 Didapatkan juga suhu tubuh, tekanan darah, dan perna-
bahwa efisiensi nodal dari amigdala, fasan.29 Dari hasil penelitian didapatkan
hippocampus, dan area otak fronto- bahwa terjadi peningkatan aktivitas di
temporal-parietal memengaruhi gejala amygdala kiri pada orang yang mengalami
kegembiraan, kognitif, positif, dan gejala psikotik dan terjadi peningkatan
Lumingkewas, Pasiak, Ticoalu: Indikator yang membedakan gejala psikotik ...

aktivitas pada gyrus cingulatus pada orang spiritual maka diharapkan adanya peneli-
yang mengalami pengalaman spiritual. tian lanjuttentang neuroimaging pada orang
Amygdala terletak di interior di sisi bawah yang sedang mengalami pengalaman
lobus temporalis yang sangat penting untuk spiritual agar dapat dijadikan acuan yang
memroses masukan yang menghasilkan spesifik tentang indikator untuk
sensasi takut.30 Lobus temporalis bertang- membedakan pengalaman spiritual dengan
gung jawab dalam proses memori, kegiatan gejala psikotik.
berbahasa, persepsi penciuman, penglihat-
an, serta yang tak kalah penting berperan DAFTAR PUSTAKA
dalam persepsi suara dan bunyi.21 Dari 1. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
hasil penelitian didapatkan bahwa terjadi Buku Ajar Psikatri (2nd ed). Sylvia DE,
peningkatan aktivitas dari lobus temporalis Gitayanti H, editor. Jakarta: Badan
pada orang yang mengalami pengalaman Penerbit FKUI, 2013; p. 79.
spiritual dan tidak ditemukan peningkatan 2. Sylvia M, Laurence B, Carine B, Brandt
PY, Christiane G, Philippe H.
aktivitas pada orang yang mengalami gejala Delusions with religious content in
psikotik. Selanjutnya pada lobus oksipitalis patients with psychosis. Psychiatry.
yang terletak di posterior (di belakang 2010;73(2):158.
kepala), yang melaksanakan pemrosesan 3. Bruce GMD. Differentiating spiritual and
awal masukan penglihatan.30 Dari hasil psychotic experiences. Journal of Near-
penelitian didapatkan bahwa terjadi Death Studies. 2014;32(3):124.
peningkatan aktivitas dari lobus oksipitalis 4. Pasiak T. Manajemen Kecerdasan: Member-
pada orang mengalami pengalaman dayakan IQ/EQ/SQ untuk Kesuksesan
spiritual dan tidak ditemukan peningkatan Hidup. Bandung: Mizan, 2006.
pada orang yang mengalami gejala 5. Wattimena R. Memperkenalkan status
neurosains [cited 2012 Oct 15].
psikotik. Yang berikutnya ialah lobus
Available from: http://www.wima.
frontalis yang berperan dalam tiga fungsi ac.id/index.php? r=university/ article&
utama: (1) aktivitas motorik volunter, (2) id=1057.
kemampuan berbicara, dan (3) elaborasi 6. Dadana JC, Pasiak T, Wangko S. Hubungan
pikiran.30 Dari hasil penelitian didapatkan kinerja otak dengan spiritualitas
bahwa terjadi peningkatan aktivitas di manusia diukur dengan menggunakan
lobus frontalis pada orang yang mengalami Indonesia spiritual health assesment
pengalaman spiritual maupun pada orang pada pemimpin agama di Kota
yang mengalami gejala psikotik. Tomohon. eBm. 2013;1(2):831.
7. Hemant B, Aarti J, Nagarathna R,
SIMPULAN Srinivasan TM, Bangalore NG.
Schizophrenia Patient or Spiritually
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan
Advanced Personality? A qualitative
bahwa terdapat perbedaan aktivitas otak Case Analysis. Springer Science.
pada orang yang sedang mengalami 2015;54(5).
pengalaman spiritual dengan yang menga- 8. Alessandra GM, Julio FPP, Alexander
lami gejala psikotik yaitu terjadi pening- MoA, Klaus M, Ute H, Nils K. Neural
katan aktivitas pada gyrus cingulatus, lobus correlates of psychotic-like experiences
temporalis dan lobus oksipitalis pada orang during spiritual-trance state. Psychiatry
yang sedang mengalami pengalaman spiri- Research: Neuroimaging.
tual sedangkan pada orang yang mengalami 2017;266:101.
gejala psikotik terjadi peningkatan aktivitas 9. Samel MD, Pasiak T, Ticoalu SHR.
pada cortex prefrontalis dan amygdala. Hubungan kinerja otak dengan
spiritualitas manusia diukur dengan
menggunakan Indonesia Spiritual
SARAN Health Assesment pada Tokoh-tokoh
Oleh karena kurangnya sampel jurnal Agama Kristen GMIST (Pendeta) di
yang meneliti tentang neuroimaging pada Resort Tahuna. eBm, 2014;2(1) .
orang yang sedang mengalami pengalaman
Jurnal e-Biomedik (eBm), Volume 5, Nomor 2, Juli-Desember 2017

10. Smee C, Krabbendam L, O_Daly O, Prins Whalley HC, McIntosh AM, Levita
A-M, Nalesnik N, Morley L et al. An L et al. Midbrain activation during
fMRI study of prefrontal dysfunction pavlovian conditioning and delusional
and symptomatic recovery in symptoms in schizophrenia. Arch Gen
schizophrenia. Acta Psychiatr Scand. Psychiatry. 2010;67(12):1246.
2011;123(6):440. 20. Yue Y, Kong L, Wang J, Li C, Tan L, Su H
11. Tsung-Wei Su, Tun-Wei Hsu, Yi-Ching et al. Regional Abnormality of Grey
Lin, Ching-Po Lin. Schizophrenia Matter in Schizophrenia. Plos One.
Symptoms and Brain Network 2016;11(1).
Efficiency: a Resting-State fMRI 21. Francis MM, Hummer TA, Vohs JL, Yung
Study. Psychiatry Research: Neuro- MG, Liffick E, F. Mehdiyoun NF et
imaging. 2015;234(2):209 al. Functional Neuroimaging
12. Youngwoo BY, Je-Yeon Y, Wi HJ, Kang Abnormalities in Psychosis Spectrum
Ik K. Cho, Sung NK, Tae YL et al. Youth. Brain Imaging Behav.
Altered Fronto-Temporal Functional 2016;10(1).
Connectivity in Individuals at Ultra- 22. Palaniyappan L, Liddle PF. Diagnostic
High-Risk of Developing Psychosis. Discontinuity in Psychosis: A
PLoS ONE). 2015;10(8). Combined Study of Cortical
13. Amy EP, Peiying L, Hanzhang L, Michael Gyrification and Functional
K, Claire S, Carol T. Amygdala Connectivity. Schizophrenia Bull.
Hyperactivity at Rest in Paranoid 2014;40(3):675.
Individuals With Schizophrenia. Am J 23. Wolf DH, Satterthwaite TD, Calkins ME,
Psychiatry. 2015;172(8):784. Ruparel K, Elliott MA, Hopson RD
14. Keith S, Jennifer K, Rowena G, Lakshika et al. Structural Brain Abnormalities in
T, Allan R, Amy G et al. Decreased Youth with Psychosis-Spectrum
Hypothalamic Functional Connectivity Symptoms. JAMA Psychiatry.
with Subgenual Cortex in Psychotic 2015;73(5):515.
Major Depression. Neuropsycho- 24. Nelson BD, Bjorkquist OA, Olsen EK,
pharmacol. 2015;40(04):849. Herbener ES. Schizophrenia symptom
15. Rikandi E, Pamilo S, Mäntylä T, Suvisaari and functional correlates of anterior
J, Kieseppä T, Hari R et al. Precuneus cingulate cortex activation to emotion
functioning differentiates first-episode stimuli: An fMRI investigation.
psychosis patients during the fantasy Psychiatry Research: Neuroimaging.
movie Alice in Wonderland. 2015;234(3):285.
Psychological Medicine. 2017;47(3): 25. Fornito A, Harrison BJ, Goodby E, Dean
495 A, Ooi C, Pradeep JN et al.
16. Lee DY, Smith GN, Su W, Horner WG, Functional Dysconnectivity of
MacEwan GW, Lapointe JS. et al. Corticostriatal Circuitry as a Risk
White matter tract abnormalities in Phenotype for Psychosis. JAMA
first-episode psychosis. Schizophrenia Psychiatry. 2013;70(11):1143
Res. 2012;141(1):29. 26. Morgan KD, Dazzan P, Morgan C, Lappin
17. Antoniusa D, Prudenta V, Rebanib Y, J, Hutchinson G, Suckling J. Insight,
D'Angelod D, Ardekania BA, grey matter and cognitive function in
Malaspinaa D et al. White Matter first-onset psychosis. The British
Integrity and Lack of Insight in Journal of Psychiatry. 2010;197(2):
Schizophrenia and Schizoaffective 141.
Disorder. Schizophr Res. 2011;128(1- 27. Da-Jung Shin, Tae Young Lee, Wi Hoon
3):76. Jung, Sung Nyun Kim, Joon Hwan
18. Tanga J, Liaoa Y, Zhoub B, Tanb C, Liua Jang, Jun Soo Kwon. Away from
T, Haoa W et al. Abnormal anterior home: the brain of the wandering mind
cingulum integrity in first episode, as a model for schizophrenia.
early-onset schizophrenia: A diffusion Schizophrenia Res. 2015;165(1):83.
tensor imaging study. Brain Res. 28. Boosn HB, Mandl CW, vanHaren NE,
2010;1343:199. Cahn W, vanBaal GC, Kahn RS et
19. Romaniuk L, Honey GD, King JR, al. Tract-based diffusion tensor
Lumingkewas, Pasiak, Ticoalu: Indikator yang membedakan gejala psikotik ...

imaging in patients with schizophrenia Manusia Diukur dengan Menggunakan


and their non-psychotic siblings. Indonesia Spiritual Health Assesment
European Neuropsychopharmacol. pada Dosen STAIN. eBm. 2013;1(1):
2013;23(4):295. 271
29. Dalili FA, Pasiak T, Wangko S. Hubungan 30. Sherwood L. Fisiologi Manusia (8th ed).
Kinerja Otak dengan Spiritualitas Jakarta: EGC, 2015; p. 157, 168.