Anda di halaman 1dari 25

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah : SMA Angkasa


Mata Pelajaran : Biologi
Kelas/Semester : X /1
Materi Pokok : Monera
Alokasi waktu : 8 jpl (5 x pertemuan)

A. Kompetensi Inti
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku a. jujur, b. disiplin, c. santun, d. peduli
(gotong royong, kerjasama, toleran, damai), e. bertanggung jawab, f. responsif, dan g.
pro-aktif, dalam berinteraksi secara efektif sesuai dengan perkembangan anak di
lingkungan, keluarga, sekolah, masyarakat dan lingkungan alam sekitar, bangsa,
negara, kawasan regional, dan kawasan internasional.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual,
konseptual, prosedural, dan metakognitif pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan
kompleks berdasarkan rasa ingin tahunya tentang a. ilmu pengetahuan, b. teknologi, c.
seni, d. budaya, dan e. humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta
menerapkan pengetahuan pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan
minatnya untuk memecahkan masalah.
4. Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara: a. efektif, b.
kreatif, c. produktif, d. kritis, e. mandiri, f. kolaboratif, g. komunikatif, dan h. solutif,
dalam ranah konkret dan abstrak terkait dengan pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah, serta mampu menggunakan metoda sesuai dengan kaidah
keilmuan.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi


Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)
3.5 Mengidentifikasi struktur, carahidup, 3.5.1 Menjelaskan pengertian Bakteri
reproduksi dan peran bakteridalam Archaebacteria, dan Eubacteria.
kehidupan 3.5.2 Membedakan berbagai bentuk sel
bakteri
3.5.3 Mengidentifikasi struktur sel bakteri
3.5.4 Membedakan bakteri gram positif dan
bakteri gram negatif
3.5.5 Menganalisiscara hidup bakteri
berdasarkan cara memperoleh
makanan dan kebutuhan terhadap
oksigen
3.5.6 Menyebutkan contoh bakteri
berdasarkan cara memperoleh
makanan dan kebutuhan terhadap
oksigen
3.5.7 Membedakan reproduksi bakteri
secara aseksual dan seksual
3.5.8 Mengklasifikasikan Archaebacteria
dan Eubacteria
3.5.9 Mengemukakan peranan bakteri dalam
kehidupan manusia
3.5.10 Menyebutkan contoh bakteri yang
menguntungkan dan merugikan dalam
kehidupan manusia
3.5.11 Menganalisis usaha manusia dalam
menanggulangi bahaya bakteri

C. Tujuan Pembelajaran
Melalui model pembelajaran discovery learning siswa dapat mengidentifikasi
struktur, cara hidup, reproduksi, dan peran bakteri dalam kehidupan struktur dan cara
hidup bakteri serta peranannya dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, menyajikan
data tentang ciri-ciri dan peran bakteri dalam kehidupan serta menunjukan rasa ingin
tahu, tanggung jawab, dan kerja sama.

D. Materi Pembelajaran
Istilah Archaebacteria berasal dari bahasa Yunani, archaio yang artinya kuni.
Archaebacteria adalah sel-sel paling awal (kuno) yang memiliki hubungan kekerabatan
dekat dengan organisme eukariotik (memiliki membran inti sel). Archaebacteria hidup di
lingkungan yang ekstrem yang mirip dengan dugaan lingkungan kehidupan awal bumi.
Eubacteria berasal dari bahasa Yunani, eu, yang artinya sejati. Eubakteria meliputi
sebagian besar organisme prokariotik yang dapat hidup dimanapun (kosmopolit).

Klasifikasi Archaeabacteria Berdasar Habitat yang Ekstrem

 Metanogen

Kebanyakan metanogen bersifat mesofilik dengan kisaran suhu optimum antara 200C
- 400C, namun metanogen juga dapat ditemukan di lingkungan ektrim seperti
hydrothermal vent yang memiliki temperatur sampai 1000C. Bakteri metanogen adalah
bakteri yang mereduksi karbondioksida (CO2) menjadi metana (CH4) menggunakan
hydrogen (H2). Bakteri metanogen termasuk bakteri anaerob yang paling tidak toleran
terhadap oksigen atau akan teracuni bila ada oksigen. Contohnya adalah Succinomonas
amylolytica

 Halofil

Bakteri Halofil (Yunani, halo =garam, philos = pencinta) adalah bakteri yang hidup di
lingkungan dengan kadar garam tinggi. seperti di Great Salt Lake (danau garam di
Amerika) dan Laut Mati Kondisi optimum untuk pertumbuhan bakteri ini berkadar
garam sekitar 20%, namun ada pula yang hidup pada lingkungan dengan kadar sepuluh
kali keasinan air laut. Contoh bakteri halofil antara lain halobacterium.
 Termofil

Termofil berasal dari Bahasa Yunani, termo artinya panas, sementara phylos artinya
ialah penyuka. Bakteri termofil atau termosidofil adalah bakteri yang hidup pada
lingkungan bersuhu panas, optimum pada temperatur 60-80oC dengan pH 2-4. Bakteri
ini terdapat pada daerah yang mengandung asam sulfat, misalnya di kawah vulkanik.
Lingkungan yang bersuhu panas cenderung bersifat asam karena mengandung sulfur.
Contoh bakteri termofil adalah Sulfolobus, Thermus aquaticus, Bacillus caldolyticus dan
Bacillus caldotenax.

Peranan Archaebacteria

• Dapat dimanfaatkan dalam penanganan masalah lingkungan. Contohnya


Methanobacterium sebagai pengurai terhadap limbah sampah dan kotoran
• Membantu proses pencernaan makanan pada hewan. Contohnya Methanosarcina yang
hidup pada lambung hewan herbivora seperti sapi dan rayap
• Menghasilkan gas metana atau biogas elalui proses pembusukan sampah dan kotoran
hewan. Contohnya Methanococcus janascii

Ciri-ciri Bakteri:
1. Organisme uniseluler, tetapi ada yang multiseluler
2. Prokariotik
3. Ukuran sel bakteri 1 – 5 µm
4. Memiliki dinding sel yang mengandung peptidoglikan
5. Mempunyai sedikit organel sel seperti ribosom yang mengandung satu jenis
RNA polimerase

Bentuk bakteri
1. Kokus (coccus) bentuk bulat seperti bola, dibedakan atas:

2. Basil (bacillus) bentuk batang (silinder), dibedakan atas:

3. Spiral (spirillum) bentuk spiral (lengkung), dibedakan atas:


Jumlah dan letak flagel:
Atrik : tidak mempunyai flagel
Monotrik : mempunyai pada satu ujungnya
Lofotrik : mempunyai sejumlah flagel pada salah satu ujungnya
Amfitrik : mempunyai sejumlah flagel pada kedua ujungnya
Peritrik : mempunyai flagel pada semua permukaan tubuh

Struktur Bakteri

1. Kapsul atau Lapisan Lendir


Kapsul atau lapisan lendir merupakan lapisan terluar dari bakteri yang
menyelimuti dinding sel yang merupakan hasil sekresi bakteri. Lapisan ini
apabila tebal disebut kapsul dan apabila tipis disebut lapisan lendir. Kapsul
tersusun dari glikoproten sedangkan lapisan lendir tersusun dari air dan
polisakarida. Kapsul dan lapisan lendir memiliki fungsi sebagai pelindung,
menjaga sel agar tidak kekeringan, dan membantu pelekatan dengan sel bakteri
lain atau substrat. Pada bakteri patogen, kapsul berfungsi melindungi dari
pengaruh sistem kekebalan yang dihasilkan oleh tubuh inang.
2. Dinding sel
Dinding sel tersusun dari senyawa peptidoglikan (suatu polimer yang terdiri
atas gula yang berikatan dengan polipeptida pendek). Dinding sel berfungsi untuk
mempertahankan bentuk sel, memberikan perlindungan fisik, dan menjaga sel
agar tidak pecah pada lingkungan hipotonis.
3. Membran Plasma
Membran sel tersusun dari senyawa fosfolipid dan protein yang bersifat
selektif permeabel yang berfungsi membungkus sitoplasma dan mengatur
pertukaran zat yang berada di dalam sel dengan zat di luar sel.
4. Mesosom
Mesosom brfungsi sebagai penghasil energi, membentuk dinding sel baru, dan
menerima DNA saat konjugasi

5. Sitoplasma
Sitoplasma bakteri merupakan cairan koloid yang tersusun dari air, protein,
asam nukleat, lemak, karbohidrat, ion anorganik. Sitoplasma berfungsi sebagai
tempat terjadinya reaksi metabolisme sel.
6. Ribosom
Ribosom merupakan organel-organel kecil yang tersebar dalam sitoplasma dan
berfungsi dalam sinteris protein. Ribosom tersusun dari RNA dan protein yang
berfungsi dalam sintesis protein.
7. DNA
DNA merupakan materi genetik (pembawa sifat) disebut sebagai kromosom
atau inti bakteri. DNA dibedakan menjadi dua yaitu DNA kromosom dan DNA
nonkromosom. DNA kromosom berfungsi menentukan sebagian besar sifat-sifat
metabolisme bakteri. Sedangkan DNA nonkromosom hanya menentukan sifat
tertentu seperti sifat patogen, sifat fertilitas dan sifat kekebalan terhadap suatu
antibiotik.
8. Granula dan Vakuola Gas
Granula berfungsi sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan atau
senyawa lain yang dihasilkan sedangkan vakuola gas terdapat pada bakteri
fotosintetik yang hidup di air dan berfungsi untuk memungkinkan bakteri
mengapung di permukaan air sehingga mendapat sinar matahari untuk
fotosintesis.
9. Flagel
Flagela adalah bulu cambuk yang tersusun dari protein dan melekat pada
dinding sel. Flagel berfungsi sebagai alat gerak, tetapi ada bakteri tanpa flagel
dapat bergerak.
10. Pilus atau Fimbria
Pilus atau fimbria adalah struktur seperti flagela berupa rambut-rambut
berdiameter lebih kecil, pendek dan kaku yang berfungsi membantu bakteri
menempel pada suatu medium tempat hidupnya, melekatkan diri pada sel bakteri
lain.

Bakteri gram + dan gram -


Bakteri gram positif adalah bakteri yang dinding selnya menyerap warna
violet dan memiliki lapisan peptidoglikan yang tebal. Contoh bakteri ini adalah
Actinomyces, Lactobacillus, Propionibacteirum, Eubacterium, Bifidobacterium,
Arachnia, Clostridiuam, Staphylococcus.
Bakteri gram negatif adalah bakteri yang dinding selnya menyerap warna
merah dan memiliki lapisan peptidoglikan yang tipis. Lapisan peptidoglikan pada
bakteri gram negatif terletak di ruang periplasmik antara membran plasma dengan
membran luar. Contoh bakteri gram negatif adalah Azotobacter, Rhizobium
leguminosarum, Neisseria gonorrhoeae, Haemophilus influenzae dan Helicobacter
pylori.

Kebutuhan makanan bakteri

Fotoautotrof
Autotrof
Kemoautotro
f
Cara
memperoleh
makanan Saproba

Heterotrof Parasit

Bersimbiosis
mutualisme
1. BAKTERI AUTOTROF
Bakteri yang dapat membuat makanannya sendiri dari senyawa anorganik
a. Fotoautotrof
Bakteri yang dapat membuat makanannya sendiri menggunakan energi cahaya
melalui fotosintesis
b. Kemoautotrof
Bakteri yang dapat membuat makanannya sendiri menggunakan energi kimia
2. Bakteri Heterotrof
Bakteri yang mendapat makanan berupa senyawwa organik dari organisme lainnya
a. Saproba
Memperoleh makanan dengan cara mengurai organisme yang sudah mati atau
organisme lainnya
b. Parasit
Memperoleh makanan dari tubuh organisme lain yang ditumpanginya
c. Bakteri yang bersimbiosis mutualisme
Memperoleh makanan dari organisme lain tetapi juga memberikan keuntungan
bagi organisme tersebut
Kebutuhan oksigen bakteri

Aerob
Kebutuhan
oksigen Anaerob obligat
Anaerob
Anerob fakultatif

a. Bakteri aerob obligat  mutlak membutuhkan oksigen bebas


Contoh : Escherichia coli
b. Bakteri Anaerob obligat  sama sekali tidak membutuhkan oksigen
Contoh : Clostridium tetani
c. Bakteri Anaerob fakultatif  bakteri yg bisa hidup dengan oksigen maupun tanpa
oksigen
Contoh : Salmonella typhosa

Reproduksi Bakteri
1. Reproduksi Aseksual, dengan pembelahan biner.

Gambar Pembelahan Biner pada Bakteri

Proses pembelahan satu sel menjadi dua sel yang identik dengan induknya

2. Reproduksi Seksual, dengan pertukaran materi genetik yang meliputi:


Konjugasi Transduksi Transformasi

Gambar konjugasi Gambar transduksi bakteri Gambar transformasi


bakteri bakteri

Konjugasi : Merupakan pemindahan materi genetik dari bakteri satu ke yang lain dengan
membentuk jembatan konjugasi
Transduksi : Merupakan pemindahan sebagian materi genetik dari satu bakteri ke bakteri
lainnya dengan perantara organisme lain yaitu virus
Transformasi : Merupakan pemindahan sebagian materi genetik dari satu bakteri ke
bakteri lainnnya

Klasifikasi Bakteri

Metanogen

Halofil
Archaebacteria

Archaebacteria dan Termoasidofil


Eubacteria

Bakteria
Eubacteria
Sianobakteri
Kategori Eubacteria Archaebacteria

Membran inti Prokariotik Prokariotik

Dinding sel Terbungkus Tidaak terbungkus


peptidoglikan peptidoglikan

Komposisi RNA Satu jenis Beberapa jenis


Polimerase

Respon terhadap Pertumbuhan terhambat Pertumbuhan tidak


antibiotik terhabat

Intron (bagian gen Tidak ada Ada pada beberapa gen


yang bukan untuk
pengkodean)

Sianobakteria
1. Termasuk ke dalam kelompok Eubacteria
2. Hidup di perairan dengan pH netral
(pH 4-5)
3. Mengandung klorofil sehingga berwarna hijau kebiru-biruan
4. Cyanobacteria yang berwarna merah menyebabkan blooming di laut
5. Berperan sebagai tumbuhan perintis

Ciri-ciri Cyanobacteria:
1. Uniseluler
2. Prokariotik
3. Inti sel terletak di antara plasmalema dan selubung lendir
4. Bentuknya bisa uniseluler, koloni, atau filamen
5. Tidak memiliki alat gerak (flagel), namun dapat bergerak dengan meluncur
6. Memiliki heterosista : sel berdinding tebal tempat terjadinya fiksasi nitrogen
Memiliki klorofil tersebar di permukaan tubuhnya

Fase Pertumbuhan Bakteri

• Fase Lag
Fase dimana bakteri masih beradaptasi dengan kondisi lingkungannya. Jumlah bakteri
tidak meningkat.
• Fase Log
Fase dimana pertumbuhan bakteri sangat cepat karena telah beradaptasi dan jumlah
makanan berlimpah
• Fase Stasioner
Fase dimana bakteri sudah tidak dapat membelah lagi karena sudah mencapai
kepadatan populasi yang konstan akibat dari jumlah sel yang membelah sama dengan
yang mati karena ketersediaan nutrisi berkurang
• Fase kematian
Fase dimana jumlah bakteri yang mati lebih banyak dari yang tumbuh

Rumus Pertumbuhan Bakteri

A x 2ⁿ
A = Jumlah bakteri awal
N = berapa kali bakteri membelah

Contoh soal

Kultur bakteri pada suatu uji laboratorium menunjukan bahwa satu bakteri dapat
membelah diri dalam waktu 20 menit. Diketahui bahwa pada awal kultur tersebut
terdapat 100 bakteri. Tentukan banyak bakteri setelah 2 jam.
Jawab:
A = 100
N = 6 (2 jam = 120 menit. 120 : 20 = 6)
A x 2ⁿ = 100 X 2 6
= 100 X 64
= 6.400 Bakteri

Peranan Bakteri
a. Bakteri yang menguntungkan
Nama Bakteri Peranan
Lactobacillus casei Pembuatan keju
Lactobacillus bulgaricus Pembuatan susu atau yoghurt
Acetobacter xylinum Pembuatan Nata de Coco
Streptococcus cremoris Pembuatan mentega
Bacillus brevis Pembuatan antibiotik
tirotrisin

b. Bakteri yang merugikan


Nama Bakteri Peranan
Salmonella typhus Penyebab penyakit tifus
Troponema pallidum Penyebab penyakit sifilis
Pasteurella pestis Penyebab penyakit pes
Mycobacterium Penyebab penyabab TBC
tuberculosis
Bacillus anthracis Penyebab penyakit antraks
Clostridium botulinum Merusak masakan dalam kaleng
Leuconotus mesentroides Penghasil lendir pada makanan basi
Pseudomonas Penghasil racun asam bongkrek
cocovenenans
Xanthomonas oryzae Penyebab penyakit pada padi, menyerang bagian
pucuk batang

Usaha Untuk Menanggulangi Bahaya Bakteri

 Sterilisasi
Sterilisasi merupakan pengolahan makanan dengan cara pemanasan
menggunakan udara panas/uap air panas bertekanan tinggi
Sterilisasi ini ada 2 macam :
1. Sterilisasi alat
2. Sterilisasi bahan makanan
Contohnya, makanan dan minuman kaleng
 Melindungi tubuh dari bahaya bakteri
- menjaga agar tubuh memiliki sistem kekebalan yang kuat
- selalu menjaga kebersihan badan
 Pengolahan dan pengawetan makanan
Berdasarkan prosesnya pengawetan makanan dilakukan dengan 3 cara :
1. Cara pengawetan alami
2. Cara pengawetan biologis
3. Cara pengawetan kimiawi
4. Sistem kemasan
5. Iradiasi
6. Pemanasan

E. Pendekatan, Metode, dan Model Pembelajaran


Pendekatan : Saintifik
Metode : Diskusi dan Tanya jawab
Model pembelajaran : Discovery Learning

F. Media/Alat dan Bahan Pembelajaran


Laptop, LCD, proyektor, video bakteri, gambar bakteri, dan LKPD bakteri.

G. Sumber Belajar
 Irnaningtyas. 2013. Biologi untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: Erlangga
 Prialdi, Arif dan Yanti Herlanti. 2014. Biologi untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta:
Yudhistira.
 Cahyo, Adi, dkk. 2017. Belajar Praktis Biologi untuk SMA/MA Kelas X. Klaten: Viva
Pakarindo.

H. Langkah-Langkah Pembelajaran

Pertemuan 1 (1 x 45 menit)
Sintaks/Kegiatan Uraian Kegiatan Waktu
Pembelajaran
Kegiatan 1) Guru mengucapkan salam 10 menit
Pendahuluan 2) Guru mengkondisikan kelas dengan bertanya apakah
sudah siap untuk pembelajaran hari ini dan meminta
siswa mengeluarkan buku biologi
3) Peserta didik bersama guru mengawali pembelajaran
dengan berdoa
4) Guru mengecek kehadiran siswa
5) Guru memberikan apersepsi dengan menampilkan
gambar bakteri dan menanyakan apa itu bakteri
6) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan
dicapai
7) Guru menyampaikan garis besar cakupan materi

Kegianti Inti 25 menit


Sintaks:
1. Stimulus 1) Guru menyajikan video Archaebacteria

2. Identifikasi 1) Guru mengarahkan siswa untuk mengajukan pertanyaan


masalah terkait video Archaebacteria
2) Guru menyeleksi pertanyaan yang dilontarkan siswa

3. Data Collecting 1) Guru memfasilitasi siswa melakukan pengkajian


(mengumpulkan melalui buku mengenai klasifikasi Archaebacteria
data) bersama teman sebangku
2) Siswa bekerja sama dalam kelompok mencatat hasil
yang didapatkan

4. Data 1) Siswa secara berkelompok mendiskusikan hasil yang


Processing didapatkan
(mengolah data)

5. Verification 1) Siswa mempresentasikan hasil yang ia peroleh


(memferifikasi) mengenai klasifikasi Archaebacteria
2) Guru mengecek kebenaran atau keabsahan hasil yang
dipresentasikan siswa

Kegiatan Penutup 1) Guru dan Peserta didik menyimpulkan materi yang 15 menit
telah dibahas pada pertemuan ini.
2) Guru menanyakan kepada siswa apakah ada yang
belum jelas
3) Guru memberikan evaluasi secara lisan dengan
memberikan pertanyaan kepada beberapa siswa
4) Guru menyampaikan informasi untuk pertemuan
selanjutnya
5) Guru menutup pembelajaran dengan mengucapkan
salam

Pertemuan II (2 x 45 menit)

Sintaks/Kegiatan Uraian Kegiatan Waktu


Pembelajaran
Kegiatan 1) Guru mengucapkan salam 10 menit
Pendahuluan 2) Guru mengkondisikan kelas dengan bertanya apakah
sudah siap untuk pembelajaran hari ini dan meminta
siswa mengeluarkan buku biologi
3) Peserta didik bersama guru mengawali pembelajaran
dengan berdoa
4) Guru mengecek kehadiran siswa
5) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan
dicapai
6) Guru memberikan apersepsi dengan menampilkan
gambar nasi yang sudah basi

Kegianti Inti 70 menit


Sintaks:
1. Stimulus 1) Guru menstimulasi siswa dengan memberikan LKPD
yang berisikan tentang struktur yang dimiliki oleh
bakteri
2. Identifikasi
1) Siswa menemukan permasalahan menanya,
masalah mencari informasi, dan merumuskan masalah berdasarkan
fenomena yang ada

3. Data Collecting 1) Siswa mengumpulkan data dari buku mengenai


(mengumpulkan permasalahan tersebut
data) 2) Siswa bekerja sama dalam kelompok, dan mencatat
hasil yang didapatkan

4. Data
Processing 1) Siswa secara berkelompok mendiskusikan data atau
(mengolah data) informasi yang diperoleh

5. Verification
(memferifikasi)
1) Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusi
2) Guru mengecek kebenaran hasil pengolahan data,
mencari sumber yang relevan baik dari buku atau
internet
3) Guru memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai
materi bakteri seperti ciri bakteri, klasifikasi bakteri,
bentuk bakteri, pewarnaan gram, dan macam-macam
bakteri.
Kegiatan Penutup 1) Guru dan Peserta didik menyimpulkan materi yang 10 menit
telah dibahas pada pertemuan ini.
2) Guru memnanyakan kepada siswa apakah ada yang
belum jelas
3) Guru memberikan evaluasi secara lisan dengan
memberikan pertanyaan kepada beberapa siswa
4) Guru menyampaikan informasi untuk pertemuan
selanjutnya
5) Guru menutup pembelajaran dengan mengucapkan
salam

Pertemuan III (1 x 45 menit)

Sintaks/Kegiatan Uraian Kegiatan Waktu


Pembelajaran
Kegiatan 1. Guru mengucapkan salam 10 menit
Pendahuluan 2. Guru mengkondisikan kelas dengan bertanya
apakah siswa sudah siap untuk pembelajaran hari
ini dan meminta siswa mengeluarkan buku biologi
3. Peserta didik bersama guru mengawali
pembelajaran dengan berdoa
4. Guru mengecek kehadiran siswa
5. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang
akan dicapai
6. Guru menyampaikan apersepsi dengan
menanyakan pembelajaran sebelumnya

Kegianti Inti 25 menit


Sintaks:
Stimulus 1. Guru menstimulasi siswa dengan memampilkan
Gambar pembelahan sel bakteri

Identifikasi 2. Siswa menemukan permasalahan menanya, mencari


masalah
informasi, dan merumuskan masalah berdasarkan
gambar reproduksi bakteri

Data Collecting 1. Siswa mengumpulkan data dari buku mengenai


(mengumpulkan
data) permasalahan tersebut
2. Siswa bekerja sama dalam kelompok, dan mencatat
hasil yang didapatkan

Data
Processing 1. Siswa secara berkelompok mendiskusikan data atau
(mengolah data) informasi yang diperoleh

Verification
(memferifikasi) 1. Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil
diskusi
2. Guru mengecek kebenaran hasil pengolahan data,
mencari sumber yang relevan baik dari buku atau
internet
3. Guru memberikan penjelasan lebih lanjut
mengenai materi reproduksi bakteri

Kegiatan Penutup 1. Guru dan Peserta didik menyimpulkan materi yang 15 menit
telah dibahas pada pertemuan ini.
2. Guru menanyakan kepada siswa apakah ada yang
belum jelas
3. Guru memberikan evaluasi secara lisan dengan
memberikan pertanyaan kepada beberapa siswa
4. Guru menyampaikan informasi untuk pertemuan
selanjutnya
5. Guru menutup pembelajaran dengan mengucapkan
Salam

Pertemuan IV (2 x 45 menit)
Sintaks/Kegiatan Uraian Kegiatan Waktu
Pembelajaran
Kegiatan 1. Guru mengucapkan salam 10 menit
Pendahuluan 2. Guru mengkondisikan kelas dengan bertanya
apakah siswa sudah siap untuk pembelajaran hari
ini dan meminta siswa mengeluarkan buku biologi
3. Peserta didik bersama guru mengawali
pembelajaran dengan berdoa
4. Guru mengecek kehadiran siswa
5. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang
akan dicapai
6. Guru menyampaikan apersepsi dengan
menanyakan pembelajaran sebelumnya

Kegianti Inti 70 menit


Sintaks:
Stimulus 1. Guru menstimulasi siswa dengan menampilan
berbagai macam gambar olahan makanan yang
menggunakan bantuan bakteri dan menapilkan
gambar penyakit yang disebabkan oleh bakteri

Identifikasi 1. Siswa menemukan permasalahan menanya, mencari


masalah informasi, dan merumuskan masalah berdasarkan
gambar tersebut

1. Siswa mengumpulkan data dari buku mengenai


Data Collecting permasalahan tersebut
(mengumpulkan 2. Siswa bekerja sama dalam kelompok, dan mencatat
data) hasil yang didapatkan

1. Siswa mendiskusikan data atau informasi yang


Data diperoleh
Processing
(mengolah data)
1. Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil
6. Verification diskusi
(memferifikasi) 2. Guru mengecek kebenaran hasil pengolahan data,
mencari sumber yang relevan baik dari buku atau
internet
3. Guru memberikan penjelasan lebih lanjut
mengenai materi peranan bakteri serta menangani
bahayanya

Kegiatan Penutup 1. Guru dan Peserta didik menyimpulkan materi yang 15 menit
telah dibahas pada pertemuan ini.
2. Guru menanyakan kepada siswa apakah ada yang
belum jelas
3. Guru memberikan evaluasi secara lisan dengan
memberikan pertanyaan kepada beberapa siswa
4. Guru menyampaikan informasi untuk pertemuan
selanjutnya
5. Guru menutup pembelajaran dengan mengucapkan
Salam
Pertemuan V (2 x 45 menit)
Sintaks/Kegiatan Uraian Kegiatan Waktu
Pembelajaran
Kegiatan 1. Guru mengucapkan salam 10 menit
Pendahuluan 2. Guru mengkondisikan kelas dengan bertanya
apakah siswa sudah siap untuk pembelajaran hari ini
dan meminta siswa mengeluarkan buku biologi
3. Peserta didik bersama guru mengawali pembelajaran
dengan berdoa
4. Guru mengecek kehadiran siswa
5. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan
dicapai
Kegianti Inti 70 menit
Sintaks:
Stimulus 1. Guru menstimulasi siswa dengan memberikan
preparat bakteri yang diamati melalui mikroskop

Identifikasi 1. Siswa menemukan permasalahan menanya, mencari


masalah informasi, dan merumuskan masalah berdasarkan
gambar tersebut

Data Collecting 1. Siswa mengumpulkan data dari buku mengenai


(mengumpulkan permasalahan tersebut
data) 2. Siswa bekerja sama dalam kelompok, dan mencatat
hasil yang didapatkan

Data 1. Siswa mendiskusikan data yang diperoleh melalui


Processing pengamatan
(mengolah data)

7. Verification 1. Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil


(memferifikasi) diskusi
2. Guru mengecek kebenaran hasil pengolahan data,
mencari sumber yang relevan baik dari buku atau
internet
Kegiatan Penutup 1. Guru dan Peserta didik menyimpulkan materi yang 15 menit
telah dibahas pada pertemuan ini.
2. Guru menanyakan kepada siswa apakah ada yang
belum jelas
3. Guru memberikan evaluasi secara lisan dengan
memberikan pertanyaan kepada beberapa siswa
4. Guru menyampaikan informasi untuk pertemuan
selanjutnya
5. Guru menutup pembelajaran dengan mengucapkan
Salam

I. Penilaian

a. Penilaian Afektif : pengamatan


b. Penilaian Kognitif : tes tertulis
c. Penilaian Psikomotor: praktik, portofolio

J. Instrumen Penilaian

1. Afektif
Rubrik Penilaian Afektif

Aspek yang dinilai Skor Penilaian


1. Rasa Ingin Tahu 1. Tidak bertanya tetapi memperhatikan
2. Bertanya dan memperhatikan
3. Memperhatikan dan menanggapi
4. Bertanya, memperhatikan, dan menanggapi
2. Tanggung jawab 1. Mengerjakan LKS, tetapi tidak lengkap dan tidak
mengumpulkan tepat waktu
2. Menyelesaikan LKS, tetapi tidak lengkap dan
mengumpulkan tepat waktu
3. Menyelesaikan LKS dengan lengkap, tetapi tidak tepat
waktu
4. Menyelesaikan LKS dengan lengkap dan tepat waktu
3. Kerjasama 1. Tidak menyelesaikan pekerjaannya sendiri tidak saling
membantu dan tidak berkomunikasi dengan anggota
kelompok.
2. Menyelesaikan pekerjaannya sendiri tetapi tidak saling
membantu dan tidak berkomunikasi dengan anggota
kelompok.
3. Menyelesaikan pekerjaannya sendiri tetapi tidak saling
membantu dan berkomunikasi dengan anggota kelompok
4. Menyelesaikan pekerjaannya, saling membantu dan
berkomunikasi dengan anggota kelompok.
4. Berani dan Santun dalam 1. Berani dan santun dalam mengajukan pertanyaan
mengajukan pertanyaan dan 2. Berani dan santun dalam berargumen
berargumen 3. Berani dan santun mempresentasikan hasil diskusi di
depan kelas
4. Berani dan santun dalam mempresentasikan hasil diskusi
dan berargumen di depan kelas
Pedoman Penilaian SIkap

Kelas : ……………………..
Hari, tanggal : ……………………..
Pertemuan ke : ……………………..
Materi Pokok : ……………………..

Aspek Penilaian
Rasa Berani dan Santun dalam
No Nama Siswa Tanggung
Ingin kerjasama Berargumen
Jawab
Tahu

Kriteria Penilaian Sikap:


4 : Baik Sekali
3 : Baik
2 : Cukup
1 : Kurang

Skor: 90 s.d. 100 Nilai A (Amat Baik) Skor:70 s.d. 80 Nilai C (Cukup)
Skor: 80 s.d. 90 Nilai B (Baik) Skor: 60 s.d. 70 Nilai K (Kurang)

2. Instrumen Kognitif

Soal UH Monera

Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat!


1. Di bawah ini adalah ciri-ciri organisme. Dari ciri-ciri tersebut yang merupakan ciri khas
Archaebacteria adalah ....
A. bersifat eukariotik
B. dinding selnya tidak mengandung peptidoglikan
C. mempunyai klorofil
D. dinding selnya mengandung peptidoglikan
E. tidak mempunyai dinding sel
2. Perhatikan ciri-ciri archaebakteri berikut ini:
- Dinding selnya tidak mengandung peptidoglikan
- Hidup di lingkungan dengan kadar garam tinggi
- Banyak ditemukan di laut mati
Bakteri dengan ciri-ciri di atas dikelompokkan ke dalam bakteri ....
A. Metanogen
B. Termoasidofil
C. Proteobacteria
D. Halofil
E. cyanobacteria
3. Bakteri Termoasidofil adalah bakteri yang mampu hidup di lingkungan dengan ....
A. temperatur tinggi
B. pH basa
C. kadar garam tinggi
D. kadar garam rendah
E. temperatur rendah
4. Perhatikan pernyataan berikut ini!
i. Mikroorganisme
ii. Multiseluler
iii. Prokariotik
iv. Bersifat kosmopolitan (hidup dimana saja)
v. Mempunyai membran inti
Dari kelima pernyataan diatas, yang merupakan ciri-ciri dari Eubacteriaadalah ….
A. i, ii, iii
B. ii, iii, iv
C. i, iii, iv
D. i, iv, v
E. i, ii, v
5. Seorang siswa melakukan praktikum pengamatan bentuk bakteri dan menemukan ciri-ciri
bakteri adalah sebagai berikut:
- Berbentuk bulat
- Berkoloni
- Selnya berdempetan membentuk rantai
Dari ciri-ciri di atas, bakteri yang ditemukan oleh siswa tersebut termasuk jenis bakteri ....
A. diplobasil
B. streptokokus
C. vibrio
D. streptobasil
E. stafilokokus
6. Yang membedakan antara bakteri aerob dan bakteri anaerob adalah ....
A. bakteri aerob tidak membutuhkan oksigen bebas, sedangkan bakteri anaerob
membutuhkan oksigen bebas
B. bakteri aerob mampu membuat makanan sendiri, sedangkan bakteri anaerob tidak
mampu membuat makanan sendiri.
C. bakteri aerob memiliki lapisan peptidoglikan yang tebal, sedangkan bakteri
anaerob memiliki lapisan peptidoglikan yang tipis
D. bakteri aerob membutuhkan oksigen bebas, sedangkan bakteri anaerob tidak
membutuhkan oksigen bebas
E. bakteri aerob tidak mampu membuat makanan sendiri, sedangkan bakteri anaerob
mampu membuat makanan sendiri
7. Bakteri yang memiliki flagel dikedua ujung selnya, seperti gambar di bawah ini
dikelompokkan ke dalam bakteri ....
A. lofotrik
B. peritrik
C. amfitrik
D. monotrik
E. atrik
8. Ciri khas dari Sianobakteri dibanding dengan bakteri lain yaitu ....
A. Uniseluler
B. Prokariotik
C. Memiliki flagel
D. Hidup di tempat ekstrem
E. Memiliki klorofil
9. Bakteri memiliki kemampuan untuk melakukan reproduksi secara seksual. Reproduksi
seksual pada bakteri terjadi melalui ....
A. Fragmentasi
B. pertukaran materi genetik/rekombinasi
C. perkawinan yang bersifat hermafrodit
D. perkawinan antara bakteri jantan dan bakteri betina
E. pembelahan sel

10. Perhatikan gambar dibawah ini

Bagian yang ditunjuk oleh huruf “X” beserta fungsinya adalah ….


A. flagel, perlekatan
B. fili, bergerak
C. fili, konjugasi
D. ekor, bergerak
E. flagel, bergerak

A. Soal Uraian
Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas !
1. Jelaskan perbedaan bakteri gram positif dan gram negatif, berdasarkan:
a. Ketebalan peptidoglikan
b. Warna yang dihasilkan
2. Jelaskan reproduksi bakteri secara aseksual! boleh menggunakan gambar.
3. Sebutkan contoh bakteri dan peranannya yang menguntungkan dan merugikan!
(masing-masing minimal 1)
4. Sebutkan usaha manusia dalam menanggulangi bahaya bakteri (minimal 2)

Kunci Jawaban
1. B
2. D
3. A
4. C
5. B
6. D
7. D
8. E
9. B
10. E
1. Ketebalan peptidoglikan gram positif tebal, gram negatif tipis. Warna yang
dihasilkan gram positif violet, gram negatif merah.
2. Reproduksi Aseksual, dengan pembelahan biner.

Proses pembelahan satu sel menjadi dua sel yang identik dengan induknya
3. Bakteri yang menguntungkan
Nama Bakteri Peranan
Lactobacillus casei Pembuatan keju
Lactobacillus bulgaricus Pembuatan susu atau yoghurt
Acetobacter xylinum Pembuatan Nata de Coco
Streptococcus cremoris Pembuatan mentega
Bacillus brevis Pembuatan antibiotik
tirotrisin

Bakteri yang merugikan


Nama Bakteri Peranan
Salmonella typhus Penyebab penyakit tifus
Troponema pallidum Penyebab penyakit sifilis
Pasteurella pestis Penyebab penyakit pes
Mycobacterium Penyebab penyabab TBC
tuberculosis
Bacillus anthracis Penyebab penyakit antraks
Clostridium botulinum Merusak masakan dalam kaleng
Leuconotus mesentroides Penghasil lendir pada makanan basi
Pseudomonas Penghasil racun asam bongkrek
cocovenenans
Xanthomonas oryzae Penyebab penyakit pada padi, menyerang bagian
pucuk batang

4. STERILISASI
MELINDUNGI TUBUH DARI BAHAYA BAKTERI
PENGOLAHAN DAN TEKNOLOGI
PENGAWETAN MAKANAN

Skor Penilaian

Pilihan Ganda : Setiap nomor mendapat skor 1 jika betul


Esay : Setiap nomor mendapat skor 4 bila jawaban lengkap

3. Instrumen Psikomotorik

Skor Nilai
No Rincian Tugas Kinerja Maksimum
1 Membuka diafragma mikroskop 10
2 Mengatur cermin untuk mendapatkan cahaya 10
3 Meletakkan preparat pada meja benda. 10
4 Menjepitkan kaca benda dengan penjepit. 10
5 Memutar lensa objektif pada pembesaran lemah. 10
6 Dengan pemutar lensa kasar (makrometer) mengatur 10
posisi preparat sehingga tampak sel epidermis dengan
jelas.
7 Memutar pembesaran lemah ke pembesaran kuat. 10
8 Dengan menggunakan pemutar halus (mikrometer) 10
mengatur posisi preparat sehingga gambar sel tampak
jelas.
9 Menggambar sel bakteri 10
10 Mengatur posisi lensa objektif, cermin dan diafragma 10
pada posisi simpan (tidak digunakan)
Skor Total 100

KKM KD = 75
1. Remidi dilakukan jika peserta didik belum mencapai KKM
2. Alternatif Remidi:
1). Penugasan diakhiri dengan tes
2). Bimbingan diakhiri dengan tes
3). Tutor sebaya diakhiri dengan tes
3. Materi yang diremidikan tergantung dari hasil analisis
4. Peserta didik yang mendapatkan nilai sama atau lebih dari KKM akan diberi
pengayaan
Alternatif kegiatan pengayaan adalah sbb:
a. Diberi tugas membuat makalah sesuai dengan materi yang dibahas
b. Diberi tugas mencari bahan tambahan dari internet atau media massa
5. Peserta didik yang telah melaksanakan remidi diambil nilai yang terbaik
6. Peserta didik telah melaksanakan tugas pengayan yang baik akan diberi akan dberi
tambahan nilai (sesuai pertimbangan guru)